Bab 3 – Collar Pertama
3090Please respect copyright.PENANAIjEG82Gt8h
Pagi harinya Santi terbangun dengan tubuh pegal namun memuaskan. Memeknya masih terasa nyeri enak, sisa sperma Ahmad dari semalam masih sedikit merembes keluar setiap kali ia bergerak. Payudaranya penuh bekas gigitan dan remasan merah. Ia tersenyum sendiri di cermin kamar mandi villa, menyentuh puting pinknya yang masih sensitif.
3090Please respect copyright.PENANATEG7qApa0L
“Gila… aku beneran ngentot sampe squirt berkali-kali,” gumamnya pelan sambil menggigit bibir. Bayangan dirinya menjadi budak seks semakin jelas di kepalanya.
3090Please respect copyright.PENANAKj7frgBfVT
Siang itu Ahmad datang membawa tas hitam besar. Ia tersenyum misterius saat melihat Santi yang hanya memakai kaos oversize tanpa bra.
3090Please respect copyright.PENANAItXJvIitc2
“Hari ini kita naik level, Santi,” kata Ahmad sambil meletakkan tas di atas meja. “Kamu sudah siap jadi budakku yang sebenarnya?”
3090Please respect copyright.PENANAygvcueP1V8
Santi merasakan getaran di perutnya. Memeknya langsung bereaksi, mengeluarkan sedikit cairan hanya dari kata-kata itu.
3090Please respect copyright.PENANArWZLCNSwH5
“Siap, Mas… ajarin aku,” jawabnya dengan suara lembut tapi penuh nafsu.
3090Please respect copyright.PENANAQP13ElpPWK
Ahmad membuka tas itu. Di dalamnya terdapat collar kulit hitam mengkilap dengan cincin logam di depan, tali leash, nipple clamps berantai, botol kecil berisi pil dan cairan baru, serta beberapa alat seks lain.
3090Please respect copyright.PENANAvfNtVY94c2
Pertama-tama Ahmad mengambil collar. Ia berdiri di belakang Santi, menyibak rambut hitam panjang gadis itu ke samping.
3090Please respect copyright.PENANA1k3RE08OFd
“Mulai sekarang, setiap kali kamu memakai ini, kamu bukan lagi Santi mahasiswi. Kamu adalah ‘Slut’ — budak kontolku.”
3090Please respect copyright.PENANAvjKf42rVfN
Ia memasang collar di leher Santi. Kulit dingin itu menyentuh kulit leher yang halus. Ahmad mengencangkannya pas, tidak terlalu ketat tapi cukup untuk mengingatkan Santi posisinya. Cincin logam dingin menggantung di tenggorokan gadis itu.
3090Please respect copyright.PENANAQXExcsn9b6
Santi menyentuh collar dengan jari gemetar. Sensasi memalukan dan menyenangkan bercampur. Memeknya langsung basah.
3090Please respect copyright.PENANAoUqERDOh3z
“Terima kasih, Master…” bisiknya, sudah mulai menggunakan panggilan baru.
3090Please respect copyright.PENANAh0AXcg4n29
Ahmad tersenyum puas. Ia menarik leash yang terhubung ke collar, memaksa Santi berlutut di lantai.
3090Please respect copyright.PENANAY7l4K3JCo2
“Bagus. Sekarang minum ini dulu.”
3090Please respect copyright.PENANAHpCn2ipxkQ
Ia menuang cairan baru dari botol kecil ke sendok. Cairan itu lebih kental dan berwarna sedikit merah muda. “Ini aphrodisiac generasi kedua. Efeknya tiga kali lebih kuat dari semalam. Memek dan lubang pantatmu bakal terasa gatal dan lapar kontol terus selama berjam-jam. Klitorismu akan bengkak dan setiap sentuhan terasa seperti getaran vibrator.”
3090Please respect copyright.PENANAq9cqUy1JEt
Santi membuka mulutnya patuh. Ia menelan cairan itu hingga habis. Rasa manis asam langsung menyebar di lidahnya.
3090Please respect copyright.PENANAMOu2Ps23C7
Belum sampai 10 menit, efeknya sudah terasa. Tubuh Santi memanas. Putingnya mengeras dengan cepat, memeknya banjir cairan sampai menetes ke lantai dari sela pahanya. Ia menggeliat-geliat di lantai, bokong bulatnya bergoyang pelan.
3090Please respect copyright.PENANArEPmYAie0G
“Mas… panas… memekku gatal banget…” erangnya.
