Esoknya...
621Please respect copyright.PENANArZ9DjPM7sg
Di sekolah...
621Please respect copyright.PENANAo3ZWN1jxd6
Bu Nisa menawarkan aku untuk mengajar di kelas, soalnya dia ingin memasukkan nilai-nilai anak kelas 6 ke aplikasi yang kemarin kami kerjakan. Tetapi, Gw masih malu buat ngajar, jadi Gw menawarkan diri ke Bu Nisa untuk memasukkan nilai saja. Sedangkan Bu Nisa tetap mengajar di kelas.
621Please respect copyright.PENANAsXdlR1ylTo
Pukul 12.30 siang, anak-anak berbondong-bondong meninggalkan sekolah setelah selesai sholat dzuhur berjama'ah.
621Please respect copyright.PENANAY00r2Oynlw
"Gimana, Jak? Udah selesai? Duh, ibu jadi ngerepotin lagi." kata Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAmhsjQfx5GN
621Please respect copyright.PENANAu4UqA637Xl
"Kan emang saya ditugasin Pak Sulai untuk direpotin Bu Nisa. Hahahaha."
621Please respect copyright.PENANAr0rLRp0yz6
"Udah selesai berapa, Jak?"
621Please respect copyright.PENANA4Z2Lk8fuqW
"24 dari 31 nih, Bu."
621Please respect copyright.PENANAnvorJ7Pr9b
"Hahh, kok cepet banget, Jak?"
621Please respect copyright.PENANAT2PQ13hnRg
"Emang yah??" tanya Gw heran karena bingung dengan respon Bu Nisa. Padahal input ini gampang-gampang aja bagi Gw.
621Please respect copyright.PENANAYHyMiTLNOL
"Hebat kamu, Jak. Nanti saya traktir deh."
621Please respect copyright.PENANAmbeKaS6G6l
"Wahh, okedehh. Jadi semangat nih."
621Please respect copyright.PENANAJDPqe9YcyT
"Hahahaha. Ayo sini saya bantu."
621Please respect copyright.PENANAsFdwbvOcZK
Hingga pukul 2 sore, Gw melakukan input nilai bersama Bu Nisa. Selesai juga pekerjaan itu dalam satu hari. Padahal, Bu Nisa bilang kalau guru kelas 6 sebelumnya kasih tau input ini bisa-bisa selesai dalam 4 hari. Tapi karena Gw yang kerjain, bisa cuma sehari saja selesainya.
621Please respect copyright.PENANAhl1aC1UGOV
"Ya ampun, Jak. Ini mah saya harus traktir kamu yang mahal-mahal nih."
621Please respect copyright.PENANAbk7wTWffvN
"Ya enggak gitu juga dong, Bu. Santai aja."
621Please respect copyright.PENANAI5F6C5F73O
"Kamu mau pulang, Jak?" tanya Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAdO4xnSMXKj
"Kalo udah selesai, ayo aja deh, Bu."
621Please respect copyright.PENANA8922z90efz
"Udah sih ini mah. Orang gara-gara kamu kerjaannya jadi cepet banget selesai."
621Please respect copyright.PENANARPmw3G8KH1
"Yaudah deh, ibu mau pulang juga? Ayo bareng."
621Please respect copyright.PENANAHX5wn1T6j6
"Ayo deh. Sebentar ya, saya beresin dulu."
621Please respect copyright.PENANAIkBvS1biFk
Setelah selesai berberes, Bu Nisa berpamitan pada guru-guru yang masih berada di Ruang Guru.
621Please respect copyright.PENANAL9chG7Apkw
"Pak Rizki, Bu Farhah, Bu Muti, Bu Putri. Saya pulang duluan, ya."
621Please respect copyright.PENANA5c2ZN6Mipt
"Ibu udah dijemput?" tanya Bu Putri. Guru Agama kedua setelah Pa Basyir yang juga adalah ayahnya.
621Please respect copyright.PENANAdIFl7EXwW9
"Ini bareng Jaka. Ojek baru saya."
621Please respect copyright.PENANAcVxm10EfRj
"Wihh, ojeknya berondong. Hihihii." ucap Muti.
621Please respect copyright.PENANACk5DH1iWFD
"Ehh, jangan digituin. Nanti Bu Putri cemburu." jawab Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAQQvaZfAHrs
"Enggak dong. Bu Putri kan hatinya udah buat saya, Bu." timpal Pak Rizki. Memang, rumor berkata bahwa Pak Rizki akan menjalin hubungan dengan Bu Putri, bahkan akan melamarnya tahun ini.
