3597Please respect copyright.PENANAMbBD2NUTTJChapter 4 – Rahasia di Balik Gerbang Sekolah
3597Please respect copyright.PENANAEwwTmCVMJK
3597Please respect copyright.PENANALGdQmGj9y9
Hari itu terasa panjang dan melelahkan sekaligus memabukkan bagi Novi Indriani. Sejak pagi hingga malam menjelang, ia dan Kakek Imron hampir tidak berhenti bercinta di dalam gubuk kecil yang pengap itu. Tubuh Novi sudah berkali-kali mencapai klimaks, memeknya bengkak dan penuh peju kental Kakek Imron, payudaranya penuh bekas hisapan dan remasan, serta bibirnya bengkak karena ciuman liar.
3597Please respect copyright.PENANAMQmv7lB3DA
Kakek Imron menggenjotnya di hampir setiap sudut gubuk — di bale-bale, di dinding, bahkan di lantai. Dirty talk kasar mereka terus bergema sepanjang hari. Novi yang semula hanya mencari pelampiasan kesedihan, kini benar-benar ketagihan dengan kontol raksasa dan stamina tua Kakek Imron yang tak terduga.
3597Please respect copyright.PENANAWguMDBIEnO
Saat jam sudah menunjukkan pukul 19.30 malam, Novi akhirnya bangkit dengan kaki gemetar. Tubuhnya lemas, cairan kental masih menetes pelan dari selangkangannya.
3597Please respect copyright.PENANAN4TSgfciSx
“Kek… aku harus pulang. Anak-anak pasti menunggu,” kata Novi sambil berpakaian dengan tangan gemetar. Jilbabnya dipasang rapi kembali, meski wajah dan tubuhnya masih menyimpan bekas-bekas nafsu.
3597Please respect copyright.PENANA6nGfJzUmML
Kakek Imron mencium keningnya mesra. “Hati-hati ya, Bu. Besok datang lagi kalau rindu.”
3597Please respect copyright.PENANAB3fskSW9dk
Novi mengangguk pelan, lalu berjalan keluar gubuk dengan langkah tertatih. Malam kampung terasa sepi, hanya ada suara jangkrik dan lampu jalan yang redup. Di perjalanan pulang, pikirannya kacau — antara rasa bersalah yang dalam pada suami dan anak-anak, serta kenikmatan terlarang yang baru ia rasakan.
3597Please respect copyright.PENANA3wMnsPKsE4
Saat melewati SD Negeri 03, Novi terkejut melihat gerbang sekolah yang biasanya tertutup rapat ternyata sedikit terbuka. Ada cahaya samar dari dalam gedung. Rasa penasaran bercampur khawatir membuatnya mendekat. “Ada apa ini malam-malam begini?” gumamnya pelan.
Ia mendorong gerbang pelan dan masuk. Langkahnya mengarah ke ruang guru yang biasa ia pakai. Semakin dekat, ia mendengar suara desahan dan benturan daging yang jelas.
3597Please respect copyright.PENANAANA34q5roO
Novi mengintip dari celah pintu yang tidak tertutup rapat. Tubuhnya membeku.
Di dalam ruang guru, Bu Siti — rekan sejawatnya yang biasanya manis dan sopan — sedang telanjang bulat di atas meja guru. Ia sedang digenjot habis-habisan oleh tiga pria dewasa yang Novi kenal sebagai kontraktor proyek sekolah dan satu staf dinas pendidikan setempat.
3597Please respect copyright.PENANAdBBu4o8NFN
Bu Siti berada di posisi doggy, mulutnya sedang mengisap kontol salah satu pria sambil memeknya dihantam keras dari belakang oleh pria kedua. Pria ketiga meremas payudaranya sambil menampar pantatnya.
3597Please respect copyright.PENANAC1mYdkmdiO
“Enak banget memek lo, Bu Guru! Sudah setahun kita ngentot diam-diam, masih ketat juga!” hardik pria yang sedang menggenjotnya.
3597Please respect copyright.PENANAKjm3IpZu2U
Bu Siti melepaskan kontol dari mulutnya sebentar, desahannya mesum dan nyaring. “Iya… entot lebih keras!! Kontol kalian lebih ganas dari suami gue yang impoten itu!! Ahh… isi memek gue!! Gue pelacur sekolah kalian!!”
