Bisnis cateringku berkembang pesat, malah lebih menguntungkan daripada sekedar jualan es teh jumbo. Padahal untuk membangun gerai aja gak sedikit uang yang aku keluarkan. Tetapi untung yang aku dapatkan hanya segitu-gitu saja.
13020Please respect copyright.PENANAwZdoJrH27X
Aku senang Malik sering membantuku, ya meski gak setiap hari dia bisa membantuku karena Malik harus sekolah. Meski Malik cenderung posesif padaku, yang setiap ketemu aku selalu ngecheck hpku, aku gak terlalu mempermasalahkan itu. Toh gara-gara aku pura-pura manut sama Malik, Malik jadi mau membantuku.
13020Please respect copyright.PENANAkO2cy754oS
Ya kesannya jahat banget sih, sudah mempermainkan perasaan bocah. Tapi jujur, perasaanku ke Malik dan teman-temannya hanya sekedar representasi kerinduanku pada ayahku. Karena saat aku memandang mereka, yang terngiang di pikiranku adalah cerita dari kakekku tentang ayahku. Kakek pernah bercerita tentang ayahku yang masih berumur 15 tahun, yang harus menahan siksaan hukum cambuk di Aceh sana. Setiap aku mengingatnya aku teteskan air mata, betapa jahatnya mereka.
13020Please respect copyright.PENANAI8BH3UNUFb
Padahal ayahku masih dibawah umur, tetapi mereka gak punya batasan etika untuk gak menghukum mereka yang masih di bawah umur. Aku juga mengingat almarhumah ibuku, tangisku terasa ingin meledak. Betapa menderitanya ibuku, harus menanggung beban mental yang berat. Di usianya yang belia, tentu saja fisik ibuku masih ringkih. Harus menerima cambukan demi cambukan tanpa belas kasihan. Belum lagi jahatnya masyarakat disana, yang menghakimi ibuku yang membuat ibuku mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
13020Please respect copyright.PENANAAcH6gXnvWT
Gara-gara apa yang menimpa orang tuaku, caraku melihat cinta berbeda. Begitu juga dengan have sex, gak ada yang salah dengan have sex selama berdasarkan consent. Tetapi masyarakat melihat have sex atas dasar suka sama suka sebagai kejahatan, itu yang gak bisa aku terima.
13020Please respect copyright.PENANAQiNhh9hdk8
Ah aku pusing memikirkan betapa bebalnya masyarakat, yang gak mau mengubah perspektifnya tentang moral etika dengan perspektif baru.
13020Please respect copyright.PENANALkB0fzoJtL
"PING" ada notif WA dari Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANANCPzSerJe4
Aku senang Yusuf menghubungiku, meski beberapa hari yang lalu Malik sempat menghapus kontak Yusuf. Tetapi Malik gak tau, aku menyimpan kontak Yusuf di hpku yang satunya.
13020Please respect copyright.PENANA3hIcmxRpEL
Ntah kenapa aku senyum-senyum sendiri mendapat chat dari Yusuf. Aku jadi teringat awal-awalku deket sama murid-murid ngajiku berawal dari Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAgB9N5PlQWS
"Gimana kabar kamu, Na?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAh33rwdMvIb
"Baik Suf, kamu sendiri apakabar? Udah lama ya kita gak saling chat gini", kataku dengan emot tersenyum.
13020Please respect copyright.PENANAZ6nuinMOSo
"Aku sibuk banget Na. Maaf ya, gara-gara aku sibuk, aku jadi jarang hubungi kamu", kata Yusuf dengan emot sedih.
13020Please respect copyright.PENANAO5JFLXMLW4
"Yee, gapapa lagi Suf. Gak usah ngerasa bersalah gitu! Aku malah seneng kalau kamu fokus belajar", kataku dengan emot tersenyum.
13020Please respect copyright.PENANASK8P1nLxsD
"Jadi, kamu kangen sama aku gak Na?", Tanya Yusuf masih dengan emot sedih.
13020Please respect copyright.PENANAE36apX527k
"Hehe kamu lucu Suf, kangen gak ya?", Kataku dengan emot mikir.
