"Assalamualaikum, Jaka." Bu Farhah menyapa
648Please respect copyright.PENANAqiDk6nA9My
"Waalaikum salam, Bu Farhah. Cantik banget pagi ini."
648Please respect copyright.PENANAswHbZcOVra
"Apa ihh, gombal-gombal. Gak suka ah." kata Bu Farhah tersipu malu.
648Please respect copyright.PENANAm3f9apbFRM
"Kenapa bu?"
648Please respect copyright.PENANA9jgxUwjQhb
"Nanti setelah jam mengajar kamu tolongin saya bisa gak, Jak?"
648Please respect copyright.PENANAjutpdXkewi
"Tolong apa?"
648Please respect copyright.PENANAvKhsJwtifZ
"Tolong bantu masukin nilai UH1-3 sama UTS."
648Please respect copyright.PENANALTM4tL5KcU
"Nanti sore?"
648Please respect copyright.PENANA87orXThX4D
"Iyaa."
648Please respect copyright.PENANAU6E1aVdCo3
"Oke dehh."
648Please respect copyright.PENANAYSR1QTYFZS
Gw pun meninggalkan Bu Farhah di depan kelas 4. Lalu Gw penasaran, bagaimana keadaan Bu Nisa setelah kejadian kemarin. Setelah dia merasakan pipis enak karena Gw mainin memeknya.
648Please respect copyright.PENANAwBQqDfOElw
"Assalamualaikum, Bu."
648Please respect copyright.PENANAf2Xnmns6Dk
"Waalaikum salam, Jak."
648Please respect copyright.PENANAy5TXS3Wlf7
"Anak-anak pada kemana, Bu?"
648Please respect copyright.PENANAUcLQyyCpFR
"Lagi istirahat, Jak. Palingan pada ke kantin."
648Please respect copyright.PENANAfQaSsVA4f2
"Oohh. Ibu tetap masih mau saya anterin pulang kan?"
648Please respect copyright.PENANA98cxbAx0zW
"Ya masih doong. Malah saya mau dianterin kamu terus."
648Please respect copyright.PENANAx4Oi3s0JXc
"Serius, Bu?"
648Please respect copyright.PENANAVwS72kbkGj
Bu Nisa hanya menjawab dengan mengangguk sambil menggigit bibir bawahnya.
648Please respect copyright.PENANALvhYzVWEaU
Ternyata, hal itu malah membuat Bu Nisa semakin dekat dengan Gw.
648Please respect copyright.PENANANvlaEyybgx
__--__
648Please respect copyright.PENANAG4IVYVVp6f
"Saya yang masukin ya." kata Gw.
648Please respect copyright.PENANAqHwurm2GA9
"Iya. Tapi pelan atau cepet nih." tanya Farhah.
648Please respect copyright.PENANAOzIwud5fr5
"Sedang saja. Takutnya nanti gimana gitu."
648Please respect copyright.PENANASTVC8phjgb
"Okedeh. Mulai nih?"
648Please respect copyright.PENANAbg1qc6ednp
"Iya."
648Please respect copyright.PENANAu7FqoPiQgk
"80, 78, 92, 91, 79, 87, 88, 95, ... "
648Please respect copyright.PENANAHdqk1WmmuJ
Seperti perjanjian kami tadi, Gw membantu Bu Farhah memasukkan nilai ke Excel. Setelah anak-anak pulang, kami memulai pekerjaan kami. Guru-guru sudah banyak yang pulang, bergelut dengan urusannya yang lain. Pak Hendra dan Bu Sinta sepertinya belum pulang, tapi yang saya tau mereka sudah tidak pernah ngentot lagi. Bu Sinta yang bercerita kepada Gw. Bukan karena Pak Hendra yang tidak mau, tetapi Bu Sinta yang sudah berani menolaknya.
648Please respect copyright.PENANAFQ6Sncs4Jr
"Assalamualaikum." Bu Nisa mengucapkan salam saat memasuki ruang guru.
648Please respect copyright.PENANAvv9O1Mc91Z
"Walaikum salam." jawab kami berdua.
648Please respect copyright.PENANAwnaE2rykM1
"Kalian lagi apa?" tanyanya.
648Please respect copyright.PENANATdydpzrDs1
"Ini, saya minta tolong Jaka buat masukin nilai ke Excel. Ini udah rapih tinggal saya hitung pake rumus." jawab Bu Farhah.
648Please respect copyright.PENANAjqgx2U6Kft
"Ohh, gitu. Abis ini kamu mau langsung pulang, Far?" tanya Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAPIFOHqdLqo
"Iya bu, selesai ini langsung pulang."
648Please respect copyright.PENANAFLrjx9t1vp
"Yaudah deh saya tungguin dulu, biar bareng kita pulangnya."
648Please respect copyright.PENANApnLHDLqXfj
"Boleh, deh. Aku juga takut sendirian disini. Hehehe."
648Please respect copyright.PENANAO1abXAnK9q
Lalu Bu Nisa duduk disebelah Gw. Bu Farhah yang sedari awal duduk di depan Gw pun tetap melanjut pekerjaannya.
