"Capek tau, udah kayak olahraga aja saya ngejar anak-anak mulu. Ampe kegerahan terus saya tuh." ucap Bu Ros sambil membuka satu kancing bajunya lalu mengipaskan badannya dengan sebuah buku.
217Please respect copyright.PENANAyYZym5oPow
"Kenapa enggak minta AC aja, Bu?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAFibGsGToUU
"Pak Sulai mah pelit. Dulu pernah ada wacana mau dikasih AC per kelas tapi ampe sekarang belum dikasih-kasih." jelasnya.
217Please respect copyright.PENANAoYwuiKSfAW
"Kalo begini kan malah panas ya, Bu." kata Gw menggoda dengan ikut membuka satu kancing atas kemeja Gw.
217Please respect copyright.PENANAMy4aS00ppJ
"Iya kan. Mana capek abis ngurusin anak-anak." ucapnya sambil membuka kancing keduanya yang menunjukkan sedikit BH nya yang berwarna krem.
217Please respect copyright.PENANA4nRQajGuHE
"Tapi tetep aja, Bu. Masih panas." kata Gw sambil membuka kancing kedua Gw.
217Please respect copyright.PENANAMf66NdX3fa
"Gila kamu, Jak." serunya.
217Please respect copyright.PENANAx5WeOGuJCQ
"Hah? Kenapa, Bu?" tanya Gw pura-pura tidak tau.
217Please respect copyright.PENANAcE2eUvxLx6
"Ehh, enggak. Gapapa." ngelesnya padahal dia mengerti yang Gw maksud.
217Please respect copyright.PENANAWUBQxCBsHl
"Tapi ibu bagus ya, warna krem gini." ucap Gw mengomentari cat tembok kelasnya yang berbeda sendiri.
217Please respect copyright.PENANAnj91HuFFvN
"Apanya yang krem?" tanya Bu Ros.
217Please respect copyright.PENANAc8G9DxEW3h
"Catnya nih, beda sendiri warnanya. Kelas yang lain ijo."
217Please respect copyright.PENANAEOM1G6BpN4
"Ohh cat nya. Kirian yang ini." katanya sambil memperlihatkan BH nya sekilas.
217Please respect copyright.PENANAOTvjhEOrww
"Itu juga bagus Buuu." puji Gw.
217Please respect copyright.PENANA3kdTtsT94e
"Apanya yang bagus?" tanya Bu Ros menggoda.
217Please respect copyright.PENANAA9ILUoywlw
"BH nya. Apalagi isinya. Hahaha."
217Please respect copyright.PENANAey6u9yklUK
"Hush, jangan." katanya.
217Please respect copyright.PENANAGFIHTBGYWK
"Jangan apa, Bu?"
217Please respect copyright.PENANA93hQxegEZQ
"Jangan disini, bahaya. Hahaha."
217Please respect copyright.PENANALQzlfGQTIe
"Mau pindah, gak?" ajak Gw memberanikan diri.
217Please respect copyright.PENANAWt5SesPjkI
"Kemana?" tanyanya.
217Please respect copyright.PENANAmnWSlGzGrK
"Serius mau?" tanya Gw meyakinkan.
217Please respect copyright.PENANAuW2Umi5Ni8
"Hmm. Dimana emang?" tanyanya balik.
217Please respect copyright.PENANAmBW9NWq8Df
"Kalo mau, ayo ikut saya." ucap Gw.
217Please respect copyright.PENANAc1LJ8RqTlx
Lalu kami melihat sekitar, lantai bawah sudah terlihat sepi. Terdengar suara tawa dari para guru lainnya di lantai atas.
217Please respect copyright.PENANAIwO5lcP9zC
"Ayo, Bu. Mumpung lagi pada bercanda di atas." ajak Gw.
217Please respect copyright.PENANAWQfkDz45OF
"Emang mau kemana?"
217Please respect copyright.PENANAPZBDNEUpe3
Gw pun berjalan ke arah kamar Bang Sani diikuti oleh Bu Ros. Agar tidak diganggu, Gw chat Bang Sani bahwa kamarnya mau Gw pake sebentar.
