Author : Ihsan Iskandar
752Please respect copyright.PENANAdPjczYOEik
"Ehhh!?? Ini gawat!"
Setelah menyadari kenyataan yang terjadi, Fauzan mulai panik melihat tentara djepang yang semakin mendekat secara perlahan ke dalam lemari persembunyian mereka.
752Please respect copyright.PENANAMugaEQ3G7f
"Hei dengarkan... kita akan melawannya, aku akan menerjangnya seketika dia sangat mendekat. Jadi kau bantu aku"
752Please respect copyright.PENANAXTMGNnBeQp
"Ehh tapi ak-"
752Please respect copyright.PENANAds03sipmnr
"SEKARANG!"
752Please respect copyright.PENANAkZvzzKlPhb
Aba-aba secara sepihak dilakukan tanpa persetujuan dari Fauzan. Laki-laki berkulit sawo matang itu melompat keluar menerjang tentara djepang tersebut. Dengan memukul wajah sebelah kiri tentara djepang yang kaget itu dengan kepalannya. Pria itu menarik dan melempar senapan di tangan tentara djepang itu.
752Please respect copyright.PENANA1ugFYot4LG
"Wahh... hebat... Laki-laki ini sangat berani dan tahu bahwa merebut senjata tentara djepang itu adalah pilihan utamanya"
752Please respect copyright.PENANALqUDbOfX7W
Fauzan yang terdiam melihat pertempuran kedua 2 singa berbaju tentara tersebut mulai bergerak berubah. Aksi kejutan yang mengunggulkan tentara Djepang itu mulai berbalik arah. Tentara berikat kepala merah putih mulai terdesak dan menerima pukulan bertubi-tubi dari lawannya.
752Please respect copyright.PENANA0AaKzqRQMw
"Hei Bodoh! Ambil senjatanya dan tembak dia selagi aku menahannya!"
752Please respect copyright.PENANATbmwNSdl8w
Teriak tentara muda itu ke Fauzan. Fauzan yang terdiam mulai melihat senapan yang berjarak 2 meter dari nya. Tapi ketakutan yang menyeruak, membuat kaki jusuf tidak bergerak dan tidak mampu berbuat apa-apa.
752Please respect copyright.PENANAS5tvuGWPjZ
"Ughh... SIAL!"
752Please respect copyright.PENANA7M5XGW4Emd
Tentara muda yang melihat Fauzan tidak bergerak menggeramkan giginya. Melihat keadaan tidak menguntungkan, tentara muda itu bersiap untuk menerima ayunan tinju kanan (right hook) dari si tentara djepang.
752Please respect copyright.PENANAP2rxvRZVG3
"Tidak ada pilihan lain"
752Please respect copyright.PENANA8Vbz2KoVJE
Gumam dalam hati. Tentara muda itu menerima pukulan keras yang juga melontarkan tubuhnya ke arah belakang sejauh 2 meter.
752Please respect copyright.PENANA5bSyFNO0X7
"Baka! Korosu!"
752Please respect copyright.PENANAbjPqrxGYll
Tentara djepang yang meneriakkan sumpah serapah sebagai tanda kemenangan dari dirinya mulai mendekati tentara muda tersebut. Dengan mengambil batu berdiameter 15 cm. Tentara djepang jalan menuju si tentara muda... tapi, langkahnya langsung terhenti karena keadaan berubah 180°
752Please respect copyright.PENANAHgZlTM5HGh
ns216.73.217.22da2 

