Bab 1 – Malam yang Tak Terlupakan
4429Please respect copyright.PENANAwwg0lXo75l
Desahan panjang dan basah memenuhi kamar tidur mewah di lantai dua rumah besar itu. Cahaya lampu tidur berwarna kuning keemasan menyinari dua tubuh yang saling menempel, berkilau oleh keringat yang sudah bercampur.
4429Please respect copyright.PENANAaWUed7NEWx
Aurel duduk mengangkangi Kevin, bokongnya yang bulat besar dan kenyal naik-turun dengan irama liar yang sudah sangat mahir. Rambut hitam panjangnya yang biasanya rapi kini acak-acakan menutupi separuh wajahnya yang memerah. Mata cokelatnya setengah terpejam, bibirnya terbuka, mengeluarkan desahan-desahan yang semakin tidak terkendali.
4429Please respect copyright.PENANAUITrA6jbRe
“Ahh… Kevin… dalam banget…” gumamnya dengan suara serak penuh kenikmatan.
4429Please respect copyright.PENANAEtocSut7Vl
kontol Kevin yang panjang dan tebal, 19 sentimeter penuh, tenggelam habis di dalam memek Aurel yang sudah basah sekali. Setiap kali bokong bulat itu turun, terdengar suara basah “plok… plok… plok…” yang ritmis dan menggoda. Payudara F-cup-nya yang besar bergoyang-goyang liar mengikuti gerakan, ujung puting pink-nya mengeras sempurna, berkilau oleh keringat.
4429Please respect copyright.PENANA4pjeFbdg56
Kevin berbaring telentang, tangannya mencengkeram pinggul Aurel yang ramping tapi berisi. Otot perut atletisnya menegang setiap kali Aurel menelan kontolnya hingga pangkal. Wajah tampannya yang biasanya tenang kini penuh nafsu, rahangnya mengeras, napasnya tersengal.
4429Please respect copyright.PENANAoiU2cCZQVd
“Ponakan… gerakannya semakin lihai… kamu benar-benar sudah tidak bisa ditahan lagi,” erang Kevin sambil menatap langsung ke mata Aurel.
4429Please respect copyright.PENANARRG2vSebtc
Aurel tersenyum nakal, meski matanya sudah berkaca-kaca karena kenikmatan. Ia mempercepat gerakan pinggulnya, memutar bokongnya dengan gerakan melingkar yang membuat kepala kontol Kevin menggesek dinding dalam memek-nya dengan sempurna. Cairan cairan orgasme bening sudah mengalir deras dari pertemuan tubuh mereka, membasahi pangkal kontol Kevin dan paha bagian dalam Aurel.
4429Please respect copyright.PENANA7jrDkWlTPj
“Ihh… kamu gak boleh dulu orgasme… tahan ya, Paman… aku masih belum puas,” bisik Aurel manja sambil menggigit bibir bawahnya. Tangan kanannya turun, menggenggam pangkal kontol Kevin yang masih tersisa sedikit di luar, meremasnya pelan tapi tegas.
4429Please respect copyright.PENANAHPncPGOfhH
Kevin menggeram rendah. Matanya terpejam rapat, urat-urat di lehernya menonjol. Ia sedang berada di ambang ledakan, tapi Aurel sengaja menarik bokongnya ke atas hingga hanya kepala kontol yang tersisa di dalam memek-nya, lalu berhenti total.
4429Please respect copyright.PENANARDUgdOhPVb
“Shit… Aurel…” desis Kevin dengan suara parau. Tubuhnya menegang hebat, kontolnya berdenyut-denyut di dalam memek Aurel, siap meledak kapan saja.
4429Please respect copyright.PENANA8igjv413hf
Aurel tertawa kecil, suaranya genit dan penuh kemenangan. “Tahan dulu… aku mau main lebih lama lagi.”
