Indonesia
981Please respect copyright.PENANAKw36UZ0kNp
Di rumah Afgan,
981Please respect copyright.PENANAIrYCTk426e
Masih di ruang TV..
981Please respect copyright.PENANA1bGj7rTJZu
"Oh iya pi, tadi siapa yang telepon ?", tanya Titah.
981Please respect copyright.PENANA5fMlCVWbj7
"Astaghfirullahalazim papi lupa mi, kanjeng romo mau ngomong sama mami", jawab Afgan.
981Please respect copyright.PENANAeNWFir7LN8
"Oh ya sudah saya ke ruang tengah saja", kata Titah.
981Please respect copyright.PENANAXqp4RBvGJ6
"Tunggu mi, papi ikut", sambung Afgan.
981Please respect copyright.PENANA0O7ZsI8ZwY
Di ruang tengah..
981Please respect copyright.PENANAbJAXOFP7Uc
**
981Please respect copyright.PENANACg7ghBA4bA
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Titah lewat telepon.
981Please respect copyright.PENANAeJlNpzvYrw
"Assalamu'alaikum kanjeng romo", Titah memberikan salam pada eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANAlwGZWmxUON
"Wa'alaikumussalam anakku", eyang romo Van Den Berg menjawab salam dari Titah.
981Please respect copyright.PENANAx3j9r4vGSK
"Kata mas Afgan mau berbicara dengan Titah soal apa ya kanjeng romo, kanjeng romo dan kanjeng ibu apa kabar di sana, di Belanda ?", tanya Titah.
981Please respect copyright.PENANAHUVp6Dbvia
"Ja, mijn dochter, dit is een kwestie van je moeder en nieuws van de goede vader van mijn dochter", jawab eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANAwFO55loBGI
"Godzijdank, zei vader over moeders vader, moeder waarom vader ?", tanya Titah lagi.
981Please respect copyright.PENANAjPf2NcKsHH
"Je moeder doet pijn aan mijn dochter, het lijkt erop dat ze erg verlangt naar jou en haar kleinzoon, want van gisteren noemde je moeder je, maar je hebt het niet opgehaald", jawab eyang romo Van Den Berg lagi.
981Please respect copyright.PENANAfvLLS1ozuX
"O Allah, ik ben ziek, sorry, mijn vader, ik ben bezig, dus het kan de telefoon niet van moeder tillen", kata Titah.
981Please respect copyright.PENANAwdPINImNpU
"Ja, het is niet wat mijn dochter, morgen niet vergeten, bel je moeder, ook al is het een moment ?", sambung eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANAfUN4mCSeZW
"Goede vader", kata Titah lagi.
981Please respect copyright.PENANAI8akZ39CM0
"Ja, dat is alles wat je wilt instellen van de dochter van je dochter, laat groeten achter voor kleinkinderen, vader en moeder", sambung eyang romo Van Den Berg lagi.
981Please respect copyright.PENANA8dVQbB4on0
"Ja, mijn vader, ik zal Greetings van mijn vader en moeder zeggen voor mijn kinderen", kata Titah lagi.
981Please respect copyright.PENANAxf2eu16Ax5
"Assalamu'alaikum", eyang romo Van Den Berg memberikan salam pada Titah.
981Please respect copyright.PENANACl8D73qxIU
"Wa'alaikumussalam", Titah menjawab salam dari eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANA4ZJuXuREZ4
**
981Please respect copyright.PENANAJPSSPgzvTq
Masih di ruang tengah..
981Please respect copyright.PENANAWG5NSmtkW9
"Titah ku sayang, kamu kenapa ?", tanya Afgan.
981Please respect copyright.PENANAXAFYWZUzeY
"Ibu..", jawab Titah singkat.
981Please respect copyright.PENANAM9UEeQTRWK
"Kanjeng ibu kenapa Titah ku sayang ?", tanya Afgan lagi.
981Please respect copyright.PENANAhZJTUG0i17
"Ibu sakit mas", jawab Titah.
