Saat sore harinya. Seorang wanita cantik memakai dress berwarna merah melangkah keluar dari dalam mobil yang ia kendari.
2971Please respect copyright.PENANAgzoNYUeBGn
Paras wanita cukup sempurna. Memiliki tubuh langsing berisi. wajah cantik serta berkulit putih. rambutnya rapi di biarkan terurai.
2971Please respect copyright.PENANAJxCGZk1WCM
Dia lah Merisa. seorang wanita cantik berstatus ibu rumah tangga.
2971Please respect copyright.PENANAYcj0HMAjnc
Dihadapannya ada sebuah rumah modern gaya klasik sederhana tidak terlalu mewah.
2971Please respect copyright.PENANAC9xBDCmVM3
“Huhhh.. hari ini kenapa panas banget ya..” gumam Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAGnnsWJajlY
Segera ia melangkah dengan anggunya masuk kedalam rumahnya.
2971Please respect copyright.PENANAnHFW5L0hUZ
Cklekk!
2971Please respect copyright.PENANAXSukYNAC9M
Begitu pintu rumah terbuka. Merisa terdiam. tubuhnya mematung tidak dapat digerakkan.
2971Please respect copyright.PENANAX6z2MFe8Pr
Degh!
2971Please respect copyright.PENANAfhbx0DiqTX
Jantungnya pun seolah-olah berdetak lebih cepat.
2971Please respect copyright.PENANA675vX9SwB4
“Aahh... sayang.. jangan nakal dong.. nanti dilihat istri mu. bisa bahaya loh. ”
2971Please respect copyright.PENANALMsYugnSHz
“Ahaha.. tenang saja sayang. Merisa tidak akan mengetahui hubungan kita.. Sekali pun dia tahu tidak akan menjadi masalah. ”
2971Please respect copyright.PENANARzZDttSunE
2971Please respect copyright.PENANAgbtonNvLPl
Telinga Merisa berdengung mendengar perkataan suara barusan. Hatinya seperti di sayat ribuan bilah pisau tajam.
2971Please respect copyright.PENANA65lRnnQ0Fr
“HARDIAN!! Apa-apaan semua ini? ” bentak Merisa tidak tahan lagi membendung amarahnya.
2971Please respect copyright.PENANAxWq7pb3NVZ
Braakk!
2971Please respect copyright.PENANA1QpiB4ZyAR
Dua orang yang sedang duduk disofa depan Merisa segera menoleh berdiri.
2971Please respect copyright.PENANAR2zoB9TMIZ
“Merisa!”
2971Please respect copyright.PENANAZzU0QokVcn
“Kapan kamu pulang nya? kenapa tidak menelpon dulu tadi? ”
2971Please respect copyright.PENANAmdX6M2a0ZA
2971Please respect copyright.PENANA1gnI0N3KVz
Seorang pria berbadan tegap berwajah lumayan tampan berbicara ke Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAQgLsx0WIRG
Pria itu adalah Hardian. Suami sah Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAe3eWVm4Xwo
Hardian berbicara ke Merisa tanpa rasa bersalah sedikit pun. Padahal istrinya ada dihadapannya.
2971Please respect copyright.PENANALnatoGoBhp
2971Please respect copyright.PENANAhgbVP2cMm7
“Dasar bajingan.. jadi ini kelakuan kamu di belangkang ku iya..” bentak Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAToJv43XyC8
“Dan dia.. Jalang ini yang sudah menggoda mu mas.. iya. ”
2971Please respect copyright.PENANAsaxYMRXcuE
2971Please respect copyright.PENANACZWfxUGtHf
Amarah Merisa begitu memuncah. si wanita sebelah Hardian di tuduh dengan kalimat jalang tidak terima.
2971Please respect copyright.PENANADvp8RPZBJM
2971Please respect copyright.PENANApJpgXzAANP
“Heii wanita mandul.. Jaga ucapan mu. aku tidak sesuai apa yang kau katakan sialan. ” bentak wanita sebelah Hardian.
2971Please respect copyright.PENANAUn6OMymYdn
Wanita itu memiliki paras hampir sama dengan Merisa hanya saja lebih sexy dan memiliki badan cukup montok. bahkan kecantikannya tak kalah dengan Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAZpG10GNOJ0
“Cukup.. kalian jangan berantem... Merisa.. Seharusnya kamu juga tau dengan posisi mu disini.. dan ini pun semua gegara salah mu sendiri.” ucap Hardian.
2971Please respect copyright.PENANAX389A6Fonc
“Apa? salahku? atas dasar apa mas menyalahkan ku? atas dasar apa hahh! ” ucap marah Merisa.
2971Please respect copyright.PENANANESOgt8nhg
Air mata Merisa mulai tak terbendung. dadanya menjadi kembang kempis. Akibat emosi terlalu meluap.
2971Please respect copyright.PENANATCrrWnxdMi
2971Please respect copyright.PENANAncRHVh5Kvz
Hardian tersenyum sinis. Dengan gaya beraninya ia merangkul wanita sebelahnya. Dan menatap ke arah Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAtd3XyJzqrP
2971Please respect copyright.PENANAhJq1FFmjo4
“Merisa oh merisa.. apakah kamu tidak sadar.. jika selama 5 tahun ini kamu tidak bisa mengabulkan apa yang aku mau... Terutama.. Soal anak. bahkan sampai sekarang kamu tidak kunjung hamil. jadi tidak perlu di perjelas lebih jauh. ” ucap Hardian.
