No Plagiarism!LyZJxyrqSyXaUDPioXwgposted on PENANA 'PAWsitive', klinik hewan yang lumayan besar di pusat kota, tampak sangat sibuk dengan hilir mudik yang terjadi di sana.298Please respect copyright.PENANAAXWJbyc1yO
298Please respect copyright.PENANAOZmYLDkwFL
Para damkar pun berbaur dalam situasi setibanya mereka di parkiran. Bang Erwin jalan paling depan, disusul Jono, Fandi, dan Bara di belakang bareng kucing yang tadi mereka selamatkan.
298Please respect copyright.PENANAMz3AaJq8SG
"Utami." Sambil melangkah, Bang Erwin tampak memanggil perempuan yang lagi berdiri di samping pintu klinik.
298Please respect copyright.PENANASAarwhlOj1
"Eh, Bang Erwin." wanita itu menoleh dan menyambut kehadiran tim damkar dengan senyum.
298Please respect copyright.PENANApvLZ4RL7fx
"Mana kucingnya, Bang?"
298Please respect copyright.PENANAapMHSv7tVl
"Ini." jawab Bang Erwin, seraya memajukan Bara yang lagi pegang kandang.
298Please respect copyright.PENANAgholxDaQnY
"Ya udah, kalau gitu masuk aja, biar Tami lapor Dokter Willy dulu."
298Please respect copyright.PENANAzXAlR2FTpJ
Tim damkar pun masuk sesuai prosedur, dan menunggu di lobi dengan Bang Erwin duduk dikelilingi timnya yang berdiri.
298Please respect copyright.PENANAe5jiw8qoDK
"Pahlawan bulu ternyata." seorang dokter tua seketika sumringah begitu bertemu muka tim damkar. Dia sendiri didampingi Dokter Utami, dan seorang dokter muda berwajah Timur dengan semacam memo di tangannya. "Apa kabarmu, Win?"
298Please respect copyright.PENANAoSTDeDjRhw
"Alhamdulillah baik, Dok, by the way, ini." Bang Erwin langsung ambil kandang di tangan Bara usai salaman sama itu dokter.
298Please respect copyright.PENANAX9ZVh3WV3t
"Oh, ini, bisa." Dokter Willy melihat sambil mengangguk penuh optimisme. "Tapi sama murid saya aja ya! Dia bagus juga kok, kalau handle hewan kayak kucing."
298Please respect copyright.PENANA0TIVVmawjP
Tim damkar semula mengira dokter di sebelah Dokter Willy yang Beliau maksud. Tapi saat sang dokter menoleh...
298Please respect copyright.PENANAsuJtoKCczv
"Glenn, panggil dia!"
298Please respect copyright.PENANA4CGLinBzSR
Dokter bernama Glenn itu mengangguk dan langsung bergegas masuk ke dalam. Jujur aja, Bara rada geli melihat sikap tuh dokter yang lebay dance sana sini ketika melangkah.
298Please respect copyright.PENANAGCj65PZTeQ
Hanya dua menit, wujud sang dokter muncul dari balik bilik yang membatasi ruang lab. Kegelian Bara serta-merta sirna, berganti terpana melihat rupa tuh dokter yang terhitung anggun untuk ukuran mata tengilnya ini.
298Please respect copyright.PENANAtdZjiDJJhp
"Masih ingat kan, Win? Namanya Sekar, salah satu murid sekaligus dokter paling berbakat yang saya tarik dari kampus saya."
298Please respect copyright.PENANAjz4ho3DkeS
Interaksi pun terjadi, tapi hanya Bang Erwin yang dapat kesempatan salaman dengan tuh dokter.
298Please respect copyright.PENANAeZDq5F1v5T
"Oke, Win, saya balik ke room dulu! Masih banyak customer harus saya handle." mata Dokter Willy tiba-tiba beralih ke arah wanita yang duduk di meja kasir.
298Please respect copyright.PENANAeISvBzIm1S
"Via, catat ini! No payment kayak biasa, ya!"
298Please respect copyright.PENANANeiQo6nMMy
"Baik, Dok." gadis bernama Via itu manggut, dan kembali menghadapi komputer guna melakukan entry data berdasar permintaan sang dokter.