217Please respect copyright.PENANAH0ANGxPv04
Gw keluarkan kunci motor yang juga menyantol kunci kamar Bang Sani. Setelah kami masuk, Gw kunci kamar Bang Sani dari dalam.
217Please respect copyright.PENANAhdEGU9nTuO
"Kok disini, Jak?" tanya Bu Ros.
217Please respect copyright.PENANAD0N9njbUoW
"Iya, emang saya sering istirahat disini. Saya kan udah sohib sama Bang Sani." ucap Gw.
217Please respect copyright.PENANAFmCKrW0Vdk
"Bang Sani enggak bakal curiga kan?"
217Please respect copyright.PENANAPq6c6eyKi1
"Enggak lah, suara juga enggak bakal bocor keluar. Asal enggak teriak." ucap Gw meyakinkan.
217Please respect copyright.PENANAjtD4jhIFp7
"Emang kamu mau apa disini?" tanya Bu Ros menggoda Gw.
217Please respect copyright.PENANAXtl7Y7ffoe
"Kan ibu yang mau nunjukin itu." jawab Gw sambil melirik toketnya yang masih terbungkus BH nya.
217Please respect copyright.PENANA6FHMBNHWXJ
"Itu apa?" tanya Bu Ros sambil tersenyum.
217Please respect copyright.PENANAjRXSTi4v91
"Ini dong." ucap Gw sambil meremas toketnya dari luar.
217Please respect copyright.PENANAU8ww34c8BM
"Ihh Jaka mesum, pake megang-megang."
217Please respect copyright.PENANA9l5Z5BZ8yo
"Daripada Bu Ros, godain bujangan yang lagi mateng-matengnya.
217Please respect copyright.PENANAcOSOApqWPv
"Yakin udah mateng?" tanya Bu Ros.
217Please respect copyright.PENANA9ezcu2Pght
"Mau dibuktiin?"
217Please respect copyright.PENANAAzvfH1EHzK
"Coba aja kalo bisaa."
217Please respect copyright.PENANAzCkVJSy9mt
Dengan cepat Gw lumat bibirnya yang berlapis lipstik tipis itu. Bu Ros pun mengikuti permainan Gw lalu melingkarkan tangannya di belakang kepala Gw.
217Please respect copyright.PENANAUAUjTDQFXP
"Mainnya bibir kamu enak, Jak." pujinya.
217Please respect copyright.PENANAS6d0mc4CEy
"Iya dong, jelas. Pokoknya tidak mengecewakan deh."
217Please respect copyright.PENANA1beR7u5Np6
Kami lanjut berciuman sambil Gw meremas-remas pantatnya. Tangannya kini mendekap Gw sehingga kami berdempetan begitu erat.
217Please respect copyright.PENANA5PJJsLwdQo
"Nakal juga Bu Ros." ucap Gw.
217Please respect copyright.PENANA7pqGt9m91W
"Kamu samanya. Hahaha."
217Please respect copyright.PENANA64q5mnqmL2
Kini Gw dorong tubuhnya ke arah tembok dan Gw buka jilbabnya. Lalu Gw jilati lehernya yang berkeringat itu.
217Please respect copyright.PENANAYpeKDOpY8w
"Hhmpphhh." desahnya yang sedikit ditahan.
217Please respect copyright.PENANA8CAUExT1hH
Lalu Gw tarik roknya ke atas sehingga terlihat celana dalamnya. Gw gesek memeknya dari luar yang sudah terasa basah. Sambil Gw jilati telinganya, desahnya sudah semakin menjadi.
217Please respect copyright.PENANABsIxATozDO
"Bu Ros udah basah." bisik Gw.
217Please respect copyright.PENANAJrW8Rsl2OP
"Aahhhhh." hanya desahan yang bisa dia keluarkan dari mulutnya.
217Please respect copyright.PENANAu00vy9PMrP
Kini Gw lumat lagi bibirnya yang sedang terbuka itu. Sambil Gw lucuti pakaiannya satu persatu dari atas.