13020Please respect copyright.PENANA3ugvzudzfa
"Oh aku tau, aku tau. Pasti si Malik nih yang ambil start. Awas aja ntar", kata Yusuf dengan emot marah.
13020Please respect copyright.PENANA6aDfHd2QQE
"Udah ah, kamu emosian gitu. Aku gak mau kalian berantem kayak dulu", kataku.
13020Please respect copyright.PENANAxRd00uI5ep
"Ya maaf Na. Gak maksud posesif sih, soalnya aku bukan type cowok kaya gitu", kata Yusuf dengan emot memakai kacamata hitam.
13020Please respect copyright.PENANAAr0dwq2tJc
"Yang bener? Gak posesif?", Kataku dengan emot ketawa sedang menutupi bibir dengan tangan.
13020Please respect copyright.PENANAV4qeaCD6tV
"Gak tau juga sih Na", kata Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAbxICTRT4I9
Aku tertawa terpingkal-pingkal membaca balasan chat dari Yusuf. "Ini bocah gimana sih?", Batinku.
13020Please respect copyright.PENANAM1gnbkK34I
"Gak main kesini Suf?", Tanyaku.
13020Please respect copyright.PENANA7pydAeHpwy
"Rencananya nanti main kesana, masih buka kan gerai es tehnya?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAAeYnjbHKj5
"Masih Suf, tapi aku punya sambilan lain", kataku.
13020Please respect copyright.PENANAeCitRDKuyj
"Apa tuh?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANARD4hGnAyRS
"Bisnis catering aja sih, Suf. Malik beberapa kali bantuin aku, kayak nganterin aku ke pasar gitu", kataku.
13020Please respect copyright.PENANAkHEEFp8xXO
"Wah kebangetan si Malik", kata Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANACZvGybCdDy
"Kamu cemburu?", Tanyaku dengan emot tertawa.
13020Please respect copyright.PENANAdhBXiaBCfG
"Engga, kata siapa aku cemburu", kata Yusuf mengelak.
13020Please respect copyright.PENANAbySKPOJhDG
"Trus kenapa tuh?", Tanyaku.
13020Please respect copyright.PENANA5xvlVPoacX
"Udah ah, lupain! Yang jelas aku nanti main kesitu", kata Yusuf lewat chat.
13020Please respect copyright.PENANA6i2hdCMxdw
Aku lagi-lagi tertawa terpingkal-pingkal, karena sikap Yusuf yang sok jual mahal. Berbeda banget sama Malik, yang lebih sok cool.
13020Please respect copyright.PENANAqIGFqgVOQv
Sebenarnya aku sedikit merasa was-was sih, takutnya saat Yusuf main ke gerai es tehku, Malik juga ikut main kesini. Yang aku takutkan kalau mereka berantem, karena di masyarakat sini gak mentolerir biang rusuh seperti pertengkaran.
13020Please respect copyright.PENANA6FVo4wqsUL
Tapi apa yang harus aku lakukan? Aku berjalan mondar-mandir bingung. Sampai-sampai aku lupa memakai hijab dan cadarku saat aku berjalan keluar rumah menuju gerai es tehku.
13020Please respect copyright.PENANAsQhTfetry7
"Mbak Husna?", Kata Pak RT yang tiba-tiba berhenti di depanku, menatapku tanpa berkedip.
13020Please respect copyright.PENANAuPATdUD2GY
"Oh iya Pak", kataku ramah.
13020Please respect copyright.PENANA850J3oS4BH
Sebelum angin menerpa rambutku yang panjang, aku gak sadar kalau aku sedang gak memakai hijab.
13020Please respect copyright.PENANA8LjMpP7nyh
"Ada yang aneh", pikirku.
13020Please respect copyright.PENANAbwhYAroKV3
Kupegang kepalaku, "Loh, aduh aku lupa", kataku dalam hati.
13020Please respect copyright.PENANAlBgwRKZHAy
Aku berlari menahan malu masuk ke dalam rumah. "Bodoh, bodoh, kenapa aku bisa lupa sih?", Tanyaku pada diri sendiri.
