Pagi ini aku harus cepat pulang, karena aku gak enak dengan kakekku. Meski aku menginap di rumah Om Jono hanya sehari semalam, tetapi rasanya lama banget. Di rumah Om Jono penampilanku gak seperti di rumah, di rumah meski aku memakai sendal. Setiap hari aku selalu memakai kaos kaki panjang sebetis.
10144Please respect copyright.PENANAeRfot0zkru
Saat Yusuf datang ke gerai beberapa waktu yang lalu, saat Yusuf menyetubuhi lubang analku pun, aku dalam kondisi memakai kaos kaki.
10144Please respect copyright.PENANA2nZuTk23ij
Bahkan saat aku disetubuhi dibawah air terjun, aku gak sepenuhnya telanjang karena aku masih memakai kaos kaki.
10144Please respect copyright.PENANAHyV44fhfJv
Berbeda saat aku menginap disini, masih di dalam mobil pun aku sudah ditelanjangi sampai benar-benar telanjang. Tanpa kaos kaki, bahkan tanpa sepatu yang kupakai. Tetapi ga tau kenapa, aku menikmati telanjang bulat seperti ini.
10144Please respect copyright.PENANALXVl4quuoO
Hari ini tepat waktu subuh, aku bangun dalam kondisi telanjang. Bedanya sekarang ada sendal yang bisa kupakai sebagai alas di lantai dingin rumah mewah ini. Kemarin benar-benar aku berjalan tanpa alas kaki dan sehelai benang pun.
10144Please respect copyright.PENANALht6vF9ACh
Kulihat Om Jono masuk ke dalam kamar, "Sendalnya dipake Na! Om gak mau, kamu sakit gara-gara nyeker gak make sendal", kata Om Jono tersenyum.
10144Please respect copyright.PENANAtWxv5kD79y
Sekarang aku duduk di tepi ranjang, masih dalam kondisi telanjang bulat.
10144Please respect copyright.PENANAOrHkBI7VPn
"Iya Om, makasih ya!", kataku sambil tersenyum.
10144Please respect copyright.PENANA1zsO2eoPhk
"Kamu gak dingin telanjang semalaman?", Tanya Om Jono merangkulku.
10144Please respect copyright.PENANAB343f34thb
"Gak sih Om. Om kan juga telanjang kemarin!", Kataku.
10144Please respect copyright.PENANAXkpDhHQUwt
"Badan Om gak dingin sih soalnya meluk kamu semaleman", kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAJXwaV1KjKl
"Aku juga Om, apalagi setelah anu kemarin", kataku melirik Om Jono sambil tersenyum.
10144Please respect copyright.PENANAjoacnULCHl
"Enak gak kemarin?", Tanya Om Jono menatapku lalu mencium pipiku.
10144Please respect copyright.PENANAwrfgzdlozi
"Hehe, enak gak ya?", Kataku pura-pura berpikir.
10144Please respect copyright.PENANA9t8VhV9xBE
"Kamu gak sholat subuh? Sholat gih!", Kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANApMiXEWB13S
"Sebentar Om, lagi males", kataku sambil menggelendot manja.
10144Please respect copyright.PENANAT6oaPYO4UK
Om Jono berantakin rambutku lalu mencium kepalaku, "Muah."
10144Please respect copyright.PENANAXJ5MAbcvxE
"Ya udah jangan dipaksain!", Kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAplhD52gKHy
"Kamu mau minum apa? Om bikinin!", Tanya Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAy2S6ld87M9
"Wedang jeruk hangat, bisa gak bikinin?", Tanyaku.
10144Please respect copyright.PENANAuYFnwUwMGm
"Bisa dong, tunggu ya!", Kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAFu9yun2xkD
Setelah Om Jono pergi membuatkan aku wedang jeruk hangat, kurebahkan kembali tubuhku. Meski aku harus pulang, rasanya aku berat meninggalkan rumah ini. Bukannya aku matre, tapi aku hanya ingin memanjakan diriku sebentar saja.
