Hari-hari berlalu semenjak persetubuhanku dengan Mas Parjo. Tanpa sepengetahuan Andi, Mas Parjo minta kontak WAku. Sering kita saling menyapa lewat chat, kadang juga menyapa lewat video call.
6080Please respect copyright.PENANADD6BPCwdMv
Ntah kenapa, aku sudah gak memikirkan Andi. Aku sudah gak peduli, apakah Andi cemburu atau engga. Karena persetubuhanku dengan Mas Parjo, Andilah yang menghendaki.
6080Please respect copyright.PENANAVL5mqK4Q5s
Dia gak bisa membedakan, apakah aku serius atau sekedar bercanda saja. Dengan alasan itu, aku memutuskan untuk menjalin komunikasi diam-diam dengan Mas Parjo.
6080Please respect copyright.PENANAOAOP894AE3
"PING" ada notif WA di hpku. Kulihat di layar hpku, ternyata chat dari Mas Parjo.
6080Please respect copyright.PENANAwpEIX7L24D
"Assalamualaikum ukhty, udah tidur kah?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANATB8kBWhKud
Aku tersenyum melihat chat dari Mas Parjo, bagaimana engga. Mau chat mesum saja, harus dimulai dengan salam.
6080Please respect copyright.PENANAGZYRZsSH3h
"Wa'alaikum salam Mas, belum. Kenapa emang?", Tanyaku balik ke Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAxaXlsFPvKG
"Kangen aja sih. Gak chat ukhty sehari aja rasanya ada yang kurang, hehe", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAdmlJyAPSjm
"Kok bisa gitu ya Mas?", Tanyaku dengan emoticon tersenyum.
6080Please respect copyright.PENANAZ8dFgmn3zS
"Gak tau nih, anuku tegang mulu daritadi, hehe", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANALV3U4pXrXw
"Nah kan, ujung-ujungnya mesum juga", kataku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANA7GP3phZOXv
"Apa sih Mas yang tegang? Aku gak paham deh", kataku dengan emoticon melet.
6080Please respect copyright.PENANAxOAFovuWgF
"Ini ukhty, yang di dalam celana, hehe", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAIqZg6uprA8
"Mana coba lihat!", Kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAiueJgs8jrZ
"Beneran ukhty mau lihat?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAo0ovwMYMAw
"Iya, mana!", Kataku lewat chat dengan emoticon malu-malu.
6080Please respect copyright.PENANAIxyHqHNvo3
Lalu Mas Parjo mengirim photo penisnya yang ereksi maksimal. Sebenarnya aku biasa saja melihat penis Mas Parjo, karena bukan pertamakalinya aku melihat penis laki-laki. Tetapi aku tetap membalas chat Mas Parjo dengan respon seakan takjub. Ya karena banyak alasan juga aku ingin menyenangkan Mas Parjo. Karena sekarang bukan hanya Andi yang selalu ada untukku, tetapi juga Mas Parjo.
6080Please respect copyright.PENANAeP2PU73gmL
"Gede banget sih Mas!", Kataku lewat chat dengan emoticon malu-malu.
6080Please respect copyright.PENANAWZKX3tAFjd
"Masak? Suka gak ukhty?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAEWiPw1l5Vo
"Suka banget dong Mas", kataku dengan emoticon tersenyum.
6080Please respect copyright.PENANAVjDEb0SQDp
"Aku kangen deh, pengen masukin ini ke itunya ukhty", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAt85ohfO4iN
"Ini itu apa sih Mas? Aku gak paham deh, hehe", kataku lewat chat pura-pura gak tau.
6080Please respect copyright.PENANAojA3RWgjZE
"Masak gak tau sih?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAl1uuCVcVuk
"Beneran Mas, aku gak tau, hehe", kataku lewat chat pura-pura gak tau.
6080Please respect copyright.PENANApbioOeyPW5
"Masukin kontolku ke memek ukhty", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAYVI8gh6bP8
Ntah kenapa jantungku berdesir, membaca chat Mas Parjo. Memang, kalau hanya melihat photo penis aku biasa-biasa saja. Berbeda saat aku benar-benar merasakan penis yang penetrasi ke dalam vaginaku. Membayangkan penis Mas Parjo penetrasi ke dalam vaginaku, rasanya vaginaku berdenyut.