13020Please respect copyright.PENANAYxvfKKxPfD
Baru aku sadar kalau aku gak memakai cadar juga. "Mau ditaruh dimana mukaku?", Kataku menyesali.
13020Please respect copyright.PENANA2v3uUrasFw
Tetapi selintas, terbersit di dalam pikiranku kalau yang aku alami normal-normal saja. Toh, ini bukan pertamakali ada laki-laki selain kakekku yang melihatku tanpa hijab dan cadar. Dan lagi, Yusuf dan teman-temannya lebih dari sekedar melihat rambut dan wajahku. Jadi kenapa aku mesti merasa bersalah?
13020Please respect copyright.PENANAQLr4XNDS9v
Kuhembuskan nafas panjang, lalu aku pakai hijab dan cadar. Dengan langkah gontai, aku mulai berjalan ke luar rumah untuk kembali menjaga gerai es tehku.
13020Please respect copyright.PENANAfSgyomGTOS
Saat gerbang aku buka, Pak RT masih berdiri mematung di depan rumah.
13020Please respect copyright.PENANABPprpS6H73
Melihat Pak RT berada di depan rumah, aku mengernyitkan dahiku. "Ih, Pak RT mau apa sih?", Tanya dalam hati.
13020Please respect copyright.PENANAfzYgxmbHoy
Tiba-tiba perasaan risih menyeruak begitu saja, muncul perasaan gak nyaman karena kehadiran Pak RT.
13020Please respect copyright.PENANA04XOCYfBFF
"Ada yang bisa saya bantu Pak?", Kataku mencoba menegur Pak RT lebih dulu.
13020Please respect copyright.PENANAvvMLJofBiH
Pak RT hanya tersenyum sambil menggaruk-garuk kepalanya. "Iya Mbak, sebenarnya saya kemari mau pesan nasi kotak Mbak buat 100 hari kematian ibu saya", kata Pak RT malu-malu.
13020Please respect copyright.PENANADiO3SF5Ln1
"Oalah, mari Pak masuk ke dalam!", kataku merasa bersalah karena sudah salah sangka.
13020Please respect copyright.PENANAQvKx0uUIjL
"Disini aja Mbak, gak enak", kata Pak RT cengengesan
13020Please respect copyright.PENANAUbVgbHdiHh
Sebenarnya aku kesel, Pak RT gak mau masuk ke dalam rumah. Padahal aku sudah berusaha ramah pada tamuku. Lalu aku sedikit memaklumi karena pandanganku atas kesopanan dengan Pak RT berbeda. Mungkin Pak RT masih memegang pandangan kolot kalau laki-laki ajnabi gak bisa bebas bertamu ke rumah perempuan yang gak didampingi mahramnya.
13020Please respect copyright.PENANA9I2m3sXaVQ
Pak RT mencoba menghormatiku, karena aku akhwat bercadar. Ya bisa aku maklumi, tetapi aku gak sepenuhnya nyaman dengan sikap seperti itu. Aku jadi merasa kalau aku gak lebih seperti obyek seksual, karena untuk berinteraksi dengan lawan jenis saja harus ditemani mahramku untuk mencegah pikiran kotor laki-laki.
13020Please respect copyright.PENANAP0vf7sY8sD
Menurutku sekarang, kalau pun terjadi yang gak diinginkan itu bukan salah perempuannya tetapi salah laki-laki yang gak bisa mengendalikan nafsu syahwatnya.
13020Please respect copyright.PENANAv4mR8PX7Pc
Meski dalam keadaan terpaksa, aku tetap merespon Pak RT dengan ramah. Beliau memesan 30 kotak nasi, untuk hajatan besok.
13020Please respect copyright.PENANAl65I8gAzzE
"Ya sudah, saya mohon pamit ya Mbak. Assalamualaikum", kata Pak RT.
13020Please respect copyright.PENANAPo4hoOBwUM
"Wa'alaikum salam", kataku menjawab salam Pak RT dengan ramah.
