Kurasa dia berusaha menahan rangsangan yang sedang melandanya.
3681Please respect copyright.PENANALbQ8EkSzkC
3681Please respect copyright.PENANA8NQLGOslky
Lama kelamaan perlawanannya mengendur hingga membuatku leluasa menjamahi buah dadanya yang lumayan besar itu.
3681Please respect copyright.PENANANkjjSPTrDf
Cukup puas menggarap payudaranya kini aku merangkak menuju perut Buk Endang.
3681Please respect copyright.PENANAz52zczVVyF
3681Please respect copyright.PENANA7TfhZZpdcG
Aku melanjutkan menjilati udelnya. Buk Endang yang tampak sudah mulai pasrah itu membiarkan aku terus mencumbui tubuhnya.
3681Please respect copyright.PENANAv6NrFuA9JJ
3681Please respect copyright.PENANAjSKlObQJPr
3681Please respect copyright.PENANA4yQZpT3Bv9
Setelah kurasa perlawanannya berhenti, tanganku mulai melepasi BH hitamnya yang cup-nya sudah terangkat ke atas.
3681Please respect copyright.PENANAv6kWyhKYfX
Payudaranya membetot keluar, sudah sangat menggunung.
3681Please respect copyright.PENANA9s77lN7WOM
3681Please respect copyright.PENANA8GOOCUXkO9
Payudara Buk Endang lebih besar dari punya Buk Tuti, namun memang sudah agak lembek dan turun, tidak sekencang punya Buk Tuti.
3681Please respect copyright.PENANAteLNlEz7Vz
3681Please respect copyright.PENANA6kXe7nSjQW
Tapi itu cukup untuk membuat nafsu birahiku menjadi makin kesetanan.
3681Please respect copyright.PENANANoV1Vpua0m
3681Please respect copyright.PENANAibE4lG4OfA
Kemudian dari jilatan dan sedotanku di perutnya kuarahkan cepat beralih mengenyot buah dada Buk Endang yang sudah keluar dari BH yang telah berantakkan ikatannya.
3681Please respect copyright.PENANA0NF92bWps5
“Bryaannh.. Ohhh.. Bryannhh.. Uhh… “dia terus mendesah sambil memejamkan mata.
3681Please respect copyright.PENANATNstacF6gN
“Ibu menggairahkan sekali bu… tenang.. nikmati aja…” ujarku.
3681Please respect copyright.PENANAPWeSyk7x8b
3681Please respect copyright.PENANAo6a1pQQ8OO
Buk Endang tampaknya sudah mulai tenang dan membiarkan aku terus mencumbunya.
3681Please respect copyright.PENANATDLakZO3wc
“Tapi Bryan… kamu gak boleh sepeti ini pada Ibu… saya ini dosenmu uuhhh …” desahnya.
3681Please respect copyright.PENANAzHvmIJ8VOo
3681Please respect copyright.PENANAQ2S9uW9GbN
Aku tak memberi dia kesempatan. Tapi dia menolak aku yang terus mencumbunya.
3681Please respect copyright.PENANAS3rOeYjLxv
“Hentikan Bryaaan.. jangan aaaah… ibu mohon jangaaannn…” rintih Buk Endang.
3681Please respect copyright.PENANAm6xVhXX715
3681Please respect copyright.PENANAl9amns2zhR
Dia hanya melarangku dengan kata-katanya yang bernada marah tapi dia tak melawan bahkan tangannya diam tak berusaha mendorong tubuhku lagi.
3681Please respect copyright.PENANAnx2GG7pWq2
Melihat itu perlahan kucoba menurunkan celana dalam biru muda yang masih melekat melindungi auratnya.
3681Please respect copyright.PENANADKZPLGaZJD
“Stoooopppp.. hentikan ini Bryan… kamu jangan kurang ajar sama Ibu.. aaaahhh… aaaahhh… hentikan Bry!!! aaaahhh,”
3681Please respect copyright.PENANAmbWHWaVMr5
3681Please respect copyright.PENANAWbEypC32bB
kudengar nada kata-katanya yang tadi seperti orang marah ternyata sekarang berubah menjadi lirih dan diiringi dengan desahan-desahannya yang membuatku. semakin bringas dan liar menetek di payudaranya.
3681Please respect copyright.PENANAH2sBggTEST
.” aaaahhhhh.. Ohhhhhh..” desah Buk Endang mengerang kenikmatan.
3681Please respect copyright.PENANAP2R6lqMaqI
3681Please respect copyright.PENANAQLBjyTAHLQ
Buk Endang membiarkan aku melorotkan celana dalamnya.
3681Please respect copyright.PENANAltrf7gDtMY
3681Please respect copyright.PENANApe4JFDXwNy
Hingga dosen paruh baya itu telanjang bulat bersamaku sekarang, memejamkan mata sambil mendesah dan tapi sempat juga melarangku melakukan itu.
3681Please respect copyright.PENANAFK6aCNG1Tl
“Bryan… jangan… Bry… aaaaahhhhh… ini perbuatan dosaa… aaaahhhh… sekali lagi… ibu mohon… jangan lakukan ini ..” ujar Buk Endang mengatur nafasnya. Matanya menatapku dengan pandangan sayu.
3681Please respect copyright.PENANAg3nWlQl1a2
3681Please respect copyright.PENANAN3rNPW2fQs
Masih juga dia malu-malu, mungkin malu karena dia berhasil kutelanjangi.