981Please respect copyright.PENANAlXkdnjQPF2
"Oh sakit, kirain..", kata Afgan.
981Please respect copyright.PENANAyKg5Z3xh2j
"Kirain apa mas Afgan ?", tanya Titah.
981Please respect copyright.PENANAxKQmnpmIty
"Kirain kanjeng ibu meninggal dunia tuan mami, ya kan tuan papi ?", tanya Paijo juga.
981Please respect copyright.PENANAY6Jz40VcXP
"Benar begitu mas Afgan ?", tanya Titah lagi.
981Please respect copyright.PENANAbz3SGlq02d
"Iya", jawab Afgan.
981Please respect copyright.PENANADdJ5V9WbX9
"Apa!!", kata Titah.
981Please respect copyright.PENANA3LfJNG9W6S
"Eh tidak, tidak, Titah ku sayang", sambung Afgan.
981Please respect copyright.PENANAb2rozo9JbC
"Awas ya mas Afgan", kata Titah dengan mengancam Afgan.
981Please respect copyright.PENANAWJPFEEyzHp
"Iya Titah ku sayang", sambung Afgan lagi.
981Please respect copyright.PENANAuRdnzh09wr
"Hehe, susis", kata Paijo meledek Afgan.
981Please respect copyright.PENANADI3a1XZpNv
"Ih Joya awas ya, hem", kata Afgan yang kesal pada Paijo saat Paijo meledek Afgan.
981Please respect copyright.PENANA4poMaNpAWc
Di ruang TV lagi..
981Please respect copyright.PENANAZYICuuDX9H
"Pi, mami kenapa ?", tanya Kamil.
981Please respect copyright.PENANAxEhtn0Z8Nj
"Papi juga tidak tau mil, tadi habis telepon eyang romo tiba-tiba begitu", jawab Afgan.
981Please respect copyright.PENANAvh87pk8cZf
"Pi, mami masuk ke kamar ya", kata Titah.
981Please respect copyright.PENANAVvSXWmnjIF
"Iya mi, mi tunggu papi ikut", sambung Afgan.
981Please respect copyright.PENANAbXj6YW2WZI
"Ikut-ikut mulu memangnya mau tour apa tuan papi", kata Paijo.
981Please respect copyright.PENANA5QyGFLaSJJ
"Ih kamu ya Joya dari tadi hem..", kata Afgan yang kesal pada Paijo.
981Please respect copyright.PENANACwEl4SSpfo
Belanda
981Please respect copyright.PENANAQiu9wREd8E
Di rumah eyang romo Van Den Berg,
981Please respect copyright.PENANAnFBayKM3Dh
Di ruang keluarga..
981Please respect copyright.PENANANidgfgd5Wm
"Alhamdulillah sudah menelepon Titah, mudah-mudahan besok Titah menelepon Darling, dan semoga besok Darling sudah sembuh", kata eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANA9D14ftSSvi
"Aamiin", sambung Makmur dan Darmi.
981Please respect copyright.PENANA0LIfq6WZlH
"Loh kalian berdua sedang apa disini ?", tanya eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANAHos2HRkSsW
"Ya habis memberikan minum teh hangat dan juga menjenguk kanjeng ibu dong kanjeng romo, ya kan mur ?", tanya Darmi juga.
981Please respect copyright.PENANA8bqXWmraPu
"Inggih mi", jawab Makmur.
981Please respect copyright.PENANAcFdXUd6lqH
"Oh begitu, darling saya sudah kalian kasih obat belum ?", tanya eyang romo Van Den Berg lagi.
981Please respect copyright.PENANAkNuJeLcEbc
"Alhamdulillah sampun kanjeng romo", jawab Makmur lagi.
981Please respect copyright.PENANAMXMHQhKxKy
"Ya sudah saya mau ke kamar ya, mau tidur", kata eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANAvdMAuGUB9T
"Mangga kanjeng romo", sambung Darmi dan Makmur.