621Please respect copyright.PENANAs8YKExVgrz
"Wuss, emangnya hati aku sate di bubur apa bisa kamu milikin." ucap Bu Putri.
621Please respect copyright.PENANAkgfMg7VMM9
"Aku enggak ikut-ikut yaa. Lagi fokus." saut Bu Farhah.
621Please respect copyright.PENANAcE2VsFUDdn
"Iyaa, kamu mah mana pernah mau dideketin sama cowok. Nanti jadi perawan tua loh. Hahaha." kata Muti membalas perkataan Farhah.
621Please respect copyright.PENANA3VdX4YPwIX
"Aku sih mau-mau aja kalo cowoknya datengnya bukan ke aku, tapi ke ibu aku. Hahahaha." jawab Farhah.
621Please respect copyright.PENANAJLI2lV9IxN
"Udah udah, jangan ribut gara-gara ngerebutin Jaka. Saya pulang dulu yah, assalamualaikum."
621Please respect copyright.PENANAnqtsWGfz9q
"Iya, semuanya. Assalamualaikum."
621Please respect copyright.PENANA68pTBnaGGD
"Waalaikum salam." jawab mereka serempak.
621Please respect copyright.PENANACoeqwCTZR2
Lagi, Gw mengantarkan Bu Nisa lagi untuk yang kedua kalinya. Kali ini dia bercerita kalau ternyata kemarin suaminya itu diajak untuk bertanding judi dengan agen judi yang lumayan besar hadiahnya. Makanya suaminya tidak jadi menjemputnya. Kemarin suaminya menang berjudi, dapat uang 10 juta. Tapi Bu Nisa tidak sudi untuk menggunakan uang itu.
621Please respect copyright.PENANA1CeDzpERsE
Setelah sampai di rumah Bu Nisa, datang berita tidak mengenakkan. Suami Bu Nisa tertangkap sedang berjudi lagi oleh Ketua RT di kecamatan sebelah. Dan sekarang dia sedang ditahan di polsek. Kamipun segera datang ke polsek untuk menemui suaminya. Tapi Bu Nisa menyuruh aku untuk segera pulang saja, biar dia yang mengurus suaminya, dia tidak mau Gw direpotkan nantinya, katanya.
621Please respect copyright.PENANAWe64dm6PGj
Esok harinya Bu Nisa tidak masuk kerja, Gw menggantikannya mengajar di kelas 6. Dari pagi hingga siang Gw mengisi kegiatan pembelajaran di kelas. Lelah, itu yang Gw rasakan. Karena Ruang Guru pasti ramai, dan Ruang Kepsek tidak mungkin Gw bersantai di sana. Jadi, kayaknya Gw bersantai di Ruang TU saja. Sekalian mau ngucapin terima kasih ke Bu Sinta karena udah ngasih info tentang lowongan di sekolah ini.
621Please respect copyright.PENANAAMexFaF5xO
"Assalamualaikum." Gw masuk ke Ruang TU. Dan ternyata Pak Hendra baru saja keluar dari toilet dengan kemeja terbuka sambil mengenakan celananya kembali.
621Please respect copyright.PENANAIFIKkZVWZJ
"Ehh, Jaka!!" Pak Hendra terperanjat kaget dengan kedatangan Gw. Dan juga terlihat Bu Sinta berada di dalam toilet tanpa mengenakan pakaian. Sontak, Gw langsung mengeluarkan hp untuk merekam kejadian itu, siapa tau bisa dijadikan alat bukti untuk dilaporkan ke Pak Sulaiman.
621Please respect copyright.PENANADCjnMmOrlS
"Apa apaan kamu, Jak." kata Pak Hendra yang kembali masuk ke toilet. Jelas salah, karena makin membuat mereka terlihat seperti benar melakukan hal itu.
621Please respect copyright.PENANAgnabUwQvsH
"Pak, Bu, keluar. Kalo enggak saya panggil guru-guru biar pada tau semua nih." ancam Gw. Entah kenapa semua mengalir begitu aja di pikiran Gw.
621Please respect copyright.PENANApvgCl5ovvL
"Iya, Jak. Iya. Nih keluar." kata Pak Hendra.
621Please respect copyright.PENANAVdjBHtbJCJ
Lalu mereka berdua keluar. Pak Hendra kembali mengenakan celananya dan Bu Sinta juga mengenakan seluruh pakaiannya. Sudah terekam jelas ketelanjangan mereka berdua, terutama Bu Sinta, tubuh bugilnya sudah terekam masuk kedalam rekaman kamera hp Gw.
