Bab 3: Jebakan di Villa
824Please respect copyright.PENANAVFWrOBUNKK
Pagi itu mobil van hitam milik The Circle meluncur menuju Puncak dengan Liora duduk di tengah kursi belakang, diapit Revan dan Dion. Tubuhnya masih terasa lemas dan sensitif setelah foreplay panjang semalam. memeknya masih sedikit berdenyut setiap kali mobil melewati jalan bergelombang. Ia memakai dress santai berwarna putih yang tipis, tanpa bra karena payudaranya yang besar masih terasa nyeri akibat remasan semalam.
824Please respect copyright.PENANAMMmskQUroo
“Kita ngapain sih ke villa mendadak gini?” tanya Liora dengan suara agak serak, matanya masih sedikit kabur karena kurang tidur.
824Please respect copyright.PENANAH0J2sPKWbg
Revan tersenyum sambil mengusap paha dalam Liora. “Kami mau kasih surprise spesial buat ratu kami. Di villa nanti kamu bakal dimanja habis-habisan. Tenang aja.”
824Please respect copyright.PENANAuXR0zwHc0p
Sesampainya di villa mewah yang tersembunyi di antara pepohonan pinus, udara dingin pegunungan langsung menyambut mereka. Villa itu luas, dengan ruang tamu besar, kamar-kamar mewah, dan ruang bawah tanah yang sudah disiapkan khusus. Liora terkagum-kagum saat masuk, tapi ada firasat aneh yang mulai muncul saat melihat kedelapan pria itu saling pandang dengan senyum yang berbeda dari biasanya.
824Please respect copyright.PENANAM3a8HaQAR0
Mereka langsung membawa Liora ke ruang utama. Botol-botol alkohol premium dan camilan sudah tersedia di meja. Musik pelan dengan beat rendah diputar. Lampu dimatikan sebagian, hanya menyisakan cahaya redup dari lampu kristal.
824Please respect copyright.PENANAs38gGAvTRM
“Minum dulu, Sayang,” kata Kael sambil menyodorkan gelas yang sudah dicampur pil perangsang lebih kuat dari semalam. Liora meneguknya karena haus dan kebiasaan. Tak sampai lima belas menit, tubuhnya mulai terbakar. Payudaranya terasa penuh dan berat, puting-putingnya mengeras menyakitkan, dan memeknya sudah basah sekali hingga celana dalamnya lengket.
824Please respect copyright.PENANA6F3A2dxnwB
Revan berdiri di depannya, memegang dagu Liora dengan tegas. “Malam ini kamu bukan lagi ratu yang cuma kami pandang. Malam ini kamu jadi milik kami sepenuhnya.”
824Please respect copyright.PENANAdeOAZA8SDz
Liora mengerjap. “Maksudnya apa? Kalian bercanda kan?”
824Please respect copyright.PENANAj1gCs86tcF
Sebelum ia sempat mundur, Zayn sudah memeluknya dari belakang, tangan besarnya meremas payudara Liora kuat-kuat dari luar dress. “Kami nggak bercanda lagi, Liora. Kami sudah lama nunggu momen ini.”
824Please respect copyright.PENANAjUYheJ436W
Dress Liora ditarik paksa hingga robek di bagian bahu. Payudaranya yang besar langsung terbebas, bergoyang berat di udara dingin. Dion langsung menunduk dan menghisap salah satu puting dengan rakus, lidahnya berputar cepat, giginya menggigit hingga Liora menjerit kecil.
824Please respect copyright.PENANAJsppN8SD8H
“Ahh! Dion… sakit… lepas!”
824Please respect copyright.PENANAqMYrjBqHcD
Tapi suaranya tenggelam saat Niko berlutut di depannya, menarik celana dalam Liora hingga ke lutut. Bau manis cairan tubuh Liora langsung memenuhi ruangan. memeknya yang sudah banjir terpapar di depan mata delapan pria itu.
824Please respect copyright.PENANAtcJmmbjWAi
“Basah banget,” bisik Niko dengan suara serak. Ia menjilat memek Liora dengan lidah lebarnya, dari bawah hingga ke kristorisyang membengkak. Suara kecapan basah “slurp… slurp” terdengar jelas.