981Please respect copyright.PENANAQ5abAtTfmV
"Em..", seru eyang romo Van Den Berg.
981Please respect copyright.PENANAKEb9z8diiS
Indonesia
981Please respect copyright.PENANAEUQ3kYy48B
Di rumah Afgan,
981Please respect copyright.PENANAx7pB36skcP
Di kamar Titah dan Afgan..
981Please respect copyright.PENANAqfLlpU4W1Y
"Sayang kamu kenapa sih ?", tanya Afgan.
981Please respect copyright.PENANAwV5cG78rnd
"Kanjeng ibu, mas, kanjeng ibu", jawab Titah.
981Please respect copyright.PENANAiAt4dgn6J5
"Kanjeng ibu, ada apa dengan kanjeng ibu, Titah ku sayang ?", tanya Afgan yang pura-pura tidak tau kabar dari ayah mertuanya.
981Please respect copyright.PENANAwKOXAssvwR
"Batin Titah dari tadi tidak tenang dan baru mendapatkan kabar dari kanjeng romo, kalau kanjeng ibu itu mencoba menghubungi Titah dan mas Afgan tapi tidak ada yang angkat, karena kita sibuk kerja, dan sekarang kanjeng ibu sakit mas", jawab Titah jawab Titah yang panik mendengar kabar dari ayah nya.
981Please respect copyright.PENANAP0P2jwFEQy
"Ya sudah kamu kemasi barang-barang mu, kita hari ini berangkat tidak jadi lusa", kata Afgan.
981Please respect copyright.PENANA0FqQVFzPoV
"Tapi mas Afgan..", sambung Titah.
981Please respect copyright.PENANAXiaUsvweT5
"Sudah bereskan, saya mau bilang ke anak-anak juga hari ini kita berangkat bukan lusa, sekalian saya ingin bicara pada Paijo juga untuk mengantarkan kita malam ini ke bandara", kata Afgan lagi.
981Please respect copyright.PENANAkxFBvetGwN
"Iya mas", sambung Titah lagi.
981Please respect copyright.PENANAF4IhaiApYV
Di ruang TV lagi..
981Please respect copyright.PENANANXQ5Gm3T2B
"Assalamu'alaikum", Citra, Silvy, dan Zidan memberikan salam pada Kamil dan Paijo.
981Please respect copyright.PENANABqMWq7StCI
"Wa'alaikumussalam", Kamil dan Paijo menjawab salam dari Citra, Silvy, dan Zidan.
981Please respect copyright.PENANARyRenAUepT
"Loh mami dan papi kemana uda Kamil, lik jo ?", tanya Silvy.
981Please respect copyright.PENANA3nn6FcFTIG
"Di kamar adiak Silvy", jawab Kamil.
981Please respect copyright.PENANAfqGE10FLBc
"Iya di kamar mbak Silvy", jawab Paijo juga.
981Please respect copyright.PENANAXc7HehQ9Qi
"Kamil, oh anak-anak sudah pulang, jo kamu siapkan mobil, dan untuk anak-anak siapkan barang kalian ya, kita tidak jadi lusa pergi ke Belanda nya, tapi hari ini, oh ya surat izin kalian masukan ke amplop sekarang, oh ya jo habis ini kamu ke ruang TV lagi ya, ada yang ingin saya titipkan ke kamu", kata Afgan.
981Please respect copyright.PENANAPBaoVwoqMw
"Baik tuan papi", sambung Panjo.
981Please respect copyright.PENANAMJvFJ548Z3
"Jum, kamu bantu anak-anak ya", kata Afgan lagi.
981Please respect copyright.PENANA9vdEsEBDd0
"Baik pak Afgan", sambung Jumiati.
981Please respect copyright.PENANAf0YwgoyKIn
"Saya sendiri menghubungi Laras untuk memberitahunya, kalau tidak jadi lusa berangkat ke Belanda nya, melainkan hari ini", kata Afgan di dalam hati.
981Please respect copyright.PENANA8abNsUs86q
"Pi suratnya taruh dimana ?", tanya Citra.
