Belanda
926Please respect copyright.PENANAAMZY7U9OVC
Masih di depan kamar eyang ibu Van Den Berg dan eyang romo Van Den Berg..
926Please respect copyright.PENANAvKyUqzriLp
"Maturnuwun kanjeng romo", kata Darmi dan Makmur.
926Please respect copyright.PENANADeZmttI67t
"Inggih mur, mi, sami-sami", sambung eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAwFNAh0iq1Z
Indonesia
926Please respect copyright.PENANACL9pA4zHG3
Di rumah Afgan,
926Please respect copyright.PENANAszE7DRC8Sd
Di meja makan..
926Please respect copyright.PENANAY7FWN1jkoa
"Alhamdulillah", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANAWlZrPfLAXX
"Kenyang, hehe", sambung Zidan.
926Please respect copyright.PENANApTYdahZWd7
"Oh ya pi, tadi kan kata papi mau ada yang di bicarakan, bicarakan soal apa ya pi ?", tanya Kamil.
926Please respect copyright.PENANAy9SfEU06pf
"Soal eyang ibu di belanda", jawab Titah.
926Please respect copyright.PENANA4yg6Al8ahr
"Eyang ibu kenapa mi ?", tanya Kamil lagi.
926Please respect copyright.PENANAEzfQaCRiTo
"Dari tadi eyang ibu telepon mami dan papi terus, batin mami tidak enak, dan sudah papi putuskan lusa kita terbang ke Belanda", jawab Afgan.
926Please respect copyright.PENANAmfb6gjGUg1
"Berarti kita izin dong pi ?", tanya Silvy.
926Please respect copyright.PENANAhu7xqadxO6
"Tidak sekolah juga dong pi ?", tanya Citra juga.
926Please respect copyright.PENANAHwQC6j7MYQ
"Iya Silvy, Citra", jawab Afgan lagi.
926Please respect copyright.PENANAylpZKVo4nn
"Oh ya Paijo mana ya mi ?", tanya Afgan.
926Please respect copyright.PENANAokQVELqIwT
"Mungkin dibelakang pi", jawab Titah.
926Please respect copyright.PENANAVzsuuoSoSu
"Jo.., Paijo..", Afgan memanggil Paijo.
926Please respect copyright.PENANALnJtCM6XH5
"Permisi pak Afgan, bu Afgan, saya mau bereskan meja makan, kalau sudah selesai makan malamnya", kata Jumiati.
926Please respect copyright.PENANADE6k7TEM7e
"Oh ya sudah beresin saja saya dan keluarga juga sudah selesai makan kok", sambung Afgan.
926Please respect copyright.PENANAAoqniIHD20
"Oh ya Jum, Paijo mana ?", tanya Titah.
926Please respect copyright.PENANAt2jAuQtQPq
"Di kamarnya bu Afgan", jawab Jumiati.
926Please respect copyright.PENANAw6FrVPpcRP
"Oh gitu, ya sudah mas Afgan, saya yang membereskan meja makan saja deh dan kamu Jumiati tolong panggilkan Paijo ke kamarnya ya, bilang di panggil suami saya gitu ya", kata Titah.
926Please respect copyright.PENANAhoQI8TO3lD
"Baik bu Afgan, permisi", sambung Jumiati.
926Please respect copyright.PENANAWybJoJHXz5
"Iya", kata Titah lagi.
926Please respect copyright.PENANAQRwd9AJtnn
Kring..!! Kring..!!. Suara telepon rumah berbunyi.
926Please respect copyright.PENANAFO1XlYzp3M
Di dapur..
926Please respect copyright.PENANAUNzc05iHic
"Papi ada telepon di angkat dulu", kata Titah.
926Please respect copyright.PENANAtTqXwAEsoO
Di meja makan lagi..
926Please respect copyright.PENANA1Owdp8lvN8
"Iya mi, sekarang kalian buat surat izin, oh ya sekalian kalian buatkan surat izin untuk Zidan ya", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANA0zptcS8Sr5
"Oke pi, Silvy minta kertas dan pinjam pulpen sekalian ya", sambung Kamil.
926Please respect copyright.PENANAOx1Xzr3A3X
"Ini uda", kata Silvy yang memberikan kertas dan pulpen pada Kamil.
926Please respect copyright.PENANAEwGDjxg8zP
"Oh ya pi, amplopnya ?", tanya Citra.
926Please respect copyright.PENANAn9tWiBXhq8
"Ya beli dong di warung Citra, memangnya papi mu ini pengusaha percetakan amplop apa, haduh..", jawab Afgan dengan mengeluh.
