Aku sangat malu saat Togar melihatku tanpa memakai cadar dan hijab. Padahal sempat terbersit pikiran yang membuat birahiku memuncak. Tetapi tak bisa menghapus rasa malu yang aku rasakan. Berbeda dengan saat aku berdiri tanpa hijab dan cadar di depan jendela. Karena yang melihatku bukanlah orang yang kukagumi.
44167Please respect copyright.PENANAMj6hUVAEvG
Ada rasa yang tak bisa aku pahami, yang seharusnya aku mampu melepas hasrat liarku seperti di dalam fantasyku. Tetapi kenyataannya berbeda, saat aku berada di depan Togar tanpa memakai hijab dan cadar, aku merasa seperti telanjang di hadapannya. Aku benar-benar belum siap, rasa maluku membuatku tak berkutik.
44167Please respect copyright.PENANA2g7IAAsPov
"Tok tok tok" Togar mengetuk pintu kamarku.
44167Please respect copyright.PENANAWsfcbssTDm
"Kakak gapapa kan?", Tanya Togar.
44167Please respect copyright.PENANARi0vo85aeh
Wajahku yang aku benamkan di atas bantal aku angkat, dengan lidah kelu aku berusaha menjawab "Emm aku gapapa kok Bang", kataku.
44167Please respect copyright.PENANAHBV6aWEAFr
Dengan langkah gontai aku berusaha bangun dari tempat tidurku, aku merasa tak enak dengan Togar. Karena sebagai tuan rumah seharusnya aku tak seperti ini, meski aku tau Togar bukan mahromku. Hanya saja, dalam lubuk hati yang paling dalam aku mau menjadi tuan rumah yang baik untuk tamuku.
44167Please respect copyright.PENANACZsftYipX7
Tetapi aku tak tau, apakah sebatas karena Togar adalah tamuku atau karena aku mulai mengagumi Togar. Memikirkannya aku jadi malu, tanpa sadar aku tersenyum tipis.
44167Please respect copyright.PENANAuKwuKGQOHp
Sebelum aku membuka pintuku, tak lupa aku memakai cadar dan hijabku yang panjang sampai menutupi lekuk tubuhku.
44167Please respect copyright.PENANAbjTZZp2Abq
"Kreeekk" pintu aku buka.
44167Please respect copyright.PENANAfiPyPBah7H
"Beneran kan Kak, Kakak gapapa?", Kata Togar perhatian.
44167Please respect copyright.PENANAJwHLAHBYsA
Dibalik cadarku aku tersenyum simpul "Aku gapapa kok Bang", kataku.
44167Please respect copyright.PENANAcHLxP1pNhn
"Syukurlah kalau begitu Kak. Oh iya ada yang ketinggalan, habis ini aku balik lagi Kak", katanya.
44167Please respect copyright.PENANA8aXnUy4QX2
"Kok buru-buru Bang?", Kataku berusaha ramah.
44167Please respect copyright.PENANAXAgL0JAlVu
"Iya Kak, soalnya udah ditunggu orang", katanya.
44167Please respect copyright.PENANAAVnzNw6lbX
"Minum kopi dulu Bang, aku buatkan ya?", Tanyaku sedikit memaksa.
44167Please respect copyright.PENANAKyk5Adik6t
"Emm gimana ya. Kalau yang nawarin Kakak bingung mau nolak", kata Togar.
44167Please respect copyright.PENANArcv4PnaEw0
"Yaudah, tunggu ya Bang aku buatkan dulu!", kataku.
44167Please respect copyright.PENANA6SDasR2DQr
Togar melangkah ke arah ruang keluarga, lalu aku berjalan ke dapur untuk membuatkan Togar kopi hitam kesukaannya. Saat aku berjalan menuju dapur, aku tersenyum sendiri. "Kenapa sebegitu perhatian ya? Bahkan aku pun paham apa kesukaannya", kataku di dalam hati.
44167Please respect copyright.PENANATz8kHvGV1i
Aku tersenyum simpul, ada yang menyeruak di dalam hatiku yang terdalam. Dengan senang hati, aku aduk kopi dan gula di dalam gelas. Pikiranku melayang kemana-mana, aku membayangkan sebagai istri yang melayani suaminya.
44167Please respect copyright.PENANAgxRwuWQfW1
Lalu pikiranku tersadar "Astaghfirullah".
44167Please respect copyright.PENANAhUr1zIHfVP
"Aqila, Aqila, kenapa kamu gak sadar-sadar sih? Status kamu masih istri Najib", kataku pada diriku sendiri.
44167Please respect copyright.PENANA81mwVYl1GW
"Huh" aku mendengus.
44167Please respect copyright.PENANAB26n7LlfFg
Kulangkahkan kakiku ke ruang keluarga, dengan senyum tipis dibalik cadarku.
44167Please respect copyright.PENANAKxpAH9dcT4
Kutaruh kopi di atas meja di depan Togar, saat aku menunduk mata kita bertemu. Kita saling tatap dalam waktu yang lama.