10144Please respect copyright.PENANActYLZOHAIW
Karena aku menunggu Om Jono lama, aku turun ke lantai bawah tanpa sehelai benang pun. Sesuai pesan Om Jono, aku gak lagi nyeker turun ke lantai bawah.
10144Please respect copyright.PENANAd7GScXKYQY
Lampu rumah ini masih dimatikan, hanya ada penerangan remang-remang saja. Kucoba masuk ke dalam bengkel, aku terkejut. Ternyata gak hanya ada Om Usman dan Om Prakash. Ada sekitar sepuluh orang tidur di atas karpet berwarna hijau. Di tengah karpet ada meja kecil, di atasnya ada banyak sekali botol-botol miras dan gelas.
10144Please respect copyright.PENANAg7TKA8dNsb
Aku sedikit mual mencium bau alkohol, saat aku hendak melangkah aku dikagetkan oleh seseorang yang menepuk pundakku.
10144Please respect copyright.PENANAqzgTj0fIQY
"Wedang jeruknya udah jadi Na!"
10144Please respect copyright.PENANAtXbTg89wSD
Ternyata yang menepuk pundakku Om Jono, "Eh Om Jono, kirain siapa tadi, hehe", kataku salah tingkah.
10144Please respect copyright.PENANAFKVlBBoEIa
"Kamu nekat ya Na! Kalau kamu diperkosa mereka gimana? Kalau keperawanan kamu direnggut mereka gimana?", Kata Om Jono sambil berantakin rambutku.
10144Please respect copyright.PENANA4LTxsiEKik
"Ya gapapa, sekalian aja Husna kasih keperawanan Husna ke mereka", kataku sambil aku lirik Om Jono dengan ujung mataku.
10144Please respect copyright.PENANASdoPjOqUOR
"Nakal kamu!", Kata Om Jono sambil mencubit pipiku, lalu menarikku berjalan ke dalam rumah.
10144Please respect copyright.PENANAvTbKffLuQe
"Hihi, Om kenapa sih?", Tanyaku.
10144Please respect copyright.PENANAFxxL5fRV2g
"Gapapa!", Kata Om Jono jutek.
10144Please respect copyright.PENANAUFBZvod3lO
Lalu aku yang telanjang tanpa sehelai benang pun, digendong oleh Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANArkc1r0QTGU
Saat Om Jono hendak membawaku ke lantai atas, kita berpapasan sama Rohman.
10144Please respect copyright.PENANAVC5qAPb7m3
"Wah masih telanjang aja Na? Gak dingin apa?", Tanya Rohman.
10144Please respect copyright.PENANA7pCUsAj9EX
"Hehe, engga sih Man", kataku terkekeh.
10144Please respect copyright.PENANAUHb6WLENc0
Sekarang Rohman membuntutiku yang sedang digendong Om Jono. Kutatap Om Jono, "Om, Rohman ngikutin kita Om!", Kataku.
10144Please respect copyright.PENANAVSSvRhOSHX
"Gapapa, kan nanti Rohman Om nikahin sama Husna", kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAcwm7Lez8BV
Kutatap Om Jono dengan cemberut, "Tapi kok Om setubuhi aku?", Tanyaku sambil menggembungkan pipiku.
10144Please respect copyright.PENANAhtdDPh9WeZ
"Hehe itu soal lain", kata Om Jono terkekeh.
10144Please respect copyright.PENANA50kHxIb6op
"Dasar hidung belang!", Kataku cemberut menatap Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANA4iNDgbg3hi
"Emang hidungku belang?", Tanya Om Jono menimpali.
10144Please respect copyright.PENANAH9x7gZp3oN
"Kalian ngobrolin apa sih?", Tanya Rohman yang menyusulku, berjalan di sampingku yang sedang digendong Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAYiMbf0xe1P
"Bokap kamu mesum tuh!", Kataku jutek.
10144Please respect copyright.PENANAIgiAbYU2xl
"Ya normal kan? Lagian kan kamu cantik Na, hehe", kata Rohman terkekeh sambil mencium ubun-ubunku.
10144Please respect copyright.PENANAfYAYVlP9oh
"Muah."
10144Please respect copyright.PENANADsZhFahNxP
"Oh jadi kalian gitu ya!?", Kataku sedikit ngambek.