217Please respect copyright.PENANACHWnWrkxdw
Toketnya yang lumayan besar itu kini terpampang jelas. Gw rebahkan tubuhnya yang sudah bugil itu ke kasur agar Gw bisa menikmati toketnya.
217Please respect copyright.PENANA6UP3R0pcvn
"Haahhhh. Jhaakk." desahnya sambil memegang kepala Gw yang sedang menjilati toketnya.
217Please respect copyright.PENANA5y2igBfr8Y
Kini Gw buka pakaian Gw seluruhnya sambil tetap menjilati toketnya. Sampai setelah lepas seluruh pakaian Gw, Bu Ros berkata.
217Please respect copyright.PENANAYY8IJ1ocwB
"Sini, Jak. Gantian aku yang service kamu."
217Please respect copyright.PENANA2I4RbSiMhV
Gw rebahkan tubuh Gw di atas kasur. Bu Ros mencium Gw sambil mengusap dada hingga ke tangan Gw.
217Please respect copyright.PENANAqQRh6eZXNz
Lalu dia turun menjilati seluruh dada Gw dan menjilati puting Gw seperti yang Gw lakukan kepadanya tadi.
217Please respect copyright.PENANABMPW2sFlFm
Setelah selesai menjilati puting Gw, dia lalu menjilati seluruh dada dan perut Gw. Tak satupun titik tubuh bagian depan Gw yang tidak terkena sentuhan lidahnya. Kontol Gw pun tegak maksimal. Dia tersenyum melihat itu.
217Please respect copyright.PENANAGbEdgXfpHo
"Gede juga, Jak." pujinya.
217Please respect copyright.PENANAaByYGctw9a
"Ya gimana ya. Emang dari sananya."
217Please respect copyright.PENANAMR2e5PmlHZ
"Tapi tahan lama gak?" tanyanya.
217Please respect copyright.PENANA670Zu2rsPB
"Enggak tau deh, coba aja."
217Please respect copyright.PENANAfLmpP70mjk
Bu Ros menggenggam kontol Gw yang sebesar genggamannya. Dikocoknya kontol Gw dengan tangan kanan dan dielusnya biji Gw dengan tangan kirinya.
217Please respect copyright.PENANA3RQLx660A0
"Gede, Jak." pujinya lagi.
217Please respect copyright.PENANAO224SUjIta
"Muji doang, enggak disepong." ledek Gw.
217Please respect copyright.PENANAdoOqdhvJWW
Kini dimasukkannya kontol Gw ke dalam mulutnya. Mulai dari kepala, hingga ke batang-batangnya.
217Please respect copyright.PENANATemZfjUicJ
Dengan khidmat dia menaik turunkan kepalanya. Kadang dengan cepat, kadang dengan pelan. Kadang dikeluarkannya dari mulutnya lalu menjilati kepala kontol Gw bagaikan sebatang es krim.
217Please respect copyright.PENANA83qg22IdfT
"Langsung aja, yuk." ajaknya.
217Please respect copyright.PENANA2O6yO6xbMY
Kini Bu Ros naik ke atas Gw. Dia berjongkok lalu menggesek-gesekkan kontol Gw ke liang senggamanya.
217Please respect copyright.PENANAjMJwZZJ7Ds
"Saya masukin ya, Jak."
217Please respect copyright.PENANA0P25q7kokT
Lalu dengan perlahan dia menurunkan pinggulnya agar kontol Gw dapat masuk ke dalam memeknya.
217Please respect copyright.PENANAhQ6ArMY0BB
*Blesss
217Please respect copyright.PENANARdz4GN6oqa
Kini kontol Gw sudah terbenam penuh di dalam memek ibu beranak satu itu.
217Please respect copyright.PENANAKW9o1vqtyz
"Penuh Jak, hahaha." komentarnya.
217Please respect copyright.PENANAFPgbWGDPbS
Bu Ros mulai menggerakkan pinggulnya dengan posisi woman on top itu. Gw hanya bisa menikmati pemandangan dan goyangannya dari bawah. Sesekali Gw tersenyum melihatnya mimik wajahnya yang seperti sange tapi bahagia.
