Celine mengusap setiap sisi wajah Abidzar yang ada di atasnya, menguasai permainan singkat ini.
728Please respect copyright.PENANAg6W63JE2Im
“Makasih, hm.. Kamu lelah tapi masih mau bantu aku,” bisik Abidzar dengan lembut khasnya.
728Please respect copyright.PENANAlWTm9tTgec
Mana bisa Celine marah atau mengeluh jika diperlakukan begitu oleh suami, begitu pengertian, perhatian dan selalu berusaha membahagiakannya.
728Please respect copyright.PENANAtblUwb573i
“Di dalem aja, aku udah suntik KB yang 3 bulan,” bisik Celine seraya mengeratkan pelukan di leher Abidzar.
728Please respect copyright.PENANASAXUWsiNzi
Abidzar bergumam lalu menggeram halus di sisi wajah Celine, dia balas memeluknya erat dan menggerakan miliknya cepat.
728Please respect copyright.PENANALCRLpBOiq0
Hingga keduanya melenguh dan lemas dibalut nikmat dunia.
728Please respect copyright.PENANAiaUdAO5e9G
“Haa.. Lega, Abi?” tanya Celine sambil mengecupi sisi kepala Abidzar.
728Please respect copyright.PENANAASKlgP3yQS
“Lega. Makasih, hm. Love you,” bisiknya sangat teramat lembut. Abidzar dekatkan bibirnya hingga menyatu dengan bibir Celine.
728Please respect copyright.PENANAv1jEeImcqj
“BABA!” teriakan Lanon di luar kamar sontak membuat keduanya saling menjauh dan membenarkan penampilan masing-masing.
728Please respect copyright.PENANAJaKRC3S2gk
“Ya? Sebentar, kak.” sahut Abidzar lalu membantu merapihkan rambut Celine. “Aku keluar dulu, sayang.” tanpa menunggu dia segera turun dan keluar dari kamar.
728Please respect copyright.PENANAkyA7eXR4a8
Lanon menekuk wajahnya serius dengan lengan di lipat di perut. Persis dengan ekspresi Celine, lucu.
728Please respect copyright.PENANAPdQumXVMk9
“Kenapa?” tanya Abidzar lembut sambil berjongkok agar sejajar.
728Please respect copyright.PENANAxjvI1pzwS3
“Lagi-lagi hantu! Lizia nangis, baba!” Lanon tidak bisa melihat adiknya selalu nangis dan ketakutan. Saking sayang. Membuat Lanon tidak takut hantu seseram apapun demi menjaga adiknya.
728Please respect copyright.PENANAyYHReEb2Kn
Abidzar segera beranjak, berlari kecil mencari keberadaan Lizia.
728Please respect copyright.PENANAiNnr2M8QHp
Lanon berjalan santai menuju tempat kembarannya berada. Sambil terus bergumam kesal.
728Please respect copyright.PENANA17u5JxIhlj
“Hantu nakal! Udah aku usir tetep ga takut, dasar muka jelek!” dumelnya lucu dengan pipi bulat memerah saking putih.
728Please respect copyright.PENANAQK2YCcY8zH
Celine maupun Abidzar sebenarnya tidak tahu, jika kini Lanon pun kembali bisa melihat wujud mereka lagi, melihat berbagai peristiwa di masa depan juga.
728Please respect copyright.PENANAC3pwk1CKmz
Yang Celine dan Abidzar tahu, hanya Lizia anak yang memiliki kelebihan.
728Please respect copyright.PENANAITuDvOJWjj
Padahal sesekali Lanon sering berucap soal hantu, tapi Celine dan Abidzar tidak ngeh, sungguh belum ngeh.
728Please respect copyright.PENANATGvM8GHIvt
Bahwa mata batin Lanon pun sama kembali terbuka setelah sekian lama.
728Please respect copyright.PENANAicn5DlclYR
***
728Please respect copyright.PENANABLq2az3cdz
“Mama, kalau Ia sekolah, nanti lihat hantu gimana? Ia itu penakut,” celoteh Lanon yang tengah menikmati pelukan dari ibunya.
728Please respect copyright.PENANA2nXgnJHil9
Lizia yang tidak terima jelas menggeliat dari pelukan Abidzar lalu menjambak rambut Lanon. Tanpa kata.
728Please respect copyright.PENANADwMs5XsfyT
Celine segera melepaskannya. “Eh ga boleh, kakak sakit nanti. Anak mama itu semua pemberani!” balasnya.
728Please respect copyright.PENANAJNoF2pU5wt
Abidzar juga segera memeluk Lizia yang menekuk bibirnya menahan tangis.
728Please respect copyright.PENANAqsx0cdwFtP
“Aku mau di peluk, Baba.” keluh Lanon begitu tidak bisa diam.
728Please respect copyright.PENANAMXUF3oavZm
Celine tersenyum, dari kecil mereka terbiasa memanggil Abidzar yang awalnya papa jadi baba sampai sekarang.
