Begitu hari sudah berganti menjadi malam. Merisa merasa bimbang untuk melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar.
1678Please respect copyright.PENANAtlkxCzpPjV
1678Please respect copyright.PENANAhoUtuGhsdQ
Malam itu ia mengenakan sepatu hak tinggi. Memakai dress berwarna krim. wajahnya sangat cantik serta rambutnya dibiarkan terurai begitu saja.
1678Please respect copyright.PENANAJ8Hu2Cp9YT
1678Please respect copyright.PENANA3hZq0byGGa
“Huhh.. baik untuk yang terkahir kalinya.. kamu harus ikut menghadiri pesta itu. ” gumamnya.
1678Please respect copyright.PENANAalSJVu2sOc
1678Please respect copyright.PENANAYcs80tvfxM
Lalu Merisa pun melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar dengan gerakan cukup anggun.
1678Please respect copyright.PENANASQUVtG4Dkr
Tap! Tap! Tap!
1678Please respect copyright.PENANAmGv8C5UTZi
Bongkoknya yang sexy bergoyang mengikuti gerakan tubuhnya.
1678Please respect copyright.PENANA0k5iNKaHtC
Begitu tiba di lantai bawah. Ponsel Merisa berbunyi didalam tas.
1678Please respect copyright.PENANAGvWxYSAON3
Ia pun segera mengambilnya. Lalu melihat siapa yang meneleponnya. Dengan wajah memalas Merisa mengangkat telepon itu.
1678Please respect copyright.PENANAdnV15Pyuwr
1678Please respect copyright.PENANAdiyR4ogCzs
“Cepat datang. jangan buat keluarga ku menunggu mu!”
1678Please respect copyright.PENANAFCpV5dfNh2
Tutt!
1678Please respect copyright.PENANAM42ChxTKuN
Wajah Merisa menujukan kekesalan mendengar suara pria dari balik telepon barusan.
1678Please respect copyright.PENANAZEWzIBdf47
Ia pun langsung masuk kedalam mobil. Lalu pergi menuju kediaman keluarga suaminya.
1678Please respect copyright.PENANA9zeGatCeOA
Sepanjang jalan. Merisa tidak berbicara apa pun. Tatapannya fokus ke jalan.
1678Please respect copyright.PENANAFtqkA5hFB1
1678Please respect copyright.PENANAXdOIPSFBkg
Singkat waktu. Kini mobilnya memasuki kediaman tempat keluarga besar suaminya.
1678Please respect copyright.PENANAZUKjk6gGjD
1678Please respect copyright.PENANAKbQUnr7sih
Tempat itu cukup mewah. Didepan ada beberapa mobil sudah terparkir rapi.
1678Please respect copyright.PENANACF2490Rum8
Didepan sana. Ada rumah berlantai tiga dengan desain cukup elegan. mirip desain rumah modern pada umumnya.
1678Please respect copyright.PENANABRTKMjunCM
1678Please respect copyright.PENANAxuCVUoYroc
Merisa menatap ke arah kediaman itu. sejenak dia menyiapkan dirinya.
1678Please respect copyright.PENANAstoCuVyuzj
1678Please respect copyright.PENANAODkn65IYcY
“Apa pun yang terjadi.. Malam ini akan aku pastikan akan menjadi malam terkahir untuk mengunjungi kediaman ini. ” gumamnya.
1678Please respect copyright.PENANAQY62twZVCk
1678Please respect copyright.PENANApo0dfXLMpc
Merisa pun melangkah menaiki anak tangga lalu masuk kedalam rumah mewah itu.
1678Please respect copyright.PENANAlAPzIOpJs0
Ternyata disana. Sudah cukup ramai orang. dalamnya sangat mewah. lantai berkarpet. meja-meja tertata rapi dengan isinya berbagai macam.
1678Please respect copyright.PENANAlkPA9jTNTc
1678Please respect copyright.PENANAmXjmUTGMwC
Sekali-kali beberapa orang menyapa Merisa. wanita itu hanya menanggapinya dengan senyuman.