217Please respect copyright.PENANAXcqjsoPMMN
Setelah dia lelah menggoyangkan pinggulnya, dia merebahkan tubuhnya menindih tubuh Gw. Lalu tangannya masuk agar bisa memeluk Gw. Tetapi dalam posisi itu, dia tetap saja menggoyangkan pinggulnya naik turun.
217Please respect copyright.PENANA6H4UfggpGa
"Oohhhh. Oohhh." desahnya.
217Please respect copyright.PENANAEbsDrlJUfF
"Enak banget kontol kamu, Jak." pujinya.
217Please respect copyright.PENANA1et5JE1BUd
*Plakk plakk plakk
217Please respect copyright.PENANAWh5CiLswqu
Bunyi ketika pahanya beradu dengan paha Gw semakin membuat kami terbawa dalam suasana syahwat ini.
217Please respect copyright.PENANAIoYv2p1yBC
"Aahh Jakk, enak bangettt. Aku mau keluar."
217Please respect copyright.PENANAbvK6G9eniX
Bu Ros mulai merasa bahwa orgasmenya akan segera meletus. Dan benar saja, tak lama setelah itu dia sedikit menggelinjang lalu terkulai lemas di atas Gw.
217Please respect copyright.PENANAJWKMxNf2iT
"Ahh, Jakkkk. Aku keluar." ucapnya lemas di atas tubuh Gw.
217Please respect copyright.PENANAKz84eBD9nh
Nafasnya terengah-engah. Menikmati momen setelah orgasmenya.
217Please respect copyright.PENANAYAqNid6Y1a
"Kamu kuat banget, Jak." ucapnya.
217Please respect copyright.PENANAUCDwYEzMkB
"Lah orang saya diem aja nikmatin. Hahaha."
217Please respect copyright.PENANA4YWmekbgid
"Abis ini gantian ya kamu diatas."
217Please respect copyright.PENANA5jRMGB7C1l
"Iya. Tapi ibu nikmatin dulu deh ampe lemesnya ilang."
217Please respect copyright.PENANAZQBjfkSAYK
Selama dia menikmati sisa orgasmenya, Gw hanya bisa mengusap-usap punggungnya yang lembut itu
217Please respect copyright.PENANAhwxyLZfnFp
"Ayuk, Jak. Kamu di atas ya."
217Please respect copyright.PENANAXWynXbn2yQ
Lalu Bu Ros merebahkan dirinya di atas kasur. Melebarkan pahanya sehingga Gw bisa melihat bentuk memeknya. Tak perlu lama-lama lagi, langsung saja Gw benamkan kontol Gw ke dalam liang senggamanya itu.
217Please respect copyright.PENANAB6mcGWE5Py
"Ohhhhkkk." rintihnya.
217Please respect copyright.PENANABsnDMW1RPr
"Kenapa, Bu?" tanya Gw heran.
217Please respect copyright.PENANAaiTPhpKUhd
"Pelan-pelan, masih ngilu."
217Please respect copyright.PENANAR1OlE4n4UK
"Ehh, iya Bu. Maaf, hehehe."
217Please respect copyright.PENANAEiMYF0HuZ1
Dengan perlahan Gw mencoba menggerakkan kontol Gw maju mundur di dalam memeknya. Desahan demi desahan terdengar keluar dari mulut Bu Ros. Semakin terasa licin dalam memeknya Bu Ros, semakin bertambah juga kecepatan pompa kontol Gw dalam memeknya.
217Please respect copyright.PENANAlibpELqQPq
"Aahh, Jhaakk." Bu Ros menarik lengan Gw agar mendekap tubuhnya. Kedua tangan Gw pun menopang tubuh Gw agar tidak menindih Bu Ros.
217Please respect copyright.PENANACJzOiPgfkX
*Plok plokk plokk
217Please respect copyright.PENANAvwjNIpHN7g
Suara hentakan bunyi yang tercipta karena bertemunya kedua paha kami dalam waktu cepat membuat syahwat kami semakin bertambah. Hingga sampailah pada waktunya.
217Please respect copyright.PENANAwWHavTikZI
"Jakk, aku mau keluar." ucapnya.
