661Please respect copyright.PENANAS5IShzS0HV"Assalamualaikum, Pak. Ada tamu."
661Please respect copyright.PENANAnG6M38nkN8
"Lah. Suruh masuk toh, Bu."
661Please respect copyright.PENANAlcEKMfzfoe
__-__
661Please respect copyright.PENANAqwdrs0y1EY
"Assalamualaikum, Pak."
661Please respect copyright.PENANAUhShpr71g9
"Waalaikum salam. Jadi ini toh yang dibilang Pak Hendra ada yang mau magang."
661Please respect copyright.PENANAj3BgaLmcog
"Pak Hendra itu siapa ya, Pak?"
661Please respect copyright.PENANAq37H2E4a3E
"Itu, Tata Usaha."
661Please respect copyright.PENANAzJbc2LuN1m
"Bukannya TU nya itu Bu Sinta, Pak."
661Please respect copyright.PENANA5Rp8om4eBv
"Yo sama saja, TU nya kan ada dua. Jadi nama kamu siapa?"
661Please respect copyright.PENANAKVMVz4toGY
"Saya Jaka, pak."
661Please respect copyright.PENANAAe2c7zW3pF
"Oalah, saya Bapak Sulaiman, Kepala Sekolahnya. Panggil saya Pak Sulai saja, asal jangan Sule. Kalo panggil Sule tak jewwer kupinge."
661Please respect copyright.PENANApgOWIosj5q
"Ii, iyaa, Pak."
661Please respect copyright.PENANAvMNDch7thE
Hari ini, gw datang ke sekolah yang akhirnya menerima lamaran kerja Gw. Setelah mencari ke beberapa sekolah SD sederajat di sekitar rumah gw, akhirnya gw dapet juga, walaupun akhirnya dapet yang lumayan jauh.
661Please respect copyright.PENANA3E9fh6iTFi
Btw, Gw baru lulus kuliah beberapa bulan lalu, setelah sedari sekolah bercita-cita menjadi guru akhirnya Gw mengambil jurusan PGSD karena gw tergolong orang yang mudah akrab dengan anak kecil.
661Please respect copyright.PENANAbhCIPu5Wwz
"Jadi, kamu tau sekolah ini darimana, Jak?" tanya Pak Sulaiman.
661Please respect copyright.PENANA8TtozNWGtq
"Dari Bu Sinta pak, dia teman pengajian saya."
661Please respect copyright.PENANACEwsCFjj09
"Oh, gitu. Jadi udah kenal?"
661Please respect copyright.PENANA34AskVzX3C
"Belum pak, saya cuma kenal nama. Jadi waktu itu saya nanya ke guru saya, dan dia bilang ke saya kalo Bu Sinta kerja disini, jadi saya disuruh tanya ke Bu Sinta."
661Please respect copyright.PENANAiZ4JutvJnu
"Bu Sinta masih single loh, Jak."
661Please respect copyright.PENANAmBozOGtwgb
"Terus kenapa ya pak? Hehehe" tanya Gw heran mendengar info dari Pak Sulai.
661Please respect copyright.PENANAIfVoFFmJkk
"Kamu kalo mau deketin, deketin aja. Asal jangan pacaran disini. Enggak bagus kalo diliat anak-anak."
661Please respect copyright.PENANAnCGbSKB5oj
"Hahahaha. Saya enggak mikir ke situ pak. Saya mah kerja aja dulu yang bener, kalo rejekinya udah bagus kan gampang nyarinya."
661Please respect copyright.PENANA8slC8Xq5zL
"Iya iya. Bener kamu, Jak. Nih, saya langsung aja ya kasih tau tugas-tugas kamu disini."
661Please respect copyright.PENANASSmZy6FBit
"Iya, Pak. Bagaimana?" tanya Gw sambil mengeluarkan sebuah buku catatan dan sebuah pulpen.
661Please respect copyright.PENANAovStCVc6El
"Jadi, dua bulan yang lalu guru kelas 6 resign dari sini. Katanya ada masalah ekonomi. Akhirnya, guru kelas 4 yaitu Bu Nisa yang menggantikan. Dan karena kosong, kelas 4 kami carikan guru pengganti, dan sebulan yang lalu Bu Farhah masuk menggantikan Bu Nisa menggajar di kelas 4. Jadi tugas kamu adalah ... "
661Please respect copyright.PENANAt3Pp2r2q2V
Gw mendengarkan dengan seksama dan bersiap untuk menulis.