981Please respect copyright.PENANASosyzdk3zu
"Di meja saja", jawab Afgan.
981Please respect copyright.PENANA6uqXcPVi7n
"Oke..", sorak anak-anak Afgan.
981Please respect copyright.PENANAtoCe1rqnOe
"Duh tidak diangkat lagi, apa Laras sudah tidur ya, padahal kan ini penting", kata Afgan yang mencoba menelepon Laras.
981Please respect copyright.PENANAVMRhFsqz52
Di kamar Citra dan Silvy..
981Please respect copyright.PENANAqr6VYoUolf
"Kopernya tolong ambilkan ya mbak Jum, Silvy dan mbak Citra tidak sampai", kata Silvy.
981Please respect copyright.PENANATTGmWFjYq8
"Inggih mbak", sambung Jumiati.
981Please respect copyright.PENANAdHiX6v5mTa
Di kamar Kamil dan Zidan..
981Please respect copyright.PENANAexqBeAS8si
"Kamu siapkan baju kamu dan baju uda ya, uda Kamil mau turunkan koper di atas lemari", kata Kamil.
981Please respect copyright.PENANAN5uu4CG4iE
"Oke uda", sambung Zidan.
981Please respect copyright.PENANA8sdHHnKes9
Di kamar Titah dan Afgan lagi..
981Please respect copyright.PENANA0ZyfsORbI7
"Sudah selesai sayang ?", tanya Afgan.
981Please respect copyright.PENANAJQRjMSiJTw
"Sudah mas Afgan, punya mas Afgan juga sudah Titah siapkan", jawab Titah.
981Please respect copyright.PENANAcb4qGPyu16
"Terimakasih ya Titah ku sayang", kata Afgan.
981Please respect copyright.PENANADfKFHhVjJ0
"Iya mas", sambung Titah.
981Please respect copyright.PENANADGsozHEUz8
"Ya sudah yuk sayang kita tunggu anak-anak di ruang tengah saja", kata Afgan lagi.
981Please respect copyright.PENANAgJazsQhfbr
"Yuk mas", sambung Titah.
981Please respect copyright.PENANAN43KLutYdq
"Sini kopernya biar mas Afgan yang bawakan, kamu bawa tas saja", kata Afgan lagi.
981Please respect copyright.PENANAXHifHkRpDH
"Ini mas", sambung Titah lagi.
981Please respect copyright.PENANAp990bSUe9s
Di kamar Kamil dan Zidan..
981Please respect copyright.PENANAzxvG1j9vVs
"Selesai yuk kita ke kamar Silvy dan Citra", kata Kamil.
981Please respect copyright.PENANAtvCm7IJb2j
"Iya uda Kamil", sambung Zidan.
981Please respect copyright.PENANAbysJzBDMbA
Di depan kamar Kamil dan Zidan..
981Please respect copyright.PENANAAGUEkZeZKI
"Loh itu mbak Silvy dan mbak Citra, uda Kamil", kata Zidan.
981Please respect copyright.PENANApRAiSjtXdN
"Sudah selesai den mas Kamil dan den mas Zidan ?", tanya Jumiati.
981Please respect copyright.PENANApB7ls9YRqo
"Sudah mbak Jumiati", jawab Zidan.
981Please respect copyright.PENANASleieJDULg
"Ya sudah yuk sekarang kita langsung ke bawah saja, pak Afgan dan bu Afgan pasti sudah menunggu", kata Jumiati.
981Please respect copyright.PENANA7sa74wJnlj
“Iya mbak Jumiati”, sambung anak-anak Afgan.
981Please respect copyright.PENANAcVE3ViKzzZ
Afgan pun menitipkan surat izin anak-anak nya pada Paijo dan juga menitipkan rumah pada Paijo dan Jumiati untuk menjaga rumahnya selama Afgan dan keluarga tidak ada di rumah.
981Please respect copyright.PENANAMJyMhN5sEo


