Malam jam 10.
573Please respect copyright.PENANAsMNPB2fk6z
" Kakak Jen, ini sudah malam. Bagaimana kalau kita lanjutkan lagi di hari lain?" Ucap Brian Won dengan nada menyedihkan.
573Please respect copyright.PENANA59LI9UafrT
Sepertinya ia sangat lelah karena harus belajar bersama dengan Jeni Yan mengenai akal sehat orang biasa.
573Please respect copyright.PENANAl2fklbcYAQ
Jeni Yan menatap Brian Won dengan ekspresi aneh, " Aku pernah mendengar berita jika kamu sanggup berperang selama satu minggu penuh tanpa mendapatkan istirahat yang cukup.
573Please respect copyright.PENANA3mbHJYAOGH
Tetapi kenapa kamu malah tidak sanggup untuk melakukan hal yang sepele seperti ini?" Tanya Jeni Yan dengan nada ragu.
573Please respect copyright.PENANAZ29stpgwiX
Brian Won membeku, dia menunduk dan terlihat bingung sendiri dengan keadaan nya.
573Please respect copyright.PENANA79RjczYFVH
" Hah baiklah kalau begitu. Memang sih sekarang sudah malam, jadi kita akan melanjutkan pembelajaran ini kapan - kapan saja.
573Please respect copyright.PENANA0NaduvxvSM
Oh ya, Brian kamu pasti nya sudah mengerti sedikit mengenai akal sehat orang biasa kan?" Tanya Jeni Yan dengan ekspresi penasaran.
573Please respect copyright.PENANAD3fGFnM4x5
Brian Won dengan ragu mengangguk, " Aku paham Kakak Jen. Inti nya aku tidak boleh melakukan tindakan yang mencolok seperti tadi siang."
573Please respect copyright.PENANAxbtZFFbUwO
Jeni Yan mengangguk dengan ekspresi lega mendengar jawaban Brian Won.
573Please respect copyright.PENANAlbjczmbRuw
" Baguslah jika kamu mengerti. Lalu Brian, apa kamu mau menginap malam ini?"
573Please respect copyright.PENANANS5r26LDdN
Brian Won langsung menggelengkan kepala dengan cepat.
573Please respect copyright.PENANAZ1nBHFtHIQ
" Tidak bisa Kakak Jeni, aku masih harus segera kembali ke rumah besar keluarga Wan.
573Please respect copyright.PENANAGlovArIMck
Selain itu, aku khawatir dengan keadaan Vivian saat ini. Entah kenapa tiba - tiba memiliki firasat buruk soal gadis itu." Jelas Brian Won dengan nada serius.
573Please respect copyright.PENANAoByHAkhnHV
"..." Jeni Yan membeku.
573Please respect copyright.PENANANk0uRBhYk7
Dia mengangguk dan berpesan dengan nada serius, " Brian, lebih baik kamu cepat hubungi rumah besar keluarga Wan.
573Please respect copyright.PENANACV8Q7bf7Zj
Aku takut firasat buruk mu ini muncul karena memang gadis bernama Vivian itu sedang berada dalam masalah l!"
573Please respect copyright.PENANA7HVoYhCaBl
" Baik Kakak Jen, aku akan pergi sekarang." Brian Won langsung berlari keluar dari apartemen Jeni Yan.
573Please respect copyright.PENANAJjLaRDk0Kv
Dia tiba di tempat parkir dan segera membuat panggilan telepon kepada Janang.
573Please respect copyright.PENANAKOqnioErpo
Sebenarnya tadi pagi saat Brian Won berangkat, dia sudah meminta nomor pribadi Janang untuk jaga - jaga.
573Please respect copyright.PENANAEgjx2n0eoR
Ia tidak mengira jika nomor Janang akan langsung berguna saat ini.
573Please respect copyright.PENANA3bwPlpwPA8
" Halo? Janang?" Saat panggilan terhubung, Brian Langsung bertanya dengan nada ragu.