661Please respect copyright.PENANAKtGfi50Inp
" ... Kamu membantu Bu Farhah, karena dia kan guru baru. Walaupun sama-sama baru, seenggaknya kamu harus membantunya karena juga dia lagi belajar sama guru-guru yang lain. Terus, ini yang utama nih. Kamu bantu Bu Nisa di kelas 6, karena kan sebulan lagi sudah akan USMBN, kelas 6 lagi sibuk-sibuknya nih. Kamu bantu back up yah, segala sesuatu yang dikerjakan Bu Nisa kamu bantu, jadi kan kerjanya berdua, enggak kerasa capeknya."
661Please respect copyright.PENANAUpOWVKuk2Y
"Siap pak. Sudah saya catat dan akan saya kerjakan."
661Please respect copyright.PENANAKXnDGFlTWN
"Yasudah, kamu temui Bu Nisa di kelas 6 sana, kalau enggak ada mungkin lagi di ruang guru."
661Please respect copyright.PENANAWaOxcirU8i
"Baik pak, saya permisi." Gw bangkit dari sofa dan meninggalkan ruang kepala sekolah.
661Please respect copyright.PENANAV9DWPJeuCf
_____-----_____
661Please respect copyright.PENANAPs3UBihC4b
Sebelumnya, izinkan gw untuk menggambarkan sekolah ini. Jadi, sekolah ini adanya di perkampungan penduduk, lumayan padat tapi tidak kumuh. Dan juga sedikit jauh dari jalan alternatif jadi lumayan sulit ditemukan. Gedung ini mempunyai dua lantai. Lantai pertama ada Ruang Kelas 1, 2A dan B serta Kelas 3 berjejer. Dan dipojoknya adalah WC Siswa Laki-laki, Perempuan dan WC Guru, lalu ada jalan kecil untuk masuk ke Kamar Petugas Kebersihan. Ada juga Lapangan untuk Upacara dan Olahraga, tapi bedanya adalah lapangannya tidak tembus ke langit, karena dibagian atasnya terdapat Lantai 2, maklum keterbatasan lahan. Dan juga ada Kantin diseberang WC. Di depan pintu masuk kantin terdapat tangga untuk menuju lantai dua.
661Please respect copyright.PENANAPUGIKi4XTf
Nah, di Lantai Dua ini yang paling enak menurut Gw. Enggak tau kenapa, mungkin karena ada Pantry nya dan di pojok ada tempat guru laki-laki untuk ngerokok. Jadi gini, setelah kita naik tangga ke lantai dua, di depan kita langsung terdapat Ruang Kelas 4, 5 A dan B serta Kelas 6 berjejer ke arah kanan. Di sebelah kiri kelas 4 itu ada Pantry seperti yang gw bilang tadi. Isinya, ya alat-alat dapur untuk guru dll ngeteh atau ngopi sekedar untuk bersantai. Nah, kalo kita masuk ke Pantry, disana ada pintu 2 yang bisa ditutup setengah badan. Disana tempat terbuka untuk guru merokok, jadi bisa ngerokok tanpa ketahuan murid. Didepan pantry ada Ruang Guru dan Tata Usaha, disela oleh Tangga, lalu Ruang Kepsek. Disamping Ruang Kepsek ada Aula yang juga dipakai sebagai Musholla untuk anak-anak melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah. Dan dipojok ujung lorong terdapat gudang. Begitu lah tadi sedikit room tour yang diberikan Bu Sinta sambil kami berjalan menuju Ruang Kepala Sekolah.
661Please respect copyright.PENANAB4qOhGKUsl
_____-----_____
661Please respect copyright.PENANAUpA8H9Cqw7
*tok tok tok
661Please respect copyright.PENANANn2vI0aDIF
"Assalamualaikum." Gw ketuk pintu kelas 6 untuk menemui Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANA06D2dpgdM4
Tidak ada jawaban, gw memberanikan diri untuk melongok sedikit ke dalam kelas. Ya, itu ada Bu Nisa yang sedang sibuk fokus di depan laptopnya. Sebagai penggambaran, dia nampak seperti mamah-mamah muda dengan seragam guru yang nampak pas dengan dia. Sedikit lipatan pinggang terlihat, wajar sajalah bila sedikit gemuk. Tapi itu tidak menutup kecantikan wajahnya yang terlihat seperti muka orang arab itu. Dan toket, besar mengguntai. Gw yakin kalo dipegang pasti empuk kayak Squisy.