648Please respect copyright.PENANANXLHKLggst
Lalu karena iseng, gw mulai melakukan permainan itu lagi. Dengan pelan, tangan gw bergerak menuju memek Bu Nisa. Karena sadar, Bu Nisa melotot kaget ke Gw. Tetapi Gw masih tetap melanjutkannya.
648Please respect copyright.PENANAas3ptVWC24
Tangan Gw sudah berada di dalam CD Bu Nisa, Gw sudah merasakan garis lipatan memek Bu Nisa di jari tengah Gw. Perlahan Gw meraba-raba memek itu hingga jari Gw bisa masuk ke dalamnya. Bu Nisa terlihat menggigit jari tengahnya. Nafasnya mulai tidak teratur.
648Please respect copyright.PENANAN460tAy9xg
Karena takut dicurigai, Bu Nisa menidurkan kepalanya di atas meja. Setelah menemukan benjolan kecilnya, Gw memaju mundurkan jari Gw di dalam memek Bu Nisa. "Mphh .. " Bu Nisa mendesah pelan.
648Please respect copyright.PENANAsFEdsKu9mh
"Ehh, Bu Nisa kenapa, Jak?" tanya Bu Farhah.
648Please respect copyright.PENANAqwh51VyBr9
"Ngantuk mungkin." jawab Gw sambil tetap menggesek-gesek jari Gw di dalam memek Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANA0EtbMTHRxL
"Ihh, kenapa enggak pulang aja. Enggak enak aku sama kalian."
648Please respect copyright.PENANAQiEIQWlKKW
"Enggak apa-apa. Lagi pula kalo kami pulang nanti kamu disini sama siapa? Nanti kamu takut." kata Gw sambil membenamkan seluruh jari tengah Gw ke dalam memek Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAN3UAdPooCe
"Ihh, kamu baik banget sih. Yaudah ini hampir selesai."
648Please respect copyright.PENANAMhRbldVZXS
Lalu Gw menggerakkan jari Gw masuk dan keluar memek Bu Nisa dengan cepat. Hingga Bu Nisa bisa pipis enak lagi. Gw tau itu karena Gw merasakan ada air hangat yang keluar dari dalam memek Bu Nisa. Dan juga Bu Nisa merapatkan kedua pahanya dengan kencang.
648Please respect copyright.PENANAMln3LR6udv
Gw pun mengeluarkan tangan Gw dari dalam CD Bu Nisa. Lalu mengelap jari Gw yang basah ke celana Bu Nisa. Melihat hal itu, dia mencubit paha Gw. Lalu dia pura-pura sudah bangun tidur.
648Please respect copyright.PENANAoNjr6Ma6bQ
"Ehh, udah bangun, Bu?" tanya Bu Farhah
648Please respect copyright.PENANA9KnoiJMu5t
"Enggak tidur sih sebenernya, cuma memejamkan mata. Hahaha."
648Please respect copyright.PENANAovMKa4xXSJ
"Aku udah rapih nih. Pulang yuk, atau masih mau disini?"
648Please respect copyright.PENANAPWks7Ex1u6
"Ayo pulang bu, kangen rumah saya." ajak Gw ke Bu Nisa
648Please respect copyright.PENANAIJhKp0kBRU
"Ayo deh."
648Please respect copyright.PENANAchVCP2V0zX
Udah dua kali Gw membuat Bu Nisa merasakan kenikmatan seperti itu. Dan ternyata dia sangat menyukai itu. Tapi, apakah Gw bisa meminta Bu Nisa untuk menikmati tubuhnya dia? Gw masih perjaka, belum pernah merasakan itu semua. Jadi Gw harap Bu Nisa bisa membuat Gw jadi tau semuanya.
648Please respect copyright.PENANAYbc9Oxlm2J
"Kamu naik ojol, Far?" tanya Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAKfS1GtqlnP
"Iya, ibu sama Jaka kan?"
648Please respect copyright.PENANAAhdRxpa88A
"Jadi ojek saya nih Jaka sekarang. Hahaha."
648Please respect copyright.PENANAPwnvmkUYvT
"Itu ojol aku. Aku duluan ya Bu, Jak."
648Please respect copyright.PENANApxF7jeQVsa
"Iyaa." jawab kami bersamaan.
648Please respect copyright.PENANAOb9KaXgb8J
Gw mengantarkan Bu Nisa ke rumahnya seperti biasa. Tetapi si tengah perjalanan, Bu Nisa bilang ...
648Please respect copyright.PENANApC54h2qzyB
"Jak, kamu udah bikin aku orgasme dua kali."
648Please respect copyright.PENANAL4gRWX0vGh
"orgasme itu apa bu?"
648Please respect copyright.PENANAuRefDERHEd
"Pipis enak gitu."
648Please respect copyright.PENANAdJhVEmKYEp
"Ohh. Terus kenapa bu? Saya salah ya? Maaf ya bu, maaf."
648Please respect copyright.PENANA92qS8SwvlT
"Enggak kok. Malah, saya yang merasa salah karena belum ngasih apa-apa ke kamu."
648Please respect copyright.PENANAWKnHkyIEqs
"Jadi ibu mau traktir saya lagi?"
648Please respect copyright.PENANAqX0CUsusfQ
"Bukan gitu maksudnya. Kita ke hotel yuk?"