573Please respect copyright.PENANA3RwIeymrlG
" Suara ini, mungkin kah Tuan Brian?" Tanya balik Janang di sisi lain telepon.
573Please respect copyright.PENANA09aZxUWlaj
" Yap ini memang aku. Janang, apa Vivian sudah kembali ke rumah hari ini?" Tanya Brian Won dengan nada serius.
573Please respect copyright.PENANAeWSjcFrB0F
" Belum, saya kira Nona kecil sedang bersama dengan anda Tuan."
573Please respect copyright.PENANAllI0jKAyaD
" Tidak, aku tidak sedang bersama Vivian sekarang." Ucap Brian Won dengan nada serius.
573Please respect copyright.PENANA2XVLwJX29O
" Hah? Lalu, dimana Nona kecil sekarang?" Tanya Janang dengan nada gugup.
573Please respect copyright.PENANA0SYmOL77Yg
" Aku tidak tahu." Jawab Brian Won dengan nada datar.
573Please respect copyright.PENANAtbFUMOSu0A
"...." Janang langsung membeku.
573Please respect copyright.PENANAfhN314IPgr
Dari suara nafas yang di keluarkan oleh ponsel di tangan nya, Brian Won bisa menebak jika Janang sudah mulai panik.
573Please respect copyright.PENANA12TEBSoqES
" Tenangkan dirimu. Janang, aku butuh nomor ponsel Vivian, cepat berikan kepada ku!" Kata Brian Won dengan nada serius.
573Please respect copyright.PENANA5DMnfi6XOw
Janang terkejut dan dengan cepat bergerak untuk mengirim nomor ponsel Vivian.
573Please respect copyright.PENANAeGX1aOQkZM
Mungkin karena masih panik, jadi nya Janang tidak sadar jika dia sudah mengirim dua nomor ponsel saat ini.
573Please respect copyright.PENANAr5NCwBwCgM
Yang satu memang benar nomor ponsel Vivian, tetapi yang satu nya lagi adalah nomor Yim Shu, teman baik Vivian.
573Please respect copyright.PENANA7SU6BsJGgG
Brian Won langsung mengkopi nomor Vivian dan masuk ke dalam sebuah web yang terlihat sangat futuristik.
573Please respect copyright.PENANAbFl650ED4K
( Silahkan Masukkan ID dan Password )
573Please respect copyright.PENANAu4ngX1QVC4
Tulisan seperti itu muncul dan terlihat memenuhi layar ponsel.
573Please respect copyright.PENANAo7HNiK1Ykd
Brian Won mengambil kalung di leher nya dan mengetik ID dan Password yang tertulis di balik kalung.
573Please respect copyright.PENANAJwcqsin8g0
(Identitas Dewa Perang kecil telah di terima, silahkan tentukan tugas apa yang bisa saya bantu untuk anda...)
573Please respect copyright.PENANACb47c7QOEH
Brian Won mengetik dengan cepat, beberapa saat kemudian dia sampai pada menu pelacakan.
573Please respect copyright.PENANA1EsGo6D1wi
Dia menempelkan nomor Vivian dan mengklik tombol enter.
573Please respect copyright.PENANArd9htxyrig
Gambar loading muncul selama tiga detik sebelum kemudian berakhir dan sebuah peta digital terbuka.
573Please respect copyright.PENANAelzL2Xfjxi
Melihat tempat di mana titik merah berada, ekspresi Brian Won langsung berubah.
573Please respect copyright.PENANAx9yTmCwzRg
" Bukan kah ini tempat kumuh? Tidak mungkin kan wanita seperti Vivian mau datang ke tempat seperti itu?
573Please respect copyright.PENANArhmR1zzrYV
Pasti sudah terjadi sesuatu, aku harus segera pergi kesana!" Dengan tegas Brian Won masuk ke dalam mobil dan mulai menyetir dengan kecepatan tinggi.
