"Jadi suami ibu udah tau?"
878Please respect copyright.PENANAfOE7YcxMkB
"Iyaa. Lagian kalau aku minta bantu inian sama dia enggak pernah mau terus."
878Please respect copyright.PENANAqNqqBOO1Za
"Kalau sama Bang Sani, suami ibu tau?"
878Please respect copyright.PENANAQNu68kWJqo
"Enggak, ini taunya sama kamu doang. Aku udah cerita sama suami aku tentang kamu sama Bu Nisa. Terus aku udah kasih tau kamu orangnya gimana, jadi setuju deh."
878Please respect copyright.PENANAkipATE3HKR
Lalu gw merapatkan duduk Gw dengan tubuh indah Bu Lena yang sekarang hanya mengenakan BH serta CD saja.
878Please respect copyright.PENANAWf0euE7Tqm
Gw usap pipi Bu Lena yang cantik itu. Lalu Gw cubit hingga dia tertawa heran dengan tingkah Gw. Tangan Gw mulai turun ke lehernya Bu Lena, lalu ke bahunya. Gw tarik badannya agar mendekat ke Gw dan...
878Please respect copyright.PENANAnE8QggprTR
"Mmpphhhhh, mmpphhhhh." Gw lumat bibirnya dengan mesra sambil membelai rambutnya yang masih terbungkus jilbab itu. Matanya terpejam tetapi terlihat kerutan senyum di pinggir matanya.
878Please respect copyright.PENANAc1qylspjKZ
Gw rasa Bu Lena merasa suka dengan permainan Gw, Gw tau itu karena dia juga mengikuti gerakan lidah Gw bahkan memasrahkan seluruh mulutnya agar Gw eksekusi.
878Please respect copyright.PENANAn38h4O1vcu
Agar tak menganggur, tangan kiri Gw mulai masuk ke dalam segitiga berwarna merah muda milik Bu Lena. Merasakan lebatnya bulu jembut Bu Lena, berbeda dengan jembut Bu Nisa yang berbentuk persegi panjang itu. Hahaha, selalu lucu kalau mengingat bentuk itu.
878Please respect copyright.PENANADkhlhKgwb0
Gw masukkan jari tengah Gw ke dalam memek Bu Lena. Dia tersentak, mulutnya diam tidak merespon ciuman Gw lagi. Mungkin dia kaget baru merasakan kembali ada jari orang lain yang menyentuh memek nya.
878Please respect copyright.PENANA4oAHSeQ9xn
Gw celupkan jari tengah Gw ke dalam memek Bu Lena. Berawal dengan gerakan pelan, lalu sedang. Tak lupa juga Gw mainkan klitorisnya dengan memutar-mutarnya. Lalu kembali Gw kocok memeknya hingga Gw merasakan air hangat keluar dari dalam liang senggamanya itu. Tahu dia orgasme, gw pindahkan ciuman Gw ke lehernya dan tangan kanan Gw merangkul pundaknya agar Bu Lena bisa memeluk Gw.
878Please respect copyright.PENANA1H0LsV66ES
"Jhakkk, gila kamuu. Aku keluaaarrrr." kata Bu Lena dengan lantang sambil memeluk Gw dengan sangat erat.
878Please respect copyright.PENANAzHzAiZ2jhf
Nafasnya kini terengah-engah. Bagaikan seseorang yang baru saja dikejar-kejar anjing. Bu Lena mengusap-usap pundak Gw. Diupuk-upuknya seolah berkata terima kasih karena telah membuatnya pipis enak seperti itu.
878Please respect copyright.PENANACCFQ7UNTBM
Lalu Gw pindahkan tangan kiri Gw ke punggung Bu Lena. Gw peluk erat Bu Lena bagaikan seorang anak yang baru bertemu ibunya setelah sekian lama. Iseng, Gw buka BH yang sedari tadi terpasang menutupi gunung indahnya. Sekarang terpampang jelas sumber susu dari kedua anaknya. Toketnya berbeda dengan Bu Nisa. Toket Bu Lena lebih besar tetapi sudah kendor. Bukan Gw enggak suka, bahkan ini menjadi tambahan tipe toket yang bakal Gw nikmati. Toket kenyal yang empuk.
