Sekarang aku yang sedang berciuman dengan Pak Jono dalam posisi duduk di atas ranjang, sedang digerayangi oleh Rohman, Pak Usman dan Pak Prakash.
9509Please respect copyright.PENANA701Noecf8R
Tanganku diangkat oleh Pak Usman, dijilatinya mulai dari jari-jari tanganku sampai ke lenganku. Lalu di sebelah kananku, tanganku juga sedang dijilati oleh Pak Prakash.
9509Please respect copyright.PENANAd1enTsDXxu
Rohman berada di belakangku sedang mencumbu tengkuk, rambutku dengan tangannya meremas payudaraku.
9509Please respect copyright.PENANACEksr0p7lR
Ciumanku pada bibir Pak Jono terlepas, "Ahhh ssssh", aku mendesah dengan memejamkan mataku.
9509Please respect copyright.PENANADrR8nxxXOF
Kembali Pak Jono menarik wajahku ke depan untuk kembali berciuman dengannya.
9509Please respect copyright.PENANAF98VjPc75u
"Elm, srup, srup."
9509Please respect copyright.PENANALh4EHKYSkc
Pak Jono mengulum bibir bawahku, sedangkan aku mengulum bibir atasnya. Setelah itu aku melepas pagutan pada bibir Pak Jono, Pak Jono pun demikian. Bibirku yang terbuka dijilat oleh lidah Pak Jono. Lidahnya menyusuri rongga mulutku.
9509Please respect copyright.PENANAxXwcZwTCc1
Lalu aku pun gak mau kalah, lidahku dan lidah Pak Jono kini saling menjilat satu sama lain. Kadang saling mengulum lidah, menghisapnya.
9509Please respect copyright.PENANAtTF57bjlwW
"Srup, srup, srup."
9509Please respect copyright.PENANAbrYUV2CVYZ
Pak Usman yang mengangkat tanganku, wajahnya berada di ketiakku dihisap-hisap tanpa rasa jijik. Pak Prakash pun gak kalah, ketiak yang sebelah juga menjadi santapan Pak Prakash tanpa rasa jijik pula.
9509Please respect copyright.PENANAHrrTsmkVGe
Mendapat rangsangan seperti itu, aku gak kuasa untuk menahan orgasme. Apalagi tangan Rohman gak hanya meremas payudaraku tetapi juga menggesek-gesek bibir vaginaku dengan jarinya.
9509Please respect copyright.PENANAxowiR2a3Id
Tubuhku melengkung, gelombang orgasmeku meledak. Kukepalkan tanganku, "Aaahhh aku keluar."
9509Please respect copyright.PENANAA1SvsUhQNE
Cairan cintaku mengalir seperti air mancur, dengan tubuhku yang aku rasakan semakin lemas.
9509Please respect copyright.PENANA5rThDiCg9V
Lalu aku diposisikan tengkurap dengan pantat menungging ke atas. Karena aku sedang memejamkan mataku, aku gak tau siapa yang meremas-remas pantatku.
9509Please respect copyright.PENANABjxEO6ZbQv
Pantatku terasa dibuka, sampai aku merasakan ada lidah yang menyapu lubang pantatku.
9509Please respect copyright.PENANA3JGTciVSiL
"Sssshhh ahhhh" aku kembali melenguh mendapat rangsangan di anusku.
9509Please respect copyright.PENANAmcrfPRhxhu
Lidah itu tanpa rasa jijik mengorek-ngorek lubang pantatku. "Ahhhhhh" kurasakan anusku dimasuki oleh jari.
9509Please respect copyright.PENANARqKA4QivG2
Mungkin karena gak hanya sekali aku anal sex, jadi lubang analku gak seperti dulu lagi. Sekarang lubang analku gak sesempit dulu yang kata orang mirip lubang matahari.
9509Please respect copyright.PENANA15LuedNRFo
"Ahhhh" mataku mendelik saat kurasakan penis yang penetrasi ke dalam anusku.
9509Please respect copyright.PENANAbBZuOCcau4
"Enak banget sumpah."
9509Please respect copyright.PENANAOpxwOZHhwU
Aku mengenal suara itu, suara itu suara Pak Usman. Tubuhku yang sedang tengkurap dengan pantat menungging dimasuki penis Pak Usman dengan tempo cepat.
