[Chapter 3 (part 2)]
784Please respect copyright.PENANA2wjmkJ3BzZ
*krrriiing!*
784Please respect copyright.PENANApSW0zBjCjt
Bel masuk pun berbunyi dan kelas pun di mulai. Julio dan Herry pun duduk di kursi mereka masing-masing, tak lama guru pun masuk.
784Please respect copyright.PENANAqMTjkU6vcV
"Pagi semuanya" sapa sang guru.
784Please respect copyright.PENANAZesl5f166a
"Pagi~" jawab semua murid di kelas.
784Please respect copyright.PENANASeX8Kb3cT8
"Silahkan buka buku matematika nya," ucap sang guru.
784Please respect copyright.PENANAB5TLRaSv4Y
Semua murid di kelas pun membuka bukunya.
784Please respect copyright.PENANAjYrYIc41lN
"Cih... aku benci pelajaran ini," gerutu Herry, sambil mengambil buku di dalam tas nya.
784Please respect copyright.PENANAhAJCjdy73N
"Ah iya, kau paling benci dengan pelajaran ini," kata Julio sambil melirik Herry.
784Please respect copyright.PENANA2cMr5SuMRM
"Nah itu tahu, seharusnya aku membolos pelajaran pagi saja."
784Please respect copyright.PENANAFnLHSysMA1
"Sudahlah berhenti mengeluh."
784Please respect copyright.PENANASvHVhgOK5G
Lalu pelajaran pun dimulai. Di pagi hari mereka mendapat 2 pelajaran dan diperbolehkan istirahat pada jam 09.30 selama 35 menit.
784Please respect copyright.PENANAkGRUHtspUj
***
784Please respect copyright.PENANAdhmYnD3HbH
*kriiiing!*
Bel pun berbunyi jam pelajaran pertama dan kedua pun selesai, sudah waktunya untuk istirahat.
784Please respect copyright.PENANA1V3QoPRsVI
"Hey Julio, mau pergi ke kantin?" tanya Jessica yang tiba-tiba ada di samping Julio.
784Please respect copyright.PENANAhR76yN7MKO
"Umm... yah aku juga sedikit lapar, kau mau ikut Herry?" tanya Julio sambil melirik Herry.
784Please respect copyright.PENANAlTOPNe4tzB
"Ah, tidak aku sedang malas bergerak," kata Herry yang sedang meregangkan tubuhnya.
784Please respect copyright.PENANAJgSamJrfEh
"Oh, kalau begitu menitip sesuatu?" tanya Julio.
784Please respect copyright.PENANAnD7JE1kI6L
"Wah beruntung sekali aku punya teman perhatian seperti dirimu, kalau begitu aku mau roti coklat 1 dan es teh manis 1."
784Please respect copyright.PENANACMjVylB4jS
Julio pun mengulurkan tanganya.
784Please respect copyright.PENANAEr8myptwdo
"Apa?"
784Please respect copyright.PENANAdstHMhhodP
"Mana uang nya?"
784Please respect copyright.PENANAiXmzs1CuEa
"Ya ampun, nanti aku bayar pakai uang mu dulu saja."
784Please respect copyright.PENANAdER0e0Uy6y
Julio pun menghela nafas.
784Please respect copyright.PENANA5dXweKKHEI
"Kalau begitu aku pergi."
784Please respect copyright.PENANAmaAg5nfNAy
"Sudah cepat sana!"
784Please respect copyright.PENANARVQCK6tgaG
Julio dan Jessica pun pergi menuju kantin.
784Please respect copyright.PENANAeRkSmdSBxd
"Hey Julio, sepertinya kamu akrab sekali dengan Herry" ucap Jessica.
784Please respect copyright.PENANAMZlAaDnu4w
"Dia adalah teman ku sejak kecil jadi sudah sewajarnya kami akrab begitu... Eh tunggu, darimana kau tau namanya?"
784Please respect copyright.PENANAyxntRQTruj
"Ya tanpa sengaja kami bertemu di toko roti kemarin malam."
784Please respect copyright.PENANAyMarlMkbFD
"Oh begitu."
784Please respect copyright.PENANAEv3ik3SmkN
Saat sampai di kantin, terlihat banyak murid yang mengantri.
784Please respect copyright.PENANAzvRGa65cxY
"Sepertinya akan memakan waktu yang lama," ucap Julio lalu menghela nafas.
