Namun begitu, ia tetap memcoba menahan rasa hornynya. ia lalu berbicara dan memarahi Abdi dengan tatapan tajam. "Abdi! Adik kamu masih kecil saja kamu sudah senafsu ini! Apalagi kalau adik kamu udah besar dan jadi gadis matang, entah apalagi yang akan kau lakukan padanya! Kamu itu udah besar...kamu harus bisa kontrol nafsu kamu, adik kamu juga masih kecil, belum waktunya kamu ambil perawannya!" tegur pak Hendra.
7037Please respect copyright.PENANA9te7jJ4lft
"Haahh.. Ayah, tenanglah, aku cuman ajarkan Lia cara colmek aja, lagipula dia dia duluan yang hisap kontol aku, iya kan"
7037Please respect copyright.PENANAsoi0B3lmGh
Abdi menatap Abelia seolah menantikan jawaban jujur darinya.
7037Please respect copyright.PENANABAxMSwqeyi
Abelia pun menatap lurus ayahnya dan menjelaskan dengan jujur, "Aku hanya ingin membangunkan kakak saja, yah! Kak Abdi gak mau bangun soalnya!!!"
7037Please respect copyright.PENANAu8DdQfqMWC
"Berarti yang salah, siapa?" kata Abdi dengan gelagak sombong.
7037Please respect copyright.PENANAd8UJPRaFFz
"Grrr...."
7037Please respect copyright.PENANAXcWnWlvrEP
Abelia hanya terdiam sambil menggertakkan giginya. Ia menggerutu kesal karena tak bisa mengalahkan kakaknya dalam setiap debat yang mereka berdua lakukan.
7037Please respect copyright.PENANAUrAi7CQVfn
"Hanya kali ini aja deh Lia mandi di kamar kakak, besok-besok Lia gak mau lagi pergi ke kamar kakak yang busuk ini"
7037Please respect copyright.PENANAXHHwcGFXIr
Abelia melipat kedua tangannya dan membuang muka dari hadapan Abdi.
7037Please respect copyright.PENANAN9pg0Hg6x1
"Haahhh...." Pak Hendra menghela nafas panjang. "Kalian ini bersaudara, kakak beradik, kok gak bisa akur!?" Pak Hendra menepuk jidatnya karena pusing melihat tingkah kedua anaknya yaang selalu berkelahi dimana saja.
7037Please respect copyright.PENANAe6nlZDRL9t
"Ayah!!! Anak-anak mana!? Ayo makan!! Nasi gorengnya sudah mau dingin...!!!"
7037Please respect copyright.PENANASFXOmdr69Z
Suasana lebih kondusif ketika suara teriakan wanita paruh baya terdengar memanggil dari lantai bawah.
7037Please respect copyright.PENANAj7tMzOuAy0
"Ibu kalian udah teriak tuh, ayo siap-siap...habis makan biar ayah aja yang antarin kamu ke sekolah." Ucap Pak Hendra, mengelus-elus rambut anaknya dengan lembut.
7037Please respect copyright.PENANAOWxMsbES5o
"Baik, Ayah" Jawab Abelia dengan dipenuhi semangat.
7037Please respect copyright.PENANA9ZGzsjxvPY
...
7037Please respect copyright.PENANAgW8RKhS3r6
Ketika kedua anak dari keluarga Wijaya itu selesai bersiap-siap, mereka pun turun dan menghampiri meja makan.
7037Please respect copyright.PENANAfb2VUHlAiN
"Lagi-lagi kalian berantem, ada masalah apasih kalian berdua?"
7037Please respect copyright.PENANAl9SHG6RKVB
Bi Imah berceletuk ketika melihat kedua eskpresi ponakannya. Meski Abelia dan kakaknya duduk bersebelahan di meja makan, Abelia tampak tidak ingin melihat wajah kakaknya.
7037Please respect copyright.PENANA9VOL7vuFgV
Abdi hanya tertawa kecil melihat tingkah adiknya, ia lalu menengok bibinya dan bertanya, "Ibu dimana? Udah berangkat?"
7037Please respect copyright.PENANA3snBjQ9ZJM
Bu Fajriah, adalah seorang guru pendidikan kewirausahaan yang mengajar di sekolah menengah swasta. Jarak sekolahnya yang cukup jauh dari tempat tinggalnya saat ini membuatnya harus bangun pagi-pagi untuk bersiap-siap.
