Kurasa dia berusaha menahan rangsangan yang sedang melandanya.
3215Please respect copyright.PENANAv7aU0ygPeI
3215Please respect copyright.PENANAafIulYKBqR
Lama kelamaan perlawanannya mengendur hingga membuatku leluasa menjamahi buah dadanya yang lumayan besar itu.
3215Please respect copyright.PENANAJ3AqFecEf5
Cukup puas menggarap payudaranya kini aku merangkak menuju perut Buk Endang.
3215Please respect copyright.PENANAb5hRvQbq4J
3215Please respect copyright.PENANAgAXKgPx1Fx
Aku melanjutkan menjilati udelnya. Buk Endang yang tampak sudah mulai pasrah itu membiarkan aku terus mencumbui tubuhnya.
3215Please respect copyright.PENANAGvr4sTTQkg
3215Please respect copyright.PENANAFPevtedji3
3215Please respect copyright.PENANAfhW8HA6DTD
Setelah kurasa perlawanannya berhenti, tanganku mulai melepasi BH hitamnya yang cup-nya sudah terangkat ke atas.
3215Please respect copyright.PENANALHno6hQNHF
Payudaranya membetot keluar, sudah sangat menggunung.
3215Please respect copyright.PENANAcp54xscpp5
3215Please respect copyright.PENANAVJysB7U8nn
Payudara Buk Endang lebih besar dari punya Buk Tuti, namun memang sudah agak lembek dan turun, tidak sekencang punya Buk Tuti.
3215Please respect copyright.PENANArUo6C1mgf1
3215Please respect copyright.PENANASYxnP1uUMP
Tapi itu cukup untuk membuat nafsu birahiku menjadi makin kesetanan.
3215Please respect copyright.PENANAQtSPUDU08t
3215Please respect copyright.PENANAotl55MY4yx
Kemudian dari jilatan dan sedotanku di perutnya kuarahkan cepat beralih mengenyot buah dada Buk Endang yang sudah keluar dari BH yang telah berantakkan ikatannya.
3215Please respect copyright.PENANA5tZq3soYAf
“Bryaannh.. Ohhh.. Bryannhh.. Uhh… “dia terus mendesah sambil memejamkan mata.
3215Please respect copyright.PENANAAYXINjlZX6
“Ibu menggairahkan sekali bu… tenang.. nikmati aja…” ujarku.
3215Please respect copyright.PENANALr0y759knb
3215Please respect copyright.PENANAHkMjuHc8AE
Buk Endang tampaknya sudah mulai tenang dan membiarkan aku terus mencumbunya.
3215Please respect copyright.PENANAuzUEgTPhk4
“Tapi Bryan… kamu gak boleh sepeti ini pada Ibu… saya ini dosenmu uuhhh …” desahnya.
3215Please respect copyright.PENANAmpo0aYA224
3215Please respect copyright.PENANA70FdrTaOFO
Aku tak memberi dia kesempatan. Tapi dia menolak aku yang terus mencumbunya.
3215Please respect copyright.PENANApZqcMIdfE9
“Hentikan Bryaaan.. jangan aaaah… ibu mohon jangaaannn…” rintih Buk Endang.
3215Please respect copyright.PENANAb2rskmR2sz
3215Please respect copyright.PENANAzqtAwN71BP
Dia hanya melarangku dengan kata-katanya yang bernada marah tapi dia tak melawan bahkan tangannya diam tak berusaha mendorong tubuhku lagi.
3215Please respect copyright.PENANAxnQeAHAwzy
Melihat itu perlahan kucoba menurunkan celana dalam biru muda yang masih melekat melindungi auratnya.
3215Please respect copyright.PENANA715hbcjaPQ
“Stoooopppp.. hentikan ini Bryan… kamu jangan kurang ajar sama Ibu.. aaaahhh… aaaahhh… hentikan Bry!!! aaaahhh,”
3215Please respect copyright.PENANAMzCqgTMpkD
3215Please respect copyright.PENANAfbdkrbyLkU
kudengar nada kata-katanya yang tadi seperti orang marah ternyata sekarang berubah menjadi lirih dan diiringi dengan desahan-desahannya yang membuatku. semakin bringas dan liar menetek di payudaranya.
3215Please respect copyright.PENANAPi5aLH5exY
.” aaaahhhhh.. Ohhhhhh..” desah Buk Endang mengerang kenikmatan.
3215Please respect copyright.PENANA0F7AOQLK9B
3215Please respect copyright.PENANABf3nlNPoF5
Buk Endang membiarkan aku melorotkan celana dalamnya.
3215Please respect copyright.PENANAAsMKCRITHi
3215Please respect copyright.PENANAMrFiLXPWRm
Hingga dosen paruh baya itu telanjang bulat bersamaku sekarang, memejamkan mata sambil mendesah dan tapi sempat juga melarangku melakukan itu.
3215Please respect copyright.PENANAJQXT8MozVZ
“Bryan… jangan… Bry… aaaaahhhhh… ini perbuatan dosaa… aaaahhhh… sekali lagi… ibu mohon… jangan lakukan ini ..” ujar Buk Endang mengatur nafasnya. Matanya menatapku dengan pandangan sayu.
3215Please respect copyright.PENANAFaIRNyJpfL
3215Please respect copyright.PENANAxRjR3WWwA9
Masih juga dia malu-malu, mungkin malu karena dia berhasil kutelanjangi.
