Bab 5: Malam Pertama di Ruang VIP Kementerian
1775Please respect copyright.PENANAkENV7Ag6Xl
Pagi yang keempat sejak jebakan dimulai terasa seperti mimpi buruk yang tak kunjung berakhir. Dewi Lestari bangun dengan tubuh yang masih berdenyut-denyut. Payudara J-cupnya terasa sangat berat dan penuh, ASI terus menetes tanpa henti meski sudah dihisap berkali-kali semalam oleh Bambang. Bokongnya yang sekarang sangat besar dan kenyal terasa panas karena bekas tamparan dan cengkeraman kuat dari sesi basement kemarin. Setiap gerakan kecil membuat otot dalam memek dan analnya berkontraksi sendiri, mengingatkannya pada sensasi penuh yang luar biasa.
1775Please respect copyright.PENANA794BE95C6J
Bambang terbangun dengan mata merah. Lidahnya terasa kaku dan masih berasa asin sperma kental yang ia jilat semalaman. kontol kecilnya yang terkunci dalam chastity cage baru yang dipasang Dr. Vania terasa sesak dan nyeri. Ia tak lagi berani protes. Mentalnya semakin rapuh setiap hari.
1775Please respect copyright.PENANA3ngLI4AAle
“Kita harus ke kementerian hari ini,” kata Bambang pelan sambil membantu Dewi berdiri. “Jenderal bilang ini acara resmi pertama.”
1775Please respect copyright.PENANApLaOkrns4m
Dewi berdiri di depan cermin. Tubuhnya sudah sangat berubah. Payudara raksasa, bokong montok menggoda, bibir yang sedikit lebih penuh karena suntikan, dan tatapan matanya yang dulu angkuh kini mulai berkabut nafsu. “Aku… takut tapi juga penasaran, Mas. Tubuhku ini… seperti bukan milikku lagi.”
1775Please respect copyright.PENANA0vhbSsWuUN
Mereka tiba di gedung kementerian pukul sepuluh pagi. Kolonel Rizal menjemput mereka di basement parkir dan langsung membawa ke ruang VIP lantai khusus yang biasa digunakan untuk pertemuan rahasia pejabat tinggi.
1775Please respect copyright.PENANAYGluQ8hQdU
Ruangan itu mewah sekaligus gelap. Karpet tebal, sofa kulit besar, meja rapat panjang, dan dinding kedap suara. Di sudut ruangan terdapat kaca satu arah untuk ruang observasi di mana Bambang akan ditempatkan. Jenderal Haris Darmawan sudah menunggu bersama tiga pejabat penting lainnya: seorang Menteri, seorang pengusaha besar, dan seorang jaksa agung.
1775Please respect copyright.PENANAzJbJk2APzc
“Selamat datang, Nyonya Dewi,” sapa Jenderal dengan suara dalam. “Hari ini kamu akan melayani tamu-tamu negara untuk pertama kalinya. Tunjukkan bahwa kamu layak menjadi Pelacur Negara.”
1775Please respect copyright.PENANAO0CpkPeQYj
Dewi berdiri di tengah ruangan dengan gaun hitam ketat yang menonjolkan setiap lekuk tubuh modifikasinya. Payudaranya hampir meledak keluar dari belahan dada. Bokongnya terlihat sangat menggoda dari belakang.
1775Please respect copyright.PENANAtLiyDVRB4j
Bambang dikunci di ruang observasi dengan tangan terikat dan monitor besar yang menampilkan semua sudut ruangan.
1775Please respect copyright.PENANAGcHbOQUsuB
Foreplay dimulai dengan sangat lambat dan penuh ritual penghinaan.
1775Please respect copyright.PENANAT1QGV2U80g
Dr. Vania yang ikut hadir memasang peralatan lengkap pada Dewi. Pertama, sebuah anal plug besar bergetar dimasukkan ke analnya. Plug itu lebih besar dari sebelumnya, membuat Dewi mendesah panjang saat masuk. “Aaaahhh… anal saya meregang sekali… dingin dan penuh…”
1775Please respect copyright.PENANA7acFBVxb45
Kemudian, electro-stim patch ditempelkan di kristoris yang sudah membengkak dan di dinding memek. Nipple clamp bergetar dipasang di kedua puting besarnya. Setiap kali clamp bergetar, ASI memancar keluar dalam aliran kecil yang manis.
1775Please respect copyright.PENANAKwH22RlKhq
Jenderal Haris memerintahkan Dewi berlutut di tengah ruangan. Keempat pria itu berdiri mengelilinginya. Mereka mengeluarkan kontol masing-masing. Dewi harus menghisap satu per satu secara bergantian sambil tangannya memijat dua kontol lainnya.
1775Please respect copyright.PENANAqnGUp4r9VS
“Hisap lebih dalam,” perintah Menteri sambil memegang kepala Dewi. Suara “gluck… gluck… slurp…” basah terdengar jelas. Liur Dewi menetes ke payudaranya yang besar.
1775Please respect copyright.PENANAqaRSVkh06E
Mayor Toni dan Kolonel Rizal berdiri di belakang, menampar bokong kenyal Dewi bergantian. “Plak! Plak! Plak! Plak!” Suara tamparan keras dan ritmis menggema. Bokong Dewi semakin merah dan panas.