44167Please respect copyright.PENANASakv9TRj5R
Kulihat wajah Togar maju, mendekat ke arah wajahku. Secara refleks, kutolehkan wajahku.
44167Please respect copyright.PENANAeVdNnp7rbi
"Muach" bibir Togar mengenai pipiku yang tertutup cadar.
44167Please respect copyright.PENANA45YRLdln9z
Mendapat perlakuan seperti itu bukannya aku marah, justru membuat jantungku berdetak kencang.
44167Please respect copyright.PENANABTM3EJsU1I
Lalu Togar memundurkan wajahnya, "maaf ya Kak", katanya santai.
44167Please respect copyright.PENANAzGVktHGqgz
Ntah kenapa aku sulit mengucapkan satu kata pun.
44167Please respect copyright.PENANAM86dC4wLxU
"Kak" kata Togar berdiri di depanku.
44167Please respect copyright.PENANAzI1bE1DpZ2
Togar di depanku dengan jarak yang cukup dekat, hembusan nafasnya membuatku mati kutu. Kuremas-remas ujung hijabku, dengan menunduk malu.
44167Please respect copyright.PENANARzaoPoglQf
Lalu Togar melihat jam tangannya "Waduh, aku harus cepat-cepat balik nih Kak", katanya buru-buru.
44167Please respect copyright.PENANA1pSX7AanJW
Karena menghormatiku, Togar menyempatkan meminum kopinya meski gak habis.
44167Please respect copyright.PENANAhuVBAPg8p7
"Aku balik ya Kak?", katanya.
44167Please respect copyright.PENANAOheTLnSQhu
"Eh iya Bang", kataku tersentak kaget.
44167Please respect copyright.PENANA3lmMmsLRsa
"Assalamualaikum" kata Togar.
44167Please respect copyright.PENANAlCcvczSor6
"Wa'alaikum salam Bang, hati-hati di jalan ya", kataku dengan tersenyum.
44167Please respect copyright.PENANAsfOi3g6eTR
Rasanya hatiku seperti meledak, ntah kenapa aku merasa bahagia.
44167Please respect copyright.PENANAkWk34xeIbJ
Setelah Togar berangkat, aku kembali sendirian. Rasa sepi tiba-tiba menyelinap di dalam hatiku. Ada perasaan murung yang menguar keluar.
44167Please respect copyright.PENANAKSCsh6iRXY
"Huh" aku mendengus kesal.
44167Please respect copyright.PENANA2ug88nD8EX
Sekarang aku sedang duduk di atas sofa depan tv. Udara yang akhir-akhir ini panas membuatku kembali berpeluh. Kunyalakan kipas anginku. Tetapi tetap saja aku masih merasakan gerah. Karena Togar udah kembali berangkat, cadar dan hijab panjangku berani aku lepas.
44167Please respect copyright.PENANAkdtdHzG5kB
Semilir angin dari kipas anginku membuat mataku berat.
44167Please respect copyright.PENANApnwTV4273V
"Hoam" ngantuk banget.
44167Please respect copyright.PENANAsnSXilt9WN
Aku sudah gak peduli jika kejadian dua minggu yang lalu terulang lagi. Justru pikiranku gak bisa lepas dari membayangkan Togarlah pelakunya. Ntah kenapa aku berharap kejadian itu terulang lagi.
44167Please respect copyright.PENANA7Vcqla3yms
"Huh" aku mendengus.
44167Please respect copyright.PENANAj3gwpNeNqr
"Ah gila kamu Aqila, jangan mulai nakal ya Aqila. Kamu tetap harus menjaga marwahmu sebagai istri dan juga muslimah bercadar!", Kataku pada diri sendiri.
44167Please respect copyright.PENANAeIt134aDZV
"Kenapa? Aku salah begitu? Bukankah berbohong juga adalah dosa?", Kataku menyangkal diriku sendiri.
44167Please respect copyright.PENANAZ31gtepoX3
"Kamu bodoh Aqila, kamu membandingkan dua dosa yang gak sepadan. Kamu tau Aqila, yang kamu bayangkan itu adalah dosa besar? Itu zina Aqila", kataku menyangkal lagi.
44167Please respect copyright.PENANA9aTDtpOzx5
Rasa-rasanya kepribadianku seperti terpecah menjadi dua, saling berbenturan satu sama lain.
44167Please respect copyright.PENANAjQWZ7Hm1s7
"Zina? Tapi aku menyukainya", Kataku menyangkal.
44167Please respect copyright.PENANApZ15qPL58T
"Bagaimana kamu menyukainya, padahal kamu mengkhianati suamimu sendiri? Apakah gak ada sedikit pun rasa bersalah di hatimu?", Kataku menyangkal lagi.
44167Please respect copyright.PENANA5CnQq094d7
"Rasa bersalah pada suamiku", kataku berpikir mengawang.
