Saat sore harinya. Seorang wanita cantik memakai dress berwarna merah melangkah keluar dari dalam mobil yang ia kendari.
2972Please respect copyright.PENANAoLzy4LnpKB
Paras wanita cukup sempurna. Memiliki tubuh langsing berisi. wajah cantik serta berkulit putih. rambutnya rapi di biarkan terurai.
2972Please respect copyright.PENANA8BBwzxlR4j
Dia lah Merisa. seorang wanita cantik berstatus ibu rumah tangga.
2972Please respect copyright.PENANAmILykaJZnf
Dihadapannya ada sebuah rumah modern gaya klasik sederhana tidak terlalu mewah.
2972Please respect copyright.PENANAHU7dp0QgRo
“Huhhh.. hari ini kenapa panas banget ya..” gumam Merisa.
2972Please respect copyright.PENANAPuY82njVx6
Segera ia melangkah dengan anggunya masuk kedalam rumahnya.
2972Please respect copyright.PENANARlDHY7AXo5
Cklekk!
2972Please respect copyright.PENANATW0WzJ11HF
Begitu pintu rumah terbuka. Merisa terdiam. tubuhnya mematung tidak dapat digerakkan.
2972Please respect copyright.PENANAUcwu8KADdV
Degh!
2972Please respect copyright.PENANA7ePOKl1bk2
Jantungnya pun seolah-olah berdetak lebih cepat.
2972Please respect copyright.PENANA7TGdgbMUK1
“Aahh... sayang.. jangan nakal dong.. nanti dilihat istri mu. bisa bahaya loh. ”
2972Please respect copyright.PENANAW1e7EdXgSE
“Ahaha.. tenang saja sayang. Merisa tidak akan mengetahui hubungan kita.. Sekali pun dia tahu tidak akan menjadi masalah. ”
2972Please respect copyright.PENANAfrlWxLKNAd
2972Please respect copyright.PENANARKoMuglwnA
Telinga Merisa berdengung mendengar perkataan suara barusan. Hatinya seperti di sayat ribuan bilah pisau tajam.
2972Please respect copyright.PENANAu72ZnG5Vrn
“HARDIAN!! Apa-apaan semua ini? ” bentak Merisa tidak tahan lagi membendung amarahnya.
2972Please respect copyright.PENANAFZWjHlKT4j
Braakk!
2972Please respect copyright.PENANA8g7HfqqcfI
Dua orang yang sedang duduk disofa depan Merisa segera menoleh berdiri.
2972Please respect copyright.PENANAPJO4UOgcpt
“Merisa!”
2972Please respect copyright.PENANAqgIAqaOBOx
“Kapan kamu pulang nya? kenapa tidak menelpon dulu tadi? ”
2972Please respect copyright.PENANAO7qjxS9E0F
2972Please respect copyright.PENANAgdy8yoGAmw
Seorang pria berbadan tegap berwajah lumayan tampan berbicara ke Merisa.
2972Please respect copyright.PENANArkYMesUmgj
Pria itu adalah Hardian. Suami sah Merisa.
2972Please respect copyright.PENANAcBHkIRFl8E
Hardian berbicara ke Merisa tanpa rasa bersalah sedikit pun. Padahal istrinya ada dihadapannya.
2972Please respect copyright.PENANAySSjjDrn3t
2972Please respect copyright.PENANAuQup7OteTV
“Dasar bajingan.. jadi ini kelakuan kamu di belangkang ku iya..” bentak Merisa.
2972Please respect copyright.PENANAQuLasZJgPL
“Dan dia.. Jalang ini yang sudah menggoda mu mas.. iya. ”
2972Please respect copyright.PENANARo8bbWJwkb
2972Please respect copyright.PENANAFOEG0CVkOL
Amarah Merisa begitu memuncah. si wanita sebelah Hardian di tuduh dengan kalimat jalang tidak terima.
2972Please respect copyright.PENANAnBmSF0Foru
2972Please respect copyright.PENANAjVxdPD1lRX
“Heii wanita mandul.. Jaga ucapan mu. aku tidak sesuai apa yang kau katakan sialan. ” bentak wanita sebelah Hardian.
2972Please respect copyright.PENANAFxemfCDzbK
Wanita itu memiliki paras hampir sama dengan Merisa hanya saja lebih sexy dan memiliki badan cukup montok. bahkan kecantikannya tak kalah dengan Merisa.
2972Please respect copyright.PENANALPVXSp9G49
“Cukup.. kalian jangan berantem... Merisa.. Seharusnya kamu juga tau dengan posisi mu disini.. dan ini pun semua gegara salah mu sendiri.” ucap Hardian.
2972Please respect copyright.PENANAASS48VJMF0
“Apa? salahku? atas dasar apa mas menyalahkan ku? atas dasar apa hahh! ” ucap marah Merisa.
2972Please respect copyright.PENANADHoz0FVRny
Air mata Merisa mulai tak terbendung. dadanya menjadi kembang kempis. Akibat emosi terlalu meluap.
2972Please respect copyright.PENANAVdQhoCygoq
2972Please respect copyright.PENANAAC7pKP1kar
Hardian tersenyum sinis. Dengan gaya beraninya ia merangkul wanita sebelahnya. Dan menatap ke arah Merisa.
