Entah kenapa ta'aruf itu bagiku aneh, bagaimana tidak. Hanya dengan melihat sekali, tanpa mengenal lebih dalam langsung menikah. Yang pernah pacaran bertahun-tahun saja bisa bercerai, apalagi yang hanya bermodal ta'aruf. Menurutku, ta'aruf itu seperti gatcha, hanya bermodal hoki doang. Jika hoki, bisa mendapatkan pasangan sesuai, entah itu dari segi fisik, sifat atau materi.
14083Please respect copyright.PENANAb5gMUCxQGi
Berbeda dengan pacaran, kita saling mengenal lebih dalam. Pacaran juga sarana untuk belajar, untuk mengenal lawan jenis itu seperti apa. Bukannya hanya melihat sekali, langsung menikah. Karena kita tidak tau apa yang akan terjadi saat sudah menikah. Menikah bukan hanya satu hari, dua hari, namun seumur hidup. Ya itu pun juga tergantung orangnya juga, apakah orang tersebut memegang nilai-nilai kesetiaan atau malah pengidap cuckqueen akut. Yang aku maksud cewek-cewek yang suka dipoligami.
14083Please respect copyright.PENANA1ysToN6NQu
Bodoh sih, bodoh banget. Lalu apa gunanya menikah, jika pada akhirnya mengangkangi nilai-nilai kesetiaan? Pernikahan bagiku harus berikrar sehidup semati. Karena di dalam pernikahan, pasangan sudah menjadi bagian dari dirinya sendiri. Dan poligami sama saja, memisahkan dua hati yang bersatu menjadi terpisah kembali.
14083Please respect copyright.PENANApm7ADunfu4
Namun, itu tidak berlaku dalam pernikahan saja. Aku percaya yang namanya true love dan true love hanya sepasang. Bukan cowok dengan banyak cewek atau cewek dengan banyak cowok.
14083Please respect copyright.PENANATZ5OcjG8P9
Berbeda saat aku masih remaja. Waktu itu aku menjalin hubungan dengan Aldo, Doni, Aris dan Riswan sama sekali tidak memakai hati. Bukannya aku mencari pembenaran, karena memang antara cinta dan nafsu itu berbeda.
14083Please respect copyright.PENANAAGQqlhAEdL
Entah kenapa aku yang sekarang sedang tidur terlentang dengan memakai kimono pendek putih tanpa hijab dan cadar, pikiranku mengawang-awang. Terbayang berbagai hal, dengan banyak kemungkinan-kemungkinan yang belum terjadi. Seperti ingatanku pada abahnya Akbar dan Ahsan yang memandangku dengan tatapan cabul. Rasanya bulu kudukku bergidik, aku takut jika pada akhirnya aku dan Akbar tidak tinggal di rumah orang tuaku, melainkan tinggal di rumah orang tua Akbar.
14083Please respect copyright.PENANAUAgJe6A6ym
Anehnya semakin membayangkannya, jantungku berdetak kencang. Seharusnya rasa kesalku pada si Aziz dan Ahsan masih memenuhi hatiku. Namun, ingatanku saat dipandang mereka dengan tatapan tak senonoh justru muncul perasaan tertantang. Apalagi aku sebentar lagi menikah dengan Akbar, yang beberapa hari ini aku kesal kepadanya. Padahal akar dari rasa benciku ada pada orang tua si Akbar. Tak adil juga sih, jika aku melimpahkan kekesalan dan perasaan benciku pada Akbar. Karena penyebab aku dijadikan alat untuk membayar utang budi adalah si Aziz.
14083Please respect copyright.PENANARUcVg5S058
Namun sekali lagi, entah kenapa aku merasa sakit hati melihat kenyataan si Akbar yang culun seperti itu. Ekspektasiku si Akbar adalah laki-laki macho yang tak segan-segan mendominasi istrinya. Melihat sifatnya yang pemalu, aku jadi membuang jauh-jauh pikiranku tentangnya yang patriarkis.
14083Please respect copyright.PENANAzkowe9y073
Ya, aku merasa tak mungkin juga, laki-laki modelan si Akbar seperti itu bisa berlaku layaknya Chad. Aku benci sih, toxic maskulinitas. Namun, aku lebih sakit hati lagi melihat laki-laki culun seperti Akbar.
14083Please respect copyright.PENANAFyb1AWKSf7
Seharusnya dia tak malu memandangku, sekedar menatap mataku. Bukan berarti aku mengharapkannya untuk menatap mataku. Sama sekali tidak, karena tak mungkin juga aku tertarik dengan laki-laki tak gentle seperti itu.
