Setelah pulang dari rumah Muti. Sudah banyak notif di Telegram dari tiga selir Gw itu yang dikirim saat Gw sedang bersyahwat dengan Muti.
197Please respect copyright.PENANAQI4zxIjxDK
Kak Sinta :
"Jak, ceritain sekarang."
197Please respect copyright.PENANAZWeY7TDa5P
Bu Nisa :
"Bu Lena belum tau ya?"
197Please respect copyright.PENANAOE2DTWjXN1
Bu Lena :
"Ada apa?"
197Please respect copyright.PENANAin4ciPA6fa
Bu Nisa :
"Jaka abis dapetin orang baru."
197Please respect copyright.PENANA2s2VrRZiyn
Bu Lena :
"Hah? Siapa?"
197Please respect copyright.PENANAronlJm45ec
Kak Sinta :
"Bu Ros, Bu."
"Makanya ini aku tanyain, pokoknya Jaka harus cerita disini."
197Please respect copyright.PENANAcBn7X06OGH
Melihat isi chat itu, Gw langsung saja meladeni pertanyaan mereka.
197Please respect copyright.PENANAPhVfyw20G6
Jaka :
"Bukan cuma sama Bu Ros. Hahaha."
197Please respect copyright.PENANA0PPA9GuFVB
Bu Nisa :
"Jakaaa. Siapa lagi ya ampun."
197Please respect copyright.PENANAsndz0oWrqt
Kak Sinta :
"Gak kuat di aku kalo punya pacar kayak kamu, Jak."
197Please respect copyright.PENANAuYmx1mJ5hI
Jaka
"Muti. Hahahaha."
197Please respect copyright.PENANA6PxieT2viB
Kak Sinta :
"Ya ampun Jaka. Kok bisaaa."
197Please respect copyright.PENANA1NtKlm8TS3
Bu Lena :
"Haduhh Jakaaa."
197Please respect copyright.PENANAJwHOlkYN6G
Jaka :
"Mau tau cerita yang mana dulu nih?"
197Please respect copyright.PENANAqOdUeRU8c0
Bu Nisa :
"Muti dulu Jak. Aku penasaran kok Muti bisa."
197Please respect copyright.PENANAzNJ09Hpbqy
Jaka :
"Ya karena Muti nyaman sama saya gituu."
197Please respect copyright.PENANA431qrhK418
Kak Sinta :
"Tadi kamu main sama Muti??!!"
197Please respect copyright.PENANAiaZ1oi1HVE
Jaka :
"Main, tapi enggak ML. Cuma blowjob doang."
197Please respect copyright.PENANAPnIRDQzxmz
Bu Nisa :
"Terus kalo Bu Ros?"
197Please respect copyright.PENANAbaXYJ5wRrH
Jaka :
"Dianya yang goda-godain saya. Ya saya ajak ke kamar Bang Sani. Hehehe."
197Please respect copyright.PENANAey3gX9Ii4V
Bu Nisa :
"Tuh kan Bu Lena, kamar Bang Sani emang bisa bermanfaat."
197Please respect copyright.PENANAQzw3RdwoOr
Bu Lena :
"Iya. Bermanfaat buat Jaka. Saya mah jarang ditengokin."
197Please respect copyright.PENANAJ1FxkM0tZl
Bu Nisa :
"Ibu mah masih kemarin. Saya udah berapa lama ini."
197Please respect copyright.PENANABmNexcsiMM
Jaka :
"Main bertiga yuk Buu."
197Please respect copyright.PENANAzRLKtWWOiN
Bu Nisa :
"Sama siapa?"
197Please respect copyright.PENANA7nvOsExAq5
Jaka :
"Saya, Bu Nisa sama Bu Lena. Di rumah Bu Lena."
197Please respect copyright.PENANAX3DyLPX24N
Kak Sinta :
"Ahh, parah. Aku gak di ajak."
197Please respect copyright.PENANAHRgCeecduT
Bu Lena :
"Yang muda nanti dulu yaa. Ngalah dulu sama yang udah nikah."
"Yuk, Jak. Kapan?"
197Please respect copyright.PENANAC9J2hb3W0B
Jaka :
"Lusa aja, Bu. Kan malam minggu. Sekalian kita nginep."
