AA adalah kakak yang baik... Begitulah pandangan awalku kepadanya.
12275Please respect copyright.PENANAtWFY6t4TtT
12275Please respect copyright.PENANAuKFyP6EAVf
Abelia adalah namaku, orang-orang lebih sering memanggilku Lia. Aku berasal dari Aceh, kota yang biasa disebut kota Serambi Makkah. Tinggiku
12275Please respect copyright.PENANATI8Mz0F6eE
12275Please respect copyright.PENANAmEmaV6r6Kg
Aceh adalah kota yang terkenal akan kereligiusnya dan juga kemakmurannya yang tinggi. Namun, itu semua tidaklah 100% benar. Karena kota ini juga memiliki sisi yang gelap.
12275Please respect copyright.PENANAwKI9d6zPbN
12275Please respect copyright.PENANATcmZJqWPKz
Ada banyak anak-anak fakir miskin di belakang-belakang bangunan besar, ada banyak anak-anak yang aborsi akibat hamil di luar nikah, dan ada banyak anak-anak yang acuh tak acuh terhadap kondisi temannya. Mungkin memang terdengar personal, namun ini adalah bagian dari cerita masa laluku. Masa dimana aku belum menikah dan banyak melakukan maksiat, Dan juga masa di mana aku masihlah anak lugu dan juga polos yang masih berusia sebelas tahun.
12275Please respect copyright.PENANA5pbkx3VgDC
12275Please respect copyright.PENANAmHjyFZd653
***
12275Please respect copyright.PENANA4YwlBsjXwA
12275Please respect copyright.PENANAKH03EkqqXX
AA ku bernama Abdilah, dan aku biasanya memanggilnya dengan panggilan Aa Abdi, atau Kak Abdi, karena kita berdua telah akrab dari kecil, bahkan kami berdua sering tidur bersama ketika ayah dan ibu ada acara di luar ataupun kalau ada kesibukan yang lain. Meski tak sedarah, aku sudah menganggapnya sebagai kakak kandungku sendiri.
12275Please respect copyright.PENANA53fytvFKFv
12275Please respect copyright.PENANAkuIKKziIp3
Abdi bertemu denganku ketika aku masih bayi, umurku berbeda 10 tahun dengannya dan memang usia kami berdua terpaut cukup jauh. Alasan aku memanggilnya AA mungkin banyak menjadi pertanyaan orang lain.Aa adalah panggilan "Kakak" dalam bahasa sunda, dan alasan aku memanggilnya "Aa" tidak lain dan tidak bukan adalah karena Abdi Adalah kakak angkatku yang mempunyai kedua orang tua yang berbeda asal. Ayahnya berasal dari Aceh, dan ibunya berasal dari Bogor. Dan karena ayahnya sekaligus ayah angkatku adalah seorang mantan perantau yang lama di bogor yang melekat dengan bahasa sunda, akhirnya seluruh orang rumah memutuskan untuk menggunakan dialek sunda. Singkat cerita, bagaimana aku bisa ada di dalam keluarga sunda ini?
12275Please respect copyright.PENANAwPLRKQvC97
12275Please respect copyright.PENANAa5FRRBYXk7
Acara Aqiqah adik Aa aku, sekaligus adik angkat aku, Abdullah, atau biasanya aku panggil Dek Abdul, adalah awal dimana aku bergabung dengan keluarga baru itu. Aku saat itu baru berumur 5 tahun, dan entah karena dosa apa aku dibuang ke kandang babi oleh orang tuaku, aku dibuang ke kandang babi ketika aku berumur 1 tahun. Beruntungnya aku dibesaran oleh keluarga peternak babi yang menyelamatkanku kala itu, dan aku dibesarkan selama 4 tahun sampai akhirnya aku bertemu Aa dan di angkat sebagai anak angkat oleh ayahnya Aa.
12275Please respect copyright.PENANASsaqRMmyIS
12275Please respect copyright.PENANAdoEpGEDYZg
Adiikku, Abdul, saat itu akan di Aqiqah, dan akhirnya Ayah angkatku dan kak Abdi mencari kambing berkualitas untul di sembelih nanti...Hingga akhirnya ayah dan kak Abdi mendapati seorang peternak babi yang berkualitas. Namun di waktu sama ia juga merupakan tetanggaku ketika aku masih berada dirumah orang tua angkatku sebelumnya. Dan entah apa yang Eyang Banu ( Kakek pemilik peternakan ) katakan pada pak Rohim ( Ayah angkat aku, ) akhirnya aku diadopsi oleh mereka...
12275Please respect copyright.PENANATdPZY8LBmz
12275Please respect copyright.PENANAsQ0ny0ShRp
***
12275Please respect copyright.PENANApGlPN5cipy
12275Please respect copyright.PENANAlapN2mfGu7
Aerox milik Aa aku berbunyi di malam hari yang menandakan bahwa ia telah pulang ke rumah. Aku pun cepat-cepat keluar rumah dan membuka gerbang agar Aa bisa segera masuk ke dalam rumah.
12275Please respect copyright.PENANAuPA8rdBPZ3
12275Please respect copyright.PENANA0CvZQd1VXu
"Assalamualaikum, Aa pulang!" sapa Aa Abdi.
"Wallaikumussalam, Aa baru pulang kuliah yah!" Tanyaku. Akupun menyambutnya dan mencium tangannya.