14083Please respect copyright.PENANAyxtiedarwm
Saat aku sibuk mengkhayal banyak hal, tanganku tak sengaja masuk ke dalam kimono putihku yang pendek. Kupejamkan mataku, membayangkan aku sedang dicumbu oleh Aziz brengsek. Jari tanganku berada di vaginaku yang tertutup celana dalam putih tipis. Kugigit bibirku, dengan tangan kananku berada di payudaraku yang masih tertutup kimono putih tipis tanpa lengan dan BH di dalamnya.
14083Please respect copyright.PENANAWlec8zGYDu
Aku tersentak kaget, saat hpku bergetar. Seketika aku hentikan aktivitasku dan saat pikiran sadarku kembali aku merasa menyesal. Seharusnya aku tak melakukan itu karena aku telah melanggar prinsipku yang aku pegang sebelumnya.
14083Please respect copyright.PENANAlQHcfxgcEH
Kulihat notif di hpku, "Nomor siapa ini ya?"
14083Please respect copyright.PENANArjJ02TsY4O
"Ini siapa ya?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAEfP5hRiCHP
Kutunggu balasan dari nomor itu, namun tak kunjung dibalas. Anehnya chatku diread saja, yang berarti chatku tak diabaikannya.
14083Please respect copyright.PENANA4w2DXx0VUz
Karena kesal, kutaruh hpku ke sembarang tempat di atas ranjangku. Baru saja, menaruh hpku di atas ranjang yang sekarang tergeletak di sebelahku. Lagi-lagi hpku bergetar.
14083Please respect copyright.PENANAfi92EYgYRZ
Kulihat di layar hpku, karena nomor yang tidak aku kenal tadi aku save dengan nama orang gila. Jadi aku tau, saat nomor itu kembali menghubungiku.
14083Please respect copyright.PENANAE5uqUTdgcG
"Apa sih? Ganggu orang aja."
14083Please respect copyright.PENANAcpgPCnsdY5
Aku kesal, benar-benar kesal. Bisa saja aku mengabaikannya. Namun, rasa penasaran menggelitikku karena nomor tadi tak hanya chat melainkan panggilan video call.
14083Please respect copyright.PENANAUbWk6G6gtT
Rasanya shock banget, di layar hpku tak terlihat mukanya sama sekali. Yang terlihat di layar hpku, selangkangan dengan penis yang menegang besar. Kenapa shock? Kerena penis itu benar-benar jumbo.
14083Please respect copyright.PENANAWT9nHL1bUd
Kudengar suara-suara desahan, dengan tangan yang berada di penisnya sedang mengocok penis yang menegang sempurna.
14083Please respect copyright.PENANAB4VsXOeSIO
"Heh, kamu siapa?"
14083Please respect copyright.PENANALY00PLqKEb
Orang itu sama sekali tak meresponku, justru orang itu mendesah dengan menyebut-nyebut namaku. Aku benar-benar risih dan sakit hati. Tanpa menunggu lama kumatikan panggilan video itu.
14083Please respect copyright.PENANA6ER7kk1XDq
Lagi-lagi nomor itu kembali melakukan panggilan, tak hanya sekali namun berkali-kali. Yang membuat aku semakin jengkel.
14083Please respect copyright.PENANAgL4RipA6JK
"Kamu siapa sih?" tulisku lewat chat.
14083Please respect copyright.PENANAX7hiaGD2pc
Kutunggu pemilik nomor itu, yang lagi-lagi hanya ngeread chatku saja. Kukirim chat berkali-kali, karena perasaan kepoku menggangguku. Namun percuma saja, chatku sama sekali tak dibalas oleh pemilik nomor itu.
14083Please respect copyright.PENANAdqC2x5lL1J
"Emut kontolku, Fa! Ouh..." tulis orang itu lewat chat.
14083Please respect copyright.PENANAaD1YSK7kB1
"Kamu siapa? Jangan kurang ajar ya!" tulisku lewat chat.
14083Please respect copyright.PENANAKcRMzXcJ4U
"Kamu nggak perlu tau, aku siapa, Fa. Aku pengagummu," tulis orang itu.
14083Please respect copyright.PENANAgbfpbITZYW
"Jangan macem-macem ya!" tulisku sedikit menggertak.
14083Please respect copyright.PENANAtkHAyyRofB
"Hahaha, kamu menggertakku, Fa?" tulis orang itu.
14083Please respect copyright.PENANAgUB7hepENw
"Maksudmu apa, video call aku kayak gitu?!" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAqad9ZusjhQ
"Nggak ada maksud apa-apa, Fa. Aku mau kamu kenalan dulu sama kontolku," tulis orang itu.