"Aku mau tidur bareng Bu Nisa sama Bu Lena.
197Please respect copyright.PENANAsY32qJztVX
Bu Nisa :
"Ayukkk. Aku udah kangen kontolnya Jaka."
197Please respect copyright.PENANAJZHFJXYJHe
Kak Sinta :
"Parah ihh. Lawan aku ibu-ibu semua. Mana nambah Bu Ros lagi."
197Please respect copyright.PENANA2jbRJjyMPv
Bu Nisa :
"Eh iya, Jak. Itu Bu Ros gimana bisa dia mainnya. Ceritanya belum kelar tadi."
197Please respect copyright.PENANA2NP9iEFSLP
Jaka :
"Ya tadi gitu kan. Di goda-godain terus saya ajak main di kamar Bang Sani. Terus abis main abis Bu Ros keluar kamar, tiba-tiba Bu Nia masuk padahal saya masih bugil."
"Dia marah-marah dibilang saya perusak rumah tangga orang."
"Terus juga Bu Nia bilang kalo Bu Ros kemarinnya abis main sama Rudi."
197Please respect copyright.PENANAhjoZ2SHzzt
Bu Lena :
"Hah?? Serius??"
197Please respect copyright.PENANAHRfACZ5CFy
Jaka :
"Iyaa. Pokoknya kalian jangan nanya-nanya sama Rudi ya. Ini rahasia kita-kita aja."
197Please respect copyright.PENANA2uiZzl7nvL
Bu Nisa :
"Tapi kamunya udah nanya Bu Ros?"
197Please respect copyright.PENANAcuJNgFLV5v
Jaka :
"Belum."
197Please respect copyright.PENANAYTmzXDX97T
Bu Nisa :
"Coba kamu tanya, Jak."
197Please respect copyright.PENANAOMfpqWhcdt
Jaka :
"Oke deh, coba saya WA."
197Please respect copyright.PENANA1ZxBXAW6Wl
Setelah diberikan arahan oleh Bu Nisa, Gw pun mencoba untuk menanyakan kepada Bu Ros perihal yang tadi sore via WA.
197Please respect copyright.PENANA0sq4pCYa87
Jaka :
"Assalamualaikum, Bu Ros."
197Please respect copyright.PENANAzr66C48dYl
Tidak ada jawaban
197Please respect copyright.PENANAYWjiwGlXI0
Jaka :
"Bu?"
197Please respect copyright.PENANAHdD8C9G1Qp
Setelah menunggu 15 menit. Barulah muncul balasan dari Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANALrryZ4flWy
Bu Ros :
"Iya, Jak. Kenapa?"
197Please respect copyright.PENANAYw0XzhdkXP
Jaka :
"Lagi sibuk gak?"
197Please respect copyright.PENANAdKdKTSEAdL
Bu Ros :
"Iya nih, Jak. Lagi bantuin anak saya ngerjain PR. Kenapa?"
197Please respect copyright.PENANAnQ4dvWP0Dm
Jaka :
"Mau bahas yang tadi, Bu."
197Please respect copyright.PENANAfXg4fiVQ4g
Bu Ros :
"Jangan di WA yaa."
197Please respect copyright.PENANAY01r33Xuhf
Jaka :
"Oke deh."
197Please respect copyright.PENANAdvO0STQ9mn
Yah. Bu Ros enggak mau bahas itu lewat WA. Dan juga kalo Gw ajak ngobrol besok di sekolah, takut diliat Bu Nia nanti dia mikir macem-macem lagi.
197Please respect copyright.PENANAwv1CBm0Cry
_____-----_____
197Please respect copyright.PENANAV0lS5uCx5Y
Esoknya di sekolah, Gw mencoba untuk berbicara dengan Bu Ros. Tapi setiap kali Gw mencoba untuk menemuinya, selalu saja ada Bu Nia yang mencoba untuk menjauhkan Gw dengan Bu Ros. Sampai akhirnya Gw menyerah dan meminta bantuan Bu Nisa.
197Please respect copyright.PENANA10maNKXd5D
"Bu." panggil Gw ke Bu Nisa yang sedang berada di kelasnya setelah selesai mengajar dan anak-anak baru saja pulang.
