Maya menarik lengan baju Adam dengan nakal, bibirnya menampakkan n4fsu li4r, sengaja digigit agar terlihat bin4l.
3089Please respect copyright.PENANAqd9aD3irgH
"Aku menunggumu dari tadi" ucap Maya, sembari menyolek lembut wajah calon menantunya itu.
3089Please respect copyright.PENANA0qGWuMS3iR
"Aku memastikan Siska terlelap, agar kita bisa pu4s m4innya."
3089Please respect copyright.PENANAOVGcpZ4uKV
keduanya tersenyum g4tal, dan akhirnya memulai pertempuran.
3089Please respect copyright.PENANALqrbySlRXl
Adam meng3cup leher jenjang calon mertuanya itu. Maya menikmati setiap j1l4tan Adam. Ia terbuai penuh n4fzu dan sesekali tak bisa menahan erangannya.
3089Please respect copyright.PENANAxmdbQZ18Ej
"hussht! jangan ribut, nanti Siska bangun" bisik Adam.
3089Please respect copyright.PENANAI70KTDYpzR
"Dia tidak akan dengar, lagipula dia ada dilantai dua."
3089Please respect copyright.PENANAzxEYOZg837
Hujan mulai gerimis, suara deruh hujan menghantam kaca jendela dan genteng rumah, menutupi samar des4h4n dua sejoli.
3089Please respect copyright.PENANAQ0PdvdBfMs
mereka berdua menikmati permainan terlarang itu. p4kaian telah terlucut1 tanpa sadar, berserakan diruangan itu.
3089Please respect copyright.PENANAEmFABW3w7O
berbagai posisi telah mereka lakukan, demi kepu4asan n4fsu.
3089Please respect copyright.PENANAjAEdjXkxp6
Setelah berjalan kurang lebih Empat Puluh Lima menit, mereka pun akhirnya tumbang dengan keringat membasahi tubuh mereka.
3089Please respect copyright.PENANACm4X0DS6VX
"Kamu lagi-lagi keluar did4l4am"ucap Maya sambil terengah-engah.
3089Please respect copyright.PENANA7hOy5TqnmE
"sangat nikm4t, aku tidak bisa menah4nnya."
3089Please respect copyright.PENANARlYkUF8NJG
"Nakal..." Maya menyentil hidung Adam dengan senyum genit. Mereka berpeluk4n dan tertidur pulas setelah pergulatan penuh kasih. Malam yang dingin disertai badai menggelegar itu, terselip kering4t cinta dua sejoli 4ntara Ibu dan calon men4ntunya.
3089Please respect copyright.PENANAK2Wvh6XeIJ
*****
Embun pagi membasahi dedaunan di halaman rumah. Maya yang tengah menyeruput teh pagi seakan menikmati pagi itu, ia tersenyum manis mengingat kenangan indah bersama Adam. Sudah sekitar Tiga bulan hubungan mereka tanpa sepengetahuan anaknya. Awalnya ia merasa canggung dan bersalah, namun seiring waktu ia malah menikmati cinta terlarang itu.
3089Please respect copyright.PENANA2k8EuljjZ4
Maya sendiri termasuk tipikal Ibu yang religius, meski tak sereligius wanita berkudung besar dan bercadar, namun setidaknya ia tetap menjaga aurat ketika hendak keluar rumah. Sepeninggal suaminya, ia lebih menutup diri dari dunia luar, jika tak berkepentingan ia lebih sering mengandalkan Siska untuk keluar rumah daripada ia lakukan sendiri.
3089Please respect copyright.PENANAFLhdjOaMQm
Kembali kepertemuan awal dengan Adam; sebenarnya pertama ketika melihat calon menantunya itu, ia kurang merestui hubungan Adam dengan anaknya. Adam hanyalah pria kantoran dengan gaji seadanya, sementara sebelum sepeninggal ayah Siska, keluarga tersebut cukup mapan dengan jabatan ayah Siska sebagai ekskutif manager di sebuah perusahaan ternama. Namun semuanya kini berbanding terbalik, keluarga tersebut kini hanya bergantungan kepada sisa tabungan dan bisnis butik yang tidak terlalu ramai.