14083Please respect copyright.PENANAQ16qcU3GGS
"Bajingan!" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA5IfPTHAgkf
Saking marahnya aku, ku nonaktifkan hpku. Dengan dada sesak, kubenamkan wajahku ke atas bantal dalam posisi tengkurap. Tangisku meledak seketika, aku benar-benar tak mengharapkan ini terjadi padaku.
14083Please respect copyright.PENANAtqJd92HfkY
Tanpa pikir panjang, kuambil hpku untuk mengaktifkannya kembali. Aku berniat untuk memblokir nomor tak dikenal itu dari daftar kontak WAku.
14083Please respect copyright.PENANARZvFIrEfg7
Setelah aku menonaktifkan hpku, kulihat ada banyak notif dari grup chat. Ternyata Doni, Aris dan Riswan sudah nongkrong disana. Kucoba untuk nimbrung ke grup chat, sekedar mengalihkan perasaanku yang kalut.
14083Please respect copyright.PENANAjsHxv4UL5j
"Hai," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAf8W9olUBgp
"Hai, Fa. Tumben baru nongol?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAEE7aI7j0mT
"Capek banget, Don. Banyak kerjaan hari ini," tulisku berbohong.
14083Please respect copyright.PENANAFIEsg7x8n7
"Oh. Tapi kan pekerjaanmu remote, Fa. Bebas kan?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAL82qP3D7ha
"Iya sih. Tapi kan ngejar deadline juga kan?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAzeO1pWoLVE
"Kalo kamu capek, rehat aja kali, Fa!" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAlwlmlylDEO
"Nggak bisa tidur, kalo dalam kondisi capek gini, Ris. Makanya aku ikut nimbrung chat kalian," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAWQ9TfqD5Mj
"Ya udah, tapi jangan tidur malam-malam ya! Jaga kesehatan kamu!" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAXbHUJOqfud
"Sok perhatian lu, Ris!" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAkBWKe31qqE
"Napa? Lu iri? Farisha aja nggak apa-apa," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAzxyoUriGPO
"Yee kalian malah berantem. Aku beneran offline lho, kalo kalian berantem," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAflo0I2ugFx
"Hehe, maaf ya, Fa," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAxnUDVx16fw
"Nggak apa-apa, Ris. Eh, Aldo kemana kok nggak kelihatan?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAhMkWdYZLQ2
"Nggak tau, Fa, Aldo kemana. Kayaknya dia masih marah sama kita deh," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANA2earzGFWpJ
"Ya ampun, kok pake hati sih si Aldo," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA8ugOnVRcrI
"Kayak nggak tau aja, Fa. Aldo kayak gimana," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAraX1TL20Kw
"Tau sih, tapi..." tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAJ1mvQZxIO8
"Tapi kenapa? Kamu kangen?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAJPoZ4SQb4f
"Oh, enggak. Kata siapa?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAUiOjeYoLPx
"Nggak usah bohong, Fa. Kayaknya kamu suka deh sama Aldo," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAv1xaYyenf9
"Yee nggak kok. Aku kan cuma tanya doang," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAwzhwQC1LLm
"Kalo suka nggak apa-apa sih, Fa," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAKyiaT4b4YN
"Kenapa sih masih maksa kalo aku suka sama Aldo?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAt9ZD2Ta0QO
"Kami dukung, Fa. Kalo kamu suka sama Aldo," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAGBa88U4LMG
"Yee, Doni ikut-ikutan juga. Lagian aku sebentar lagi menikah," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAuDBqxmn1TI
"Tapi kan, kamu nggak suka. Bener kan?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANA7mKGJITffW
"Iya, bener sih. Aku nggak mau mikirin perasaan dulu sih sebenernya," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAA1uFnn6awZ
"Kalo nanti kamu suka sama suamimu gimana?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANARlxwl8sI8g
"Nggak mungkin, Don. Aku tuh sakit hati sama dia. Jadi nggak mungkin banget suka sama dia," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAegXJy1T8k0
"Padahal kamu belum pernah ngobrol sama sekali sama dia kan?" tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAKIlKedApTT
"Iya, karena aku sakit hatinya, sebenarnya bukan sama orangnya. Tapi setelah aku tau sifat Akbar pas lamaran kemarin, aku jadi benar-benar sakit hati," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA7vJQW01E5n
"Loh kok bisa? Dia kurang ajar sama kamu?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANApul7uJtjeO
"Nggak, aku cuma nggak suka sifat dia yang pemalu. Itu doang sih," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAq8MBp4MUY8