44167Please respect copyright.PENANAL4sH7IZSpM
"Deg deg deg" jantungku semakin berdetak kencang dan nafasku memburu.
44167Please respect copyright.PENANAN3fpqvMZWW
Ada perasaan yang sulit aku ungkapkan. Saat aku mengingat kalau hatiku sudah berpaling, membuat jantungku berdesir.
44167Please respect copyright.PENANAUeQuijsrFt
"Perasaan apa ini?", Batinku.
44167Please respect copyright.PENANAdBVwE0jDnY
"Kenapa bukan rasa bersalah yang menghampiriku? Justru yang muncul adalah perasaan yang membuat hatiku bergetar", kataku dalam hati.
44167Please respect copyright.PENANAXZi5CYgaDx
Sekelebat muncul pikiran yang gak bisa aku cegah, aku ingin menunjukkan kedekatanku dengan Togar di depan suamiku. Dan aku ingin bercumbu di depan suamiku, bahkan lebih dari itu.
44167Please respect copyright.PENANAGqMI3xXO8D
"Ahhh" aku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANADSpKiVjYDX
Tubuhku mengejang sekejap. "Apa ini?", Kataku dalam hati.
44167Please respect copyright.PENANA3hq5nmIzRC
Kusentuh celana dalamku, dengan merogoh daster panjangku sampai ke pangkal paha.
44167Please respect copyright.PENANA0ZE4yGmIiR
"Astaghfirullah basah" kataku terkejut.
44167Please respect copyright.PENANAoZCcpt6dh4
Saat jariku menyentuh vaginaku yang masih tertutup celana dalam yang basah. Ada perasaan yang membuat nafsuku melecut.
44167Please respect copyright.PENANAgXr34bQ4oJ
Dengan perasaan khawatir kalau tiba-tiba ada tamu yang datang. Aku berkali-kali menoleh ke belakang. Saking paranoidnya, aku melangkah ke depan untuk menutup pintu rumahku. Setelah pintu aku tutup, aku melangkah ke dalam kamar.
44167Please respect copyright.PENANAurZ00MSzOX
Karena nafsu yang tak tertahankan, aku hempaskan tubuhku di atas ranjang. Terlentang dengan kakiku mengangkang, kurogoh dasterku.
44167Please respect copyright.PENANACEKdcNHyvr
Jari-jariku yang bermain di garis vaginaku yang sedikit terbuka, yang masih tertutup celana dalamku yang basah, membuatku merasakan geli yang sangat. Perasaan geli itu menjalar merangsang syaraf-syarafku sampai aku memejamkan mataku. Kunikmati desiran demi desiran yang mendorong aliran deras menuju puncak orgasme.
44167Please respect copyright.PENANA0DdLZoK2B5
"Ahhhh" tubuhku menggigil.
44167Please respect copyright.PENANAha3LNSaamF
Dengan nafas masih memburu, aku masih belum merasa puas. Kuangkat pinggulku untuk melepas celana dalamku. Lalu celana dalamku, aku buang ke sembarang tempat.
44167Please respect copyright.PENANAi1QpPfVA5t
Kucolok-colok vaginaku menggunakan jari telunjukku, rasanya lebih membuatku melayang.
44167Please respect copyright.PENANAObCONzhegR
"Ya Tuhan, maafkan aku", kataku dalam hati.
44167Please respect copyright.PENANAXOp0qad567
Jariku tak berhenti disitu, sekarang aku coba menekan-nekan klitorisku menggunakan ujung jariku.
44167Please respect copyright.PENANAseLJgNOnEG
"Bang Togar, ahhh" kataku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANAuTEFxXVuzF
Tubuhku kembali kelojotan yang bertubi-tubi dengan cairan yang menyembur beruntun.
44167Please respect copyright.PENANAcpAfwoYxfM
"Ahhhh" aku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANAvGfk1GJmpk
"Huuuuh huuuh huuuh", kucoba mengatur nafasku.
44167Please respect copyright.PENANAm9m3Dg5sA6
Dengan mata terpejam kembali aku masukkan jariku, gak hanya satu jari tetapi dua jariku. Kukocok dengan cepat dengan membayangkan Togar. Aku sudah gak peduli dengan dosa, aku sudah gak peduli dengan kesetiaan. Yang ada di pikiranku sekarang hanya nafsu yang ingin terus dipuaskan.
44167Please respect copyright.PENANAHkw8aDb0gU
"Clok clok clok" bunyi jari tanganku di dalam liang senggamaku yang becek.
44167Please respect copyright.PENANAMhq74u5f11
"Baaaaaaang", lagi-lagi aku menyebut nama Togar.
44167Please respect copyright.PENANAEWiO1Rjlvg
"Aaahhhh" aku melenguh sekali lagi dengan tubuh melengkung.
44167Please respect copyright.PENANArk4WJYFX8E
Cairan cintaku mengalir dengan deras sampai sprei ranjangku basah. Kuatur nafasku lagi dengan mata terpejam.