3597Please respect copyright.PENANAPqbcLbAfq7
Pria-pria itu bergantian berganti posisi dengan liar. Mereka meniduri Bu Siti di meja, di kursi, bahkan mengangkat tubuhnya dan menggenjotnya secara bergantian. Cairan mani mereka sudah memenuhi memek dan wajah Bu Siti. Dirty talk mereka semakin kasar, menceritakan bagaimana sudah satu tahun ini mereka rutin melakukan hal ini setiap ada kesempatan di sekolah.
3597Please respect copyright.PENANAMT00rLn9Dr
Novi terbaring lemas di dinding luar, tangannya menutup mulut agar tidak berteriak. Kakinya gemetar hebat. “Bu Siti… selama ini…” bisiknya shock. Dunia rasanya berputar. Ia mundur pelan, lalu berlari tertatih meninggalkan sekolah dengan hati yang semakin hancur.
3597Please respect copyright.PENANAhGXUGnYveK
Sesampainya di rumah, Novi berusaha mengatur napas dan merapikan penampilan. Begitu pintu terbuka, ketiga anaknya langsung menyambutnya dengan hangat.
3597Please respect copyright.PENANA6pDHW1yK0F
“Ibu!! Akhirnya pulang!!” Zidan langsung memeluk kaki ibunya.
3597Please respect copyright.PENANA8UAq9QpJwQ
Rafi dan Aisyah memeluk pinggangnya erat. “Ibu capek ya hari ini? Kami sudah siapkan air minum dingin.”
3597Please respect copyright.PENANAqpi2BUI1Xs
Novi tidak bisa menahan air matanya. Ia memeluk ketiga anaknya sekaligus, menangis terharu. “Anak-anak Ibu… Ibu sangat bersyukur punya kalian. Kalian selalu peduli sama Ibu…”
3597Please respect copyright.PENANAqHboR53EoC
Ia langsung ke dapur, memasak makan malam sederhana tapi penuh kasih sayang: ayam goreng, sayur asam, dan tempe bacem kesukaan anak-anak. Sambil memasak, air matanya masih sesekali jatuh, tapi pelukan anak-anak tadi memberinya kekuatan.
3597Please respect copyright.PENANAG6vENWdM59
Tak lama kemudian, Faisal pulang. Ia duduk di meja makan dengan wajah lelah.
“Nov, gimana hari ini di sekolah? Lancar?” tanyanya mencoba basa-basi.
Novi menjawab tanpa menoleh, sibuk menyendok nasi ke piring anak-anak. “Biasa saja.”
3597Please respect copyright.PENANAiiSveXfs1F
Faisal mencoba lagi. “Ada rapat apa hari ini? Kamu kelihatan capek.”
“Tidak ada yang penting,” jawab Novi dingin, masih tidak menatap suaminya sama sekali.
3597Please respect copyright.PENANAD2LnUi5xWc
Suasana makan malam terasa tegang. Anak-anak merasakan ada yang tidak beres, tapi Novi berusaha tersenyum di depan mereka.
3597Please respect copyright.PENANAKi3QdofrsE
3597Please respect copyright.PENANARBedsApbhM
Di dalam ruang guru SD Negeri 03 yang lampunya hanya menyala redup, suasana panas dan mesum semakin memuncak. Bu Siti, guru berusia 34 tahun dengan tubuh montok dan kulit kuning langsat, sedang menjadi pusat nafsu tiga pria dewasa yang sudah biasa menikmatinya selama satu tahun terakhir.
3597Please respect copyright.PENANAzTfbuLCLRy
Bu Siti berada di posisi doggy style di atas meja guru yang lebar. Pantatnya yang bulat dan kenyal dihantam keras dari belakang oleh Pak Budi, salah satu kontraktor proyek sekolah berusia 42 tahun. Kontolnya yang tebal dan berurat menghunjam memek Siti tanpa ampun.
“Enak banget memek lo, Bu Siti! Sudah setahun kita ngentot diam-diam, masih enak dan basah seperti pertama kali!” geram Pak Budi sambil menampar pantat Siti keras hingga memerah.
3597Please respect copyright.PENANA3xdxejddnt
“Aaahhh!!! Hantam lebih keras, Pak!!! Kontol Bapak gede banget!! Hancurkan memek gue yang suka kontol orang!!” jerit Bu Siti mesum, matanya setengah terpejam karena kenikmatan.