573Please respect copyright.PENANASYyWZAp14h
Mobil Lamborghini Aventador keluar dari parkiran apartemen dan meluncur sangat cepat di jalanan Kota Bunga.
573Please respect copyright.PENANAGYLT5CcRNv
Brian Won terus memacu gas nya hingga kecepatan mobil itu tembus 350 kilometer perjam!
573Please respect copyright.PENANAgcddwq0O75
Ini adalah kecepatan tertinggi yang sebenarnya hanya boleh di gunakan dalam lintasan balap.
573Please respect copyright.PENANAEgWDfiYkC1
Tetapi Brian Won seperti nya tidak peduli karena dia harus segera tiba ke pemukiman kumuh.
573Please respect copyright.PENANAji9faGP5Em
......
573Please respect copyright.PENANAjfVWtLO049
Meski Kota Bunga terlihat sangat maju dan juga modern, tetapi yang sebenarnya Kota ini juga memiliki tempat kumuh seperti yang biasa nya ada di negara miskin.
573Please respect copyright.PENANAEfHHT1fqgp
Di tempat kumuh itu, terdapat sebuah bangunan pabrik yang di tinggalkan.
573Please respect copyright.PENANAN2nbPF6JhV
Di sekitar bangunan pabrik itu terdapat puluhan preman yang berkumpul. Sepertinya mereka sedang berjaga karena ekspresi mereka terlihat sangat waspada saat mengamati sekeliling.
573Please respect copyright.PENANAKC5rKWT1Lv
Sementara itu, di dalam bangunan pabrik yang di tinggalkan, terlihat ada sekumpulan preman yang sedang berdiri membentuk sebuah lingkaran.
573Please respect copyright.PENANAMrc663XeZP
Berada di tengah kumpulan preman, terlihat Vivian dan Yim Shu yang sangat - sangat ketakutan.
573Please respect copyright.PENANAGDQCSk91zk
" He he he, Bos apa aku boleh mencicipi gadis ini terlebih dahulu?" Tanya salah satu preman dengan ekspresi mesum.
573Please respect copyright.PENANAg77WHGHPfU
Slurp!
573Please respect copyright.PENANAsBveLK1ZQM
Preman itu menjilat kembali ludah nya yang hampir menetes dan terus memandang tubuh Yim Shu dengan tatapan mesum.
573Please respect copyright.PENANASXtrfAfeER
Preman yang di panggil bos memiliki tubuh gagah dan wajah yang terlihat seperti wajah - wajah kriminal.
573Please respect copyright.PENANAWAA4UFJuLX
Bos preman itu menatap dingin ke arah preman yang sebelumnya bicara," Katakan lagi, kemudian aku akan memotong - motong tubuh mu dan memberikan nya kepada anjing liar yang ada di luar!" Ucap bos preman itu dengan nada dingin.
573Please respect copyright.PENANAnrp7MLJik9
Gulp...
573Please respect copyright.PENANAg5RglDSbE3
Menghadapi ancaman dari sang bos, preman itu langsung diam dan tidak berani lagi menatap ke arah Yim Shu dan Vivian.
573Please respect copyright.PENANAtN6IQScGZ5
" Kalian... Apa tujuan kalian menculik kami?!" Tanya Vivian dengan nada tinggi.
573Please respect copyright.PENANAc0FhgXdHwz
" Eits, jangan ngegas. Kami tidak berniat buruk kepada kalian. Kami hanya ingin mendapatkan beberapa uang dengan cara mengancam keluarga kalian." Balas bos preman itu dengan dua telapak tangan nya yang terangkat.
573Please respect copyright.PENANASgV1yEqqwu
"..." Vivian dan Yim Shu membeku.
573Please respect copyright.PENANAsYCruG14qQ
' Tidak berniat buruk? ' pikir Vivian dan Yim Shu pada saat yang sama.