44167Please respect copyright.PENANATDUMAgHD61
"Tok tok tok" ada bunyi ketukan pintu.
44167Please respect copyright.PENANAlbmkPxWOEZ
Kukucek-kucek mataku, kucoba mengumpulkan nyawaku.
44167Please respect copyright.PENANA97xjQYdayS
"Jam berapa ini?", Kataku dalam hati.
44167Please respect copyright.PENANApMbMPyQVWa
Kulihat jam sudah menunjukkan jam 17.00.
44167Please respect copyright.PENANAjqK48axr7W
"Astaghfirullah" aku ketiduran sampai aku terlewat Sholat Dhuhur.
44167Please respect copyright.PENANARCUDTLcJID
Penyesalan yang biasanya menyelinap di hatiku, muncul sekejap saja lalu menghilang.
44167Please respect copyright.PENANACZAdJNFUsV
"Aku sudah berubah", kataku dalam hati.
44167Please respect copyright.PENANAlaE99MxL8x
Dengan langkah gontai aku melangkah untuk membukakan pintu.
44167Please respect copyright.PENANAWiXs2zhbnj
"Kreekk" kubuka pintu rumahku.
44167Please respect copyright.PENANA6aedr6QbJK
"Eh Abang", kataku kaget ternyata suamiku Bang Najib.
44167Please respect copyright.PENANArHoyCQ0ld1
"Capek banget Dek", katanya dengan muka kusut.
44167Please respect copyright.PENANARbotY72GRy
"Loh Adek gak make hijab dan cadar?", Tanyanya tiba-tiba.
44167Please respect copyright.PENANAgRn1necXFr
"Oh iya, Aqila lupa Bang. Tadi Aqila baru bangun tidur", kataku.
44167Please respect copyright.PENANAQsDMjH7HBg
"Oh, yaudah gapapa. Buatkan kopi hitam dong Dek!", kata Bang Najib memerintahku.
44167Please respect copyright.PENANAnrZ3NqQPFr
"Iya Bang", kataku dengan sedikit terpaksa.
44167Please respect copyright.PENANA1zRa9FP7Lw
Dengan langkah berat, kucoba langkahkan kakiku ke dapur. Ada perasaan enggan, aku gak rela diperintah seperti itu meski itu suamiku sendiri. Aku paham istri harus patuh dan taat pada suaminya. Tetapi semenjak kejadian dua minggu yang lalu dan aku sibuk membandingkan Bang Najib dengan Togar, rasa-rasanya aku jengah diperintah seperti itu.
44167Please respect copyright.PENANAS0Oe4FIk5u
Ada perasaan benci saat aku hanya dianggap seperti pembantu.
44167Please respect copyright.PENANAHCwBTQclFM
"Lama banget sih Dek, bikin kopinya?", Kata Bang Najib menyebalkan.
44167Please respect copyright.PENANAIX39kJlYq9
"Ya kan masih dibuat Bang, kalau mau cepet bikin saja sendiri!", kataku dengan nada sinis.
44167Please respect copyright.PENANA0Hb1HxKt2A
"Loh Adek kok berubah begini? Aku suamimu lho", katanya otoriter.
44167Please respect copyright.PENANAJbeZMaHM1b
"Tapi aku bukan pembantu Abang, hiks hiks", Tangisku meledak.
44167Please respect copyright.PENANAXDzty47nsm
"Kok malah nangis? Ya udahlah Dek, aku capek", kata Bang Najib melangkah masuk ke dalam kamar.
44167Please respect copyright.PENANAfhgjNo9TLm
Tanpa rasa curiga sprei ranjangku basah, Bang Najib langsung menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang.
44167Please respect copyright.PENANAi8t6mzaL0k
"Huuh" aku mendengus. Hampir saja, aku mengatur nafasku.
44167Please respect copyright.PENANAG2m6gl8Pzm
Aku benar-benar dongkol hari ini, ego Bang Najib semakin menjadi-jadi. Bang Najib memposisikan dirinya seperti bos, bukan sebagai suami yang menyayangi istrinya.
44167Please respect copyright.PENANAUGKmLCPrCu
"Cepet banget", batinku.
44167Please respect copyright.PENANALbRYG35bH7
Kulihat ke dalam kamar Bang Najib sudah terlelap. Dengan tubuh terlentang, mendengkur.
44167Please respect copyright.PENANATJwtuRglxN
Aku risih melihatnya, lalu aku berpikir kenapa aku bisa menikah dengan laki-laki seperti ini ya? Bang Najib dibandingkan secara fisik dengan Togar, sangat jauh.
44167Please respect copyright.PENANA4f4IvVyTqL
Meski dua-duanya sama, sama-sama gak begitu peduli dengan agama. Itu kenapa meski aku dari kecil dididik oleh orang tuaku dengan nilai-nilai syar'i, semakin lama didikan itu menguap begitu saja.