10144Please respect copyright.PENANAtZiIIQON7A
Sekarang aku didudukkan di tepi ranjang, lalu Rohman duduk di sampingku sedang mengelus pundakku, menciumnya.
10144Please respect copyright.PENANAOkUnmczFMp
"Muah, muah."
10144Please respect copyright.PENANAzTlgGDgAoh
"Aku mau turun ke lantai bawah", kataku dengan cemberut karena risih dicium-cium pundakku oleh Rohman.
10144Please respect copyright.PENANA9VrpYL6hvr
Terus mataku memandang Rohman tajam dengan kesal, "Om celana dalamku mana?", Tanyaku.
10144Please respect copyright.PENANAOWk3gEAZgw
"Om kan taruh situ, dari kemarin", kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAaWPwNw8ZIc
"Oh, terima kasih", kataku dengan mengambil celana dalamku lalu memakainya.
10144Please respect copyright.PENANAOo0HmwG26E
Saat aku berjalan ke lantai bawah lagi, Om Jono dan Rohman hanya saling memandang saja.
10144Please respect copyright.PENANA6PW0QWIN84
" Ya udah lah", kata Rohman seperti putusasa.
10144Please respect copyright.PENANAFBGEzbwoD0
Pak Jono yang berada di samping Rohman merangkulnya, dengan berjalan mengikutiku dari belakang.
10144Please respect copyright.PENANAteDjhhkC30
"Sabar!", Kata Pak Jono pada Rohman.
10144Please respect copyright.PENANA0kplyvPCco
Dengan sendal Hello Kittyku, aku berjalan menghentak-hentak ke lantai.
10144Please respect copyright.PENANA34molkCqhT
Ketoleh ke belakang, Om Jono dan Rohman tertawa ngikik.
10144Please respect copyright.PENANA8lbHpo6njd
"Apa!?", Kataku jutek
10144Please respect copyright.PENANASUc808lsr7
"Ah engga, gapapa. Ya gak Man?", kata Om Jono sambil merangkul Rohman erat.
10144Please respect copyright.PENANA6Mw60OfT43
Rohman mengangguk-angguk sambil bilang, "Iya gapapa", kata Rohman.
10144Please respect copyright.PENANAdKgp2DhAUR
Sesampainya di lantai bawah, aku kembali masuk ke dalam bengkel. Saat aku melangkah ke dalam ruang bengkel, yang tersisa di ruangan itu hanya Om Usman sama Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANAzj7GZXeuFK
"Loh Om, temen-temennya dimana?", Kataku bingung.
10144Please respect copyright.PENANAERTN2JCm8f
"Eh Mbak Husna, udah pada pulang Mbak, hehe", kata Om Prakash terkekeh.
10144Please respect copyright.PENANA9nn5aCYNyv
"Yah telat!", Kataku dengan cemberut.
10144Please respect copyright.PENANADClSZuSR1F
"Mau apa sih, kamu Na?", Tanya Rohman yang berada di belakangku bersama Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAEvuhZsxF8E
"Mau pamer tetek, hehe", kataku tertawa sambil tanganku menutup bibirku.
10144Please respect copyright.PENANAZKl3AVNyaP
"Udah, pamerin ke kita aja Mbak! Kita juga suka kok lihat tetek Mbak, hehe", kata Om Prakash terkekeh.
10144Please respect copyright.PENANA06lPTNetG1
"Kurang rame Om, mauku dilihatin orang banyak", kataku sambil bersedekap.
10144Please respect copyright.PENANA6kGPfQ1Kwa
Om Jono yang berada di sampingku berantakin rambutku, "Kamu aja lari ke dalam Na, pas tau ada orang banyak, hehe", kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAPAcGKmTD1N
Kutatap mata Om Jono dengan tatapan kekanak-kanakan, "Tadi Husna malu Om, kalau sekarang engga."
10144Please respect copyright.PENANAhrk9AJk0ee
Baru saja aku bilang begitu, gerbang dibuka. Ada beberapa orang mengendarai motor berada di depan gerbang. Tahu kalau gerbang sebentar lagi dibuka, aku langsung kabur ke dalam rumah.