217Please respect copyright.PENANA9x9nDJbKIg
"Samaa, Buu."
217Please respect copyright.PENANAlVTk3fMgWt
Dinding pertahanan sudah akan jebol. Cairan kental sudah ingin keluar dari tempat dimana ia ditampung. Dan benar saja, tak begitu lama tubuh seakan bergetar yang membuat Gw semakin dalam menancapkan kontol Gw dalam memek Bu Ros.
217Please respect copyright.PENANAUbbgsvoTLl
"Aahh, Buu." erang Gw.
217Please respect copyright.PENANA9ZwwJH6fIb
Bu Ros langsung melingkarkan kakinya mengunci pinggul Gw dan ditekannya agar kontol Gw masuk lebih dalam. Dipeluknya tubuh Gw sangat erat dengan matanya yang terpejam. Sedikit terasa ada sesuatu menyembur dari dalam liang senggamanya tetapi tertahan oleh kontol Gw.
217Please respect copyright.PENANAx7sCY44EbT
Gw cabut kontol Gw, lalu benar saja cairan peju Gw mengucur keluar dari memeknya diikuti dengan cairan kenikmatannya.
217Please respect copyright.PENANATANxmR2UcL
Gw pun merebahkan diri disampingnya, tidak menyangka bahwa hal senikmat ini bisa terjadi dengan orang yang baru lagi.
217Please respect copyright.PENANArSYn2VXnFb
"Haahh, huhhhh. Enak, Bu?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAham08BJR8N
"The best, Jak. Enak bangettt." ucapnya.
217Please respect copyright.PENANAUMFGMMLO7i
"Jam berapa, Jak?" tanya Bu Ros.
217Please respect copyright.PENANAb0IiJHZsFY
"Jam setengah tiga." jawab Gw setelah melihat jam di HP Gw.
217Please respect copyright.PENANAfHJ0a7Yk5A
"Saya langsung keluar aja ya. Takut ada yang curiga." ucapnya yang langsung memakai pakaiannya lengkap lalu keluar kamar Bang Sani dan tak lupa menutup pintu kamarnya dari luar.
217Please respect copyright.PENANABDDTtcshDI
Gw yang masih menikmati sisa orgasme Gw hanya bisa terkulai lemas di atas kasur Bang Sani. Menatap kosong ke atas plafon kamar dan merasa tidak menyangka bahwa Gw sudah mendapatkan memek baru.
217Please respect copyright.PENANA2W829115SJ
*Jbrakkk
217Please respect copyright.PENANARAraX8dWVp
Pintu dibuka dengan keras.
217Please respect copyright.PENANAw7tVVS6cLb
"Abis ngapain kamu sama Ros?" tanya Bu Nia yang mengagetkan Gw karena masih telanjang di atas kasur.
217Please respect copyright.PENANAJYLMczLrmX
"Ehh, ehh. Kenapa Bu?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANA86y88eHwfE
"Pake tanya kenapa. Ngapain?" tanyanya keras.
217Please respect copyright.PENANAbWWJiGvbvU
"Jangan keras-keras, Bu. Tutup dulu pintunya saya masih telanjang loh ini."
217Please respect copyright.PENANAOYQlyQOSUt
*Brakkk
217Please respect copyright.PENANAEVBZE3BIhY
Ditutupnya pintu kamar dengan keras. Matanya menatap Gw dengan penuh amarah.
217Please respect copyright.PENANAlFs1yoSQZC
"Kamu tau kan dia udah punya suami? Udah punya anak?" tanyanya.
217Please respect copyright.PENANAxiJdQkhhSQ
"Belum satu bulan disini udah mau merusak rumah tangga orang." tambahnya.
217Please respect copyright.PENANAXpnWPfOzvA
"Saya diajak kok, Bu. Saya mah ikut aja." ngeles Gw.
217Please respect copyright.PENANArHzma79TSu
"Mana mainnya disini lagi. Kalo Bang Sani tau bisa dilaporin kamu sama Pak Sulai." ucapnya tidak mengetahui hal yang sebenarnya.
