/story/219020/diikat-di-ruang-osis-hukuman-oleh-adik-kelas/?load=0
Diikat di ruang OSIS, Hukuman oleh Adik Kelas | Penana
arrow_back
Diikat di ruang OSIS, Hukuman oleh Adik Kelas
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
PG-13
Diikat di ruang OSIS, Hukuman oleh Adik Kelas
Ryux D
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Hafisha, 19 tahun, baru saja lulus SMA dengan nilai rata-rata. Tubuhnya mungil dengan tinggi sekitar 160 cm, berat 48 kg, kulit putih bersih dengan bintik-bintik kecil di pipi, rambut hitam panjang agak berantakan, dan wajah imut yang masih terlihat polos seperti anak SMA. Payudaranya sedang tapi kencang, pinggulnya sedikit lebar, dan pantatnya bulat menggoda.

Keseharian Hafisha sangat sederhana dan santai. Di rumah ia hampir selalu hanya memakai tanktop putih tipis tanpa BH dan shortpants ketat yang pendek, sehingga putingnya sering samar terlihat dan pahanya terpapar. Orang tuanya sering pulang malam karena kerja, jadi ia sering sendirian di rumah. Meski kelihatan pemalu dan pendiam di luar, Hafisha sebenarnya mulai merasakan gelora nafsu yang semakin sulit dikendalikan sejak lulus sekolah.


Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 10 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.