Bab 2: Jebakan Mulai Terbuka
1233Please respect copyright.PENANAakBgXLj5Kc
Pagi harinya, Ayu mengenakan seragam waitress VIP yang disediakan. Dress hitam ketat super pendek, bagian dada rendah sehingga payudara F-cupnya hampir meluap keluar. Setiap gerakan membuat bokong bulat besarnya bergoyang jelas. Puting pinknya sudah setengah mengeras karena gesekan kain tipis.
1233Please respect copyright.PENANAnnnQL79Ea9
“Gila… ini seragam apa,” gumam Ayu sambil melihat dirinya di cermin. Wajahnya memerah, tapi ada sensasi aneh yang mulai muncul di perut bawahnya.
1233Please respect copyright.PENANAaIo3deUIt3
Sepanjang hari dia melayani tamu di restoran VIP. Banyak pria kaya yang mata mereka langsung tertuju ke dada dan pantatnya. Tips mengalir deras. Tapi sore hari, seorang staff mendatanginya.
1233Please respect copyright.PENANAvi9KkkD0b0
“Tuan Kevin memanggil kamu ke kabin VIP nomor 01. Sekarang.”
1233Please respect copyright.PENANAryXaC24qWw
Ayu merasa jantungnya berdegup kencang. Dia berjalan menuju deck paling atas. Kabin Kevin bukan kabin biasa ini suite mewah seluas apartemen, dengan jacuzzi pribadi dan tempat tidur king size.
1233Please respect copyright.PENANAJ8xo6x9bvZ
Kevin sudah menunggu hanya memakai bathrobe putih. Rambut ikalnya agak basah, senyumnya nakal. “Masuk, Ayu. Duduk.”
1233Please respect copyright.PENANAZ0ATKyKpAD
Ayu duduk di sofa empuk, kakinya rapat. “Ada apa, Tuan Kevin?”
1233Please respect copyright.PENANAkMMi4oEPaB
Kevin menuangkan segelas champagne merah ke gelas kristal dan menyodorkannya. “Minum dulu. Santai. Hari ini lo kerja bagus. Gue suka cara lo bergerak. Bokong lo goyang enak banget tiap jalan.”
1233Please respect copyright.PENANAVFG4HGW8aO
Ayu mengerutkan kening, sifat pemarahnya muncul. “Saya cuma waitress. Bukan…”
1233Please respect copyright.PENANADx54fJxWKH
“Relax,” potong Kevin sambil tertawa. Dia duduk di sebelah Ayu, tangannya menyentuh paha mulus wanita itu pelan. “Gue ada tawaran. Pijat biasa. Gue capek, bahu pegal. Lo pijit 30 menit, gue kasih tips 5 juta. Cash sekarang.”
1233Please respect copyright.PENANAoXUw4JYEjP
Mata Ayu melebar. Lima juta untuk pijat biasa? Dia butuh uang itu. “Ba… baiklah. Tapi cuma pijat biasa ya.”
1233Please respect copyright.PENANAFjVS1x0Azu
Kevin tersenyum lebar. Dia melepas bathrobe, hanya memakai boxer hitam ketat. Kontolnya sudah setengah mengeras, tonjolan 19 cm terlihat jelas. Ayu buru-buru membuang pandangan.
1233Please respect copyright.PENANAJ6bWxW3CnO
Dia mulai memijit bahu Kevin. Tangan lentiknya menekan otot dengan kuat. Kevin mendesah nikmat. “Enak… lebih bawah dong.”
1233Please respect copyright.PENANA1NLIVTiGm0
Ayu menurunkan tangannya ke punggung. Bau tubuh Kevin yang maskulin bercampur parfum mahal membuat kepalanya sedikit pusing. Tanpa sadar, memeknya mulai basah pelan.
1233Please respect copyright.PENANAgmhhut83wC
“Minum lagi, Yu,” kata Kevin sambil menyodorkan gelas. Ayu minum tanpa curiga. Rasanya manis, ada sedikit pahit aneh di belakang. Itu adalah aphrodisiac dosis ringan yang Ahmad kirim khusus.
1233Please respect copyright.PENANAYox8NoyHO7
Sepuluh menit kemudian, tubuh Ayu mulai panas. Putingnya mengeras total, menekan kain dress. Memeknya banjir, cairan bening mulai membasahi celana dalam tipisnya.
1233Please respect copyright.PENANAXcrkA18bxU
“Kenapa… panas sekali,” gumam Ayu sambil menggigit bibir.
1233Please respect copyright.PENANAD9hKAExO1i
Kevin membalik badan, sekarang telentang. Matanya lapar menatap payudara Ayu yang naik-turun. “Lanjut pijit dada gue, Yu. Pakai tangan lo yang lembut.”
1233Please respect copyright.PENANAPLi7NRzfid
Ayu ragu, tapi obat sudah mulai bekerja. Tangannya gemetar menyentuh dada Kevin yang kurus. Kevin meraih tangan Ayu dan menariknya lebih bawah, sampai jari-jari Ayu menyentuh pinggiran boxer-nya.