661Please respect copyright.PENANAlK5gKcOyRc
*Tok tok tok
661Please respect copyright.PENANAwTZqmtVGSE
"Assalamualaikum, Bu Nisa?"
661Please respect copyright.PENANAjZe7OtVDFY
"Eh, iyaa. Masuk." Bu Nisa nampak kaget karena konsentrasinya dipecahkan oleh pemuda yang akan membantu menyelesaikan pekerjaannya itu.
661Please respect copyright.PENANA05wWtU3QDK
"Ini bu, saya ... "
661Please respect copyright.PENANAypkF3sOiSn
"Jaka kan?" Dengan cepat Bu Nisa melanjutkan kalimat yang akan Gw ucapkan.
661Please respect copyright.PENANAP5zgadIuGr
"Jadi, kamu disuruh Pak Sulai bantuin saya kan yah?" lanjutnya.
661Please respect copyright.PENANAEuEr3Pt6Pl
"Iya bu. Jadi, bantuin apa yah??"
661Please respect copyright.PENANA8pA7D2Upnw
"Saya sih enggak tau mau nyuruh kamu apa. Cuman ini, saya bingung nih." kata Bu Nisa sambil menggeser laptopnya agar Gw bisa melihat apa yang dia sedang kerjakan.
661Please respect copyright.PENANA99Y2ufw5X7
"Ada apa bu?"
661Please respect copyright.PENANAhlAhWodsCX
"Saya kan disuruh masukin nilai anak kelas 6 dari mereka masih kelas 4. Dan kemarin saya udah minta Pak Hendra masukin data identitas anak-anak, tapi pas saya buka, entah kepencet apa jadi rusak semua rumusnya. Terus kan saya minta backupnya ke Pak Hendra, tapi dia bilang enggak nyimpen, soalnya disimpen langsung ke flashdisk saya. Terus saya minta tolong masukin lagi dianya kayak begitu, enggak mau gitu. Akhirnya ini saya kerjain sendiri manual semuanya." Bu Nisa menceritakan detail alasan mengapa ia tadi sangat fokus ke layar laptopnya.
661Please respect copyright.PENANAQjwanjysqc
"Ohh, kalo ini mah bu saya bisa."
661Please respect copyright.PENANAEhD05A6GS8
"Ehh, bener kamu bisa??!!" tanya Bu Nisa dengan nada penuh harap.
661Please respect copyright.PENANAsaFeBrKeUo
"Iya bu, tapi kita mesti masukin rumusnya ke tiap-tiap cell ke tiap-tiap sheet."
661Please respect copyright.PENANAFzJJoKpP7k
"Yaudah ayo kita kerjain."
661Please respect copyright.PENANAVdTl0mN1uS
Saat itu, hampir semua anak-anak sudah meninggalkan sekolah. Tetapi beberapa guru masih ada yang mengerjakan pekerjaan di sekolah. Gw dan Bu Nisa sedang duduk berdua di kelas 6 mengerjakan pekerjaannya yang dia sebut-sebut sebagai aplikasi penilaian itu. Dan sambil mengerjakan, kami pun terlibat obrolan untuk saling mengenal satu sama lain.
661Please respect copyright.PENANAWxdFJmqXSz
"Itu, Jaka. Kelewat satu."
661Please respect copyright.PENANAQLQfEoz2ff
"Oh iya bu, yang ini ya?"
661Please respect copyright.PENANAHjICx2XF5u
"Iya tuh. Kamu bisa komputer, Jak?"
661Please respect copyright.PENANApVHTqGz8ks
"Lumayan bu, basic mah bisa. Asal jangan mentang-mentang bisa sedikit dikira bisa semua ajah. Hahaha."
661Please respect copyright.PENANAb8DQOvUHrp
"Ya seenggaknya bisa gitu. Kamu kuliah kan, Jak?"
661Please respect copyright.PENANAuVtuIjUPFA
"Iya bu, baru lulus bulan lalu."
661Please respect copyright.PENANAURPMgqhXgW
"Ohh, bagus bagus. Akhirnya ada lagi generasi muda yang mengajar disini"
661Please respect copyright.PENANAXyhSdhbz85
" .... " Gw tetap mengerjakan aplikasi itu, karena bingung mau jawab apa.
661Please respect copyright.PENANAs5NtvfGk2T
"Rumah kamu dimana, Jak?"