217Please respect copyright.PENANADCknHe0Tpl
"Ibu jangan marah-marah gitu dong. Saya juga kan cuma ngikut apa yang Bu Ros mau aja." ucap Gw untuk menenangkan suasana.
217Please respect copyright.PENANAcFMdLIyfIf
"Ros nya juga sih. Kemarin Rudi, sekarang kamu. Entar siapa lagi nih dia ajak. Heran deh."
217Please respect copyright.PENANA5PUrvt0D7p
Fakk!! Rudi?!!
217Please respect copyright.PENANAWLbsK1oKCE
"Udah ah, capek saya ngasih taunya. Terserah kalian mau gimana. Saya gak mau ikut campur lagi." ucapnya lalu pergi meninggalkan meninggalkan kamar Bang Sani.
217Please respect copyright.PENANAwXEh50wshh
Njirr, nggak nyangka Gw ternyata Bu Ros pernah main sama Rudi. Dan sebenarnya Gw juga masih enggak tau kenapa Bu Ros bisa mau ngentot sama Gw. Secara kan dia belum pernah ngeliat kontol Gw, dan juga Gw gak terlalu akrab sama dia.
217Please respect copyright.PENANA3MkIQrT9qI
Gak mau ribet, Gw langsung memakai pakaian Gw dan naik ke lantai atas untuk menemui guru-guru di ruang guru. Hanya tinggal Bu Nisa dan Farhah saja yang berada disana. Sisanya sudah pada pulang ke rumah masing-masing.
217Please respect copyright.PENANAa1RSgzApCk
"Lembur nih?" tanya Gw sambil melangkahkan kaki masuk ke ruang guru.
217Please respect copyright.PENANAMxIAbi1Bou
"Capek banget keliatannya, Jak. Kayak abis kerja paksa." ledek Bu Nisa yang mengira Gw habis ngentot sama Bu Lena.
217Please respect copyright.PENANAOEKhyalSuz
"Ahh, enggak. Abis bantuin Bang Sani dibawah. Yang lain pada kemana?" tanya Gw mengalihkan pembicaraan karena ada Farhah.
217Please respect copyright.PENANAjuSTwmdv19
"Udah pada pulang. Cuma tinggal saya ada disini sama Farhah. Muti sama Sinta masih ngobrol di ruang TU." jelasnya.
217Please respect copyright.PENANA9XdJxrpHbO
Entah mengapa lama sekali Muti di ruang TU sama Kak Sinta. Gw tau, pasti mereka sedang membahas tentang video itu. Tapi kok selama itu?
217Please respect copyright.PENANAY9wJ8DP45E
"Ngerjain apa, Bu?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAJmVCHugrv4
"Ini, input nilai praktek olahraga anak-anak yang tadi pagi. Bantuin dong." pintanya.
217Please respect copyright.PENANA7CZ80iZvks
Tanpa ba-bi-bu, langsung saja Gw menggantikan Bu Nisa mengerjakan pekerjaannya di depan laptopnya.
217Please respect copyright.PENANAcr1xCkbbC4
"Kamu ngapain, Far? Bikin soal?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAuSiOgZkkEx
"Enggak dong. Masa bikin soal mulu." jawab Farhah.
217Please respect copyright.PENANA8UDWyW54dc
"Lagi download drama korea dia, Jak." jawab Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAFF9iLe7iha
"Ih parah, manfaatin fasilitas sekolah untuk keperluan pribadi." ledek Gw.
217Please respect copyright.PENANAc8EDukTDl2
"Mumpung ada WiFi, Jak. Kalo enggak kepake kan sama aja. Mending berguna daripada gak digunain. Hayoohh."
217Please respect copyright.PENANAksZZk4aplP
"Kamu ada film, Far?" tanya Gw sambil masih mengerjakan pekerjaan Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANATEuTyKBzNf
"Banyak." jawabnya.
217Please respect copyright.PENANAvU6CTrf8kE
"Enggak lemot tuh laptop?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAk5nCVwsXs2
"Enggak dong, aku nyimpennya di flashdisk kan."
217Please respect copyright.PENANAU0cx9ZXEpE
"Bagi dong." pinta Gw.