1678Please respect copyright.PENANA3XNVVbBUPm
1678Please respect copyright.PENANA0kHOmglavk
Ia melangkah masuk kedalam berbaur dengan yang lainnya. Matanya menelisik ke sekelilingnya.
1678Please respect copyright.PENANA0ZabRM7eyj
1678Please respect copyright.PENANAqOnQAwyv43
Lalu tiba-tiba seseorang menyapa Merisa dari arah depan dengan tangan memegang gelas berisi wine.
1678Please respect copyright.PENANAAvfnTDzyu5
1678Please respect copyright.PENANAGBmWbwmLM3
Braakkk!
1678Please respect copyright.PENANAf6fIx2wylV
1678Please respect copyright.PENANA4c5219fpyS
“Aw.. ” Merisa meringkis kesakitan tak kala orang itu membentur bahunya.
1678Please respect copyright.PENANAwBPOIRHRWK
1678Please respect copyright.PENANAyexb3uJ7WB
“Ehh.. maaf maaf.. aku tidak sengaja! ” ucap orang itu.
1678Please respect copyright.PENANAaBmx2O6X0z
1678Please respect copyright.PENANAs5klFktFqN
“Tidak apa kok.. lain kali hat... ” ucapan Merisa terhenti begitu melihat siapa yang mengyengolnya.
1678Please respect copyright.PENANAU3WKxTdsyA
1678Please respect copyright.PENANAWxoo1vd9mh
“Kamu!” bentak Merisa.
1678Please respect copyright.PENANAMjbCodJfiS
1678Please respect copyright.PENANAFhPURG91TE
Suara Merisa yang cukup kencang membuat seisi kediaman itu menoleh ke arah mereka.
1678Please respect copyright.PENANAbMrlph5psa
1678Please respect copyright.PENANAkeV8hvUxA7
Orang yang di banyak oleh Merisa tadi pun hanya tersenyum sinis. Ia sama sekali tidak takut.
1678Please respect copyright.PENANAiNFFP8TrPi
1678Please respect copyright.PENANAsEcQRMEBtp
Rahang Merisa mengeras begitu melihat wanita yang sudah membuat rumah tangganya hancur.
1678Please respect copyright.PENANANKdjrWPxf1
1678Please respect copyright.PENANAQgTJZUswa1
Wanita itu adalah wanita yang pernah bersetegang dengan nya waktu di rumah bersama suaminya.
1678Please respect copyright.PENANA2jrKBuaM1x
1678Please respect copyright.PENANAtLxT3PVLqK
“Oh.. maaf aku tidak sengaja tadi.. Masak cuma kesenggol dikit udah marah marah begitu.. Tidak sopan sekali. apa kamu tidak menghargai tetamu disini? ” ucap wanita itu dengan cara kata yang terkesan memancing emosi Merisa.
1678Please respect copyright.PENANAACoqpbvPcA
1678Please respect copyright.PENANAdOnS7Kaik0
Merisa mengepalkan tangannya. Wajahnya menujukan kekesalan melihat wajah menjijikkan wanita dihadapannya.
1678Please respect copyright.PENANA8UiXV2UciJ
1678Please respect copyright.PENANAgWjsCFgyZq
Begitu ia handak pergi. Tiba-tiba Merisa kesandung yang membuatnya terjatuh.
1678Please respect copyright.PENANA7a8ycMlhNe
1678Please respect copyright.PENANA3U5Exa4YrN
Braakkk!
1678Please respect copyright.PENANAUSnLjMy4Bg
1678Please respect copyright.PENANAifHTZVPmi3
“Awhh... ”
1678Please respect copyright.PENANAclwEnDJ34U
1678Please respect copyright.PENANAcedhp2lZS0
Sebgaian orang melihat adegan itu. Mereka tertawa.
1678Please respect copyright.PENANAe3bb9XFibU
Wanita tadi hanya tersenyum sambil mengejak Merisa.
1678Please respect copyright.PENANApnEKqa3TaS
Dibawah. Sungguh Merisa tidak tahan lagi dengan tingkah selingkuhan suaminya itu.