"Ya ilah, kirain karena dia kurang ajar atau gimana," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAIivzws6Y3p
"Yang kurang ajar bukan Akbarnya sebenernya, tapi bokap sama adek cowoknya," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAPW6AusdXwt
"Emang kamu diapain?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAn6Zpr7gBNo
"Mata mereka jelalatan sih, Don. Kayak telanjangin tubuhku aja gitu. Padahal aku kan make pakaian rapat," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANANXtQERRH2h
"Aneh juga sih, ada orang matanya jelalatan sama cewek yang pakaiannya tertutup," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAPC44VFgTBL
"Anehnya bagian mana, Wan?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAwzy2yzN7Th
"Ya aneh aja, soalnya kamu kan bercadar. Dan cuma kelihatan mata kamu doang. Masak iya, masih sange lihatin kamu?" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANANE54UGd7am
"Itu nggak aneh, bro. Sekarang ada juga kan yang fetish cadar," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAzRNzGye6B9
"Tetep aja aneh. Kalo pun gua sange sama Farisha, gua kagak sange karena pakaian yang Farisha pake tapi sama orangnya," tulis Riswan
14083Please respect copyright.PENANAgXfGm6v67g
"Mulai mesum deh. Aku offline aja deh kalo gitu," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAq7xBS7tsxx
"Nah kan, Farisha kesel kan. Kalian sih," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAgQye2Hfxu3
"Makanya jangan mesum!" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANANkVlksdKLl
"Lu sih bro," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAH1FDM1lHkx
"Yaaa kok jadi gua yang kena," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAWP8gZUaLmk
"Udah, udah! Jangan diulangi lagi!" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANANaxLaYmBMX
"Baik nyonya," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANA9IDXzwlGoA
"Emang aku majikan kamu? Huuu," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA8146qVrRK9
"Kalo boleh sih, mau sih. Nggak dapet orangnya, tapi jadi pembokat, kan jadi bisa deket tiap hari, hehe," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAASZcnrJPWv
"Yeee, bisa mesumin aku tiap hari dong? Nggak mau ahh," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAWLeXHZuKyg
"Haha, ya kan cari peruntungan, Fa," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAtrvn6E0VkJ
"Peruntungan buat mesumin aku? Sini jitak!" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAq4zm5Yn5Hb
"Besok benjol semua nih, kamu jitak. Haha," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANA32JA6GzAGQ
"Eh, aku pikir-pikir kurang ajar juga ya orang tua Akbar. Padahal kan kyai," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANArTzbao1v6O
"Nggak ada jaminan bro, kyai nggak mesum," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAe0vaTb6KoX
"Iya, gua paham bro. Tapi kan, seenggaknya dia bisa jaga harga diri. Masak orang sekelas kyai nggak bisa jaga wibawanya? Kan dia bakal pertaruhin reputasi dia, iya kan?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANA6pFeKFcDZX
"Ya namanya bajingan. Mau ditutupi kayak gimana pun, sisi bajingannya tetep kelihatan kan?" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAgDTMeomLyT
"Gua jadi ikut kesel, tau ortu Akbar ternyata kayak gitu," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANARgrXQZJ47m
"Nggak cuma lu yang kesel bro. Gua juga kesel," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANA6AiwddRO69
"Emang minta ditonjokin tuh, bangkotan kayak gitu," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAFpBpAKWFOA
"Trus adeknya Akbar nggak diapa-apain?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAkHSSDqUI7m
"Nggak dong, enak aja udah matanya cabul ke kamu tapi nggak dapet bogem," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANANhC2Jm6DXz
"Hehe, tapi jangan ah. Aku nggak suka kekerasan," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA1CQoqsmrft
"Kalo kamu pas nikah sama Akbar, trus kamu dilecehin sama mereka gimana? Emang harus dikasih pelajaran sih, Fa" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAS5MUD0H7O2
"Iya sih, aku juga mikir ke situ. Itu pun kalo aku bakal tinggal sama mertuaku" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAzjZLd6mz5A
"Nah itu, berarti kamu kudu berusaha supaya kamu bisa tinggal di rumah ortumu, Fa!" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAcujanqar0r
"Aku maunya sih gitu. Tapi kan aku nggak tau, bakal tinggal dimana," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAtoP97hLibJ
"Akbar kata kamu kan culun. Bisa dong kamu bujuk buat tinggal di rumah kamu," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAATJgvDyD6t
