Sinar mentari pagi mula menerangi dunia.. Pagi yang tenang mula dihujani dengan bunyi tapak kaki kaum manusia haiwan yang berangkat pulang ke desa.. Senyuman dan tawa riang angkatan tentera menjadikan suasana yang menyenangkan dan dihadapan mereka , adanya Ratu mereka yang berjalan mengepalai bala tentera.. Sepanjang jalan , Mary memeluk erat kepala Mujin tanpa sepatah kata.. Sesekali dia mengucup kepala suaminya dan tersenyum..
Sesampai saja mereka didesa , mereka disambut dengan penuh kesyukuran dan suara anak-anak kecil menyambut ibu bapa mereka , suara ibu ayah yang tua bersyukur anak-anak pulang kepangkuan mereka dan suara seluruh penduduk desa mengucapkan kata selamat berkumandang menjadikan suasana sangat emosi.. Mary memandang kearah penduduk desa dengan perasaan hiba.. Dia tak menyangka yang gadis lemah sepertinya mampu mengepalai peperangan dan berjaya meruntuhkan kerajaan zalim.. 103Please respect copyright.PENANAJ9SB57BBxa
103Please respect copyright.PENANAxx1xdf4pA8
"Terima kasih Ratu.." Kata Marbo sambil mengusap kepala Mary.. Mary yang tak pernah mendapat kasih sayang orang tua kandung , terus memeluk erat bapa mertuanya..
103Please respect copyright.PENANAPyDvTEEzZS
103Please respect copyright.PENANAUG73IWAIKF
103Please respect copyright.PENANAF6OHP0buyk
103Please respect copyright.PENANAcX7HP1rNyS
103Please respect copyright.PENANAYAijrRh53e
Kepala Mujin diserahkan kepada Marbo untuk dibakar dan dimakamkan.. Dan buat kali terakhir , Mary mengucup sedalamnya kepala Mujin dan airmata kerinduan mengalir dipipinya.. Seluruh penduduk desa juga menghadiri majlis ini dan perasaan sayu memenuhi ruangan desa.. 103Please respect copyright.PENANAX4mUnqxmf8
103Please respect copyright.PENANAVlMvFQ7hgP
"Pergi lah sayang~pergi dengan tenang.." Ucap Mary apabila abu Mujin ditanam bersebelahan dengan abu badannya.. Mary menepuk pipinya dan tersenyum , dia tahu Mujin telah tiba di alam yang lain lagi.. Seluruh penduduk menunduk hormat kepada makam Mujin buat kali terakhir.. Selesai saja urusan , Mary berjalan-jalan dikawasan desa yang aman dengan tenang.. Matanya melihat kearah rakyatnya yang bertungkus-lumus membaiki dan menyiapkan rumah buluh , tempat-tempat penting yang dibakar kerajaan Galgard.. 103Please respect copyright.PENANA112ARKoAM3
103Please respect copyright.PENANAqY6SwvPqrf
"Saya tolong , okay?" Kata Mary sambil memikul ikatan batang buluh yang banyak.. 103Please respect copyright.PENANAALZTsFUpb4
103Please respect copyright.PENANAMe9DPcDAxd
"Ratu.! Tak perlulah~ Ratu sepatutnya rehat.. Kami semua boleh buat.." Kata Imau.. Yang lain mengangguk laju.. 103Please respect copyright.PENANAMQS27nlbml
103Please respect copyright.PENANAlhiG6cMtNC
"Tak apalah.. Mana tahu boleh ringankan lagi kerja semua.." Balas Mary.. Yang lain hanya tersenyum dan mengiyakan permintaan Ratu mereka.. Dengan pertolongan dari Mary, rakyatnya bertambah semangat untuk menyiap dan memulihkan desa semula..