1678Please respect copyright.PENANAfRRhF5P3E2
Dengan kepalaan tinjunya. Ia berdiri. Lalu mengayunkan tangannya ke arah wajah selingkuhan suaminya.
1678Please respect copyright.PENANAWGma2NNroX
1678Please respect copyright.PENANAMYg6D2gde1
PLAAKK!!
1678Please respect copyright.PENANAnoEw1Om0Zu
1678Please respect copyright.PENANAzfqm8YXSsF
Suara tamparan itu begitu keras. renyah. membuat tempat itu seketika menjadi hening.
1678Please respect copyright.PENANAEqT2ECB3Np
1678Please respect copyright.PENANAnIqbZVBkfV
Wanita yang ditampar oleh Merisa. Menjadi oyong lalu terjatuh dengan wajah memerah cap tangan Merisa.
1678Please respect copyright.PENANAbSxu3MfrOB
1678Please respect copyright.PENANAYYT7Wvk5XX
Sampai suatu suara memecahkan keheningan itu.
1678Please respect copyright.PENANAzTwqvQTE8M
1678Please respect copyright.PENANAR3RSc8HgAN
“Ada apa ini? kenapa ribut sakali disini? ” suara itu datang dari dalam kediaman.
1678Please respect copyright.PENANAQ3VvYQcYpU
1678Please respect copyright.PENANAh5CkD9ebkJ
Semua orang menoleh serentak ke sumber suara itu.
1678Please respect copyright.PENANAby4sFM6cZv
1678Please respect copyright.PENANA4LhGOe4A1j
Mereka melihat kemunculan keluarga besar pemilik kediaman mewah itu.
1678Please respect copyright.PENANA7sOwa8nExX
1678Please respect copyright.PENANAbDrtCqPTas
Seorang wanita setengah baya melihat kericuhan di depan mereka. Ia menjadi kesal. Begitu tau apa penyebabnya.
1678Please respect copyright.PENANAft1icS9HFa
1678Please respect copyright.PENANAwEGT9eklXp
“Apa-apaan kamu ini Merisa.. Apa kamu mau menghancurkan pesta keluarga kami ini?” bentak wanita setengah baya itu.
1678Please respect copyright.PENANA3L2eHvlwx8
1678Please respect copyright.PENANAeeAXEG1SbB
“Layra! ”
1678Please respect copyright.PENANAnNw980IzLO
1678Please respect copyright.PENANAarxWqfPtd6
Hardian langsung menghampiri wanita yang ditampar oleh Merisa tadi.
1678Please respect copyright.PENANA4pULEdWMSq
1678Please respect copyright.PENANAiY8um1mGtc
Merisa melihat adegan didepan matanya. Membuat hatinya amat sakit seperti tertusuk duri begitu dalam.
1678Please respect copyright.PENANAR9nI42JN2f
1678Please respect copyright.PENANAgisJiqTbBg
“Aww.. mas.. dia-dia menampar ku.. sakit! ” ucap Layra.
1678Please respect copyright.PENANAspFDM8caPl
1678Please respect copyright.PENANAXVM8rjLUji
Ternyata nama wanita selingkuhan Hardian itu Layra. penampilannya malam itu memang tak kalah menarik dengan Merisa.
1678Please respect copyright.PENANAizeLNJpRZc
1678Please respect copyright.PENANA3RVNDgh1VW
Hardian membantu Layra berdiri. Lalu ia menatap tajam ke arah Merisa tanpa berkata apa-apa.
1678Please respect copyright.PENANAATmacVpIbQ
1678Please respect copyright.PENANA8rNwbXRLoz
Wanita setengah paruh baya tadi. Mendekati Layra.
1678Please respect copyright.PENANAlYRPYVE75M
“Kamu tidak apa-apa kan. Ra? ” tanya Wanita setengah baya itu.
1678Please respect copyright.PENANAZFWGIgKOlb
1678Please respect copyright.PENANAuwi4NYNnn4
Layra menggelang pelan. Dengan senyuman manisnya.
1678Please respect copyright.PENANAg2UkwOIxfg
“Tidak apa-apa kok tante.. ” jawab Layra.