784Please respect copyright.PENANAnzOZqDjWEl
"Sudahlah, ayo cepat sebelum tambah panjang antrianya," kata Jessica sambil tersenyum.
784Please respect copyright.PENANAlfxnaze0s1
Ia pun menarik lengan Julio yang membuat mereka kelihatan seperti sepasang kekasih.
Julio yang sadar akan hal itu, ia hanya menunduk karena beberapa siswa memandangi mereka
784Please respect copyright.PENANAPr19xOvmn4
***
784Please respect copyright.PENANAQwCDLpoEoh
Setelah lama menunggu akhirnya mereka bisa membeli makanan yang mereka mau.
784Please respect copyright.PENANAgWvR3fpb4Y
"Bu tolong 2 roti coklat sama 2 es teh manisnya." ucap Julio yang memesan.
784Please respect copyright.PENANAHlJ76mGf7F
"Kenapa 2?" tanya Jessica.
784Please respect copyright.PENANA5fwuhap7sC
"Yang satunya untuk Herry, kau lupa?"
784Please respect copyright.PENANAsDzd0hUfr6
"Oh iya, aku baru ingat."
784Please respect copyright.PENANA2VARBZpgC2
"Kau ini."
784Please respect copyright.PENANAjTw1OXLlAv
Setelah membeli makanan, mereka pun kembali ke kelas mereka.
784Please respect copyright.PENANAwm8Ow5X7Uu
***
784Please respect copyright.PENANA5haplGFucq
Di dalam kelas, Herry sudah seperti mayat hidup karena merasa lapar.
784Please respect copyright.PENANAE8bi0jZzGP
"Hoi kau kenapa?" tanya Julio.
784Please respect copyright.PENANAtcSO9zIhYq
"Kenapa kau lama sekali!? Aku sudah lapar mana pesanan ku?"
784Please respect copyright.PENANALM9SxIipwr
"Ini." Julio pun memberikan pesanan Herry.
784Please respect copyright.PENANA3rlfwnEzBh
"Terima kasih." kata Herry, sambil membuka bungkus roti nya.
784Please respect copyright.PENANAZjsqAATgnw
Jessica pun ikut makan bersama Julio dan Herry.
784Please respect copyright.PENANAkJq2w7bIvC
"Oh iya Jessica, kemana teman mu itu, biasanya kau selalu bersamanya?" tanya Herry, sambil mengunyah roti.
784Please respect copyright.PENANAbixzbxxd5K
"Umm... Ellie tidak masuk sekolah hari ini." jawab Jessica.
784Please respect copyright.PENANAKs17ACgVed
"Kenapa?" tanya Julio.
784Please respect copyright.PENANA0B5nhK5NV3
"Demam."
784Please respect copyright.PENANA6cNoeuig5h
"Oh iya Julio, kamu masuk eskul apa?"
784Please respect copyright.PENANA7nbqass8OD
"Emm... sastra."
784Please respect copyright.PENANAfY6duWmKlw
"S-Sastra?"
784Please respect copyright.PENANAJT3PMekvfF
"Memangnya kenapa?"
784Please respect copyright.PENANAzkzvgc19ns
"Kalau tidak salah itu eskul yang di buat oleh ketua osis, kan?"
784Please respect copyright.PENANA1xxTHMI9by
"Ya, memangnya kenapa? kenapa kau tadi terkejut begitu?"
784Please respect copyright.PENANAV9PB1Aq0ll
"Memangnya kamu tidak tahu?"
784Please respect copyright.PENANAK1hfczvobH
Julio dan Herry pun kebingungan
784Please respect copyright.PENANACIvjfQHsai
"T-Tidak tahu apa?" tanya Herry.
784Please respect copyright.PENANATufpk84MEd
"Setahu yang kudengar, banyak murid yang ingin menjadi anggota eskul sastra, namun semua di tolak oleh ketua osis tanpa alasan."
784Please respect copyright.PENANA6t7xKh2K5w
"Tidak mungkin ketua menolak murid yang ingin menjadi anggota eskul nya tanpa alasan." kata Herry, sambil meminum minuman nya.
784Please respect copyright.PENANATYzPR9K47x
"Tapi itu lah yang kudengar."
784Please respect copyright.PENANAvOUPm3rC0e
"Bagaimana menurutmu Julio?" tanya Herry.
784Please respect copyright.PENANA39YBXU23Af
"Kenapa kau bertanya padaku?"
784Please respect copyright.PENANAWcuU44ntvj
"Ya mungkin saja kau bisa menebak apa alasan ketua menolak mereka."