621Please respect copyright.PENANABKLWQhNRPz
"Jangan gitu dong, Jak." ucap Pak Hendra.
621Please respect copyright.PENANA9ivwPo7ys7
Pak Hendra terus-terusan meyakinkan Gw untuk tidak melaporkan kejadian ini, sedangkan Bu Sinta hanya tertunduk malu sambil menangis.
621Please respect copyright.PENANA9p1tidvgWD
"Jak, kamu mau minta apaan juga Gw kasih. Tapi jangan laporin ya, Jak. Tuh Bu Sinta sampe nangis gitu." tiada hentinya Pak Hendra meyakinkan Gw.
621Please respect copyright.PENANA2E8XVLrI1I
"Iya udah, video ini tetap saya simpan untuk jaga-jaga tapi ya. Udah Bu Sinta, jangan nangis lagi. Malah nanti yang lain pada curiga."
621Please respect copyright.PENANAVwftCjMcNI
"Iya, Jak. Saya mohon jangan ya." ucap Bu Sinta dengan air mata yang masih membasahi wajahnya.
621Please respect copyright.PENANAVwPDK8kx4x
"Iya Bu, Pak. Saya juga enggak berani macam-macam. Tapi kalo dibutuhkan, saya akan melaporkan hal ini ke Pak Sulai. Kalo begitu saya permisi dulu."
621Please respect copyright.PENANAk6DyttZFvg
Setelah kemarin Gw memergoki Pak Hendra dan Bu Sinta yang bugil di toilet ruang TU, sikap mereka ke Gw menjadi berbeda. Pak Hendra yang biasanya tidak pernah negur, tadi dia menegur Gw saat berpapasan. Begitu juga Bu Sinta. Aneh memang, tapi lucu juga. Kira-kira, video ini Gw pakai mengancam untuk ngapain ya?? Bingung deh Gw.
621Please respect copyright.PENANAa64TkLg42A
Saat sedang melamun, tiba-tiba Gw dapet notif chat dari Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANA6Kx2xL8mfj
Bu Nisa :
"Assalamualaikum, Jak."
621Please respect copyright.PENANAYRlgVnQnGD
Jaka :
"Waalaikum salam, Bu Nisa."
"Ibu kemana ajaa. Jadi kangen saya, wkwkwk."
621Please respect copyright.PENANAxtVZX8kwA2
Bu Nisa :
"Suami saya, Jak."
"Kena pasal KUHP perjudian."
"Dia dihukum 1 tahun penjara."
"Stres aku."
621Please respect copyright.PENANAjvBPzI6ivw
Jaka :
"Ya ampun, ibu. Yang sabar yah."
"Ibu pasti kuat."
621Please respect copyright.PENANAye3Bp1piUf
Bu Nisa :
"Iya, Jak. Terimakasih."
"Besok saya udah masuk kok. Tenang aja. Kamu enggak perlu kangen."
"Besok kita bertemu lagi. Hahaha."
621Please respect copyright.PENANAFa4NCASDU4
Jaka :
"Alhamdulillah, akhirnya."
621Please respect copyright.PENANAiihDeJ9R1h
__--__
621Please respect copyright.PENANAuYzTTylmuZ
"Jaka." Bu Nisa menyapa Gw ketika berpapasan di lorong kelas pada waktu jam pulang.
621Please respect copyright.PENANAXuHqNaHxyS
"Besok bantuin saya yah." tambahnya Bu Nisa
621Please respect copyright.PENANAdd3pWNSbtn
"Bantuin apa, Bu?"
621Please respect copyright.PENANAF6nGMr4EPo
"Persiapan US/M BN. Ribet banget ini. Banyak yang harus dikerjain."
621Please respect copyright.PENANAPVLuD63fT3
"Emang kenapa enggak minta bantuan TU aja, bu?"
621Please respect copyright.PENANAHWXcyngxkJ
"Pak Hendra mah pelit orangnya. Gak bakal mau bantu. Kalo Bu Sinta, kasian. Banyak kerjaan dia."
621Please respect copyright.PENANA4TzYPeqU8s
"Loh, emang beda ya kerjaannya?"
621Please respect copyright.PENANAQEo8hu7xrA
"Sama, tapi Pak Hendra selalu nyuruh Bu Sinta yang ngerjain pekerjaannya."
621Please respect copyright.PENANAKoHKAjVooT
Sejenak Gw berpikir. Mungkin ini saat yang tepat untuk memanfaatkan video waktu Gw memergoki Pak Hendra dan Bu Sinta.