13020Please respect copyright.PENANArQYkpSWp68
Setelah Pak RT pergi, aku jadi teringat Yusuf mau main kesini. Terbersit pikiran untuk meminta Yusuf membantuku, sekedar membelikan kotak nasi saja.
13020Please respect copyright.PENANANbIx3uoeyD
Jahat sih sebenernya, kesannya aku memanfaatkan Yusuf saja. Tapi bukannya Yusuf pernah mendapatkan lebih dariku? Jadi gak salah, sedikit memanfaatkan Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANA8WcrHNlyv3
Ah tau ah..
13020Please respect copyright.PENANAO4AMm7Q6GA
Sekarang aku sedang duduk di dalam gerai es tehku, sambil membuka-buka akun medsosku.
13020Please respect copyright.PENANAZVdqJUYgey
"Muah" pipiku yang tertutup cadar tiba-tiba ada yang cium.
13020Please respect copyright.PENANAlxvBo25PsK
"Apa sih!", Kataku kaget.
13020Please respect copyright.PENANA11Ejn8NA9o
"Haha, kaget ya?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAb0OAtJv2pL
Mataku melotot menatap Yusuf, "Yah ceweknya marah, gak asyik ah", kata Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANA6QdkfN6kSD
"Kamu sih ngagetin aku aja", kataku tersenyum.
13020Please respect copyright.PENANAxR98cGJzJ4
"Ada yang bisa aku bantu?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAkoIjhquPq3
Aku menatap Yusuf dengan bertanya-tanya, kok dia tau ya kalau aku mau minta tolong sama dia?
13020Please respect copyright.PENANA5tHSuiNxqa
"Kenapa lihatnya kayak gitu? Aku ganteng ya? Hehe", tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAHgqvFZXdOA
"Yeee ge'er banget", kataku dengan muka manyun.
13020Please respect copyright.PENANAxrRqPsn24K
"Pake jual mahal lagi, hehe. Aku kangen Na sama kamu", kata Yusuf sambil mendekati aku, lalu duduk di sampingku.
13020Please respect copyright.PENANAIO6KzWwsZB
Kutatap Yusuf yang berada di sampingku, dengan menoleh menatap Yusuf, "Kangen ya? Sini peluk!", Kataku.
13020Please respect copyright.PENANAH1RSRQpVh8
Yusuf memelukku dengan erat, sambil mencium pipiku yang tertutup cadar.
13020Please respect copyright.PENANAq6dwJyVhor
"Hehe, udah, udah! Basah kan cadarku kena ludah kamu", kataku sambil mendorong tubuh Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAvI749ErhwI
"Lha katanya suruh meluk?", Tanya Yusuf dengan wajah kecewanya.
13020Please respect copyright.PENANAzpWHAOsmNR
"Ya tapi gak nyosor gitu juga kali", kataku kesel.
13020Please respect copyright.PENANATPZDw78LSS
"Haha, emang soang apa nyosor?", Kata Yusuf terpingkal-pingkal.
13020Please respect copyright.PENANAk6s7ftmbdH
"Gak lucu", kataku ngambek.
13020Please respect copyright.PENANAiv656Z4wDD
"Hih gemesin deh!!", Kata Yusuf sambil mengusek-usek kepalaku yang tertutup hijab.
13020Please respect copyright.PENANAk23mIGrYuB
Lalu Yusuf kembali duduk di sampingku, memelukku. Pelukan Yusuf sangat hangat, yang membuat hatiku terhanyut. Karena rasa nyaman yang kurasakan, kusandarkan kepalaku pada dada bidang Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAoPGlA6SiiW
Hujan pun turun rintik-rintik, suasana pun berubah. Kuresapi momen saat ini, agar hujan mengabadikannya dalam kenangan.
13020Please respect copyright.PENANA3xiOK32rIO
Udara yang awalnya panas menjadi dingin, dengan hujan yang turun semakin deras.