728Please respect copyright.PENANAzmu1r185VL
Abidzar tidak terlihat ingin mengubahnya dan Celine juga merasa gemas mendengarnya.
728Please respect copyright.PENANA1mtGHmtcpe
“Jadi ga mau sama mama?” Celine pura-pura sedih.
728Please respect copyright.PENANAcR6T0sp0V9
“Mau,” Lanon segera mengeratkan pelukannya.
728Please respect copyright.PENANAvw4N4SiIt2
“Sini, peluk semuanya.” Abidzar menyambut istri dan anak laki-lakinya yang segera merapat itu.
728Please respect copyright.PENANAtr3bt54Hvm
Hangat sekali, kedua anaknya mulai cekikikan walau lebih aktif Lanon. Si kembar kini ikut berpelukan.
728Please respect copyright.PENANAZzcePYFxI3
Ini adalah obat terbaik bagi Abidzar. Obat dari lelahnya kehidupan orang dewasa dengan pekerjaan maupun hubungan dengan antar manusianya.
728Please respect copyright.PENANAVTKoacqIyh
“Ahhh babaaa!” jerit Lizia manja nan pelan yang segera merapat pada Abidzar sampai begitu keras.
728Please respect copyright.PENANA66lOMEXw2p
“Ada apa?” kaget Celine dan Abidzar. Lanon hanya menatap, menatap sesuatu dengan berani.
728Please respect copyright.PENANAHNkbKioQIQ
Lanon kecil itu terus berperang lewat tatapan dengan perempuan jelek dengan rambut panjang bergaun putih itu hingga hilang dengan tawanya yang seram.
728Please respect copyright.PENANAvsA31vfRHJ
Lanon memeluk kembarannya dengan protektif. Lizia pun mulai tenang karena sudah tidak ada sesuatu lagi.
728Please respect copyright.PENANAnC2fB2Litd
“Tidur ya,” Abidzar mengusap dua anaknya. Celine pun sama, mengusap keduanya yang terlihat akur lagi.
728Please respect copyright.PENANAXlRC72Z7Wa
Celine tersenyum, selalu masih merasa mimpi dengan melihat kedua anak yang dulu di perutnya kini sudah bisa saling menyayangi satu sama lain.
728Please respect copyright.PENANASEHO4PVpaQ
“Mama juga tidur,” Abidzar berpindah mengusap kepala Celine.
728Please respect copyright.PENANAFYZU6nOaT7
Celine tersenyum dan mengangguk. Dia peluk kedua bayi kembar kesayangannya. Keduanya akan selalu menjadi bayi di mata Celine, bahkan Abidzar sekali pun.
728Please respect copyright.PENANA3caaVFzwLd
Begitu pun Abidzar. Dia menatap ketiganya, begitu manis, mungil, dia harus semakin bekerja keras untuk menjaga dan membahagiakan mereka.
728Please respect copyright.PENANAOP7FdCRkWF
Abidzar kecup ketiganya, dia selimuti lalu memandang lekat mereka dengan senyum lembut penuh kasih sayang.
728Please respect copyright.PENANAELcqRRfI8h
“Tidur yang nyenyak, sayang.” Abidzar usap lengan Celine, berpindah ke kedua anaknya yang menggeliat mulai menyamankan posisi tidur.
728Please respect copyright.PENANAd5MC9otusv
***
728Please respect copyright.PENANA63TUKSeQzR
Abidzar membuka matanya saat merasakan basah di wajahnya, suara kecupan pun mengelitik telinga. Siapa yang terus menghujami kecupan?
728Please respect copyright.PENANAH7xOVVkKep
Abidsar tersenyum setengah mengantuk saat tahu Lizia yang mengecupinya, sedangkan Celine dan Lanon tengah berebut pipi kirinya.
728Please respect copyright.PENANAhjMvOJ2agt
Lucu sekali pemandangan paginya di hari libur ini.
728Please respect copyright.PENANA7iRsWvSfi4
“Mama seling tuh cium baba!” Lanon keras kepala persis Celine.
728Please respect copyright.PENANAhNhJpANzo4
“Kita bisa gantian, kamu tuh!” dengan gemas Celine mencubit kedua pipi Lanon.
728Please respect copyright.PENANACEV07yKyD0
“Kening ga ada yang cium, mama aja, Lanon pipi.” Abidzar mengurai keduanya yang terlihat sama seperti anak kecil.
728Please respect copyright.PENANASaUI8qOSP8
Lizia terlihat anteng saja setelah puas menciumi Abidzar. Duduk sambil celingukan lalu ndusel pada Abidzar. Tempat ternyaman dan aman.
728Please respect copyright.PENANAJWNTchVnSb
Abidzar menatap ketiganya dengan penuh cinta, tidak peduli wajahnya basah oleh kecupan mereka.
