Abidzar meregangkan otot, pegal sekali bekas semalam menggila. Rencana sekali malah berkali-kali. Enaknya punya istri, memang candu.
410Please respect copyright.PENANA2MoLqNCpxl
Abidzar menoleh lalu tersenyum hangat menatap wajah damai Celine, mulutnya rapat lucu bagai bayi marah. Entah apa yang sedang dia mimpikan kini.
410Please respect copyright.PENANAhix7ENviB0
Abidzar menguap, dia tidak boleh terbujuk untuk tidur lagi. Sudah lama tidak lari keliling desa, dia akan melakukannya hari ini.
410Please respect copyright.PENANAmGx2iBKhbl
“Celine, mau ikut lari?” bisik Abidzar lembut, mengusap punggung dan lengannya lembut juga..
410Please respect copyright.PENANAEOb7176Uur
Celine menggeliat lalu menggeleng. “Lari capek, perutnya udah makin besar gini,” gumamnya serak dengan masih terpejam.
410Please respect copyright.PENANAa6PXfqm5Gx
“Kalau aku lari boleh, hm?” tanyanya.
410Please respect copyright.PENANAkmNixfpBcH
“Sebentar boleh, jangan lama. Aku ga mau kamu diculik,” gumamnya asal dengan setengah mengantuk.
410Please respect copyright.PENANAmNV4Xpil0O
Abidzar tertawa pelan. “Ga ada yang mau culik aku, mereka semua takut duluan sama kamu,” bisiknya jenaka yang begitu lembut penuh kasih.
410Please respect copyright.PENANAXG7fdZKYjC
Celine tersenyum dengan masih terpejam.
410Please respect copyright.PENANA94nx38sqMJ
“Aku lari dulu, nanti bawa bubur, mau?”
410Please respect copyright.PENANAyKJFmjgN7i
“Mau, Abi. Yang banyak kerupuknya,” pintanya manja.
410Please respect copyright.PENANAr1v5arwIpU
Abidzar tersenyum, Celine belum pernah makan kerupuk dan setelah mencobanya begitu kecanduan. Lucu. Celine bagai anak kecil yang tidak tahu apa-apa yang akhirnya bertumbuh dan mulai mengetahui banyak hal.
410Please respect copyright.PENANAgHZkvcZsKE
“Siap, bumil cantiknya Abi,”
410Please respect copyright.PENANAXUuW2M0x6K
“Ihh.. Suka dengernya, Hehe..”
410Please respect copyright.PENANA8X1ucbOoow
Abidzar mengecup kedua pipi Celine gemas, mengecup keningnya baru dia segera turun sebelum kenyamanan menjeratnya untuk kembali memeluk Celine dan tidur lagi.
410Please respect copyright.PENANAxaNh064yUC
***
410Please respect copyright.PENANAKAnQ5hn7rM
Abidzar menyapa beberapa orang yang akan hendak pergi ke sawah atau mengantar anaknya ke sekolah.
410Please respect copyright.PENANAdVkER8KBFJ
Ada sekumpulan ibu-ibu tengah membeli sayuran di gerobak sayur, mereka menyapa Abidzar ramah juga.
410Please respect copyright.PENANAsvFePYegdF
“Mas Abi,”
410Please respect copyright.PENANAWKPxAllsm8
Abidzar sontak menghentikan langkahnya. Ini baru dua kali dia berkeliling, biasanya jika berolah raga dia akan melakukannya tiga keliling.
410Please respect copyright.PENANAOfhsXwnPpa
“Ya, Jasmin?” sahutnya lalu melap wajah dengan handuk kecil di lehernya.
410Please respect copyright.PENANAF0PTVf3bFH
“Olah raga, mas? Bareng yuk, udah lama ga lari. Sayangnya yang lain belum datang ke desa, seru mungkin ya kalau lari sama-sama lagi,”
410Please respect copyright.PENANARK4lVzjHRF
Abidzar yang memang tidak bisa menolak hanya mengiyakan, toh mereka lari di tempat terbuka dan di saksikan banyak orang.
410Please respect copyright.PENANAmpnTONSYVb
Tapi tetap saja, Abidzar merasa tak enak. Dia sudah beristri dan dulu Jasmin sering dijodohkan dengannya.