Waktu malam yang sunyi , Mary berbaring kepenatan setelah menolong rakyatnya.. Kemudian tangannya mencapai bantal yang digunakan Mujin dan memeluknya erat.. Bau haruman buah-buah dari tubuh Mujin mula dihidu perlahan.. 103Please respect copyright.PENANAWdxoW5Oz4n
103Please respect copyright.PENANAVcA100VMu4
Walaupun mereka hanya bertemu beberapa hari , tidur sebagai suami isteri hanya satu malam , Mary tetap merasa bahagia.. Bahagia yang tak pernah dia kecapi sewaktu didunianya.. Matanya perlahan tertutup dan bauan Mujin memenuhi ruang otaknya..103Please respect copyright.PENANAfjqTFGAxWE
103Please respect copyright.PENANAlw8IjCgyiU
PAPP bahu Mary disentuh lembut dan laju Mary menoleh kebelakang.. 103Please respect copyright.PENANAXDKnGCWobL
103Please respect copyright.PENANAocJE5kWF0X
"MUJIN!!" Jerit Mary dan laju dia memeluk erat suaminya yang tersenyum.. Namun , pelukannya menembusi fizikal Mujin.. Tangan Mujin menyentuh pipi putih kemerahan Mary.. 103Please respect copyright.PENANAd9fagdA3DI
103Please respect copyright.PENANAbIutBtCiaW
"Terima kasih Ratu hatiku~sekarang saya dapat pergi dengan tenang.."103Please respect copyright.PENANAYOdmKsppuW
103Please respect copyright.PENANABWGavkrPcK
Kata Mujin.. Airmata Mary mengalir laju.. 103Please respect copyright.PENANAu2aelALkqC
103Please respect copyright.PENANAVwtYe9Bv08
"Saya rindu.. Saya rindu awak.." Kata Mary.. Mujin hanya mengangguk dan tersenyum.. 103Please respect copyright.PENANAVTqPtmQnAA
103Please respect copyright.PENANAeKfdjsTmyg
"Keluarlah cintaku.. Pergi mengembara.. Jelajah setiap inci ruangan dunia ini.. Mana tahu kerinduan awak akan terubat.." Pesan Mujin.. Mary hanya mendengar.. Dia rindukan suara suaminya.. 103Please respect copyright.PENANAKjbK5X4MP3
103Please respect copyright.PENANAINy5JLsxfP
"Terima kasih sayang~sekarang saya boleh berjumpa semula dengan ibu saya.."103Please respect copyright.PENANAjZDeL7amo7
103Please respect copyright.PENANAeBXe9XAYlm
"Pergilah Ratuku.. Mana tahu boleh mengembalikan saya semula.."103Please respect copyright.PENANAHndgW193Ui
103Please respect copyright.PENANAsgWiNeTKd2
Kata Mujin dan perlahan-lahan dia menghampiri isterinya.. Mary memejam mata dan CHUP kucupan kerinduan dilepaskan kearah bibir masing-masing dan Mary hanya memandang sayu kearah Mujin yang perlahan-lahan terbang seolah ditarik keatas.. Cahaya kekuningan mula menyaluti Mujin dan Mary terus tersedar dari tidurnya.. Dia duduk dan memeluk lututnya.. 103Please respect copyright.PENANARtnjhuAK5x
103Please respect copyright.PENANAoRaz0QYEo0
"Saya rindu awak Mujin~" Kata Mary perlahan dan airmata mula mengalir lagi..
