Suatu hari Ibu saya ingin memberikan saya hadiah. Hadiah yang sangat berharga untukku. Karena pada usia saat itu sekitar lima tahun saya sudah bisa menciptakan kamera.
857Please respect copyright.PENANA9oQnCXQl5X
Orang orang tahu bahwa anak Maria Sharapova cerdas. Seorang sahabatnya dari Tuscani Italia menanyakan kabar tentang saya pada Ibuku. Lalu dia pun tersanjung dengan kecerdasan saya.
857Please respect copyright.PENANAMMmQrdtEuR
Ibuku lalu mengajakku untuk jalan jalan. Dia membawaku ke tempat sahabatnya. Seorang Ibu tubuhnya agak gemuk. Dia berjualan Capucino Coffee. Ibuku ingin merayakan hari kesuksesanku.
857Please respect copyright.PENANAomcsB3XUHu
Kami naik Delman Kuda dari Rusia menuju ke Italia. Sesampainya di situ penjual di Cafe langsung menyambut kami gembira. Kebetulan hari itu Ibu melihat balon kuda. Dia langsung terharu.
857Please respect copyright.PENANAALEt9ZrXSE
Ibuku meminta pada penjual Cafe tersebut lalu secara spontan merayakan Ulang Tahunku. Sekaligus memberiku hadiah balon itu. Kami membawa kamera hasil ciptaanku dan Ibuku memotretku. Aku berpaling.
857Please respect copyright.PENANAWNkiQKYO8n
Kemudian aku menikmati Capucino Coffe pakai gula aren dan susu. Minuman panas kesukaanku. Aku duduk di di sebuah meja di samping taman itu. Ibuku sangat bahagia ketika penjual di Cafe mengatakan selamat atas keberhasilanku bisa menciptakan kamera.
857Please respect copyright.PENANAoXruAKX3MW
Entah penjual Cafe membuat Surprise dengan balon kuda agar di Cafe miliknya kami bisa merayakan Ulang Tahunku. Aku tidak tahu. Tapi saat itu usiaku masih sekitar lima tahunan aku sudah bisa menciptakan kamera dan komputer.
857Please respect copyright.PENANA1F1ndXd3g7
Sekarang aku merindukan hari itu kembali. Hari dimana aku bisa mencium Ibuku seperti masa kecilku. Wajah Ibuku cepat berubah. Setelah aku melahirkan wajahnya cepat berubah drastis. Wajahnya wajah olah raga. Aku pusing memikirkan masa lalu itu. Ah dunia.*
ns216.73.216.217da2