10144Please respect copyright.PENANA6HKlAUA5Nx
Rohman yang melihatku tertawa ngakak, sedangkan Om Jono hanya menggelengkan kepala.
10144Please respect copyright.PENANAKp2Kw3miqu
Saat aku lari ke dalam, aku menggandeng tangan Om Jono agar mengikutiku masuk ke dalam rumah.
10144Please respect copyright.PENANAHCFTqTgiRY
"Katanya mau pamer Na?", Tanya Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAr7x4hluecq
"Gak jadi Om, aku berubah pikiran", kataku sambil mengatur nafasku.
10144Please respect copyright.PENANAUczEVlS8YL
"Ngapain kamu lari Na? Payah kamu, ekshibnya gak totalitas, haha", kata Rohman ngakak.
10144Please respect copyright.PENANAiksnndJrTK
"Bodo!", Kataku.
10144Please respect copyright.PENANAH6kyafsefv
Sekarang aku duduk di atas sofa sambil menyalakan tv, "Aku nonton tv ya Om?", Tanyaku ke Om Jono dengan mendongakkan wajahku ke atas.
10144Please respect copyright.PENANAypAv8lnvUv
"Bebas Na, anggap aja rumah sendiri!", Kata Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAw8tcCYjBrZ
Lalu aku bangun dari dudukku, melompat memeluk Om Jono sambil mencium pipinya sekilas.
10144Please respect copyright.PENANA5wXDTwlNEe
"Muah."
10144Please respect copyright.PENANAWbSvOlm41I
Setelah itu aku duduk lagi, sambil menonton tv. Kupandang Rohman yang duduk di sebelahku.
10144Please respect copyright.PENANAF6Qm1o26bu
"Kamu suka anime juga?", Tanyaku ke Rohman.
10144Please respect copyright.PENANAEw8yssCv9n
"Suka dong!", Kata Rohman.
10144Please respect copyright.PENANA2DsueuwG1x
"Ya udah Om tinggal ya Na?", Tanya Om Jono.
10144Please respect copyright.PENANAVvna55fHZf
"Iya Om", kataku sambil tersenyum.
10144Please respect copyright.PENANAuchjKbkNB5
Setelah Om Jono pergi, Om Usman dan Om Prakash masuk ke dalam. Mereka duduk di sebelahku.
10144Please respect copyright.PENANAzukcERRVp1
"Suka juga Om?", Tanyaku.
10144Please respect copyright.PENANAH02thFPoP3
"Kirain cuma aku yang suka Demon Slayer", kataku yang fokus menatap layar.
10144Please respect copyright.PENANAIY828W1Zj7
"Ya elah Om, matanya ke layar dong! Jangan ke tetek!", Kata Rohman ke Om Usman.
10144Please respect copyright.PENANAJP41bs6lOg
Lalu aku menoleh ke arah Rohman, "Biarin aja Man! Biar Om Usman puas-puasin lihat tetekku, mumpung aku masih disini", kataku sambil mengedipkan mataku.
10144Please respect copyright.PENANAtdnS80lzY7
"Haha, Mbak Husna genit", kata Om Prakash tertawa lebar.
10144Please respect copyright.PENANAcrmC3zrtBZ
"Tapi Om suka kan? Tuh curi-curi pandang ke tetekku", kataku dengan pandangan genit.
10144Please respect copyright.PENANARniC0t7pca
"Suka sih, tapi sayang cuma lihat doang", kata Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANAJ2dmbxprpC
"Jadi Om Prakash mau pegang? Ya udah sini!", Kataku genit pada Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANA39NhvX7yOE
"Emang boleh Mas?", Tanya Om Prakash minta persetujuan Rohman.
10144Please respect copyright.PENANAJHCVIyTXWw
"Ya elah, malah tanya aku. Tanya tuh sama orangnya langsung!", Kata Rohman.
10144Please respect copyright.PENANAd2khb6uIF9
"Om mah kelamaan", kataku kesel lalu duduk di samping Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANAfXP7hcnExn
Kupandang mata Om Prakash, tetapi matanya gak tertuju ke arah payudaraku. Melainkan ke telapak kakiku.