44167Please respect copyright.PENANA9moAH7vg10
"Huuh" aku mendengus kesal.
44167Please respect copyright.PENANASqScGLHIDI
Saat ini aku belum memakai hijab dan cadarku, aku sudah gak peduli dengan identitasku sebagai muslimah bercadar.
44167Please respect copyright.PENANAFZOuJtlaTn
Selang gak begitu lama, Togar pulang.
44167Please respect copyright.PENANA3jbo94RgJm
"Assalamualaikum" sapanya.
44167Please respect copyright.PENANA0cXVV20wTJ
"Wa'alaikum salam" kataku menjawab.
44167Please respect copyright.PENANACF0vHgOc9x
Togar sejak masuk ke dalam rumah, matanya tak henti menatapku.
44167Please respect copyright.PENANAnOmw5f1LMc
"Ehm, Abang kenapa melihatku seperti itu?", Kataku dengan tersenyum malu.
44167Please respect copyright.PENANA5Kemz35zUn
"Oh enggak Kak, ada yang beda saja soalnya. Baru kali ini aku melihat Kakak tanpa hijab dan cadar lebih dari sepuluh detik, hehe", katanya terkekeh.
44167Please respect copyright.PENANA50HtLngT0R
Melihat tatapan Togar aku jadi malu, kutundukkan wajahku lalu sedikit berlari ke dalam kamar. Di dalam kamar kembali aku pakai hijab dan cadarku.
44167Please respect copyright.PENANAgiaiB0GvGa
Nafasku memburu mengingat kata-kata Togar, apalagi tatapannya ke arahku. Meski aku tak lagi merasa dilecehkan karena tatapan nakal seperti itu. Karena rasa kagumku ke Togar menghapus kekurangan Togar di mataku. Bagiku sekarang, memang seperti itulah laki-laki.
44167Please respect copyright.PENANAwRbJ6npWR2
Setelah aku keluar dari kamar, kulihat Togar tersenyum ke arahku. Tiba-tiba Togar nyeletuk "Kakak cantik ya. Dulu sebelum aku tau wajah Kakak, aku sudah menebak kalau Kakak itu cantik", katanya.
44167Please respect copyright.PENANAq1NQKcTpgL
"Huuuuh" aku mendengus.
44167Please respect copyright.PENANAYmz8tNEHCK
"Semua laki-laki sama saja ya, gombal", kataku sambil tersenyum ke arah Togar.
44167Please respect copyright.PENANAyy7WXN8cyH
"Beneran Kak, aku gak bohong", katanya.
44167Please respect copyright.PENANADk2cFevMiQ
Togar duduk di atas sofa bermain hp. Ntah kenapa ada dorongan supaya aku mendekat ke arah Togar, duduk di sampingnya.
44167Please respect copyright.PENANAdyY9Ivz9zT
Lalu Togar menoleh, tersenyum menatapku. "Najib sudah pulang Kak?", Tanyanya.
44167Please respect copyright.PENANAXBFZtAiY84
"Udah Bang, sekarang tidur di dalam", kataku.
44167Please respect copyright.PENANA5l0Idq0YWd
"Kecapekan kali dia Kak, katanya dia ada urusan sama temannya di luar kota", katanya.
44167Please respect copyright.PENANAfAWZ1li02v
Togar menatapku, aku yang tau Togar menatapku, aku tolehkan wajahku ke samping. Tubuh Togar semakin mendekat ke arahku.
44167Please respect copyright.PENANAnVipcixf4c
"Kak", katanya dengan lembut.
44167Please respect copyright.PENANAooI1AZJtoe
Dengan nafas memburu kujawab "Iya Bang?"
44167Please respect copyright.PENANAhFwHDnqMmD
Wajah Togar semakin dekat, kita saling menatap. Tangan Togar membelai wajahku yang tertutup cadar lalu kupejamkan mataku. Dibalik cadarku, kugigit bibir bawahku.
44167Please respect copyright.PENANAha58LWwFOg
Nafasku semakin tak beraturan, begitu juga dengan detak jantungku.
44167Please respect copyright.PENANAAChkU1bbZx
"Muach" Togar mengecup bibirku yang masih tertutup cadar.
44167Please respect copyright.PENANArWiIgVealh
Kita saling menatap lagi, aku tersenyum di balik cadarku. Lalu Togar berdiri menggandeng tanganku.
44167Please respect copyright.PENANAcDNHcohYtD
Saat Togar menarikku lembut ke arah dapur, aku gak bisa menolak. Begitu juga bibirku, rasanya lidahku terasa kelu.
44167Please respect copyright.PENANA5BMOhK8nPS
Sekarang aku digendong agar duduk di atas meja. "Bang?", kataku lirih.
44167Please respect copyright.PENANAdXKUs8VApW
"Iya Kak?", katanya tersenyum.
44167Please respect copyright.PENANAWMhRLyq2lG
"Deg" jantungku berdetak kencang melihat senyumnya tanpa tatapan cabul membuat hatiku tertawan.
