Celine menatap Abidzar yang tengah mempaku papan untuk dijadikan tempat para tanaman yang menjuntai dan agak merambat itu.
470Please respect copyright.PENANAkmeLTkBmvs
“Jadi nanti buahnya ga nyentuh tanah ya,” Celine mendekatkan paku.
470Please respect copyright.PENANA1PgTLl48J0
“Makasih,” Abidzar tersenyum hangat menerima paku itu. “Iya, sama biar ga diacak-acak ayam.” jawabnya.
470Please respect copyright.PENANAPVzonNYUZ3
“Oh iya, di sini ada ayam ya.” Celine mematap jajaran tanaman segar itu. Tersenyum senang, ternyata hal sederhana bisa membuatnya sesenang ini.
470Please respect copyright.PENANAeZFfavKOUX
Tak hanya soal tas mewah, pakaian dan hal mewah lainnya. Selama ini Celine menerima itu semua dari pria yang menyukainya atau bertemu Sehari, tidak ada perasaan spesial dan sesenang ini.
470Please respect copyright.PENANApTVMzw0nVG
“Abi, terus sawah siapa yang bersihin?” Celine berjongkok di dekat Abidzar yang kini tengah menggergaji bahan.
470Please respect copyright.PENANALWDz1fcAQX
“Nanti kita tunggu daunnya layu, sambil bantu panen tomat si mbah,” jawabnya.
470Please respect copyright.PENANAW0wXhdMK50
“Oh iya.” Celine pun diam, tidak mengganggu lagi. Dia hanya memberikan paku untuk Abidzar.
470Please respect copyright.PENANAJDVpKUIOuf
“Kamu duduk, nanti pegel.” Abidzar memberikan kursi kayu tingginya ukuran 15 cm lebar 7 cm dan panjang 20 cm yang dia pakai sebagai tempat duduk.
470Please respect copyright.PENANANBvoUYpGuU
“Engga, kamu aja yang lagi kerja.” Celine menolaknya segera.
470Please respect copyright.PENANAi3ckFkSExI
Abidzar menghangat. Celine sungguh kian berubah, lebih menggunakan perasaan dan pikirannya tidak egois.
470Please respect copyright.PENANAcp366p2E2H
Abidzar ingin mengecupnya dengan bangga.
470Please respect copyright.PENANAFWB8gfz9rm
“Nanti kalau berbuah, strawberry pertama buat kamu,”
470Please respect copyright.PENANA7Vkl77fxXT
“Kenapa?”
470Please respect copyright.PENANAiM9Jwi1l0k
“Karena kamu spesial, orang baik, suami aku,” Celine melirik Abidzar usil. “Cie.. Ciee..” lalu cekikikan.
470Please respect copyright.PENANA1nOABAqbKG
“Apa sih,” balas Abidzar lembut nan jenaka. “Bisa ya bikin jantung suami lari-larian,” lalu mencolek hidung Celine.
470Please respect copyright.PENANA4SsSP2z5Ft
“Serius? Aku kejar jantungnya terus pukul, Bug! Bug!” seru Celine begitu semangat meninju angin.
470Please respect copyright.PENANAKeUyyQWmUh
“Kamu mau bunuh aku?” balas Abidzar pura-pura kecewa.
470Please respect copyright.PENANAv9wHecuXof
“Ga mau…” dengan manja Celine memeluk Abidzar dari samping. “Nanti aku ga bisa mainin kesukaan aku,” tatapan Celine turun ke celana Abidzar.
470Please respect copyright.PENANAjQSEdmpyRD
Abidzar refleks mengikuti arah pandangnya lalu tertawa pelan.
470Please respect copyright.PENANAEIoJVVUhvg
“Jadi kamu cuma butuh itunya aja?” bisik Abidzar.
470Please respect copyright.PENANAVjM4gunBhZ
“Ini,” tunjuk Celine pada bibir Abidzar lalu pada jemari Abidzar. “Mereka juga, eum enak,” lalu cekikikan dengan Abidzar.