217Please respect copyright.PENANAiaO2mzebEp
"Nanti ya, dikit lagi selesai downloadnya."
217Please respect copyright.PENANAh5N1C5FlzX
"Film India ada, Far?" tanya Bu Nisa yang ingin meminta film juga.
217Please respect copyright.PENANAyfFo4YrUdb
"Banyak, Bu. Tapi belum saya download. Hahaha." jawabnya.
217Please respect copyright.PENANA9hWh9uSv4N
"Yehh, sama aja. Saya kan enggak ngerti cara downloadnya." jawab Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAEfCSwBxK00
"Minta ajarin sama ojek ibu aja tuhh. Pasti dia ngerti." ucapnya.
217Please respect copyright.PENANAzfEh1Pf76Z
"Bisa, Jak?" tanya Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAGX7DLSWgne
"Bisa aja, Bu. Tapi besok aja ya."
217Please respect copyright.PENANA9FWK3xUveT
"Okee."
217Please respect copyright.PENANArIQ3DWSIo5
"Yeayy, udah selesai. Nih Jak kalo mau." kata Farhah sambil mencabut flashdisknya.
217Please respect copyright.PENANAitfomhAa7u
"Saya sambil copy filmnya ya, Bu." ucap Gw sambil mencolok flashdisk Farhah ke laptop Bu Nisa dan menyalin film yang mau Gw tonton.
217Please respect copyright.PENANA6P4PXDJPUm
"Selera film kamu bagus juga, Far." puji Gw.
217Please respect copyright.PENANAthiAmlKPQu
"Makasih." ucapnya sambil tersenyum manis.
217Please respect copyright.PENANAqrrbEkGjpV
"Tapi ada drakornya. Malesin. Hahaha." ledek Gw sambil melihatnya yang kini memasang wajah murung.
217Please respect copyright.PENANACFBr3Nbhf5
"Yaudah sini balikin flashdisknya." ucapnya kesal.
217Please respect copyright.PENANA8EIPEE5cGv
"Ihh, entar dulu. Beloman."
217Please respect copyright.PENANAKsmAxD5tDV
"Udah dikasih, malah ngeledek."
217Please respect copyright.PENANAZupGTW6OKz
"Abisnya nonton drakor. Emang bagus apah?" ledek Gw lagi.
217Please respect copyright.PENANApfaCL9L5v0
"Coba aja kamu nonton. Copy tuh drakor Start Up. Kalo kamu enggak suka, boleh deh bilang drakor itu jelek." tantangnya.
217Please respect copyright.PENANAYwlIXQeSBZ
"Okee, jadi." ucap Gw sambil menambahkan Start Up dalam pilihan tontonan yang akan Gw salin.
217Please respect copyright.PENANA0DQESDrbD9
"Nih, Far. Makasihhh." ucap Gw setelah beberapa menit semua film yang Gw minta selesai disalin ke laptop Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAL61IPURg1b
"Coba aja tonton tuh drakor." kata Farhah.
217Please respect copyright.PENANAdq4NDw334F
"Iya, nanti." ucap Gw.
217Please respect copyright.PENANAFHihqiZeg2
"Yaudah, aku pulang ya Bu." kata Farhah pamit sambil membereskan barang-barangnya.
217Please respect copyright.PENANAYPl9YYOrqT
"Gak mau nemenin saya dulu disini?" tanya Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAJzPlFDMBZP
"Mau sih, tapi saya harus bantu Umi bikin kue. Maaf ya, Bu. Lagipula kan ibu udah ada babu disini."
217Please respect copyright.PENANAtKzv7kKlHp
"Ehh, kurang ajar." protes Gw.
217Please respect copyright.PENANAuqPIchr82W
"Yaudah ya, Bu. Babunya jadi marah tuh. Assalamualaikum."
217Please respect copyright.PENANA55mvlRHrx4
"Waalaikum salam."
217Please respect copyright.PENANA6va29yavsn
"Masih lama, Jak?" tanya Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAGT5O5X5xaD
"Dikit lagi ini."
