Bab 4: Deepthroat dan Air Mata
2427Please respect copyright.PENANANnovS3zWPa
Malam berikutnya datang lebih cepat dari yang Rina harapkan. Jam dinding menunjukkan pukul 07.15 ketika ia berdiri di depan cermin kamar mandi rumahnya, menatap bayangan dirinya sendiri dengan mata yang sudah bengkak karena menangis diam-diam sejak sore. Tubuhnya masih terasa pegal luar biasa akibat training malam sebelumnya. analnya masih sedikit nyeri karena plug yang sempat dipasang lama, dan memek pink-nya terasa sensitif setiap kali bergesekan dengan kain celana dalam.
2427Please respect copyright.PENANAoSclkTTdfC
Chastity belt metal dingin masih mengunci rapat di pinggulnya. Pak Bambang belum memberi kunci cadangan. Hanya ada lubang kecil yang memungkinkan cairannya menetes jika terlalu basah. Rina memilih dress merah pendek yang sangat seksi seperti perintah — panjangnya hanya sebatas pertengahan paha, tanpa celana dalam di bawahnya. Payudara E-cupnya hampir meluap dari belahan dada yang rendah. puting kecilnya sudah mengeras sejak ia memakai dress ini.
2427Please respect copyright.PENANA0q4TYCMx2U
Andi sedang duduk di ruang tamu menonton televisi. Saat Rina hendak keluar, suaminya bertanya dengan polos, “Lagi mau ke mana malam-malam, Sayang? Kok tambah cantik begini?”
2427Please respect copyright.PENANAA8EWhVVBnv
Rina memaksakan senyum manis, meski hatinya hancur. “Ada acara arisan ibu-ibu kompleks, Mas. Mungkin pulang agak malam.”
2427Please respect copyright.PENANAjo7eSG6Uq5
Andi mengangguk, tidak curiga sama sekali. “Hati-hati ya. Aku sayang kamu.”
2427Please respect copyright.PENANAol6ugaB58I
Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk dada Rina. Air matanya hampir jatuh lagi, tapi ia buru-buru keluar rumah sebelum suaminya melihat.
2427Please respect copyright.PENANA9aPxWea2vK
Hujan sudah reda, tapi udara malam masih lembab. Setiap langkah membuat chastity belt bergoyang pelan, menekan kristoris yang sudah basah sejak tadi. Rina tiba di rumah Pak Bambang tepat jam 07.30. Pintu basement sudah terbuka. Bau parfum mahal dan aroma tubuh pria dewasa langsung menyambutnya.
2427Please respect copyright.PENANATQmm8YMyHW
Di dalam basement, Pak Bambang, Mas Joko, dan Denis sudah menunggu. Lampu merah semakin terang malam ini. Meja training dilengkapi tali pengikat baru, dan di rak terdapat gag ball hitam mengkilap serta beberapa dildo berukuran besar yang menyeramkan.
2427Please respect copyright.PENANAGjXQbmHqTS
“Malam ini fokus deepthroat training,” kata Pak Bambang sambil tersenyum sadis. “Kamu harus belajar menelan kontol sampai tenggorokan, Bu Rina. Sampai bisa menelan sperma tanpa menumpahkan setetes pun.”
2427Please respect copyright.PENANAndYQ2lb9oO
Rina gemetar hebat. “Pak… saya takut. Kemarin saja sudah sesak…”
2427Please respect copyright.PENANAe3C5rHatQY
Mas Joko tertawa kasar. “Itu baru pemanasan, jalang kecil.”
2427Please respect copyright.PENANA5Fdd1ICGMZ
Mereka langsung melepas dress Rina dengan kasar. Tubuh telanjangnya kembali terpapar. Chastity belt dilepas sementara, tapi anal plug ukuran sedang langsung dipasang kembali ke analnya. Rina mendesah panjang saat plug itu masuk, membuat perut bawahnya terasa penuh dan kembung.
2427Please respect copyright.PENANA6WMYu5vd3W
Denis memasang gag ball ke mulut Rina. Bola hitam itu ditekan masuk, tali diikat ketat di belakang kepalanya. Mulut Rina terbuka paksa, lidahnya tertekan ke bawah. Air liurnya langsung mulai menetes dari sudut bibir.
2427Please respect copyright.PENANAY6lviImX3C
“Glghh… mmmhh…” suara Rina teredam.
2427Please respect copyright.PENANAVYbYHjqfTZ
Pak Bambang mengambil dildo besar pertama — panjang 20 cm, tebal seperti pergelangan tangan, dengan permukaan berurat. Ia melumurinya dengan banyak cairan orgasme lalu mendekatkannya ke wajah Rina.
2427Please respect copyright.PENANAcpp6JjDIty
“Ini latihan pemanasan. Hisap dan telan sebisa kamu.”
