Agak sakit gigitan Via, namun Darren tak peduli dan terus menggenjot tubuh Via dengan cepat.
Secara tiba-tiba dia mencabut penisnya dan mengarahkannya ke payudara Via. Croottttttt crooottt croootttt! Sambil menggenggam penisnya dia memuncratkan spermanya di dada Via, dan saat semprotan terakhir, dia mengolesi puting susu Via dengan ujung penisnya.
“Arrhhhhh…enak sekali sayang….!”, kata Darren sambil merasakan membiarkan penisnya menempel di puting susu Via.
Darren berbaring di samping Via, sambil menatap payudara kekasihnya yang dipenuhi sperma. Pikiran buruknya mulai muncul,
“Sial! Pasti mantannya sdh sering ngentotin dia kayak gini”,
kata Darren dalam hati.
Tak lama kemudian, Via beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan tumpahan sperma yang memenuhi payudara dan sebagian perutnya yang mulus dan rata.
Darren terbaring lemas sementara penisnya sudah terkulai lemah. Sejuta pikiran berkecamuk dalam benaknya, dia begitu mencintai Via dan ketika mengingat apa yang dilakukannya barusan sudah sering dialami Via dengan mantannya, membuat dadanya berdegup kencang. Dia tak terima dan tak rela hal itu pernah terjadi.
Sekembalinya dari bersih-bersih di kamar mandi, Via yang masih telanjang bulat mendapati Darren sedang melamun menghisap dalam-dalam rokoknya di kursi pojok kamar.
“Kamu kenapa sayang?”, tanya Via.
“Nothing…kamu ga capek? Tidur duluan aja ya…aku mau gantian bersih2 bentar…”, jawab Darren mencoba menyembunyikan perasaan sebenarnya.
Via mengiyakan dan langsung menyelimuti tubuh polosnya di tempat tidur.
Darren mendapati kekasihnya sudah tertidur pulas setelah selesai bersih-bersih. Dia menyusul tidur di samping Via sambil mendekap tubuh hangat polos itu di balik selimut. Malam pertama bersama Via yang tak ingin disia-siakan begitu saja.
Menjelang subuh, Via dengan setengah sadar merasakan ada sesuatu yang basah dan geli di antara kedua pahanya. Selimutnya telah tersingkap, dan ketika sudah sedikit sadar, dia mendapati kepala Darren berada di antara kedua pahanya.
Darren menjilati vagina Via dengan lidahnya sambil sesekali menggigit bibir vagina dan klitorisnya. Dia begitu asyik sampai tak sadar Via terbangun. Via sendiri memilih pura-pura tertidur dan pasrah menghadapi kenakalan kekasihnya.
Puas melakukan oral seks pada Via, Darren menjepit kekasihnya dan melakukan scissor style sambil mencoba memasukkan penisnya yang sudah kembali tegak perkasa. Dia berusaha untuk tak membangunkan Via.
Dengan sedikit bersusah payah, akhirnya penis itu amblas dalam lubang vagina Via. Via hampir saja terpekik namun dia berusaha menahannya dengan menggigit bibir bawahnya.
Darren sibuk mengocok penisnya sambil meremas payudara Via dan memilin puting susunya.
Mendapat perlakuan seperti itu Via sudah tak tahan lagi dan akhirnya mendesah kecil sambil berkata lirih,
“Darren….pelan2”.
Bersambung……
Lanjutan Ceritanya KLIK DISINI
ns216.73.216.69da2