44167Please respect copyright.PENANAmCiHHZNsf8
Togar memegang tanganku agar melingkar di lehernya.
44167Please respect copyright.PENANAw81cr1qECX
"Boleh aku memanggilmu Aqila?", Tanyanya.
44167Please respect copyright.PENANAdIeR3YhzT3
Aku mengangguk "Boleh Bang", kataku malu-malu dengan menundukkan wajahku.
44167Please respect copyright.PENANATBDu2s5nV3
"Terima kasih ya Aqila", katanya sambil tangannya membelai wajahku.
44167Please respect copyright.PENANAqJdmXV8dtk
Rasa geli yang aku rasakan menjalar ke seluruh tubuhku, membuat putingku mengeras.
44167Please respect copyright.PENANA0Goyg25OYF
Kubusungkan dadaku saat aku memejamkan mataku menerima sentuhan-sentuhan lembut di pipiku, bibirku yang tertutup cadar dan kupingku yang tertutup hijab.
44167Please respect copyright.PENANAWet4lhFVpc
"Muach" Togar kembali mengecupku.
44167Please respect copyright.PENANAipVz5A3PyB
Sekarang bibir kami saling bersentuhan meski masih terhalang cadar. Jantungku berdegup kencang merasakan sensasi dari perlakuan Togar yang lembut.
44167Please respect copyright.PENANANZldhbQQAC
Aku menarik wajahku yang masih tertutup cadar. Kubuka cadarku, lalu aku letakkan ke atas meja.
44167Please respect copyright.PENANA1fjpPYuMG7
Kita saling tatap lagi dan Togar kembali membelai wajahku dengan lembut.
44167Please respect copyright.PENANACrY5N7PWF0
"Ahhhh" aku melenguh dengan memejamkan mataku.
44167Please respect copyright.PENANA73nE9LfC9U
Togar tersenyum menatapku, "Kamu cantik Aqila", katanya lembut.
44167Please respect copyright.PENANAz1EwMCf03l
"Benarkah?", Tanyaku dengan tersenyum.
44167Please respect copyright.PENANAloNXQA7ajg
"Iya Sayang", katanya.
44167Please respect copyright.PENANA1EF09EMDVj
Lalu aku sibakkan hijabku yang menjulur panjang ke belakang. Sekarang lekuk tubuhku terpampang di depan Togar yang masih terbalut daster longgar.
44167Please respect copyright.PENANAhaO2kLBBzM
"Anggun sekali", kata Togar.
44167Please respect copyright.PENANA5fCbTrjSmd
"Terima kasih", kataku malu-malu.
44167Please respect copyright.PENANAPULRLfFuIR
Togar kembali menciumku, ciuman Togar berganti dengan pagutan. Dengan memagut bibir bawahku, tangan Togar membelai pundak dan lenganku yang gak lagi tertutup hijab panjang.
44167Please respect copyright.PENANAMjqbTmVitx
Aku semakin melayang dibuatnya, lalu Togar menyentuh bibirku dengan ujung lidahnya. Kubuka mulutku, lidah Togar menyapu setiap inci rongga bibirku.
44167Please respect copyright.PENANAXhurMv8MX1
"Ahhhh" aku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANA9ouHV1Ixj9
Dari pagutan, jilatan berganti lumatan. Tanpa henti-hentinya Togar menghisap bibirku, percampuran ludah kita menyatu.
44167Please respect copyright.PENANAaC4Pa5M0T4
Aku coba menarik wajahku, ludah kami yang menyatu membentuk seuntai bening yang saling mengikat. Kita saling tatap, Togar kembali membelai wajahku. Belaian lembut Togar ke wajahku membuatku terhanyut. Kembali kupejamkan mataku.
44167Please respect copyright.PENANA2qodmkIIJn
"Ahhhhh" aku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANAYKQSjMpPlW
"Boleh?", Tanya Togar meminta izin untuk menyentuh payudaraku.
44167Please respect copyright.PENANA7Zuu4C5KNR
Ada pertentangan di dalam hatiku saat Togar meminta izin untuk menyentuh payudaraku.
44167Please respect copyright.PENANAu6293pxope
Kugelengan kepalaku lalu aku menunduk, Togar kembali membelai wajahku.
44167Please respect copyright.PENANACzMtEweqoo
"Aku mengerti Aqila", katanya tersenyum.
44167Please respect copyright.PENANAvwvCE37EKk
"Terima kasih Bang", kataku tersenyum merasa dimengerti.
44167Please respect copyright.PENANASdHuAQcdDJ
"Sama-sama Aqila", katanya tersenyum.
44167Please respect copyright.PENANAt7cffAJ3HX
Aku turun dari atas meja, dengan posisi berdiri aku jinjit lalu melingkarkan tanganku ke leher Togar. Kucoba untuk berciuman lagi.