1678Please respect copyright.PENANAwTSuI8uOBD
1678Please respect copyright.PENANA5YycCeqAq4
“Hardian.. mama tidak mau tau. sudah waktunya kamu pisah dari wanita tidak tahu diri ini.. jika tidak pewaris perusahaan ayah mu tidak akan jatuh ketangan mu. ” ucap wanita yang ternyata mamanya Hardian.
1678Please respect copyright.PENANAuADD84TlsW
1678Please respect copyright.PENANAkA2KxZC82l
Wajah Hardian menjadi panik. “Jangan dong ma.. ya ya.. Hardian bakalan cerai dengan Merisa.”
1678Please respect copyright.PENANAR4ftXk3jxe
1678Please respect copyright.PENANA2usDIWPpas
Degh!
1678Please respect copyright.PENANAb85LGdTCMY
1678Please respect copyright.PENANACYqtYFxStw
Merisa yang mendengar itu. Entah kenapa ia merasa sedih. sakit. kecewa. padahal dari dulu ia menginginkan cerai dari Hardian.
1678Please respect copyright.PENANArdTYyEbidF
1678Please respect copyright.PENANAXuIanVPqM0
Mata Merisa menjadi basah. Akibat air matanya tidak sanggup ia bendung lagi.
1678Please respect copyright.PENANAsyZQXLFi6y
“Kenapa kamu begitu jahat mas.. selama.. selama 5 tahun ini.. kamu anggap aku apa.” ucap Merisa dengan suara tangis menyesakkan dadanya.
1678Please respect copyright.PENANAidzVcL8ik3
1678Please respect copyright.PENANASEaS84saCY
Hardian tersenyum sinis. Ia mendekati Merisa seolah-olah tidak pernah merasa bersalah.
1678Please respect copyright.PENANAYSGXp0mjc4
1678Please respect copyright.PENANAzihJTCqJ4J
“Apa kamu bilang.. jangan bercanda Merisa. selama ini aku sudah sabar menunggu momen ini. kamu.. selama kita menikah apakah pernah memberikan apa yang aku mau? Hah. seolah-olah aku yang merasa bersalah dan kamu tidak begitu? ” tanya Hardian.
1678Please respect copyright.PENANAjNyL4XYTLe
1678Please respect copyright.PENANAFMCsBpcwzw
Semua orang hanya diam. Menyaksikan perdebatan suami istri itu.
1678Please respect copyright.PENANADRyKEnUpMf
Keluarga besar Hardian. Dibelakang hanya diam. Sama sekali tidak ikut campur dalam urusan kedua orang itu.
1678Please respect copyright.PENANAqUvUiZkbQF
1678Please respect copyright.PENANAJCSZO10WjP
Merisa memukul dada Hardian dengan rasa kekecewaan begitu dalam.
1678Please respect copyright.PENANAMfBRbwHOhM
1678Please respect copyright.PENANAQVKNfKCwYM
“Kamu tega.. kamu tega!“ ucap Merisa dengan disertai tangisnya.
1678Please respect copyright.PENANAOykhibh73U
1678Please respect copyright.PENANAXMHa9UeoYN
Wajah Hardian menggelap. Dan secara kasar ia mendorong wanita itu kebelakang. Membuat Merisa terjatuh.
1678Please respect copyright.PENANA5eFztluJEo
1678Please respect copyright.PENANAjsK6R0tD7C
“Menyingkir lah sialaan! ” bentak Hardian.
1678Please respect copyright.PENANAqUSqkuvHJB
1678Please respect copyright.PENANA3cy3pkWNX8
Bukk!
1678Please respect copyright.PENANATYaPSZquLV
1678Please respect copyright.PENANAQxUmc64L8W
Sebelum tubuh Merisa menyentuh lantai. Seseorang menopangnya dari belakang. Membuat kedua orang itu saling tatap dalam posisi berpelukan.
1678Please respect copyright.PENANAU3LVwF2pLf
1678Please respect copyright.PENANAA8UKLCFZ3r
Merisa terkejut melihat orang yang menolongnya.