621Please respect copyright.PENANAV3QW9jUsNG
"Yaudah bu, serahin sama saya. Nanti saya bujuk mereka." kata Gw meyakinkan.
621Please respect copyright.PENANAsP2DXofTXW
"Hahaha. Mana bakal bisa kamu, Jak. Enggak bakal mau. Emang gimana cara kamu bujuknya?"
621Please respect copyright.PENANAXzmAy0FC4V
"Mohon-mohon aja buat dibantuin."
621Please respect copyright.PENANA7HQ2FM1Dnq
"Gabakal bisa." kata Bu Nisa meremehkan.
621Please respect copyright.PENANArVabipsplY
"Ngasih duit?"
621Please respect copyright.PENANAo8sH4lL7C8
"Tetep aja. Kecuali kamu kasih dua juta baru dia mau." katanya masih meremehkan.
621Please respect copyright.PENANAkdz32RARns
"Yaudah, kalo saya bisa ibu mau kasih apa?"
621Please respect copyright.PENANAzsJIfGBIKj
"Hmm. Ini tantangan?" tanya Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANACPaHg8F1W3
"Iya. Biar saya semangat mohon-mohon nya. Hahaha." kata Gw berbohong ke Bu Nisa. Padahal caranya mah tinggal nyuruh aja. Video ada di tangan. Hahahaha.
621Please respect copyright.PENANA2k9pnJEQN5
"Yaudah, kalo bisa saya traktir makan."
621Please respect copyright.PENANAmXIFFYBAKz
"Kan kemarin udah janji juga mau traktir makan. Yang lain dong bu."
621Please respect copyright.PENANA4Hz1zWLm5Q
"Hmmm. Masa nonton?"
621Please respect copyright.PENANAQnVVwa5ERn
"Yaudah kalo ibu maksa mah. Hahahaha."
621Please respect copyright.PENANAFUkrrMZplL
"Ehhh," Bu Nisa tampak kaget.
621Please respect copyright.PENANAb5ggNlB6fF
"Kamu mau nonton sama ibu?" tanya Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAmMBJaJDVcd
"Ya mau-mau aja. Kenapa enggak. Hehehe."
621Please respect copyright.PENANAFh0NUGoXNO
"Yaudah deh, belum tentu juga Pak Hendra mau kan. Hahaha."
621Please respect copyright.PENANAXghmGuOurO
"Yehh, jangan salah." kata Gw sambil menepuk-nepuk dada.
621Please respect copyright.PENANAuvj4A9b0A4
__--__
621Please respect copyright.PENANAJC6IuF0DHg
"Assalamualaikum."
621Please respect copyright.PENANAM7be7hNNQR
"Waalaikum salam." jawab mereka.
621Please respect copyright.PENANAdWc5MT32M2
"Ehh, ada Jaka." kata Pak Hendra. Sedangkan Bu Sinta hanya menunduk malu melakukan pekerjaannya.
621Please respect copyright.PENANAFWFBn2whM7
"Pak, besok tolong urusin persiapan USMBN ya. Sampe kelar." kata Gw.
621Please respect copyright.PENANAxTcIJL97AU
"Siap. Gampang." kata Pak Hendra. Tapi pada saat itu juga Gw melihat ke arah Bu Sinta. Dia terlihat mengerutkan alisnya. Gw ingat kata Bu Nisa kalo semua pekerjaan Pak Hendra dikerjakan sama Bu Sinta, jadi ...
621Please respect copyright.PENANAWQmLXWcSxM
"Tapi Bapak yang kerjain sendiri ya, Bu Sinta enggak usah." kata Gw.
621Please respect copyright.PENANAXwTXWZXDBY
"Hahh?? Kok gitu?" protes Pak Hendra.
621Please respect copyright.PENANAbTWplmYL3n
"Iya lah, suka-suka saya. Kan saya yang punya video."
621Please respect copyright.PENANAkePyVyifRX
Disaat itu, Bu Sinta terlihat tersenyum kepada Gw. Gw enggak tau maksudnya, tapi Gw yakin itu tanda terima kasih dari dia untuk Gw. Hingga suatu ketika
621Please respect copyright.PENANA2moAbTMDKz
*Zzttt zzttt
621Please respect copyright.PENANAflzfSigWzz
Tanda chat masuk dari hp gw. Bu Sinta mengirim pesan ke Gw.
621Please respect copyright.PENANA7mPuWhS3sb
Bu Sinta :
"Jaka."