6080Please respect copyright.PENANAjFGmP1PHWC
Yang aku inginkan malam ini, gak hanya sekedar kata-kata. Aku gak mau juga, kalau hanya sekedar vcs. Karena masturbasi udah gak lagi seenak dulu, seperti sebelum aku merasakan banyak penis penetrasi ke dalam vaginaku.
6080Please respect copyright.PENANAmgZGs7tp1j
Lalu aku berinisiatif untuk memotret kakiku yang sedang mengangkang dengan auto fokus vaginaku yang tanpa celana dalam. Photo itu langsung aku kirimkan ke Mas Parjo, dengan caption "Mas , Husna pengen ngentot malam ini Mas."
6080Please respect copyright.PENANATyNrmTqpr2
Mas Parjo membalas, "Hehe, udah gak tahan ya ukhty?"
6080Please respect copyright.PENANA2bA6Ht5ma1
"Iya Mas, Husna pengen kontol. Bisa gak, malam ini kesini?", Tanyaku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAEIHmQqR5tE
"Bukannya di rumah ada kakek ukhty ya?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANARezRrgLMd3
"Iya juga sih", Kataku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANAD1Qx4VFgpu
Aku berusaha memutar otakku, memikirkan bagaimana aku bisa mengulangi persetubuhanku dengan Mas Parjo.
6080Please respect copyright.PENANAYuYjmP4HzN
"Kita ketemuan aja Mas!", Kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAv69D1DQFWD
"Tapi sekarang udah malem ukhty", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAbVlXTKAx4C
"Jadi gak mau nih ngentotin aku?", Kataku lewat chat dengan emoticon kecewa.
6080Please respect copyright.PENANAdSYqR0XHBu
"Mau sih, mau banget", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANA5tKfnBcHzX
"Kalau Mas Parjo mau, usaha!", Kataku memaksa.
6080Please respect copyright.PENANAcqKgW8hdse
"Hehe takut aja sih ukhty", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAr8WBVuQHZD
"Ya udah, kalau Mas Parjo takut. Biar aku aja yang nyamperin Mas Parjo", kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAi3b5phj5E3
"Kemana? Ke rumah? Kalau ada klitih gimana ukhty?", Tanya Mas Parjo.
6080Please respect copyright.PENANARAafcUflXR
"Deg" aku baru inget, kalau di daerah sekitarku sering terjadi klitih. Yang awalnya aku menggebu-gebu ingin melampiaskan syahwatku yang gak terbendung, akhirnya syahwatku sedikit meredup.
6080Please respect copyright.PENANAqZYFItanHs
"Tapi aku gak kuat Mas", kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAXiqpqFAy6U
"Sama ukhty, aku juga kangen empotan memek ukhty, hehe", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANA326o5JYJ7T
"Trus gimana dong Mas?", Kataku lewat chat dengan emot sedih.
6080Please respect copyright.PENANABeGhgabM8U
"Vcs aja gimana?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAzf4WdILwTb
"Gak mau ah! Aku maunya ngentot Mas", kataku lewat chat dengan emoticon sedih.
6080Please respect copyright.PENANANDipSrnqB2
"Hehe, sabar dong ukhty. Daripada jadi korban klitih, ukhty mau?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAzEXmv8uSSz
"Gak mau lah, Mas Parjo aja ya yang kena klitih. Husna gak mau, hehe", kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAIaPtiYm1WG
"Yeee kok gitu? Emang tega?", Kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANASDcOFdpX56
"Gak tega sih, hehe", kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAKFktEzaIzf
"Ciee gak tega, berarti sayang dong?", Tanya Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANABItdClaoiR
"Ge'er, engga lah. Kan aku udah ada pacar", kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAFznqSWtQTg
"Pacar apaan tuh Mas Andi, masak suka ngelihat pacarnya dientot orang lain", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAY5N5sHETRK
"Jangan gitu ah, aku gak suka. Toh Mas Parjo jadi bisa ngentot sama aku kan?", Tanyaku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANA5S1j2rtNqe
"Ya kalau beneran sayang, gak mungkin dong rela orang yang disayang dientot orang lain", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAD8YhSmIQeJ
"Iya juga sih Mas. Tapi.. ", kataku enggan melanjutkan kata-kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAuEeJeBGscd
"Tapi apa ukhty?", Tanya Mas Parjo.