4429Please respect copyright.PENANAdv2Ca4ISpg
Beberapa detik yang terasa seperti menit berlalu. Kevin bernapas dalam-dalam, berusaha mengendalikan gelombang sperma yang sudah naik ke pangkal kontolnya. Pelan-pelan denyutannya reda. Begitu ia membuka mata, sorotnya sudah berubah gelap dan penuh dominasi.
4429Please respect copyright.PENANAVWsD1WyvuB
Tanpa peringatan, Kevin bangkit duduk, memeluk pinggang Aurel erat, lalu membalikkan tubuh wanita itu dengan kekuatan yang tak terbantah. Sekarang Aurel berada dalam posisi doggy style, kedua tangannya bertumpu di kasur, bokong bulat besarnya terangkat tinggi di depan Kevin.
4429Please respect copyright.PENANA33LpUJeN9L
“Waktunya ganti,” kata Kevin dingin tapi penuh nafsu. “Kamu sudah terlalu nakal malam ini, ponakan.”
4429Please respect copyright.PENANAuM7Ees3EKn
Ia tidak memberi kesempatan Aurel bicara. Satu tangan mencengkeram rambut hitam panjang Aurel, menariknya ke belakang hingga punggung wanita itu melengkung indah. Tangan satunya lagi memegang kontolnya yang masih basah oleh cairan orgasme Aurel, lalu mendorong masuk dengan satu hantaman kuat.
4429Please respect copyright.PENANAsc3tQr88cJ
“AAHHH!” jerit Aurel. Suara tamparan daging keras terdengar nyaring ketika pangkal paha Kevin membentur bokong Aurel. “Dalam… terlalu dalam… ahh!”
4429Please respect copyright.PENANA8OufZzmtnv
Kevin mulai mengenjot dengan ritme kasar dan cepat. Setiap hantaman menghasilkan suara “plak! plak! plak!” yang keras dan basah. memek Aurel sudah sangat sensitif, setiap gesekan kontol membuat dinding dalamnya berdenyut nikmat. Bokong bulatnya bergoyang hebat setiap kali Kevin menghantam.
4429Please respect copyright.PENANABiRYW4ntt5
Tapi Kevin belum puas. Ia meraih dildo besar berukuran 15 sentimeter yang sudah disiapkan di samping tempat tidur. Tanpa melambatkan gerakan pinggulnya, ia menyemprotkan pelumas ke ujung dildo, lalu menekannya langsung ke anal Aurel yang sudah berkedut.
4429Please respect copyright.PENANABnII9RScPo
“Rasakan ini, ponakan binal kamu,” bisik Kevin di telinga Aurel sambil mendorong dildo masuk perlahan tapi pasti. “Kamu gak akan pernah puas hanya dengan satu kontol, kan?”
4429Please respect copyright.PENANADZy9askgqc
“Aaahhh…! analku… penuh… Kevin… dua-duanya… ahh!” Aurel menjerit, tubuhnya gemetar hebat. Sensasi penuh di dua lubang sekaligus membuat otaknya seolah meleleh. Bau keringat bercampur aroma maskulin Kevin dan aroma manis tubuhnya sendiri memenuhi udara kamar.
4429Please respect copyright.PENANAiqAxoeDYlq
Kevin terus mengenjot memek Aurel dengan kontolnya sambil mendorong-dorong dildo di anal-nya secara bergantian. Gerakan itu sinkron sempurna. Setiap kali kontol keluar, dildo masuk lebih dalam, dan sebaliknya. Aurel sudah tidak bisa berpikir lagi. Air matanya mengalir, tapi bibirnya terus mengeluarkan desahan-desahan mesum.
4429Please respect copyright.PENANAzwovMFyB3n
“Kevin… aku… mau… keluar… ahh… tolong…!”
4429Please respect copyright.PENANAGbvNSa8oxa
Kevin tersenyum licik. “Belum boleh. Tahan dulu.”