728Please respect copyright.PENANApFCijYM8Z4
“Sekarang kita cium, mama!” perintah Abidzar riang.
728Please respect copyright.PENANAWw8D99QrkZ
Kedua anaknya segera berpindah, Lizia terlihat asyik mengecup sedangkan Lanon sibuk mengecup dan bawel, entah sedang menyuarakan apa.
728Please respect copyright.PENANA66RIiRkawg
Abidzar mengecup lama kening Celine. Menatap dua anaknya yang lucu mengecupi Celine yang meringis geli, mana basah, pipinya jadi seperti di jilat dua bayinya.
728Please respect copyright.PENANAJzMFKuAxdZ
Abidzar merekam semuanya, waktu yang pasti akan terasa singkat. Kelak mungkin mereka tidak akan seperti saat ini.
728Please respect copyright.PENANAv8QQlJcbdZ
Lanon dan Lizia yang tumbuh besar mulai menjalani kehidupannya masing-masing.
728Please respect copyright.PENANAOG4itGUtCQ
Maka dari itu, Abidzar memilih bekerja sewajarnya. Toh Celine bukan istri sosialita yang bisanya membeli barang tidak berguna demi membeli pandangan orang lain.
728Please respect copyright.PENANA2bL1fOd51y
Abidzar bersyukur hidupnya sederhana dan sangat cukup bersama keluarga kecilnya.
728Please respect copyright.PENANA7lFFJyxf6h
Celinenya semakin baik. Dia hanya akan nakal di atas ranjang saja. Abidzar berhasil membuatnya begitu. Hanya nakal bersamanya. Nakal yang lebih baik karena bersama suami.
728Please respect copyright.PENANAgR85lClZbA
Suara tawa mereka di pagi hari sungguh melodi terindah sepanjang dirinya hidup. Candaan, kasur yang berantakan, muka bantal serta rambut acak-acakan menjadi pemandangan yang manis.
728Please respect copyright.PENANAngJkcZu8GB
Abidzar yang memiliki hati lembut jelas berkaca-kaca melihat semua interaksi pagi hari yang selalu sama jika besoknya libur.
728Please respect copyright.PENANAyGWkBePZc1
Bercanda ria di atas kasur sebelum sarapan, kemudian Abidzar memandikan si kembar dengan banyak drama, membiarkan Celine menyiapkan sarapan andalannya.
728Please respect copyright.PENANAGeU3JrQmps
Abidzar sungguh teramat puas dengan kehidupan rumah tangganya walau tak bisa di pungkiri, dia maupun Celine masih banyak kurangnya.
728Please respect copyright.PENANAsDVVxUDGFQ
Mereka akan terus merasa puas, saling memaafkan dan memperbaiki. Kunci agar hubungan semakin baik lagi.
728Please respect copyright.PENANAR7GexBxNpT
Bahagia itu diri kita sendiri yang membentuknya. Jika saja Abidzar terus memilih bergelung dalam ketidak puasan, sepertinya dia akan meninggalkan Celine dari lama.
728Please respect copyright.PENANASRai46cJtT
Tapi Abidzar percaya, mencoba memahami, sabar, menghadapinya dengan kelembutan dan perhatian. Sekeras apapun akan luluh, jalan yang awalnya gelap pasti terbuka perlahan.
728Please respect copyright.PENANAoiZzgy7uv4
Semua akan berjalan dengan baik jika tidak mendahulukan emosi. Semua yang Abidzar lakukan tentu saja dia belajar dari orang tuanya.
728Please respect copyright.PENANA5XVBFuIh1Z
Sepertinya faktor kebahagian mereka juga lahir bukan dari hanya soal Abidzar memperlakukan Celine dengan baik.
728Please respect copyright.PENANAPb9fQLnisT
Tapi karena di sini Celine juga ingin berubah. Di sini mereka yang memang ingin bersama-sama menciptakan kebahagiaan itu sendiri.
728Please respect copyright.PENANADDa9UtSK0P
Hubungan suami istri memang seharusnya begitukan?
728Please respect copyright.PENANA6OolJDfeUu
Cerita Sex Demi Keluarga
728Please respect copyright.PENANA5IgYlgICMj
Bukan soal benar dan salah, tapi keinginan. Jika pun salah satu harus mengalah walau sekali pun benar, demi mewujudkan kebahagiaan kenapa tidak.
728Please respect copyright.PENANAnKSnolhwZV
Begitu pikir Abidzar.
728Please respect copyright.PENANAGumwUTKJMM
Abidzar percaya, rumah tangga yang baik akan tercipta jika prianya baik terhadap istrinya. Maka dari itu, Abidzar akan selalu berusaha lebih keras lagi ke depannya.
728Please respect copyright.PENANAVHjcqKMgBT
Untuk istri dan anak-anaknya.728Please respect copyright.PENANAZNFGGYDJIs