3597Please respect copyright.PENANACFR4qrVb40
Di depannya, Pak Rizal (staf dinas pendidikan, 38 tahun) berdiri dengan kontolnya yang panjang dimasukkan ke mulut Siti. Siti mengisapnya dengan rakus, lidahnya menjilat kepala kontol sambil tangannya memompa batangnya. Sementara itu, Pak Andi (kontraktor lain, 45 tahun) duduk di kursi sambil meremas payudara besar Siti yang bergoyang-goyang, sesekali menjepit putingnya kuat.
3597Please respect copyright.PENANAKjdNhok3yn
Mereka bergantian posisi dengan lancar. Pak Budi menarik kontolnya keluar, lalu Pak Rizal langsung menggantikannya dari belakang dengan hantaman kuat.
3597Please respect copyright.PENANADWoWv2Lxy3
“Giliran gue! Memek lo sudah penuh peju Budi ya? Tetap enak juga!” kata Pak Rizal sambil menarik rambut Siti ke belakang.
Bu Siti mendesah liar. “Iya… isi lagi!! Gue pelacur sekolah kalian!! Entot gue setiap malam kalau perlu!! Suami gue nggak pernah bisa memuaskan gue seperti kalian!!”
3597Please respect copyright.PENANAfDpGfpov10
Pak Andi berdiri, memasukkan kontolnya ke mulut Siti yang sudah penuh air liur. Ketiganya sekarang menyetubuhi Siti secara bersamaan — satu di memek, satu di mulut, dan satu meremas serta menampar tubuhnya.
3597Please respect copyright.PENANAoKS1HN1JiT
Suara plak plak plak plak memenuhi ruangan. Cairan memek Siti menetes ke lantai. Mereka mengubah posisi lagi: Siti dibaringkan di meja, kakinya dibuka lebar. Pak Budi menghunjam memeknya, Pak Rizal menggenjot mulutnya, dan Pak Andi meremas payudara sambil menggosok kontolnya di tubuh Siti.
3597Please respect copyright.PENANAbYalLP8zVY
“Lo memang murahan, Bu Guru! Sudah setahun jadi tempat ngentot kami bertiga!” ejek Pak Andi.
3597Please respect copyright.PENANAqcO3ZaGm7l
Bu Siti hanya bisa mendesah dan mengerang di sela-sela kontol yang memenuhi mulutnya. “Mmmphhh!!! Lebih keras!!! Cum di dalam gue!!! Isi rahim gue penuh peju kalian!!!”
3597Please respect copyright.PENANAnDLJguGgvq
Mereka berganti-ganti lagi tanpa henti. Siti dinaikkan ke pangkuan Pak Rizal (cowgirl), sementara Pak Budi mencoba memasukkan kontolnya ke lubang anus Siti secara perlahan. Double penetration membuat Siti menjerit kenikmatan.
“Aaaahhhh!!! Dua kontol sekaligus!!! Enakkkk!!! Terus!!! Gue mau cum lagi!!!”
Orgasme Siti datang berkali-kali sepanjang malam itu. Tubuhnya kejang, memek dan anusnya berkontraksi kuat. Akhirnya ketiga pria itu hampir bersamaan mencapai puncak.
3597Please respect copyright.PENANAUVmzSJQ4fJ
Mereka menyemburkan peju kental mereka ke wajah, payudara, memek, dan dalam tubuh Bu Siti. Siti terbaring lemas di meja, tubuhnya penuh cairan mani, tersenyum puas meski lelah.
3597Please respect copyright.PENANAfILsGxdSfr
Malam itu masih panjang bagi mereka. Adegan panas di ruang guru masih berlanjut dengan posisi-posisi baru dan nafsu yang tak kunjung padam.
3597Please respect copyright.PENANAp5R7NfM7gV
3597Please respect copyright.PENANAfRXl5QLPqp
Ruang guru semakin panas dan pengap. Bau sex bercampur keringat memenuhi udara. Bu Siti sudah terbaring lemas di meja, tubuhnya penuh peju kental dari ketiga pria tersebut. Tapi nafsunya belum padam.
3597Please respect copyright.PENANACTV6zsqVMu
“Masih mau lagi…?” tanya Pak Budi sambil mengusap kontolnya yang mulai mengeras kembali.
3597Please respect copyright.PENANAV7984AX6yN
Bu Siti tersenyum mesum, jari tangannya mengusap memeknya yang banjir. “Masih… tapi kali ini gue panggil temen gue. Dia pasti mau ikut.”