661Please respect copyright.PENANAjrFNnAlzX1
"Enggak jauh setelah mall situ, Bu. Ibu tau ga?"
661Please respect copyright.PENANACEaFC7HM2V
"Oalah, deket rumah Bu Farhah itu. Kesanaan dikit itu rumah saya."
661Please respect copyright.PENANA2IDXNx4PzJ
"Bu Farhah guru baru ya, Bu? Yang gantiin ibu di kelas 4?"
661Please respect copyright.PENANALqTewP4L2E
"Iya. Dia bagus tuh kerjanya, semua guru gantian diminta ajarin segala macamnya biar dia cepet ngerti. Dia juga suka bawain guru-guru kue buat sarapan, bikinan ibu nya katanya."
661Please respect copyright.PENANADQQitvFdGR
"Tapi saya belum ketemu dia bu tadi."
661Please respect copyright.PENANALY7ym8utna
"Nanti aja kalo kamu mau pulang juga palingan dia lagi di Ruang Guru."
661Please respect copyright.PENANA4RtDkdO5m3
"Tiap hari sore terus tuh bu pulangnya?"
661Please respect copyright.PENANAVmoTsRokja
"Iya tuh anak. Salut saya sama dia. Nanti deh saya kenalin sama dia. Cantik loh anaknya, kalem enggak ganjen kayak Muti."
661Please respect copyright.PENANAJYpPMuR7WB
"Muti siapa, Bu?"
661Please respect copyright.PENANAoTeqafcGkV
"Itu, guru kelas 5B."
661Please respect copyright.PENANAHPNQOEzSjn
"Saya belum kenal, Bu. Hehehe."
661Please respect copyright.PENANAB3ukg4Z22V
"Jadi, yang udah kamu kenal disini siapa aja?"
661Please respect copyright.PENANAZ1zfRVoD67
"Bu Sinta, Pak Sulai sama ibu."
661Please respect copyright.PENANAzNP2kJRJnx
"Tapi tadi papasan sama yang lain gak?"
661Please respect copyright.PENANAkcWmslQcLV
"Kayaknya sih, tapi enggak tau itu guru atau bukan."
661Please respect copyright.PENANAZqGKwSmaqB
"Yaudah, nanti saya kenalin deh."
661Please respect copyright.PENANAlKPEKJo1TG
Segala rumus yang rusak di Aplikasi Penilaiannya sudah Gw perbaiki. Akhirnya, kelar juga. Gw kira bakalan lama, ehh enggak taunya sebentar. Di samping Gw Bu Nisa sedang mengabari suaminya.
661Please respect copyright.PENANAeJsRYtBJLe
"Bu ... "
661Please respect copyright.PENANA5RWbcGrac8
"Kenapa, Jak." tanya Bu Nisa karena tadi dia sedang mengabari suaminya bahwa dia akan pulang agak sore untuk menyelesaikan pekerjaannya. Jadi dia meminta untuk menjemput sekitar jam 5 nanti. Begitulah kira-kira isi chat yang tadi Gw intip.
661Please respect copyright.PENANAA5c0kxG2dU
"Ini udah rapih." kata Gw sambil menggeser laptopnya agar ia bisa melihat hasil pekerjaan Gw.
661Please respect copyright.PENANASw2NUhLl0A
"Ehh, iya. Makasih ya, Jak." kata dia tersenyum menatap laptopnya.
661Please respect copyright.PENANAiLH6GuuOc3
"Kan udah jadi tugas saya bu bantuin ibu sama Bu Farhah."
661Please respect copyright.PENANAdXHCSmcMjT
"Ehh, iya. Yuk ke Ruang Guru. Biar saya kenalin kamu ke guru-guru yang lain."
661Please respect copyright.PENANAVPKoeR2Ra0
Bu Nisa mematikan laptopnya, Gw pun membantu mencabut charger laptop dan membantu menggulung kabelnya. Lampu, AC, Bu Nisa matikan. Sudah menjadi kewajiban untuk para guru melakukan hal itu bila meninggalkan ruangan.
661Please respect copyright.PENANAiJPg1GhXXX
Dari belakang, Gw bisa melihat bentuk pantatnya Bu Nisa yang aduhaii. Sebenernya badannya tuh biasa aja, enggak gendut, enggak langsing juga. Cuma agak berisi. Montok, cuma enggak ditonjolin kemontokannya. Tapi sampe sini gw enggak ada niat apa-apa sama Bu Nisa, orangnya baik kok. Asik dahh lebih tepatnya.