1775Please respect copyright.PENANARB3m0r0cKU
Setelah hampir 70 menit foreplay oral dan tamparan, Dewi sudah mencapai dua kali orgasme hanya dari getaran alat dan stimulasi mulut. cairan orgasme beningnya menetes deras ke karpet.
1775Please respect copyright.PENANAr5YuhQebyA
Mereka memindahkan Dewi ke meja rapat besar. Tubuhnya dibaringkan telentang, kaki direntangkan lebar dengan spreader bar. Fucking machine dipasang di ujung meja, dildo raksasanya langsung masuk ke memek Dewi yang sudah sangat basah.
1775Please respect copyright.PENANAORrgC3PdyL
Mesin dinyalakan dengan kecepatan sedang. “Slup… slup… slup… slup…” suara dildo yang basah memompa memek Dewi tanpa henti. Payudaranya bergoyang liar, ASI memancar setiap kali dildo menghantam titik sensitifnya.
1775Please respect copyright.PENANAlt2LUDLCW3
Jenderal Haris naik ke meja dan memasukkan kontolnya ke anal Dewi yang masih terpasang plug. Ia menarik plug keluar dan langsung mendorong masuk. Double penetration dimulai — mesin di memek, kontol sungguhan di anal.
1775Please respect copyright.PENANAtFrnUEOA3b
“Penuh… dua lubang saya penuh sekali… saya merasa seperti pelacur sejati…” erang Dewi dengan suara parau.
1775Please respect copyright.PENANABa8U1aKi7E
Pengusaha besar memasukkan kontolnya ke mulut Dewi. Jaksa agung berdiri di samping sambil meremas dan menghisap puting Dewi bergantian, minum ASI langsung dari sumbernya.
1775Please respect copyright.PENANANkq6anrkWo
Triple penetration penuh terjadi di atas meja rapat kementerian. Tubuh Dewi digoyang-goyang kuat. Suara benturan “plak plak plak”, erangan basah, dan bunyi isapan ASI memenuhi ruangan VIP.
1775Please respect copyright.PENANAUW8J9lQmNr
Sensasi yang Dewi rasakan sangat intens:
- Panas dari kontol-kontol yang berdenyut di dalam tubuhnya
- Dingin dari getaran electro-stim di ceri
- Sakit nikmat dari tamparan di bokong
- Rasa asin sperma awal yang keluar dari kontol di mulutnya
- Bau maskulin kuat yang bercampur aroma ASI manisnya sendiri
1775Please respect copyright.PENANAwTSzJA68oA
“Aku… mau keluar… lagi… lebih keras… pakai saya sepuasnya!” jerit Dewi saat gag ball dilepas sebentar.
1775Please respect copyright.PENANAJHcVxW96Wu
Mereka bergantian posisi selama hampir dua jam. Kadang double vagina — dua kontol sekaligus di memek Dewi yang expandable, meregang lebar dengan suara basah yang memalukan. Kadang double anal. Kadang seluruh lubang diisi sekaligus ditambah tangan meremas payudara.
1775Please respect copyright.PENANAehnzDgUUmn
Pada klimaks massal, keempat pria menyemburkan sperma kental mereka ke dalam tubuh Dewi. memek dan anal penuh hingga meluap-luap. Perut Dewi terlihat agak kembung karena volume sperma yang sangat banyak. ASI memancar deras dari putingnya seperti air mancur saat ia mencapai orgasme terpanjangnya. Tubuhnya kejang hebat, kaki gemetar tak terkendali, air mata mengalir deras, memeknya berdenyut kuat memijat semua kontol di dalamnya.
1775Please respect copyright.PENANAkc9imztkl0
“Terima kasih… Tuan-tuan… saya… senang melayani negara…” bisik Dewi lemah setelahnya.
1775Please respect copyright.PENANAAugyhLbvrm
Bambang dilepaskan dari ruang observasi. Ia berlutut di bawah meja, menjilat semua sperma yang menetes dari memek, anal, paha, dan payudara istrinya. Lidahnya bekerja telaten, membersihkan setiap tetes sambil mendengar tawa para pejabat.
1775Please respect copyright.PENANAIG6nzEtZR9
Dewi menatap suaminya dari atas meja dengan tatapan yang sudah berubah. Ada kebanggaan gelap di matanya. “Bersihkan semuanya dengan baik, Mas. Jangan sia-siakan sperma yang sudah diberikan untukku.”
1775Please respect copyright.PENANAqY617K1iwJ
Jenderal Haris mendekat sambil mengusap dagu Dewi. “Besok kita ke hotel bintang 5. Acara yang lebih besar. Kamu akan melayani lebih banyak orang. Dan suami kamu akan resmi menjadi Pengawal Sperma penuh waktu.”
1775Please respect copyright.PENANAyLhgAngYEb
Malam harinya di rumah dinas, Dewi semakin berani. Ia memaksa Bambang tidur di lantai sementara ia berbaring di tempat tidur, memainkan kristoris sendiri dengan dildo besar yang dibawa dari klinik sambil meminta Bambang menghisap putingnya terus menerus.
LANJUTAN CERITA https://lynk.id/novelhambilah 1775Please respect copyright.PENANAgXpQfwFIUk
LINK ALTERNATIF https://lynk.id/hambilah
1775Please respect copyright.PENANAI01vgVfdeF
1775Please respect copyright.PENANADYGOwu8tsw
1775Please respect copyright.PENANAfS2PrjXxze