298Please respect copyright.PENANApF8QCV1COH
"Kalian aja yang masuk! Saya ada urusan sedikit sama istri saya." seru Bang Erwin sambil lantas menggandeng Dokter Utami ke area yang lebih privasi.
======1234 copyright protection294PENANAxIRm0ZKzq4 尼
Bara, Jono dan Fandi beriring mengekor dokter bernama Sekar tersebut. Cewek itu tampak lebih banyak diam, dan memandu ke lab tanpa sedikitpun basa-basi pencair suasana.1234 copyright protection294PENANAgFCmHikBME 尼
"Mana kucingnya? Taruh meja sini!"1234 copyright protection294PENANANi3nDBPGOy 尼
Bara pun merapati Sekar, dan langsung buka kandang guna memberi kucing kecil itu padanya.1234 copyright protection294PENANAv2CoVZLlwP 尼
"Kalem ya, Sayang, dokternya baik kok." Bara mengelus punggung tuh kucing, tapi entah karena grogi atau ceroboh kumat, gores si kucing nggak sengaja Bara sentuh hingga bikin ia kelojotan mengeong minta dilepas.1234 copyright protection294PENANAhrV8tOOATg 尼
Bara dan Sekar reflek mencegat tuh kucing, tapi kecerobohan bikin Bara terpeleset dan menyenggol Sekar hingga keduanya nggak sengaja berpelukan.1234 copyright protection294PENANAz99iTzECsG 尼
Ruangan lab kontan freeze dengan situasi di luar dugaan ini. Jono hanya mematung terkesiap, sedangkan Fandi menepuk jidat sebelum menutup mata sesaat kemudian.1234 copyright protection294PENANAtgiZK8Fy8t 尼
"APA-APAAN KAMU?" ucap Sekar sengit, diiringi tangan yang langsung mencap pipi Bara seketika itu juga.1234 copyright protection294PENANANcx1i3lrJ9 尼
"JANGAN MACAM-MACAM YA! AKU GADIS BAIK-BAIK."1234 copyright protection294PENANAIbdBh9VHE7 尼
"Itu, kucing..." Bara coba membela diri, dan menunjuk kucing bawaannya yang telah pindah tangan ke Sekar.1234 copyright protection294PENANAcs5b6skvNR 尼
"Alasan aja." Sekar nggak mau dengar, dan hanya merapikan jas dokternya yang kusut mendadak usai terjatuh.1234 copyright protection294PENANAUxZLCqNsl3 尼
"Panas nih, Fan."1234 copyright protection294PENANA9NzBGie8mD 尼
"Diam aja, Jon, bisa bahaya kalau kita ikut-ikutan."1234 copyright protection294PENANATIvmf1Ws3Y 尼
"Udah, ini anak kucing bakal kita karantina dulu, mungkin 2 minggu lagi baru beres." walau marah, Sekar tetap profesional dan memberitau treatment si kucing ke Bara.1234 copyright protection294PENANArseQ9lpSek 尼
Jono dan Fandi pun segera membawa Bara agar ruang lab nggak kian awkward.1234 copyright protection294PENANAjzoRnvRdZ6 尼
"Kenapa lagi itu pipimu? Masalah apa lagi kamu bikin di dalam?" Bang Erwin terang bingung melihat timnya memapah Bara saat keluar lab.1234 copyright protection294PENANA38Lt1MLDSs 尼
"Nggak, Bang, Bara cuma kepleset doang." Jono langsung back-up supaya Bara nggak dimarahi lebih lanjut.1234 copyright protection294PENANAjqF5pA3NGV 尼
Bang Erwin hanya menghela nafas, dan berinstruksi meminta tim damkar kembali ke mobil.1234 copyright protection294PENANARVGKVXawLL 尼
======1234 copyright protection294PENANA9ofs2d98RD 尼
Sepulangnya di markas, Jono dan Fandi gotong-royong mengobati pipi Bara yang masih merah. Fandi mengoles luka pakai salep, sementara Jono mengompres inti tempelengan dengan handuk yang terus-terusan ia basahi.1234 copyright protection294PENANAUjIU1wjszm 尼