10144Please respect copyright.PENANAbyhBVW1GsU
"Tetekku disini Om, kok malah lihat kakiku?", Tanyaku kesel ke Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANAKs8rMlLfCU
"Kaki Mbak, cantik, hehe", kata Om Prakash terkekeh.
10144Please respect copyright.PENANAgQuVw5oyZH
Lalu Pak Usman berdiri, berpindah duduk di sampingku. "Boleh saya yang pegang Mbak?", Tanya Om Usman.
10144Please respect copyright.PENANAUPnk3LWdlC
Aku menoleh, menatap Om Usman, "Boleh dong Om!", Kataku sambil tersenyum.
10144Please respect copyright.PENANApydg5mop65
Rohman berpindah, duduk di sampingku dengan menggeser Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANAuABfqPvB4u
"Om Prakash aku yang gantiin aja ya Na?", Tanya Rohman.
10144Please respect copyright.PENANABtX3KIXP8I
Dengan jantung deg-degan, aku menunggu Om Usman dan Rohman mulai meremas payudaraku. Kugigit bibir bawahku karena menunggu Om Usman dan Rohman beraksi.
10144Please respect copyright.PENANA5RYqsSm42w
"Aaahhh sssh" aku memejamkan mataku saat tangan Om Usman dan Rohman menyentuh kulit payudaraku, dengan meremasnya perlahan.
10144Please respect copyright.PENANAxu4Ja7fyEa
"Kok bisa empuk gini sih?", Kata Rohman berkomentar.
10144Please respect copyright.PENANA02l6bdV7u6
"Kalau keras itu meja kayu Mas, hehe", kata Om Usman menimpali.
10144Please respect copyright.PENANASdbjFXSuLo
Kupandang mereka berdua yang berada di samping kanan kiriku bergantian, dengan tatapan cemberut.
10144Please respect copyright.PENANAAfr6hW3Qfc
Rohman yang tau, aku sedang kesel karena tatapan mataku menatapnya berkomentar. "Ceweknya ngambek Om! Haha", kata Rohman ke Om Usman.
10144Please respect copyright.PENANAIiBA56wZPj
"Iya nih Mas, aku yang tadinya nafsu malah jadi ketawa, hehe", kata Om Usman terkekeh.
10144Please respect copyright.PENANAZXh7lev3NZ
"Kalian ah, bikin aku kesel!", Kataku ngambek dengan aku manyunkan bibirku.
10144Please respect copyright.PENANANYsnjxwMUp
"Bibirnya manyun gitu? Minta dicium nih", kata Rohman.
10144Please respect copyright.PENANAA1DPfMThM2
Aku kaget karena merasakan telapak kakiku sedang dijilati, lalu aku memandang ke bawah ternyata Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANALMjQmGvLod
Kutatap Om Prakash dengan mengernyitkan dahiku, "Om gak jijik ya kayak gitu? Kakiku kan kotor Om", kataku pada Om Prakash.
10144Please respect copyright.PENANA09R4tWWAjv
Wajah Om Prakash mendongak ke atas, "Hehe, kaki Mbak cantik sih", kata Om Prakash dengan tangannya memegang telapak kakiku sedang menjilati jari kakiku.
10144Please respect copyright.PENANA1mHNHPBjRd
Jilatan Om Prakash gak berhenti dengan menjilati sekitaran telapak kakiku. Jilatannya naik sampai ke betis, naik lagi sampai ke pahaku.
10144Please respect copyright.PENANAzSlHnwqIyz
Gak hanya jilatan, kadang hisapan. Sampai-sampai betisku kesedot ke dalam mulutnya.
10144Please respect copyright.PENANAvH0ij2eVLh
"Srup, srup, muah, muah."
10144Please respect copyright.PENANAV0jt88r1Jo
Mendapat perlakuan seperti itu, tubuhku menggigil. Sekarang Om Usman dan Rohman gak sekedar meremas payudaraku, tetapi mereka mulai menghisap payudaraku kuat-kuat sambil tangannya meremas payudaraku dengan kuat.