661Please respect copyright.PENANADgGJ1eZmT7
"Assalamualaikum." ucap Bu Nisa memasuki Ruang Guru.
661Please respect copyright.PENANA8NrYx3vxS0
"Waalaikumussalam."
661Please respect copyright.PENANAe9t2mHjxU7
"Nih, Jak."
661Please respect copyright.PENANAI6hrWghN6X
"Waalaikumussssss salaaamm." terdengar suara jawaban salam. Beda, ini beda dengan yang tadi. Tadi terdengar sangat lemah lembut, yang ini terdengar sangat ceria.
661Please respect copyright.PENANAKv9AMzWOlR
"Mut, jaga sikap ih ada perjaka nih."
661Please respect copyright.PENANAyHdPmotkRy
"Ehh, ... " ketika aku masuk, Gw melihat ada dua perempuan. Yang satu sedang duduk menghadap laptopnya, dan yang satu lagi membalikkan badannya ke arah kaca dan membenarkan jilbabnya.
661Please respect copyright.PENANA9flJHgUzwj
"Assalamualaikum, akhi." sapa wanita yang menyisipkan jilbabnya menutupi hidung dan mulutnya agar menjadi seperti cadar sambil melakukan salam jarak jauh  yang Gw yakini ia adalah Muti. Dan satu lagi, yang sedang fokus didepan laptopnya Gw yakin adalah Farhah.
661Please respect copyright.PENANAbsjjOZEheE
"Hahahaha. Tuh, bener kan. Muti tuh yang anaknya genit. Kalo ini Farhah, kalem kan."
661Please respect copyright.PENANADmAthyENIS
"Ya setiap orang kan beda-beda, Bu. Jangan dibanding-bandingin gitu juga. He-he-he." jawab gw sekenanya.
661Please respect copyright.PENANAqaCz6MRx7n
"Subhanallah, akhi. Kamu baik sekali belain aku." kata Muti dengan senyum rayunya. Farhah juga ku liat dia tersenyum ke Gw.
661Please respect copyright.PENANArxaKr0WnRE
"Hahaha, bukan apa-apa kok."
661Please respect copyright.PENANApZ7JnGAiZp
"Muti, Farhah, ini kenalin guru bantu kita, Pak Jaka. Baru masuk sehari udah saya repotin tadi. Hahahaha." kata Bu Nisa memperkenalkan Gw ke Muti dan Farhah.
661Please respect copyright.PENANAf4sMU0AK45
"Jaka udah ada yang punya beluuum?" tanya Muti sekenanya.
661Please respect copyright.PENANANvMvz6njdw
"Ehh,, hahh??,, Belumm, heheh."
661Please respect copyright.PENANAAuS4fYZP6o
"Tuh Bu Farhah juga belum. Siapa tau kalian jodoh." oceh Muti sesukanya. Emang nih guru satu ember banget mulutnya. Belum pernah diyasinin kali nih yaa.
661Please respect copyright.PENANADDaS3gePF1
"Wusss, Muti. Orang baru banget kenalan udah digituin aja. Malu atuh Jakanya." kata Bu Nisa menegur Muti.
661Please respect copyright.PENANAM0n6omSIKt
"Lah, gapapa toh, Bu. Siapa tau mereka jodoh. Lagipula Bu Farhah juga enggak keberatan tuh digodain. Hahahaha."
661Please respect copyright.PENANA5B7MkbA1A9
"Hehh, kenapa?? Aku lagi fokus nih, maaf enggak nyimak obrolan kalian." ucap Farhah yang mulai bergabung dalam room chat nyata kami.
661Please respect copyright.PENANAu8Stjph0Od
"Katanya Jaka suka sama kamu tuh, Far." ucap Muti.
661Please respect copyright.PENANAhcAm5G39MA
"HAHH??!!" Jaka dan Farhah kaget bersamaan.
661Please respect copyright.PENANAAIG1ir9MLQ
"Muti!! Kamu kok orang baru sehari disini udah diisengin ajaaaa." kata Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANA9Vg2pkADA2
"HAHAHAHAHA." tawa Muti.
661Please respect copyright.PENANAW5LLkxBPJt
"Ohh, jadi ini Pak Jaka ya??" tanya Farhah.