648Please respect copyright.PENANA5xsDMH5CE6
"Hah? Terserah ibu deh. Hotel mana?"
648Please respect copyright.PENANAuXqvQ3khoK
"Yang deket-deket sini aja. Pintu Merah deket sini."
648Please respect copyright.PENANAbiAcnFk3Lp
Gw enggak nyangka Bu Nisa ngomong kayak gitu. Dengan blak-blakan Bu Nisa mengajak Gw buat check in untuk membalas perbuatan Gw.
648Please respect copyright.PENANAaGH8xCtVgw
"Dimana bu?" tanya Gw.
648Please respect copyright.PENANAi8Uicn6kg2
"Kamar nomer 3. Itu."
648Please respect copyright.PENANAVpBhuI0rKa
Kami pun masuk ke dalam kamar yang kami sewa. Aku tidak tahu harus berbuat apa selain duduk-duduk grogi di kasur. Dan Bu Nisa pun membuka obrolan.
648Please respect copyright.PENANAuRLXrbFrLC
"Aku ngajak kamu kesini untuk membalas kebaikan kamu, Jak. Selain kamu bantuin aku dalam hal kerjaan, kamu juga bantuin aku dalam hal syahwat. Udah lama aku enggak ditiduri sama suami aku, dia selalu aja judi dan mungkin uangnya digunakan untuk mabuk sama ngentot dengan lonte."
648Please respect copyright.PENANAcMJyR4d932
"Jadi, biarkan aku yang ngelayanin kamu ya, Jak." lanjut Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANA1bt5N1zUZ8
Lalu Bu Nisa membuka pakaiannya satu per satu. Dimulai dari jilbabnya, ikat rambutnya dilepas sehingga rambutnya jatuh menjuntai sepunggung. Lalu kancing kemejanya dicopot satu persatu hingga semuanya terbuka. BH ungu bercoraknya terlihat jelas, Gw tidak tahu ukurannya berapa. Yang pasti Gw suka ukuran toket segitu. Lalu Bu Nisa membuka celananya dan memperosotkannya kebawah. Perlahan Bu Nisa menghampiri Gw. Dia mendekatkan wajahnya ke telinga Gw untuk berbisik.
648Please respect copyright.PENANAhoMZAAy9cu
"Sisanya kamu yang buka, yah."
648Please respect copyright.PENANAsQtAVNEwVN
Lalu gw bangun dan memeluk Bu Nisa. Gw cium lehernya, dadanya, lalu Gw membuka kaitan BH nya. Jatuhlah benda penutup itu ke lantai dan terpampang jelas toket indah itu dihadapan Gw. Gw pegang dengan kedua tangan Gw dan menciuminya satu persatu.
648Please respect copyright.PENANAg2OQFyLVcR
"Kamu suka, Jak?"
648Please respect copyright.PENANA97MXEHe8Kc
"Iyaa."
648Please respect copyright.PENANABrKbEya5fB
Gw jilatin pentil coklatnya yang mengacung itu. Seperti seorang anak yang kehausan meminta susu kepada ibunya.
648Please respect copyright.PENANApVsEY95M2l
"Kamu belum pernah kayak gini yah, Jak?"
648Please respect copyright.PENANAN9HHejIvIs
"Iyaa bu."
648Please respect copyright.PENANAw4fmHGGze0
"Kamu mainin pakai lidah, Jak. Terus gigit-gigit kecil."
648Please respect copyright.PENANAKf5hUyTUw7
Gw pun menurut. Gw gerakkan lidah Gw ke atas dan ke bawah lalu memutari pentil Bu Nisa. Lalu sedikit Gw gigit dan Gw tarik diikuti desahan Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAJidadvbv7Z
"Aahhhh, iya Jaka, begitu. Mpphhhh,, ahhhh."
648Please respect copyright.PENANAGeCO1dq6PH
Lalu tanpa disuruh, Gw melorotkan CD Bu Nisa ke bawah. Bu Nisa pun mengangkat kakinya lalu menendang CD nya itu entah kemana. Sambil menyedot-nyedot toket Bu Nisa. Tangan Gw kembali memainkan memek Bu Nisa. Kali ini Gw masukin jari tengah dan telunjuk Gw kedalam memek Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAvoJv1dx9JX
"Iyaaa Jakkk. Enakk banget ihhhh."
648Please respect copyright.PENANAMl56ptcH3h
Lalu Gw ciumi wajah Bu Nisa. Dari pipinya, lalu hidungnya, dagunya, lalu lehernya. Gw enggak bisa pindah dari lehernya Bu Nisa. Aromanya dan rasanya lebih enak dari yang lain.
648Please respect copyright.PENANAzFr3HFQs6Y
"Jak, kamu udah nemuin G Spot akuuu."
648Please respect copyright.PENANA0oO9WcaYeH
"G spot itu apa, Bu?"
648Please respect copyright.PENANAfuBWMA9qwJ
"Daerah di tubuh yang paling bikin nikmat."
648Please respect copyright.PENANAyLKlpxxK47
"Bukannya di memek, Bu?"
648Please respect copyright.PENANARD0ZIS9EXr
"Iyaa, tapi di tempat lain ada. Dan setiap manusia beda-beda G-Spot nya."