197Please respect copyright.PENANAjvhgUnyWYh
"Ehh, Jak. Enggak siap-siap buat sholat Jum'at?" tanyanya.
197Please respect copyright.PENANArTiW8YaoMr
"Iya ini mau. Tapi saya mau minta tolong."
197Please respect copyright.PENANAAYvDpBrKjL
"Minta tolong apa sihh. Sini saya bantuin kalo buat kamu mah." ucapnya.
197Please respect copyright.PENANAeoasZwF3xk
"Saya mau nanya ke Bu Ros tentang yang kemarin. Tapi tiap saya mau nemuin Bu Ros, Bu Nia selalu aja ngeliatin saya." jelas Gw.
197Please respect copyright.PENANAJ5UTPNHTmE
"Jadi saya harus gimana?" tanyanya.
197Please respect copyright.PENANAfkSAMSwE5D
"Ibu tawarin aja ke Bu Nia, udah siapin buat acara ultah anaknya belum. Kalo belum ajakin Bu Nia buat Bu Nisa temenin belanja, gituu." ucap Gw.
197Please respect copyright.PENANAZUSAVbdW26
"Bilang aja ibu tau toko yang murah buat beli alat-alat pesta ultah gitu." lanjut Gw.
197Please respect copyright.PENANAyJJtzzoTLC
Gw pun lalu berangkat ke masjid terdekat bersama Rudi dan Pak Rizki serta Bang Sani. Sepulangnya dari masjid, Gw menengok ke kelas Bu Ros melihatnya sedang membersihkan kelasnya.
197Please respect copyright.PENANAIO4nVGJrBO
"Bu Ros." sapa Gw.
197Please respect copyright.PENANA4oaBEMq0Gh
"Iya, Jakk." sautnya.
197Please respect copyright.PENANAhhIk3pvDvh
"Sendirian aja. Enggak sama Bu Nia?" tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANAdjlwY8Jtyy
"Iya nih sendiri. Bu Nianya lagi sama Bu Nisa beli buat persiapan besok anaknya ultah Jak. Sini dong bantuin saya." ajaknya.
197Please respect copyright.PENANAu2pMWJLsVR
"Bantuin apa, Bu?"
197Please respect copyright.PENANAlCW1zLrT9V
"Ini, bantuin beresin kelas. Kalo kelas bawah kan anaknya masih pada kecil, jadi pada belum bisa piket. Jadinya harus gurunya yang beresin." keluhnya.
197Please respect copyright.PENANAdKPCNLnEt9
Setelah beberapa lama Gw membantu Bu Ros membersihkan kelas, disaat kami sedang beristirahat di kelasnya. Bu Ros bertanya dengan maksud Gw semalam.
197Please respect copyright.PENANACvxPBivr6G
"Eh, Jak. Semalem kamu ngechat saya, mau ngomong apa?" tanya Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANAcVzfPpoMaH
"Iya ini saya mau nanya."
197Please respect copyright.PENANALIFlbs8JKS
"Nanya apa, Jak?"
197Please respect copyright.PENANA2087QIqw9J
"Ibu tau gak sih, kalo abis kita main di kamar Bang Sani. Tiba-tiba aja Bu Nia nyamperin aku padahal aku masih telanjang." jelas Gw.
197Please respect copyright.PENANAH91ge5lxyG
"Ahh, yang bener??!!"
197Please respect copyright.PENANA0ikvuF9gMD
"Iyaa. Terus saya diomelin. Dibilang saya perusak rumah tangga Bu Ros." lanjut Gw.
197Please respect copyright.PENANAJaZkjxvNGt
"Terus juga saya mau nanya ini. Bu Nia bilang kalo sebelum saya, Bu Ros pernah main sama Rudi. Emang bener, Bu?" tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANAW9JPCfBrQh
Bu Ros kaget. Tatapannya kosong entah kemana. Mungkin ia bingung harus menjawab apa.
197Please respect copyright.PENANAJ2UZjiij4y
"Gapapa, Bu. Cerita aja. Saya bisa jaga rahasia kok."