44167Please respect copyright.PENANAdT2KUy7yof
Saat aku tarik wajahku ke belakang untuk menatap Togar, Togar tersenyum. Dalam posisi berdiri, Togar menggendongku agar kembali duduk ke atas meja.
44167Please respect copyright.PENANAeyUQXMjtkz
Aku tersenyum menatapnya," Tampan banget", batinku. Kita kembali berciuman dengan panas. Gak berhenti diciuman dan lumatan. Wajahku tak luput dari hisapan Togar.
44167Please respect copyright.PENANAFP9Bmppi7l
"Aqila" kata Togar memanggilku lembut. 44167Please respect copyright.PENANASjwohzdmFH
44167Please respect copyright.PENANAKboO3Qi7Ir
"Iya Bang?", Kataku dengan tersenyum.
44167Please respect copyright.PENANAvDkYR4HGwc
"Boleh aku?", Katanya dengan sorot matanya ingin menyentuh payudaraku.
44167Please respect copyright.PENANALWPrQ53VGj
Aku kembali menggeleng "Aqila belum siap Bang", kataku menahan malu.
44167Please respect copyright.PENANASB7QoDgKr1
Togar hanya tersenyum saja, dengan tangannya membelai, meremas lenganku. Sekarang kita kembali berciuman.
44167Please respect copyright.PENANAo1sraACzqU
Tanpa izin dariku, telapak tangan Togar sudah berada di atas payudaraku yang masih tertutup daster dan BH.
44167Please respect copyright.PENANA8hX7co3s8C
"Ahhhhhh", dengan lembut telapak tangan Togar yang besar meremas payudaraku dengan lembut.
44167Please respect copyright.PENANAGuDqY1xvcR
"Ahhhhh" aku kembali melenguh.
44167Please respect copyright.PENANARHsdElngrS
Kita saling tatap, dengan tatapan nanar aku geleng-gelengkan kepalaku.
44167Please respect copyright.PENANAP02OZGk27M
Togar hanya tersenyum menatapku lalu berbisik di telingaku "Nikmati saja sayang!", katanya.
44167Please respect copyright.PENANA6Tr9WGh9mJ
Tanpa bisa menolak, aku hanya bisa melenguh dengan memejamkan mataku. Lalu aku terlentang di atas meja, dengan sabar Togar melepas kancing dasterku yang berada di depan sampai sebatas perut.
44167Please respect copyright.PENANAJylamMYIaY
"Bang" kataku dengan tatapan nanar.
44167Please respect copyright.PENANAowzNB1IxG1
Togar menurunkan cup BHku, payudaraku yang berukuran besar terpampang sudah di hadapan laki-laki bukan suamiku. Dengan perasaan bercampur malu, aku tolehkan wajahku ke samping.
44167Please respect copyright.PENANAwZpwBUlChM
"Cantik", kata Togar memuji payudaraku.
44167Please respect copyright.PENANA7yBafwHdFy
Aku hanya tersenyum tanpa mampu menjawab. Rasanya sangat malu, karena mendapat pujian tentang rupaku saja aku gak pernah. Ntah itu oleh orang tuaku atau suamiku Bang Najib. Apalagi sekarang yang memujiku Togar, yang bukan mahramku. Tentu saja perasaan campur aduk yang aku rasakan.
44167Please respect copyright.PENANAj5MiU9LEfV
Ada perasaan bangga, tetapi juga rasa malu. Malu karena yang dipuji adalah payudaraku yang setiap hari aku jaga agar tertutup rapat oleh pakaian syar'iku. Dan sekarang terpampang jelas di hadapan laki-laki non mahramku tanpa tertutup sehelai benang pun.
44167Please respect copyright.PENANAJpraHZwgkg
Belum sempat aku mengatur nafasku yang memburu. Telapak tangan Togar meremas payudaraku yang terbuka dengan lembut.
44167Please respect copyright.PENANAmi6suIC6Zm
"Ahhhh" aku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANAIkjvg9vsIh
Sentuhan lembut Togar gak hanya membuatku lupa banyak hal. Aku melupakan janjiku pada diriku sendiri. Gak ada lagi penolakan seperti sebelumnya, dengan tetap menjaga agar payudaraku tetap terjaga.
44167Please respect copyright.PENANA5jM1wOYplh
"Ahhhh Bang" aku melenguh lebih keras.
44167Please respect copyright.PENANA6OyTVpwO8G
Togar gak hanya meremas payudaraku dengan lembut, tetapi Ibu jarinya sudah berada di aerolaku. Sentuhan-sentuhan lembut berputar-putar di sekitaran aerolaku yang lebar.
44167Please respect copyright.PENANAoezNth99xE
"Uuhhh Ooohhh", aku melenguh lebih keras.
44167Please respect copyright.PENANAkVieq57EQK
Aku tak kuasa, sampai aku mendongakkan kepalaku dengan mata terpejam.
44167Please respect copyright.PENANAPPWi9RA6Bq
"Enak sayang?", Tanya Togar.