13020Please respect copyright.PENANAJiyrqytfds
"Dingin ya Na?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAqPswGm3zsF
Kudongakkan wajahku, untuk menatap wajah Yusuf. Yusuf pun menunduk menatapku dengan tersenyum. Hatiku menjadi hangat, dengan jantung berdegup kencang kutatap wajah Yusuf yang tampan sedang tersenyum menatapku.
13020Please respect copyright.PENANAmokLitAxiV
Yusuf mendekatkan wajahnya semakin dekat menatap wajahku, nafas kita pun beradu sampai jantungku berdesir. Rasanya aku ingin Yusuf merengkuhku lebih hangat lagi.
13020Please respect copyright.PENANAPASgc87YYf
Saat wajah Yusuf semakin mendekat, kututup mataku. "Muah".
13020Please respect copyright.PENANAWwmjU6Ip55
Yusuf mengecup bibirku yang tertutup cadar, kulingkarkan tanganku ke leher Yusuf agar kembali menunduk.
13020Please respect copyright.PENANAgv9XPO91t1
"Muah."
13020Please respect copyright.PENANAiEwMdlxjpE
Kita kembali berciuman hangat, dengan mataku terpejam menikmati desiran-desiran yang membuatku melayang.
13020Please respect copyright.PENANAOE3EBcoF1d
Perlahan Yusuf merebahkanku, lalu Yusuf menindihku. Dengan nafas memburu kutatap Yusuf dengan tersenyum. Dengan senyuman manisnya, Yusuf menawan hatiku.
13020Please respect copyright.PENANApPeGy89tc4
Kepegang tangan Yusuf, lalu aku letakkan di atas dadaku yang masih tertutup hijab, dress panjang dan pakaian dalamku. Yusuf tersenyum dengan tangannya mulai meremas dadaku dengan lembut.
13020Please respect copyright.PENANAKqD4Tii9w2
Kupejamkan mataku, menikmati setiap sentuhan lembut Yusuf. "Aaahh ssssh."
13020Please respect copyright.PENANAx0Nrku4GZ7
Kulingkarkan tanganku ke leher Yusuf, Yusuf pun mulai menunduk untuk mencium bibirku yang masih tertutup cadar.
13020Please respect copyright.PENANArwJFqusJyM
Ciuman Yusuf hanya sebatas kecupan. Saat Yusuf menarik wajahnya untuk menatapku, aku bilang "Buka aja, Suf cadarku!", Kataku pada Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAEaIaP4PBbx
Dengan tersenyum, Yusuf mulai melepas cadar bandanaku. "Gak berubah", kata Yusuf tersenyum sambil menatap wajahku.
13020Please respect copyright.PENANAvSmysKx4kV
"Apanya yang gak berubah?", Tanyaku dengan tersenyum.
13020Please respect copyright.PENANAwQqmZLO16w
Yusuf membelai pipiku dengan lembut, kupejamkan mataku menikmati sensasi yang aku rasakan.
13020Please respect copyright.PENANA9e8McsAlrJ
"Tetap cantik", kata Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAqxLahUx1Ok
Kubuka mataku, dengan senyum merekah di bibirku. Aku menyukai pujian Yusuf, "Cium aku lagi, Suf!", Kataku.
13020Please respect copyright.PENANAcsCqvxAVks
"Muah" Yusuf mulai mencium bibirku lagi, sekarang bibir kita bertemu tanpa dibatasi oleh cadar.
13020Please respect copyright.PENANAPoeWxDP0VA
Bibir Yusuf gak sekedar mengecup, tetapi mulai melumat bibirku. Lumatan Yusuf di bibirku membuatku melayang. Kupegang kepala belakang Yusuf, menekannya ke bawah agar ciuman Yusuf gak berhenti menciumku.
13020Please respect copyright.PENANA09P4APoUOl
"Remas, Suf!", Kataku pada Yusuf sambil meletakkan tangannya di atas dadaku.
13020Please respect copyright.PENANAsNE55uDDuq
Yusuf mulai meremasnya perlahan, kulepas pagutan Yusuf pada bibirku, aku pun mendesah keras, "Ahhh sssh", dengan mendongakkan wajahku sambil mataku terpejam.