103Please respect copyright.PENANAIAiGOFHWsa
103Please respect copyright.PENANA1LYcm2X08I
103Please respect copyright.PENANAAVzKWDwDHt
103Please respect copyright.PENANAIR5MJ5FcSQ
103Please respect copyright.PENANAthzz7tYwrO
Disatu pagi , Mary berjalan seperti biasa dikampung itu.. Dia kagum dengan kecekapan kaum yang pantas membina segala yang hilang , bermula dari awal semula.. Asyik berjalan memantau kawasan , dia dikelilingi kanak-kanak manusia haiwan yang sedang rehat dari belajar bertempur.. 103Please respect copyright.PENANAgDDAGwqPTX
103Please respect copyright.PENANAjB2f4yXwDP
"Selamat pagi Ratu!!" Ucap anak-anak itu ceria.. Mary terus duduk berlutut untuk menyamai ketinggian mereka.. 103Please respect copyright.PENANAoYOERMSBlX
103Please respect copyright.PENANANcZ7lwWwPR
"Belajar apa hari ni?" Tanya Mary.. 103Please respect copyright.PENANAbRqghMuXtK
103Please respect copyright.PENANAtPxFzulLC1
"Hari ni belajar tumbuk dengan tendang.. " Balas anak kecil berkepala burung.. 103Please respect copyright.PENANAmvATYPzo9k
103Please respect copyright.PENANAlMmmtnvrOk
"Buat betul-betul ya? Nanti boleh lindung semua orang.." Pesan Mary dan kesemua anak-anak mengiyakan.. 103Please respect copyright.PENANAJSFjXMdj3a
103Please respect copyright.PENANAMf3qPRmQHu
"Saya nak jadi kuat macam Ratu.."103Please respect copyright.PENANAZIvmbDHZKr
103Please respect copyright.PENANAMl1ookDMwN
Kata anak berkepala harimau kumbang pula.. 103Please respect copyright.PENANAzYl37Ics4W
103Please respect copyright.PENANA7LZwq69HUz
"Betul betul"103Please respect copyright.PENANAK4oa0CaxLj
103Please respect copyright.PENANAaWotFNOS4p
"Saya pun sama"103Please respect copyright.PENANAMUKxz0b0Ps
103Please respect copyright.PENANAfMluq7o1ke
"Saya pun nak jadi macam ratu.."103Please respect copyright.PENANAubvfeVYF8x
103Please respect copyright.PENANAM6RHO80BfI
Kata anak-anak bergilir-gilir.. Mary hanya ketawa melihat telatah anak-anak itu.. 103Please respect copyright.PENANAWugpBDX2am
103Please respect copyright.PENANACvLX53gOsg
"Yelah-yelah.. Sebab tu kena belajar rajin-rajin.. Berlatih sungguh-sungguh okay?" Kata Mary dan semuanya menyahut ceria.. Kemudian mereka berlari semula ke gelanggang latihan , Mary hanya mengeleng kepala sambil tersenyum..
Mary berhenti didepan bilik mesyuarat. . Dia memandang kedalam bilik dan mendapati Marbo dan beberapa pengawal lain sedang berbincang untuk membangunkan desa dan menambah seni bina.. 103Please respect copyright.PENANAb2M5Xhjrmq
103Please respect copyright.PENANAEFsAIX35S8
TOK TOK TOK103Please respect copyright.PENANAcHsLkQWC2U
103Please respect copyright.PENANAdXZVVye3gY
Mary mengetuk pintu dan semua yang ada didalam terus berdiri tegak.. 103Please respect copyright.PENANARDd1BPMB3H
103Please respect copyright.PENANAM11ZVsck60
"Ratu tak perlu ketuk pintu pun~" Kata Bael.. 103Please respect copyright.PENANA3Buwf3eJfD
103Please respect copyright.PENANAPYF1MPvreK
"Mana tahu saya menganggu.." Balas Mary.. 103Please respect copyright.PENANAt8p1YDCXIu
103Please respect copyright.PENANAgQfzb4wVZa
"Bapa.. Boleh jumpa kejap tak?" Pinta Mary kepada Marbo.. Bapa mertuanya terus mengangguk dan bergerak bersama Mary.. 103Please respect copyright.PENANAq5ktK7EUHO
103Please respect copyright.PENANAcybAbDIVA1
"Mary nak minta sesuatu.." Mary bersuara dan Marbo setia mendengar.. 103Please respect copyright.PENANAGm9SR7k8o9
103Please respect copyright.PENANAyUFcbYAaTx
"Mary nak keluar.. Mary nak mengembara ke wilayah lain.." Kata Mary.. 103Please respect copyright.PENANAIT72HdYA2C