573Please respect copyright.PENANA9SysNMXFNs
Namun Vivian dan Yim Shu merasa sedikit lega sekarang. Awal nya mereka takut jika tubuh mereka akan di rusak oleh orang - orang ini, tetapi tampak nya hal seperti itu tidak akan terjadi.
573Please respect copyright.PENANA4Yh1tyL6NO
Orang - orang ini hanya menginginkan uang, dengan latar belakang Vivian dan Yim Shu, persoalan uang adalah hal yang sangat sepele.
573Please respect copyright.PENANARvagHxehKp
" Jika kalian hanya menginginkan uang, maka lepaskan kami! Kami akan mengambilkan kalian uang sebanyak yang kalian mau!!" Ucap Yim Shu dengan cepat.
573Please respect copyright.PENANAURAmT3FreF
"???" Bos preman itu terkejut.
573Please respect copyright.PENANAr1QdogBz3p
" Kalian berdua memiliki uang?" Tanya bos preman itu dengan nada ragu.
573Please respect copyright.PENANAy7iBM8f2CV
Vivian dan Yim Shu mengangguk dengan ekspresi serius.
573Please respect copyright.PENANAFSRXuAzfoN
Wajah bos preman itu sedikit berubah, " Siapa nama kalian?" Tanya bos preman dengan suara dalam.
573Please respect copyright.PENANAQo21VI1zWs
" Aku Vivian, dan ini adalah teman baik ku Yim Shu." Jawab Vivian dengan nada percaya diri.
573Please respect copyright.PENANAU58s6tisu1
"..." bos preman itu membeku.
573Please respect copyright.PENANAy81Rb0GMkb
Dia menatap Vivian dengan tatapan serius dan bertanya dengan ragu, " Vivian, apa kamu putri keluarga Wan?"
573Please respect copyright.PENANAllPvay6KLP
Vivian mengangguk dengan ekspresi sombong.
573Please respect copyright.PENANATUbKC9yesx
" Karena kau sudah mengetahui nya, maka lepaskan kami! Jika tidak kalian tidak akan bisa menanggung akibat karena telah menculik kami." Ucap Vivian dengan nada sombong.
573Please respect copyright.PENANAixY9PP0IvW
Yim Shu di sebelah Vivian terlihat ingin menyela namun ia tidak berhasil melakukan nya.
573Please respect copyright.PENANArwhivF8RIk
" Vivi, lebih baik kamu diam. Coba perhatikan ekspresi orang ini sekarang." Kata Yim Shu dengan nada gugup.
573Please respect copyright.PENANA9ku6kKg2Fz
" Hah? Memang nya apa yang terjadi?" Vivian mengikuti arahan Yim Shu dan melihat bos preman itu dengan hati - hati.
573Please respect copyright.PENANAG83BL1ct6A
"..."
573Please respect copyright.PENANAo3gqiWJrtt
Vivian dan Yim Shu terdiam, mereka menjadi gugup kembali karena melihat ekspresi bos preman yang terlihat sangat marah.
573Please respect copyright.PENANA0aLDuKKTeo
" Huh! Jadi kamu benar - benar putri orang itu, aku sungguh beruntung.
573Please respect copyright.PENANAi4KZ7WSra2
Nama mu Vivian bukan? Biarkan aku menceritakan kepada mu sebuah cerita." Ucap bos preman itu dengan nada santai.
573Please respect copyright.PENANABIM8BVLGad
Ekspresi nya terlihat tenang saat dia mendekati Vivian dan Yim Shu.
573Please respect copyright.PENANAq1Bp0NKPEf
Bos preman berjongkok di depan Vivian dan mulai bercerita.
573Please respect copyright.PENANA7yRhll1hF4
" Setahun yang lalu, ada seorang pengusaha sukses yang memiliki aset seratus juta.
573Please respect copyright.PENANAQNceCqNY7o
Pengusaha itu hidup dengan tenang dan bahagia bersama dengan dua anak perempuan dan satu istri nya.
