FILM OUT438Please respect copyright.PENANAOJTYnt1WcB
438Please respect copyright.PENANATmuzvX4uUm
RUN438Please respect copyright.PENANA1bb6zOqqfi
438Please respect copyright.PENANAjQpF3k9uXr
438Please respect copyright.PENANAxe9bRSvJ4i
Orang itu adalah Renji, pengusaha yang sedang naik daun karena kesuksesannya diusia muda. Renji diketahui sering menggelar acara amal dan berbagi kepada kaum yang memerlukan bantuannya tetapi Simon yang sudah lebih dulu menyelidiki latar belakang orang itu mengetahui kalau Renji tidak mulia seperti yang orang pikir karena dirinya juga mengelola sebuah kasino ilegal agar bisa sukses seperti saat ini.438Please respect copyright.PENANAjCgvPV9mPD
438Please respect copyright.PENANA3dKzVjRaQz
438Please respect copyright.PENANAb28FVZvTO0
Kali ini Simon turut mengajak Draco bersamanya, tentu karena terpaksa. Namun hasilnya tetap nihil, Renji menunjukkan reaksi yang lebih manusiawi dibandingkan dengan kakek Arnon dan tampaknya dia juga baru mengetahui perihal menghilangnya Arnon.438Please respect copyright.PENANAHlZ9rtDhIw
438Please respect copyright.PENANAOBokyNAkjy
438Please respect copyright.PENANArDY8aw6nPn
Delapan tahun telah berlalu Simon dan Draco menjadi semakin akrab dan masih menjalin hubungan pertemanan, mereka berdua tidak pernah menyerah untuk terus mencoba menemukan jejak keberadaan sang teman.438Please respect copyright.PENANAbkcMJfNazl
438Please respect copyright.PENANAy0Do6ewORC
438Please respect copyright.PENANAmBbPkKdutW
* * *438Please respect copyright.PENANAJpYGHYDUBV
438Please respect copyright.PENANA9PbCtdEAnq
438Please respect copyright.PENANAoDLJa8yWPp
Sampai empat hari yang lalu seorang pendaki tidak sengaja menemukan jasad Arnon disebuah pegunungan yang berlokasi tidak jauh dari gereja tempat pertama kali Osaka kehilangan sosok pujaan hatinya.438Please respect copyright.PENANArhHwnXiwyb
438Please respect copyright.PENANARn7F4e4NUw
438Please respect copyright.PENANAZNNMfrnL0L
* * *438Please respect copyright.PENANADXzRoBNyuo
438Please respect copyright.PENANADJxcwQegBd
438Please respect copyright.PENANADHpGFe9WKe
[14.59] Osaka masih sulit mempercayai cerita yang disampaikan Draco sampai akhirnya dia melihat sendiri dengan mata kepalanya, foto Arnon yang sedang tersenyum terpampang jelas diupacara pemakaman korban dan disana juga tampak sang Ibunda yang masih terpukul sedang menangisi kesayangannya.438Please respect copyright.PENANAgAHpPxSlp8
438Please respect copyright.PENANAhmFeTbJefg
438Please respect copyright.PENANApnfCxBuvFE
Setelah memberi penghormatan terakhir untuk kesayangannya Osaka memilih pergi keluar dan meninggalkan Draco yang masih berbicara dengan kerabat Arnon, karena dirasa tubuhnya akan tumbang kapan saja Osaka memutuskan untuk mendudukkan diri di bangku yang tersedia didekat tempat parkir.438Please respect copyright.PENANABHj8bbVA4W
438Please respect copyright.PENANAggCW7jaE8I
438Please respect copyright.PENANA7U8DFnNDtq
Osaka bahkan tidak bisa merasa terpukul saat ini, dia hanya fokus merenungkan setiap cerita yang disampaikan Draco terutama tentang bagaimana kematian kesayangannya dapat diketahui dari hasil autopsi. Simon lah yang menjadi sumber informasi ini, hasil autopsi menyatakan kalau tubuh kesayangannya dipotong menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya dimasukkan kedalam sebuah koper dan dikuburkan.438Please respect copyright.PENANAnbDoo2dmsq
438Please respect copyright.PENANASpdRmdeATN
438Please respect copyright.PENANAcyRNsx7Odx
Di mana letak kesalahannya, Osaka merasa sudah melakukan semua yang dia bisa namun kenapa kesayangannya masih mengalami nasib yang sama dan tidak bisa mencapai akhir bahagianya.438Please respect copyright.PENANAHZdNutjTpq
438Please respect copyright.PENANATK2qroCqoH
438Please respect copyright.PENANA4s8gxL8uEr
Ingin sekali rasanya menangis, berharap agar rasa sakit dihatinya kini juga akan ikut mengalir bersama air matanya yang menetes. Tetapi semesta seperti belum cukup menghukum Osaka, dia bahkan tidak diberi air mata untuk menuangkan perasaannya yang terluka karena kembali kehilangan kesayangannya untuk kali kedua.438Please respect copyright.PENANASYo6GbGKw1