2972Please respect copyright.PENANArx7KDgdewb
2972Please respect copyright.PENANA48oLgdMIoE
“Merisa oh merisa.. apakah kamu tidak sadar.. jika selama 5 tahun ini kamu tidak bisa mengabulkan apa yang aku mau... Terutama.. Soal anak. bahkan sampai sekarang kamu tidak kunjung hamil. jadi tidak perlu di perjelas lebih jauh. ” ucap Hardian.
2972Please respect copyright.PENANAMlC7DLFwvk
Pria yang berstatus suami Merisa itu melangkah melewati Merisa.
2972Please respect copyright.PENANAxpJMLXUDrb
Sedangkan si wanita tadi berjalan menghampiri Merisa seraya ia berbisik.
2972Please respect copyright.PENANApqCzESAiTw
“Kasihan sekali nasib mu... Oh ya.. kau tidak perlu khawatir karena sebentar lagi Mas Hardian akan mendapatkan keturunan dari rahim ku sendiri.. Hehe. ”
2972Please respect copyright.PENANAT61ho0vJF2
2972Please respect copyright.PENANAWj2B71KpJu
Degh!
2972Please respect copyright.PENANAUVe1TOW6IH
2972Please respect copyright.PENANAn0ELsbDBqN
Merisa terdiam. hatinya terguncang mendengar perkataan wanita tadi.
2972Please respect copyright.PENANAi3n6Z9JgT5
2972Please respect copyright.PENANA7k4QsnyYf8
Setelah mengatakan beberapa hal. Wanita tadi pun melangkah pergi mengikuti Hardian.
2972Please respect copyright.PENANAKMsoHAIqU5
2972Please respect copyright.PENANAFXAyOXrYxW
“Hiks Hiks Hikss... Kenapa.. Kenapa semua ini terjadi kepada ku.. ”
2972Please respect copyright.PENANA6fVkeH88nT
Brakk!
2972Please respect copyright.PENANAMT5o1w9WrO
Tubuh Merisa ambruk ke lantai. kejadian harini sungguh di luar pengetahuannya. setelah beberapa tahun menjalani rumah tangga dan berbagai tekanan datang.
2972Please respect copyright.PENANA4zpxFhYB5p
2972Please respect copyright.PENANAZUyUfUOITM
Baru kali ini Merisa merasa amat tersakiti. Bahkan rasa sakit itu datang dari orang yang paling ia cintai.
2972Please respect copyright.PENANADjtQeoeyFz
Tangis Merisa pecah. Membuat suasana dalam rumah itu terasa begitu menyedihkan.
2972Please respect copyright.PENANAn1Bagbaj4r
Dan secara tiba-tiba dari arah pintu masuk rumah. Terdengar suara langkah kaki.
2972Please respect copyright.PENANASKLKZ0nyut
2972Please respect copyright.PENANAZTuwVPlOjK
Merisa yang mendengar suara langkah kaki itu. Dengan sisa tenaga ia berdiri dan duduk di sofa. Seraya ia memenangkan dirinya.
2972Please respect copyright.PENANADdrC7XOjHp
2972Please respect copyright.PENANAFJsyLfQW5m
Dan tak lama kemudian. Terdengar suara memanggil Merisa.
2972Please respect copyright.PENANAOnrLYzv0jk
2972Please respect copyright.PENANAMpIaqGkgyi
“Permisi nona.. ada pesan yang disampaikan oleh kepala keluarga.”
2972Please respect copyright.PENANAwfZcS5foCe
2972Please respect copyright.PENANAoh9DHftusg
Didepan pintu masuk. Berdiri seorang bodyguard berpakaian hitam.
2972Please respect copyright.PENANALHb0hukDta
2972Please respect copyright.PENANAzRZ98IHiPy
Merisa menoleh. Ia berjalan dengan ekspresi datar.
2972Please respect copyright.PENANAjZNTPkQAkm
Bodyguard itu segera menyerahkan sepucuk amplop surat. Merisa pun mengambilnya dan bodyguard itu pun pergi.
2972Please respect copyright.PENANAv6U3lhRAvb
Srekk!
2972Please respect copyright.PENANA5vMjVOOcYV
Merisa langsung membukanya dan begitu melihat isi surat itu. Ia hanya diam saja.
2972Please respect copyright.PENANAKcK3ip0opH
2972Please respect copyright.PENANAcucALouZ7b
Ternyata isi dalam surat itu adalah. Sebuah perjamuan keluarga besar suaminya. Hardian.
2972Please respect copyright.PENANAGiUv0DeQ2N
2972Please respect copyright.PENANAyDhOnC1OcA
Dan acara itu pun dilaksanakan nanti malam pukul delapan.
2972Please respect copyright.PENANA8YXJXmxkIe
Merisa duduk di sofa seraya meremas kedua tangannya. Ia tau jika ia ikut dalam perjamuan itu pasti akan sesuatu terjadi padanya.
2972Please respect copyright.PENANABqUf7N88B6
Dan itu sudah hal biasa bagi Mersia. Karena hidup beberapa tahun dengan suaminya itu. Keluarga mertuanya beberapa kali kerap ingin memisahkan Merisa dengan Hardian.
2972Please respect copyright.PENANA4JxFNlyUWM
2972Please respect copyright.PENANAZ2535Sx1qq
Namun kepala keluarga besar mertuanya melarang niat mereka. Membuat Merisa tetap bertahan walau dalam tekanan nyata.
2972Please respect copyright.PENANARQEoZ6rfPx
2972Please respect copyright.PENANAcD0EaHYQof