3089Please respect copyright.PENANAAtwqwPXT3i
"Ma, Adam sudah pulang" tanya siska yang seketika membuat Ibunya kaget.
3089Please respect copyright.PENANAojHYLc7SiH
"Ah! kamu ini.. Iya, Adam sudah pulang"
3089Please respect copyright.PENANArzTr1sjdC4
Kecewa sepintas terlihat dari raut wajah Siska, ia seakan menahan kekesalan terhadap pacarnya itu, "mengapa gak datang ke kamar.." gumam Siska, lantas berlalu meninggalkan Ibunya. Maya hanya tersenyum, menyembunyikan hal indah yang sedari malam ia rasakan bersama calon menantunya.
3089Please respect copyright.PENANA8km6MAENIj
Dikontrakannya, Adam masih melanjutkan tidurnya setelah semalaman bergul4t dengan calon mertuanya. Mumpun dihari Minggu dan libur kantor, ia menyempatkan untuk istirahat sebelum akhirnya besok Senin dipenuhi dengan tumpukan pekerjaan dan deadline yang menguras mental dan tenaga.
3089Please respect copyright.PENANAmMqDCnO16n
Didalam keheningan, ia sepintas mengingat kejadian tadi malam. Dalam benaknya; Adam merasa bersalah, namun tak dipungkiri juga bahwa dirinya menikmati kenakalan itu.
3089Please respect copyright.PENANAmz1wSe5bwU
Kembali kepertemuan awal bersama Maya; Adam terlihat canggung pada saat itu. Ayah Siska masih hidup dan terlihat bahagia bersama Maya. Ayah Siska jugalah yang lebih awal menerima kehadiran Adam sebelum Maya, bahkan Maya terlihat lebih canggung saat pertama kali bertemu Adam. Hingga setahun kemudian tragedi tersebut merenggut nyawa suami Maya.
3089Please respect copyright.PENANABKiJ3ok0bB
keluarga tersebut terpukul dan menutup diri, hingga Adam akhirnya berusaha membuat kedua wanita tersebut bangkit dan membuka lembaran baru. Kini mereka terlihat layaknya seperti keluarga.
3089Please respect copyright.PENANAKK1SXenDS4
Dalam kesedihan ketika mengingat suaminya, Maya juga sering menyempatkan untuk bertemu Adam. Awalnya mereka hanya bercengkrama biasa, membicarakan kesibukan dan perilaku Siska dalam hubungan keduanya. Sampai akhirnya disituasi yang mendukung, ketika gerimis hujan dan angin bertiup lembut, keduanyapun tenggelam dalam perasaan. Disore itu, dikontrakan sempit, Adam dan Maya menjalin kasih untuk pertama kali.
3089Please respect copyright.PENANAF57aIawsWQ
Keduanya seperti tak sadarkan diri, sampai kurang dari Tiga Puluh Menit, mereka akhirnya tersadarkan setelah keringat membasahi tubuh. Maya meneteskan air mata dan menyesal, namun api penyesalan tersebut padam oleh pelukan lembut nan hangat dari calon menantunya.
3089Please respect copyright.PENANAKoLefGl9pu
Maya yang sedang bosan setelah seharian berada dirumah berniat untuk keluar mencari udara segar. Pagi perlahan bergantia siang, namun cuaca masih tetap teduh akan gerimis tadi pagi. Dengan hanya mengenakan setelan cardigan dan rok katun panjang serta sandal, Maya menelusuri jalan komplek dengan berjalan kaki. Beberapa kali sapaan dari ibu-ibu komplek menyuruhnya singgah untuk sekadar bercengkrama atau bergosip belaka, namun Maya hanya tersenyum lantas berlalu menuju taman.
3089Please respect copyright.PENANAYZ3yDfPDh1
Ia duduk dekat pohon dibangku kosong itu, letih rasanya ketika ia berjalan mengelilingi komplek.