2971Please respect copyright.PENANAePee8nA5K3
Pria yang berstatus suami Merisa itu melangkah melewati Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAzf0nOVOwcb
Sedangkan si wanita tadi berjalan menghampiri Merisa seraya ia berbisik.
2971Please respect copyright.PENANARyvp1MBz9K
“Kasihan sekali nasib mu... Oh ya.. kau tidak perlu khawatir karena sebentar lagi Mas Hardian akan mendapatkan keturunan dari rahim ku sendiri.. Hehe. ”
2971Please respect copyright.PENANAv1qDe1etsj
2971Please respect copyright.PENANAPZM7WhnLpD
Degh!
2971Please respect copyright.PENANAkiKxYFX4Pb
2971Please respect copyright.PENANAwsBR0hRwoa
Merisa terdiam. hatinya terguncang mendengar perkataan wanita tadi.
2971Please respect copyright.PENANALqOSLVpKXs
2971Please respect copyright.PENANANpGxBgAVqG
Setelah mengatakan beberapa hal. Wanita tadi pun melangkah pergi mengikuti Hardian.
2971Please respect copyright.PENANAvVlaURjmeW
2971Please respect copyright.PENANAIAC3OcQJoi
“Hiks Hiks Hikss... Kenapa.. Kenapa semua ini terjadi kepada ku.. ”
2971Please respect copyright.PENANARymHopzhql
Brakk!
2971Please respect copyright.PENANATFe7Zfg0D7
Tubuh Merisa ambruk ke lantai. kejadian harini sungguh di luar pengetahuannya. setelah beberapa tahun menjalani rumah tangga dan berbagai tekanan datang.
2971Please respect copyright.PENANAwbZFQiO3NP
2971Please respect copyright.PENANAUQjizsrEmM
Baru kali ini Merisa merasa amat tersakiti. Bahkan rasa sakit itu datang dari orang yang paling ia cintai.
2971Please respect copyright.PENANA7IKr34gVzR
Tangis Merisa pecah. Membuat suasana dalam rumah itu terasa begitu menyedihkan.
2971Please respect copyright.PENANAdQYQw2RBgi
Dan secara tiba-tiba dari arah pintu masuk rumah. Terdengar suara langkah kaki.
2971Please respect copyright.PENANACuziXGSUC5
2971Please respect copyright.PENANAKdU8scI8yc
Merisa yang mendengar suara langkah kaki itu. Dengan sisa tenaga ia berdiri dan duduk di sofa. Seraya ia memenangkan dirinya.
2971Please respect copyright.PENANAZWE0FpxmL4
2971Please respect copyright.PENANAXST1nRrSRA
Dan tak lama kemudian. Terdengar suara memanggil Merisa.
2971Please respect copyright.PENANAyaE6TWkLAb
2971Please respect copyright.PENANAVd0JX8tzY6
“Permisi nona.. ada pesan yang disampaikan oleh kepala keluarga.”
2971Please respect copyright.PENANA4sB9hmCmWq
2971Please respect copyright.PENANA2MR9oWK6r8
Didepan pintu masuk. Berdiri seorang bodyguard berpakaian hitam.
2971Please respect copyright.PENANAL8mfJQZYDu
2971Please respect copyright.PENANASaTroWfXOw
Merisa menoleh. Ia berjalan dengan ekspresi datar.
2971Please respect copyright.PENANAorfrmvlkbK
Bodyguard itu segera menyerahkan sepucuk amplop surat. Merisa pun mengambilnya dan bodyguard itu pun pergi.
2971Please respect copyright.PENANAitIIdVUtrt
Srekk!
2971Please respect copyright.PENANATZAX6BetU9
Merisa langsung membukanya dan begitu melihat isi surat itu. Ia hanya diam saja.
2971Please respect copyright.PENANAV5I408YQE3
2971Please respect copyright.PENANAgCdFGpk2zN
Ternyata isi dalam surat itu adalah. Sebuah perjamuan keluarga besar suaminya. Hardian.
2971Please respect copyright.PENANAyfBUSU0ZJF
2971Please respect copyright.PENANA4X82dgRt33
Dan acara itu pun dilaksanakan nanti malam pukul delapan.
2971Please respect copyright.PENANArisvZxuzFz
Merisa duduk di sofa seraya meremas kedua tangannya. Ia tau jika ia ikut dalam perjamuan itu pasti akan sesuatu terjadi padanya.
2971Please respect copyright.PENANA1Ry0hyxXzW
Dan itu sudah hal biasa bagi Mersia. Karena hidup beberapa tahun dengan suaminya itu. Keluarga mertuanya beberapa kali kerap ingin memisahkan Merisa dengan Hardian.
2971Please respect copyright.PENANAJrANE3BMe1
2971Please respect copyright.PENANA477A17Mqpt
Namun kepala keluarga besar mertuanya melarang niat mereka. Membuat Merisa tetap bertahan walau dalam tekanan nyata.
2971Please respect copyright.PENANADNwqt5qigR
2971Please respect copyright.PENANAOPlUB9ulJ3