926Please respect copyright.PENANA1cwoLfb63j
"Loh memangnya papi pengusaha apa pi ?", tanya Zidan.
926Please respect copyright.PENANAoMFj3pAYDV
Kring..!! Kring..!!. Suara telepon rumah berbunyi.
926Please respect copyright.PENANAEpd7m9BTFg
Di dapur lagi..
926Please respect copyright.PENANAzO5s8uia9P
"Loh kok telepon rumah masih berbunyi sih, mas Afgan..", kata Titah.
926Please respect copyright.PENANA7sbSFQZRFY
Di meja makan lagi..
926Please respect copyright.PENANAfkBoc8B3rL
"Iya sayang..", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANAYt9i0RAa95
"Pi jawab dong, memangnya papi pengusaha apa ?", tanya Zidan.
926Please respect copyright.PENANAcASJ30oX0p
"Iya iya papi jawab", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANAZdqm7di5jr
Di dapur lagi..
926Please respect copyright.PENANAjEuFA7Pi7o
"Ih benar-benar ya, uda Afgan", kata Titah.
926Please respect copyright.PENANA1Zs9Fx3nXG
Di meja makan lagi..
926Please respect copyright.PENANAycisHxnGOA
"Iya sayang, tuh mami sudah panggil papi dan menyuruh papi untuk angkat telepon, nanti papi jawab ya, sekarang papi mau angkat telepon rumah dulu", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANABnPdSFM3qn
"Iya pi, janji ya", sambung Zidan.
926Please respect copyright.PENANA3IBOI4Ixd2
"Iya si bontot", kata Afgan lagi.
926Please respect copyright.PENANA2mlN6TbsoR
Di dapur lagi..
926Please respect copyright.PENANAsEmfaYCvuO
"Uda Afgan..", kata Titah dengan kesal.
926Please respect copyright.PENANA84KWNDMSj0
Di meja makan lagi..
926Please respect copyright.PENANAnWPyn4KbUY
"Iya sayang", kata Afgan yang pergi untuk mengangkat telepon.
926Please respect copyright.PENANA4cR5fwZfMp
Di ruang tengah..
926Please respect copyright.PENANAdN5WiJGYhT
**
926Please respect copyright.PENANAGKL00EGnRx
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Afgan lewat telepon.
926Please respect copyright.PENANAANPRrQWEjx
"Halo", kata Afgan tidak mengetahui eyang romo Van Den Berg yang menelepon.
926Please respect copyright.PENANAsw6FXZDUsX
"Hallo Afgan, waarom geef je geen begroetingen, niet beleefd je praat ook met ouders, zoom..", kata eyang romo Van Den Berg yang meminta Afgan untuk mengulangi dengan memberikan salam.
926Please respect copyright.PENANAxETqPCr7Om
**
926Please respect copyright.PENANAL3dzIX9i02
Masih di ruang tengah..
926Please respect copyright.PENANAmvwooqPg5E
"Bahasa Belanda, haduh gawat jangan-jangan itu kanjeng romo, ayah mertua saya, blangkon saya mana ya, ini dia, sekarang sungkem", kata Afgan saat mengetahui eyang romo Van Den Berg yang menelepon.
926Please respect copyright.PENANAyFCmWhzKz6
**
926Please respect copyright.PENANAUWUdhJKHVy
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Afgan lewat telepon.
926Please respect copyright.PENANAPzlN7odOEh
"Assalamu'alaikum father-in-law", Afgan memberikan salam pada eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAzaZ2N8D2d1
"Wa'alaikumussalam my son-in-law", eyang romo Van Den Berg menjawab salam dari Afgan.
926Please respect copyright.PENANAAwOTTMBe3b
"Where is your wife, your father-in-law wants to talk to him ?", tanya eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAeFXeB42ugP
"There was father-in-law, my wife was in the kitchen", jawab Afgan.
926Please respect copyright.PENANAKWEkJXC0hS
"Please call your wife now, about your mother-in-law saying like that to your wife", kata eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANA7rxLj31UM5
"Okay father-in-law", sambung Afgan.
926Please respect copyright.PENANAHjvTZoC8PS
**
926Please respect copyright.PENANAvLfm8hWbTP
Masih di ruang tengah..
926Please respect copyright.PENANAoWhu3dY6oQ
"Titah..", Afgan memanggil Titah.
926Please respect copyright.PENANACteDJ9Hsny
Belanda
926Please respect copyright.PENANAX4kDk9cs5U
Di rumah eyang romo Van Den Berg,
926Please respect copyright.PENANAxV1BhnR7i2
Di ruang keluarga..