7037Please respect copyright.PENANAgPwOJ8J3RO
"Belum. Baru aja ibu kamu masuk kamar karena Abdul nangis, jadi ibu kamu masih dikamarnya, lagi nyusuin Abdul supaya tenang, sebentar lagi juga keluar" jawab Bi Imah sambil menyendokkan nasi goreng ke 5 piring yang ada di atas meja
7037Please respect copyright.PENANAcENsEPTtKr
"Enak banget yah bisa nyusu kayak gitu...jadi pengen" Ucap pak Hendra dengan tersenyum, ia menyeringai dan menatap Bi Imah dengan tatapan nakal.
7037Please respect copyright.PENANAuY8Q6ySbHK
"Brak!"
7037Please respect copyright.PENANAQj6GNjLZIf
Suara kebasan kain terdengar dari bawah meja, bukan dari Abdi ataupun Abelia, namun dari celana panjang Pak Hendra yang disepak oleh Bi Imah.
7037Please respect copyright.PENANA8tdSnqt56R
Bi Imah menatap Pak Hendra degan tatapan tajam seraya melarangnya menggoda dirinya.
7037Please respect copyright.PENANAq8rwWapLkd
Bi Imah memberikan gerakan isyarat, 'Ada Lia disini, jagan lakukan itu...'
7037Please respect copyright.PENANA258fQ2sXdT
"Kalian kok gak nungguin ibu sih"
7037Please respect copyright.PENANAIEYlkD1OK9
Seorang wanita paruh baya yang berparas cantik keluar dari kamar dengan pakaian dinas berwarna coklat dan juga kacamata hitam yang membuatnya terlihat berwibawa dengan jilbab hitam yang di kenakannya.
7037Please respect copyright.PENANAnejJ4HwwN1
Abdi menyahut sambil mengunyah makanan yang ada dimulutnya..."Gwayah bilwang ibwu lagwi swibuk dwikwamar"
7037Please respect copyright.PENANALlsQbKvKhR
"Makannya pelan-pelan aja, nak" himbau Bu Fajriah pada anaknya.
7037Please respect copyright.PENANAlS1Gu6Fy2K
"Oh iya, Ayah antarin ibu ke sekolah, yah..." Bu Fajriah yang sedang menyendokkan nasi kemulutnya, berkata dengan pelan kepada suaminya.
7037Please respect copyright.PENANALZo16TRela
Pak Hendra menghentikan gerakannya, "Eh? Bukannya ibu bilang ingin pergi sendiri?" tanya Pak Hendra. "Ayah udah janji dengan Lia loh kalau ayah bakal antarin Lia" Ujar Pak Hendra.
7037Please respect copyright.PENANAM2Yiy9hrod
"Udah...Ayah antarin ibu aja, biar aku aja yang antarin Lia" Sambung Abdi.
7037Please respect copyright.PENANA8gH0CO51gM
Hampir dua puluh menit keluarga itu menghabiskan waktu di meja makan Tak lama kemudian, pasutri itu keluar dari rumah dengan pak Hendra yang berperan sebagai supir yang mengendarai mobil untuk mengantarkan istrinya ke sekolah. Sementara Abdi, ia mengendarai motor besar untuk mengantar Abelia ke sekolah dan juga berangkat ke kampus.
7037Please respect copyright.PENANAAOWeJkZdbn
"Kenapa kamu diam aja? Ayo naik!" Titah Abdi kepada Abelia saat dirinya sedang memanaskan motornya.
7037Please respect copyright.PENANAxSGYdv2zE6
Sementara Abelia, ia nampak merajuk dan tak ingin naik ke atas motor kakaknya.
7037Please respect copyright.PENANAYPb6bEnEup
"Gak mau! Aku gak mau diantarin ke sekolah sama kakak...!!! Kakak gak asik!" Ucap Abelia.
7037Please respect copyright.PENANA2HagKuK35M
"Bagaimana, mau bolos gak? Kalau mau, kakak bakal ajakin jalan-jalan pergi ke waterpark!"
7037Please respect copyright.PENANA6n7sYYx6iz
"Eh beneran? Kakak emangnya mau bolos kuliah juga? Nggak takut dimarahin Ibu?" Tanya Abelia setengah menggoda.
7037Please respect copyright.PENANAGU2VPL2rwH
Bu Fajriah adalah seorang ibu yang tegas dalam hal pendidikan.