10144Please respect copyright.PENANAoNh6vWRRj8
"Aahhhh ssssssh Om", kataku mendesah dengan mendongakkan wajahku ke belakang karena menahan nikmat yang gak terperi.
10144Please respect copyright.PENANAM5IlcTPju9
Om Prakash sekarang gak hanya merangsang kulit kakiku yang setiap hari selalu tertutup dengan kaos kaki dengan mulut dan lidahnya, tetapi juga dengan tangannya yang mengusap-usap kulit kakiku naik sampai ke pangkal paha.
10144Please respect copyright.PENANAvo0Uh3dGVA
"Sssshhh Om" aku mendesah sampai gak terkendali.
10144Please respect copyright.PENANAjHiQsyyGf3
Tubuhku yang kelojotan karena rangsangan dari ketiga lawan jenis yang mengerubungiku, membuatku gak sadar kalau aku sekarang digendong, dibawa ke tempat yang berbeda.
10144Please respect copyright.PENANAFTLS71lZIO
Saat aku membuka mata, aku sudah berada di atas karpet hijau di dalam ruang bengkel. Ada sekitar 10 orang yang sudah telanjang bulat sedang mengelilingiku. Menggerayangi seluruh tubuhku, menciumi tubuhku yang terlentang di atas karpet.
10144Please respect copyright.PENANAxnHPCWDHsW
"Ssshh ahhhh" tubuhku menggigil gak karuan.
10144Please respect copyright.PENANAB2FGablMwe
Gak pernah terbayangkan, apa yang aku pikirkan menjadi kenyataan. Kucoba memegang vaginaku, ternyata vaginaku sudah gak lagi tertutup celana dalamku.10144Please respect copyright.PENANAplZDvhmi7R
10144Please respect copyright.PENANAP7JG151uKl
Menatap sekelilingku vaginaku semakin gatal, rasanya aku ingin vaginaku dimasuki. Tetapi mereka hanya sekedar merangsangku dengan sentuhan, remasan, hisapan dan jilatan.
10144Please respect copyright.PENANA7j9N65dHxM
"Ssssh ahhhh, perawanin aku! Perawanin aku please!", Kataku mendesah gak karuan dengan posisi terlentang.
10144Please respect copyright.PENANAUQ4KBszBxJ
Kakiku yang mengangkang, menampakkan vaginaku yang mulai basah. "Ahhhh sssh" tubuhku dibalik menjadi tengkurap, dengan pantatku yang menungging ke atas.
10144Please respect copyright.PENANA9xi5jHeTkN
"Plak" pantatku ditampar.
10144Please respect copyright.PENANAHIU6yKJb5o
"Aw, sssh ahhh."
10144Please respect copyright.PENANAJPF2CQFo95
"Plak" pantatku ditampar lebih keras lagi.
10144Please respect copyright.PENANAOGgbtJNFHR
"Aw, ssssh ahhh, entot memekku!", Kataku memohon pada mereka.
10144Please respect copyright.PENANAXvpXb9jsAu
"Gimana ini bro, entot gak nih?", Tanya salah satu dari mereka.
10144Please respect copyright.PENANApphvqGhd1O
"Janganlah, itu calon bini Rohman!", kata salah satu dari mereka.
10144Please respect copyright.PENANACCjxny17pk
"Wah gila lu Man, masak calon bini lu, lu kasih ke kita-kita?", Tanya salah satu dari mereka.
10144Please respect copyright.PENANASnS1JtkoNi
"Ah lu Man, bokap lu kan banyak duit. Kan bisa selaput dara calon bini lu dioperasi make hymenoplasty", kata salah satu dari mereka.
10144Please respect copyright.PENANArhP3zlZsht
Saat aku mendengar perdebatan mereka yang gak kunjung penetrasi ke dalam vaginaku yang masih perawan, aku kesal. Dengan syahwat yang gak bisa aku tahan lagi, aku mencoba berdiri dari posisiku yang sedang mengangkang.