661Please respect copyright.PENANANiQOb78ZjK
"Iya, Bu. Saya jadi guru bantu disini. Tadi siang ditugasi sama Pak Sulai untuk membantu tugas-tugas Bu Nisa sama ... "
661Please respect copyright.PENANAendV74setW
" ... sama kamu, Far." kata Bu Nisa melanjutkan.
661Please respect copyright.PENANACmDPP1isvN
"Ohh, iya. Tadi aku dibilangin sama Pak Sulai kalo aku bakal dibantu sama guru baru. Jadi tolong yah, soalnya aku harus mengejar ketertinggalan aku disini." ucap Farhah.
661Please respect copyright.PENANAAz6R2QeZTd
"Iya bu, akan saya bantu." jawab Gw.
661Please respect copyright.PENANAivMa6p2lL5
"Aseeekkkk,, jadi deket dah nih,,, *aduhhhh." ucap Muti yang seketika itu langsung disambut oleh pulpen yang dilemparkan oleh Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAGKEWWe5n7s
"Kamu ini ya, Mutiii!!" ucap Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAWeS0IeGsvo
____-----_____
661Please respect copyright.PENANAZjgOj3zvq0
"Yah, udah jam 4. Aku harus pulang nih, udah kesorean." ucap Muti kala itu. Memang, waktu telah menunjukkan pukul 16:15. Tidak terasa waktu berjalan cepat disaat aku mengobrol dengan mereka semua.
661Please respect copyright.PENANAWnAa2YjxRu
Muti yang merupakan guru kelas 5 itu memang sangat asik, tetapi mulutnya juga lupa kalau dia adalah seorang guru. Baginya, dia akan menjadi seorang guru saat di dalam kelas dan saat berada diantara murid-muridnya. Sedangkan disaat-saat seperti ini, dia adalah sosok wanita riang yang akan selalu membuat suasana hati orang disekitarnya ceria.
661Please respect copyright.PENANAjqSZTzjTqK
Farhah, sosok wanita alim yang sangat lembut. Dia jarang berbicara, dan lebih banyak tersenyum. Tingginya Gw taksir kira-kira 150an cm. Terlihat chubby dengan wajah cantiknya itu. Senyumnya juga manis, mungkin bakal selalu bisa jadi mood booster kalau melihat senyumannya.
661Please respect copyright.PENANAXPsw1YfM2W
"Aku balik duluan ya, semuanya." ucap Muti sambil dia membereskan meja kerja.
661Please respect copyright.PENANAIjkm4s4IMj
"Iyaa." jawab Gw.
661Please respect copyright.PENANAUaCwhVWfjR
"Iya, kak. Hati-hati." ucap Farhah.
661Please respect copyright.PENANAcui1Ua98tA
"Kamu bawa motor, Mut?" tanya Bu Nisa
661Please respect copyright.PENANAioYcRVAYZY
"Bawa, Mams. Kenapa?"
661Please respect copyright.PENANAbF5qsiqDEA
"Kalo enggak bawa nih dianterin sama Jaka aja."
661Please respect copyright.PENANA2mY3WuOgjV
"Jangan, Mams. Dia kan buat Farhah. Masa saya ngerebut gitu aja sihh. Hahaha."
661Please respect copyright.PENANAh5tOlEXatg
"Ihh, apa-apaan." protes Farhah
661Please respect copyright.PENANAd80D4cfp4U
"Udah, kamu mah bikin orang malu aja. Gihh, sana." suruh Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANARK9eVZdE1j
"Dadaaaaa, assalamualaikum." ucap Muti sambil melangkahkan kaki keluar dari pintu Ruang Guru.
661Please respect copyright.PENANABmvJLmddWu
"Wa'alaikum salam." jawab kami berbarengan.
661Please respect copyright.PENANAuOyR2mqeKr
"Terus kalian kapan pulangnya?" tanya Bu Nisa
661Please respect copyright.PENANAXJFMqbKJeW
"Ini aku dua soal lagi." jawab Farhah.
661Please respect copyright.PENANAi6hroeH7zG
"Kamu bikin soal ulangan, Far?"
661Please respect copyright.PENANA84xNpvAvB1
"Iya nih, Bu. Buat UH3 besok."
661Please respect copyright.PENANAsHRRtPVxH3
"Ohh, kalo kamu Jak?"
661Please respect copyright.PENANACwS5ehM1bG
"Kenapa, Bu?"