"Iya, Do. Tapi aku belum kepikiran gimana caranya buat bujuk dia nanti. Yang ada di pikiranku sekarang cuma gimana wujudin rencanaku," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA9TRJyx6bwx
"Aku kira nggak jadi, Fa rencana gilamu," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANA6znh4F1oiz
"Harus jadi. Aku nggak mau rencana yang aku pikirin susah-susah malah nggak jadi," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA85v0AEAksd
"Kayaknya aku nggak bisa bantu deh, Fa. Buat wujudin rencanamu," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANArFLziSMuJD
"Kok gitu sih, Don? Kamu udah mulai ikut-ikutan sama Aldo deh," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAqXKQDtj4bf
"Nggak ikut-ikutan, Fa. Kamu pasti tau apa alasanku. Alasanku sama kayak Aldo," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAY69o8u69BJ
"Aku juga nggak setuju, Fa," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANA1ldDw3LRC8
"Kalian kok gitu sih sama aku?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANACyjfSlUA4e
"Ya namanya orang sayang, pasti kayak gitu kan?" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANA2lNh2iLmGn
"Sayang? Tapi kok rela pas aku dijadiin istri orang lain?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAJq9737jCEi
"Sayang kan bukan masalah memiliki. Aku baru paham sekarang, Fa," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAnF5511Mjt6
"Kamu gimana, Ris?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA7I1nMVW9TJ
"Aku sama kayak Doni sama Riswan, Fa," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANA7PZi8vmPeA
"Trus gimana dong rencanaku?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAvLNfeK8do9
"Ya batalin aja! Toh, setelah aku pikir-pikir nggak etis juga kalo balasnya ke Akbar," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAFSUI2H76x2
"Gua setuju bro. Yang harusnya dibalas tuh bokapnya Akbar," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANA1BvZhsfFSH
"Tau ah, kalian nggak ada yang bisa diajak kerjasama," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA7XyHsUKRSz
"Emang kamu nggak kasian sama si Akbar, Fa?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAmsTcuorlBO
"Kok jadi belain Akbar?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA9aTcV3QwmJ
"Nggak, nggak. Aku nggak belain Akbar. Lagian kamu kesel sama Akbar karena awalnya kamu ngerasa nggak setara sama dia kan? Apa sebanding sama rencana gila kamu?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAW5K988ZkNP
"Kan cuma have sex, Don. Nggak make perasaan," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAyxRt3ItfQR
"Tapi aku bakal pake perasaan, Fa. Dan aku nggak rela," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAMg3nRgN6Qe
"Emang repot ya, kalo segala hal make perasaan," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAP55MmzyTJC
"Lagian susah, Fa. Kalo deket sama temen cewek bahkan sampe have sex tanpa ngelibatin perasaan," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAaiPwgyctH3
"Aku kok bisa?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAlRNqxxIGnI
"Mungkin itu karena kamu dulu belum dewasa, Fa," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANA3C58W5OMSo
"Jadi aku harus batalin rencanaku?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAYtWp5bddhJ
"Ya mau gimana lagi, Riswan sama Aris nggak mau juga kan?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAm4s3Jk2cdj
"Emang kalian udah nggak nafsu ya sama aku?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAcYjPJ7iRWp
"Kalo soal nafsu itu hal lain. Dan memperlakukan orang yang disayang itu sulit buat melepas nafsu tanpa kendali," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAFTK4eV3V0E
"Bener, Don. Gua juga ngerasa gitu, sampe coli ngebayangin Farisha aja jadi nggak bisa," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAtFfnAiVoof
"Sama, gua juga kayak gitu. Masalah keperawanan gua udah sadar, perasaan sayang dan cinta itu seharusnya nggak dibatasi sama konsep keperawanan yang dangkal. Tapi tetap aja, gua nggak tega buat perlakuin Farisha kayak dulu lagi," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAw4Vt9ROM5n
"Aku belum pernah sekalipun jatuh cinta sih, jadi aku nggak bisa ngerasain yang kalian rasain. Dan aku cewek, nggak tau deh cewek sama cowok sama atau nggak pas bucin," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAh21TkLchc4
Di dalam hati jantungku berdebar kencang, bagaimana tidak, cowok yang punya perasaan denganku tak hanya satu cowok. Namun, ada empat cowok. Itu pun semua teman dekatku, bahkan lebih dari sekedar teman. Mereka adalah sahabatku.