217Please respect copyright.PENANAukWnlJzALK
"Yaudah, saya bantuin deh." ucapnya.
217Please respect copyright.PENANAKiyEa3xtr5
"Bantuin apa?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAQYdsoV6P4x
Bu Nisa membuka resleting Gw dan mengeluarkan kontol Gw dari sarangnya. Lalu mengocok kontol Gw perlahan.
217Please respect copyright.PENANAxlDvMV6vPB
"Bantuin bikin enak. Hahaha."
217Please respect copyright.PENANA9UpGr8ou77
"Ihh, Bu. Nanti ada Muti ngeliat gimana." ucap Gw.
217Please respect copyright.PENANAb1v56mbTHQ
"Enggak keliatan laah. Kan ketutupan meja."
217Please respect copyright.PENANATExVL4WGNb
Selang beberapa menit Gw mengerjakan pekerjaan Bu Nisa sambil dikocoknya kontol Gw, Kak Sinta masuk ke ruang guru.
217Please respect copyright.PENANAuUcBn8nCq0
"Hei kalian. Berduaan aja deket-deketan. Aku sangat curigaaa." ucapnya lalu berlari ke arah kami.
217Please respect copyright.PENANAD6uYofQwwF
"Tuh kan benerrr." katanya setelah melihat kontol Gw sedang dihandjob oleh Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAd6Bnh7i1hv
"Gak liat tempat yaa kalian." tambahnya.
217Please respect copyright.PENANA6q3dQDdi2H
"Kan Jaka lagi bantuin saya, saya bantuin Jaka juga dong biar simbiosis mutualisme." jawab Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAQx5CiSLQcC
"Aku ikutan ahhh." kata Kak Sinta yang langsung duduk di sebelah Gw dan akan menyepong Gw.
217Please respect copyright.PENANAFbvXQWKhmD
"Hmmmmpppp." Kak Sinta langsung menghentikan sepongannya lalu menatap Gw sinis.
217Please respect copyright.PENANAgktRr2RoWL
"Abis ngentot sama siapa kamu, Jak?" tanya Kak Sinta.
217Please respect copyright.PENANADATjnAktmP
"Tuh kan, bener. Abis ngentot sama Bu Lena ya?" tanya Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANA5CUZRXFpj2
"Bukan. Bu Ros." ucap Gw.
217Please respect copyright.PENANAWmjIbR548a
"Hahhh??" mereka kaget barengan.
217Please respect copyright.PENANA7VWPaGliv2
"Iya. Abis itu Bu Nia ngomelin saya. Saya langsung aja kesini makanya." jelas Gw.
217Please respect copyright.PENANAFFYPgyIZsU
"Kalo abis main cuci dulu atuh, Jak. Yang bersih gituu." kata Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAoBiVbfdI30
"Ya kan tadi buru-buru karena abis diomelin, Bu."
217Please respect copyright.PENANA8chD1Fn50d
"Gih sana, cuci dulu." suruh Bu Nisa.
217Please respect copyright.PENANAuvi7y33MMj
Gw langsung segera ke kamar mandi untuk mencuci kontol Gw. Tapi saat Gw melewati tangga, Gw melihat Muti sedang naik ke atas.
217Please respect copyright.PENANAhQaZWkcx7i
"Kenapa, Mut?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAmF0wLAlV45
"Lupa." jawabnya singkat.
217Please respect copyright.PENANAum6B40Gyl2
"Lupa apa?" tanya Gw.
217Please respect copyright.PENANAkxANytc4yt
"Motor aku di bengkel." jawabnya.
217Please respect copyright.PENANAJy9RPTpQHM
"Hahaha. Eh iya ya. Yaudah pulang sama aku ajaa."
217Please respect copyright.PENANAzXXXySWCFP
"Yaudah deh, aku tunggu ya di ruang guru." jawabnya.
217Please respect copyright.PENANAqKlUsA0MiZ
"Iya sana. Masih ada Bu Nisa sama Kak Sinta tuh. Aku mau pipis dulu." ucap Gw lalu pergi ke kamar mandi.217Please respect copyright.PENANAsZRCkRLtnf