470Please respect copyright.PENANApOBpuyMPEe
Keduanya terlihat akrab, Celinenya sudah mulai terbuka dan nyaman.
470Please respect copyright.PENANAkTNnPClegY
“Sstt.. Aku mau fokus beresin ini, tolong kerja samanya ya my queen,” Abidzar mengusap sekilas kepala Celine.
470Please respect copyright.PENANAspxtx0STdY
Celine mengangguk agak tersipu. Sial! Dia lemah hanya karena di panggil my Queen. Geli sekali perutnya.
470Please respect copyright.PENANApcrXh4Od1q
“Mau setinggi ini?”
470Please respect copyright.PENANAhRpNaR8R2i
“Ketinggian, aku pendek! Segini aja.” tunjuk Celine.
470Please respect copyright.PENANAtzNdTj8zp3
Keduanya terlihat fokus dengan sesekali Celine usil, celetukannya selalu saja kearah sana.
470Please respect copyright.PENANAFMHrQfOOGn
***
470Please respect copyright.PENANAoWpiFJLmvb
“Jangan pake celana itu, tytyd kamu keliatan besar.” frontal Celine yang baru saja melepas handuk dan meraih dalaman.
470Please respect copyright.PENANAwQGXq1mV0E
Mereka tengah berada di kamar setelah mandi bersama mumpung Mimah menginap di tempat bu Dewi untuk ikut rapat mempersiapkan makanan yang akan mereka sajikan untuk panitia.
470Please respect copyright.PENANABWnb2SnR7K
“Sstt!” tegur Abidzar lalu tertawa pelan tak habis pikir. Dia melihat gundukan itu, benar! Terlalu jiplak.
470Please respect copyright.PENANAaw1DWJgtj4
“Katanya gue juga maksudnya aku juga kalau seksi cuma di kamar! Kamu mau keluar bantu pasang bendera,”
470Please respect copyright.PENANARINh41QdHb
“Iya,” Abidzar berseru lembut sambil membungkuk hingga berhadapan dengan wajah Celine lalu mengusap pipinya sekilas.
470Please respect copyright.PENANAwy8qAF9vZf
“Itu punya aku! Nanti kalau ada yang tertarik terus perkaos kamu gimana? Aku ga bisa berbagi kalau itu kamu,” cerocosnya.
470Please respect copyright.PENANAavvDnMEcee
Abidzar berdebar mendengarnya. Celine begitu posesif, tanda dia tidak ingin kehilangannya kan? Itu bagus.
470Please respect copyright.PENANAfqhMqhtpvW
“Iya, aku ganti ya.” Abidzar mengecup puncak kepala Celine lalu membuka lemari dan mengambil celana gelap.
470Please respect copyright.PENANAxxh5l8k1Oc
“Kalau kamu pasang bendera, aku ngapain?” Celine melanjutkan kegiatannya, memakai dalaman yang belum tuntas.
470Please respect copyright.PENANA3FntFGrFzh
Abidzar melepas celananya lalu melirik Celine yang memunggunginya, hendak memakai bra lalu celana dalam.
470Please respect copyright.PENANATJASxol9Bb
“Mau sama ibu?”
470Please respect copyright.PENANA9eLvCzgooK
“Malu,”
470Please respect copyright.PENANAv4cWoff2AC
“Kan ada ibu,”
470Please respect copyright.PENANAgECpGeHzHO
“Yaudah, mau makan siang dulu. Katanya ibu masak ikan mas-mas itu ya?”
470Please respect copyright.PENANA8R1GzAK8WE
“Ikan mas aja, Celine.” Abidzar membantu Celine yang kesulitan mengaitkan pengait bra itu.
470Please respect copyright.PENANAnOZyvfEG9r
***
470Please respect copyright.PENANAxX30Wk9OHo
“Jasmin,”
470Please respect copyright.PENANAdM5wwv9kOW
“Celine.”