14083Please respect copyright.PENANAEhIqaromM2
Entah kenapa aku mulai terbuai, dicintai banyak cowok. Ternyata rasanya berbeda daripada hanya sekedar have fun demi memuaskan nafsu sesaat. Hatiku melambung tinggi, aku benar-benar hanyut ke dalamnya.
14083Please respect copyright.PENANAHH9PjJ8wTS
Namun, keinginanku untuk merealisasikan rencana gilaku berkali-kali terbersit di pikiranku. Aku hanya ingin melihat Akbar terluka, sampai aku benar-benar mengubah Akbar menjadi pecundang di depanku. Dan motivasiku tak lagi seperti awal-awal sebelum Akbar dan keluarganya datang melamar. Namun, berganti dengan bayang-bayang Akbar yang menahan nafsu melihatku disetubuhi banyak cowok. Dan libidoku benar-benar naik, sampai vaginaku mulai basah.
14083Please respect copyright.PENANAJ6B7NUqr4H
Ingin kubuat Akbar merasakan sakit sesakit-sakitnya. Nggak hanya perasaannya yang terluka, namun juga keinginan untuk merusak mentalnya agar dia mengalami disfungsi seksual.
14083Please respect copyright.PENANAJkoB7qA5vb
Membayangkan itu, tanganku spontan menggesek-gesek vaginaku dengan cepat sampai aku mengalami klimaks. Tubuhku pun mengejang hebat, dengan cairan yang keluar membasahi celana dalamku. Aku benar-benar puas, sungguh aku ingin merealisasikannya menjadi nyata.
14083Please respect copyright.PENANAT1g4nr6UmE
Drrrt, drrrtt...
14083Please respect copyright.PENANAYcjY3xjJFX
Berkali-kali hapeku bergetar, ada banyak notif di grup chat. Setelah aku melihat layar hpku rasanya aku ingin tersenyum sendiri. Doni, Aris dan Riswan saling berdebat membahas pernikahanku.
14083Please respect copyright.PENANACtEo3WQB4G
Doni merasa tak tega mengetahui bahwa abahnya Akbar dan adeknya yang kurang ajar padaku. Lalu Riswan, merasa seharusnya ia harus bertindak sesuatu untuk menyelamatkanku dan membatalkan pernikahanku. Dan Aris tanpa kuduga bilang lewat chat, "Gua pengen wujudin rencana, Farisha," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANA5WxwhLb2Ot
"Mana bisa gitu, Ris? Kita udah sepakat kan?" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAlGflcJnVQp
"Kenapa? Lu cemburu?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAAOB75BFnXy
"Ya, pasti..." tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAM0Xstmr70l
"Kenapa kita nggak realisasiin rencana Farisha?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANA83pRyiNcte
"Enggak, gua nggak mau lu nyentuh Farisha!" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAjcfuzETmpd
"Kenapa? Bukannya nanti Farisha juga bakal disentuh suaminya?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAfgqPl8DYIV
"Tapi kenapa harus kayak gitu solusinya?" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAMNTlqTrEJh
"Bener kata, Riswan. Kenapa harus begitu? Jangan-jangan lu sekedar nafsu doang sama Farisha?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAiIL6TtRHzV
"Haha, siapa sih, Don. Orang yang nggak nafsu lihat perawakan Farisha," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANA2dHlwlgXOj
"Jadi kamu nafsu aja sama aku, Ris? Jadi mau dong ngikutin rencanaku?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAWx7SY2uQjZ
"Hehe, jangan salah paham dulu, Fa. Aku nggak maksud jadiin kamu obyek seksual doang," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANA40Jh4bt96E
"Nggak masalah, Ris kalo kamu sekedar nafsu sama aku. Yang penting kamu mau bantuin aku," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA2DD5DnAXOi
"Nggak bisa, Fa. Itu nggak adil," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAwhiBHYZhOy
"Nggak adil gimana sih, Wan?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAFDK9K6LFhh
"Ya jelas nggak adil aja. Aku nggak tau, mau jelasin kayak gimana," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAKt7ebntRhT
"Trus efeknya apa kalo kita bantuin, Farisha?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAsl7KK5urrs
"Harapan gua, si Akbar ceraiin Farisha. Dengan begitu, Farisha nggak lagi terancam sama si hidung belang bokapnya Akbar sama adeknya," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAJIROsYM6Wk
"Gitu doang? Sesederhana itu?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAacIT6TLSSD
"Iya, apalagi?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAfsb1MOfECq
"Gimana kalo, Akbar nggak mau menceraikan Farisha?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAtBWzCponxf
"Nggak mungkin lah, laki modelan kayak Akbar bakal rela istrinya disentuh. Bahkan diewe rame-rame sama laki-laki lain," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAneU4plzdWT
"Bener sih, tapi hati gua kenapa sakit ya? Baca chat lu yang bilang Farisha bakal diewe sama kita rame-rame," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAF9KgsH91zi
Membaca chat Doni, aku mengernyitkan dahiku. Sebegitu bucin kah, Doni denganku?