4429Please respect copyright.PENANAMl4rJBmOY9
Ia mempercepat hantaman. Tangan kanannya meraih ke depan, jari telunjuk dan jempolnya mencubit kristorisAurel yang sudah membengkak dan sangat sensitif, memilinnya pelan.
4429Please respect copyright.PENANA3ZspI0pOwG
Itu menjadi pemicu terakhir.
4429Please respect copyright.PENANAEQAV8ff9n5
Tubuh Aurel mengejang hebat. memek-nya menyempit kuat di sekeliling kontol Kevin, anal-nya berkedut di sekeliling dildo. cairan orgasme bening menyembur deras dari memek-nya, membasahi paha Kevin dan seprai. Jeritannya pecah, panjang, dan penuh kenikmatan yang tak tertahankan.
4429Please respect copyright.PENANATnxR4WX9Rh
“AAHHHH…! Keluar… keluar banget…!!”
4429Please respect copyright.PENANAyjvM3RfN63
Kevin merasakan getaran hebat di kontolnya. Ia mencabut kontolnya dengan suara “plop” basah, lalu cepat-cepat mengocoknya di depan wajah Aurel yang sudah lemas. Beberapa detik kemudian, sperma putih kental menyembur kuat, mengenai pipi, bibir, dan dada Aurel yang naik-turun karena napas tersengal.
4429Please respect copyright.PENANAWSUCQf0fn5
Aurel masih gemetar hebat ketika Kevin menariknya ke pelukannya. Tubuh wanita itu lemas total, tapi di matanya masih ada kilau kepuasan yang dalam.
4429Please respect copyright.PENANAQ7NIOcvLBR
Kevin mencium keningnya yang basah, lalu berbisik, “Kamu semakin binal setiap harinya, Aurel.”
4429Please respect copyright.PENANAe6I4sTzbz9
Aurel tersenyum lemah, jarinya mengusap sperma yang menempel di pipinya, lalu menjilatnya pelan sambil menatap Kevin genit.
4429Please respect copyright.PENANAfhklM9FBiQ
“Itu karena Paman yang mengajari aku…”
4429Please respect copyright.PENANAu7NupTbFQm
Kevin tertawa pelan. Matanya menatap langit-langit kamar, ingatannya melayang ke beberapa minggu lalu.
4429Please respect copyright.PENANAmccVmLMKWT
Semuanya dimulai pada malam ketika orang tua Aurel meminta tolong padanya.
4429Please respect copyright.PENANA3ozjsdcaRE
---
4429Please respect copyright.PENANAldhyvghYus
Flashback
4429Please respect copyright.PENANAasPcVo6LM5
Rumah besar di kawasan elite Jakarta itu terasa sepi ketika Kevin tiba dengan tas ranselnya. Om dan Tante-nya akan pergi keluar kota selama dua minggu penuh untuk urusan bisnis. Mereka meminta Kevin, keponakan laki-laki satu-satunya yang sudah berusia 22 tahun dan tinggal di kost dekat kampus, untuk menginap dan menjaga rumah sekaligus menjaga Aurel, keponakan perempuan mereka yang berusia 20 tahun.
4429Please respect copyright.PENANAnyYHVCdR5Z
“Kevin, tolong ya. Aurel kadang suka bandel. Kamu yang lebih tua, jagain dia baik-baik,” pesan Tante sebelum pergi.
4429Please respect copyright.PENANAnMUAsqPMHV
Kevin hanya mengangguk sambil tersenyum menawan. Ia tidak tahu bahwa malam itu akan mengubah segalanya.
4429Please respect copyright.PENANAtmSJJTcPkf
Malam harinya, sekitar pukul 11, Kevin baru saja selesai mandi. Ia berjalan menyusuri koridor menuju kamar tamu ketika mendengar suara aneh dari kamar Aurel yang pintunya sedikit terbuka.
4429Please respect copyright.PENANATQmurRZRZS
Desahan pelan… suara basah… dan dialog mesum dari sebuah video yang diputar pelan.