648Please respect copyright.PENANALzh2HWv46I
Dengan begitu gw kembali menciumi leher Bu Nisa. Dengan tangan kanan mengobok-obok memek Bu Nisa dan tangan kiri meremas-remas toket Bu Nisa. Dia pun memeluk Gw dengan mata terpejam dan mulut terbuka.
648Please respect copyright.PENANALP7NoJiuU2
"Nikmat banget, Jak."
648Please respect copyright.PENANA19xiNboTlp
Lalu Bu Nisa mengeraskan pelukannya dan menyandarkan kepalanya ke bahu Gw.
648Please respect copyright.PENANAZEoPw0vPZx
"Aaahhhhhhh, aku keluar Jak."
648Please respect copyright.PENANAO5qgiXr3dX
Gw pun melepaskan tangan Gw dari memek dan toket Bu Nisa. Bu Nisa menatap Gw sambil tersenyum. Lalu entah kenapa Gw mencium keningnya.
648Please respect copyright.PENANAZ0X2TcxmLI
Bu Nisa kaget, lalu dia tersenyum sambil meneteskan air mata.
648Please respect copyright.PENANAK8l4eO42pM
"Jaka, tau gak?"
648Please respect copyright.PENANA5nv3nBldaf
"Kenapa Bu?"
648Please respect copyright.PENANAd4GCYK7mQG
"Kamu telah melakukan kesalahan. Kamu cium kening aku, aku jadi cinta sama kamu Jak."
648Please respect copyright.PENANAdyD4OYd612
Gw kaget. Ternyata Bu Nisa suka sama Gw.
648Please respect copyright.PENANA1f1h1DlsoA
"Aku juga cinta sama ibu. Tapi sayang ibu udah punya suami."
648Please respect copyright.PENANAwwU5au0rOS
"Sekarang aku lagi enggak punya suami."
648Please respect copyright.PENANAnVIzlUQ33z
"Jadi aku bisa milikin ibu?"
648Please respect copyright.PENANAFohp76tHis
"Iyaaaaa."
648Please respect copyright.PENANA8Gu6r5nUDu
Lalu Bu Nisa mencium bibir Gw, tidak lupa dengan permainan lidahnya.
648Please respect copyright.PENANAPMQ2o0B6wv
"Sekarang giliran aku yang puasin kamu." kata Bu Nisa sambil membuka kancing baju Gw.
648Please respect copyright.PENANAMkZ5itPsOT
"Ajarin aku ya, Bu. Saya belum pernah beginian soalnya."
648Please respect copyright.PENANAtrnilB4f79
"Kalo dosa kenapa kamu lakuin, Jak?" lanjut Bu Nisa membuka kaos Gw.
648Please respect copyright.PENANA0kQQNRXReL
"Karena nikmat dan aku melakukannya sama ibu."
648Please respect copyright.PENANAiFD4W4ZmFu
"Ibu kamu?" tanya dia bercanda. Lalu Bu Nisa menjilati dan menyedot pentil Gw.
648Please respect copyright.PENANAyS5BEJiuPF
"Bukan. Tapi Ibu Annisa Putri."
648Please respect copyright.PENANATsYp765bho
Bu Nisa mulai berlutut. Dia membuka gesper Gw. Lanjut dengan celana serta kolor Gw.
648Please respect copyright.PENANAzF8v0Pk84A
"Kamu enggak pake CD, Jak?"
648Please respect copyright.PENANADXe27ElmIk
"Enggak suka, Bu."
648Please respect copyright.PENANAahhzNcKtE0
"Tuh kan bener, gede."
648Please respect copyright.PENANAJij5eEthND
"Apanya, penis aku bu?"
648Please respect copyright.PENANAWn4CAq9LEh
"kontol, Jak. Kontol."
648Please respect copyright.PENANAJvdbesjD18
"Iya, Bu. kontol aku gede?"
648Please respect copyright.PENANAPyfO5cDxBJ
"Iyaa. Lebih besar dari rata-rata kontol orang lain."
648Please respect copyright.PENANAKlAzfsPOqO
"Emang ibu pernah ngeliat kontol siapa aja?"
648Please respect copyright.PENANAobyWp1mkhQ
"Baru suami aku sama kamu doang. Tapi dari bokep-bokep asia, kontol kamu lebih besar."
648Please respect copyright.PENANAOTGGEMRfTV
Lalu Bu Nisa berdiri dan melangkah maju untuk menuntun Gw agar tiduran di kasur.
648Please respect copyright.PENANAxup5fWkwbC
"Di kasur aja, Jak."
648Please respect copyright.PENANA6wMQRIqIQF
Gw pun naik ke kasur dan merebahkan diri. Bu Nisa berlutut di atas Gw dan menciumi bibir Gw.
648Please respect copyright.PENANAKV62jK89Mm
"Kita mulai ya, Jak."
648Please respect copyright.PENANAlRGfen317j
" ..... "
648Please respect copyright.PENANAdEVlBgWsKd
Lalu Bu Nisa berdiri dan melangkah maju untuk menuntun Gw agar tiduran di kasur.
648Please respect copyright.PENANAI2yZVjBv2y
"Di kasur aja, Jak."