410Please respect copyright.PENANAMLQNs7jhqc
Abidzar memilih tidak akan melakukan tiga putaran. Dua saja sudah cukup.
410Please respect copyright.PENANARvmR0MmUkg
Abidzar menjawab sekenanya, dia jelas harus menjelaskan batas karena dia bukan Abidzar yang lajang lagi.
410Please respect copyright.PENANAgkb9KK6CvJ
Abidzar takut Celine melihat dan…
410Please respect copyright.PENANAKczh9wVjT5
“Celine?” panggil Abidzar segera memelankan lajunya.
410Please respect copyright.PENANAj37Ekk4Ont
Celine tengah berjalan santai menikmati matahari pagi bersama Mimah, saling bergandengan.
410Please respect copyright.PENANAkx6bj3htqu
Lihat wajah cemberutnya. Abidzar sangat tahu kalau Celine tidak suka dengan apa yang dilakukannya.
410Please respect copyright.PENANAqd6hhgrPAm
“Eh, ibu dan Celine.” sapa Jasmin lemah lembut.
410Please respect copyright.PENANAszVlQikg9E
Celine terus menatap Abidzar tajam. Abidzar menelan ludah, sungguh tidak terpikirkan Jasmin masih di desa.
410Please respect copyright.PENANAXaszZHlH1t
“Mau jalan-jalan kemana, sayang?” Abidzar menatap jemarinya yang di tepis Celine.
410Please respect copyright.PENANAHlugv1VctW
Celine dan hormon hamilnya.
410Please respect copyright.PENANAq4FhIO9Z1n
“Baru ketemu kok, aku mau berhenti.” bisik Abidzar sambil kembali meraih jemari Celine yang kembali menghindar.
410Please respect copyright.PENANAlUz55wYBxk
Jasmin dan Mimah asyik mengobrol dengan sesekali fokus Jasmin pada kedua pasangan yang terlihat berbisik dan Celinenya menepis.
410Please respect copyright.PENANAZOekmZM10R
Jasmin tersenyum samar.
410Please respect copyright.PENANAvlTHlOe4YN
***
410Please respect copyright.PENANApzjyLeDsba
“Aku ga bohong,” dengan sabar dan lembut Abidzar menjelaskan. “Jasmin kebetulan mau lari, dia nyapa terus ketemu kamu, aku selama keliling sendirian,” jujurnya.
410Please respect copyright.PENANA7LzaL68Pnm
Mimah tersenyum tipis melihat pertengkaran manis keduanya. Celine cemburu, tanda hubungan mereka sudah benar-benar serius.
410Please respect copyright.PENANAjHul0UDup5
Keduanya sudah di dalam rasa yang sama. Mimah semakin tenang dan senang.
410Please respect copyright.PENANAppRrZRDENw
“Ke depannya, ajak Celine biar ga salah paham, kalau ga bisa Celinenya, kamu olah raga di jalan depan rumah aja, pasti bisakan diakalin, nak..”
410Please respect copyright.PENANACK3hvLFfwY
Abidzar mengangguk. “Iya, bu. Ke depannya lebih baik gitu dari pada bikin Celine marah,” dia usap lengan Celine.
410Please respect copyright.PENANA30COaDuUT9
Celine kembali menepisnya. “Apa ga bisa belok atau menjauh,” amuknya yang berakhir cengeng.
410Please respect copyright.PENANA2tRL6WuMie
Dia sangat cemburu, dia takut direbut. Dia takut Abidzar muak padanya yang selalu minta jatah dan kabur pada Jasmin yang lemah lembut tidak agresif.
410Please respect copyright.PENANARLTZ7Nd0Qa
“Maaf ya.. Aku salah, aku salah..” Abidzar memeluk Celine yang tidak berontak lagi tapi tidak bisa menghentikan tangis kesalnya.
410Please respect copyright.PENANAADNSkhZswA
Mimah tersenyum tipis lalu menggeleng samar. Lucu sekali mereka. Abidzar sepanik itu melihat istrinya menangis karena cemburu. Terlihat menyesal juga.
410Please respect copyright.PENANApz4JUoJqtT
“Kamu punya aku!” isak Celine dengan manja namun terdengar kesal.