878Please respect copyright.PENANASGFT8sSItP
*Slurlpp slurlppp
878Please respect copyright.PENANAoHhiD4O51l
Gw sedot toket Bu Lena bagaikan seorang bayi yang kehausan. Mulutnya ternganga menikmati hisapan Gw di toketnya.
878Please respect copyright.PENANA8ICCqvgLHJ
"Ughhhhh. Enaknya Jak dijilatin kamu."
878Please respect copyright.PENANAkQo6PLcwMm
"Ibu mau dijilatin terus sama saya gak nantinya??" kata Gw disela-sela sedotan Gw ke toket Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANA9xfmJ6jRyQ
"Iyaaa, mauuuu."
878Please respect copyright.PENANApEdSHMkLqZ
*Slurpp slurppp
878Please respect copyright.PENANA6mHOpgRWzN
Suara sedotan Gw ke toket Bu Lena
878Please respect copyright.PENANAx7sjnHDUHm
"Ibu mau jadi Ibu saya atau istri saya?" tanya Gw lagi.
878Please respect copyright.PENANAsW5WWm1NJU
"Bedanya apa?"
878Please respect copyright.PENANAzxA7PC257o
"Enggak ada bedanya, dua-duanya bakal saya ngentotin. Hahaha."
878Please respect copyright.PENANAB6Mdp2KsWn
"Kamu diajarin sama siapa ngomong kayak gituu?"
878Please respect copyright.PENANAfGgKyJgkhV
"Bu Nisa."
878Please respect copyright.PENANAA8a82PtOgs
"Hualahh, dasar tuh orang."
878Please respect copyright.PENANAKoEkAbI2dh
"Langsung main yuk, Bu."
878Please respect copyright.PENANAMwonoNakEV
Bu Lena mengangguk.
878Please respect copyright.PENANA7R7RcpqSr3
Bu Lena langsung bangkit dari duduknya. Dia langsung menbanting Gw agar tiduran dibawahnya. Bu Lena membuka baju Gw, lalu di jilati puting Gw dengan lidahnya.
878Please respect copyright.PENANABEHyvvLre1
*Slurpp slurppp
"Kamu gemesin deh Jak, hehehe." tawa nya di sela-sela jilatannya.
878Please respect copyright.PENANAd1VPJajKAV
Sambil menjilati puting Gw, Bu Lena membuka gesper lalu mempeloroti celana Gw hingga hanya tersisa kontol Gw yang tertutupi CD Gw.
878Please respect copyright.PENANA5wNRyk1xrh
"Udah berapa cewek yang pernah nyepongin kamu, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAT8csrs7PP5
"Baru Bu Nisa sama Bu Lena."
878Please respect copyright.PENANAUe6SCIw4D3
Bu Lena mempeloroti CD Gw hingga terlihat kontol Gw yang tegak mengacung. Lalu dilahapnya kontol Gw hingga masuk kedalam mulut Bu Lena. Dihisapnya dengan penuh nafsu, tak lupa juga biji Gw dimainkannya dengan jari jemarinya.
878Please respect copyright.PENANAvYB8jjORF9
"Enakk banget buu."
878Please respect copyright.PENANA1mf8EWAUj9
Tangan Gw memegang kepala Bu Lena yang masih tertutupi oleh jilbabnya itu. Gw naik turunkan menuntun gerakan kepalanya.
878Please respect copyright.PENANAaSFWJqruEo
*Clockkk clockk clockk
878Please respect copyright.PENANAoafOZS4Rmp
Lalu Bu Lena mengeluarkan kontol Gw dari mulutnya. Sekarang Bu Lena mulai menjilati biji Gw. Dilumatnya biji Gw satu persatu hingga dilahap semuanya. Diputar-putarnya dengan lidah lalu dijilatnya hingga basah seluruh kantong biji Gw.