"Terimakasih banyak."
"Hampir aja saya pingsan karena mikir kalo saya bakal tambah kerjaan. Tapi ternyata kamu ngerti."
"Terimakasih banyak, Jak."
621Please respect copyright.PENANAT0tA1gqxX4
Jaka :
"Iya bu, sama-sama."
"Tenang aja selama masih ada saya. Hehehehe."
"Saya yakin kalo ibu adalah korban. Jadi ibu kalo butuh apa-apa ngomong aja ke saya."
"Tapi bu, maaf sebelumnya."
621Please respect copyright.PENANAIHr89eIajd
Bu Sinta :
"Maaf untuk apa?"
621Please respect copyright.PENANASVNOJUlZui
Jaka :
"Saya nontonin terus video yang itu. Karena saya bisa ngeliat ibu lagi bugil. Hehehe."
621Please respect copyright.PENANAtGJq7fEIE7
Bu Sinta :
"Ya mau gimana lagi. Gapapa jak. Kamu kan cowok, wajar demen yang begitu. Lagian juga saya yang salah. Kenapa mau dipaksa sama Pak Hendra."
621Please respect copyright.PENANAXNfGQeGBC4
Jaka :
"Oke deh buu. Saya lanjutin nonton yaa."
621Please respect copyright.PENANACNzg1jAznS
Bu Sinta :
"Lah, kamu lagi nontonin video aku bugil tadi?"
621Please respect copyright.PENANAdiVGCDIx7e
Jaka :
"Iyaaa. Hehehe."
621Please respect copyright.PENANAq4U7BJU5gU
Bu Sinta :
"Dasar."
"Wkwkwk."
621Please respect copyright.PENANAOxGVHjPhXH
__--__
621Please respect copyright.PENANAcmE5zXtVux
"Gimana, enak gak?"
621Please respect copyright.PENANAfnkrqecTLp
"Biasa aja bu."
621Please respect copyright.PENANASaKlV3FFIR
"Yeeehh. Tendang nih."
621Please respect copyright.PENANAuXaZPiEdtt
"Hahaha. Bercanda."
621Please respect copyright.PENANAzsg10YgvFv
Hari ini, Bu Nisa mentraktir Gw makan makanan favorit dia di mall yang lumayan dekat dengan rumah Gw. Dekat sama rumah dia juga sih. Mumpung hari minggu, karena sekolah kami tetap masuk di hari sabtu. Wajar, sekolah swasta. Tetapi di hari sabtu kegiatan belajarnya hanya beberapa jam saja. Karena dari pagi hingga jam 9, sekolah mengadakan kegiatan senam bersama.
621Please respect copyright.PENANAADdhOtNs0L
"Akhirnya ibu bisa traktir kamu makan yah. Hutang ibu udah lunas deh." kata Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANA2sEhG8zQOa
"Yehh, kata siapa. Belum. Masih ada utang nonton."
621Please respect copyright.PENANAfUEwZzGAha
"Yaudah deh, hayuk."
621Please respect copyright.PENANAZFJzT2iP4C
Setelah kami makan, kami lanjut untuk menggugurkan hutang Bu Nisa yaitu mentraktir Gw menonton. Kalian pasti tau kan kenapa Gw bisa hutang nonton?? Ya, bantuin Bu Nisa mempersiapkan USMBN. Dan kalian tau kan gimana caranya Gw bisa menyelesaikan itu semua?? Ya, nyuruh Pak Hendra. Dan tau kan kalian kenapa Gw bisa nyuruh-nyuruh Pak Hendra seenaknya?? Ya, video ena-ena nya sama Bu Sinta.
621Please respect copyright.PENANADKULEnAjML
"Ibu yakin mau nonton film ini?"
621Please respect copyright.PENANAvFeU9CMS70
"Hmm. Enggak sih, tapi coba dulu deh."
621Please respect copyright.PENANAk4Yu70W6vF
"Yaudah deh, saya mah ikutin bos nya aja. Hahaha."
621Please respect copyright.PENANAR9Eqp4BtnV
"Iya, wajib itu nurut sama bos, hahahaha. Tuh bangku kita."
621Please respect copyright.PENANAbjgZB3TQpt
Kamipun menonton film itu. Film yang buruk bisa dibilang, hanya bagus di poster aja. Gw enggak terlalu menikmati film itu, tetapi Gw memperhatikan Bu Nisa yang sedari tadi melirik-lirik Gw.