3681Please respect copyright.PENANAm4ure13Mh3
3681Please respect copyright.PENANAO3w7aS1Y8G
Aku menatap sejenak Buk Endang yang telanjang bulat dihadapanku, tubuhnya putih, susunya mencuat tegang walau sudah agak turun, pinggulnya agak lebar dan perutnya sedikit berlemak.
3681Please respect copyright.PENANAveSNnxkzVR
3681Please respect copyright.PENANAaMUMnN2bI2
Dosen ini memiliki sepasang paha yang padat dan besar. Dan bulu kemaluannya tercukur rapi. Ada sedikit lemak di pinggir pangkal pahanya.
3681Please respect copyright.PENANAQkiVZUFaaz
“Mari kita bercinta Buk Endang.. saya akan praktekkan apa yang saya lakukan dengan Buk Tuti tadi dengan Ibu… mari kita lakukan Bu..” ujar ku menatapnya penuh nafsu.
3681Please respect copyright.PENANAkSY6oO3mAr
3681Please respect copyright.PENANAX4T6ZZ9bSb
Tubuhnya yang montok walau berusia setengah baya memang membuatku begitu bergairah dan penasaran melesakkan kontolku ke dalam vaginanya.
3681Please respect copyright.PENANAigTM8Tq8He
“Bryan… ibu ini hanya wanita tua berumur 40 tahunan… tak pantas… kau perlakukan ibu seperti ini… hentikan… hentikan Brian… Sebelum kita berbuat lebih jauh,” pintanya memohon dengan nafas tersegal-segal.
3681Please respect copyright.PENANAoMHmQbZQsb
3681Please respect copyright.PENANA6xLXU0IZMS
Aku menangkapnya sudah begitu bernafsu namun masih gengsi menunjukkannya padaku.
3681Please respect copyright.PENANAHCpqL70e2r
Aku tidak mengacuhkannya.
3681Please respect copyright.PENANASPdisCCsoT
“Gak usah pungkiri bu.. saya tahu ibu sudah bernafsu.. saya bisa lihat titit ibu sudah basah tuh …” godaku.
3681Please respect copyright.PENANA9gnOSaFi80
3681Please respect copyright.PENANA8ILCge2A2l
Sambil melirik pada kemaluannya yang sudah mengeluarkan pelumas di daerah kewanitaannya.
3681Please respect copyright.PENANAM0Gf6azn6B
3681Please respect copyright.PENANAefXQlwn6vo
Kontan saja wajah Buk Endang memerah menahan malu.
3681Please respect copyright.PENANAwkUI6KkeGp
Tanpa persetujuannya aku mengangkangkan kedua kakinya. Buk Endang coba menahannya.
3681Please respect copyright.PENANA8RkbX2CXUh
3681Please respect copyright.PENANAOFGI3PgUwe
Tapi karena hal itu tidak dia lakukan sungguh-sungguh maka dengan mudah kulebarkan kedua pahanya itu.
3681Please respect copyright.PENANA8tVISXJmGI
3681Please respect copyright.PENANAXNMJ9WESla
Sekarang kemaluan Buk Endang tersaji di depanku. Tampak kemaluannya yang bulunya tercukur rapi itu sudah basah dan siap untuk disodoki kontolku.
3681Please respect copyright.PENANAG8ONcZcuHR
Buk Endang memalingkan wajahnya dariku, tapi dia membiarkan aku membuka pahanya.
3681Please respect copyright.PENANAclxA8ndCI1
3681Please respect copyright.PENANA73Pq8sgI1U
Buk Endang sekarang tampaknya sudah pasrah kusetubuhi.
3681Please respect copyright.PENANALU20LbOhJz
Aku menyejajarkan batang kontolku mendekat ke belahan kemaluan Buk Endang yang telah pasrah untuk kusetubuhi.
3681Please respect copyright.PENANAQkJYCCjn6r
3681Please respect copyright.PENANAsMBx1NQWRb
Perlahan namun pasti kudorong kontolku memasuki lubang vaginanya. Sebagai permulaan aku menggesek-gesekkan penisku ke selangkangannya yang menganga lebar.
3681Please respect copyright.PENANAyeTkiJld9a
“… Ooooooohh Bryaann hhhhh …” terdengar desahan meringis memanggil namaku.
3681Please respect copyright.PENANAZ9UWowsX4z
3681Please respect copyright.PENANAILE0CpkmvT
Namun aku mengartikannya sebagai panggilan mesra agar aku cepat memasukkan kontolku dalam lubang surgawinya.
3681Please respect copyright.PENANAFz3DFslSjd
“Enak kan..? “goda ku.
3681Please respect copyright.PENANARwPmznko1B
“Gellyyyy.. hh.. Bryann.. Ohh..” rintihnya manja.
3681Please respect copyright.PENANAFnDpXelFfs
Dan ketika akhirnya ujung kontolku mendesaki gerbang vagina Bu Endang.
3681Please respect copyright.PENANA8gR2k69XP1
3681Please respect copyright.PENANAoZVlyL8KuN
Sepintas tampak bibir vagina Buk Endang menebal dan menganga seakan menyambut kedatangan kontolku menembusi nonok-nya.
3681Please respect copyright.PENANAkmL2DlDtRx
3681Please respect copyright.PENANAsG0EzmwQxa
Kelanjutannya ada link bawah ini.
https://victie.com/novels/dosen-galak
ns216.73.217.9da2