197Please respect copyright.PENANAiPfWKuE3gN
"Saya juga bingung ceritanya, Jak."
197Please respect copyright.PENANA5ywki94YuA
"Sebisanya ibu aja." ucap Gw ajar Bu Ros nyaman dalam bercerita.
197Please respect copyright.PENANAPpLPNmhaqY
"Biar sekedar kamu tau aja. Suami saya itu usianya terpaut jauh sama saya. Dua puluh tahun, Jak. Dan saya dulu nikah di kampung saya, bisa dibilang pernikahan dini, Jak."
197Please respect copyright.PENANANQalPtfdSI
Gw yang mendengar hal itu merasa kaget.
197Please respect copyright.PENANAoZL3bcZA5e
"Dan akhir-akhir ini entah kenapa saya kayak penasaran gitu gimana rasanya ML sama yang seumuran. Apalagi berondong. Makanya awalnya saya goda-godain Rudi waktu dia ngajar olahraga kelas saya. Sampai akhirnya kami ML tapi ternyata punya dia kecil, dan dia enggak ngerti apa-apa tentang seks." jelasnya.
197Please respect copyright.PENANAEXp4VRM0xc
"Sampai akhirnya aku main sama kamu, dan itu baru aku ngerasain kepuasan dalam berhubungan seks. Beda banget sama suami saya ataupun sama Rudi." lanjutnya.
197Please respect copyright.PENANACIOrJplmz0
"Enak, Bu?" tanya Gw menggoda Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANAc8yGYDQu77
"Gilaa, Jak. Enak bangettt."
197Please respect copyright.PENANAQr0b6iTMqG
"Mau nyobain lagi gaa??" tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANAztoquTnzFM
"Mau doongg. Yukk, ke kamar Bang Sani lagi?"
197Please respect copyright.PENANAoxNcKPoJxO
"Jangan ah, kemarin kan udah minjem kamarnya. Gak enak kalo minjem lagi. Apalagi sekarang kan lagi ada orangnya."
197Please respect copyright.PENANAvNLSQdQIo1
"Terus mau dimana? Hotel?"
197Please respect copyright.PENANAdOKJVesZia
"Enggak ahh." tolak Gw.
197Please respect copyright.PENANAjVIMFj2qxj
"Terus dimana doonggg."
197Please respect copyright.PENANAyoc6wk3Zln
"Apa besok aja di rumah Bu Nia?"
197Please respect copyright.PENANAFl8cflVKTh
"Gila kamu, ngomel pasti dia."
197Please respect copyright.PENANAQmgKUShBpU
"Tapi ibu sering ke rumah Bu Nia kan? Pasti tau dong tempat buat kita ngumpet?"
197Please respect copyright.PENANA7TRRmIETuh
"Hmm. Iya sihh."
197Please respect copyright.PENANAZ8hVF4pWVd
"Yaudah, Bu. Besok ajaa."
197Please respect copyright.PENANANHdkpcMDoY
Tak lama setelah itu, Bu Nia dan Bu Nisa pulang dari belanjanya. Melihat hal itu Gw langsung buru-buru pergi ke ruang guru agar terhindar dari omelan Bu Nia.
197Please respect copyright.PENANALCOnOrHoDi
_____-----_____
197Please respect copyright.PENANAd2HR33q9cz
Esoknya, pada hari Sabtu kami semua berkumpul bersama di rumah Bu Nia yang kini baru Gw ketahui bahwa rumahnya berada di apartemen yang lumayan bagus. Hanya guru-guru saja yang hadir karena memang acaranya hanya makan-makan para guru saja.
197Please respect copyright.PENANALnG32Yt814
Tidak semuanya hadir. Hanya ada beberapa guru yaitu Gw yang datang bersama Bu Nisa, Bu Putri yang datang bersama Pak Rizki, Muti yang datang sendiri, Bu Lena yang datang bersama Suaminya, Bu Ros yang sudah sedari pagi membantu Bu Nia menyiapkan semuanya dan Bu Hanna yang datang bersama Kak Sinta.
197Please respect copyright.PENANAr6RILfRTHQ
Pak Sulai dan Pak Bashir tidak bisa hadir karena ada keperluan. Farhah tidak datang karena harus mengajar di pengajiannya. Rudi ada jadwal bermain basket dengan teman-temannya dan Bang Sani masih harus menjaga sekolah.
