Author : Ihsan Iskandar
1089Please respect copyright.PENANAceVNjDGClS
Sebulan yang lalu. Mecov yang sembuh dari lukanya sudah pergi dari desa Magna kembali ke tempat asalnya melewati jalur Hutan tempat dimana Jusup menemukannya.
1089Please respect copyright.PENANAc1dB4zFGNX
Setelah 3 jam berlalu. Mecov datang ke sebuah pangkalan militer di tengah Hutan di dekat perbatasan barat Roxalia. Mecov mendekati gerbang besar setinggi 4 meter itu sambil menaikkan kedua tangannya. Seorang prajurit yabg menjaga di tower gerbang itu melihat Mecov sambil bersiaga penuh dengan mengangkat senapannya.
1089Please respect copyright.PENANAlFFSYyP2NT
"Berhenti disana! Siapa kau berani-beraninya mendekati pangkalan militer Kerajaan Magdonia!?"
1089Please respect copyright.PENANAx9iJFuaZ88
"Aku adalah Kapten dari batalion 9. Mecov Higrid"
1089Please respect copyright.PENANA89hH15Y9se
Penjaga yang bertanya itu terheran setelah mendengar nama "batalion 9". Pasalnya sudah berhari-hari mereka tidak kembali ke markas dan dinilai mati semua ketika menjalankan misi.
1089Please respect copyright.PENANATsnfYnPHxe
Penjaga yang masih tidak percaya dengannya tidak merubah posisi siaga dan moncong senjatanya tepat kearah kepala Mecov.
1089Please respect copyright.PENANAzyjoSo8wcE
"Tunjukkan Lencana Militermu!"
1089Please respect copyright.PENANAz02yhkGOr3
Mecov yang tau bahwa lencanya sudah tidak ada karena diberikan oleh Jusup hanya berdiam diri dan tidak menjawab.
1089Please respect copyright.PENANAtk1Y4GUhoa
"Hei! Kenapa kau tidak menjawab! Tunjukkan lencana-"
1089Please respect copyright.PENANABzLsRTI6QG
"Hei hentikan sekarang, dia adalah teman kita"
1089Please respect copyright.PENANALltMWhfRVg
Yang memotong pembicaraan penjaga gerbang tersebut adalah seorang pria tua berambut Putih pendek dan berkumis putih, terlihat sangat kontras dengan kulitnya yang coklat.
1089Please respect copyright.PENANAjRj2UkUhB4
"Ehh.. Mayor!? Tapi kita tidak tahu-"
1089Please respect copyright.PENANA6paQeyA8lY
"Jangan khawatir, buka gerbangnya"
1089Please respect copyright.PENANAUz6e3cETCf
"SIAP PAK!"
1089Please respect copyright.PENANA2kGcExBznz
mengikuti aba-aba dari Mayor tersebut. Gerbang tersebut terbuka dan Mecov berjalan memasuki pangkalan tersebut.
1089Please respect copyright.PENANAhUvZoHkiJD
Sesampainya didalam, Mecov disambut oleh Mayor terasebut di dampingi 10 penjaga di belakangnya.
1089Please respect copyright.PENANA7daLlrZpqR
"Selamat datang Mecov Higrid. Aku sangat tidak percaya kau masih hidup. Setelah berhari-hari batalion 9 menjalankan misi dan tidak kembali. Kami beranggapan kalian gagal dalam misi. Namun sebelum kau menjawabnya, ayo ke ruanganku"
1089Please respect copyright.PENANAiAWtjd9HjT
"Siap pak!"
1089Please respect copyright.PENANAQ2vjR84fNM
Mecov yang menjawab dengab suara tegar bercampur lega itu mengikuti Mayor tersebut dari belakang.
1089Please respect copyright.PENANAYY9S8OHV1R
"Baiklah Mecov. Kau sepertinya sudah tau. Aku adalah Mayor Freitz yang memiliki kuasa tertinggi di markas garis depan sebelah timur dari kerajaan Madonia. Bisa kau ceritakan secara detail mengenai bagimana misimu berjalan?"
1089Please respect copyright.PENANA1s6x4ldx7Y
"Baik lah Mayor. Seperti yang diketahui. Kami batalion 9 memiliki misi untuk mengamati Republik Roxalia dari dekat. Namun kami ketahuan dan terbunuh dalam perjalanan melarikan diri. Dan hanya diriku yang selamat"
1089Please respect copyright.PENANALZturqRm6X
Mecov yang menjelaskan dengan nada Formal mengenai misinya berjalan kepada Mayor Freitz.
1089Please respect copyright.PENANAF9cv59d1er
"Hmm... memang benar bahwa Republik Roxalia memiliki pertahanan yang kuat dan sulit ditembus atau diketahui"
1089Please respect copyright.PENANA3kwwWyubjF
"Tapi disaat aku melarikan diri aku bertemu seseorang di hutan"
1089Please respect copyright.PENANAkmyyx1YPcD
"Ceritakan detailnya"
1089Please respect copyright.PENANAttP60fbkCj
Mecov yang menceritakan secara keseluruhan mengenai desa Magna kepada Mayor Freitz. Mayor Freitz mendengar dengan antusias mengenai hal ini. Hal ini dikarenakan menurut cerita dari Mecov. Desa Magna merupakan jalur penghubung tersembunyi ke Negara Republik Roxalia.
1089Please respect copyright.PENANAF4CmFLrQKS
"Hmm... informasi yang sangat luar biasa, bahkan dapat membuat kita memenangkan perang ini."