4429Please respect copyright.PENANAUfSQqlu5c6
Kevin mengerutkan kening. Rasa ingin tahunya muncul. Ia mendekat pelan, mengintip dari celah pintu.
4429Please respect copyright.PENANAUsINtOTBVm
Di dalam kamar yang hanya diterangi layar laptop, Aurel berbaring telentang di atas tempat tidur. Celana pendek piyama dan celana dalamnya sudah diturunkan hingga ke mata kaki. Kakinya terbuka lebar. Rambut hitam panjangnya tergerai di bantal. Tangan kanannya memegang botol parfum berbentuk lonjong yang cukup besar, memasuk-masukkan benda itu ke dalam memek-nya yang sudah mengkilap basah.
4429Please respect copyright.PENANAUZXbwosefw
“Ahh… hmm… lebih dalam…” desah Aurel sambil memejamkan mata. Payudaranya yang besar naik-turun mengikuti napasnya yang memburu. Botol parfum itu bergerak masuk-keluar dengan ritme semakin cepat. Suara basah “slup… slup…” terdengar jelas di tengah keheningan malam.
4429Please respect copyright.PENANAK0KEfMdfrL
Kevin merasa kontolnya langsung mengeras di balik handuk. Ia tidak menyangka keponakannya yang biasanya pemarah dan tegas ini ternyata punya sisi seperti ini. Tanpa sadar, tangannya meraih ponsel, mulai merekam video diam-diam.
4429Please respect copyright.PENANADgIhIelgB5
Aurel semakin larut. Pinggulnya terangkat, bokong bulatnya bergoyang pelan mengikuti gerakan botol. Desahannya semakin keras dan tidak terkendali.
4429Please respect copyright.PENANAZs7c3l0Ibz
Kevin terus merekam, napasnya ikut memburu. Ia menunggu momen yang tepat.
4429Please respect copyright.PENANAcZ8UE8Umix
Tiba-tiba tubuh Aurel mengejang hebat. Kakinya menegang lurus, jari-jari kakinya melengkung. memek-nya menyemburkan cairan orgasme bening yang cukup banyak, membasahi seprai dan botol parfum.
4429Please respect copyright.PENANAwyHoYNibGl
“Aaahhh…! Keluar…!” jeritnya pelan tapi penuh kenikmatan.
4429Please respect copyright.PENANAeuQ9YDtTVB
Itulah saatnya.
4429Please respect copyright.PENANAervsMEKKz2
Kevin mendorong pintu terbuka lebar dan masuk ke kamar sambil terus merekam.
4429Please respect copyright.PENANAn0QDD82IGr
“Wah… wah… ponakan gue ternyata binal gini ya?” katanya dengan nada mengejek tapi penuh nafsu.
4429Please respect copyright.PENANAU2kK2irC5e
Aurel tersentak kaget. Matanya terbelalak. Tapi tubuhnya masih dalam fase orgasme yang kuat, sehingga ia tidak bisa langsung bergerak. memek-nya masih berkedut-kedut, botol parfum masih setengah masuk di dalamnya.
4429Please respect copyright.PENANAM8hTvHJ0w8
“Kevin…?! Jangan… jangan rekam… ahh!” suaranya campur malu dan sisa kenikmatan.
4429Please respect copyright.PENANAEDMdpJHMkG
Kevin mendekat, kamera ponsel masih menyala. “Gak usah malu. Kamu cantik kok pas lagi begini.”
4429Please respect copyright.PENANArjoMM4xyCk
Ia meletakkan ponsel di meja nakas sehingga masih merekam, lalu duduk di tepi tempat tidur. Tangan kanannya terulur, jari telunjuknya menyentuh memek Aurel yang masih sensitif. Aurel menggelinjang hebat.
4429Please respect copyright.PENANA9Oyr2GBE4d
“Jangan… aku masih sensitif… ahh!”