3215Please respect copyright.PENANAxqKI7WEaFj
3215Please respect copyright.PENANAzQmrQcttD2
Aku menatap sejenak Buk Endang yang telanjang bulat dihadapanku, tubuhnya putih, susunya mencuat tegang walau sudah agak turun, pinggulnya agak lebar dan perutnya sedikit berlemak.
3215Please respect copyright.PENANA3dirzvwaKd
3215Please respect copyright.PENANAYfA9zO22hd
Dosen ini memiliki sepasang paha yang padat dan besar. Dan bulu kemaluannya tercukur rapi. Ada sedikit lemak di pinggir pangkal pahanya.
3215Please respect copyright.PENANAHrA3edK5dF
“Mari kita bercinta Buk Endang.. saya akan praktekkan apa yang saya lakukan dengan Buk Tuti tadi dengan Ibu… mari kita lakukan Bu..” ujar ku menatapnya penuh nafsu.
3215Please respect copyright.PENANAOhpvH1Kchs
3215Please respect copyright.PENANABcD6PRTTrg
Tubuhnya yang montok walau berusia setengah baya memang membuatku begitu bergairah dan penasaran melesakkan kontolku ke dalam vaginanya.
3215Please respect copyright.PENANAeoub7KsJ6I
“Bryan… ibu ini hanya wanita tua berumur 40 tahunan… tak pantas… kau perlakukan ibu seperti ini… hentikan… hentikan Brian… Sebelum kita berbuat lebih jauh,” pintanya memohon dengan nafas tersegal-segal.
3215Please respect copyright.PENANAyLRsroSeKI
3215Please respect copyright.PENANAt8324yfW8B
Aku menangkapnya sudah begitu bernafsu namun masih gengsi menunjukkannya padaku.
3215Please respect copyright.PENANAHWzewtIvHQ
Aku tidak mengacuhkannya.
3215Please respect copyright.PENANAxIWvnduTMQ
“Gak usah pungkiri bu.. saya tahu ibu sudah bernafsu.. saya bisa lihat titit ibu sudah basah tuh …” godaku.
3215Please respect copyright.PENANApJGSc9baSN
3215Please respect copyright.PENANAWP96V05Rt6
Sambil melirik pada kemaluannya yang sudah mengeluarkan pelumas di daerah kewanitaannya.
3215Please respect copyright.PENANA7SwEg9WAOc
3215Please respect copyright.PENANA8ck02poFr4
Kontan saja wajah Buk Endang memerah menahan malu.
3215Please respect copyright.PENANA3AD87sD22A
Tanpa persetujuannya aku mengangkangkan kedua kakinya. Buk Endang coba menahannya.
3215Please respect copyright.PENANAe9vOnCvRHQ
3215Please respect copyright.PENANAzhJjlBvCsX
Tapi karena hal itu tidak dia lakukan sungguh-sungguh maka dengan mudah kulebarkan kedua pahanya itu.
3215Please respect copyright.PENANA1D1j6apvaJ
3215Please respect copyright.PENANADjM7IvRPQA
Sekarang kemaluan Buk Endang tersaji di depanku. Tampak kemaluannya yang bulunya tercukur rapi itu sudah basah dan siap untuk disodoki kontolku.
3215Please respect copyright.PENANAkn44hK2vF0
Buk Endang memalingkan wajahnya dariku, tapi dia membiarkan aku membuka pahanya.
3215Please respect copyright.PENANAu1GtTv7rgm
3215Please respect copyright.PENANAMbqwpE5K6B
Buk Endang sekarang tampaknya sudah pasrah kusetubuhi.
3215Please respect copyright.PENANAkfu3fqQGNY
Aku menyejajarkan batang kontolku mendekat ke belahan kemaluan Buk Endang yang telah pasrah untuk kusetubuhi.
3215Please respect copyright.PENANAxhGxE3KRLQ
3215Please respect copyright.PENANAUrOtDzFg4b
Perlahan namun pasti kudorong kontolku memasuki lubang vaginanya. Sebagai permulaan aku menggesek-gesekkan penisku ke selangkangannya yang menganga lebar.
3215Please respect copyright.PENANAtFUZGljnDf
“… Ooooooohh Bryaann hhhhh …” terdengar desahan meringis memanggil namaku.
3215Please respect copyright.PENANAjfDE0ACVh2
3215Please respect copyright.PENANAy9yx95hhT5
Namun aku mengartikannya sebagai panggilan mesra agar aku cepat memasukkan kontolku dalam lubang surgawinya.
3215Please respect copyright.PENANAZrk1InXvWY
“Enak kan..? “goda ku.
3215Please respect copyright.PENANA0iaJycmA5W
“Gellyyyy.. hh.. Bryann.. Ohh..” rintihnya manja.
3215Please respect copyright.PENANAziaEl2hMdn
Dan ketika akhirnya ujung kontolku mendesaki gerbang vagina Bu Endang.
3215Please respect copyright.PENANA9tjspOYxhb
3215Please respect copyright.PENANA6UfmVmWOY8
Sepintas tampak bibir vagina Buk Endang menebal dan menganga seakan menyambut kedatangan kontolku menembusi nonok-nya.
3215Please respect copyright.PENANAL1edGVSM9N
3215Please respect copyright.PENANAlqoW52zfvp
Kelanjutannya ada link bawah ini.
https://victie.com/novels/dosen-galak
ns216.73.217.22da2