824Please respect copyright.PENANAyo2QXzbip3
Liora kakinya gemetar hebat. Ia mencoba mendorong kepala Niko, tapi Raka dan Theo sudah memegang kedua tangannya ke atas. Arden membuka tas besar dan mengeluarkan beberapa alat: anal plug berukuran sedang, dildo besar bertekstur, dan tali bondage sederhana.
824Please respect copyright.PENANA2UG9GLGYaS
“Ini baru permulaan,” kata Raka sambil mengolesi anal plug dengan minyak pelumas dingin. Ia mendorong Liora membungkuk di atas meja marmer. Zayn memegang pinggulnya kuat-kuat.
824Please respect copyright.PENANA8Y62cT4hW3
“Jangan… please… ini salah…” Liora menangis, air matanya jatuh ke meja. Tapi tubuhnya berkhianat. Saat ujung anal plug yang dingin menyentuh analnya, ia menggigil.
824Please respect copyright.PENANAnXLVvOvdLe
Theo menekan pelan. “Relaks, ratu. Biar analmu terbiasa.” Plug itu masuk perlahan, meregangkan anal Liora dengan sensasi penuh dan dingin yang membuat perut bawahnya kram. Liora menjerit, kakinya hampir goyah.
824Please respect copyright.PENANAAc6IdyFIEw
Begitu plug sudah terpasang sempurna, Raka mengambil dildo besar. Ia mengusapkan kepala dildo itu di memek Liora yang banjir, menggoda kristoris dengan gerakan memutar. “Kamu lihat ini? Ini bakal masuk dalam-dalam.”
824Please respect copyright.PENANAscwwQg5eSQ
Liora menggeleng kuat. “Terlalu besar… aku nggak bisa…”
824Please respect copyright.PENANASkme91PJNM
Revan memegang rambut Liora dan memaksa wajahnya mendongak. “Kamu bisa. Dan kamu akan minta lebih.”
824Please respect copyright.PENANA6QhPh8RqGp
Dildo itu didorong masuk perlahan. memek Liora meregang lebar, dinding-dindingnya yang panas dan basah memeluk dildo dengan erat. Sensasi meregang yang menyakitkan bercampur kenikmatan membuat Liora menangis tersedu. Cairan beningnya mengalir deras di sepanjang dildo.
824Please respect copyright.PENANAuKeoDdrB8C
“Slrrt… slrrt…” suara basah dildo yang keluar masuk terdengar vulgar.
824Please respect copyright.PENANAw3LNnSyLdn
Sementara itu, Kael dan Zayn sudah membuka celana mereka. Dua kontol keras menempel di pipi Liora dari dua sisi. Bau maskulin yang kuat membuat kepala Liora pusing.
824Please respect copyright.PENANAvNB2RHzrZ0
“Buka mulutmu,” perintah Zayn sambil menampar pipi Liora pelan dengan kontolnya. “Plak!”
824Please respect copyright.PENANAi29JtbpfEi
Liora membuka mulut karena takut. kontol Zayn langsung masuk, memenuhi mulutnya hingga ke tenggorokan. Ia tersedak, air liurnya menetes. Zayn mulai menggerakkan pinggulnya, fucking mulut Liora dengan ritme kasar.
824Please respect copyright.PENANAssCRsDZxnI
Di bawah, Niko sudah mengganti dildo dengan kontolnya sendiri. Ia mendorong masuk ke memek Liora yang sudah sangat basah dengan satu hantaman kuat.
824Please respect copyright.PENANAqjlt3g9cMo
“Ughhh!” Liora mengerang keras di sekitar kontol Zayn. Sensasi penuh di memek dan analnya bersamaan membuat perutnya terasa kembung dan berat. Kakinya gemetar tak terkendali.
824Please respect copyright.PENANA5wl7jJPpH0
Mereka bergantian. Revan mengambil alih memek Liora, menghantam dalam-dalam sambil memegang pinggul lebar gadis itu. Setiap hantaman menghasilkan suara “plak… plak… plak…” yang keras karena bokong montok Liora yang bergoyang.
824Please respect copyright.PENANA774Um67uAk
“Enak banget memekmu, Liora. Sempit, panas, dan basah. Kamu memang lahir buat jadi lubang kami,” kata Revan sambil tertawa rendah.
824Please respect copyright.PENANA7HZh3uZkZ5
Liora hanya bisa menangis dan mengerang. Otaknya berusaha melawan, tapi tubuhnya sudah menyerah. Gelombang kenikmatan mulai naik setiap kali kontol Revan menyentuh titik sensitif di dalam memeknya.