926Please respect copyright.PENANAX7NMYKjA0O
"Eh si Afgan teriak-teriak membuat kuping saya sakit tau", keluh eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAUHURCTnC8U
**
926Please respect copyright.PENANASeLNlmteR3
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Afgan lewat telepon.
926Please respect copyright.PENANAgSQcyb3HFY
"Afgan Syah Reza", kata eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANA3PplG5etmX
**
926Please respect copyright.PENANAZ7zfwjOSvs
Indonesia
926Please respect copyright.PENANAsV2NCD9uTk
Di rumah Afgan,
926Please respect copyright.PENANAEKuh5PQ67j
Di ruang tengah lagi..
926Please respect copyright.PENANAs1gOB4MbFP
"Waduh gawat kanjeng romo marah lagi, ada apa ya ?", Afgan bertanya-tanya.
926Please respect copyright.PENANAVh2OA1h2YO
**
926Please respect copyright.PENANAew7uj7SEO0
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Afgan lewat telepon.
926Please respect copyright.PENANA0G7R10jeP3
"Yes father-in-law, what's wrong ?", tanya Afgan.
926Please respect copyright.PENANAe07U4puEfz
"You can not shout, your voice makes my ear hurt", jawab eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANA8PwAjA5tbL
"Sorry, my father-in-law, I'm calling my wife", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANAGzgn2YK61Y
"Yes I know you're calling your wife, but keep your voice from your home phone", sambung eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANADUVrv08SUp
"Okay kanjeng romo", kata Afgan lagi.
926Please respect copyright.PENANAnL45ZmJ05v
**
926Please respect copyright.PENANAxUwTTHHPWN
Masih di ruang tengah..
926Please respect copyright.PENANAYqkcqwW92d
"Tadi kan kata kanjeng romo, suara saya dengan telepon rumah harus berjauhan, ribet banget ya, saya taruh di ketiak saja deh biar tidak ribet, lanjut panggil Titah, sayang..", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANA8fmo43ZtWQ
Belanda
926Please respect copyright.PENANABaqnr58tAs
Di rumah eyang romo Van Den Berg,
926Please respect copyright.PENANAYzi2EgDJLY
Di ruang keluarga lagi..
926Please respect copyright.PENANAv8nyRcP8wL
"Tadi suara Afgan yang membuat kuping saya sakit, sekarang kok kaya ada bau kecut-kecut ya, bau darimana ya, kalau saya coba saya cium, em tidak, dari sini apa ya tidak juga, em kok baunya dari hpku ya, em benar saja bau kecutnya dari sini, Afgan..", kata eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAns3vpSQQvz
Indonesia
926Please respect copyright.PENANAIi4s7R74pO
Di rumah Afgan,
926Please respect copyright.PENANAer2yb60PkP
Di ruang tengah lagi..
926Please respect copyright.PENANAPIj6LVUnlG
"Waduh gawat kanjeng romo marah lagi, sekarang apa lagi ya ?", Afgan bertanya-tanya.
926Please respect copyright.PENANA7Tp4mgmSwr
**
926Please respect copyright.PENANAWcjrrzSgql
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Afgan lewat telepon.
926Please respect copyright.PENANAVBIqiPvupG
"Yes, father-in-law", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANAVAP35eWyO5
"I want to ask you, where do you put your home phone ?", tanya eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANA5flcciSGzb
"Oh yeah, sorry my father-in-law, I put my home phone in my armpit, father-in-law", jawab Afgan.
926Please respect copyright.PENANAylwKSJQtes
"No wonder", keluh eyang romo Van Den Berg saat mendengar jawaban dari Afgan.
926Please respect copyright.PENANAXjYhxPpOrh
"Meaning father-in-law ?", tanya Afgan.
926Please respect copyright.PENANAhsKvjBeDjs
"Ambune kecut", jawab eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAwdhGEhP9K0
"Sekali iseh kawula suwun apunten kanjeng romo", kata Afgan.
926Please respect copyright.PENANAc6t6POAAGm
"Nggih sampun pundi putri kawula, garwa panjenengan, kawula karep ngandika padanya soal kanjeng ibu ugi wigatos", sambung eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANA0tc8wL5DO1
**
926Please respect copyright.PENANAqKgjsleKod
Masih di ruang tengah..
926Please respect copyright.PENANAPYEEwDEb8j
"Ih di bilang iya, iya juga dari tadi dasar bawel sama saja kaya istrinya, hem..", keluh Afgan.
926Please respect copyright.PENANADyfsOX9cJ5
**
926Please respect copyright.PENANACigfB6iyGa
Percakapan eyang romo Van Den Berg dan Afgan lewat telepon.