1678Please respect copyright.PENANA0KfmXGnjvk
1678Please respect copyright.PENANAKbcPPpPYNd
Orang itu memiliki wajah tampan. Dengan sedikit brewok rapi. Rambutnya hitam polos serta tubuhnya gagah.
1678Please respect copyright.PENANAZPpjFcsK90
1678Please respect copyright.PENANAWrCcIQ2Ndj
“Kamu tidak apa-apa kan Risa? ” tanya orang itu yang ternyata mengenali Merisa.
1678Please respect copyright.PENANAVWD3yJ7nlR
1678Please respect copyright.PENANASDaQYcwfUD
“Pa-paman Dirwan! ” wajah Merisa menjadi canggung.
1678Please respect copyright.PENANAtCaIBIHrpR
1678Please respect copyright.PENANARBNGXQAkjo
Pria taman itu adalah Pamannya Merisa. Dirwan tersenyum. membuat Merisa sedikit salah tingkah.
1678Please respect copyright.PENANA9bNxivI2RP
1678Please respect copyright.PENANApVFtkNUfqi
Merisa segera berdiri. Pamannya pun ikut membantunya.
1678Please respect copyright.PENANA2O0XDOYeGk
1678Please respect copyright.PENANAwrHrVqPHE9
Merisa menoleh ke arah pamannya. “Sejak kapan paman ada disini? ” tanya Merisa.
1678Please respect copyright.PENANAqxxNCgcgUa
1678Please respect copyright.PENANATu1otqnnDY
Dirwan tersenyum. “Belum lama. kebetulan paman juga ada urusan disini.. tadi waktu paman mampir di rumah. kata mama mu kamu disini. jadi sekalian paman nyusul. ”
1678Please respect copyright.PENANASXcSRWnK2E
1678Please respect copyright.PENANAZ6GynQoIDN
Dirwan adalah pria matang berusia 43 tahunan. ia sudah pernah menikah. Namun nas pernikahannya tidak lama. akan akibat istrinya sakit ginjal membuat istrinya meninggalkan dirinya dengan keadaan hampa.
1678Please respect copyright.PENANACpytSMIwAv
1678Please respect copyright.PENANAsIzyvVuefe
Setelah itu Dirwan tidak pernah lagi tertarik untuk menikah. Kejadian wakuu itu membuat hatinya sakit. Atas kepergian sang istri tercinta.
1678Please respect copyright.PENANA3jcGfJvBlT
1678Please respect copyright.PENANABwmKRTlZw1
Hardian melihat keakraban kedua orang itu. Membuat Hardian sedikit cemburu.
1678Please respect copyright.PENANAbw9E15kEal
1678Please respect copyright.PENANABG521ms4YG
“Ohh.. ternyata kamu juga wanita murahan. Merisa-Merisa aku tidak menyangka jika kamu lebih parah dari pada aku.. kemudian menggoda pria tua seperti dia dengan tubuh murahan mu.. Cihh menjijikkan. ”
1678Please respect copyright.PENANA2d4AsAV3cw
1678Please respect copyright.PENANAOIA6zFKbXe
Bugh! Bugh!
1678Please respect copyright.PENANAMRPY2n82Oh
1678Please respect copyright.PENANAXzQlOEhUWQ
Tubuh Hardian seketika terpental menghancurkan meja makan. Akibat pukulan keras Dirwan.
1678Please respect copyright.PENANAn7ga1q6pJr
1678Please respect copyright.PENANAmOCeC6bNdd
“Aaggrrhhh! ” suami Merisa itu meringkis kesakitan.
1678Please respect copyright.PENANAbQTTmCGDwT
1678Please respect copyright.PENANAW1j8C03fFV
“Mas Hardian.. ”pekik Layra.
1678Please respect copyright.PENANARTMrIhLMtN
1678Please respect copyright.PENANAfjcxQXLD6i
Semua orang terkejut melihat tindakan pria yang baru mereka lihat itu.