197Please respect copyright.PENANAFj3nAL6Kyw
"Makasih yaa semuanya udah bisa hadir kesini. Emang sengaja saya buat untuk guru-guru aja karena besok baru pesta anak saya rumah neneknya khusus anak-anak." ucap Bu Nia menyambut kami semua.
197Please respect copyright.PENANAiGTlgKhusJ
"Gapapa kok, Bu. Asal kenyang." ucap Muti.
197Please respect copyright.PENANAVEST8MRXy0
"Awas kamu nanti jadi gemuk gak bisa nyari suami." ledek Bu Nisa.
197Please respect copyright.PENANAwDwqGSk3lB
"Biarin aja. Biar saya bisa menemukan cinta sejati yang mencintai saya apa adanya." ucap Muti sambil mengunyah tempe.
197Please respect copyright.PENANALMs2IK8JTl
"Telen dulu ihh baru ngomong." kata Bu Putri.
197Please respect copyright.PENANA0a7lpynbeq
"Gapapa, asal enggak *Hockkkk!! " ucap Muti yang terhenti karena tersedak. Sontak saja semua orang pada menertawai tingkahnya.
197Please respect copyright.PENANA57eheldMFq
Gw, Pak Rizki dan Suami Bu Nisa hanya bisa terdiam melihat dari tempat kami yang berjarak beberapa langkah dari perkumpulan para wanita itu. Berbagai macam topik kami bicarakan sambil melihat apa yang terjadi diantara wanita-wanita di depan kami.
197Please respect copyright.PENANA1bqcFNHnYB
Setelah acara santap makan, para guru bebas melakukan sesukanya. Ada yang menonton Netflix di ruang keluarga. Ada yang masih mengobrol di tempat kami makan tadi. Dan ada pula yang bercanda dengan anak Bu Nia.
197Please respect copyright.PENANAwjxe6xO4Lq
Tiba-tiba ada notif masuk dari HP Gw yang tak lain adalah Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANAj3yl6PRoLQ
Bu Ros :
"Jadi gaa."
197Please respect copyright.PENANAsls8IcLfQu
Jaka :
"Katanya gak boleh lewat WA."
197Please respect copyright.PENANArD0aZiIs61
Bu Ros :
"Asal jangan kamu duluan aja yang WA, takutnya saya enggak baca terus suami saya yang liat."
197Please respect copyright.PENANAW0Op6cLLSy
Jaka :
"Hmmm, gituu."
"Jadi apa?"
197Please respect copyright.PENANA6qxKBPNaZx
Bu Ros :
"Itu loohh."
197Please respect copyright.PENANAqQLfZY5fM6
Jaka :
"Itu apaaa."
197Please respect copyright.PENANAId3PI69zEQ
Bu Ros :
"Ena-ena yukk."
197Please respect copyright.PENANAN6ygTWhuiV
Jaka :
"Dimana, orang lagi rame gini."
197Please respect copyright.PENANACWPbYSamfG
Bu Ros :
"Coba kamu keluar dari tempat Bu Nia. Terus kamu ke kiri cari pintu 220. Skip satu pintu dari tempat Bu Nia."
197Please respect copyright.PENANA4xmicqL3xw
"Tunggu di pintunya nanti saya nyusul."
197Please respect copyright.PENANAOrIBnUZG1H
Gw pun mengikuti perintah Bu Ros. Gw tunggu di depan pintu 220 sambil melihat keadaan sekitar. Tak lama Bu Ros keluar lalu menghampiri Gw. Dibukanya pintu itu lalu kami berdua masuk.
197Please respect copyright.PENANAOuhe1L64Jw
"Ini punya siapa, Bu?" tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANAQZcxEFrOp5
"Dulu saudaranya Bu Nia pernah tinggal disini, cuma baru aja pindah tapi kuncinya belum dibalikin, lagi dipegang sama Bu Nia. Makanya aku ambil aja tadi buat kita ngumpet. Hehehe."