2427Please respect copyright.PENANAaOEMr0kDiN
Dildo itu didorong masuk ke mulut Rina yang sudah terbuka lebar oleh gag ball. Hanya masuk setengahnya saja sudah menyentuh tenggorokan. Rina langsung tersedak hebat.
2427Please respect copyright.PENANA7z3Pzo7MNm
“Hkkk! Glughh! Hrrkkk!”
2427Please respect copyright.PENANA5x7hlOYxp7
Air liurnya mengalir deras seperti air terjun, menetes ke payudara montoknya yang bergoyang-goyang. Pak Bambang memompa dildo itu keluar masuk dengan irama lambat tapi dalam. Setiap kali mendorong lebih jauh, tenggorokan Rina menggembung terlihat dari luar.
2427Please respect copyright.PENANAh7EtPyQo7I
Mas Joko berdiri di samping, memainkan electro-stim di puting Rina. Listrik kecil menyengat berulang-ulang.
2427Please respect copyright.PENANAh09id8lJ02
“Zzzzt… zzzzt…”
2427Please respect copyright.PENANAS1aqw3tmTt
Tubuh Rina mengejang setiap kali listrik menyala. Kakinya gemetar hebat, cairan orgasme bening mulai menetes dari memek pinknya yang terbuka lebar.
2427Please respect copyright.PENANAEQ9gjQjZ4X
Denis merekam dari berbagai sudut, fokus pada wajah Rina yang basah air mata dan air liur.
2427Please respect copyright.PENANAULHZiwuTbl
“Bagus sekali ekspresi putus asa ini,” komentar Denis sambil tersenyum.
2427Please respect copyright.PENANAW8YqHkOtTZ
Setelah sepuluh menit menyiksa dengan dildo, gag ball dilepas. Rina batuk-batuk keras, air liur menetes ke lantai.
2427Please respect copyright.PENANA3GVSRtcj2E
“Mohon… ampun… saya tidak kuat…” isak Rina.
2427Please respect copyright.PENANA995GakomNT
Pak Bambang menampar pipinya pelan tapi tegas. *Plak!*
2427Please respect copyright.PENANALwGEuFWYWh
“Kamu tidak boleh menolak. Ini sudah jadi kewajibanmu.”
2427Please respect copyright.PENANAHoU29Rbllc
Sekarang giliran kontol asli. Pak Bambang duduk di kursi khusus, kontolnya yang tebal 18 cm sudah berdiri tegak, berdenyut-denyut. Rina dipaksa berlutut di antara kedua kakinya.
2427Please respect copyright.PENANAY6JnRDllDk
“Buka mulut lebar-lebar. Telan sampai habis.”
2427Please respect copyright.PENANA9nNz4mLKaT
Rina membuka mulutnya. Kepala kontol Pak Bambang masuk, lalu semakin dalam. Saat menyentuh tenggorokan, Rina langsung tersedak parah.
2427Please respect copyright.PENANAKL7VPZLbv2
“Gluckkk! Hrrkkk! Hkkk… hkkk!”
2427Please respect copyright.PENANAEFf1tK7cio
Pak Bambang memegang kepala Rina dengan kedua tangan, mendorong pinggulnya maju perlahan. kontolnya masuk lebih dalam, membuat leher Rina terlihat membulat.
2427Please respect copyright.PENANAn1WUUA5FZ3
“Bagus… rasakan denyutannya di tenggorokanmu,” bisik Pak Bambang penuh kenikmatan.
2427Please respect copyright.PENANA0WLBq2VYIG
Air mata Rina mengalir deras. Hidungnya tersumbat, napasnya hanya bisa lewat hidung tipis. Bau maskulin kuat kontol Pak Bambang memenuhi seluruh indra penciumannya. Rasa asin dan pahit cairan awal sudah memenuhi lidahnya.
2427Please respect copyright.PENANAm9s2QkLa7A
Mas Joko berdiri di belakang Rina, memasukkan dua jari ke memeknya yang sudah banjir sambil memutar plug di analnya.
2427Please respect copyright.PENANAZJzKE5Mdjs
Pluk… pluk… pluk… suara basah jari memompa memek Rina terdengar jelas.
2427Please respect copyright.PENANA6TZMZDKKID
Rina menjerit di dalam tenggorokannya. Sensasi dari depan dan belakang membuat otaknya hampir meledak. Tubuhnya gemetar hebat, kakinya melemas, hampir jatuh berlutut.
2427Please respect copyright.PENANA5QY4dfWKXg
Pak Bambang mulai memompa lebih cepat. Setiap hantaman membuat air liur Rina menyembur keluar dari sudut bibirnya.
2427Please respect copyright.PENANABshoOc55Ld
“Gluck! Gluck! Gluck! Gluck!”