10144Please respect copyright.PENANANU8YanEVJO
Kurengkuh salah satu dari mereka, kepeluk dan lumat bibirnya, siapa pun dia, aku gak peduli.
10144Please respect copyright.PENANAVXTdgWwenK
"Eh Mbak!", Orang itu terkejut saat aku tiba-tiba bangkit lalu menghambur untuk memeluk, melumat bibirnya.
10144Please respect copyright.PENANAJ1zDSWKGNZ
Kulihat saat aku menghambur ke dalam pelukan salah satu dari mereka, yang lainnya mengelilingiku sedang mengocok penisnya masing-masing. Aku tersenyum horny, menatap banyak lelaki yang mungkin seumuran denganku atau mungkin lebih muda daripada aku sedang mengocok penisnya yang sedang ereksi.
10144Please respect copyright.PENANAgWRlN55lmg
Tatapanku menatap mereka dari wajah turun ke otot tubuh mereka satu persatu, ada yang bertubuh atletis, ada yang buncit, ada yang dadanya penuh bulu.
10144Please respect copyright.PENANAHHyUeKARgQ
"Aaahhh ssssh" aku terangsang menatap tubuh mereka, sampai aku gak kuasa menahan desahanku.
10144Please respect copyright.PENANAeDwwibPq7R
Kutatap lagi sekelilingku, tanganku yang menggesek vaginaku semakin cepat. Dengan mengigit bibir bawahku, gelombang dari dalam vaginaku gak bisa aku bendung.
10144Please respect copyright.PENANAoT3j90GsdK
Sekarang tubuhku lemas, setelah orgasmeku yang pertama dalam kondisi melumat bibir.
10144Please respect copyright.PENANA4QOeKApbZn
Kulepas kulumanku pada bibir pemuda itu, "Siapa nama kamu?", Tanyaku pada pemuda yang sedang berciuman denganku.
10144Please respect copyright.PENANASyytmhoG7M
"Andi Mbak", kata pemuda itu.
10144Please respect copyright.PENANAhNtT6F7Ihe
"Salam kenal ya Ndi! Ahhh sssh", Kataku dengan syahwat yang mulai muncul kembali.
10144Please respect copyright.PENANAs2OkOx5Utg
Sekarang yang lainnya menggerayangiku, disaat aku sedang bercumbu panas dengan Andi.
10144Please respect copyright.PENANAF6JTSO8cIA
Andi merebahkanku di atas karpet hijau, dengan kakiku yang mengangkang lebar. Sedangkan Andi sedang menindihku, dengan penisnya yang panjang berwarna hitam sedang menggesek-gesek vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAvdgZK4fHFg
"Sssh ahhhh, masukin Mas!", Kataku memohon.
10144Please respect copyright.PENANA7dkGZcqsh9
"Beneran Mbak?", Tanya Andi.
10144Please respect copyright.PENANA0sEVrMwdqW
Aku semakin kesal dibuatnya, saking kesalnya aku pegang penis Andi dengan mencoba memasukkan penis Andi ke dalam vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAehOwyzwGDz
"Ish susah amat!", Kataku frustasi.
10144Please respect copyright.PENANAFz99aCGkAb
"Biar aku bantu Mbak!", Kata Andi sambil tersenyum.
10144Please respect copyright.PENANA80YzpSrYqD
"Tampannya!", Kataku dalam hati, baru aku sadari orang yang akan mencicipi keperawananku sungguh tampan. Ya meski masih tampan Yusuf dan Malik. Dan aku rela, Andi yang mengambil keperawananku. Toh cuma selaput dara.
10144Please respect copyright.PENANA6A69xjq0ZN
"Cepetan Mas!", Kataku gak sabar.
10144Please respect copyright.PENANAkSw3NZPRG1
"Sebentar Mbak! Susah, memek Mbak masih rapet banget", kata Andi.
10144Please respect copyright.PENANA77Tl57qrM1
"Ayo dong Mas! Aku udah gak tahan", kataku dengan nafas memburu.
10144Please respect copyright.PENANAaSJMIjbII1
Blesss...
10144Please respect copyright.PENANAWvRVbh8aiz
"Aahhh Mas", wajahku mendongak ke atas, dengan tubuh melengkung.