1678Please respect copyright.PENANAXilb2BY9R8
1678Please respect copyright.PENANAj4lM3wBykY
Wajah Dirwan menjadi sangar mendengar perkataan Hardian tadi. Tidak ada satu pun yang berani bertindak.
1678Please respect copyright.PENANAEC64p1rx0h
1678Please respect copyright.PENANAioDmr8nSN5
Bahkan Merisa sendiri pun terkejut. Melihat Hardian di tendang oleh pamannya sendiri.
1678Please respect copyright.PENANAT0rS4ytOPr
1678Please respect copyright.PENANAChYdA340UY
“Jaga mulut kotor mu itu bajingan.. sekali lagi aku mendengar kau menghina Merisa. Aku tidak akan segan-segan mematahkan rahang mu itu. ” ancam Dirwan dengan suara gagahnya.
1678Please respect copyright.PENANAHNGeIFeeDA
1678Please respect copyright.PENANADE2GsGGxAh
Hening!
1678Please respect copyright.PENANA1Ap1GCYqny
1678Please respect copyright.PENANArqWLBjhOpN
1678Please respect copyright.PENANA7TJUPHqJI8
Sampai suatu suara datang ke ruang temu itu.
1678Please respect copyright.PENANA9WMCVQ7u3i
1678Please respect copyright.PENANARVHWgsnxi8
“Ada apa ini? Kenapa ribut sekali. ” ucap seorang pria setengah baya berpenampilan mewah.
1678Please respect copyright.PENANAY9dSt8zUqp
1678Please respect copyright.PENANAN9zCMHQU3q
Begitu pria itu melihat ke arah Dirwan. Ia tersenyum senang.
1678Please respect copyright.PENANAV6bs0PMQv9
“Ohh ternyata kamu Wan.. Sejak kapan kamu pulang dari Singapore? ” tanya pria itu. Sambil mendorong kursi roda berisi seorang pria sepuh.
1678Please respect copyright.PENANAkVlaCqY2PX
1678Please respect copyright.PENANA85PlJxUbz6
Dirwan menatap ke arah pria yang menyapanya tadi. Ia menatap tajam ke arah pria itu.
1678Please respect copyright.PENANAu8DRTcKyxL
1678Please respect copyright.PENANArPfqzYxcaY
1678Please respect copyright.PENANAL6BU9pWpi1
Membuat pria itu menjadi sedikit takut dan tidak mengerti apa maksud tatapan Dirwan.
1678Please respect copyright.PENANAeqhyE5W0ce
1678Please respect copyright.PENANAlX22O9Ih5g
Baru setelah ia menoleh ke arah Merisa dan juga Hardian serta yang lainnya. Ia pun mengerti.
1678Please respect copyright.PENANASwJcDWmV4R
1678Please respect copyright.PENANA808Kdz8GpG
Dengan ekspresi datar. Pria itu melangkah ke arah Hardian.
1678Please respect copyright.PENANALamue0Jvi7
1678Please respect copyright.PENANAyIeiJC8O6j
Hardian melihat kedatangan pria itu menjadi senang. Ia mengira pria itu akan menolongnya.
1678Please respect copyright.PENANA0C8qKn7ydT
1678Please respect copyright.PENANARztTJ3SgSI
“Ayah.. tolong aku pria bajingan itu memukul ku. ” ucap Hardian.
1678Please respect copyright.PENANAfoM54wPNkI
1678Please respect copyright.PENANAipr3r1m4xV
Namun siapa sangka. Sesuatu yang mengejutkan terjadi yang membuat suasana tempat itu menjadi lebih tegang.
1678Please respect copyright.PENANAW1lVBuCG1k
1678Please respect copyright.PENANA36g68Px8if
Bugh!
1678Please respect copyright.PENANAH96jQBj0rK
“Dasar anak sialaan. sudah tua masih bertingkah anak-anak! ” bentak pria itu marah.
1678Please respect copyright.PENANAbJ3mieIbKl
1678Please respect copyright.PENANAKawotZgZXx
Satu tendangan mengenai ulu hatinya. Membuat Hardian sedikit sesak nafas. 1678Please respect copyright.PENANAk18iTBU0r0