661Please respect copyright.PENANAVdqAplanBP
"Kapan mau pulangnya?"
661Please respect copyright.PENANATXiWxiU7ph
"Nungguin ibu sama Bu Farhah pulang. Enggak enak kalo saya duluan."
661Please respect copyright.PENANAdehmP6OUQI
"Yeh, gak usah gitu. Tapi gapapa sih, temenin kita disini. Hahahaha."
661Please respect copyright.PENANA1lgfHdzafJ
"Yeayy, selesai." ucap Farhah
661Please respect copyright.PENANAoVPtJKEYg5
"Wih, udah? Terus pulang dong?" tanya Bu Nisa
661Please respect copyright.PENANAMW9knfSu1i
"Iya, Bu. Ayuk kita pulang." ajak Bu Farhah
661Please respect copyright.PENANAgt4Y0avD5T
Lalu kami bertiga turun san pindah menuju ke depan kelas 2A, menunggu ojol yang dipesan Bu Farhah dan suami Bu Nisa datang menjemput. Tolakan, itu yang Gw dapat saat Bu Nisa menawarkan Farhah agar Gw antarkan pulang. Takut ngerepotin katanya, padahal rumah kami terbilang dekat.
661Please respect copyright.PENANAEo6DpCog6u
"Tuh ojol saya kali ya, Bu?" tanya Bu Farhah.
661Please respect copyright.PENANApvIleZzbLf
"Iya, mungkin. Coba kamu lambai-lambai." suruh Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAWh9r2Wa7Q0
"Siti Farhah?" tanya Abang Ojol mengkonfirmasi bahwa itu adalah customernya.
661Please respect copyright.PENANAcKS4TbtpSZ
"Iya mas, bener."
661Please respect copyright.PENANAQKXqdKpcNR
Lalu Abang Ojol itu memberikan helm kepada Farhah untuk dipakainya.
661Please respect copyright.PENANAfVO1UGYyll
"Bu Nisa, Jaka, aku duluan ya. Assalamualaikum." ucap Farhah.
661Please respect copyright.PENANAki5oSiApqz
"Wa'alaikum salam." jawab kami berdua.
661Please respect copyright.PENANAmAagxkZKOV
Lalu Abang Ojol itu pergi meninggalkan kami berdua, pergi mengantarkan penumpang ke tempat tujuannya.
661Please respect copyright.PENANAG6njxcUeGR
"Ibu masih lama?" tanya Gw ke Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAq9tIEavcpP
"Gak tau nih, susah dihubungin. Udah di jalan mungkin."
661Please respect copyright.PENANAQb4PnMB4aC
"Padahal kan dari tadi ya."
661Please respect copyright.PENANAFw699Wk8qn
"Iya nih. Suami ku gimana sih."
661Please respect copyright.PENANAr4IM8gq0kG
Tiba-tiba suara notifikasi WA Bu Nisa masuk, dari MyHubby Gw lihat. Gw curi-curi pandang ke layar hp itu, sedikit tulisan terlihat.
661Please respect copyright.PENANAP2tsFNXTvN
" ... nggak bisa jemput." tulis Suaminya.
661Please respect copyright.PENANAeigouANmiP
" ... dari tadi. Terus gimana ... " jawab Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAp32j7JvRMW
" ... naik ojol ... bayarin." tulis Suaminya lagi.
661Please respect copyright.PENANApRVt5m3jyk
"Ahh, ... jemput ... begini." tulis Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAmGzDjYO88l
"Yaudah, ... sana." tulis Suaminya.
661Please respect copyright.PENANAaSWlFiHfc1
Dari potongan chat yang sedikit terbaca itu, aku menebak kalo suami Bu Nisa tidak bisa menjemputnya dan menyuruhnya untuk naik ojol saja.
661Please respect copyright.PENANALjyy1LKEuA
"Suamiku enggak bisa jemput, ada urusan katanya."
661Please respect copyright.PENANArVV9D40lge
"Lah, ibu udah tungguin dari tadi kan, kok baru ngabarin sekarang?" tanya Gw.
661Please respect copyright.PENANAjnKtcDeOpy
"Emang gitu orangnya. Biarin lah."
661Please respect copyright.PENANAl7ogO5LpV9
"Yaudah, Bu. Ayo saya anter."
661Please respect copyright.PENANAVPwxyE97Ii
"Ehh, gak usah lah saya sama ojol aja. Ngerepotin kamu tau, udah tadi saya repotin masa ngerepotin lagi."