197Please respect copyright.PENANA5wXXj8DkuM
"Enggak serem nih, Bu?" tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANA2CDPKV8FKK
"Enggak kok, cuma kosong aja. Abis mau gimana lagi mumpung adanya yang ini." kata Bu Ros yang sedang melingkarkan tangannya di pundak Gw.
197Please respect copyright.PENANA4GlzISv8xz
"Udah kangen yaa?" tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANAPFqZftfhB6
"Bangettt." jawabnya sambil menggigit bibir bawahnya.
197Please respect copyright.PENANAty7qSUDK2e
*Cuppss cupppsss slurrppp
197Please respect copyright.PENANArCYoFBZQyN
Bu Ros sangat liar mencium bibir Gw hingga Gw merasa kesulitan untuk mengimbanginya. Hingga Gw hanya bisa membuka mulut Gw agar Bu Ros bisa menjamah mulut Gw lebih dalam.
197Please respect copyright.PENANAqhLQInut6X
*Slurrppp shupph muachhh
197Please respect copyright.PENANA2pI7D0AvZn
Bu Ros menjamah mulut Gw hingga seluruh bibir Gw basah oleh liurnya. Beberapa kali lidah Gw dihisap lembut lalu dimainkan seperti sedang menyepongnya.
197Please respect copyright.PENANAmh487kccYp
Kini ciumannya berpindah ke dagu lalu leher Gw. Sambil dibukanya kancing Gw satu persatu lalu dibuangnya baju Gw ke sembarang tempat. Dada Gw yang baru terekspos langsung disambarnya, dengan sedikit menunduk dia menjilati puting Gw sambil membuka gesper Gw.
197Please respect copyright.PENANAqd2qnJhDvK
*Blessss
197Please respect copyright.PENANAu9dRCQdJET
Kontol Gw mengacung keras saat Bu Ros memelorotkan celana luar dan celana dalam Gw sekaligus.
197Please respect copyright.PENANABUxqDxk16h
"Kenapa kamu enak banget siii." ucap Bu Ros sambil melihat Gw kontol Gw.
197Please respect copyright.PENANAVKymznGeu1
Dilahapnya kontol Gw lalu disepongnya dengan liar.
197Please respect copyright.PENANAi19PHZkJwq
"Awas Bu nanti kena gigi." ucap Gw.
197Please respect copyright.PENANA8BPeOCVGFo
"Tenang aja sama yang ahli." jawabnya sambil mengocok kontol Gw.
197Please respect copyright.PENANAaYmT2VHpdr
*Slock slockkk slockkk
197Please respect copyright.PENANAflBycu7A73
Dilanjutkannya lagi sepongannya pada kontol Gw dengan ganas sehingga beberapa kali Gw merasakan kontol Gw menyentuh tenggorokannya.
197Please respect copyright.PENANAaeijOrB5Hm
Biji Gw tak lupa dia eksekusi. Kini sambil menatap Gw dan mengocok kontol Gw, dia menjilati buah zakar Gw lalu disedotnya
197Please respect copyright.PENANAPYqO2MpBLz
*Slurrppp slurrppp
197Please respect copyright.PENANAkpqdGUCOWr
Terkadang dia masukkan biji Gw ke dalam mulutnya lalu dimainkannya seperti sebuah permen besar bergantian kiri dan kanan.
197Please respect copyright.PENANAVHTGJ0tBwL
Lalu Bu Ros bangun.
197Please respect copyright.PENANA7YfAniBWzn
"Puasin aku lagi yaa." ucapnya.
197Please respect copyright.PENANAK9BTZGjl3A
Kini giliran Gw yang memuaskan dia. Gw ciumi lehernya sambil membuka satu persatu pakaiannya hingga dia kini topless. Buah dadanya yang mengacung seakan menantang untuk segera dinikmati.
197Please respect copyright.PENANAz2DVexE0gk
Ciuman Gw berpindah dari leher menuju ke toketnya. Gw pun menyusu seperti bayi yang baru saja hadir ke dunia ini. Sesekali Gw gigit pelan putingnya yang membuat pemilik dari toket itu mendesah.
197Please respect copyright.PENANADixPJ4Wo8T
"Aahhhhh."