573Please respect copyright.PENANAoynSzd23Fw
Namun kehidupan pengusaha itu berubah karena suatu hal.
573Please respect copyright.PENANApKmfoCgtrE
Korupsi yang dulu sekali pernah di lakukan oleh sang pengusaha di laporkan ke pemerintah oleh seorang miliarder yang sangat kaya raya.
573Please respect copyright.PENANAdITx6Y1XmL
Sejak saat itu kehidupan baik yang dimiliki oleh pengusaha itu berubah. Aset nya mulai menyusut terus menerus sampai pengusaha itu terlilit hutang puluhan juta.
573Please respect copyright.PENANAWnLUc9vAwQ
Pengusaha yang sudah jatuh melarat hanya bisa melakukan tindak kriminal untuk mendapatkan uang dengan cepat dan melunasi hutang.
573Please respect copyright.PENANAh8GdwMNMeR
Berbagai macam kejahatan telah di lakukan oleh pengusaha itu, termasuk penculikan, pembunuhan dan lain - lain.
573Please respect copyright.PENANAjn12vRiual
Sampai saat ini, pengusaha itu belum pernah melakukan tindakan keji seperti pemerk*saan.
573Please respect copyright.PENANAMj4o8MiTs1
Tetapi sepertinya pengusaha itu akan melakukan tindakan keji itu untuk pertama kali nya.Vivian, apa kau tahu?
573Please respect copyright.PENANA7o00nXSnd4
Pengusaha dalam cerita itu adalah aku, dan miliarder kaya raya yang aku maksud adalah ayah mu!" Ucap bos preman dengan nada kesal.
573Please respect copyright.PENANATiaRNvVrky
Wajah nya gelap dan dia menahan murka sampai membuat urat nadi nya membesar.
573Please respect copyright.PENANA6UFpCAx9Oe
" Kamu.... Kamu..." Vivian berkata dengan gugup.
573Please respect copyright.PENANA24ilGbLKLw
Yim Shu terlihat sudah pasrah saat ini. Dia menunduk dan terus berdoa kepada dewa di dalam hati.
573Please respect copyright.PENANAHqQKN2Tl8q
Berharap ada keajaiban yang datang dan mereka berdua bisa selamat dari sini.
573Please respect copyright.PENANAqA966u0QLU
Bos preman itu berdiri dan berjalan mundur secara perlahan.
573Please respect copyright.PENANASoqztLvQin
" Kalian semua, apa kalian tidak ingin merasakan tubuh sempurna milik dua gadis ini?
573Please respect copyright.PENANAcFL55GRgxj
Kalian tenang saja, aku tidak akan melarang kalian lagi. Jadi pergilah dan nikmati malam ini dengan gembira..." ucap bos preman itu dengan nada dingin.
573Please respect copyright.PENANAQC01Nzzow2
" Benarkah? Kita boleh melakukan nya?!" Salah satu preman menelan dengan gugup dan bertanya untuk memastikan.
573Please respect copyright.PENANAS5xdU5UmWp
Bos preman dengan tegas mengangguk dan berkata, " Pergilah, dua gadis ini masih per*w*n.
573Please respect copyright.PENANA985FrK3pyu
Siapa yang cepat dia akan mendapatkan darah pertama mereka." Jelas bos preman itu dengan nada acuh.
573Please respect copyright.PENANAKAe7WZ8gfE
Ekspresi Vivian dan Yim Shu berubah. Mereka terlihat putus asa dan mulai menangis saat ini.
573Please respect copyright.PENANAj9k9Pv40Zm
Melihat puluhan preman yang bergegas ke arah mereka dengan ganas, hati Vivian dan Yim Shu seperti di taruh di pinggir jurang.
573Please respect copyright.PENANAmAbntbH52S
' Kakak Juna.... Tolong aku...'
573Please respect copyright.PENANAcjXIfoZEJy
Duar!!
ns216.73.217.14da2


