/story/214495/kehangatan-dari-menantuku/toc
Kehangatan dari Menantuku | Penana
arrow_back
Kehangatan dari Menantuku
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
PG-13
Kehangatan dari Menantuku
Sterofoam973
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Cerita bermula dari kehidupan seorang wanita muda yang terkenal kalem, santun, dan selalu menjaga penampilan dengan pakaian yang tertutup dan longgar. Melalui proses ta'aruf yang dijembatani oleh pakde sang pria, ia menikah dengan seorang lelaki tampan, pekerja keras, dan sopan yang bekerja di dealer sepeda motor. Pernikahan ini tampak sempurna, didukung oleh latar belakang kedua keluarga yang baik, termasuk kakak-kakak iparnya yang juga saleh dan santun.


Di awal pernikahannya, sang wanita muda merasakan manisnya memadu kasih dan beradaptasi sebagai seorang istri. Ia tinggal bersama mertuanya yang sangat baik. Kesehariannya diisi dengan pengurusan rumah. Karena ibu mertuanya berdagang di pasar, ia menjadi lebih sering menghabiskan waktu luang di rumah bersama ayah mertuanya yang diam namun penuh perhatian, terutama saat sang ayah pulang lebih awal dari sawah. Kedekatan mertua dan mertua ini perlahan tumbuh melalui percakapan ringan, hingga sebuah ketidaksengajaan terjadi: sang ayah mertua tanpa sengaja melihat menantunya mengenakan daster tipis di atas lutut saat sedang menyapu kolong meja di siang hari yang terik, menampilkan lekuk tubuhnya yang selama ini tersembunyi.


Ketidaksengajaan demi ketidaksengajaan mulai mewarnai hari-hari mereka. Suatu siang, ayah mertua yang sedang beristirahat di dapur dikejutkan oleh sang menantu yang keluar dari kamar mandi hanya berbalut handuk pendek, menampilkan kulit putih dan kemolekan tubuhnya. Di kesempatan lain, saat mati lampu, mereka berdua tak sengaja bertubrukan di dapur yang gelap hingga memicu sentuhan fisik yang mengagetkan keduanya. Puncak ketegangan batin ini terjadi saat sang wanita muda berteriak ketakutan karena tikus di lemari kamarnya. Ayah mertua yang panik menerobos masuk dan mendapati menantunya hanya mengenakan pakaian dalam. Meski sang ayah mertua berusaha tidak biasa, pemandangan tubuh yang padat berisi sang mertua mulai mengakar dalam ingatannya.


Batas suci keluarga itu akhirnya runtuh di suatu pagi. Saat sang wanita muda sedang mencuci pakaian tanpa busana agar tidak basah, pipa air tiba-tiba lepas. Ayah mertua yang kebetulan pulang untuk mengambil barang, masuk untuk membantu membetulkan pipa. Pemandangan sang mertua yang polos di depan mata meruntuhkan akal sehat sang ayah mertua. Hasrat yang selama ini terpendam meledak, memicu sebuah kejadian pemaksaan di kamar mandi yang secara perlahan dan mengejutkan justru membangkitkan gairah terpendam. 


Dihantui rasa setuju, keduanya sepakat bungkam. Namun, bayang-bayang kenikmatan terlarang itu membuat sang wanita muda mulai membandingkan suaminya dengan keperkasaan sang ayah mertua. Dosa itu kembali terulang, dan kali ini dilakukan atas dasar sama-sama mau, saat ayah mertuanya jatuh sakit dan sang wanita muda harus memandikan serta merawatnya. Di dalam kamar, gairah mereka meledak tak terkendali, menghabiskan waktu bersama dengan berbohong seolah melampiaskan dahaga yang lama tertahan.

Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 2 hours 12 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.