6080Please respect copyright.PENANA1NgrAJCN4m
Sebenarnya aku ingin bisa chat dengan Mas Parjo sebebas mungkin. Menceritakan semuanya, yang ada di kepalaku. Tetapi kenyataannya, aku gak bisa. Ada sesuatu yang mencegahku, agar menyimpan sesuatu yang gak harus aku ceritakan ke siapa pun itu di dalam hatiku.
6080Please respect copyright.PENANA6MgVcwQ9vM
"Oh engga. Bukan apa-apa", kataku lewat chat berbohong.
6080Please respect copyright.PENANAiuSiLuUbPT
"Oke, aku ngerti ukhty", kata Mas Parjo lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAWLx0Zgefh0
Aku senang Mas Parjo gak memaksaku untuk mengungkap segalanya. Terbersit rasa kagum dari dasar hatiku, karena kedewasaan Mas Parjo. Yang gak ingin mengupas lebih dalam privasiku.
6080Please respect copyright.PENANA387oKmE1Zx
"Udah malem Mas, aku rehat aja ya", kataku lewat chat.
6080Please respect copyright.PENANAzpzdm1PDHT
Karena syahwatku sudah meredup, akhirnya aku bisa mencoba menutup mataku. Tetapi saat aku berusaha memejamkan mataku, syahwatku yang sempat mereda kembali muncul. Rasanya vaginaku sangat gatal, berkedut-kedut ingin dipuaskan.
6080Please respect copyright.PENANAMXplJouJUu
Sekarang aku yang hanya memakai daster pendek tanpa lengan, sedang blingsatan di atas ranjang. Kocoba menggesek-gesek dengan pahaku yang aku rapatkan, syahwatku semakin gak tertahankan. Lalu tanganku aku jepit dengan pangkal pahaku. Semakin kurapatkan, syahwatku semakin menjadi-jadi.
6080Please respect copyright.PENANAIfRDCwprvn
Saking gak tahannya, aku yang dalam posisi miring ke samping dengan tangan aku jepit dengan pangkal paha. Mengubah posisi, dengan terlentang. Karena aku sedang mengangkang, dasterku yang pendek terangkat ke atas.
6080Please respect copyright.PENANAPT7z5R652p
Nafasku semakin memburu, aku benar-benar gak kuat. Kumasukkan tanganku ke dalam dasterku yang tersingkap ke atas, untuk menyentuh vaginaku yang tanpa celana dalam.
6080Please respect copyright.PENANAhWNjnAEyqC
Jari lentikku yang berada di dalam daster pendekku yang tanpa lengan, menggesek-gesek labiaku yang menggelambir. Rasanya benar-benar membuat aku gak tahan. Kutekan jari telunjuk ke klitorisku yang menonjol dengan ujung jariku. Perasaan nikmat menjalar ke seluruh tubuhku, sampai tubuhku melengkung dengan mata terpejam.
6080Please respect copyright.PENANAjBt3fbRpN0
Lalu kucoba memasukkan satu jari, kucolok dan keluar masuk ke dalam lubang vaginaku.
6080Please respect copyright.PENANAySPZsB68zz
"Aahhh, ah ah ah" kukeluar masukkan dengan cepat. Semakin nikmat apa yang aku rasakan, semakin aku gak mau berhenti. Bahkan, aku tambah satu jari dengan dua jari.
6080Please respect copyright.PENANAvewtotpuPy
Clok clok clok..
6080Please respect copyright.PENANApYzSmmET6R
Vaginaku semakin basah, kukeluar masukkan lebih cepat lagi.
6080Please respect copyright.PENANARQJvDtx9cU
"Aaahhhhh" tubuhku melengkung, sampai tersentak-sentak gak karuan.
6080Please respect copyright.PENANAs2A2DjIlod
Kucabut jariku dari lubang vaginaku, kulihat leleran cairanku di dua jariku. Dengan nafas yang masih tersengal-sengal kulihat jariku yang penuh leleran cairan lubrikanku.
6080Please respect copyright.PENANAqD0KvN7qNy
"Aku puas!", Kataku dalam hati sambil tersenyum.
6080Please respect copyright.PENANA156C3vbD5O
Baru saja, mencoba mengatur nafasku. Syahwatku kembali muncul lagi. Rasanya aku kesal, kesal karena syahwatku gak seperti dulu lagi. Yang cepat sekali puas, berbeda dengan sekarang yang gak pernah puas.