648Please respect copyright.PENANATFvJIi7k05
Gw pun naik ke kasur dan merebahkan diri. Bu Nisa berlutut di atas Gw dan mencium bibir Gw.
648Please respect copyright.PENANATh5sbnA7fc
"Kita mulai ya, Jak."
648Please respect copyright.PENANAitkAp1ipec
Dia menyedot seisi mulut Gw dengan nikmatnya. Bahkan kadang hingga Gw sesak untuk bernafas. Lalu dia turun ke leher dan dada Gw. Disini Gw mulai mengerti. Disaat Gw ciumin leher Bu Nisa dia merasakan keenakan, tetapi disaat Bu Nisa menjilati leher Gw, Gw merasa biasa aja.
648Please respect copyright.PENANANZ0QB3lHSf
Turun ke dada, dia menyedot puting Gw bergantian. kontol Gw semakin tegang atas perbuatannya. Mengetahui hal itu, dia pun meraih kontol Gw lalu dikocoknya perlahan.
648Please respect copyright.PENANALVS1DGyPrb
Gilaa. Ini enak banget. Gw belom pernah ngerasain yang kayak begini. Lanjut Bu Nisa turun menjilati perut hingga ke bawah. Dan akhirnya sampailah Bu Nisa turun ke kontol Gw.
648Please respect copyright.PENANAZnvTxY3sMc
"Aku sepong ya, Jak."
648Please respect copyright.PENANAtIRbvqhWAy
Bu Nisa menjilat kepala kontol Gw sekali. Dua kali. Empat kali. Lalu memasukkannya kedalam mulutnya seperti memakan es krim. Dimasukkannya lagi. Lalu yang ke tiga, dia tidak hanya memasukkan, tetapi juga menyedotnya.
648Please respect copyright.PENANA0RHStUF5Lc
"Uhh, Buu."
648Please respect copyright.PENANABSQJlEcBq4
Gw pun menggelinjang kegelian. Bu Nisa hanya tersenyum melihat hal itu. Dia kembali menjilati kontol Gw dari kepala hingga bawah lehernya. Dia masukkan lagi ke dalam mulutnya dan menyedotnya sambil menaik turunkan kepalanya.
648Please respect copyright.PENANAOIznhAaEDw
"Bu, enak banget sih."
648Please respect copyright.PENANAIXfwrhvRyc
"Hmmmmm phmmmhh." kata Bu Nisa yang tidak terdengar karena mulutnya dipenuhi oleh kontol Gw.
648Please respect copyright.PENANA7c1c0Lo4bm
Selesai dengan itu, dia melepaskan isapannya dari kontol Gw. Lalu dia genggam kontol Gw dan mengangkatnya keatas. Bu Nisa menurunkan kepalanya menuju biji Gw dan dijilatinya.
648Please respect copyright.PENANACRV0pJitgI
"Hahahaha. Gelii buuu."
648Please respect copyright.PENANAWihwAipcGe
Lalu dia sedot dan masuklah salah satu biji Gw kedalam mulutnya. Dia sedot dan diputar-putarkannya dengan lidahnya.
648Please respect copyright.PENANAzAZ23YcrJy
"Udah, Bu. Udah. Ganti ahh yang lain."
648Please respect copyright.PENANAYu2Suu3SPA
Lalu Bu Nisa bangkit dan berjongkok di hadapan kontol Gw sambil mengocoknya.
648Please respect copyright.PENANAzGr4BEilLp
"Kamu masih perjaka kan, Jak?"
648Please respect copyright.PENANAGh7uXw4y2O
"Iyaa, Bu."
648Please respect copyright.PENANAyj0T3mO5nh
"Perjakanya saya yang ambil, boleh?"
648Please respect copyright.PENANAEBzthbMhMd
"Malah saya tanya, boleh gak saya lepas perjaka saya sama Bu Nisa?"
648Please respect copyright.PENANASBpJR3JHgm
Bu Nisa hanya tertawa lalu dia kecup kepala kontol Gw. *cuppss
648Please respect copyright.PENANA87DgTWerUo
"Aku masukin ya, Jak?"
648Please respect copyright.PENANAdffWDJ8Ss2
Bu Nisa pun memposisikan memeknya agar berada tepat di atas kontol Gw. Lalu dengan pelan dia menurunkan memeknya hingga menyentuh kepala kontol Gw. Perlahan dia gesekkan kontol Gw ke memeknya, terasa basah.
648Please respect copyright.PENANA8gQhJ46say
"Gedenya itu loh, bikin deg degan."
648Please respect copyright.PENANAK70lu89pBb
"Emang kenapa, Bu?"
648Please respect copyright.PENANA4bUPgnSwTR
"Saya udah lama enggak ngentot sama suami saya. Jadi bisa kaget kalo baru ngentot lagi langsung ketemu yang kayak gini."
648Please respect copyright.PENANA4lvTpk4Xvy
Dengan perlahan Bu Nisa menurunkan memeknya agar dimasuki kontol Gw. Kepala Gw sudah masuk ke dalam memeknya. Gw merasakan basah dan hangat. Lalu dia membenamkan seluruh kontol Gw kedalam memeknya. "Aaaghhhhkh." erangnya.