3597Please respect copyright.PENANA0LMuxIXC3L
Ia mengambil ponselnya dan menelepon Bu Suci Chandraeni, rekan guru lain yang berusia 31 tahun, tubuhnya lebih langsing tapi payudaranya besar dan pantatnya kencang.
3597Please respect copyright.PENANAfhZkxdYyMw
“Suci… lo di mana? Cepat ke ruang guru sekarang. Ada pesta di sini… kontol-kontol enak lagi pada ngaceng nungguin lo,” kata Bu Siti dengan suara serak penuh nafsu.
Tak sampai 15 menit, Bu Suci Chandraeni datang dengan napas tersengal. Ia sudah menduga apa yang terjadi. Begitu melihat Bu Siti telanjang penuh peju dan tiga pria dewasa dengan kontol tegang, Suci langsung tersenyum nakal.
3597Please respect copyright.PENANAeR8yuKjRZ9
“Dasar pelacur… lo nggak pernah bosan ya,” katanya sambil melepas baju dinasnya cepat. Tubuh langsingnya yang putih langsung terpapar. Payudaranya yang besar dan putingnya yang cokelat muda langsung berdiri.
3597Please respect copyright.PENANAFzB65MQVBT
Ketiga pria langsung bergairah melihat dua guru cantik telanjang di depan mereka.
3597Please respect copyright.PENANAvLDWpabS4W
Pak Budi langsung menarik Bu Suci dan menciumnya liar. Tangan mereka meraba seluruh tubuh Suci. Sementara itu, Pak Rizal dan Pak Andi kembali menyerang Bu Siti.
3597Please respect copyright.PENANAKiQhyQO8yM
Adegan semakin liar. Bu Siti dan Bu Suci diletakkan berdampingan di meja guru. Kedua guru itu saling berciuman mesra sambil memek mereka dihantam bergantian oleh ketiga pria.
3597Please respect copyright.PENANAVSAPovYMud
“Enak banget… dua memek guru sekaligus!!” erang Pak Andi.
Bu Suci mendesah keras saat kontol Pak Rizal menghunjam memeknya yang ketat. “Aaahh!!! Besar banget… terus Pak!!! Entot Suci yang suka kontol gede!!”
3597Please respect copyright.PENANACPwujNJFfV
Bu Siti dan Bu Suci saling meremas payudara satu sama lain, lidah mereka bertautan sementara tubuh mereka digenjot tanpa henti. Posisi berganti-ganti: double blowjob, double penetration, bahkan Siti dan Suci saling menjilat memek satu sama lain sambil kontol pria-pria itu menghunjam bergantian.
“Gue cum lagi!!! Isi gue penuh!!!” jerit Bu Suci saat orgasme datang.
3597Please respect copyright.PENANAodq1S2jS23
Malam itu berlanjut dengan sangat panas. Dua guru cantik dan tiga pria dewasa berganti posisi, saling menukar pasangan, dan melepaskan nafsu mereka tanpa batas hingga larut malam.
3597Please respect copyright.PENANAnXRYenxmtM
3597Please respect copyright.PENANAee37FzV2U4
Ruang guru malam itu benar-benar berubah menjadi sarang nafsu yang liar dan tak terkendali.
3597Please respect copyright.PENANAejrW6gRbx3
Bu Siti dan Bu Suci Chandraeni kini berbaring berdampingan di atas meja guru yang lebar, tubuh mereka telanjang bulat dan saling menempel. Ketiga pria dewasa (Pak Budi, Pak Rizal, dan Pak Andi) berdiri mengelilingi mereka dengan kontol tegang yang masih basah oleh cairan memek kedua guru tersebut.
3597Please respect copyright.PENANApv1AhlWSW3
Pertama-tama, kedua wanita itu saling berciuman mesra. Lidah mereka saling menari, air liur menetes di antara bibir mereka. Tangan Bu Siti meremas payudara besar Bu Suci dengan rakus, sementara jari Bu Suci sudah masuk ke dalam memek basah Bu Siti, mengaduk-aduk cairan peju yang masih ada di dalamnya.
3597Please respect copyright.PENANAx2eRo5Ffcz
“Mmmhh… memek lo banjir banget, Siti… enak banget disentuh,” desah Bu Suci di sela ciuman.