4429Please respect copyright.PENANAPtLQCI6dEB
Tapi Kevin tidak berhenti. Ia mengocok memek Aurel dengan gerakan lembut tapi pasti, memainkan ceri-nya yang masih membengkak. Aurel menggigit bantal, tubuhnya kembali melengkung.
4429Please respect copyright.PENANAjQs31UEZMm
Beberapa menit kemudian, Aurel orgasme lagi. Kali ini lebih kuat. cairan orgasmenya menyembur kecil ke telapak tangan Kevin.
4429Please respect copyright.PENANANeGKIICJYR
Hasrat Kevin sudah tidak tertahankan. Ia berdiri, melepaskan handuknya. kontolnya yang sudah tegang penuh terayun bebas di depan mata Aurel.
4429Please respect copyright.PENANAcKhPYytnYb
“Kevin… jangan… kontol kamu… gede banget…” bisik Aurel dengan suara gemetar, tapi matanya tidak bisa lepas dari benda itu.
4429Please respect copyright.PENANA5DAReWMUih
Kevin tersenyum. Ia menggesekkan kepala kontolnya di celah memek Aurel yang licin, lalu mendorong perlahan.
4429Please respect copyright.PENANAEr3vwcQXgF
Hanya setengahnya masuk, Aurel sudah menjerit kesakitan.
4429Please respect copyright.PENANAVszMsC9YMN
“Ahh! Kevin gila… sakit… jangan dimasukin semua…!”
4429Please respect copyright.PENANA0bNbD8kIf3
Kevin tidak mendengarkan. Dengan satu dorongan kuat, kontolnya masuk hingga pangkal. Aurel menjerit panjang, air matanya keluar. Tapi setelah beberapa detik, jeritannya berubah menjadi desahan nikmat.
4429Please respect copyright.PENANAOpJNcmeYAl
Malam itu baru permulaan.
4429Please respect copyright.PENANAvOPdWQyJeZ
Mereka berganti posisi berkali-kali. Doggy style yang kasar, woman on top di mana Aurel menggoyang bokongnya dengan liar, missionary di mana Kevin bisa melihat wajah Aurel yang penuh kenikmatan, reverse cowgirl yang membuat bokong bulat Aurel terlihat sempurna, hingga spooning yang intim dan dalam.
4429Please respect copyright.PENANAimsOv7k7Cd
Kevin orgasme tiga kali malam itu. Aurel sudah tidak bisa menghitung lagi berapa kali ia mencapai puncak. Tubuh mereka basah oleh keringat dan cairan kenikmatan. Bau seks memenuhi seluruh kamar.
4429Please respect copyright.PENANAnifxzT0yk7
Ketika fajar hampir menyingsing, Aurel berbaring lemas di pelukan Kevin, napasnya masih tersengal. Ia menatap paman sepupunya itu dengan mata yang sudah berbeda.
4429Please respect copyright.PENANA0TcOs3fBWq
“Kevin… aku… tidak menyesal,” bisiknya pelan.
4429Please respect copyright.PENANAFjzw6vTTfM
Kevin mencium bibirnya dalam-dalam, lalu berbisik di telinga Aurel,
4429Please respect copyright.PENANAChSIukBEhS
“Mulai sekarang, kamu milikku, ponakan. Dan aku akan membuatmu semakin binal… sampai kamu tidak bisa hidup tanpanya.”
4429Please respect copyright.PENANA1Dcf7Kgtaw
Aurel tersenyum kecil, tubuhnya masih bergetar sisa kenikmatan.
4429Please respect copyright.PENANAddzGdQpDX4
Malam itu, di rumah mewah yang sepi, sebuah permainan baru telah dimulai.
4429Please respect copyright.PENANAD5VqXAxxfC
Dan itu baru bab pertama dari banyak malam yang akan jauh lebih gelap dan nikmat.
4429Please respect copyright.PENANAz8YgSGJKBK
4429Please respect copyright.PENANA9JoR9RQjcw
4429Please respect copyright.PENANAMuhCLtYya2