621Please respect copyright.PENANAN8qZRKT6fi
"Makasih ya bu traktirannya." kata Gw mengawali pembicaraan di tengah film yang sangat membosankan itu.
621Please respect copyright.PENANAGISvAtgRju
"Saya yang makasih, Jak. Gara-gara kamu saya jadi enggak banyak kerjaan di kelas 6. Tapi malah suami saya yang nambahin kerjaan."
621Please respect copyright.PENANA8GeDqYfsAl
"Yah ibu. Gapapa, semoga aja suami ibu di dalam sana nemuin hidayah terus jadi berubah."
621Please respect copyright.PENANASHg4rywGId
"Aamiin Ya Allah. Tapi kenapa enggak kamu aja yang jadi suami saya."
621Please respect copyright.PENANAThbO0iz69k
"Ehh, bu."
621Please respect copyright.PENANAW3VUl53A9d
Gila, Bu Nisa ngomong kayak gitu sama Gw di dalem bioskop yang sepi dan film yang boring. Gw enggak tau mau ngapain sampe
621Please respect copyright.PENANAuhApCMFoKp
"Jak."
621Please respect copyright.PENANAintJ0r6orA
"Iya bu."
621Please respect copyright.PENANA2XcCxPjM8y
Dengan perlahan wajah Bu Nisa mendekat ke wajah Gw. Gw bingung Bu Nisa mau ngapain. Mungkin Bu Nisa mau bisikin sesuatu ke Gw. Lalu dengan PD nya gw mengarahkan telinga Gw mendekat ke Bu Nisa. Dan dengan sigap dia raih tangan Gw dengan tangan kanannya lalu dia menempelkan bibirnya ke pipi Gw.
621Please respect copyright.PENANAiyFIXQOJsa
*Cuppps
Dia mencium pipi Gw.
621Please respect copyright.PENANAXArf3cZsQV
"Makasih banyak, Jak." kata Bu Nisa sambil tersenyum. Senyum yang sangat tulus yang pernah Gw lihat.
621Please respect copyright.PENANApOci32R91C
Gw deg degan, bingung harus ngapain. Bu Nisa baru saja mencium Gw.
621Please respect copyright.PENANAPI71MwxLSE
*Cups cuppssss
Bu Nisa mencium Gw lagi. Gila, Gw enggak nyangka hal itu.
621Please respect copyright.PENANAILbiYXQjNK
"Kamu kok baik banget sih, Jak. Aku enggak nyangka dengan kehadiran kamu masalah aku terbantu. Aku enggak kepikiran, bagaimana nanti kalau kamu enggak ada. Aku yang lagi sibuk di kelas 6, ditambah suami aku bikin masalah kayak gini." ucapnya.
621Please respect copyright.PENANAHf8Mg9JJb3
Gw enggak tau harus membalas apa. Yang bisa Gw lakukan cuma tersenyum ke Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAUeiEzPGgzA
"Kamu pernah ciuman gak, Jak?"
621Please respect copyright.PENANAApCYQ5AhBF
"Bel,, belum,, belumm bu."
621Please respect copyright.PENANAFitzOwTiUh
"Mau coba gak?"
621Please respect copyright.PENANA8F2GoBv0oJ
Gw pun mengangguk tanda setuju.
621Please respect copyright.PENANA3AN8b3LBSb
Lalu Bu Nisa kembali mendekatkan wajahnya ke Gw. Dan Gw sambut dengan bibir Gw. Tertutup.
621Please respect copyright.PENANADGFZ2vacl7
Bu Nisa mengarahkan Gw cara French Kiss. Dia buka bibirnya dan menyapu bibir bagian luar Gw. Kaget, Gw jilat juga bibir luar Bu Nisa. Setelah lidah kami bersentuhan, Bu Nisa memajukan wajahnya lagi dan menempelkannya bibirnya ke bibir Gw sambil memainkan lidahnya di dalam mulut Gw.
621Please respect copyright.PENANAWKMAJWdfyk
*Slurrpss slurrpsss
621Please respect copyright.PENANA6O9E2jrtc2
Gw kaget ternyata ciuman itu seenak ini. Bu Nisa bahkan menyedot lidah Gw dan memaju mundurkan kepalanya. Gilaa, enak banget rasanya.
621Please respect copyright.PENANAjdm8lIS8J3
"Mmmphhhh,"
621Please respect copyright.PENANAaTVNig5lsH
*slrppsss slrpps
"Mhhh"
621Please respect copyright.PENANAFzPgJ9E0HW
*plup
Bu Nisa melepaskan ciumannya
621Please respect copyright.PENANAL5Jxm3GOcl
"Kamu suka gak?"