6080Please respect copyright.PENANAoCuseJBt3q
Dengan senyum kesal, aku melangkah keluar dari kamarku. Tanpa hijab, tanpa cadar, hanya memakai daster pendek tanpa lengan.
6080Please respect copyright.PENANA8Hlw7DlBSw
Kulangkahkan kakiku ke kamar kakekku. Setelah aku intip kakekku, ternyata kakekku sedang tertidur lelap.
6080Please respect copyright.PENANAXnU26LrWmd
"Syukurlah", kataku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANAixj0NczpJz
Lalu aku melangkah ke dapur untuk membuat teh manis anget. Saat aku sedang mengaduk gula di dalam cangkir tehku, kurasakan semilir angin menerpa kulitku. Gak hanya menerpa lengan, pundakku yang telanjang. Tetapi juga masuk ke sela-sela ketiakku.
6080Please respect copyright.PENANARJxHPwShND
Rasanya merinding saat angin menerpa leher, kuping dan pangkal payudaraku. Syahwatku semakin memuncak, dengan payudara yang mengencang. Puting yang tegak, mengacung yang gak tertutup BH di dalam daster tanpa lenganku.
6080Please respect copyright.PENANAlJTFcg5089
Angin juga menerpa vaginaku yang hanya tertutup oleh daster pendek tanpa lenganku. Kupejamkan mataku, kurasakan hembusannya yang lembut seakan menjilati seluruh tubuhku.
6080Please respect copyright.PENANAN1HY9LT5Yn
Mendapat sapuan angin di vaginaku, aku mengangkang lebih lebar dalam posisi berdiri. Tanpa bisa aku cegah, tubuhku mengejang. Kurasakan semburan cairan cintaku yang keluar dari dalam vaginaku.
6080Please respect copyright.PENANAYgODlRywkX
Kupegang vaginaku dari luar daster tanpa lenganku, vaginaku sangat basah. Sampai-sampai tembus ke dasterku.
6080Please respect copyright.PENANA8f7vMHR0Oi
Kucoba melihat ke bawah, aku terkejut dengan menutup bibirku dengan telapak tanganku.
6080Please respect copyright.PENANACUAM2bAMcW
Lantai dapurku benar-benar basah. Lalu aku ambil kain pel, untuk membersihkan cairan cintaku yang membasahi lantai dapurku.
6080Please respect copyright.PENANA8g7veZr06g
Ntah kenapa, syahwatku belum benar-benar mereda. Dengan nafsu tertahan, aku melangkah ke emper rumahku, untuk sekedar duduk menikmati malam sambil meminum teh.
6080Please respect copyright.PENANA5cj24Cr17Y
Saat aku duduk di atas kursi depan rumahku, hujan turun dengan deras. "Kenapa hujan malam ini, kayak perasaanku sekarang ya?", Tanyaku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANA4ABGOwnzjY
Dinginnya malam, yang ditambah hujan yang begitu deras. Sedikit membuatku menggigil.
6080Please respect copyright.PENANAOcBvMEjmpf
Sesapan teh hangat yang masuk ke dalam kerongkonganku seakan membuka sebuah kenangan.
6080Please respect copyright.PENANAyhq0gkaq6h
"Aku merindukanmu Lik", kataku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANAAimn4NEhgP
Tanpa sadar aku meneteskan air mata, "Cengeng kamu, Na!", Kataku dalam hati pada diriku sendiri.
6080Please respect copyright.PENANAOUYZbb5AyJ
Sekarang aku meringkuk di atas kursi anyaman, dengan lengan yang memeluk lututku. Dasterku yang pendek terangkat ke atas, tersibak sampai area vaginaku terbuka.
6080Please respect copyright.PENANA2Sdb7Iprq9
Dinginnya malam, disertai angin semilir menerpa vaginaku. Kupejamkan mataku, kurasakan siksaan dingin seakan membekukan vaginaku yang berleleran lubrikan yang terus keluar dari vaginaku.
6080Please respect copyright.PENANAQ5WV3MBu5v
Dingin, dingin gak hanya membekukan hatiku. Nafsu yang menyelimutiku juga ikut membeku. Bahkan air mataku kini gak lagi berbekas. Saat aku memejamkan mataku, tiba-tiba aku merasakan seseorang yang memelukku dari belakang.
6080Please respect copyright.PENANAUK6dW3c1an
"Ayah!", Kataku lirih dengan air mata yang menetes di pipiku.