9509Please respect copyright.PENANAM50344nF3g
"Gantian woi."
9509Please respect copyright.PENANAnqUUwhaOLp
Suara itu suara Rohman, sekarang Rohman menggenjotku dengan cepat juga.
9509Please respect copyright.PENANARk2u6EX3sE
"Plak, plak, plak" Rohman menampar pantatku tiga kali.
9509Please respect copyright.PENANAzyuu9tY3qS
"Aduh, sakit Man!!", Kataku mengaduh.
9509Please respect copyright.PENANAY8xDjdCY7L
"Hehe, maaf Na. Aku gak tahan lihat pantatmu", kata Rohman.
9509Please respect copyright.PENANAGlcsWRHq6U
"Gantian!"
9509Please respect copyright.PENANAtakCBkAIcn
Kudengar itu suara Pak Jono, sekarang aku giliran dimasuki penis Pak Jono, tangan Pak Jono mengusap pantatku yang masih merasakan perih karena tamparan Rohman.
9509Please respect copyright.PENANAiWiQri072d
"Masih sakit Na?", Tanya Pak Jono yang menggenjot anusku dengan tempo sedang.
9509Please respect copyright.PENANAej07H5FP29
"Masih Pak", kataku sambil menggigit bibir bawahku.
9509Please respect copyright.PENANAsuDmJOTNvk
"Maafin Rohman ya Na!", Kata Pak Jono.
9509Please respect copyright.PENANA9ozKr30ZYz
"Iya Pak, gapapa", kataku.
9509Please respect copyright.PENANAsr2lYWzigI
Ntah kenapa aku gak sakit hati diperlakukan kasar oleh Rohman, justru aku menikmatinya.
9509Please respect copyright.PENANAvyKdksajYj
"Sekarang giliran saya ya Mbak", kata Pak Prakash.
9509Please respect copyright.PENANAfllWY7Dwfe
Tanpa ba bi bu, aku kembali dimasuki oleh penis yang berbeda sampai tubuhku mengejang. Lagi-lagi cairan orgasmeku kembali menyembur berulangkali sampai tubuhku yang lemas ambruk di atas ranjang, tengkurap.
9509Please respect copyright.PENANAGDM2OyrJvO
Lalu pantatku kembali ditarik lagi sampai aku dalam posisi menungging. Anusku kembali digilir bergantian. Karena aku sudah lemas gak berdaya, aku gak tau siapa yang sedang menyetubuhiku.
9509Please respect copyright.PENANA6WQatFlYrE
Tubuhku berkali-kali mengejang, berkali-kali ambruk ke bawah. Saat aku mencoba membuka mataku, dengan mengerjap-ngerjapkan mataku. Kulihat di sekitarku, aku sudah gak lagi berada di kamar.
9509Please respect copyright.PENANA1my1ujr547
Kurasakan tubuhku berada di bathtub berisi air hangat penuh busa, "Udah bangun Na?"
9509Please respect copyright.PENANABdg4KHbjZ1
Kutengok di belakangku, ternyata Pak Jono yang sedang menggosok punggungku. "Ya udah aku tinggal ya? Handuknya aku taruh disini!", Kata Pak Jono.
9509Please respect copyright.PENANAXBoCjwMZAW
"Iya Pak", kataku tersenyum ke arah Pak Jono.
9509Please respect copyright.PENANASGR7u0fF1f
Setelah Pak Jono pergi, aku terpesona dengan kamar mandi Pak Jono. Aku puas-puasin mandi di dalam bathtub sampai tubuhku menggigil.
9509Please respect copyright.PENANArqASJR3EW4
"Na kamu gapapa kan?", Tanya Pak Jono.
9509Please respect copyright.PENANAhvkwWpSc9p
"Husna gapapa kok Pak!", Kataku sedikit berteriak.
9509Please respect copyright.PENANA0H15Gp3yiY
"Oh ya udah. Ini udah Om siapin makan malam buat kamu!", Kata Pak Jono.
9509Please respect copyright.PENANA1IDTxkXvRC
Aku berpikir, seharusnya aku manggil Pak Jono dengan panggilan Om. Lalu aku ubah panggilanku ke Pak Jono menjadi Om.
9509Please respect copyright.PENANA8ITo0gAUcF
"Iya Om, Husna udah selesai kok!", Kataku sedikit berteriak.