470Please respect copyright.PENANA1nbOiBFMCx
Entah kenapa Celine merasa bertemu dengan saingannya. Apa dia gadis yang katanya baik dan lebih cocok dengan Abidzar?
470Please respect copyright.PENANA9WzTVSXYEA
Cih! Masih cakepan gue. Batin Celine.
470Please respect copyright.PENANAd9laYLtQHH
Tapi walau begitu, Celine merasa terganggu dengan kepulangannya ke desa. Tapi, tidak mungkin sampai akan merebut Abidzarkan?
470Please respect copyright.PENANAVBZPctEQUJ
“Baru datang?” tanya Abidzar ramah.
470Please respect copyright.PENANAmJwobKd2NH
“Iya, mas. Baru sampai satu jam lalu,” jawabnya lemah lembut.
470Please respect copyright.PENANAulEg2E6RpG
Celine kalah soal itu. Dan apa katanya? Mas? Dia pikir Abidzar ikan mas? Gerutu Celine kesal. Entah kenapa dia jadi sekesal itu.
470Please respect copyright.PENANARgmEFrVm9C
“Berapa lama di sini?”
470Please respect copyright.PENANAth4BjNj5gf
“Lumayan lama, mas. Soalnya aku pindah kerja, dan mulainya bulan depan mungkin, sedipanggilnya aja.”
470Please respect copyright.PENANAp18N9msOj9
“Oh gitu..”
470Please respect copyright.PENANAhwZKTnOppq
“Ibu, aku datang!” Celine berlari meninggalkan keduanya.
470Please respect copyright.PENANAAANfrRF1Gg
Abidzar pun segera pamit, tidak ingin berduaan dan menimbulkan gosip aneh. Mengingat dia dan Jasmin sering dijodohkan.
470Please respect copyright.PENANAMOUXl46nMZ
Jasmin menatap kepergian Abidzar, yang mengekor Celine lalu memeluk pinggangnya dan Abidzar terlihat tersenyum bahagia.
470Please respect copyright.PENANA7uGr1SGITy
“Bukannya dia pengacau?” gumam Jasmin.
470Please respect copyright.PENANAfSWxXDUVuA
***
470Please respect copyright.PENANA3IlBj3IaQQ
“Abidzar pantasnya sama Jasmin, tapi jodohnya kenceng sama kamu, sial banget kayaknya, kasihan nak Abi, kalau sama Jasmin pasti ga akan pernah kesulitan,”
470Please respect copyright.PENANAwJIQ2g8wal
Celine menatap ibu-ibu rempong itu. Mimah pergi, baru berani. Celine tersenyum sinis. Terus membantu mengupas telur rebus itu sesuai perintah Mimah.
470Please respect copyright.PENANAXNoWDOdPXL
“Keluar banyak uang, kasihan. Istrinya nakal sih, namanya bule, hidup bebas, ihh..”
470Please respect copyright.PENANAaVtj1zb4z2
Celine meliriknya tajam. Jika saja tidak sedang ingin berubah, sudah pastikan mulut itu berdarah oleh tinjuannya.
470Please respect copyright.PENANAGrOmFdCNLg
Bagaimana bisa seterang-terangan itu. Memang ingin cari masalah saja.
470Please respect copyright.PENANA5VxyovLSjm
“Apa? Ga sopan sama orang tua liatinnya gitu! Orang yang disebutin bener semua,”
470Please respect copyright.PENANA5n6lTDx4HX
“Dasar miskin!” dingin Celine.
470Please respect copyright.PENANAFiZJsm8c64
“A-apa?”
470Please respect copyright.PENANA7MmdadJvP1
“Miskin hati lo! Miskin otak lo! Kasihan, seberat itu hidup lo sampai ganggu orang buat hiburan, lo pikir gue akan terluka terus nangis sambil ngadu ke Abidzar?!”
