-
info_outline Info
-
toc Table of Contents
-
share Share
-
format_color_text Display Settings
-
exposure_plus_1 Recommend
-
Sponsor
-
report_problem Report
-
account_circle Login
Sinopsis
Hasan, pemuda Melayu berusia 19 tahun dari Kampung Bendang Dulang, Kedah, dibesarkan dalam keluarga Sunni yang konservatif. Ketika tawaran belajar di Hauzah Ilmiyyah Qom, Iran datang, dia melihatnya sebagai peluang untuk memahami perbezaan mazhab dan mendalami fiqh secara lebih terbuka. Dipengaruhi oleh semangat revolusi Iran dan kekaguman terhadap sosok Khomeini, dia menjejakkan kaki ke bumi asing itu dengan dada penuh soalan.
Di Qom, Hasan tidak hanya belajar bahasa Arab dan fiqh muqaran, tetapi turut dihanyutkan oleh suasana rohani yang asing tetapi memikat. Dalam kelas-kelas falsafah dan sejarah mazhab, dia melihat agama bukan satu suara mutlak, tetapi lorong-lorong yang saling bersilang.
Bisikan Wahyu di Bumi Qom adalah sebuah novel tentang pencarian. Bukan untuk memilih mazhab, tetapi untuk memahami kebenaran dari pelbagai cahaya. Antara kelas, cinta dan keraguan, Hasan mendengar bisikan yang tidak diajarkan dalam mana-mana kitab : bisikan wahyu yang lahir dari gelora batin.
0 sponsors' commentsAfter each update request, the author will receive a notification!
smartphone100
→ Request update
Thank you for supporting the story! :)
Please Login first.
Reading Theme:
Font Size:
Line Spacing:
Paragraph Spacing:
Load the next issue automatically
Reset to default