"Ya ampun, Bar, gini aja teriak-teriak, biasa kamu santai aja, biar kena api." ledek Jono, sembari terus menekan pipi Bara dengan handuk di tangannya.1234 copyright protection294PENANAPZWfdWU1CM 尼
"Sakitnya sih biasa, Jon, malunya itu." sahut Bara, sambil pegang pipi guna melindungi luka dari nyeri. "Mimpi apa aku ditampar di tempat umum gitu."1234 copyright protection294PENANATSQ3bCuTmp 尼
"Menurutmu dia nempeleng, gara-gara siapa?" Fandi pun ikutan ngomong di sela kesibukannya membalur pipi Bara. 1234 copyright protection294PENANAAnLI628DzD 尼
"Makanya,, apa-apa tuh jangan asal, pakai perhitungan, kalau udah gini kan, kamu juga yang rasa."1234 copyright protection294PENANAl61Lmq6rtd 尼
Suasana pun kembali sunyi, seturut tim damkar yang masih sibuk sama pipi Bara.1234 copyright protection294PENANAjwLK2b5AIB 尼
"Eh, tapi kalau dilihat-lihat, tuh dokter cantik juga lho, Bar." iseng Jono kembali kambuh beberapa saat berselang. "Iya nggak, Fan?"1234 copyright protection294PENANAncaSP3pJEj 尼
"Cantik sih cantik, Jon, tapi sifatnya gitu, siapa juga nggak bakal mau." sungut Bara lagi, mengingat penyebab ia harus pasrah diobati.1234 copyright protection294PENANAT47wFKI1dx 尼
"Kayaknya itu memang setelan pabrik dia deh." ucapan Fandi serta-merta bikin Jono dan Bara bingung.1234 copyright protection294PENANAxZfHheaV6P 尼
"Aku pernah lihat dia sih sebelumnya, pas pertama diajak Bang Erwin ke sana. Watak tuh cewek kayaknya memang gitu, kulkas 10 pintu."1234 copyright protection294PENANAjr7q050ri7 尼
"Oalah, gitu tho."1234 copyright protection294PENANAsX2B0VdERD 尼
Fandi mengangguk merespon Jono. "Iya, Jon, memang gitu, nggak sangka juga aku, sekalinya hangat endingnya malah gini."1234 copyright protection294PENANAQYRS8EMue3 尼
"Duh, kasihan kawan kita ini, yang sabar ya, Bar." ujar Jono prihatin, seraya meneruskan lagi kompresannya membungkus bengkak Bara.1234 copyright protection294PENANA7mNC6b7Q2E 尼
"Bara, gimana kondisimu?" sekali lagi, Bang Erwin muncul tiba-tiba di hadapan mereka.1234 copyright protection294PENANAPWcS4SlurI 尼
"Lumayan, Bang, udah mendingan diobati Jono sama Fandi."1234 copyright protection294PENANAAgWhUE6Joi 尼
"Oh gitu, baguslah, artinya sekarang kita bisa lanjut kan?"1234 copyright protection294PENANAuY3MPE8n6q 尼
"Mau ke mana lagi, Bang?" Fandi kontan heran dengan instruksi mendadak sang danru.1234 copyright protection294PENANAhRzEIs4dE3 尼
"Ke Jalan Merpati, warga sana ada yang minta kita perbaiki AC rumahnya. Ngadat dari dua jam lalu."1234 copyright protection294PENANAbFdY45iVTX 尼
Bara, Jono, dan Fandi, auto terbelalak mendengar.1234 copyright protection294PENANAK5BoYX5WCL 尼
"Nggak salah, Bang? Kita damkar lho, lain ahli elektronik."1234 copyright protection294PENANAjknTCJFXXW 尼
"Aduan tetap aduan, Bar, mereka ngadu, artinya percaya sama kita." Bang Erwin menepis argumen yang dilempar Bara padanya.1234 copyright protection294PENANANEKpMYJLwM 尼
"Kuy gas, siap-siap!"1234 copyright protection294PENANAsm3f2DFpdQ 尼
Tim damkar nggak punya pilihan selain kembali bangkit mengikuti sang danru.1234 copyright protection294PENANAfJDo2Ic5lj 尼
***1234 copyright protection294PENANAJP46IqAGIP 尼
216.73.216.254
ns216.73.216.254da2