648Please respect copyright.PENANA4tDEYRL6nU
"Enak bangettt buuu." ucap Gw merasakan kenikmatan itu.
648Please respect copyright.PENANAIsdOeYcPi4
"Kamu udah enggak perjaka sekarang. Wleee" canda Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAXBe0Ziss9D
"Rasanya gimana, Jak?" tanyanya.
648Please respect copyright.PENANAa04aDD9iTr
"Enaakkk, Buu. Anget, basah, gelii. Gitu deh."
648Please respect copyright.PENANAvzLYBKHFW4
"Bukan, maksudnya abis aku bikin enggak perjaka itu gimana."
648Please respect copyright.PENANAXLPaRzQwM1
"Enggak gimana-gimana, Bu. Malah enak."
648Please respect copyright.PENANAYNzooxVRBZ
"Karena kamu laki-laki, Jak. Coba kalo perempuan, dia bakal ngerasain sakit banget, kayak kamu ngerasain sunat tapi enggak pake suntik bius. Dan juga bakal mengeluarkan darah, karena selaput dara nya robek. Jadi, kalo kamu mau perawanin orang, pelan-pelan ya."
648Please respect copyright.PENANASNb6QYxM5l
"Iya Bu Guru Nisa." ucap Gw.
648Please respect copyright.PENANAaO1A49b9KD
Lalu Bu Nisa mulai menaik turunkan pinggulnya. Ini baru nikmat rasanya. Dia menaik turunkan pinggulnya dengan tempo yang pelan.
648Please respect copyright.PENANAvKpqGhnUce
"Huhhh huhhh, enak Jak?"
648Please respect copyright.PENANAnjPbFbkV1F
"Bangettt."
648Please respect copyright.PENANAb7OAsTBH2d
Lalu Bu Nisa mulai mempercepat gerakannya. Gw pegang pinggulnya lalu dia tersenyum.
648Please respect copyright.PENANAsEi3M3atZO
"Lakukan aja apa yang kamu mau, Jak."
648Please respect copyright.PENANAyTf1NT2Dzt
Gw pun meremas-remas toketnya dari bawah. toket yang bergoyang-goyang itu makin membuat Gw bernafsu.
648Please respect copyright.PENANA0XThQWWzd5
"Bu."
648Please respect copyright.PENANAsgNiCtnRex
"Kenapa, mau keluar ya?"
648Please respect copyright.PENANA2VXIV4GTRM
"Enggak tau ini, rasanya enak banget."
648Please respect copyright.PENANA7KJcZIZ5C4
"Iyaa. Saya juga mau keluar nih. Bareng yuk."
648Please respect copyright.PENANATHNBkwym5F
"Ahhh ahhhh, huhh huhhh huhh huhh." Bu Nisa mengerang keenakan sambil menaik turunkan pinggulnya.
648Please respect copyright.PENANAi22AnbhY49
"kontol kamu enak banget, Jakkk."
648Please respect copyright.PENANAQ6LQJwwgeV
"memek Bu Nisa enaakk."
648Please respect copyright.PENANAjYaAnwrS6w
"Aku mau keluar, Jak."
648Please respect copyright.PENANALQ01bpQMBj
Bu Nisa semakin cepat menaik turunkan pinggulnya.
648Please respect copyright.PENANAH0l3weTGfa
"Huh huh huh huh. Aaaagghhhhhhhhh."
648Please respect copyright.PENANA6NEIW2hep4
"Bu Nisaaa. Saya keluaar."
648Please respect copyright.PENANA5BABqM2Bqi
Entah kenapa Gw merasa kenikmatan dan keenakan sekaligus. Tanpa sadar Gw menaikkan pinggul Gw menekan memek Bu Nisa keatas. Bu Nisa juga terlihat seperti sedikit kejang menikmati pipis enaknya. Bukan, orgasme yang dia bilang tadi.
648Please respect copyright.PENANALJy1p8f6Zc
"Haahhhhh." Bu Nisa menjatuhkan tubuhnya ke badan Gw.
648Please respect copyright.PENANAjT8dOkgSCl
"Makasih banyak, Jak." kata Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAO2u4iXyTNr
"Enak banget, Bu. Tadi."
648Please respect copyright.PENANAD6HU7fG1RB
"kontol kamu enak banget, Jak."
648Please respect copyright.PENANAWb0Y0nfIoi
"memek ibu juga enak."
648Please respect copyright.PENANApMG4z7hrmw
"Main lagi yuk."
648Please respect copyright.PENANANDyqLmqhMX
"Sekarang?"
648Please respect copyright.PENANA64xo9yDNZh
"Nanti, saya masih capek."
648Please respect copyright.PENANA90QIuAf5g3
"Iyah, saya juga lemes, Bu"
648Please respect copyright.PENANAAoPmlhlyeM
"Hahahaha."
648Please respect copyright.PENANA0TUC6wDOc9
Lalu Bu Nisa menidurkan badannya disamping Gw. Bu Nisa memiringkan tubuhnya menghadap Gw dan Gw pun demikian. Bu Nisa membelai rambut Gw sambil tersenyum-senyum.