1233Please respect copyright.PENANAMwQ2f2Es8E
“Lo basah ya?” bisik Kevin vulgar. Tangannya naik ke paha Ayu, menyusup ke bawah dress pendek, dan langsung menyentuh celana dalam yang sudah basah kuyup.
1233Please respect copyright.PENANA34OusN0MdW
“Ahh!” Ayu tersentak. “Tuan… jangan…”
1233Please respect copyright.PENANAvL31aavzKJ
“Tapi memek lo sudah banjir gini,” Kevin tertawa pelan. Jarinya mengusap celana dalam Ayu, merasakan panas dan kelembaban yang melimpah. “Wanginya enak. Bau memek perawan yang lagi horny.”
1233Please respect copyright.PENANAByPj8meddE
Ayu mencoba bangkit, tapi tubuhnya lemas karena obat. Kevin menariknya duduk di pangkuannya. Kontol kerasnya menekan bokong bulat Ayu dari belakang.
1233Please respect copyright.PENANAfnAHeJJGVb
“Gue cuma mau pijit… ahh…!” desah Ayu saat jari Kevin menyingkap celana dalamnya dan langsung menyentuh bibir memek pink yang sudah licin.
1233Please respect copyright.PENANAThnoBp3P0w
“Basah banget, Yu. Memek lo ngocor,” bisik Kevin di telinga Ayu sambil menggosok klitorisnya pelan. Getaran nikmat langsung menjalar ke seluruh tubuh Ayu. Payudaranya naik turun cepat.
1233Please respect copyright.PENANAAr7u0Syn4w
Kevin melepas tali dress Ayu. Dada montoknya melompat keluar. Payudara F-cup yang putih dengan puting pink mengeras sempurna. Kevin langsung meremas satu payudara dengan kasar, jarinya mencubit puting.
1233Please respect copyright.PENANAIVK38srJtS
“Enak… jangan cubit…” erang Ayu, tapi pinggulnya malah bergerak pelan menggesek kontol Kevin.
1233Please respect copyright.PENANABNYorKLchu
Obat membuat tubuhnya hypersensitive. Setiap sentuhan terasa listrik. Kevin membalik tubuh Ayu, sekarang duduk menghadapnya. Dia menunduk, menghisap puting pink Ayu dengan rakus. Lidahnya berputar, mengisap kuat sampai bunyi *slurp* basah terdengar.
1233Please respect copyright.PENANAxl7j9OOZEc
“Aaahhh! Tuan Kevin… ahh!” Ayu menjerit kecil. Tangannya mencengkeram rambut ikal Kevin.
1233Please respect copyright.PENANA0yl3e6qiXX
Kevin memasukkan dua jari ke memek Ayu yang ketat dan basah. Dia mengaduk-aduk pelan, menemukan titik G-nya. Cairan memek Ayu mengucur keluar, membasahi telapak tangan Kevin.
1233Please respect copyright.PENANAyXmvlsxL7n
“Lo mau crot kan? Crot aja, Ayu. Gue suka lihat wanita enak,” bisik Kevin kotor sambil terus mengisap puting dan mengocok memek.
1233Please respect copyright.PENANAk5mqA4xYOS
Tubuh Ayu menegang. Getaran hebat datang. “Aaaahhhh! Aku… aku crot!!”
1233Please respect copyright.PENANAgvtUw8ELvr
Squirt pertama Ayu di kapal menyembur keluar. Cairan bening panas memercik ke tangan Kevin dan sofa. Tubuhnya kejang-kejang hebat, matanya mendongak, mulutnya terbuka mengeluarkan desahan vulgar.
1233Please respect copyright.PENANAJecbKpBA7y
Kevin tersenyum puas. Dia menarik jari-jarinya yang basah oleh cairan Ayu, lalu menjilatnya di depan wajah Ayu. “Manis. Memek lo enak banget.”
1233Please respect copyright.PENANADU9cDb0Rit
Ayu terengah-engah, wajahnya merah malu dan kenikmatan. “Ini… ini salah… gue nggak biasa…”
1233Please respect copyright.PENANA9TDeRA3cgF
Kevin mengusap kepala Ayu lembut tapi dominan. “Ini baru awal, Ayu. Besok masih ada hari. Dan lo… sudah mulai basah hanya karena sentuhan gue.”
1233Please respect copyright.PENANAPfPxxld6Mz
Dia mengambil amplop tebal berisi 5 juta dan menyodorkannya. “Ini tips lo. Besok malam gue panggil lagi. Kalau lo datang… artinya lo sudah setuju kerja yang sebenarnya.”
1233Please respect copyright.PENANAIcGyi8q5mb
Ayu menerima uang itu dengan tangan gemetar. Memeknya masih berdenyut, cairan masih menetes pelan di pahanya. Dia pulang ke kabin dengan kaki lemas, pikirannya kacau antara malu, marah, dan… keinginan yang baru bangkit.
1233Please respect copyright.PENANAOsqKRTpGRn
Di belakang, Kevin menjilat jari-jarinya lagi sambil tertawa pelan.
“Enak sekali… Badan ini bakal gue hancurkan pelan-pelan.”
1233Please respect copyright.PENANAyLpg3IMo84