6080Please respect copyright.PENANAUWW4EQEx4o
"Husna lelah Yah!", Kataku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANAeXG4OTYB2s
Kucoba membuka mataku, menoleh ke belakang gak ada siapa pun. Aku kembali terisak-isak, ntah kenapa aku kembali teringat pada ayahku. Padahal semenjak aku melepas keperawananku, aku merasa menjadi perempuan yang baru. Yang engga lagi memandang lawan jenisku sebagai representasi ayahku.
6080Please respect copyright.PENANApxVNH3EoI1
Tetapi kenapa, ingatanku pada Malik justru membuka lembaran lama. Bahwa aku merindukan sosok ayah di hidupku. Dan orang yang aku anggap menggantikan sosok ayahku, satu persatu telah pergi. Dari Pak Aziz, Malik dan kini Andi yang hanya sekedar menginginkan tubuhku sebagai pelampiasan nafsunya.
6080Please respect copyright.PENANAAdiJjNNLnl
Gak mempedulikan diluar sedang hujan, aku keluar rumah membawa motor maticku. Pelan-pelan kugeser gerbang rumahku, dalam kondisi basah kuyup, aku mengendarai motorku tanpa memakai hijab dan cadar.
6080Please respect copyright.PENANAP1kxSeqPlj
Sekarang motorku menembus kegelapan malam dan aku gak tau kemana arah tujuanku. Motorku melesat melewati kebun tebu di kanan kiriku. Dengan kabut tebal, menyatu dengan hujan yang semakin deras.
6080Please respect copyright.PENANA5fdHrFc7Qi
Gak ada siapa pun, hanya ada aku dengan gelapnya malam. Tangisku terus menetes tersamarkan oleh derasnya air hujan. Terbersit di pikiranku untuk mendatangi makam Pak Aziz.
6080Please respect copyright.PENANAGG7QAmCCDH
Kupacu motorku ke arah makam Pak Aziz, dengan motor melesat kencang kuusap air mataku yang menetes. "Aku kangen Pak Aziz, hiks", kataku sesenggukan.
6080Please respect copyright.PENANARnXg5nUwu9
Sesampainya di depan gerbang pemakaman, kuparkir sepeda motorku. Menggigil, memeluk lenganku, aku berjalan masuk ke dalam pemakaman. Sepi, gak ada siapa pun, hanya burung hantu yang bertengger di atas pohon.
6080Please respect copyright.PENANABZ0SDOo9GO
Sesampainya di pemakaman, aku langsung menghambur ke makam Pak Aziz. Aku duduk di samping makam Pak Aziz, sambil aku pegang nisan Pak Aziz.
6080Please respect copyright.PENANAFxzCqcXSE0
"Gimana kabar Pak Aziz? Baik kan disana? Hiks."
6080Please respect copyright.PENANAK2iEcJp880
Saat aku sedang terisak, ada yang memegang pundakku.
6080Please respect copyright.PENANAkByjOCJtnR
"Mbak, Mbak gapapa?"
6080Please respect copyright.PENANA41lF66jHGH
Aku menoleh ke belakang, kulihat Pak Aziz sedang berdiri di sampingku membawa payung. Lalu aku berdiri karena perasaan haruku, "Pak Aziz, Husna kangen sama Pak Aziz, hiks hiks", kataku sambil memeluk Pak Aziz.
6080Please respect copyright.PENANAmbpYPVGw5w
"Mbak, maaf Mbak. Saya bukan Pak Aziz"
6080Please respect copyright.PENANAlYYkTVacRI
Kucoba mengusap mataku, lalu kusipitkan mataku karena kondisi sekitarku remang-remang. Dan benar saja, orang itu bukan Pak Aziz. Perasaan malu langsung menguar dari dalam hatiku.
6080Please respect copyright.PENANAqkLxJ2s6PQ
Tetapi perasaan malu itu gak bertahan lama, digantikan dengan syahwat yang sejak tadi menguasai tubuhku.
6080Please respect copyright.PENANAh1D4fVnYtX
Kulepas dasterku sampai jatuh ke atas rerumputan pemakaman. Kutatap bapak-bapak itu dengan tatapan menggoda.
6080Please respect copyright.PENANAf9jo1UElPY
Kupegang dada bapak-bapak itu, kubelai dengan lembut. Dengan sedikit mendesah aku dekatkan wajahku ke wajah bapak-bapak itu.