197Please respect copyright.PENANAwm8OeH7kLY
*Slurrpp slurrpp slurrppp
197Please respect copyright.PENANAyQzhOqgSy0
Sambil menikmati toketnya, Gw buka celananya hingga kini bugil lah dia.
197Please respect copyright.PENANArzy22kb2VW
Lalu Gw berjongkok. Gw angkat kakinya sebelah lalu Gw taruh agar menggantung di pundak Gw. Kini Gw bisa melihat memek indah yang tertutupi jembut halus itu. Gw jilatinya hingga sang pemilik kembali mengeluarkan desahan.
197Please respect copyright.PENANAfBsYKJQyGi
"Aaahhhh, Jaakk."
197Please respect copyright.PENANA9nt4lpeLUQ
Gw buka lebar memeknya agar bisa menemukan klitorisnya seperti halnya yang Gw lakukan terhadap Muti. Saat sudah ditemukan, Gw mainkan lidah Gw pada klitorisnya hingga kembali dia mendesah hebat.
197Please respect copyright.PENANAhGMgT8JDCa
"Aaahhh, uhhhhh. Enakkk, Jakkk. Aku geli sampai ke kepalaaa."
197Please respect copyright.PENANA7mIdbwH3QS
*Slurrppppp
197Please respect copyright.PENANA5QJTMShVz8
Kadang sesekali Gw sedot permukaan memeknya, sesekali juga Gw mencoba untuk memasukkan lidah Gw ke dalam memeknya.
197Please respect copyright.PENANAbxCtYlqxmo
"Ayuk, Jakk. Langsung main ajaa." perintahnya.
197Please respect copyright.PENANAJVhAWc0cUc
Gw bangun dari jongkok, lalu Gw putar tubuh Bu Ros menghadap ke dinding. Dengan cermat Gw arahkan kontol Gw menuju ke memek Bu Ros yang sudah sangat basah. Lalu seketika
197Please respect copyright.PENANAcIWOjYbRx9
*Blessss
197Please respect copyright.PENANAhJgAXui9KI
Gw sodok memek Bu Ros dengan kontol Gw yang sudah mengacung keras. Hingga bunyi yang disebabkan oleh bertemunya paha Gw dan paha Bu Ros pun tak dapat dihindari.
197Please respect copyright.PENANATTvJEpktFf
*Plokk plokk plokk plokk
197Please respect copyright.PENANAXNFkZvKxEI
"Enak banget kontol kamu, Jak." racaunya.
197Please respect copyright.PENANAs488f9Yb3b
"Ohh ya jelas, gini-gini bisa bikin ketagihan." kata Gw sambil menyodok-nyodok memek Bu Ros dengan kontol Gw.
197Please respect copyright.PENANAJL90bdHSM6
"Sering-sering Jak ngentotin saya." ucapnya dengan menggunakan bahasa kasar.
197Please respect copyright.PENANAxtgcmgolcx
Gw raih toketnya dari belakang lalu memegangnya dengan kedua tangan Gw.
197Please respect copyright.PENANAgD8ShUiDh5
"Jangan, nanti suami ibu enggak kebagian." jawab Gw.
197Please respect copyright.PENANAM8mx5pDeHD
Kini tangan Bu Ros menggenggam tangan Gw yang sedang meremas toketnya dari belakang.
197Please respect copyright.PENANAZRomaRjyp9
"Suami kayak dia mah enggak pantes dapet memek enak kayak gini." racaunya.
197Please respect copyright.PENANAQM8Pu6r42S
Gw menghentikan sodokan kontol Gw dalam memeknya. Lalu Gw posisikan tubuh Bu Ros menyamping dan Gw angkat kakinya dengan lengan Gw lalu dia bertumpu dengan tangannya ke tembok.
197Please respect copyright.PENANAOLEWW061in
Dengan posisi ini, Gw bisa membenarkan kontol Gw lebih dalam dan memudahkan Gw untuk menggenjotnya lebih cepat.
197Please respect copyright.PENANAyuQBSW295S
*Srett srettt srettt
197Please respect copyright.PENANAwKnYbVFlNO
Laju kontol Gw semakin mudah karena terbantu oleh pelumas alami yang berada dalam memek Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANAAMHFtofX8q
"Kasian banget punya suami enggak bisa nikmatin memek enak istrinya." ucap Gw.