3090Please respect copyright.PENANAhZx5FFV85t
Ahmad duduk di sofa, membuka kaki lebar. “Merangkak ke sini, Slut. Isap kontol Master dengan mulutmu yang binal.”
3090Please respect copyright.PENANA8kDPeokR3R
Santi merangkak seperti anjing, leash tertarik oleh Ahmad. Wajahnya sampai di antara paha Ahmad. Ia membuka celana pria itu dengan gigi, lalu mengeluarkan kontol 19 cm yang sudah setengah tegang.
3090Please respect copyright.PENANAibrai3OGKV
Bau maskulin kontol Ahmad langsung memenuhi hidungnya. Santi menjulurkan lidahnya, menjilat dari bawah hingga ke kepala kontol dengan lambat. Lidahnya berputar di sekitar kepala kontol yang besar, menyesap precum yang keluar.
3090Please respect copyright.PENANAmvRqKQJ0ML
“Mmmhh… enak… kontol Master enak…” gumamnya sebelum membuka mulut lebar dan menelan kontol itu dalam-dalam.
3090Please respect copyright.PENANAPDPK0bQE3n
Ahmad mendesah nikmat. Ia memegang kepala Santi dan mendorong pelan hingga kontolnya masuk ke tenggorokan gadis itu.
3090Please respect copyright.PENANAGan8E9xLmP
“Glek… gluk… gluk…” Suara deepthroat Santi terdengar mesum. Air liurnya menetes deras ke kontol dan bola-bola Ahmad. Matanya berkaca-kaca tapi ia terus berusaha menelan lebih dalam.
3090Please respect copyright.PENANANIQdA9wqAm
Ahmad menarik leash lebih kuat, membuat collar menekan leher Santi.
3090Please respect copyright.PENANAhmP6N3ofgI
“Bagus… isap lebih rakus. Bayangin ini kontol pertama dari banyak kontol yang bakal ngentot mulutmu di club nanti.”
3090Please respect copyright.PENANAQz7nLlCyAB
Kata-kata itu membuat Santi semakin horny. Ia menggerakkan kepalanya lebih cepat, mengisap dan menjilat dengan penuh semangat. Tangan kanannya meremas bola-bola Ahmad sementara tangan kirinya menyentuh memeknya sendiri yang sudah banjir.
3090Please respect copyright.PENANAaJ4dUgKlqw
“Jangan sentuh memekmu,” bentak Ahmad sambil menampar pipi Santi pelan. “Memek budak hanya boleh disentuh kalau Master izinkan.”
3090Please respect copyright.PENANA09FdFnoZ6Z
Santi mengangguk patuh meski mulutnya penuh kontol. Ia meletakkan tangan di belakang punggungnya, hanya fokus mengulum dan mengisap kontol Ahmad dengan rakus.
3090Please respect copyright.PENANAbm1ciMAzgn
Setelah hampir 20 menit face-fucking yang basah dan penuh air liur, Ahmad menarik Santi naik ke pangkuannya. Ia memposisikan gadis itu menghadapnya, memek Santi tepat di atas kontol yang sudah basah oleh air liur.
3090Please respect copyright.PENANAk9XzdkyXmL
“Masukin sendiri,” perintahnya.
3090Please respect copyright.PENANA1kbRsOvTRB
Santi memegang kontol Ahmad dengan tangan gemetar, mengarahkan kepala kontol ke lubang memeknya yang sudah sangat licin. Lalu ia menurunkan pinggulnya perlahan.
3090Please respect copyright.PENANACpkiTsb9yc
“Nnggghhh…!! Kembali… gede banget…” erangnya saat kontol itu meregang memeknya lagi.
3090Please respect copyright.PENANArVU6iBK7hK
Ia duduk sepenuhnya hingga kontol Ahmad tertanam dalam. Sensasi penuh membuat matanya mendelik. Obat membuat dinding memeknya sangat sensitif, setiap denyut kontol terasa jelas.
3090Please respect copyright.PENANAMTDXLtepip
Ahmad menarik leash collar, memaksa Santi mendekatkan wajahnya.
3090Please respect copyright.PENANARW4MIaYYPs
“Sekarang goyang pinggulmu. Tunjukkan seberapa binal kamu sebenarnya.”
3090Please respect copyright.PENANADjmSUWgXEH
Santi mulai menggoyang pinggulnya naik-turun dan memutar. Payudara F-cupnya bergoyang tepat di depan wajah Ahmad. Ahmad langsung mengisap puting pinknya bergantian sambil sesekali menggigit.