10144Please respect copyright.PENANAtO3h11FRc7
Penis Andi mulai membelah vaginaku yang masih perawan. Rasa perih mulai menjalar melalui syaraf-syarafku.10144Please respect copyright.PENANA6yYwOVXLcA
10144Please respect copyright.PENANAOwwb99JoVD
"Tahan ya Mbak!", Kata Andi.
10144Please respect copyright.PENANACsR4HP5Xcm
"Iya Mas, aaahhhh", kataku menahan perih yang masih aku rasakan.
10144Please respect copyright.PENANAg7FzxDAEZE
Andi menunduk untuk melumat lagi bibirku, secara spontan kulingkarkan kakiku di pinggang Andi. Dan tanganku melingkar ke leher Andi. Kunikmati ciuman panasku dan rasa nikmat di vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAWCff10kBYW
Kudengar lamat-lamat suara Om Jono. "Tenang Man, Ayah akan bantu Husna untuk operasi hymenoplasty. Dan keperawanan Husna bakal pulih kayak sebelumnya."
10144Please respect copyright.PENANA1gTBMW8zW4
Sekarang tubuhku tengkurap di atas tubuh Andi, dengan penis Andi di dalam vaginaku. Kurasakan ada tangan memegang pantatku.
10144Please respect copyright.PENANAvRY0Ft5oDI
"Hennngg."
10144Please respect copyright.PENANAJYhJgSR6tF
Satu penis lagi masuk ke dalam anusku, seketika mataku mendelik. sekarang dua penis penetrasi di dua lubangku.
10144Please respect copyright.PENANABN4cMTFakF
Tubuhku belum bisa beradaptasi, kutahan sekuat mungkin dengan mencengkeram erat pundak Andi. Aku gak peduli kalau Andi kesakitan karena kukuku aku tancapkan ke kulitnya.
10144Please respect copyright.PENANANvkxDA6Ayf
Cukup lama aku mencoba beradaptasi, sampai sedikit demi sedikit aku bisa beradaptasi sepenuhnya. Dua lubangku rasanya sesak, sampai kenikmatan yang aku rasakan menjalar ke seluruh tubuhku.
10144Please respect copyright.PENANAXsYVwDsUEC
Orang yang dibelakangku mencabut penisnya, lalu aku kembali diterlentangkan. Dan Andi kembali menggenjot vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAmhf1c7a3uE
"Aahh sssssh", Andi mendesah keras lalu mencabut penisnya. Cairan semen Andi pun meluber keluar dari vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAguCXBEc1Du
Lalu aku yang masih mengangkang, dengan masih mengatur nafasku kembali ditindih. Penis ketiga mulai memasuki liang senggamaku.
10144Please respect copyright.PENANAPxN3TVxCf3
Baru beberapa genjotan di vaginaku, aku merasa akan mengalami orgasme keduaku. Tanganku mengepal, dengan wajahku mendongak ke atas merasakan orgasme keduaku dalam kondisi aku sedang digenjot.
10144Please respect copyright.PENANAqqCypx4evC
Karena tubuhku sangat lemas, aku sudah gak peduli berapa orang yang bergantian menggilirku. Dan berapa kali aku mengalami orgasme.
10144Please respect copyright.PENANAgIitr3H8KS
Dengan kondisi masih lemas, kucoba membuka mataku. Kucoba memegang vaginaku, vaginaku sangat basah dengan cairan semen mengalir dari lubang vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAz0Jl20AHa1
Kutatap di sampingku, Om Jono menatapku dengan tersenyum. Om Jono mendekatiku, membantuku untuk duduk. Saat aku menunduk melihat vaginaku, vaginaku merekah dengan labia berwarna kecoklatan dan yang gak berhenti mengalir cairan semen dari dalam vaginaku.
10144Please respect copyright.PENANAWpvrOQXMDz
Ntah kenapa aku merasa puas, ini awal dari berakhirnya keperawananku. Dan awal dari keperawananku yang baru.
10144Please respect copyright.PENANAN05TC0DceC