197Please respect copyright.PENANATnosRLL8xa
Bu Ros hanya bisa memejamkan matanya merasakan hantaman dari kontol Gw.
197Please respect copyright.PENANAD32VUf8u8a
"Biar tau rasa. Kontol tua yang lemes bakal kalah sama kontol berondong yang masih keker. Aaahhh, aaahhhh." racaunya.
197Please respect copyright.PENANAPq8x6cZhLf
*Plakkkk
197Please respect copyright.PENANAMNRMDqwaj4
Gw layangkan sebuah tamparan ringan ke arah pantatnya.
197Please respect copyright.PENANAxCCrtipdjL
"Jadi istri kok jahat sama suaminya."
197Please respect copyright.PENANA735qACjNmx
"Makanya kalo udah tua jangan nikah sama yang masih muda. Aaahhh, aahhh. Uhhhh." ucapnya sambil menikmati genjotan kontol Gw.
197Please respect copyright.PENANAMuqi869Gpq
"Nanti kalo udah loyo padahal istrinya sange, istrinya malah ngentot sama kontol lain. Aaahhhhhhh." racaunya lagi.
197Please respect copyright.PENANASprwIvzZLM
Gw sudahi dulu genjotan Gw. Gw pindahkan lagi posisi Bu Ros ajar duduk di meja. Gw arahkan agar kedua kakinya terangkat dan kedua tangannya di belakang menopang tubuhnya.
197Please respect copyright.PENANAwQBYJ7wMUl
*Clockk clockk clockkkk
197Please respect copyright.PENANAg2IRA7aCz2
Gw kembali memulai genjotan kontol Gw yang saat ini bisa melihat wajah Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANAMfuV9EgqB4
"Kalo masih ada kontol lain, ini terakhir kalinya kita main ya." ucap Gw meledek sambil menyodok memeknya.
197Please respect copyright.PENANAukVW8rt2ZN
"Enggaaakkk. Aaaahhhh. Cuma kontol Jakaaa." ucapnya.
197Please respect copyright.PENANAnBgaQFzQsz
"Cuma kontol enak Jaka yang boleh masuk ke memek ini. Aaahhh, aahhhhh. racaunya lagi.
197Please respect copyright.PENANAFzrByYl04K
Sebuah ide muncul di otak Gw. Gw mengarah kepala Gw ke toketnya, lalu Gw gigit-gigit kecil agar muncul tanda cupang merah di toket Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANAa1MA2CcQUY
"Saya udah bikin cupang biar enggak kalo diliat suami ibu nanti dia curiga." kata Gw sambil terus menyodok kontol Gw ke memek Bu Ros.
197Please respect copyright.PENANA02hyuUfrUC
"Aaahhhh. Aku ghakk akan kasih suami aku ngentot. Aahhhhh." racaunya lagi.
197Please respect copyright.PENANAl8eSTM3LsO
"Memeknya buat siapaaa."
197Please respect copyright.PENANAGptxTYFe7n
"Buat Jakaaaa." kata Bu Ros yang membuat Gw semakin merasa ingin keluar.
197Please respect copyright.PENANAX2W3hIwjq0
"Saya mau keluar nih. Keluarin dimana." tanya Gw.
197Please respect copyright.PENANA7DnFQXc5ta
"Samaa. Di dalem aja, Jakkk. Ahhhh ahhh ahhhh."
197Please respect copyright.PENANAClbHjPk4qR
"Di dalem apaaa."
197Please respect copyright.PENANAxQx84dxanu
"Di dalemm memekk Jaaak."
197Please respect copyright.PENANAIa8d5erHZB
"Memeknya punya siapa."
197Please respect copyright.PENANAp5QRahJ4JY
"Memeknya punya Jakaaaa."
197Please respect copyright.PENANAUFGdVQE8eu
*Crooottt croott croooottt
*Brukkk
197Please respect copyright.PENANADEWjcvVoAI
Tubuh Gw ambruk terkapar di atas tubuh Bu Ros yang juga terkapar di atas meja.
ns216.73.217.54da2


