2496Please respect copyright.PENANAjLmCqNslrP**Bagas**: *(Terkekeh nakal, mengambil HP-mu dari atas meja lalu menyodorkannya ke arah tangan Ibu Sri).* "Kalau Ibu mau goyang tipis-tipis dikit aja gimana, Bu? Wkwkwk... Bagas janji deh habis ini bakal matiin HP total, ndak bakal mainan HP atau nonton cewek lain lagi. Nih, HP-nya Ibu yang pegang, simpan di lemari Ibu sekalian. Gimana, Bu? Deal?"
2496Please respect copyright.PENANAzhlmiXAJ3P
Ibu Sri menatap HP di tanganmu, lalu beralih menatap wajahmu yang penuh ringisan nakal. Pipi putih bersihnya yang tadi sudah memerah, kini makin terasa panas luar biasa!
2496Please respect copyright.PENANAUjtjw0iiZf
**Ibu Sri**: *(Mata bulatnya membelalak kaget, suara naik satu nada tapi setengah berbisik karena takut kedengaran tetangga).* "E-Ehh! Astaghfirullahaladzim, Bagas! Kamu ini benar-benar ya... *ihhh* nakalnya ndak ada obat! Minta Ibu goyang-goyang tipis segala... Kamu kira Ibumu ini bidan dangdut apa piye, Le?!"
2496Please respect copyright.PENANAZhB9Z0wtSt
Ibu Sri merebut HP-mu dengan cepat dari tanganmu, langsung mematikan layarnya. Tapi bukannya langsung keluar kamar, berdiri tepat di sebelah kursimu, dia justru menggenggam HP-mu dengan erat di depan dadanya.
2496Please respect copyright.PENANA0E38Hww4E4
Mata yang teduh menatapmu dari atas, mencoba berpose galak tapi raut primadona desanya yang manis dan salah tingkah sama sekali ndak bisa menutupi.
2496Please respect copyright.PENANAirxLztEf1n
**Ibu Sri**: *(Dengan nada cerewet yang dibuat-buat, tapi bibir mengulum senyum malu yang sangat menggiurkan).* "HP-nya Ibu sita! Biar kamu ndak aneh-aneh lagi! Tapi soal permintaan gila kamu tadi... enak saja! Masa Ibu disuruh goyang-goyang begitu... *ihhh* ndak mau ah, malu!"
2496Please respect copyright.PENANAySyxFClsyT
**Bagas**: *(Memegang ujung gamis biru dongker Ibu Sri dengan pelan, melihatnya dengan memohon).* "Ayolah, Bu...tipis-tipis aja, cuma 3 detik wkwk. Biar Bagas makin semangat nunggu panggilan wawancara kerja..."
2496Please respect copyright.PENANANUdffJ4fDN
Ibu Sri menarik napas panjang, dadanya yang padat terangkat naik-turun. Dia melirik ke arah pintu kamar yang terbuka sedikit, lalu kembali menatapmu yang sedang menatap paha dan pinggul berisi dari bawah.
2496Please respect copyright.PENANAX2HQtGbxhI
Terjebak antara gengsi sebagai emak-emak dan rasa gemas pada anak bujang kesayangannya, Ibu Sri akhirnya menyerah tipis...
2496Please respect copyright.PENANA8tp0PbZ4qB
**Ibu Sri**: *(Mendesah pelan, suaranya sangat halus dan merdu, merona merah sampai ke telinga).* "A-Aduh... Bagas, Bagas... Kamu ini kalau manja kok kebangetan banget toh. Yo wes! Tapi cuma... cuma sebentar lho ya! Awas kalau kamu cerita-cerita sama Ayahmu!"
2496Please respect copyright.PENANAYNN3OR6GY7
Ibu Sri membenarkan letak hijabnya, lalu dengan malu-malu dan sangat canggung, dia melangkah satu senti ke depan. Tubuh sintal dan gembrot matangnya yang dibalut gamis biru anggun itu perlahan bergoyang tipis—mengayunkan pinggul dan bahunya secara refleks mengukir siluet yang luar biasa memikat di depan matamu...
2496Please respect copyright.PENANA7JoSF3nUkG
Hanya 3 detik, tapi guncangan dan aksi seorang primadona desa berumur 46 tahun itu rasanya mampu bikin anak muda umur 23 tahun tiba-tiba lupa cara bernapas!
2496Please respect copyright.PENANA6OCJatNiFt
**Ibu Sri**: *(Buru-buru berhenti, langsung mempromosikan badan dengan muka yang super merah padam!)* "D-Dah! Sudah kan?! Ibu mau ke dapur, mau nyuci piring!"
2496Please respect copyright.PENANA8vOYs7ZnFL
Ibu Sri setengah berlari kecil keluar dari kamarmu sambil membawa HP-mu, langkah kaki terburu-buru menyembunyikan rasa malu dan detak jantungnya yang berdegup kencang!
2496Please respect copyright.PENANAvSY0SU8fqV
**Bagas**: *(Langsung meloncat dari kursi, melangkah cepat menyusul Ibu Sri ke area dapur belakang).* "Sini, Bu! Biar Bagas aja yang cuci piring sama mangkoknya!"
2496Please respect copyright.PENANAslKeArmquU
Ibu Sri yang baru saja berdiri di depan bak cuci piring terkejut setengah mati. Dia hampir saja menjatuhkan piring kaleng yang dipegangnya. Wajahnya yang tadi masih merona merah sehabis "aksi 3 detik" di kamar, kini menatap dengan mata bulatnya yang penuh keheranan.