438Please respect copyright.PENANArCoy1OOegT
438Please respect copyright.PENANALUvKdSB0lG
[16.47] Osaka meninggalkan Draco dan membawa serta mobil yang ditumpangi keduanya, dia pergi kelokasi penyergapan Elzio di kehidupan sebelumnya. Osaka hanya perlu melampiaskan amarahnya, berharap melakukan ini akan membantu mengurangi rasa sakit didada. Tetapi tidak terdapat satu orang pun disana, gudang yang dulunya juga digunakan sebagai tempat penyimpanan obat terlarang juga sudah tidak ada.438Please respect copyright.PENANAZi8ZYklen9
438Please respect copyright.PENANAd9SeeUisZ5
438Please respect copyright.PENANAIegJhqFUwa
Hanya satu tempat lagi yang terlintas di pikirannya, Osaka pun bergegas kembali menaiki mobilnya dan melaju dengan kecepatan tinggi berharap Elzio akan berada ditempat yang ditujunya.438Please respect copyright.PENANA4Uc4es4UvU
438Please respect copyright.PENANAWbA36O2vsw
438Please respect copyright.PENANAcmupWq9Heu
Osaka saat ini tidak dapat mengendalikan amarahnya, Semua perasaan yang dapat menggambarkan rasa sakit menumpuk direlung hatinya. Tanya kembali mengisi kepalanya, apakah karena malam itu dia bicara pada kesayangannya? Namun dia bahkan tidak pernah berpapasan dengan Elzio jadi apa yang menjadi penyebab terbunuhnya pujaan hatinya.438Please respect copyright.PENANAwXgO3Aep2z
438Please respect copyright.PENANAcmoHsAl5Hj
438Please respect copyright.PENANAJNVhT4RmJK
[20.28] Osaka telah tiba ditempat tujuan yakni pelabuhan, tempat yang diketahui berkat Simon. Langkah Osaka terhenti saat melihat gerombolan orang yang sedang beradu senjata, seperti hari esok tak akan tiba. Ditengah lautan manusia dan gelapnya pencahayaan tampak juga disana Simon sedang mengayunkan golok yang dipegangnya dengan beberapa air mata berhasil lolos dari pelupuk matanya, Simon terlihat sama dengan terakhir kali pertemuan antar keduanya. Tidak seharusnya Osaka merasa seperti ini disaat Simon sedang dalam bahaya, namun melihat Simon yang dapat mengekspresikan kesedihannya bahkan saat nyawa yang jadi taruhannya membuat Osaka iri karena dia juga ingin melakukan hal yang sama.438Please respect copyright.PENANAXMqjLNyMoe
438Please respect copyright.PENANAsymTK6FdNl
438Please respect copyright.PENANAHPQF6c5SZn
Simon sepertinya juga punya pemikiran yang sama dengan dirinya yakni ingin menghabisi, dan tampaknya dugaan Osaka benar Elzio memang ada disini. Suara mesin kapal yang berbunyi, mengalihkan perhatian Osaka karena itu adalah pertanda bahwa kapal akan segera berlayar karenanya diapun berlari.438Please respect copyright.PENANAcrAN31XKT1
438Please respect copyright.PENANA5bnsNLsCW5
438Please respect copyright.PENANAbRX3rG0ABX
[20.49] Osaka berhasil menaiki kapal yang sekarang telah berlayar, meski samar di ingatan namun ini adalah kapal yang pernah menjadi tempat singgah selama hampir satu minggu usahanya untuk menagih utang yang belum dibayar.438Please respect copyright.PENANA48HoPeyFB3
438Please respect copyright.PENANAABAiUZqkOF
438Please respect copyright.PENANAGEOKocO2KY
Osaka berdiam ditempat yang tak terlihat dan menyatu dengan bayangan, sedang memperkirakan berapa banyak lawan yang harus ditumbangkan. Terdengar tidak terdapat banyak pergerakan, sepertinya memang hanya sedikit yang berhasil menaiki kapal karena sebagian telah gugur saat menghadapi rombongan yang dibawa serta oleh Simon.438Please respect copyright.PENANAz11YhHSqsi
438Please respect copyright.PENANAcJieKoR9Gj
438Please respect copyright.PENANAfLwInxlt7x
Terdengar langkah kaki mulai mendekat kearahnya dan hampir melewati dirinya, namun Osaka menarik lengan lawan dan menendang kaki bagian belakang membuat lawan berlutut memberi Osaka kesempatan untuk mengunci leher sang lawan menghambat pasokan udara yang mengalir dan membuat lawan kehilangan kesadarannya.438Please respect copyright.PENANAP5BJK3KRua
438Please respect copyright.PENANAVfaNLELpxW
438Please respect copyright.PENANA1D0qfmDQLo