9509Please respect copyright.PENANAMAhkWIVQvP
Selesei mandi, kubalut tubuhku dengan handuk. Lalu aku berjalan menuju kamar. Saat pintu kamar mandi kubuka, ternyata kamar mandi yang kupakai berada di dalam kamar.
9509Please respect copyright.PENANAcrAo0D0FSS
Kucari dress panjangku, gak ketemukan. "Ish dimana sih?", Kataku kesel.
9509Please respect copyright.PENANAa4zJkvUCJo
"Na, buruan turun!", Kata Om Jono berteriak.
9509Please respect copyright.PENANAz1FxbkgpMt
"Huh ya udah deh", kataku dalam hati.
9509Please respect copyright.PENANAGj8KtELbtp
Kuputuskan untuk turun ke bawah dengan tubuh telanjang tanpa sehelai benang pun.
9509Please respect copyright.PENANATCb1gc5SgB
"Loh kok gak make baju? Udah Om siapin kimono di kamar kan?", Kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAHQTKL0Xl93
"Duh, Husna gak tau dimana Om naruhnya", kataku dengan bibir manyun.
9509Please respect copyright.PENANA3MkNITJnM8
Om Prakash, Om Usman dan Rohman memandangku tanpa berkedip.
9509Please respect copyright.PENANAwWT1fFpwxT
"Emang gak dingin kayak gitu Na?", Tanya Rohman.
9509Please respect copyright.PENANAfOO1vlyitL
"Biarin aja deh, gini aja. Males harus naik ke lantai atas", kataku dengan bibir manyun.
9509Please respect copyright.PENANAlkC14OdxPT
"Oalah, ya udah deh. Ya udah mari makan, nanti keburu dingin", kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANA1NvRBffjqG
Kulihat ada pembantu Om Jono perempuan menatapku terus, kutatap pembantu tersebut dengan menganggukkan kepala sambil tersenyum. Pembantu itu membalasku dengan tersenyum pula, lalu undur diri.
9509Please respect copyright.PENANAoO008DAKFK
Setelah makan malam selesei, kucoba hubungi kakekku. Kata Kakek, di rumah Kakek ditemani oleh Malik. Membaca chat Kakek, aku mengernyitkan dahiku.
9509Please respect copyright.PENANAMXKe4CPG6T
"Malik?", Kataku dengan tersenyum.
9509Please respect copyright.PENANAC8qf0IMpfc
Ini yang kedua kali aku berbohong, kalau aku sedang menginap di rumah teman perempuanku. Untung saja, Kakek gak curiga. Ntah kenapa saat Kakek bilang kalau Kakek ditemani Malik, pikiranku jadi gak lepas dari memikirkan Malik. Aku menghembuskan nafas panjang, sampai tanpa sadar ada yang duduk di sampingku.
9509Please respect copyright.PENANAtONYKTusYV
"Kok belum dipakai kimononya?", Tanya Om Jono yang duduk di sampingku yang sedang duduk di atas ranjang.
9509Please respect copyright.PENANA9xyuWaS9Ez
"Oh iya sampai lupa Om, hehe", kataku sambil tertawa nyengir.
9509Please respect copyright.PENANA5BsoUSBnQI
"Lagi chat sama siapa?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAa5Gjm9Q3Gf
"Sama Kakek, Om", kataku.
9509Please respect copyright.PENANAbIFLLXAuw6
"Udah ngabarin kan kalau nginep disini?", Kata Om Jono sambil mengusap rambut panjangku.
9509Please respect copyright.PENANAQ7ledYdC23
"Udah Om", kataku tersenyum menatap Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAblodfUBtC4
"Anak baik", kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAmn3k2zUHjB
"Makasih Om", kataku tersenyum malu-malu.
9509Please respect copyright.PENANAx9V5uZ6kMK
"Emang gak dingin ya telanjang gitu?", Tanya Pak Jono.
9509Please respect copyright.PENANAJISIyP5tZ7
"Enak gini sih Om", kataku tersenyum.
9509Please respect copyright.PENANAD826r8Z5UW
"Nih lihat putingmu sampai tegang gini!", Kata Om Jono memencet putingku.
9509Please respect copyright.PENANAAyhF2CElIp
"Ahhh ssssh Om" kataku mendesah.