44167Please respect copyright.PENANABK11IC7oRs
"Hu'um" kataku mengangguk malu-malu.
44167Please respect copyright.PENANAUOoz3ZToP5
Aku tersenyum lalu menoleh ke samping. Lalu Togar kembali menundukkan wajahnya, kita berciuman lagi. Saling lumat, saling bertukar ludah. Gak ada perasan malu-malu lagi.
44167Please respect copyright.PENANAsDg2765rfs
"Srup srup" bunyi bibir yang saling menghisap dan melumat.
Kupegang telapak tangan Togar agar meremas payudaraku lebih kencang.
44167Please respect copyright.PENANAtxuFRIQ8Zx
"Ahhhhh" lenguhku.
Togar gak hanya meremas payudaraku yang sebelah kanan saja, Togar juga meremas payudaraku yang sebelah kiri.44167Please respect copyright.PENANAD6mFO1wYRe
44167Please respect copyright.PENANAYTlXGy06ur
"Bang ahhhh", kataku melenguh keras.
44167Please respect copyright.PENANAfuwaSN426H
Tanpa sadar, aku buka pahaku lebih lebar. Mengetahui itu, Togar menatapku dengan tersenyum. Lalu telapak tangan Togar menyentuh vaginaku dari luar dasterku.
44167Please respect copyright.PENANA8slEqgDB8U
Gesekan pada vaginaku membuat tubuhku menggelinjang, kutarik kepala Togar agar Togar semakin dekat dan erat saat kita berciuman.
44167Please respect copyright.PENANAnC7qcT6RR5
"Srup srup" bunyi lumatan dua bibir yang menyatu.
44167Please respect copyright.PENANAiqTyg9r9oj
Togar menegakkan tubuhnya, dasterku yang hanya terbuka di bagian depan dilepasnya secara perlahan. Sekarang dasterku terlepas sebatas perut.
44167Please respect copyright.PENANAE0KpJNQBrc
Belum sempat aku mengatur nafasku, Togar menciumi bagian tubuhku yang terbuka.
44167Please respect copyright.PENANAc6EZlZpnal
"Aw Bang", Togar mencupang leherku.
44167Please respect copyright.PENANACoe7Q2LVu0
Lalu leherku yang sudah terbuka gak luput dari jilatan dan hisapan Togar. Ini benar-benar membiusku, nafsuku sudah gak lagi bisa terbendung.
44167Please respect copyright.PENANAh3mE5fm0of
"Srup srup" bunyi hisapan Togar pada tubuhku yang terbuka.
44167Please respect copyright.PENANAX3435P9DY3
Sesekali pinggulku aku gerakkan maju mundur, ke samping kanan dan kiri. Aku gak kuat, rasa gatal di vaginaku semakin menyeruak.
44167Please respect copyright.PENANAiXYXshyYT7
"Ahhhh Bang" lenguhku.
44167Please respect copyright.PENANAwEz3quV8dy
Lalu Togar berhenti merangsang tubuhku, saat ini Togar menatapku sambil tersenyum. Kita saling tatap, senyumannya membuatku nyaman.
44167Please respect copyright.PENANAMHSakfH61N
Lalu telapak tangan Togar menyapu keringat yang membasahi dahiku. Togar tersenyum lagi dengan lembut, aku terbuai. Dalam hatiku aku berkata "puaskan aku Bang, puaskan aku. Aku ingin lebih daripada ini."
44167Please respect copyright.PENANAk86z7imcX7
Kupegang telapak tangan Togar yang sedang menggesek-gesek vaginaku yang masih tertutup celana dalam dan daster. Kugerak-gerakkan telapak tangan Togar agar menggesek vaginaku lebih cepat lagi.
44167Please respect copyright.PENANAKqUkXLqzO9
"Ahhhhh" aku melenguh.
44167Please respect copyright.PENANA4H4LqhEP9R
Aliran orgasmeku gak bisa aku bendung, dengan tubuhku yang mengejang-ngejang hebat.
44167Please respect copyright.PENANAKm5MkM77w8
"Creeettt creeettt" aku squirting.
44167Please respect copyright.PENANAxy2sVkbnOA
Dengan tatapan nanar, kulihat Togar berdiri, menarik celana dalamku lepas. Disibakkan daster bagian bawahku sampai ke perut.
44167Please respect copyright.PENANAN1eQW231qu
Sekarang vaginaku yang tembem dengan bulu yang sudah tercukur rapi terpampang jelas di depan Togar. Dengan nafas memburu aku hanya bisa menunggu, apa yang akan dilakukan Togar selanjutnya.
44167Please respect copyright.PENANAzkFjLk0cAu
Kutatap Togar dengan tersenyum, Togar bilang "Maafin aku ya, aku udah sejauh ini Aqila".
44167Please respect copyright.PENANAsMbhrS5xek
Mataku berkaca-kaca mendengarnya "Aqila maafin Bang", kataku.
ns216.73.216.179da2