824Please respect copyright.PENANAX5c7539kDI
Dion mengganti posisi di mulut. kontolnya lebih tebal, membuat Liora hampir sesak napas. Air matanya bercampur air liur yang menetes ke lantai.
824Please respect copyright.PENANAEo0HpuzQG6
Theo dan Arden bermain dengan payudaranya. Mereka menghisap kedua puting secara bersamaan, menggigit, menjilat, dan memukul pelan payudara besar itu hingga memerah.
824Please respect copyright.PENANAW7mb3BKITn
Raka mengaktifkan getaran di anal plug. Sensasi berdenyut di anal Liora membuatnya hampir gila. Perut bawahnya terasa penuh, panas, dan bergetar.
824Please respect copyright.PENANA1klPEK6eJZ
“Aku… aku mau keluar…” rintih Liora saat mulutnya sempat kosong sebentar.
824Please respect copyright.PENANA0RlJOa2JgW
“Belum boleh,” jawab Raka dingin. Ia menekan kristorisLiora dengan jari sambil Revan terus menghantam.
824Please respect copyright.PENANAa70YGxCGiN
Mereka bergantian selama hampir satu jam. Setiap pria mencicipi memek dan mulut Liora. Niko yang paling obsesi creampie adalah yang pertama meledak di dalam. sperma panasnya menyembur deras, memenuhi memek Liora hingga meluber keluar.
824Please respect copyright.PENANAPhrCDLEaTO
“Terima kasih banyak spermanya, Niko…” bisik Liora tanpa sadar, otaknya sudah mulai kabur.
824Please respect copyright.PENANANiRgEFlcwZ
Klimaks pertama Liora akhirnya datang saat Zayn mencekik lehernya pelan sambil menghantam memeknya. Tubuh Liora kejang hebat, kakinya menendang-nendang, memeknya berdenyut-denyut kuat mengeluarkan cairan orgasme yang menyembur. Ia menjerit panjang, air matanya banjir.
824Please respect copyright.PENANAux2vj2a7O2
Tapi mereka belum berhenti. Malah semakin liar.
824Please respect copyright.PENANA8mxqJ6YrXb
Revan menyuruh Liora berlutut di karpet. Delapan kontol mengelilinginya seperti pagar. Ia dipaksa menghisap satu per satu sambil tangan-tangan lain meremas tubuhnya.
824Please respect copyright.PENANAf89WJIjLt3
“Mulutmu enak juga, ratu. Dari sekarang kamu resmi jadi pelayan kontol kami,” kata Kael sambil menampar pipinya dengan kontol.
824Please respect copyright.PENANAmiXANvJt4Z
Liora menangis tapi tetap membuka mulut. Tubuhnya sudah terlalu lemah untuk melawan. Sensasi sperma yang lengket di memek dan mulutnya, bau keringat pria, suara tamparan di bokongnya, rasa asin di lidahnya semuanya bercampur menjadi kabut kenikmatan gelap.
824Please respect copyright.PENANAgPM9FWSPDO
Malam itu baru permulaan. Liora yang dulu selalu dimanja sekarang mulai merasakan bagaimana rasanya dijadikan objek nafsu delapan pria sekaligus. Dari kaget dan menolak, ia mulai memasuki tahap penyerahan awal yang rapuh.
824Please respect copyright.PENANAEkS1bEZKZw
Saat jam menunjukkan pukul dua dini hari, Liora tergeletak di karpet dengan tubuh penuh sperma, memek dan analnya masih berdenyut penuh, payudaranya memerah bekas hisapan, dan matanya kosong menatap langit-langit.
824Please respect copyright.PENANA1tD6x5jw6m
Revan mengusap rambutnya dengan lembut, berbisik, “Kamu hebat malam ini, Liora. Besok kami akan lebih kasar lagi. Kamu milik The Circle sekarang.”
824Please respect copyright.PENANANTufTifKFi
Liora hanya bisa mengangguk lemah. Dalam hatinya yang hancur, ada desir aneh yang mulai tumbuh ketagihan akan perhatian dan kenikmatan yang menyakitkan ini.
824Please respect copyright.PENANAGuDVDRCfcl
Dan ini baru Bab pertama dari gangbang mereka di villa.
824Please respect copyright.PENANA6bPqz7kP78