13020Please respect copyright.PENANAF0ECPjho4j
Hijabku pun disibakkan oleh Yusuf, menampakkan tonjolan dadaku yang gak begitu besar.
13020Please respect copyright.PENANAyStArVdAXT
"Kamu suka?", Tanyaku pada Yusuf yang memandang ke arah dadaku.
13020Please respect copyright.PENANA65uzcYYZZc
"Buka aja Suf!", Kataku dengan tersenyum.
13020Please respect copyright.PENANA9UFKmjkxQI
Dengan tangan bergetar Yusuf melepas kancing dress panjangku yang berada di depan. Perlahan, dress panjangku mulai tersingkap dimulai dari leher, pundak, dadaku yang masih tertutup BH dan lenganku.
13020Please respect copyright.PENANA70dR49eh7f
Wajah Yusuf menunduk, mencium leherku.
13020Please respect copyright.PENANAlevEYBKMyZ
"Ahhh Suf", aku mendesah sambil mendongakkan wajahku.
13020Please respect copyright.PENANAFzgmBi0tuv
Ciuman Yusuf turun ke pangkal payudaraku, dengan sedikit mengendus-endus, menjilat dan menghisap.
13020Please respect copyright.PENANACsmGRJ9Jf1
Perlahan dress panjangku semakin tersingkap, menampakkan tubuh bagian atasku yang hampir telanjang.
13020Please respect copyright.PENANAuUT9rzPS4A
"Kamu suka?", Tanyaku dengan suara bergetar.
13020Please respect copyright.PENANAagY1hFSgR9
"Suka banget, Na", kata Yusuf yang menatapku tanpa berkedip.
13020Please respect copyright.PENANAEZKNTlnqOi
Saat Yusuf kesulitan melepas kaitan BHku, aku tersenyum. "Sini biar aku bantu!", kataku pada Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAawPQH9pTy7
Dengan sedikit mengangkat tubuhku, kulepas kaitan BHku. Setelah kaitan BHku terlepas, cup BHku masih aku biarkan menutup payudaraku.
13020Please respect copyright.PENANAr5TcHUoJKN
"Aku gak tahan Na", kata Yusuf sambil menyingkirkan cup BHku yang menutup payudaraku.
13020Please respect copyright.PENANAHKWRxoFuGr
Dengan beringas, Yusuf mengendus-endus payudaraku yang tanpa penutup apa pun. Mengendus, meremas dengan kasar.
13020Please respect copyright.PENANAwI2pGmMg0H
Mendapat rangsangan seperti itu, syahwatku memuncak. Aku mendesah-desah gak karuan, dengan mendongakkan wajahku.
13020Please respect copyright.PENANAEGftX5GnLg
"Sssh Suf, ahhh" aku mendesah gak terkendali.
13020Please respect copyright.PENANAdMxQf2YJ8d
Remasan pada payudaraku membuat vaginaku mulai basah. Rasanya gatal yang aku rasakan menyeruak sampai ke dalam. Kusentuh vaginaku yang masih tertutup dress panjang dan celana dalamku.
13020Please respect copyright.PENANAz6yJdMzMet
Saat tanganku sedang menggesek-gesek vaginaku yang masih tertutup dress panjang dan celana dalamku. Yusuf menyingkirkan tanganku, "Jangan Na! Aku gak mau selaput dara kamu robek", kata Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAVOVvllGvYb
"Gatel Suf, kumohon perawanin aku Suf!", Kataku merengek.
13020Please respect copyright.PENANAQctccfLXpb
Tanpa berkata apa-apa, Yusuf menyingkap dress panjangku sampai ke pinggang. Lalu Yusuf membuka pahaku agar mengangkang lebih lebar. Yusuf menunduk ke arah selangkanganku, menjilati vaginaku yang masih tertutup celana dalam.
13020Please respect copyright.PENANABswINTMqCF
"Aaahh ssshh, Suf, Ahhhh", kataku mendesah gak karuan sambil memegang kepala Yusuf yang berada di selangkanganku.