621Please respect copyright.PENANAGeAe8uIEf4
"Iyaa, bu"
621Please respect copyright.PENANAGxtfwiOjzg
*Splurrpss slurppss
621Please respect copyright.PENANAi4sPROJcNO
Bu Nisa melanjutkan ciumannya ke Gw.
621Please respect copyright.PENANAIMoSgIPNso
Bibir dan lidah gw dimainkan layaknya dot anak bayi. Suara nafasnya menggebu-gebu, bahkan hingga Gw bisa mencium aroma nafasnya yang menggairahkan itu. Hingga permainan lidahnya diselesaikan dengan Bu Nisa menjilat ujung hidung Gw.
621Please respect copyright.PENANADOR46oJ5RM
"Enak gak?"
621Please respect copyright.PENANAXBqlHCh771
"Iyaa, bu. Enak banget. Baru pernah ngerasain ciuman kayak gini saya."
621Please respect copyright.PENANAbjb6RgGIw6
"Mau yang lebih enak gak, Jak?"
621Please respect copyright.PENANAzbJaFe1Pth
"Apa bu?"
621Please respect copyright.PENANAeN384Tx98g
Bu Nisa membuka dua kancing atas bajunya.
621Please respect copyright.PENANAC6obTLvJzr
"Kamu boleh pegang susu saya."
621Please respect copyright.PENANAjy9Xzmu5dc
"Hahh??"
621Please respect copyright.PENANAQF9Ud6S9mm
Gw kaget enggak kebayang. Baru aja abis dapet rejeki nomplok di kissing mamah muda, sekarang dapet lagi rejeki bisa megang toketnya.
621Please respect copyright.PENANACtHFAJYWnF
"Bener bu, boleh?"
621Please respect copyright.PENANAdchTPJWWUF
"Iyahh. Kamu belum pernah ya?"
621Please respect copyright.PENANAynTwyOPjn5
"Iya, bu."
621Please respect copyright.PENANAwznWKcHgh8
"Nih, pegang aja. Saya tau kok kamu orang baik, makanya saya mau berbuat baik sama kamu."
621Please respect copyright.PENANAIHEkql52WF
Lalu dengan perlahan Gw sentuh toketnya. Kenyal, itu yang Gw rasain. Gw enggak tau ukurannya semana, tapi ini tangan Gw enggak muat untuk memegang seutuhnya. Gw hanya menggoyang-goyangkannya aja.
621Please respect copyright.PENANAVKv8ExSJKz
"Hahahaha. Kamu polos banget sih, Jak."
621Please respect copyright.PENANA0yWPGNKAAW
Lalu tangan Bu Nisa menuntun tangan Gw untuk memasukkannya ke dalam bajunya.
621Please respect copyright.PENANAXuvEB2ZdkP
"Kamu bebas mainin, Jak."
621Please respect copyright.PENANAXOfqpx0AQK
"Kalo sambil ciuman gimana bu?"
621Please respect copyright.PENANAW9OgJNEUqz
Lalu Bu Nisa kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Gw. Kami bersilaturahmi bibir dan lidah kembali sambil aku meremas-remas toketnya.
621Please respect copyright.PENANAlShrnpEMOr
Karena gemas, aku meremas-remas toketnya dengan cepat dan menggoyang-goyangkannya. Lalu aku pilin-pilin pentilnya hingga dia mendesah dalam keadaan mulut yang tertutup mulut Gw.
621Please respect copyright.PENANAE8rwI3vHfW
"Mmpphhh."
621Please respect copyright.PENANABJgj4Gqy32
Lanjut lagi gw pilin-pilin pentilnya hingga Bu Nisa memejamkan mata untuk menikmatinya.
621Please respect copyright.PENANADCw35sL2Md
"Mmpphhh,, mmpphhhhh, mmphh mmphh."
621Please respect copyright.PENANAAyOfGRpDXF
Suara nafasnya pun menjadi lebih cepat dibanding yang tadi. Terdengar jelas oleh Gw. Lalu Bu Nisa melepaskan ciumannya.
621Please respect copyright.PENANAkI8SrIH1WS
"Hebat kamu yah, udah bikin ibu basah."
621Please respect copyright.PENANAMsg4oZX88G
"Ohh, ini bu tisu." lalu Gw mengelap mulutnya yang penuh dengan air liur kami berdua yang telah menyatu.