103Please respect copyright.PENANAwhkg8yqyAT
"Mary yakin? Disini Mary Ratu.. Tapi diluar sana , Mary jadi rakyat biasa.."103Please respect copyright.PENANAQwzIJ0J9mj
103Please respect copyright.PENANAQm8rNpXNyH
Tanya Marbo.. Mary hanya mengangguk dan bersedia menjadi rakyat biasa.. 103Please respect copyright.PENANAZ3GtONC6q5
103Please respect copyright.PENANApfsheTiklI
"Mary mimpi Mujin.." Kata Mary dan serentak langkah mereka terhenti.. 103Please respect copyright.PENANAHPAHhhBaVM
103Please respect copyright.PENANA3bVWLr2Npi
"Dia kata dia dah boleh jumpa ibu.. Dia juga yang saran untuk mengembara , mana tahu boleh kembalikan dia balik.." Kata Mary lagi.. Marbo terkesima apabila teringatkan anak isterinya yang meninggalkannya.. 103Please respect copyright.PENANAOVtl9CfVuB
103Please respect copyright.PENANA5Kf2c3pFGb
"Baiklah Mary.. Bapa tak menghalang , Mary cari lah pengalaman sebanyak mungkin.. Kalau Mary pulang kesini semula , Mary masih jadi Ratu disini dan pintu selalu terbuka untuk Mary.." Kata Marbo.. 103Please respect copyright.PENANAZAQMs4NBKf
103Please respect copyright.PENANAwQKr3s1uyb
"Tapi sekiranya , Mary dapat penganti atau menjadi Ratu dikerajaan lain , Bapa juga tak menghalang.." Tambah Marbo lagi.. 103Please respect copyright.PENANAng6F0GOB44
103Please respect copyright.PENANAZvY0QQqn74
"Mary akan datang semula , Mary masih ada Bapa.." Balas Mary tersenyum..
103Please respect copyright.PENANADXvVLv30rn
Mary mula mengambil barang penting untuknya dan dimasukkan kedalam beg sandang yang diperbuat dari jahitan sutera.. Baju daunan yang dipakai saat pertama kali tiba didunia ini juga turut dibawa.. 103Please respect copyright.PENANAsAbBP1lrpi
103Please respect copyright.PENANAznlwgRrZpR
Mary sekali lagi menepuk pipinya didepan cermin dan memandang pakaian pahlawan dibadannya.. Kini dia bukan lagi gadis nerd yang lemah dan cuma tahu melukis , dia kini bekas ratu kaum manusia haiwan.. 103Please respect copyright.PENANAitaJtWMnQM
103Please respect copyright.PENANADViNF2gsGt
Seluruh penduduk desa menghantar Mary ke pintu gerbang.. Kedengaran tangisan sayu terutama dari anak-anak kecil yang menganggap Mary sebagai insan istimewa.. 103Please respect copyright.PENANAIahtIkFRhS
103Please respect copyright.PENANAVAqSspWX5N
"Hati-hati diluar sana anakku.. Titipkanlah surat pada kami supaya kami dapat tahu perjalanan Mary.." Kata Marbo.. 103Please respect copyright.PENANAfCjDj6GUd9
103Please respect copyright.PENANAObalK3Ixf4
"Baik Bapa.. Nanti Mary akan utuskan burung untuk bawa surat.." Balas Mary.. Marbo mengeluarkan dua kantung emas dan permata yang dijadikan syiling.. 103Please respect copyright.PENANAYIWq1Ljl5C
103Please respect copyright.PENANA0qPo2rCWsP
"Banyaknya~" Kata Mary.. 103Please respect copyright.PENANANg5DFPZ1JF
103Please respect copyright.PENANAm2M4JcWekj
"Didunia ini mengamalkan sistem pertukaran.. Sekecil-kecil pertukaran pun boleh dijadikan urusan jual beli.. Jadi Mary guna duit kaum kita untuk tukar barang.." Balas Marbo.. Mary mengangguk perlahan dan sebelum berangkat pergi , dia menyerahkan mahkotanya kepada Marbo semula dan kemudian membelakangi kaum itu.. Mary menarik nafas panjang dan mula melangkah meninggalkan kaum yang mula disayanginya perlahan.. Sejenak dia berhenti dan melambai tangan kearah kaum itu dan semua yang ada menunduk hormat pada Ratu mereka.. Mary kini bersedia menempuh pelbagai cabaran dan dugaan yang bakal menantinya..
103Please respect copyright.PENANA4uvRlh5krR
103Please respect copyright.PENANA07uHaKivwS