648Please respect copyright.PENANA7P1hWlROVS
"Saya enggak nyangka kamu baik banget, Jak."
648Please respect copyright.PENANA31tjZHZPQg
"Oo ya jelas. Hahahaha."
648Please respect copyright.PENANAd7JYj5qspU
Bu Nisa pun tertawa lalu mencubit paha Gw.
648Please respect copyright.PENANA3qRGH5X85S
"Baru juga dipuji sedikit udah sombong."
648Please respect copyright.PENANADXTxjYdbe6
"Bu Nisa juga baik sama saya. Jadi saya baik sama Bu Nisa."
648Please respect copyright.PENANApTUMOoMjIg
"Kamu jadi pacar saya ya, Jak."
648Please respect copyright.PENANABOPvDBuQtg
"Hah??!! Gimana, gimana?"
648Please respect copyright.PENANAT8BzEClqGE
"Bukan pacar beneran sih. Saya tau suatu saat kamu akan punya pacar beneran dan menikah, saya juga masih cinta sama suami saya, hanya butuh sedikit hidayah agar dia sadar. Jadi, selama hanya kita berdua dan suasana mendukung. Kamu jadi pacar saya ya?"
648Please respect copyright.PENANAtUVDuJhfIk
"Iyaaa, sayang." kata Gw yang diteruskan dengan mengecup bibirnya.
648Please respect copyright.PENANAntRfYdwE2g
*cupppss
648Please respect copyright.PENANAYa8VcxPGmr
*cuppsss
648Please respect copyright.PENANANFQ2ecF4B4
*cupppsss
648Please respect copyright.PENANAxSn3tbl2Gb
*slruurppp
648Please respect copyright.PENANAzZBi0bsbSo
*slruuurpp
648Please respect copyright.PENANAQTfQw5sTkR
Bu Nisa memainkan lidahnya di dalam mulut Gw. Gw pun membalasnya, Gw sedot lidahnya naik turun seperti saat di bioskop kemarin. Bu Nisa menyedot seluruh air liur Gw hingga Gw sesak. Gak mau kalah, Gw pun menyedot air liurnya. Hingga kamu bertukar air liur secara bergantian.
648Please respect copyright.PENANAvTkmJlNvRL
*Glukkk Bu Nisa menelan air liur kami bedua
648Please respect copyright.PENANAGvn0pXjKFL
"Main lagi, yuk."
648Please respect copyright.PENANAqxsxERR1y6
"Ayoo Bu."
648Please respect copyright.PENANAnPCfYL3xmj
"Tapi kamu yang diatas ya."
648Please respect copyright.PENANA1caktAxm1J
"Okeee."
648Please respect copyright.PENANAHT3Iillp68
Gw pun bangkit berlutut diatas tubuh Bu Nisa. Sebelum Gw mulai mengentoti Bu Nisa, Gw memandangnya cukup lama. Bu Nisa tersenyum sambil memainkan toketnya. Gw tertawa melihat tingkahnya.
648Please respect copyright.PENANAaNXQqcQat3
Karena gemas, Gw pun menciumi toketnya yang lumayan besar itu. Gw jilat, Gw sedot, Gw mainin pakai lidah, lalu Gw gigit-gigit kecil pentilnya.
648Please respect copyright.PENANArnERan3e3R
"Masukin ya, Bu?"
648Please respect copyright.PENANAPsUv7b6NfJ
Bu Nisa hanya mengangguk. Gw masukkan kontol Gw ke memek Bu Nisa. Tetapi sulit sekali menemukan lubang kenikmatan itu.
648Please respect copyright.PENANA0h2PStFsNt
"Kenapa? Enggak ketemu ya? Hahaha." ledek Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAu9mzKP0KWe
Akhirnya Bu Nisa menuntun kontol Gw menuju memeknya. Dia menggenggam kontol Gw, menempatkan kepala kontol Gw menuju tepat di depan liang senggamanya. Lalu Gw menyodok kontol Gw masuk ke dalam memeknya.
648Please respect copyright.PENANAYpfI7ffkBa
"Aaihhhhh. Pelan-pelan, Jak."
648Please respect copyright.PENANA5Ws4748FzQ
Lalu dengan cepat Gw pompa keluar masuk kontol Gw dengan cepat.
648Please respect copyright.PENANAM90RjpyiWw
*Plok plok plok plok
648Please respect copyright.PENANAWdpEyEK2Ie
"Aahhhhhhh, ahhhh, mphh mphhhhhh, ahhhhh Jaaaakkkkkk. Gilaaa kamu Jakkkk."
648Please respect copyright.PENANAWWwQO56Cmq
"Huhh huhhh, henaakk ghaaakk Bhuuuu??"
648Please respect copyright.PENANAHN3yJZYMAh
"Maaantepppp Jaaakkk. Aaaahhhhh, aahhh. Mpphhhhhh, Jaaakkk."
648Please respect copyright.PENANAzyUfsib9dK
Sambil memompa kontol Gw, Gw juga bermain-main dengan toket dan mulutnya. Sekali-kali jua Gw jilati wajahnya.
648Please respect copyright.PENANAB7BnhUQezo
"Aahhhhh, Jaaakkk. Mheemeekkk,, shayaaaa, bhasaahhhhh. Thookeettt shaamaaa mhuukaaa shaaaayaaa khaamuu bhuaatt bhasaahhh juughaaaaa. Aaahhhh aahhhh."