13020Please respect copyright.PENANAdpKy7ARSyO
Yusuf gak hanya menghisap-hisap vaginaku yang masih tertutup celana dalam tetapi juga menjilatinya. Kupegang erat kepala Yusuf, seakan aku gak mau Yusuf berhenti menghisap vaginaku.
13020Please respect copyright.PENANAxfLPW0KtB6
Sentuhan lidah kasar Yusuf di bibir vaginaku yang masih tertutup celana dalam, membuat tubuhku menegang. Dengan payudaraku yang semakin mengencang, yang membuat putingku mengeras, mengacung tinggi.
13020Please respect copyright.PENANAF869JdQQE0
Desahan dari bibirku gak bisa aku tahan, aku sudah gak peduli andai saja ada orang yang memergoki. Tersamarkan oleh hujan semakin deras, gak henti-hentinya aku mendesah gak karuan.
13020Please respect copyright.PENANAcs6CgVKfwB
Aku benar-benar menikmatinya, rasanya begitu nikmat sama seperti saat Yusuf menjilati vaginaku di bawah air terjun.
13020Please respect copyright.PENANAVTIftW9eiS
Celana dalamku ditarik oleh Yusuf dengan kasar, dengan sekali tarik celana dalamku yang tipis robek. Sekarang terpampang vaginaku dengan bulu yang mulai lebat menghiasi selangkanganku.
13020Please respect copyright.PENANAevxIfW9L7q
Aku gak menolak perlakuan kasar Yusuf, karena aku juga menikmatinya. Yusuf kembali menunduk, menghisap kemaluanku tanpa rasa jijik.
13020Please respect copyright.PENANAQMb1TSMhIM
"Sssh Suf, ahhh" aku lagi-lagi tersentak-sentak, sampai punggungku melengkung merasakan sensasi dari jilatan kasar Yusuf yang merangsang labiaku.
13020Please respect copyright.PENANA2PhInmlghX
Kugigit bibirku, dengan tangan aku kepalkan. "Suf, aku keluar!!", Kataku sedikit berteriak.
13020Please respect copyright.PENANAQQRrmjDy7a
Gelombang besar seakan keluar dari dalam, kukepalkan tanganku sampai tubuhku mengejang-ngejang dengan hebat.
13020Please respect copyright.PENANA9BeGOAv2ho
"Ahhh, sshhh" tubuhku bergetar hebat sampai cairan cintaku berkali-kali menyembur tersendat-sendat seperti air mancur.
13020Please respect copyright.PENANArEY5wyiqQx
"Enak Na?", Tanya Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANA1F1KQWCjcB
Aku hanya meresponnya dengan mengangguk saja. Kutatap Yusuf dengan tatapan nanar, sedang membersihkan vaginaku. Lalu Yusuf berdiri untuk melepas celana dan celana dalamnya. Terlihat penis Yusuf yang besar seperti layaknya keturunan Eropa yang lain menjulang tinggi. Dengan nafas memburu, aku hanya bisa pasrah karena tubuhku masih lemas paska orgasme tadi.
13020Please respect copyright.PENANAcoZNK7PmOg
Yusuf mengangkat kakiku sampai aku benar-benar mengangkang, dengan satu hentakkan penis Yusuf kembali masuk ke lubang analku.
13020Please respect copyright.PENANAJ9RT5Oc9YZ
Mataku langsung mendelik, mendapat penetrasi dari Yusuf. Karena penis Yusuf abnormal, aku merasa sedikit perih di dinding anusku. Meski gak sesakit awal-awal aku merasakan anal sex untuk pertamakalinya.
13020Please respect copyright.PENANAMKa6GlqyHf
"Ahhh ssssh Suf, pelan-pelan!", Kataku dengan air mata yang tiba-tiba menetes ke pipiku.
13020Please respect copyright.PENANAfqiVQeoGgb
"Tahan ya Sayang!", Kata Yusuf.
13020Please respect copyright.PENANAzNCrEQOXa8
Yusuf menggenjot anusku lebih kencang lagi, sampai perih dan perasaan nikmat bercampur jadi satu.
13020Please respect copyright.PENANAjMbdtbwAYM