3597Please respect copyright.PENANAzgK5I8UEPn
Bu Siti menggigit bibir bawah Suci pelan. “Lo juga basah sekali, Suci… kita saling jilat dulu yuk, biar mereka semakin ngaceng.”
3597Please respect copyright.PENANAnH0eUorsoS
Kedua guru cantik itu bergeser ke posisi 69. Bu Siti di atas, memeknya tepat di wajah Bu Suci. Mereka saling menjilat memek satu sama lain dengan rakus. Lidah Bu Siti menari di clit Suci, sesekali masuk ke lubang memek yang basah, sementara Bu Suci mengisap clit Siti dan memasukkan dua jari ke dalamnya, mengaduk cepat.
3597Please respect copyright.PENANAtKQKNIYADO
“Ahh… enak… jilat lebih dalam, Suci!!! Gue suka lidah lo!!” erang Bu Siti sambil menggoyang pinggulnya di wajah Suci.
Suci balas dengan lebih liar, lidahnya menjilat dari clit hingga lubang anus Siti. “Memek lo asin enak… gue mau bikin lo squirt di muka gue!!”
3597Please respect copyright.PENANASaQilRLOFp
Ketiga pria menyaksikan adegan lesbi hot itu sambil memompa kontol mereka. Pak Budi tidak tahan lagi. Ia mendekat dan menghunjam memek Bu Siti dari belakang sementara Bu Suci masih menjilat clit Siti. Double stimulation membuat Siti menjerit keras.
“AAAAHHH!!! Kontol + lidah sekaligus!!! Gue gila enaknya!!!”
3597Please respect copyright.PENANAZmd8Z93oF9
Pak Rizal dan Pak Andi bergantian memasukkan kontol mereka ke mulut Bu Suci. Suci mengisap bergantian dengan air liur yang berceceran, matanya berkaca-kaca karena kontol yang memenuhi tenggorokannya.
3597Please respect copyright.PENANALmOsix4Rdx
Mereka berganti posisi berkali-kali sepanjang malam. Kadang Siti dan Suci saling berpelukan sambil digenjot dari belakang, kadang mereka berlutut bersama melakukan double blowjob, lidah mereka saling bertemu di batang kontol yang sama.
3597Please respect copyright.PENANAtsRjyZ9jp2
Puncaknya terjadi saat kedua wanita itu berbaring berdampingan dengan kaki terbuka lebar. Ketiga pria bergantian menghunjam memek mereka bergantian. Suara desahan, jeritan, dan benturan daging memenuhi ruangan.
3597Please respect copyright.PENANAkoLzlUWCz9
“Cum di dalam gue!! Isi rahim gue penuh!!!” jerit Bu Siti.
3597Please respect copyright.PENANAFkrsuCWpKC
“Aku juga!!! Entot Suci lebih keras!!! Gue mau jadi pelacur kalian berdua!!!” tambah Bu Suci.
3597Please respect copyright.PENANAY8u3AneI8f
Orgasme mereka datang bergelombang. Kedua guru itu squirt hampir bersamaan, cairan mereka menyembur membasahi meja. Ketiga pria akhirnya meledak, menyemburkan peju kental ke wajah, payudara, perut, dan dalam memek kedua wanita tersebut.
3597Please respect copyright.PENANAkJzP8LhQHd
Mereka semua tergeletak lemas, tubuh saling tumpang tindih, bernapas tersengal, dan masih saling elus mesra.
Malam itu benar-benar panjang dan penuh dosa di ruang guru.
3597Please respect copyright.PENANAJUiNkfgdfO
3597Please respect copyright.PENANAPoR5Eh8hqK
Ruang guru malam itu sudah benar-benar berubah menjadi arena sex gila yang tak terkendali. Bau keringat, cairan mani, dan feromon memenuhi seluruh ruangan. Lampu neon redup hanya menerangi dua tubuh guru cantik yang sudah basah kuyup: Bu Siti dan Bu Suci Chandraeni.
Kedua wanita itu kini berlutut.
3597Please respect copyright.PENANAxp1qUwmwFF
berdampingan di lantai, saling berciuman mesra sambil lidah mereka saling menari liar. Tangan mereka saling meremas payudara satu sama lain — Siti meremas payudara besar Suci yang montok, sementara Suci mencubit puting Siti hingga merah.