Osaka meletakkan lawannya dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara, perlahan dia mulai meraih pisau yang sudah lama tidak pernah disentuhnya. Pisau yang pernah digunakannya untuk menyiksa Elzio untuk mengorek informasi tentang keberadaan kesayangannya.438Please respect copyright.PENANAmXtvizqKsF
438Please respect copyright.PENANAlo8kPIhc86
438Please respect copyright.PENANA0BZwTRtRKI
Osaka selalu merasa takut untuk memakai segala jenis senjata, bukan karena tidak mahir menggunakannya melainkan karena perasaan suka saat melihat lawannya memohon dalam keadaan tak berdaya. Osaka merasa sisi gelap yang tersimpan jauh dilubuk hatinya akan mengambil alih kesadarannya, ketika dirinya sedang memegang senjata. Namun kali ini senjata adalah satu-satunya pilihan yang tersisa, maka dari itu Osaka meyakinkan dirinya kalau semua akan baik-baik saja.438Please respect copyright.PENANAsdLqSaBY6Q
438Please respect copyright.PENANA2hYNHfkdf3
438Please respect copyright.PENANAJLZ2Q0628t
Osaka pun keluar dari persembunyiannya, kaki melangkah dengan pasti untuk menemukan tujuannya. Tentu bukan hal mudah, karena sekarang dirinya telah dihadang oleh musuh. Osaka mengeratkan pegangan tangannya pada pisau, dan membiarkan insting yang mengambil alih kendali diri untuk menghalau.438Please respect copyright.PENANA7S3JsNK5AB
438Please respect copyright.PENANAioAeKXr7O1
438Please respect copyright.PENANA8Y88AJj93m
Entah sudah berapa banyak lawan yang menghadang Osaka untuk mencapai tujuannya, pisau yang ada di genggaman hampir lepas karena banyaknya keringat yang membasahi hampir seluruh tubuhnya. Kaki yang dipaksa terus melangkah, juga sudah mulai menyerah. Pandangan mulai terasa samar, karena banyaknya luka dan memar.438Please respect copyright.PENANAp1Lonus6gt
438Please respect copyright.PENANAo1PqTatYRy
438Please respect copyright.PENANAhqpU0YWasb
Tetapi Osaka kembali memaksakan langkah meninggalkan banyak jejak berdarah dibelakang, kini dirinya hampir tiba dan tinggal membuka pintu ruangan didepannya yang sedang dijaga oleh dua orang. Mereka segera menyadari kehadiran Osaka yang berjalan sempoyongan, kedua orang itu berteriak dan mulai berlari kearahnya dengan membawa golok di genggaman.438Please respect copyright.PENANALik4jaZ5Kl
438Please respect copyright.PENANAFZEOYcDXw4
438Please respect copyright.PENANA7s447AzTpd
Sebenarnya Osaka ingin cepat-cepat membungkam keduanya, karena mereka terlalu berisik dan akan menarik perhatian sosok yang ada dalam ruangan dan membuat Elzio waspada sebelum dia berhasil masuk kedalam sana.438Please respect copyright.PENANAOTANamHCLd
438Please respect copyright.PENANACUWKPNw7C1
438Please respect copyright.PENANAHUIMLpgS1V
Osaka berhasil menghindari salah satu dari mereka yang menerjang sedikit lebih awal dan berakhir sedikit melewatinya, dirinya mulai menendang orang kedua yang jarak pandangnya terhalang oleh orang pertama. Musuhnya terjatuh namun orang pertama kembali berteriak pertanda serangan dari belakang akan tiba, Osaka lebih dulu melempar pisau yang masih setia digenggamnya pada orang kedua yang mencoba bangkit dan kini pisau itu telah berpindah tempat bersarang dikepala lawannya.438Please respect copyright.PENANAZqHXIHjj6w
438Please respect copyright.PENANAJIv3IdCN7v
438Please respect copyright.PENANAFBZS64pDvu
Osaka memalingkan tubuhnya sebelum golok yang diayunkan kembali meleset dan gagal mengakhiri langkahnya, Osaka meraih lengan penyerangnya merebut senjata yang sedang dipegang dan memutar arah berbalik menyerang pemiliknya.438Please respect copyright.PENANAUSMKdCnIpF
438Please respect copyright.PENANADxs5yyqEmU
438Please respect copyright.PENANAYncZgGPct8
Dengan itu kedua penjaga pintu berhasil tumbang ditangan Osaka, kini dirinya tanpa sadar mulai menikmati aksi membunuhnya. Setelah kembali mengatur napas dan sedikit jeda untuk lelah tubuhnya, Osaka kembali berpaling mengambil pisau miliknya yang ada dikepala orang kedua terlebih dahulu sebelum kembali melangkah pada tujuan utama.438Please respect copyright.PENANAVlncfz0tug
438Please respect copyright.PENANAtA4vXBCebp