878Please respect copyright.PENANA8w3wmyR6n4
"Bu Nisa pernah nyepong biji kamu, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAToMtFuEzV2
"Pernah, Bu. Cuma waktu itu geli banget jadi saya enggak kuat. Tapi sekarang kok jadi enak yah."
878Please respect copyright.PENANA6fFuBHIkOz
"Enak dong, siapa dulu yang nyepongin. Hehehehe."
878Please respect copyright.PENANA6Yi5BccUul
"Jak, Bu Nisa pernah jilatin sunhole kamu gak??" tanya Bu Lena lagi.
878Please respect copyright.PENANAtCvyRlOXCh
"Sunhole itu apa, bu?"
878Please respect copyright.PENANA3jroBSlzk4
Lalu tiba-tiba Bu Lena memindahkan jilatannya menuju lubang dubur Gw. Sontak Gw terperanjat sekaligus heran. Kok bisa bagian itu menjadi sumber kenikmatan juga.
878Please respect copyright.PENANAWFJilNesmZ
"Ahhh, gila Bu Lena. Mantep bangett."
878Please respect copyright.PENANAXGXIfrVXNw
Bu Lena mengambil bantal yang lumayan padat, lalu menaruhnya di bawah pinggang Gw agar dia mudah untuk menjilati Sunhole Gw. Kontol Gw pun dikocoknya agar menambah sensasi dari service nya.
878Please respect copyright.PENANAtPya3lJeCv
"Buu, gilaaa. Enak banget ihhh."
878Please respect copyright.PENANAR3YCb831lA
Diludahinya dubur Gw agar melicinkan permukaan dubur Gw untuk mempermudah dia menjilati tiap sisi sunhole Gw. Bu Lena sapu semuanya dengan lidahnya, lalu dia sedot. Kadang sesekali dia masukkan pangkal lidahnya ke lubang kotor itu.
878Please respect copyright.PENANA5kjIK3P9y6
"Kita 69 yuk, Jak."
878Please respect copyright.PENANAMBtk9Bp8XB
"Apa tuh, Bu?"
878Please respect copyright.PENANAfMfAuoognj
"Jadi aku nyepongin kamu, kamu jilatin memek aku."
878Please respect copyright.PENANAvpPYapluRD
Bu Lena bangkit dan melempar bantal yang mengganjal pinggang Gw tadi. Dia membuka CD nya lalu diarahkannya memek Bu Lena menuju mulut Gw. Memeknya wangi, berbeda dengan memek Bu Nisa. Tetapi walaupun berbau, aroma memek Bu Nisa itulah yang membuat Gw bergairah.
878Please respect copyright.PENANA95scbtlQMD
*Slurppp slurpppp
878Please respect copyright.PENANAqS7KuN49K7
Gw menyedot seisi memek Bu Lena. Lalu Gw mencari tonjolan yang disebut Bu Nisa itil atau clitoris. Setelah Gw menemukannya, Gw jilatilah clit itu hingga paha Bu Lena gemetar.
878Please respect copyright.PENANAeKt7G5TBnO
"Hmmmmpphh, hmpphhhh."
878Please respect copyright.PENANAhxJeru1QL7
Bu Lena mencoba untuk mengatakan sesuatu tetapi tetapi tidak terdengar apapun karena mulutnya penuh dengan kontol Gw.
878Please respect copyright.PENANAEYaJfbR6yV
*Clockk clockk clockk
Gw kembali menyapu-nyapu clitoris Bu Lena dengan lidah Gw. Lalu Gw mencoba untuk menjilat sunhole nya, tetapi Gw tidak kuat. Gw hanya bisa salut dengan Bu Lena karena kuat menjilati sunhole Gw dengan lahapnya.
878Please respect copyright.PENANATNeFdQnWsD
Sambil menikmati memek Bu Lena, Gw usap-usap pantat bohainya itu. Gw remas-remas saking gemasnya. Kadang Gw tabok beberapakali.
