Suatu hari Ibu saya ingin memberikan saya hadiah. Hadiah yang sangat berharga untukku. Karena pada usia saat itu sekitar lima tahun saya sudah bisa menciptakan kamera.
1661Please respect copyright.PENANAEwh8oMnKdJ
Orang orang tahu bahwa anak Maria Sharapova cerdas. Seorang sahabatnya dari Tuscani Italia menanyakan kabar tentang saya pada Ibuku. Lalu dia pun tersanjung dengan kecerdasan saya.
1661Please respect copyright.PENANA0epi3b8u3m
Ibuku lalu mengajakku untuk jalan jalan. Dia membawaku ke tempat sahabatnya. Seorang Ibu tubuhnya agak gemuk. Dia berjualan Capucino Coffee. Ibuku ingin merayakan hari kesuksesanku.
1661Please respect copyright.PENANAjN2JplQ6yp
Kami naik Delman Kuda dari Rusia menuju ke Italia. Sesampainya di situ penjual di Cafe langsung menyambut kami gembira. Kebetulan hari itu Ibu melihat balon kuda. Dia langsung terharu.
1661Please respect copyright.PENANAoAORzPNcy0
Ibuku meminta pada penjual Cafe tersebut lalu secara spontan merayakan Ulang Tahunku. Sekaligus memberiku hadiah balon itu. Kami membawa kamera hasil ciptaanku dan Ibuku memotretku. Aku berpaling.
1661Please respect copyright.PENANA1u8dZv19tR
Kemudian aku menikmati Capucino Coffe pakai gula aren dan susu. Minuman panas kesukaanku. Aku duduk di di sebuah meja di samping taman itu. Ibuku sangat bahagia ketika penjual di Cafe mengatakan selamat atas keberhasilanku bisa menciptakan kamera.
1661Please respect copyright.PENANAuMLQM5MR0f
Entah penjual Cafe membuat Surprise dengan balon kuda agar di Cafe miliknya kami bisa merayakan Ulang Tahunku. Aku tidak tahu. Tapi saat itu usiaku masih sekitar lima tahunan aku sudah bisa menciptakan kamera dan komputer.
1661Please respect copyright.PENANAI3aQbYMGy1
Sekarang aku merindukan hari itu kembali. Hari dimana aku bisa mencium Ibuku seperti masa kecilku. Wajah Ibuku cepat berubah. Setelah aku melahirkan wajahnya cepat berubah drastis. Wajahnya wajah olah raga. Aku pusing memikirkan masa lalu itu. Ah dunia.*
ns216.73.216.217da2