14083Please respect copyright.PENANALMAqg18EmH
"Kalian gila! Gua nggak setuju." Tiba-tiba Aldo muncul di grup chat.
14083Please respect copyright.PENANARibol2yGMv
"Trus apa solusinya, Do?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAdbcINsUwy3
"Bakal gua bawa kabur, Farisha," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAoUN91cQaez
"Aku nggak mau, Do," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA75AyQwPuDK
"Itu demi kebaikan kamu, Fa," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAG715Ho4pm4
"Emang mau bawa aku kemana, Do?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAPUjAjupxm1
"Mau aku nikahin," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAzFX0BDtqZU
"Aku nggak suka kayak gitu, Do. Kalo kamu cinta sama aku, harusnya kamu lamar aku ke orang tuaku baik-baik," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAxTprSehbFI
"Mana bisa, Fa? Kamu kan udah dilamar Akbar?" tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAprlMgdHaGx
"Makanya, kamu turutin permintaanku! Kamu realisasiin rencanaku," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAk0AXB3Ofca
Suasana tiba-tiba hening. Aldo, Aris, Doni dan Riswan tak membalas chatku.
14083Please respect copyright.PENANApWQa8Mwe7w
"Hai, kenapa kalian diam?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAw90f1MHHvp
Selang beberapa menit dari aku chat, Aldo membalas chatku.
14083Please respect copyright.PENANAHDlwMF57fy
"Kita udah sepakat, Fa. Kita bakal turutin permintaanmu," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANALQLHsjWtEE
"Beneran, Do? Kok cepet banget, keputusan kalian berubah?" tulisku masih tak percaya.
14083Please respect copyright.PENANAqM4QDcOrcQ
Kutunggu tak ada balasan chat dari grup chat, namun tetap kutunggu balasan chatku.
14083Please respect copyright.PENANAi2Mkl6zb3v
"Hei, kalian kok diam aja? Kenapa kalian cepat banget berubah?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANABs9xTdE9jm
"Aku nggak berubah, Fa," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANA7FWOQCGfBo
"Trus kenapa tiba-tiba mau nurutin permintaanku?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA9i0ljrR6sA
"Sebenarnya aku ngerasa berat buat nurutin permintaanmu. Tapi aku lebih nggak mau, kalo kamu dilecehin orang tua dan adeknya Akbar," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAkLUCp6ho1R
"Kalo Akbar nggak mau menceraikanku gimana?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANA230naAX66W
"Terpaksa aku harus merebutmu dari Akbar secara paksa," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAO1Bw9wJ5We
"Kalo rencana kita gagal. Gua nggak rela Farisha jadi milik lu, Do," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAElk3eu8LS8
"Gua juga, gua juga nggak rela. Dan mau nggak mau, gua kudu jadiin kalian rival," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANASR10qdPRl5
"Ternyata persahabatan kita terlalu rapuh ya. Gua sadar, nggak ada laki-laki yang mau berbagi. Apalagi gua," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAbb5slb5nV0
"Aku nggak mau persahabatan kita hancur guys. Kalo kayak gini, mending dibatalin aja," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAS2P3F5Su01
"Kok gitu, Fa?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAQ8tlFxxFRG
"Kita baru aja bisa kumpul lagi, meski lewat dunia maya. Rasanya nggak rela aja, pada akhirnya justru persahabatan kita hancur gara-gara aku," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANArixGX6OkfS
"Jadi persahabatan kita lebih berarti daripada perasaan personal kita?" tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAWvrp2r2wmP
"Ya tentu saja," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAFFHfmMqhsA
"Justru kalo rencanamu nggak jadi. Aku yang nggak rela kamu jadi milik Akbar selamanya," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAf1GDLdV1V5
"Trus aku harus gimana? Aku bingung, Wan," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAxxosiBaZHF
Lagi-lagi mereka tak menjawab chatku di grup chat. Gara-gara pendirianku cepat berubah, membuat kepalaku pusing. Aku bingung dengan kemauanku sendiri. Bahkan saat aku mulai mengkhawatirkan persahabatanku, keinginan untuk merealisasikan rencana gilaku terasa begitu absurd. Kenapa begitu absurd? Ya karena aku hanya ingin memuaskan egoku saja. Meski motivasiku untuk merealisasikan rencana gilaku sudah berubah, namun tetap saja egoku yang menjadi motivasi utamaku. Setelah aku pikir-pikir, tak adil juga aku memperlakukan Akbar seperti itu. Toh, Akbar bukan pelaku yang menyebabkan aku dijodohkan sacara paksa.