621Please respect copyright.PENANAxS9RLVZ5Af
"Bukan basah yang itu, Jaka. Kamu mau ngerasain gak?"
621Please respect copyright.PENANAGsUJR3ao4q
Tanpa persetujuan Gw, tangan Gw dituntun untuk masuk ke dalam rok panjang Bu Nisa. Bukan, ini celana dalamnya!!
621Please respect copyright.PENANAvXhJHFaZJR
"Rasanya apa, Jak?"
621Please respect copyright.PENANAMWNpgIzxQS
"Ada bulu-bulu halus gitu."
621Please respect copyright.PENANA357UcpIJqG
Lalu terus Bu Nisa memasukkan tangan Gw lebih ke bawah.
621Please respect copyright.PENANARcXVCZEla5
"Terus?"
621Please respect copyright.PENANAu0llHypu8Z
"Anget,,, ada jendolan,, "
621Please respect copyright.PENANAnYB3HiyM52
"Mmmpphhhhhhhh. Huhh huhhh."
621Please respect copyright.PENANABf5xFjudaO
Teruuus, tangan Gw lanjut mengarah turuh ke memek Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAp0PSz1QSfN
"Iya, Bu. Basah. Memek ibu basah??"
621Please respect copyright.PENANALjMegEpvCk
"Huhh, huhhh. Iya, Jak. Kamu mainin terus yahh memek ibu."
621Please respect copyright.PENANAxAl3e9S2Bt
"Mainin giman... "
621Please respect copyright.PENANAL0PvRX4d8Z
*Slurrrpppppl slurppp
Lalu gw menggesek-gesekan jari tengah Gw di garis gitu. Hanya memaju mundurkan dan memasukkan lalu mengeluarkannya.
621Please respect copyright.PENANAhdNCOZcDoN
"Huhhh, huhhh. Mmmpphhhh."
621Please respect copyright.PENANAmDHzcCtyvn
"Kenapa, Bu?" tanya Gw bingung.
621Please respect copyright.PENANARL7CpNHo1B
"Hennhaaakk, Jhaakk."
621Please respect copyright.PENANAiuOGSgZTnZ
Lalu Gw lanjut memasukkan jari Gw dan mengeluarkannya dengan tempo cepat. Semakin cepat Gw menggerakkan jari Gw, semakin cepat pula tempo nafas Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAf7sHOPRXJQ
Hingga Bu Nisa menyedot seluruh isi mulut Gw semuanya, bahkan gigi kami sedikit beradu. "Mmmppphhhhh." erangnya.
621Please respect copyright.PENANA7sr28MGWI4
"Lanjutin terus, Jakk. Enak banget inii."
621Please respect copyright.PENANAacMjsiaqA1
*Cplokk cplokk cplokk
621Please respect copyright.PENANAlEDYjAufIe
"Ahhh, Jaakk. Lebih cepet!!" suruh Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAzM0EOElXyy
Gw mempercepat gerakan tangan Gw didalam CD nya. Gw enggak tau apa yang membuat Bu Nisa terlihat sangat menikmati ini.
621Please respect copyright.PENANAkSXNYM8g74
"Dikit lagi Jaaakk."
621Please respect copyright.PENANAaPpnTHI2IT
Gw terus memainkan memek Bu Nisa hingga Gw merasakan ada air hangat keluar dari dalam memek Bu Nisa. Gw kaget karena mengira itu air kencing sampai Gw mancabut tangan Gw dari celana dalam Bu Nisa.
621Please respect copyright.PENANAwYf8sPfyST
"Hahhhh, hahhhh. Makhasihh Jhaakkhh."
621Please respect copyright.PENANAVaiOdq8fzu
Bu Nisa menggenggam lengan Gw lalu bersandar diatasnya. Nafasnya masih terengah-engah. Keringat keluar dari pori-pori tubuhnya. Bu Nisa mencium Gw lagi sambil mengancingi dan membenarkan pakaianku agar tidak ada yang curiga.
621Please respect copyright.PENANAMDplEuIV5T
"Makasih, Jak. Suatu saat aku akan balas kamu yaa."
621Please respect copyright.PENANAz0sCYlT56n
*Mmuachhh
621Please respect copyright.PENANASVqDrsyrJM
Bu Nisa mencium Gw lagi
621Please respect copyright.PENANACZFsPPgsQV
Lalu kami lanjutkan menonton film boring itu sambil berpegangan tangan bagaikan pasangan yang baru saja merasakan indahnya jatuh cinta.621Please respect copyright.PENANAUmyhEo4zxe