7037Please respect copyright.PENANARVr8DWXALI
"Yah gapapa, kan gak ada yang tahu."Jawabnya cuek. Namun sesaat kemudia ia tertawa, "Selain itu, kakak kan gak masuk pagi, tapi siang. Jadi yqng bolos hari ini bukan kakak, tapi kamu aja"
7037Please respect copyright.PENANA8hqWFW2dtB
Selepas mengatakannya, Abdi tertawa terbahak-bahak, sementara Abelia merajuk kesal.
7037Please respect copyright.PENANAULPKbmJ35n
"Kakak jahat...udah ah Abelia gak jadi ikut"
7037Please respect copyright.PENANAFvp0iWhEER
Abelia berbalik dan berjalan masuk ke rumah.
7037Please respect copyright.PENANAVnZBwoUcT7
"Tunggu---" Abdi memanggil adiknya. " kakak juga bakal bolos kok, jadi tenang aja, hehe"
7037Please respect copyright.PENANANl1lCov3SK
"Beneran?"
7037Please respect copyright.PENANAQHM57oyhMX
Abelia nampak masih ragu-ragu dan setengah percaya kepada kakaknya itu.
7037Please respect copyright.PENANAerl7pYUkxl
"Iya, jadi ayo naik! Nanti antrian ticketnya malah makin panjang loh"
7037Please respect copyright.PENANAfIE6HPSFPD
"Iya deh"
7037Please respect copyright.PENANAiGlOZOSb4K
Abelia yang berhenti menggerutu itu pun naik ke atas motor kawasaki ninja dan memeluk badan Abdi dengan erat.
7037Please respect copyright.PENANAo75wAt1c2F
"SUDAH SIAP!!?" Tanya Abdi dengan suara keras
7037Please respect copyright.PENANALZ8nSKcKSo
"Sudah..."
7037Please respect copyright.PENANAslgBMKxZe9
Abelia menjawab dengan suara kecil hampir mirip dengan suara dari anak tikus.
7037Please respect copyright.PENANA0p3IMzxiL3
"Kecil banget... Ok sekali lagi, SUDAH SIAP!!?"
7037Please respect copyright.PENANAwwDLfaHSkE
"SUDAH!!!!"
7037Please respect copyright.PENANA06gm0o57fM
BRUMM!!!
7037Please respect copyright.PENANAWkVjkYhozR
Motor yang dikendarai oleh Abdi mulai keluar dari gerbang dan melaju di jalanan, menyalip kendaraan motor dan mobil dari pengendara lain yang juga melaju cepat.
7037Please respect copyright.PENANA56ZCnlIfoH
Hari senin adalah hari sibuk, sudah pasti kendaraan di jalan raya sangat padat.
7037Please respect copyright.PENANAO7Fr97ouAw
Ketika Abdi dan Abelia telah sampai di sebuah wahana pemandian umum, Abdi segera memarkirkan motornya lalu turun dan bersama-sama masuk ke dalam pemandian itu.
7037Please respect copyright.PENANA7f02MKlHTi
"Nanti jangan jauh-jauh dari kakak, yah..." Abdi memperingati.
7037Please respect copyright.PENANAPUXyu8XFCH
Kolam renang itu terbagi menjadi banyak bagian, dari yang kedalaman 1 meter, hingga yang dalamnya 25 meter.
7037Please respect copyright.PENANAeEC57BOELQ
Karena tinggi badan Abelia yang hanya 125 meter dan juga tak bisa berenang, Abdi pun berinisiatif mengajaknya untuk mandi di kolam dengan kedalaman semeter saja.
7037Please respect copyright.PENANA7DCqMSwb9K
"Hangat banget...." ucap abdi dengan lega. "Kamu suka gak, dek?"
7037Please respect copyright.PENANATaK1uBAH65
"Nggak suka...kolamnya hangat banget...Lia pengen berendam di air yang dingini" keluhnya.
7037Please respect copyright.PENANAntM46rGGjB
Waterpark, tempat dimana orang-orang datang untuk berseluncur. Mandi, berenang, dan bersenang-senang.
Meskipun begitu, ada juga beberapa orang yang menyalahgunakan tempat umum itu untuk melakukan hubungan sexual, dan salah satu orangnya ialah Abdi.
Hari ini ia tidak akan hanya mandi seperti biasa dengan adiknya, akan tetapi lebih daripada itu. Ia akan mengubah gadis belia yang polos itu menjadi seorang gadis nakal secara perlahan-lahan
7037Please respect copyright.PENANAFOloKIjOkR