1089Please respect copyright.PENANAgrhVvvD2dv
"Benar dan jika kita menguasai Desa Magna. Kita bisa menyerang Republik Roxalia dari dua arah"
1089Please respect copyright.PENANAU3z7k2OWHK
Mayor Freitz diam sejenak lalu menganggukkan kepalanya.
1089Please respect copyright.PENANAacMGKvMsIh
"Baiklah. Kapten Mecov, tidak mulai saat ini kau adalah Sersan Mecov, kau akan menjalani misi untuk menguasai Desa Magna dengan membawa beberapa Batalion bersamamu."
1089Please respect copyright.PENANAa2p28DnySd
"Baik Mayor Freitz! Aku akan menjalankannya dengan senang hati!"
1089Please respect copyright.PENANA17ywBQjcbF
Macov yang dipromosikan seketika itu juga merasa tersanjung dan memikul tanggung jawab ini dengab senang hati. Dan bahkan jika dia berhasil dalam misi ini, bukan tidak mungkin bahwa dia akan mendapat kenaikan pangkat lagi.
1089Please respect copyright.PENANAJgS0uuQJ3i
Mayor Freitz dan Mecov keluar ruangan dan menuju ruang rapat perang yabg diisi oleh kapten-kapten batalion
1089Please respect copyright.PENANAkYrjiylneD
"Tuan-tuan, percepat persiapan untuk menyerang Republik Roxalia, dan kali ini, kita akan memenangkan peoerangan ini!"
1089Please respect copyright.PENANAtzezapY3nk
"SIAP PAK!"
1089Please respect copyright.PENANAHlExR8nqDc
seluruh kapten batalion berdiri serentak mendengar arahan dari Mayor Freitz.
1089Please respect copyright.PENANAx82QYr2TxF
"Jaya selalu Madonia"
1089Please respect copyright.PENANABUeeLoMZ50
"JAYA SELALU MADONIA!"
1089Please respect copyright.PENANAlU8toIwDAj
setelah sebulan berlalu. Seluruh persiapan selesai. Sersan Mecov berdiri di atas podium untuk memberikan pidato dan arahan misi.
1089Please respect copyright.PENANApzLEHNGuPe
"Baiklah semua! Kita akan menguasai Desa Magna! Kita akan memenangkan pertarungan ini dan mempersembahkannya kepada Raja kita!"
1089Please respect copyright.PENANAfsTqfD11hC
"Hoooo!!!!"
1089Please respect copyright.PENANAtKsxk9h158
Prajurit serentak teriak mengiyakan isi pidato dari Sersan Mecov
1089Please respect copyright.PENANAdTcSS4Lu14
"Dan ingat. Jangan biarkan siapapun untuk hidup. JAYA SELALU MADONIA!"
1089Please respect copyright.PENANA8rQqpCZct9
"JAYA SELALU MADONIA!"
1089Please respect copyright.PENANAnjG7MjKT54
Setelah pidato tersebut. Mecov dan seluruh batalion maju menuju desa magna dengan berjalan kaki selama 5 ham. Sesampainya disana, seluruh masyarakat desa Magna yang menjalankan kesehariannya seperti biasa lanhsung ditangkap dan digeret ditengah balai desa.
1089Please respect copyright.PENANAbCOP21Jg6d
"Tuan Mecov... kenapa kau melakukan ini?"
1089Please respect copyright.PENANAd9AqnX8aBK
Kepala desa yang dulu merawat dan menyambutnya dengan hangat hanya dijawab dengan mengangkat senapan kearah kepala desa itu. Diikutin oleh seluruh pasukan yang mengelilingi mereka. Terkecuali perempuan muda.
1089Please respect copyright.PENANAos31lyK7MK
Mecoc yang bersiao menembak kepala desa Magna tanpa ada rasa bersalah dimatanya menarik pelatuknya.
1089Please respect copyright.PENANAaASu5BktTt
Tanpa disadari, Jusup melihat dari jauh adegan tersebut berusaha lari menyelamati mereka. Namun terlambat. Sebelum jusup sampai disana. Suara tembakan terdengar.
1089Please respect copyright.PENANAyyIltVkgnQ
DOR!
1089Please respect copyright.PENANAaBs92jDOqA
Dan diikutin oleh tembakan-tembakan lainnya.
1089Please respect copyright.PENANAoYFTk8bAx0
DOR DOR DOR DOR DOR DOR!
1089Please respect copyright.PENANAHoZzJNFOdS
Jusup terduduk lemas melihat adegab tersebut tanpa dia bisa berbuat apa-apa. Jusup yang melihat kebawah dengan tatapan kosong tiba-tiba kerah bajunga ditarik oleh seseorang. Dan dibawa ke belakang rumah warga.
1089Please respect copyright.PENANAfzny7hqaaR
Jusup yang ketakutan dengan menutup wajahnya dengan kedua tangannya tidak berhenti bergetar.
1089Please respect copyright.PENANAgsF4BFDmlZ
"Hei Jusup! Sadarlah!"
1089Please respect copyright.PENANAdxQM2QeWd5
Jusup yang sangat hafal dengab suara itu mulai membuka matanya dan melihat sosok di depannya. Dengan pakaian putih One Piece. Wajah yang cantik dan rambut yabg panjang. Jusup memastikan sosok tersebut.
1089Please respect copyright.PENANAEyNelb4aF8
"Kak Sherli?"
1089Please respect copyright.PENANAJUMniwHofG
ns216.73.217.22da2 