784Please respect copyright.PENANAj8gTY4bIA1
"Kenapa kau tidak bertanya langsung kepada Bella?" tanya Julio dengan nada malas.
784Please respect copyright.PENANA6pv4nvyPg5
"Ah benar juga, tapi aku ingin mendengar langsung darimu."
784Please respect copyright.PENANAkSHx5FqyeG
"Kenapa kau ini? Keras kepala sekali." kata Julio lalu menghela nafas.
784Please respect copyright.PENANAOwIFdgrQXr
Julio pun terdiam sambil memegang dagu nya
784Please respect copyright.PENANACmOQYXjRAM
"Hey Jessica, kau dengar hal itu dari siapa?" tanya Julio.
784Please respect copyright.PENANAuhcxn1xBXB
"Umm... dari beberapa murid lelaki dari kelas lain."
784Please respect copyright.PENANAOTbr5sBZyp
Julio pun menghela nafas.
784Please respect copyright.PENANAO1TM4yu1DL
"Kau kenapa Julio?" tanya Herry.
784Please respect copyright.PENANAopKxZykun5
"Apa kamu sudah menemukan jawabanya?" tanya Jessica.
784Please respect copyright.PENANAV8gkss3ZvB
"Entahlah, sebelum itu aku ingin tau apa jawaban kalian tentang hal ini?"
784Please respect copyright.PENANANxxO0DZxSb
"Mungkin saja, ketua osis tidak menyukai adanya lelaki di eskulnya, mungkin."
784Please respect copyright.PENANA0WwVNYINTV
"Bodoh!" kata Julio dan Herry bersamaan.
784Please respect copyright.PENANA10GrOIrxwM
"Eeh!? Kenapa!?"
784Please respect copyright.PENANA18wW927jqp
"Kalau dia tidak menyukai lelaki, kenapa kami bisa di terima menjadi anggota eskul sastra?" kata Herry.
784Please respect copyright.PENANA2GFHWSreql
"A-ah benar juga, maaf."
784Please respect copyright.PENANAx5o6tmokEf
Julio dan Herry pun menghela nafas.
784Please respect copyright.PENANAefryvVnTsB
"Kalau kau Herry?" tanya Julio.
784Please respect copyright.PENANAyJdyXHmYR6
"Hmm... mungkin saja ada yang di tutupi oleh ketua, karena kalau di lihat lagi anggota eskul itu hanya orang-orang yang kenal dan dekat dengan ketua."
784Please respect copyright.PENANAsFgvLlTp6t
"Hmm... bisa jadi." kata Jessica.
784Please respect copyright.PENANAKSPA0yzzir
"Kalau menurutmu bagaimana, Julio?" tanya Herry.
784Please respect copyright.PENANAG6TMlZzJE6
"Kalau menurut ku mungkin karena kepopuleran nya, karena saat pertama kali aku bertemu dengan Bella, Herry bilang kalau ketua osis menjadi pujaan seluruh siswa. Lalu, Jessica bilang ia mendengar dari murid laki-laki dari kelas lain dan mereka semua di tolak. Kesimpulan ku, Bella hanya menolak para murid yang ingin menjadi anggotanya karena hanya ingin dekat dengan nya dan tidak peduli terhadap eskulnya."
784Please respect copyright.PENANAmvbjVdzPrh
"Oh begitu, itu juga masuk akal. Tapi, kenapa para siswi disini tidak ada yang tertarik dengan eskul sastra? Setahu ku para siswi tertarik dengan hal seperti sastra." tanya Herry yang masih bingung.
784Please respect copyright.PENANAAzCG03qfUf
"Ada 2 alasan kuat menurutku. Pertama, kemungkinan para siswi disini tidak ada yang minat dengan sastra. Kedua, rumor tentang ketua osis."
784Please respect copyright.PENANADf7RrxvE5W
"Rumor tentang ketua osis!?" kata Jessica dan Herry yang terkejut.
784Please respect copyright.PENANAK097NXFtrI
Julio mengangguk.
784Please respect copyright.PENANAefPLVjZ00h
"Maksudmu, ada yang menjelekan Bella, begitu?" tanya Herry.
784Please respect copyright.PENANAz0473DbGfw
"Yaa mungkin begitu, karena perihal Bella menolak siswa yang ingin menjadi anggotanya tanpa alasan, pasti akan muncul beberapa rumor yang menjelekan Bella. Seperti contoh kecil rumornya, 'Bella itu sombong'."
