/story/199987/ibuku-merayakan-hari-ulang-tahunku-ke-tuscani-italia-1990/toc
Ibuku Merayakan Hari Ulang Tahunku ke Tuscani Italia 1990 | Penana
arrow_back
Ibuku Merayakan Hari Ulang Tahunku ke Tuscani Italia 1990
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Ibuku Merayakan Hari Ulang Tahunku ke Tuscani Italia 1990
Panteu
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Suatu hari Ibu saya ingin memberikan saya hadiah. Hadiah yang sangat berharga untukku. Karena pada usia saat itu sekitar lima tahun saya sudah bisa menciptakan kamera.


Orang orang tahu bahwa anak Maria Sharapova cerdas. Seorang sahabatnya dari Tuscani Italia menanyakan kabar tentang saya pada Ibuku. Lalu dia pun tersanjung dengan kecerdasan saya.


Ibuku lalu mengajakku untuk jalan jalan. Dia membawaku ke tempat sahabatnya. Seorang Ibu tubuhnya agak gemuk. Dia berjualan Capucino Coffee. Ibuku ingin merayakan hari kesuksesanku.


Kami naik Delman Kuda dari Rusia menuju ke Italia. Sesampainya di situ penjual di Cafe langsung menyambut kami gembira. Kebetulan hari itu Ibu melihat balon kuda. Dia langsung terharu.


Ibuku meminta pada penjual Cafe tersebut lalu secara spontan merayakan Ulang Tahunku. Sekaligus memberiku hadiah balon itu. Kami membawa kamera hasil ciptaanku dan Ibuku memotretku. Aku berpaling.


Kemudian aku menikmati Capucino Coffe pakai gula aren dan susu. Minuman panas  kesukaanku. Aku duduk di di sebuah meja di samping taman itu. Ibuku sangat bahagia ketika penjual di Cafe mengatakan selamat atas keberhasilanku bisa menciptakan kamera.


Entah penjual Cafe membuat Surprise dengan balon kuda agar di Cafe miliknya kami bisa merayakan Ulang Tahunku. Aku tidak tahu. Tapi saat itu usiaku masih sekitar lima tahunan aku sudah bisa menciptakan kamera dan komputer.


Sekarang aku merindukan hari itu kembali. Hari dimana aku bisa mencium Ibuku seperti masa kecilku. Wajah Ibuku cepat berubah. Setelah aku melahirkan wajahnya cepat berubah drastis. Wajahnya wajah olah raga. Aku pusing memikirkan masa lalu itu. Ah dunia.*

Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 2 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.