3597Please respect copyright.PENANAsFnTjYRVh9
“Suci… lo semakin mesum ya,” bisik Siti di sela ciuman, jarinya sudah masuk ke memek Suci yang banjir.
3597Please respect copyright.PENANAMLYTf53STC
Suci mendesah panjang. “Karena lo yang ngajarin gue… sekarang gue mau jadi pelacur seperti lo…”
3597Please respect copyright.PENANAaMJb6U9LhX
Ketiga pria (Pak Budi, Pak Rizal, Pak Andi) berdiri mengelilingi mereka dengan kontol tegang yang mengkilap. Pak Budi mendekat dan memasukkan kontolnya ke mulut Bu Siti, sementara Pak Rizal memasukkan kontolnya ke mulut Bu Suci. Kedua guru itu mengisap kontol dengan rakus, kepala mereka maju mundur bersamaan, air liur menetes deras ke lantai.
3597Please respect copyright.PENANAKjnRiA6XVr
Pak Andi berdiri di belakang, bergantian menampar dan meremas pantat kedua wanita itu.
“Goyang pantat kalian berdua!” perintahnya.
3597Please respect copyright.PENANAl0yyfoxxqh
Siti dan Suci menggoyang pinggul mereka secara bersamaan sambil terus mengisap kontol. Suara gluck… gluck… gluck… memenuhi ruangan.
3597Please respect copyright.PENANAgRVedmbaf2
Tak lama kemudian, mereka membaringkan kedua guru di meja guru yang lebar. Bu Siti dan Bu Suci berbaring berdampingan dengan kaki terbuka lebar. Pak Budi menghunjam memek Bu Siti dengan keras, Pak Rizal menghunjam memek Bu Suci, sementara Pak Andi bergantian memasukkan kontolnya ke mulut mereka.
3597Please respect copyright.PENANAll33yfRpQQ
“AAHHH!!! Kontolnya gede banget!!!” jerit Bu Suci.
3597Please respect copyright.PENANA8Vxpt50XBk
“Terus… entot memek gue!!! Gue mau jadi pelacur sekolah!!!” tambah Bu Siti.
Mereka berganti posisi tanpa henti. Double penetration terjadi pada keduanya. Bu Siti diangkat dan digenjot di memek dan anus secara bersamaan, begitu juga Bu Suci. Jeritan kenikmatan mereka semakin liar.
3597Please respect copyright.PENANAKnwawBNaT0
Puncak kegilaan terjadi saat Bu Suci berada di atas Bu Siti dalam posisi 69. Mereka saling menjilat memek satu sama lain dengan rakus sambil ketiga pria bergantian menghunjam dari belakang bergantian.
3597Please respect copyright.PENANARXSvGSgrfQ
Lidah Suci menari di clit Siti, sesekali masuk ke lubang anus. Siti balas dengan mengisap clit Suci kuat-kuat.
3597Please respect copyright.PENANAeNGOqOABMx
“Gue cum lagi!!! Suci… lo enak banget!!!” jerit Siti sambil squirt di wajah Suci.
3597Please respect copyright.PENANA03iWlSqTfL
Suci ikut kejang. “Aku juga… Siti… gue mau jadi pelacur lo… gue sumpah setia!!! Mulai malam ini gue pelacur sama seperti lo!!! Gue mau dikentot setiap hari sama siapa saja asal enak!!! Rahim gue milik kontol-kontol ini!!!”
3597Please respect copyright.PENANAATgKac3wHO
Kata sumpah setia itu keluar saat orgasme Suci meledak hebat. Tubuhnya mengejang hebat, memeknya menyemprot cairan ke wajah Siti.
3597Please respect copyright.PENANAcy39YR2tzV
Ketiga pria semakin gila mendengar sumpah itu. Mereka menyemburkan peju kental mereka secara bergantian ke wajah, payudara, perut, memek, dan anus kedua guru tersebut hingga tubuh Siti dan Suci benar-benar tertutup cairan putih kental.
3597Please respect copyright.PENANAtRnGjUpali
Mereka semua ambruk lemas di lantai ruang guru, tubuh saling tumpang tindih, bernapas tersengal, dan masih saling elus mesra.
3597Please respect copyright.PENANAaty90Xbag9
Malam itu menjadi malam paling gila bagi Bu Siti dan Bu Suci.
3597Please respect copyright.PENANAUAdXLGx7NW
3597Please respect copyright.PENANAfzHlee1fTI