12275Please respect copyright.PENANA2w0hbFaOiT
12275Please respect copyright.PENANA8wBUAdKRtV
"Iya, coba tebak Aa abis beliin kamu apa!?" tangannya ia lipat ke belakang seolah sedang menyembunyikan sesuatu yang sangat rahasia"
12275Please respect copyright.PENANAd8XQCCc8Tw
12275Please respect copyright.PENANAM6go5U1qMV
Aku yang sudah menebak barang apa yang ada di plastik hitam dan tersembunyi di balik badannya itu segera menjawab, "Buku gambar! Iyakan!?"ucapku dengan sangat ceria.
12275Please respect copyright.PENANAAEUp818nkU
12275Please respect copyright.PENANAtp7lXI16VA
"Iya betul! Selamat yah Dek Lia, nih buat kamu"
"Ehhehe...ayo masuk kak, temani aku bergambar"
12275Please respect copyright.PENANAE8bZMW3U9e
12275Please respect copyright.PENANAIimUyGWIZo
Setiap hari, sebelum tidur, sudah menjadi kebiasaan kakakku untuk menemaniku belajar, dan karena aku juga baru saja memdapatkan hadiah buku gambar darinya, maka aku ingin memamerkan hasil gambaranku kepada Aa.
12275Please respect copyright.PENANA3OStKeRsZ4
12275Please respect copyright.PENANA0LODyp9v9D
Ketika sudah sampai di kamarku, aku pun segera tidur selonjoran dan membelakangi kakakku.
12275Please respect copyright.PENANAx86BUz05tI
12275Please respect copyright.PENANAX45IIglfBh
Aku menyuruh Aa ku untuk bersandar di tembok saja sampai menungguku menyelesaikan gambaran milikku.
12275Please respect copyright.PENANAi7gbbmYswH
12275Please respect copyright.PENANA2NRTLtGv1X
Ketika aku sedang Asyik menggambar, entah kenapa kakakku teihat tidak nyaman ketika melihat Handphonennya.
12275Please respect copyright.PENANAkGedjYcrTn
12275Please respect copyright.PENANA8AnbSeLm8P
" Aa kenapa? kok tingkah Aa jadi aneh kayak gitu? tanyaku dengan sangat khawatir. Aku dengan khawatir mendekati tubuhnya yang tersandar di tembok dan kemudian meletakkan telapak tanganku di dahinya, " Aa baik-baik aja kan?"
12275Please respect copyright.PENANATmAnEIy7ru
12275Please respect copyright.PENANA73EawU5elI
" Aa baik-baikaja" Kak Abdi tersenyum ramah seperti biasanya. Oh iya ngomong-ngomong kamu bulan depan ulang tahun yang ke 11, iya kan" Kak Abdi mengangkat tubuhku dan lalu memangku diriku dari belakang.
12275Please respect copyright.PENANAB9e1f7uJpl
12275Please respect copyright.PENANA2OVu5hjhX8
" Iya dong Aa...Masa Aa lupa ulang tahun Adik sendiri" ucapku dengan cemberut.
"Nggak lupa atuh, Aa cuman nanya doang." Aa mengelus kepalaku dengan lembut. " Jadi, kamu mau Aa kasih hadiah apa?" Kak Abdi mengambil handphonennya dan segera membuka aplikasi blibli untuk mencari sebuah barang untuk dijadikan suprise untukku.
"Apa aja atuh Aa, pasti aku terima kok..." tanggapku dengan ceria, namun kembali cemberut ketika mengingat pengalaman tahun kemarin. " Asal bukan robot transformers aja seperti di tahun kemarin -_-"
"Dek Lia masih marah yah sama kejadian tahun kemarin... Iya deh Aa salah...kan ayah gak ngasih tahu tentang adik Aa yang mana yang ulang tahun, jadi Aa mikirnya tuh si Abdul yang ulang tahun" Jelasnya.
Aku belum bisa melupakan kejadian tahun kemarin, ketika aku ulang tahun seluruh orang dirumah merayakanulang tahunku dan memberikan aku hadiah yang membuatku sangat bahagia. Harusnya Kak Abdi juga ada disana, namun karena ada kondisi yang menghalangi sehingga membuatnya tak bisa datang. Dengan fakta itu saja sudah membuatku sangat sedih karena Kak Abdi adalah orang yang paling dekat denganku dirumah ini. Namun kesedihanku semakin tertumpuk ketika aku membuka kado yang di titip Aa abdi lewat tangan orang tua angkatku, yakni Robot-robotan transformers yang membuatku marah dan menangis karena tak menyukai permainan itu.
"Udah deh, Aa... Lagian itu udah lama juga, jadi gak usah di permasalahin lagi" Kataku.
"Hmm...kalau begitu, kamu mau Aa beliin ini gak?" Kata Aa ku sembari menunjukkan payung imut bergambar Rapunzel"
"Ih imuttttt!!!!" Kataku dengan perasaan merasa sangat kagum. Aku mendekatkan wajahku ke layar ponsellnya
"Iya aku mau.....Aa beliin dong...Lia pengen itu" tanganku meremasa-remas kemejanya karena sangat bersemangat.
"Kalau Aa beliin, kamu gak marah lagi kan sama Aa karena masalah tahun kemarin? Tanya Aa Abdi memastikan perasaannya.
Aku dengan Reflek menjawab, " Iya dong Aa...aku maafin deh...tapi janji beliin yah!" Aku dengan semangat mengacungkan jari kelingkingku dan meminta Aa ku untuk berjanji dengan cara mengaitkan jari kami berdua antara satu sama lain.
12275Please respect copyright.PENANAGTezN6zJeR