9509Please respect copyright.PENANAzQCGNHgXLb
"Hehe, kamu gampang banget horny ya Na?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANABh10VvjNiX
Kutatap Om Jono sambil cemberut, "Om sih make mencet putingku segala", Kataku dengan cemberut.
9509Please respect copyright.PENANAKzvUIr75lA
"Hehe, lagian Husna betah banget telanjang gini", kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAcuFQmKGbk8
"Tapi Om suka gak?", Tanyaku.
9509Please respect copyright.PENANAMdg5CRBSju
"Suka sih suka, tapi kalau kamu sakit gimana?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAvn9Rcxc4EJ
"Hehe, iya juga sih Om", kataku cengengesan.
9509Please respect copyright.PENANAMGfNubkNaq
"Mau pamer tetek sama memek ya?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAVYaCyAryQq
"Kalau iya gimana Om? Pengennya sih pamer ke Om Usman sama Om Prakash", kataku menggoda Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAK8IaSmZeh7
"Wah nakal banget", kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAnOG2LNdGWW
"Husna bisa lebih nakal daripada ini", kataku dengan membusungkan dadaku.
9509Please respect copyright.PENANAoAKiillFM5
Lalu aku turun dari tangga, mencari Om Usman dan Om Prakash. Om Jono mengikutiku dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
9509Please respect copyright.PENANAOUbDQqXf2K
Sesampainya di lantai bawah, aku berjalan menuju bengkel. Ternyata di bengkel sedang banyak orang, karena merasa malu akhirnya aku mengurungkan niatku untuk ekshib di depan Om Usman dan Om Prakash.
9509Please respect copyright.PENANAQnw0OUMlfa
"Hehe kenapa lari? Gak jadi?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAMCw3JprHn6
"Gak jadi Om, malu. Banyak orang ternyata", kataku tersenyum malu-malu.
9509Please respect copyright.PENANAC5qzImIrnQ
"Ya udah ikut Om aja, nonton film!", Kata Om Jono yang tiba-tiba menggendongku.
9509Please respect copyright.PENANAfNck0HMmvx
Kulingkarkan tanganku ke leher Om Jono sambil mata kita saling menatap.
9509Please respect copyright.PENANAUr4DnE1Oec
"Ganteng juga ya si Om", kataku di dalam hati sedang terkesima.
9509Please respect copyright.PENANAbTiEEkVKBW
"Hoam, ngantuk Om", kataku menguap dengan tanganku menutupi bibirku.
9509Please respect copyright.PENANAr3D8KVkTmV
Om Jono memandangku dengan tersenyum sambil membelai wajahku, "Tidur aja ya Na?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAzcxeozTxEs
Hoam, lagi-lagi aku menguap, "Iya Om, Husna ngantuk banget. Maaf ya Om!", kataku sambil mengucek-ucek mataku.
9509Please respect copyright.PENANACxSdb7EbXX
Aku semakin menggelendot di dalam gendongan Om Jono, dengan wajahku aku benamkan ke lehernya. Karena wajahku sedang menempel di leher Om Jono, aku iseng menjilat leher Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAzp4aYtOl4g
"Katanya ngantuk?", Tanya Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAxxhX9ocVNJ
"Hehe, ngantuk sih Om", kataku sambil cengengesan.
9509Please respect copyright.PENANA80ofVcdR5I
"Trus kenapa tuh jilat-jilat?", Tanya Om Jono sambil tersenyum, sekarang Om Jono mulai menaiki tangga menuju lantai atas.
9509Please respect copyright.PENANADxNRnBsk1F
"Iseng aja sih, boleh gak aku jilat lagi?", kataku sambil kuangkat wajahku untuk menatap wajah Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAogITmz1Cj2
"Hehe, boleh", kata Om Jono sambil tersenyum.
9509Please respect copyright.PENANAIFm93lPGuR
"Makasih, omku Sayang", kataku sambil memeluk Om Jono lebih erat.
9509Please respect copyright.PENANATetYUiLqqJ
Ntah kenapa pikiranku semakin gila, libidoku seakan gak kunjung padam. Keinginanku yang tadi tertunda untuk memamerkan tubuh telanjangku berganti pikiran-pikiran nakal lain yang mengambil alih. Di pikiranku sekarang, terbayang lidahku menyusuri tubuh Om Jono. Terutama putingnya, yang membuatku gregetan.