14083Please respect copyright.PENANAIUTGrl2vPd
Drrrt, drrrtt, drrrrt.
14083Please respect copyright.PENANAvqVysZIcGZ
Hpku bergetar lagi, kuambil hpku yang tergeletak di atas ranjang. Kubaca chat di grup chat dari Aldo, Doni, Aris dan Riswan. Sekarang berbalik, mereka yang keukeuh untuk mewujudkan rencana gilaku.
14083Please respect copyright.PENANAVT1DyMGY1I
"Hihi, kok sekarang giliran kalian sih yang keukeuh?" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAy9sQZqolU6
"Ya mau gimana lagi. Selama kamu bakal jadi istri Akbar, aku nggak bakal tenang," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAin4bsBsXNA
"Bener kata Aldo. Aku juga nggak tenang, Fa," tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANALwXXQCGqZZ
"Aku juga, Fa. Pengen cepet-cepet merealisasikan rencanamu," tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANAa2VDU2tL9a
"Sama, apalagi aku inget cerita kamu soal si Aziz tua bangka dan adek si Akbar. Aku makin nggak rela," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAKsoGBpurPR
"Kita batalin aja ya? Maaf ya!" tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAn2B8tzM7F5
"Jadi kamu mulai ada perasaan sama Akbar?" tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAOmwBXi6wOE
"Kok kamu ngomong gitu, Do? Kamu kan tau, apa alasanku," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANABde6CrOrWT
"Tapi, kamu tetap jadi istri Akbar, Fa," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAcJu5fucEC7
"Ya mau gimana lagi, Do. Aku nggak bisa membatalkan pernikahan ini begitu aja. Aku udah mikirin semuanya, dari hubungan persahabatan kita dan masa depan pernikahanku. Yang jelas, perjodohan ini cuma sebatas formalitas aja sih, Do. Karena pernikahan tanpa cinta, bukan pernikahan yang ideal. Aku juga nggak percaya cinta bisa tumbuh saat sudah menikah. Karena saat menikah orientasinya udah beda kan? Bukan lagi soal cinta-cintaan ala remaja. Tapi udah masuk ke jenjang komitmen buat mempertahankan pernikahan dll," tulisku panjang lebar.
14083Please respect copyright.PENANAUnzVSbB59C
"Aku paham, Fa," tulis Aldo.
14083Please respect copyright.PENANAm0YRPgPDtC
"Itu prinsip bagus sih, Fa," tulis Doni.
14083Please respect copyright.PENANAmkXoUiLXr4
"Jadi apa rencanamu selanjutnya, Fa?" tulis Aris.
14083Please respect copyright.PENANABzeT2JOfoM
"Aku nggak tau, Ris," tulisku.
14083Please respect copyright.PENANAyCntHcEWFU
"Gimana sama si Aziz dan adeknya si Akbar?" tulis Riswan.
14083Please respect copyright.PENANAQpsTm8LNoH
Membaca chat Riswan, jariku bergetar. Ada perasaan aneh yang menyelusup ke dalam hatiku. Berkali-kali kubuang jauh-jauh pikiran gilaku. Karena setiap kali aku membayangkan Aziz dan Ahsan, yang terbayang justru bayangan gila tentang Aziz dan Ahsan yang menggilirku di depan Akbar yang tak berdaya. Kugeleng-gelengkan kepalaku, mencoba membuang jauh-jauh pikiran yang seharusnya tak terbersit di dalam pikiranku. Aku pun juga menyesali saat aku teringat waktu aku masturbasi membayangkan sedang dijamah Aziz dan Ahsan di depan Akbar beberapa waktu yang lalu.
14083Please respect copyright.PENANA5c3TixUae7
Kuembuskan nafas panjang, lalu aku keluar dari kamar untuk turun ke lantai bawah, hanya sekedar menyegarkan pikiranku agar pikiran kotorku tak lagi bergelayut membayangiku.
14083Please respect copyright.PENANARsJ6tYTqFt