6080Please respect copyright.PENANAl8uNzciJZ7
"Aku sange Pak! Please entot aku! Sssh aaaah", kataku mendesah sambil terus merangsang dada bapak-bapak itu.
6080Please respect copyright.PENANAqsnlGRzN8s
Kutatap wajah bapak-bapak itu, bapak-bapak itu balik menatapku dengan senyum menyeringai. Dilemparkannya payung yang dipegangnya ke sembarang tempat. Bapak-bapak tua itu, yang posturnya tinggi besar menggendongku.
6080Please respect copyright.PENANAZSQOYLe4gv
Dengan tangan melingkar di leher bapak-bapak itu, aku menatapnya dengan tatapan nafsu.
6080Please respect copyright.PENANA6k0FrImfAx
"Mau bawa saya kemana Pak?", Tanyaku.
6080Please respect copyright.PENANAZ7YEHMy79y
"Mau bawa eneng cantik, ke surga dunia, hehe", katanya terkekeh.
6080Please respect copyright.PENANAi79hfRIJXs
"Siapa nama Bapak?", Tanyaku dengan tersenyum.
6080Please respect copyright.PENANAN8SMiHLYpE
"Saya Kamto, kalau eneng?", Tanya Pak Kamto.
6080Please respect copyright.PENANAiWeSCyUHjt
"Saya Husna Pak", kataku malu-malu.
6080Please respect copyright.PENANAOVgEnOdAMZ
"Kenapa malam-malam gini ke makam?", Tanya Pak Kamto.
6080Please respect copyright.PENANADlmDlstZGk
Lalu aku dekatkan wajahku ke telinga Pak Kamto, sambil mengangkat wajahku. "Saya rindu sama suami saya Pak, Pak Kamto mau gak gantiin suami saya? Saya lagi sange Pak, ssssh aaaah", kataku berbisik dengan wajah cemberut sambil mendesah.
6080Please respect copyright.PENANARfHGVU9prr
"Jadi Pak Kamto mau gak gantiin suami saya yang sudah meninggal, buat entotin saya? Hihi", tanyaku menggoda pada Pak Kamto.
6080Please respect copyright.PENANA230WXEJ0YD
"Hehe, gak cuma saya Mbak yang bakal gantiin suami Mbak. Tapi ada dua orang lagi yang bakal puasin Mbak, hehe", kata Pak Kamto terkekeh.
6080Please respect copyright.PENANA6evYuWL4LB
Aku memandang Pak Kamto dengan mengernyitkan dahiku, "Jadi aku sebentar lagi foursome?", Tanyaku dalam hati.
6080Please respect copyright.PENANA0YeRxM6qmT
Kutatap Pak Kamto dengan tersenyum, "Saya suka Pak", kataku pada Pak Kamto.
6080Please respect copyright.PENANAbiRPhfG1NR
"Pasti Mbak suka, haha", kata Pak Kamto tertawa.
6080Please respect copyright.PENANAa1rHBUWKVs
"Kita mau kemana Pak?", Tanyaku pada Pak Kamto.
6080Please respect copyright.PENANAxQ2Kk0OrX1
"Ke rumah saya Mbak, tuh dekat makam, hehe", kata Pak Kamto terkekeh sambil menunjuk ke rumahnya yang sederhana.
6080Please respect copyright.PENANAX2TUuzCy6w
"Trus dua orang lagi selain Pak Kamto siapa tuh Pak?", Tanyaku penasaran.6080Please respect copyright.PENANAYhRvzKM4aY
6080Please respect copyright.PENANAM9cUPTKlqp
"Anak saya, sama menantu saya Mbak, hehe", kata Pak Kamto.
6080Please respect copyright.PENANA6zYYb7JJKT
Sekarang Pak Kamto sudah melangkah ke halaman rumahnya yang gubuk reyot, jantungku deg-degan membayangkan apa yang akan terjadi padaku.
6080Please respect copyright.PENANAHDz3Y3mbTP
Kulihat dua orang laki-laki berbadan kekar, dengan kulit gelap keluar dari dalam rumah. Menatap tubuhnya yang kekar, aku menelan ludah.
6080Please respect copyright.PENANA76rFG4eOK4
"Bagus banget badannya", kataku terperangah takjub.
6080Please respect copyright.PENANApAFPNHQsVE