9509Please respect copyright.PENANAmixoaN5Tnl
Rasa-rasanya aku ingin menjilat puting Om Jono dengan ujung lidahku. Dan sesekali aku hisap layaknya seorang anak sedang menyusu pada puting ibunya. Tetapi yang terbayang di dalam pikiranku bukan seperti itu, melainkan anggapan yang aku semai di dalam pikiranku bahwa Om Jono adalah pengganti ayahku.
9509Please respect copyright.PENANAwZjHIdFO7L
Aku senang, setelah kepergian Pak Aziz, aku menemukan sesosok orang yang seumuran dengan ayahku lagi. Saat kerinduanku pada ayahku yang memuncak, aku gak ingin sekedar memeluknya sebagai tanda kerinduanku pada ayahku. Tetapi aku ingin memberikan segalanya padanya, bahkan kalau itu adalah keperawananku.
9509Please respect copyright.PENANAXuOrr0Y80P
Pikiran menyimpangku semakin liar, meski aku belum pernah bertemu dengan ayah kandungku. Yang terbersit di dalam pikiranku, have sex dengan ayah kandungku. Aku ingin menjadi pengganti ibuku Azzahra, bahkan aku rela hamil oleh benih ayahku. Membayangkan itu, vaginaku berkedut-kedut. Ingin rasanya syahwatku terlampiaskan lagi untuk malam ini.
9509Please respect copyright.PENANAJ3ikV0ZKfE
Gak hanya pikiran menyimpang tentang incest yang membius otakku. Rasa-rasanya aku memang suka menjadi pusat perhatian. Apalagi membuat lawan jenisku terpesona melihat kecantikanku, apalagi saat aku dalam kondisi telanjang.
9509Please respect copyright.PENANA8xA7tPO0Nb
Tetapi saat tadi aku punya niatan ekshib di depan Om Usman dan Om Prakash, kuurungkan niatku karena perasaan maluku kembali mendominasi. Gak hanya rasa malu, di bengkel gak hanya ada Om Usman dan Om Prakash. Aku masih terlalu malu, untuk memamerkan ketelanjanganku di depan banyak orang.
9509Please respect copyright.PENANAJROo5lMQcm
Setelah aku direbahkan di atas ranjang oleh Om Jono, Om Jono ikut tiduran miring sambil menatap wajahku. "Jadi tidur?", Tanya Om Jono sambil membelai wajahku.
9509Please respect copyright.PENANAI3r89gU4nn
"Maunya sih Om", kataku dengan menatap wajah Om Jono yang berada di sampingku. Sekarang kita sama-sama saling menatap dengan tubuhku miring ke samping.
9509Please respect copyright.PENANAPm6lkui1qE
Lalu kucoba memeluk tubuh Om Jono, dengan kakiku yang melingkar di pinggang Om Jono. Tanganku pun juga memeluk tubuh Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAcqvX88hfyF
"Om boleh jujur gak?", Tanyaku dengan tersenyum.
9509Please respect copyright.PENANAIIWSrQqBMS
"Boleh, mau bilang apa?", Tanya Om Jono sambil membelai wajahku.
9509Please respect copyright.PENANAPhGG60rOO8
"Om ganteng, Hihi", kataku sambil tertawa malu-malu.
9509Please respect copyright.PENANArl33jbHJ5n
"Gombal ya, muah", kata Om Jono sambil mengecup sekilas bibirku.
9509Please respect copyright.PENANA6z9IysrkeP
"Om telanjang dong! Kayak Husna", kataku dengan wajah cemberut.
9509Please respect copyright.PENANAlRKMRva297
"Sebentar ya!", Kata Om Jono melepas pelukanku lalu berdiri.
9509Please respect copyright.PENANAGcBvfgKvMY
Sekarang aku duduk di atas ranjang sambil menatap Om Jono yang sedang menelanjangi tubuhnya. Jantungku berdetak kencang melihat satu persatu pakaian Om Jono terlepas. Lalu Om Jono yang sudah dalam kondisi telanjang bulat naik lagi ke atas ranjang duduk di sampingku.
9509Please respect copyright.PENANA8s1UhHBQrH
"Kenapa pengen pegang?", Tanya Om Jono yang memergokiku sedang melirik ke arah penisnya yang masih layu.
