Malam itu, Lia berdiri di depan cermin kamarnya yang kecil dan sederhana, jantungnya berdegup kencang seperti genderang perang yang tak berhenti. Kamarnya di rumah tua orang tuanya di pinggir kota itu penuh dengan buku-buku sastra yang ia kumpulkan selama kuliah, poster band pop kesukaannya, dan aroma lavender dari lilin yang ia nyalakan untuk menenangkan diri. Ia memakai gaun sederhana berwarna biru muda yang ia beli saat diskon di mall, panjangnya sampai lutut, dengan lengan pendek yang membuatnya terlihat feminin tapi tidak terlalu mencolok. Gaun itu pas di tubuhnya yang ramping, menonjolkan pinggang kecilnya dan dada yang mulai berkembang.
Rambut panjangnya yang hitam ia biarkan terurai, jatuh seperti air terjun di punggungnya, dan ia menyemprotkan parfum murah yang ia dapat dari teman—bau bunga yang manis tapi tidak overpowering. Ia belum pernah berdandan seperti ini untuk pria, dan ia merasa gugup luar biasa. Apa yang akan terjadi malam ini? Vino bilang cuma jalan-jalan dan ajarin ciuman, tapi kata-kata pria itu tentang "kenikmatan" masih terngiang di telinganya seperti lagu yang tak bisa dilupakan. Ia ingat sentuhan tangan Vino di kafe sore tadi, yang membuat tubuhnya panas dan aneh. Saat jam menunjukkan pukul 8, bel rumah berbunyi. Lia turun dengan langkah gemetar, tangannya berkeringat dingin. Ia membuka pintu, dan melihat Vino berdiri di sana dengan senyum memikat yang membuat lututnya lemas. Ia memakai kemeja putih yang rapi dengan lengan digulung sampai siku, memperlihatkan lengan berototnya, dan celana jeans hitam yang pas di tubuh atletisnya. Bau parfumnya yang maskulin—campuran kayu dan musk—membuat Lia sedikit pusing sebelum ia bahkan masuk mobil.
"Hai, Lia. Kamu cantik banget malam ini. Gaun itu cocok sama kamu, bikin kamu kayak putri dongeng."
Lia tersipu, tangannya meremas ujung gaunnya kuat-kuat sampai kainnya kusut. Ia belum pernah dipuji seperti itu, dan itu membuatnya merasa istimewa, seperti bintang di langit malam. Pipinya panas, dan ia merasa dada naik turunnya lebih cepat.
Bersambung……
Lanjutan Ceritanya KLIK DISINI
ns216.73.216.250da2