784Please respect copyright.PENANAfDz556elG4
"Tapi kenapa kamu bisa berfikiran seperti itu Julio?" tanya Herry
784Please respect copyright.PENANAWbtjaDO1MG
"Karena kau bilang, kau 'mendengar dari beberapa murid laki-laki di kelas lain', kau mendengar hal itu tidak sengaja kan? jadi saat itu mungkin para murid-murid itu sedang menjelekan Bella."
784Please respect copyright.PENANAI7etqVHSP7
"Memang sih aku tidak sengaja mendengar hal itu saat sedang lewat di depan kelas 11-D, itu pun aku hanya mendengar nya sebentar saja, jadi aku kurang tau saat itu sedang menjelekan ketua osis atau tidak."
784Please respect copyright.PENANA5if0Rtc0Fe
"Tapi kenapa mereka menjelekan Bella? Bukan nya mereka mengidolakan Bella?" tanya Herry.
784Please respect copyright.PENANAvujCi4kuHj
"Ditolak, sakit hati, balas dendam, hal itu lah yang mereka rasakan saat mereka di tolak idola mereka sendiri."
784Please respect copyright.PENANAuvInvbqThm
Herry dan Jessica pun terdiam.
784Please respect copyright.PENANAsSCcGdpV2D
"Kenapa kalian diam begitu?" tanya Julio, lalu meminum es teh nya.
784Please respect copyright.PENANAL54Nnx805v
"Yaa bagaiaman ya, aku sama sekali tidak berfikiran kesana, jadi a-aku sedikit terkejut kalau kamu berfikiran sampai kesana." kata Jessica, sambil memalingkan pandangan nya.
784Please respect copyright.PENANASnxJtXtkEi
"Yah aku juga sepemikiran dengan Jessica." kata Herry, lalu menggaruk kepala nya.
784Please respect copyright.PENANAtws7S2F0ks
"Sudahlah tidak usah serius begitu, ini juga hanya pendapat ku."
784Please respect copyright.PENANA5fh3uFEIpC
"Ya benar, mungkin nanti kita tanya saja langsung ke Bella," kata Herry yang memberi saran.
784Please respect copyright.PENANA6hcGkQxajI
"Apa aku boleh ikut?" tanya Jessica.
784Please respect copyright.PENANAxhRyaIJqX5
"Ya silahkan saja," jawab Herry.
784Please respect copyright.PENANAXC9W6IkwlO
Jessica pun tersenyum.
784Please respect copyright.PENANAH89VCVsoR0
*kriiiiing!*
784Please respect copyright.PENANAtjsrBILxg7
Bel masuk pun berbunyi.
784Please respect copyright.PENANAPHp0zSisg3
"Kalau begitu aku kembali ketempatku daa—"
784Please respect copyright.PENANArPsoZk7ZAf
Tangan Jessica pun di tarik kembali.
784Please respect copyright.PENANAA4HIF84b2j
"Uwaa... ada apa sih?" tanya Jessica.
784Please respect copyright.PENANAQ67nBtJkBv
Julio dan Herry pun menunjuk sampah makanan mereka yang ada di atas meja.
784Please respect copyright.PENANA87tLnWuVfA
"Eh!?... aku yang buang?"
784Please respect copyright.PENANAhZEgVtaPiN
Julio dan Herry pun mengangguk.
784Please respect copyright.PENANAiKsVFKsWUt
"Kenapa aku!?" tanya Jessica dengan suara memelas.
784Please respect copyright.PENANAXrv8N9KQns
"Karena jawaban bodoh mu tadi" kata Julio dan Herry secara bersamaan.
784Please respect copyright.PENANArmrEDH9AUV
"Eeeeh!? Kejam! Alasan yang tidak masuk akal!"
784Please respect copyright.PENANA57pYw1eBBf
"Sudah turuti saja" kata Herry.
784Please respect copyright.PENANAOSFupEhzFY
Wajah Jessica pun memelas namun Julio memalingkan pandanganya dan Herry hanya tersenyum.
784Please respect copyright.PENANA8GBVcFD7O2
"Kalian kejaaaam!"
784Please respect copyright.PENANA5lhisRJhE7
Setelah itu Jessica pun membuang sampahnya dan kelas pun kembali di mulai.
784Please respect copyright.PENANAmjaLNHqVcw
To be continue
=========================
784Please respect copyright.PENANAYYVaLdjQLa
ns216.73.216.64da2 