9509Please respect copyright.PENANAENeqy6useE
"Yeee engga tau. Gak sengaja aja tadi ngelirik ke arah situ", kataku jual mahal.
9509Please respect copyright.PENANAM0FFM1ji09
"Gapapa lihat aja, gak usah jual mahal gitu!", Kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANApw1zQmptY4
Lalu aku menghambur untuk memeluk Om Jono, dengan tanganku melingkar di lehernya. "Cium aku Om!", Kataku tersenyum.
9509Please respect copyright.PENANAPxnsK9xMa7
Om Jono merebahkanku perlahan ke atas ranjang, sampai tubuh Om Jono yang awalnya berpelukan denganku menindihku. Kurasakan nafas Om Jono memburu, begitu juga aku. Gak hanya nafasku yang memburu, jantungku pun berdetak lebih kencang. Bahkan vaginaku mulai gatal sampai aku gerakkan pahaku agar menggesek-gesek vaginaku yang gatal gak tertahankan.
9509Please respect copyright.PENANAqJIixKzq4Z
"Muah, srup, srup, srup" Om Jono mulai mencumbu bibirku, memagut bibirku dengan hisapan, gigitan kecil dan juga lumatan di bibir bawahku.
9509Please respect copyright.PENANA7pxIs8Hdj4
Gatal di vaginaku berubah menjadi panas yang merambat ke seluruh tubuhku. Kulepas pagutan Om Jono, kutatap Om Jono dengan senyuman nakal.
9509Please respect copyright.PENANAcyYIHiEpGH
Tanganku sekarang berada di penis besar Om Jono yang masih layu. Kegengggam, kuremas perlahan. Nafas Om Jono semakin memburu. Kurasakan penis Om Jono sedikit demi sedikit mulai menegang.
9509Please respect copyright.PENANAO1fe8i2WJE
Kukocok perlahan, "Enak Om?", Tanyaku dengan suara mendesah.
9509Please respect copyright.PENANA2GvCWVHOY2
"Ssshhhh, iya Na", kata Om Jono dengan memejamkan matanya.
9509Please respect copyright.PENANAoOHBqz6iY1
"Om terlentang ya!", Kataku memberi instruksi.
9509Please respect copyright.PENANA47Lu3F03p7
Om Jono mengubah posisi terlentang, dengan aku yang duduk mengangkangi perut Om Jono. Sekarang aku mengocok penis Om Jono lebih cepat lagi.
9509Please respect copyright.PENANAoei28QxLiw
"Aahhh Husna", kata Om Jono mendesah sambil memegang pinggangku.
9509Please respect copyright.PENANAILDJaQXYuC
Kutundukkan wajahku, dengan lidahku batang penis Om Jono aku jilati sampai basah oleh ludahku. Aku jilat, aku hisap dengan bibirku. Tubuh Om Jono makin blingsatan, "Ahhh Na", Om Jono mendesah keras.
9509Please respect copyright.PENANAw0aDDvPzXy
Pantatku ditarik oleh Om Jono ke arah wajahnya, "Eh Om!", Kataku sambil menoleh ke belakang.
9509Please respect copyright.PENANA6H0h5tGasA
"Nikmatin Sayang!", Kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAUOBoM9ebh9
Aku yang masih sungkan karena vaginaku berada di wajah Om Jono berusaha mengangkat pantatku. Om Jono menarik pantatku lagi agar vaginaku kembali menindih wajahnya.
9509Please respect copyright.PENANAt2mbjI8SCA
"Om sssh ahhh", aku mendesah saat vaginaku menempel di wajah Om Jono yang brewokan.
9509Please respect copyright.PENANAg6LzEP4pzG
Dengan rakus, Om Jono menghisap vaginaku yang bersih tanpa bulu. "Srup, srup, srup."
9509Please respect copyright.PENANAvjmOQdJaHs
"Ahhhh, Om!", Aku mendesah dengan punggung melengkung.
9509Please respect copyright.PENANAppg7vvalhb
Saat aku sudah mampu mengatur nafasku, aku juga ingin memberi kenikmatan pada penis Om Jono. Penis besar Om Jono, aku coba lesakkan ke dalam mulutku.
9509Please respect copyright.PENANAUkaKqXrulg
Agak susah memang, karena penis Om Jono terlalu gemuk, dalam hati aku bilang, "Penis orang Batak, gede juga ya, hihi."