470Please respect copyright.PENANASaV6DzZrPI
Celine menggeleng dengan tatapan meremehkan yang ketara.
470Please respect copyright.PENANAVQAdRpLbgt
“Dasar orang kota ga punya sopan—”
470Please respect copyright.PENANAATSK4oWShP
“SOPAN SANTUN?!” bentak Celine sampai terdengar keluar. Membuat beberapa ibu-ibu menoleh. “LO NGACA!”
470Please respect copyright.PENANA4ZhPFDJPu9
Bu Leila sontak tidak bisa berkata-kata, agak menciut sebenarnya melihat amukan Celine yang begitu mengintimidasi.
470Please respect copyright.PENANAH9yOtcBYkB
***
470Please respect copyright.PENANAYwLp27a8xg
“Abidzar, istrimu berantem sama bu Leila.”
470Please respect copyright.PENANA92Cyd3sHa3
Abidzar yang tengah mengikat bendera jelas segera turun. “Berantem gimana, Yon?” tanyanya.
470Please respect copyright.PENANAH458Vx2kl6
“Jambak-jambakan, pukul-pukulan,”
470Please respect copyright.PENANAFyc6sJwRBn
Abidzar mengencangkan larinya, dia melerai kerumunan dan segera meraih Celine yang terisak kesal, menangis dengan masih membentak bu Leila yang sama kacaunya.
470Please respect copyright.PENANAESGsxJ8MeV
“FUCK!” teriaknya emosi.
470Please respect copyright.PENANAkBfM5cnSij
Moodnya sedang tidak baik memang, dia akan datang bulan sepertinya. Mana agak cemburu dengan kedatangan Jasmin, dan Bu Leila bagai api yang menyambar minyak tanah tumpah.
470Please respect copyright.PENANARZmcziyyyU
“Celine.” panggil Abdizar lembut, memeluknya saat hendak kembali mendekati Leila dengan emosi.
470Please respect copyright.PENANAHlolkX1xAN
“Harusnya jangan biarin perempuan gila itu ke sini.” seru bu Leila emosi.
470Please respect copyright.PENANAXtxXcNs44d
“LO YANG MULAI!”
470Please respect copyright.PENANAdBgAb0HW7T
“Bu, istri Abi ga gila. Dia gini pasti ada pemicu,” Abidzar terlihat dingin, terus menahan Celine dan memilih membawanya pulang. Ngocoks.com
470Please respect copyright.PENANAqPoUyogqdc
Semua orang hanya diam, sudah tidak heran dengan citra Leila. Makanya hanya melerai tanpa membela.
470Please respect copyright.PENANApPadjD7BDW
“Ibu beresin masalah di sini, kamu jaga Celine.”
470Please respect copyright.PENANA06QkCHWAAb
Selama perjalanan pulang Celine terus menangis dengan kesalnya. Abidzar tidak mengajaknya bicara.
470Please respect copyright.PENANA1GLQTZLWlX
Hingga sampai di rumah. Celine memeluk Abidzar.
470Please respect copyright.PENANAFL7u3WYw04
“Gue ga salah, dia yang mulai. Maaf, Abi.”
470Please respect copyright.PENANALwFFm36nAG
Abidzar mengusap punggung Celine, tersenyum mendengar nada Celine yang takut dia marah? Mungkin.
470Please respect copyright.PENANA3OWUV5RIxD
“Liat dulu, pipi kamu tadi luka.” Abidzar mengamati semuanya. Hanya cakaran di pipi dan lengan.
470Please respect copyright.PENANA1JN37DMqEA
“Dia yang mulai.”
470Please respect copyright.PENANAD9rvfiLvLE
“Aku percaya, serius. Tenangin dulu, baru cerita. Sini peluk dulu,”
470Please respect copyright.PENANAWshrTcOJoe
Celine kembali menangis.
ns216.73.216.23da2