648Please respect copyright.PENANAaZE8mkvckM
"Huhh huhh, henakk khann Bhuu?"
648Please respect copyright.PENANAVfGYP86HuE
"Jaakk jaaakk, bhentarrr."
648Please respect copyright.PENANAgtgoHmVfrb
Gw pun menghentikan laju kontol Gw. Terasa sanyat hangat di dalam memek Bu Nisa yang Gw tebak itu adalah orgasmenya.
648Please respect copyright.PENANAkkCjchOAjY
"Saya keluar, Jak. Haaahhhh, haahhhhh." Bu Nisa menikmati masa-masa orgasmenya.
648Please respect copyright.PENANAw99wUJ5aBz
"Lagi gak, Bu?"
648Please respect copyright.PENANAEu5IkPE6GK
"Ayo deh."
648Please respect copyright.PENANAycKLzZoXeM
Gw pun kembali memaju mundurkan kontol Gw di dalam memek Bu Nisa. Kali ini, sangat basah terasa di dalamnya. Menjadi sangat licin rasanya.
648Please respect copyright.PENANAkavmjtVydl
*Cret cret cret cret
648Please respect copyright.PENANAsc0cb6crCA
"memek ibu banjir banget. Hahaha."
648Please respect copyright.PENANAQJmM1RHSDu
"Kamuu abisnyaa bikin saya enak."
648Please respect copyright.PENANAie0oYUekna
"Langsung aja ya Bu. Saya langsung keluarin."
648Please respect copyright.PENANAE1eWIfGfTw
"Iyaa."
648Please respect copyright.PENANApgcu4hLEA0
*Plok plok plok plok
648Please respect copyright.PENANAPtN5FJOgKo
"Aahh ahhhhh Jaaakaaa."
648Please respect copyright.PENANAvsldt9xdY9
"Kenapa Bu. Enak nih, saya lagi enak."
648Please respect copyright.PENANAy8hNgodHxf
"Iyaaa Jakkk, saya jugaaaa."
648Please respect copyright.PENANATvPHb3k9n6
*Plok plok plok plok plok
648Please respect copyright.PENANAwDLpuIftH8
"Bu, saya mau keluar."
648Please respect copyright.PENANAgEFlrzF28j
"Iyaa Jakk. Keluarin ajaaa."
648Please respect copyright.PENANAlLZ6GxeDxj
Gw pun mempercepat tempo gerakan kontol Gw menghajar memek Bu Nisa. Disaat-saat yang seperti ini terasa sangat enak, kenikmatan yang berdosa besar. Zina itulah namanya.
648Please respect copyright.PENANA1VyKmXeF8E
"Buu, saya keluaaarrr."
648Please respect copyright.PENANA16ws29Kn6g
"Iyaaa Jakk, samaaa."
648Please respect copyright.PENANApNm5a42GIn
*Crotttt crottt bressssss.
648Please respect copyright.PENANAIGObquKlkS
Semprotan air mani Gw bercampur dengan cairan orgasme Bu Nisa didalam lubang kemaluan itu. Kamu bedua pun merasa lemas, dan berbaring bersebelahan bagaikan pasangan suami isteri.
648Please respect copyright.PENANACxvPocbKfG
Bu Nisa menatap hampa ke langit-langit ruangan. Gw hanya bisa tersenyum karena telah menikmati perzinahan ini bersama Bu Nisa.
648Please respect copyright.PENANAvqQTFQuKRc
"Bu?"
648Please respect copyright.PENANARkCycx7l1Q
"Iya, Jak?"
648Please respect copyright.PENANA2GPkipmKlZ
"Kalo ibu hamil, gimana?"
648Please respect copyright.PENANATMNl1SuHON
"Gapapa, Jak. Toh suami saya enggak bisa ngeha
648Please respect copyright.PENANAjuBy0gEO40
milin saya. Hihihi."
648Please respect copyright.PENANAB0QscuW1O4
"Ohh, jadi selama ini ibu belum punya anak karena suami ibu ... "
648Please respect copyright.PENANAa6ekqiT79R
"Mandul. Iya." Bu Nisa melanjutkan perkataan Gw.
648Please respect copyright.PENANAGVd8ZR88vF
"Terus kalo nanti ibu hamil padahal suami ibu lagi di penjara, gimana bu?"
648Please respect copyright.PENANAZGdNnictU4
"Ya enggak dong Jak. Nanti saya coba minum pil KB atau nanti ibu pasang alat KB supaya kalo ngentot lagi sama kamu kita enggak usah khawatir."
648Please respect copyright.PENANAkMkJQvg3CM
"Oke dehhh."
648Please respect copyright.PENANAnclHAeBYoL
*Slurppp slurppp
648Please respect copyright.PENANAshRkToKsYi
"Ehh, masih haus apa Jak? Hahahaha." Bu Nisa menertawakan Gw yang masih saja netek padahal baru selesai ngentot dengannya.
648Please respect copyright.PENANAVoy0409RiV
648Please respect copyright.PENANAVAHFoNodF6