9509Please respect copyright.PENANAk52LqSVTLk
Setengah penis Om Jono sudah berhasil masuk ke dalam mulutku. Karena memang susah, aku paksain penis Om Jono masuk lebih dalam lagi. Kukeluar masukkan penis Om Jono perlahan.
9509Please respect copyright.PENANAA5u4CTFAhg
Geli di vaginaku karena rangsangan dari lidah Om Jono, membuatku blingsatan. Kutekan vaginaku ke wajah Om Jono. Kugesek-gesekkan, kutekan ke bawah.
9509Please respect copyright.PENANAAoEElEswm2
Rangsangan yang hebat yang merangsang vaginaku, secara spontan kumasukkan penis Om Jono masuk ke dalam mulutku lebih dalam. Kukeluar masukkan lebih dalam secara perlahan.
9509Please respect copyright.PENANACGPuktHB2q
Glok glok glok.
9509Please respect copyright.PENANAgFPXemp5wa
Peluhku mulai membasahi tubuhku, ntah Om Jono lupa atau apa. AC di kamar ini gak dinyalakan, yang membuat kamar semakin panas. Ditambah dengan pergumulanku dengan Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAP35HA7XRd7
Jilatan dari bibir kasar Om Jono membuatku gak kuasa, karena gelombang besar orgasmeku akan datang. Pantatku semakin aku tekan ke bawah dengan vaginaku berada di mulut Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAI1DeJSeST3
Tangan Om Jono yang sedang meremas pantatku, menekan pantatku agar menekan ke bawah ke wajahnya.
9509Please respect copyright.PENANAIQnFBzg7tW
Kulepas kulumanku di penis Om Jono, "Plop."
9509Please respect copyright.PENANA7s5REAbFSL
Tubuhku melengkung, dengan wajahku mendongak ke atas. Aliran deras mengalir dari dalam vaginaku, tersendat-sendat.
9509Please respect copyright.PENANAxtDdCq7J54
Saat kuangkat pinggulku, cairan yang mengalir dari dalam vaginaku kembali mengalir deras. Deras seperti air mancur membasahi wajah Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAEHOu3FhaWH
Kuatur nafasku yang memburu, lalu tubuhku ambruk ke bawah. Kurasakan pangkal pahaku, bahkan vaginaku yang baru mengeluarkan cairan cintaku sedang dihisap, dijilat oleh Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAhh10v9kv5V
Dengan tubuh yang masih lemas, kucoba angkat tubuhku untuk kembali duduk. Lalu aku menoleh ke arah Om Jono, "Om suka?", Tanyaku dengan suara mendesah.
9509Please respect copyright.PENANAwB0R4pee5b
Om Jono sedikit mengangkat tubuhku, lalu mengacungkan jempolnya. Dengan senyum nakal, vaginaku yang belepotan oleh cairan lubrikanku, aku gesek-gesekkan lagi ke wajah Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAdLIbD2Zd9B
Om Jono, kembali menjilat, menghisap cairan cintaku yang membasahi pangkal pahaku dan vaginaku dengan rakus.
9509Please respect copyright.PENANAbYhxHGSjdK
Mendapat rangsangan yang kembali memicu birahiku, tanganku gak tinggal diam untuk mengocok penis Om Jono dengan cepat.
9509Please respect copyright.PENANAuBeOlOWfzy
"Ah aku mau keluar Na", kata Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAwKmMNqJ3y9
Penis Om Jono aku masukkan ke dalam mulutku, memuntahkan cairan semennya ke dalam mulutku. Kuhisap sampai cairan semen Om Jono tertelan sampai gak tersisa.
9509Please respect copyright.PENANAo9nCLDNd9l
Kuletehkan penis Om Jono, sekarang aku rebah sejajar di samping Om Jono. Kutolehkan wajahku menatap wajahnya yang belepotan lubrikan vaginaku.
9509Please respect copyright.PENANAUjK0Rej9ZR
"Puas Om?", Tanyaku pada Om Jono.
9509Please respect copyright.PENANAUxMEHvZmhB
"Sangat puas", kata Om Jono tersenyum.
9509Please respect copyright.PENANAk2uaXKJybT
Sekarang kita kembali berpelukan sambil berciuman panas, saling melumat dan menghisap.


