Di malam ketika bloodmoon menggelantung di langit, sesosok wanita berparas cantik dengan rambut tergerai indah tengah berdiri di tepi hutan. Ia memeluk tubuhnya sendiri, seakan merasakan kembali pelukan hangat yang pernah ia dapatkan dari pria yang selama sepuluh tahun ini hidup bersamanya. Wajah cantiknya yang dulu bersinar terang, kini terlihat sayu. Harapan yang dulu begitu tinggi, kini bak serpihan-serpihan kertas yang separuhnya telah tertiup angin. 608Please respect copyright.PENANAQ1TC8GgNGm
Dulu dia percaya bahwa cinta bisa menyembuhkan luka terdalam sekalipun, dulu dia percaya jika janji suci telah terucap, maka dewi bulan akan selalu menjaga ikatan cinta itu, bahkan dulu dia meyakini jika perbedaan ras tak akan menghalangi besaran cinta yang dimilikinya untuk kekasih hatinya. Tetapi setelah hampir satu dekade dia berjuang, dia akhirnya menyerah. 608Please respect copyright.PENANAGE47wLm0t7
Lyra mengeratkan pelukannya sendiri sambil memejamkan matanya. Ia mengembuskan nafasnya kasar setelah menyadari jika kesetiaannya, besaran cintanya, dan semua pengorbanannya selama ini ternyata sia-sia. Lyra merasa menjadi mahluk paling bodoh sedunia, dan malam ini ia meyakinkan dirinya kembali untuk pergi. Pergi sejauh mungkin dari mahluk yang mungkin saat ini tengah berada bersama masa lalunya dan melupakan janjinya untuk bertemu di tepi hutan ini, malam ini.
ns216.73.217.69da2