3090Please respect copyright.PENANAirjjyB00MW
Plok… plok… plok… plok…
3090Please respect copyright.PENANAfOgJkd8zwr
Bunyi memek Santi naik-turun di kontol Ahmad semakin basah dan keras. Cairan beningnya mengalir deras membasahi pangkal kontol dan paha Ahmad.
3090Please respect copyright.PENANAja2jxtc1F0
“Ahh… ahh… Master… enak… memekku penuh kontol… Santi suka…” erang Santi tanpa henti.
3090Please respect copyright.PENANAQjipOXKMGm
Ahmad tiba-tiba memasang nipple clamps ke kedua puting Santi. Rantai kecil menghubungkan keduanya.
3090Please respect copyright.PENANARGQXunin8m
“Aduhh!!” Santi menjerit karena sensasi sakit yang bercampur enak. Setiap gerakan pinggulnya membuat rantai tarik-menarik, menambah kenikmatan.
3090Please respect copyright.PENANAx206qRuo0b
Ahmad menarik rantai nipple clamps dengan satu tangan sambil tangan satunya menampar bokong Santi keras.
3090Please respect copyright.PENANAYdTFkandNU
“Lebih cepat, Slut! Goyang memekmu lebih liar!”
3090Please respect copyright.PENANArPCX780mGA
Santi semakin gila. Ia menggoyang pinggulnya dengan cepat dan brutal, seperti pelacur profesional. Memeknya mengisap kontol Ahmad rakus setiap kali naik-turun.
3090Please respect copyright.PENANAFCZXoWURhT
“Master… aku mau crot… boleh… please…!!”
3090Please respect copyright.PENANAFSZervVkGY
“Kamu boleh crot… tapi sambil bilang siapa kamu sebenarnya,” perintah Ahmad sambil menarik leash dan rantai puting secara bersamaan.
3090Please respect copyright.PENANALKZB0h5AlH
Santi menjerit keras saat orgasme menghantamnya.
3090Please respect copyright.PENANAlueqc0ja3y
“AAAKKHH!!! SANTI INI PELACUR… BUDAAAAK KONTOOOLL!!! SANTI CROT!!! SQUIRT!!! AAAHHH!!!”
3090Please respect copyright.PENANAoNUHJz2Xyp
Tubuhnya kejang hebat. Memeknya menyemburkan squirt deras menyemprot perut dan dada Ahmad. Cairan hangat itu terus menyembur mengikuti setiap goyangan pinggulnya yang liar.
3090Please respect copyright.PENANA8Zv0I2vitD
Ahmad mengerang dan menyemburkan sperma panasnya jauh ke dalam rahim Santi untuk kedua kalinya hari itu.
3090Please respect copyright.PENANA8yjHFlB0lA
Setelah orgasme mereda, Santi ambruk di dada Ahmad, napasnya tersengal-sengal. Collar masih melingkar di lehernya, nipple clamps masih terpasang, dan memeknya masih mengejang pelan di sekitar kontol yang mulai melunak.
3090Please respect copyright.PENANA2VYi9AiBDz
Ahmad membelai rambutnya sambil berbisik:
3090Please respect copyright.PENANAmyQJHiUDwf
“Malam ini kita ke club underground. Kamu akan pakai collar ini, baju yang sangat seksi, dan aku akan perkenalkan kamu ke teman-temanku. Mungkin… kamu akan dicoba oleh lebih dari satu kontol.”
3090Please respect copyright.PENANAihzAxXRE8i
Santi mengangkat wajahnya. Matanya masih berkabut kenikmatan, tapi ada api baru di dalamnya.
3090Please respect copyright.PENANAMnUo4X66bX
“Siap, Master… Santi mau dicoba… mau dilihat orang banyak… mau jadi artis bokep Master…”
3090Please respect copyright.PENANAy51RUSYeXI
Di rumahnya, Kevin baru saja pulang kerja. Ia langsung membuka laptop dan mencari video baru di situs dewasa favoritnya. Sebuah video thumbnail menarik perhatiannya — seorang gadis bertubuh sempurna dengan collar di leher sedang berlutut.
3090Please respect copyright.PENANA9xkDjrR6Es
“Wah… cewek ini baru… payudaranya persis kayak Santi,” gumam Kevin sambil tangannya sudah merayap ke celana.
3090Please respect copyright.PENANAWiXgdwj7XX
Ia tidak tahu bahwa malam ini, anaknya akan melangkah semakin dalam ke dunia yang ia tonton diam-diam.
3090Please respect copyright.PENANAWQkwFNC7Zm