3089Please respect copyright.PENANAUo7xQKJdRB
"Umur sudah tidak bisa disembunyikan" gumamnya, sembari memijat lembut betis kanannya.
3089Please respect copyright.PENANAJcnLpbkQRp
ditengah peristirahatannya, ia terpikir untuk bertemu dengan seseorang. Dia tahu hari ini dia pasti dirumah, dia libur dan tak masuk kerja. Seperti sudah mengetahui sebelumnya, Maya tahu kesempatan dirinya untuk bertemu dengan orang itu lagi.
3089Please respect copyright.PENANAcFKYMES41r
Dengan memesan ojek online, ia hanya menunggu si pengemudi agar dirinya segera diantar ke alamat yang hendak ia tuju.
3089Please respect copyright.PENANAGobNcxvqaG
Adam mulai terbangun dari tidurnya, sekilas ia menoleh kesudut kamar yang dipenuhi oleh pakaian yang menumpuk, belum dicuci dan masih bau apek.
3089Please respect copyright.PENANAIUr62pkqTy
Sebenarnya ia sungguh malas mengerjakan itu semua, dan berniat untuk membawanya ke penatu agar cepat dibersihkan, namun mengingat kondisi keuangannya yang serba pas-pasan, iapun mengurungkan niat tersebut.
3089Please respect copyright.PENANAf1JUS7u0t9
ditengah kesibukannya, ketukan pintu rumah memecah kesibukan. Ia bergumam seakan mengumpat kesal, "siapa sih pagi-pagi begini!"
3089Please respect copyright.PENANAeRRjeXJ1vb
Awalnya ia tak mempedulikan, hingga akhirnya ia beranjak sembari menampilkan wajah masam.
3089Please respect copyright.PENANAChCy3LFZ0w
"iyaa! sebentar" teriaknya, menuju pintu rumah itu.
3089Please respect copyright.PENANAxsAMNj1PqK
Pintu terbuka dan menampilkan sosok wanita yang sangat ia kenal.
3089Please respect copyright.PENANA3qs309eaJZ
"Tante??" Adam terkejut, kekesalan yang ia rasakan seketika padam.
3089Please respect copyright.PENANAc5KLqcT4Ew
"Kamu sibuk?" tanya Maya, memastikan.
3089Please respect copyright.PENANAW1RAM09sqj
"ohh.. iya, sedikit. Tapi gak apa-apa. Tante ada apa? kok tiba-tiba?"
3089Please respect copyright.PENANArDvJ11sfjn
"Aku hanya ingin berkunjung, maaf kalau aku mengganggu kesibukanmu."
3089Please respect copyright.PENANAF4J6tH7kDJ
"Ah! tidak. Masuklah," bantah Adam, dan mempersilahkan masuk.
3089Please respect copyright.PENANAxWIRpR756t
Ruang tamu terlihat agak berantakan. Untuk kontrakan yang tak begitu luas dan hanya dihuni oleh seorang pria berusia 20an tahun hal ini sangatlah wajar.
3089Please respect copyright.PENANApecsEOF1U9
Maya sesekali memperhatikan setiap sudut rumah itu, sepintas kekecewaan terlihat diwajahnya dan beberapa barang ia singkirkan, menempatkannya kembali ke tempat yang semestinya.
3089Please respect copyright.PENANAA5RMGHX6zc
"maaf agak berantakan." Adam tersenyum sembari menggaruk kepala.
3089Please respect copyright.PENANAHufstH3OjS
Maya membalas senyum. "Tante hanya berkunjung untuk memastikan kamu baik-baik saja. Aku agak khawatir karena kamu pulang subuh. Siska menanyakanmu."
3089Please respect copyright.PENANAQLewUZkKM3
"Siska tahu kalau tante datang kesini?"
3089Please respect copyright.PENANAgMTT7aHFNz
"Tidak..."
3089Please respect copyright.PENANA2KKYv39TGE
mereka berpandangan sejenak dan kembali tersenyum. Keduanya duduk disofa seperti terikat oleh perasaan yang tak bisa dijelaskan.