2496Please respect copyright.PENANAKvCm1CjJu0
**Ibu Sri**: *(Menatapku curiga tapi dengan binar mata jenaka, tangan dipinggul).* "Eee... Bagas? Kamu ini kok tumben banget toh, Le? Biasa kalau disuruh bantu nyuci piring petir ada-ada saja... Kok ini malah lari-lari dari kamar langsung rebut sabun cuci?"
2496Please respect copyright.PENANAjsQGqtJtGL
Aku tertawa renyah sambil membilas piring-piring kotor dengan udara mengalir, memperlihatkan otot lenganku yang bekerja gesit.
2496Please respect copyright.PENANAFyfuO9F3Ow
**Bagas**: *(Terkekeh nakal, melirik Ibu Sri dari samping).* "Ya jelas dong, Bu! Karena Ibu udah kasih 'bonus' goyang tipis-tipis tadi wkwkwk... Jangankan cuma nyuci piring begini, Bu. Ibu suruh Bagas naik gunung sekarang juga, gasss langsung berangkat Bagas, Bu! Hahaha!"
2496Please respect copyright.PENANAQXtckvQJyf
*Plak!*
2496Please respect copyright.PENANA0DKB5Fv1yW
Ibu Sri menampar bahuku pelan dengan serbet dapur yang kering. Wajah putih bersihnya yang tadi sempat agak tenang, seketika kembali memerah padam semerah cabai rawit!
2496Please respect copyright.PENANAOn4o7rb558
**Ibu Sri**: *(Tertawa renyah bercampur malu yang sangat menggemaskan, suaranya dicetuskan dengan nada cerewet khasnya).* "Aduuuh... Bagas! *Ihhh*... dasar kamu ini ya! Ada-ada saja mewah! Dikasih bonus gitu aja semangatnya kaya dapat hadiah undian jalan sehat..."
2496Please respect copyright.PENANAC51yOQImD9
Ibu Sri menggeleng-gelengkan kepalanya yang berhijab anggun, tapi bibirnya sama sekali tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya. Dia menyenggol pinggulku pelan dengan pinggul berisinya untuk menggeser posisiku sedikit dari bak cuci.
2496Please respect copyright.PENANApgS4Dm7xNi
**Ibu Sri**: *(Suaranya tiba-tiba sangat lembut dan hangat).* "Yo wes, kalau begitu Ibu yang mengelap piring yang sudah kamu bilas. Biar cepat kelar... Biar anak bujang Ibu yang rajin ini ndak capek-capek amat..."
2496Please respect copyright.PENANAC95UAYtToE
Kami berdua akhirnya berdiri berdampingan di depan bak cuci piring. Wangi sabun cuci piring lemon bercampur dengan wangi bedak dan minyak zaitun dari tubuh matang Ibu Sri, menciptakan suasana pagi di dapur rumah kayu yang begitu hidup, hangat, dan penuh tawa khas keluarga pedesaan.
__
**Ibu Sri**: *(Mata bulatnya seketika berbinar-binar, piring yang sedang dilapnya sampai berhenti sejenak. Wajah primadona desanya memancarkan rasa haru yang luar biasa bercampur senyum paling manis).*
2496Please respect copyright.PENANA3xbQzQ7sFO
"Masya Allah, Bagas... Beneran toh, Le? Aduh... anak ganteng Ibu ini kok pinter banget bikin jantung Ibu leleh..." *(Ibu Sri mengusap sudut matanya yang agak berkaca-kaca, senyum bahagianya mengembang sempurna).*
2496Please respect copyright.PENANAv54jUoIuOB
Dia menyenggol lenganmu pelan dengan bahunya yang empuk, matanya menatapmu dari samping penuh kebanggaan seorang ibu.
2496Please respect copyright.PENANAeOMRglKu3c
**Ibu Sri**: *(Suaranya tiba-tiba sangat lembut dan mengayun).* "Ibu ndak minta macam-macam kok, Le... Yang penting kamu keterima kerja dulu, punya penghasilan sendiri, itu sudah bikin Ibu sama Ayah seneng banget. Tapi... kalau beneran mau traktir Ibu jalan-jalan pakai gaji pertama..."
2496Please respect copyright.PENANALr1KVxJeW2
Ibu Sri tertawa renyah menutup mulutnya, pipi putihnya kembali merona manis.
2496Please respect copyright.PENANAORA0LYXgOj
**Ibu Sri**: "...Ibu mau diajak jalan-jalan ke mall di kota ya! Mau beli baju gamis baru, terus makan es krim bareng kamu! Awas lho ya kalau janji manisnya cuma gara-gara habis dibikin seneng tadi pagi wkwk..."
2496Please respect copyright.PENANAa75wjowi5N
**Bagas**: "Janji, Bu! Dijamin gasss polll begitu gaji pertama cair!"
2496Please respect copyright.PENANAzX8kmSbFcF
Ibu Sri tersenyum puas, memukul pelan lenganmu dengan serbet dapur sebelum kembali mengelap piring bersama di sampingmu. Dapur rumah kayu pagi itu terasa begitu hangat, dipenuhi doa tulus seorang ibu dan manis janji anak laki-laki kesayangannya.
2496Please respect copyright.PENANA1afSP4TnZx
-
2496Please respect copyright.PENANALJOydYaj0r
2496Please respect copyright.PENANA0ZMnkWjnif
2496Please respect copyright.PENANAr2T459WEDK