410Please respect copyright.PENANAoeTTDlHxPK
“Iya, aku punya kamu.”
410Please respect copyright.PENANAJMLawkaqGP
“Ga akan aku biarin kamu direbut!”
410Please respect copyright.PENANAQAIxsLiDxc
“Ga ada yang mau rebut, sayang.” Abidzar terus memeluk dan mengusap punggungnya.
410Please respect copyright.PENANAHyRSRiyhW6
“Semua orang lebih suka kamu sama Jasmin, aku ga suka! Kamu punya aku, Abi,” raungnya berderai air mata.
410Please respect copyright.PENANAr7k9NghmCw
Mimah menahan gemasnya. Padahal sudah jelas Celine memiliki Abidzar. Mereka sudah resmi menikah juga.
410Please respect copyright.PENANA9RyXthgK6J
***
410Please respect copyright.PENANAUrwGE88JHw
“Mau pipis, Celine.” Abidzar tersenyum geli. Dia tidak bisa bergerak, Celine sangat menempel sampai mengambil air putih pun Celine tetap memeluknya walau terhalang perut.
410Please respect copyright.PENANAH29apfjFbP
“Ikut!” sebalnya. Celine masih marah ceritanya.
410Please respect copyright.PENANAw5WceHOWVE
Abidzar pun pasrah karena sudah tidak tahan lagi, semoga ibu tidak melihat mereka berdua masuk bersama.
410Please respect copyright.PENANAGHVOiZxBJi
“Mau lepas celananya susah,”
410Please respect copyright.PENANAC7OmdPJjv8
“Aku bukain,”
410Please respect copyright.PENANAf11Mze6Gfo
Abidzar tersenyum sambil menggeleng samar. Menatap jemari lentik itu melepas kancing celana dan menurunkan resleting.
410Please respect copyright.PENANAzRWp0NTOKk
“Aku aja,” Abidzar mengambil alih.
410Please respect copyright.PENANAfGrUYPTmhM
“Ga mau, sama aku!” Ngocoks.com
410Please respect copyright.PENANAqiZMJ3z7I1
Abidzar sampai tidak bisa berkata-kata. Celine sungguh ada-ada saja permintaannya tapi dia tidak bisa menahan.
410Please respect copyright.PENANA0l8T2yF7gt
Buang air kecil dibantu istri, sungguh tidak terbayangkan.
410Please respect copyright.PENANAVLeMEUcLhu
“Uuu.. Deras,” komentar Celine membuat Abidzar terpejam menahan tawanya.
410Please respect copyright.PENANAsldgV2HJNc
Nanti ke depannya akan ada kejutan apa lagi yang akan Celine berikan padanya. Abidzar menantikannya.
410Please respect copyright.PENANAUbbNufRDY3
Abidzar meraih tengkuk Celine yang selesai membersihkan miliknya yang menjadi keras itu.
410Please respect copyright.PENANA6WtCko2WXO
Abdizar lahap bibirnya, dia sesap lembut sampai Celine mulai agresif. Abidzar mulai mengimbanginya.
410Please respect copyright.PENANALT2ki2PXey
“Udah ga marah?” bisik Abidzar dengan terengah di depan bibir Celine.
410Please respect copyright.PENANAhpm7wVK8Em
Tok.. Tok.. Tok..
410Please respect copyright.PENANAPQffwNpUYy
“Siapa di dalam? Masih lama? Ibu mau ambil sabun cuci pakaian,”
410Please respect copyright.PENANA62KgQ6EN0J
Abidzar panik, malu jika ketahuan berduaan di toilet lagi. Abidzar membungkam mulut Celine yang mulai menatap usil itu.
410Please respect copyright.PENANAsKlbjFyR1O
“Sebentar bu, aku ambilin dulu,”
410Please respect copyright.PENANAMODBMUbWLT
Celine menatap geli tingkah Abidzar. “Emhh..” desahnya dalam bungkaman itu.
410Please respect copyright.PENANA3U2bnUo8UG
Abidzar melotot. “Sstt.. Kita main di sini kalau kamu ga bersuara,” janjinya.410Please respect copyright.PENANAUVArdG1Gam