926Please respect copyright.PENANAYMWUIzyfcf
"Hi Afgan, what do you talk ?", tanya eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAgk16uGCgpD
"No, not father-in-law", jawab Afgan.
926Please respect copyright.PENANA16madsSWcr
"Okay, okay now quickly call your wife", kata eyang romo Van Den Berg.
926Please respect copyright.PENANAtxCjT056rf
"Okay kanjeng romo", kata Afgan yang menaruh telepon rumahnya.
926Please respect copyright.PENANAdDixKnL7Ad
**
926Please respect copyright.PENANAa5AxO363fx
Masih di ruang tengah..
926Please respect copyright.PENANATsfiiDMP4p
"Heran denai kanapa apak mertua denai biso tau ya a yang denai bicarakan tadi, tapi alah lah panggil urangrumah denai saja biar indak pusiang kapalo denai, sayang..", keluh Afgan yang menaruh telepon rumahnya.
926Please respect copyright.PENANATe0bWlqupW
Di ruang TV..
926Please respect copyright.PENANAceuuryMURK
"Sayang, loh oh kalian disini, mami mana ?", tanya Afgan.
926Please respect copyright.PENANAsYXvVLbcuY
"Tadi habis dari dapur mami ke kamar pi, ambil uang untuk beli amplop kita", jawab Citra.
926Please respect copyright.PENANA5SpzHlgmdX
"Oh, tidak usah tunggu mami, ini uang untuk beli amplop", kata Afgan yang memberikan uang pada Citra.
926Please respect copyright.PENANAn5CWGMo4fm
"Tapi papi, mami itu titip sesuatu, ya kan mbak Citra ?", tanya Silvy.
926Please respect copyright.PENANArgCRFmqVIU
"Adiak Silvy bana pi, citra tunggu mami saja kaluo dari kamar", jawab Citra lagi.
926Please respect copyright.PENANAC4dihrSw9r
"Ini uangnya Citra", kata Titah yang memberikan uang pada Citra.
926Please respect copyright.PENANAdjmcwq3jFz
"Mboten mami, niki papi sampun asih arta kok", sambung Citra.
926Please respect copyright.PENANAlWtBnftD1E
"Oh mekaten, nggih sampun mboten menapa ajrih kirang mangke mami ugi titip sesuatu kaliyan panjenengan ta", kata Titah lagi.
926Please respect copyright.PENANAsyMn7VxVBe
"Memangnyo waang titip a sayang ?", tanya Afgan lagi.
926Please respect copyright.PENANAVGt43Rs96l
"Terang bulan uda Afgan", jawab Titah.
926Please respect copyright.PENANAFgpI3DW7Ss
"Ha..", kata Afgan dengan heran.
926Please respect copyright.PENANAvMtpjYsTjU
"Martabak manis papi", kata Silvy menjelaskannya pada Afgan.
926Please respect copyright.PENANAT8eiZPBQSd
"Oh.., martabak manih", seru Afgan.
926Please respect copyright.PENANAoTsc1UaNcm
"Oke mi", seru Citra.
926Please respect copyright.PENANAmG7ARxTeTd
"Rasa keju susu dong", kata Kamil.
926Please respect copyright.PENANArsIyA0eGNw
"Rasa kacang coklat uda Kamil", sambung Zidan.
926Please respect copyright.PENANAaC0p5rDXvy
"Rasa keju susu enak tau adiak Zidan", kata Kamil lagi.
926Please respect copyright.PENANANcCujDuQ9x
"Rasa kacang coklat lebih enak tau uda Kamil", sambung Zidan lagi.
926Please respect copyright.PENANAjqpbCFcvrf
"Begini saja di campur rasanya, jadi Citra nanti beli terang bulan nya kacang, coklat, keju, dan susu", kata Titah.
926Please respect copyright.PENANACXZQcogrwb
"Iya mami benar kacang, coklat, keju, dan susu, terus papi titip yang martabak telur ya dua box", sambung Afgan.
926Please respect copyright.PENANADKgLtSP9Ri
"Kurang kali pi", kata Kamil lagi.
926Please respect copyright.PENANAilnsdsbl84
"Ya ini papi tambahin", sambung Afgan lagi.
926Please respect copyright.PENANAxFJ43LGCbf
"Mbak Citra, adiak Zidan ikut", kata Zidan.
926Please respect copyright.PENANAh2md3szCAQ
"Adiak Silvy juga ya", sambung Silvy.
926Please respect copyright.PENANAkrVXmQzgcM
"Ya, cepat", kata Citra.
926Please respect copyright.PENANAUq8EQvwJom