3089Please respect copyright.PENANA6heKBb94Dp
"Aku memikirkanmu,"Maya menggoda dan mulai menggeser tubuhnya mendekat ke Adam.
3089Please respect copyright.PENANAqeblimXYye
Remasan tangannya terasa di sekitar pah4 Adam. Wajahnya mendekat, suara lembut, dan sikap manja mulai diperlihatkannya. Maya seakan memancing singa lapar dengan sepotong daging segar.
3089Please respect copyright.PENANANjQK5Zb5JR
beberapa kali ia menyandarkan kepalanya didada calon menantunya itu, sembari meremas pah4 dengan bisikan lembut.
3089Please respect copyright.PENANAsDqmLMk0b5
Adam yang menerima umpan itu seketika terhasut dan mulai memainkan tempo permainan. Tanganny4 mulai bermain dis3kitar punggun9 Maya, sesekali rem4san disekitar b0k0n6 dan p4yud4ra. Maya yang sudah merasa berhasil dengan pancingannya, mulai menikm4ati belaian itu.
3089Please respect copyright.PENANA1DaJEH7gK8
kini mu|u+ mereka mulai bermain. lumat4n demi lumat4n, pelukan penuh kehangatan disertai bir4hi n4afsu tak tertahankan. sudah sekitar 8 menit mereka beradu kasih, keduanya pun tak senggan untuk melucu+1 pakaian masing-masing.
3089Please respect copyright.PENANAtnc5GmtyzF
Maya kini hanya mengenakan Qu+4ng tanpa baw4han, sementara Adam sudah terlihat t4np4 sehelai benang. mereka saling menj1l4+1, menikmati setiap inci +ubuh pasangan masing-masing.
3089Please respect copyright.PENANAh93PGbcGDs
disementara itu, Siska yang tengah sibuk di toko butik miliknya seakan merasakan keresahan. Beberapa kali ia menelpon kekasihnya itu namu. tak satupun dapat balasan. Pesan untuk ibunya pun tak terbalas.
3089Please respect copyright.PENANAfjPBMIdsMO
Dikarenakan toko yang tak terlalu ramai dan tak banyak yang harus dikerjakan. Siska pun berlalu meninggalkan butik, mengendarai mobil sedannya menuju kerumah pacarnya.
3089Please respect copyright.PENANAOepufdMvSG
kekhawatiran akan sang pacar akibat kepulangannya tanpa pamit, membuatnya curiga akan satu hal, apa yang ia sembunyikan?
3089Please respect copyright.PENANAwkzrg3QFAN
Sesampainya di sekitaran kontrakan itu, Maya memarkirkan mobil tak jauh dari rumah Adam, dengan langkah santai, ia menuju rumah tersebut.
3089Please respect copyright.PENANAvX5zTVEG4y
Sementara dua sejoli yang tengah dimabuk asmara masih 4sik berg0yang dengan keringat disekujur tubuh. Maya terlihat m3nungg1ng tanpa malu, m3n3r1ma s0d0k4an b4t4ang p∆nj4ng dari calon menantunya itu.
3089Please respect copyright.PENANAyruFVzmwPy
D3s∆h4n demi d3s4han, hingga akhirnya permainan mereka harus terhenti oleh ketukan p1ntu.
3089Please respect copyright.PENANAeVF6F5b6xv
Suara Siska memanggil dibalik pintu. Wajah kedua sejoli ini seketika panik dan segera berkemas.
3089Please respect copyright.PENANAUCD05amWia
Siska yang lama menunggu tak ada jawab tersadar akan satu hal, ia melihat sepasang sandal yang sangat ia kenali. kecurigaan muncul, dan seketika amarah memuncak dengan menggedor pintu rumah Adam dengan keras.
3089Please respect copyright.PENANAJLvp4MAfHW
"Adam keluaaar!!!"
Cerita lengkapnya ada di sini: https://lynk.id/shark95
ns216.73.217.39da2