2427Please respect copyright.PENANAEV3GyWmIIc
Denis merekam close-up wajah Rina yang penuh air mata, mulut menggembung, dan leher yang naik turun.
2427Please respect copyright.PENANAB0fPxKr63V
Setelah hampir 15 menit deepthroat brutal, Pak Bambang mendesah keras.
2427Please respect copyright.PENANAiSnttqtuzd
“Sekarang telan semuanya!”
2427Please respect copyright.PENANA80LRcVT5xD
kontolnya berdenyut hebat di dalam tenggorokan Rina. sperma kental panas menyembur langsung ke kerongkongannya.
2427Please respect copyright.PENANAJLPpuc7OYL
“Gllluuurrrkkkk!!!”
2427Please respect copyright.PENANAsP22r6Z48J
Rina tersedak parah. Matanya melotot, air mata mengalir seperti sungai. Sebagian sperma keluar dari hidungnya karena terlalu penuh, tapi ia berusaha menelan sebanyak mungkin. Rasa asin pahit yang kental memenuhi tenggorokannya hingga ke perut.
2427Please respect copyright.PENANAkv345qkVVt
Pak Bambang menarik kontolnya keluar. Rina batuk-batuk hebat, sperma menetes dari mulut, hidung, dan dagunya ke payudaranya.
2427Please respect copyright.PENANAusRxBrttFe
“Bagus… pertama kali sudah bisa menelan sebagian besar,” puji Pak Bambang sambil menepuk kepala Rina seperti anjing.
2427Please respect copyright.PENANA7SH2RvBDi1
Tapi training belum selesai.
2427Please respect copyright.PENANA3WB9cnM1kN
Mereka mengikat Rina di meja training dengan posisi kepala tergantung ke bawah (upside down). Mulutnya tepat sejajar dengan kontol Mas Joko dan Denis yang bergantian.
2427Please respect copyright.PENANAUpLhiMiLch
Selama hampir 40 menit berikutnya, Rina dipaksa deepthroat bergantian. Tenggorokannya semakin longgar tapi juga semakin sakit. Air liurnya membasahi seluruh wajahnya yang terbalik. Setiap kali kontol masuk dalam, perutnya terasa penuh tekanan.
2427Please respect copyright.PENANAXPnHad2n86
Mas Joko yang paling kasar. Ia memegang kepala Rina dan menghantam tanpa ampun hingga bola-bolanya menampar dahi Rina berulang kali.
2427Please respect copyright.PENANAygw90krCgW
*Plak plak plak*
2427Please respect copyright.PENANAecMviBx1v2
Rina menangis tanpa suara lagi. Hanya erangan tersedak yang keluar. Tapi anehnya, memeknya semakin banjir. cairan orgasmenya menetes ke perut dan dada karena posisi terbalik.
2427Please respect copyright.PENANAbQBQwJ1Eqi
Pak Bambang memainkan electro-stim di kristoris dan putingnya tanpa henti. Kombinasi sakit di tenggorokan, listrik di dada, plug di anal, dan jari di memek membuat Rina orgasme tanpa disentuh kontol di memeknya.
2427Please respect copyright.PENANAm1ZAdQ4Bib
“Aaahhh… mmmhhh… hkkk!!!” orgasme pertamanya datang dengan hebat. Tubuhnya kejang liar di ikatan, cairan orgasme orgasme menyembur deras ke lantai.
2427Please respect copyright.PENANAc1wFI9wP9U
Orgasme kedua datang saat Denis menyemburkan sperma ke dalam mulutnya yang terbuka lebar. Rina menelan dengan susah payah, sebagian sperma mengalir ke hidung dan matanya.
2427Please respect copyright.PENANARg0oSuOOuX
Saat training hampir selesai, Rina sudah terbaring lemas di lantai basement. Tubuhnya penuh keringat, sperma, dan air liurnya sendiri. Tenggorokannya terasa perih dan bengkak. Mulutnya masih terbuka lemah, lidahnya terjulur sedikit.
2427Please respect copyright.PENANAX2vgvDQIV8
Pak Bambang berlutut di depannya, mengusap rambut basah Rina dengan lembut yang kontras dengan sikap sadisnya.
2427Please respect copyright.PENANAjcnmwcO2AE
“Kamu mulai terbiasa. Besok kita tambah durasi dan kedalaman. Pulanglah sekarang. Besok malam jam 7 tepat.”
LANJUTAN CERITA https://lynk.id/novelhambilah 2427Please respect copyright.PENANAqRqvCiBFrX
LINK ALTERNATIF https://lynk.id/hambilah2427Please respect copyright.PENANA4jiL6mxoYs
2427Please respect copyright.PENANAejeaZuIYuf