661Please respect copyright.PENANA7tzTUGCASG
"Gapapa bu, tugas saya kan bantuin ibu. Nganter pulang juga kan bagian dari bantuin ibu. Hehehe."
661Please respect copyright.PENANA8QFAhKNYHm
"Tapi bener gapapa?"
661Please respect copyright.PENANA7n9JWgrXCE
"Iya bener bu.".
661Please respect copyright.PENANABsNucgNNaN
"Yaudah deh, hayuk."
661Please respect copyright.PENANAxaM9BY3nRQ
Singkat cerita, akhirnya telah sampai ke rumah Bu Nisa. Rumahnya lumayan jauh, tapi bisa dibilang deket juga dari rumah Gw. Kira-kira 15 menit waktu tempuhnya. Rumahnya berukuran sedang, terlihat rapih tapi agak berantakan. Ulah suaminya katanya. Selama perjalanan, dia cerita kalau suaminya itu dulu pengusaha penjual pakaian di Tanah Abang. Tetapi setelah ada penggusuran waktu jaman gubernur Ahok, dia jadi bangkrut dan jadi sering berjudi dan mabuk-mabukan. Segala cara udah Bu Nisa lakukan agar suaminya kembali ke jalan yang benar, tetapi nihil hasilnya.
661Please respect copyright.PENANAwrcl1SJ0Vc
"Yaudah, ibu yang sabar ya. Ibu harus tetep semangat membawa suami ibu ke jalan yang benar lagi." ucap gw menenangkan Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAM7V9RKbJkO
"Iya, Jaka. Makasih banyak ya. Udah dianterin, jadi tempat curhat juga.
661Please respect copyright.PENANAEFCoEogSVQ
"Ahh, gapapa bu. Kan biar tambah kenal biar kerjanya enak. Hahaha."
661Please respect copyright.PENANAZG9u1kg9WN
"Ini, Jak. Buat jajan." Bu Nisa memberi uang 50 ribu untuk Gw.
661Please respect copyright.PENANA3FnkGRiQns
"Ehh, jangan begini Bu. Nanti saya jadi sering nganterin. Hahaha." kata Gw untuk membercandainya.
661Please respect copyright.PENANAFx8rbPVzWw
"Ya bagus dong, saya jadi sering curhat. Hahahaha." timpalnya.
661Please respect copyright.PENANAegv5l45nBM
"Tapi beneran, Bu. Enggak usah."
661Please respect copyright.PENANAjsxpP4Uagv
"Ehh, jangan gitu. Anggap aja perkenalan."
661Please respect copyright.PENANAz6Aktq9If2
"Ihh, udah enggak usah. Saya langsung pulang ya, Bu. Assalamualaikum." kata Gw langsung menyalakan motor dan siap untuk pergi
661Please respect copyright.PENANA3vGi7Uv5gw
"Ihh, nih anak ya." tiba-tiba Bu Nisa langsung memasukkan uang itu ke dalam kantung celana Gw. Tapi mungkin karena Gw sedang berdiri untuk memundurkan motor, jadi tangan Bu Nisa menyentuh kontol Gw..
661Please respect copyright.PENANA1KDfh8vH2O
"Ehh, kena itu. Maaf ya, Jak." kata Bu Nisa.
661Please respect copyright.PENANAaIXoeKR6Sg
"Tuh kan, ibu. Dibilang enggak usah, malah jadi dapet rejeki tambahan."
661Please respect copyright.PENANAuEBf9HS8uZ
"Abis kamunya dikasih malah nolak terus."
661Please respect copyright.PENANAmevvSBKbXS
"Yaudah deh saya terima. Terimakasih banyak ya, Bu. Nanti kalo gini sayanya jadi ketagihan tau."
661Please respect copyright.PENANAK2a9t9IopY
"Kegihan dikasih uang atau dipegang nih?? Hahahaha."
661Please respect copyright.PENANAjPq2Xp5l3b
"Anjirr, dia malah mikir kesitu. Malu Gw jadinya kan." pikir Gw dalam hati.
661Please respect copyright.PENANA1AcEdUOCQa
"Ehh, ibu. Saya langsung pulang ya. Terimakasih banyak, assalamualaikum."
661Please respect copyright.PENANAu2OyuuKOTg
"Waalaikum salam. Hati-hati, Jak."661Please respect copyright.PENANAJtnOClbSF5