878Please respect copyright.PENANA9P45SRjrNv
"Heyy, gemess yaaa. Hahaha." kata Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANADRwVWasENb
"Iyaa, Bu. Bohai banget sihh."
878Please respect copyright.PENANA7SRlSqJRhX
"Hehehe, anugerah. Ayu, Jak. Kita main." kata Bu Lena menyudahi permainan 69 kami.
878Please respect copyright.PENANA2oqznYfRqM
Bu Lena membalikkan badannya menghadap Gw. Dia mengusap-usap dada Gw yang bidang sambil menggigit bibir bawahnya. Lalu dia mencium bibir Gw dan menatap mata Gw secara dekat. Dia tersenyum, entah apa yang dia pikirkan.
878Please respect copyright.PENANA6vRQ8BmPCT
"Puasin aku yah, Jak."
878Please respect copyright.PENANAIyNSgaUmIk
Lalu Bu Lena berjongkok di atas kontol Gw. Mencoba memasukkan kontol Gw secara perlahan ke dalam memeknya yang sudah basah itu. Dia gesek-gesekkan terlebih dahulu di pintu gerbang kenikmatan itu.
878Please respect copyright.PENANAF4ORTSP1tU
*Cleck cleck
878Please respect copyright.PENANAn1Vl63l0sd
*Blesss
878Please respect copyright.PENANAZshdnTK7hB
"Ahhh, Jaakk."
878Please respect copyright.PENANAzVw8uCJY3u
"Kenapa, Bu?"
878Please respect copyright.PENANAKjt0cZn7HG
"Enaakkk."
878Please respect copyright.PENANAPGK2LIcqQO
Bu Lena hanya berdiam. Mungkin dia sedang merasakan kontol yang real sedang memasuki liang senggamanya. Padahal Bu Lena sudah pernah ngentot dengan Bang Sani, mungkin dia tidak menikmatinya.
878Please respect copyright.PENANA0jxyj1yKuu
"Enak, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAaZOJxHo1F6
"Enak banget, Bu."
878Please respect copyright.PENANAzTOE8R9p0m
Bu Lena mulai menaik turunkan pantatnya, matanya masih terpejam, kepalanya mendangak ke atas. Tangannya masih bersandar di atas dada Gw yang bidang ini.
878Please respect copyright.PENANAR24KP4vZd6
"Enaakk banget Jakk, memek aku penuh sama kontol kamuu. Ahh ahh ahh" racaunya
878Please respect copyright.PENANAtuBpsmWfKZ
"Ahhh, aahhh. Beda banget Jak sama waktu pake dildo. Huhh huhh"
878Please respect copyright.PENANAhiY7LJKKHo
"Enakan mana Bu sama waktu ngentot sama Bang Sani." tanya Gw.
878Please respect copyright.PENANAzkoTnfOwBa
"Huhh, bedaa Jakk. Bang Sani mainnya monoton. Gitu-gitu ajaa."
878Please respect copyright.PENANAde7GuNasrh
*Plakkk
878Please respect copyright.PENANAgRt0KruKj3
Gw tampar paha Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAD9ZlsCYoWq
"Makanya ngentot sama Jaka ajaa. Ngapain ngentot sama Bang Sani."
878Please respect copyright.PENANAIgn603PVwV
"Ampun Jakkk, ahhh. Abis saya enggak tau kalo kamu bisa diajak ngentot. Abis kamu kalem bangett. Ahhhh, Jak. Saya mau keluar."
878Please respect copyright.PENANAnhQ0d5Tvk3
"Keluarin ajaa Bu. Biar ibu enak."
878Please respect copyright.PENANAzQWblL0tMC
"Ahhh, mantep banget Jak kontol kamuuu."
878Please respect copyright.PENANAlQUMBgEO7m
Lalu agar Bu Lena mendapatkan klimaksnya, Gw mengerakkan pinggul dari bawah. Karena dalam posisi ini Gw bisa memompa dengan sangat cepat. Gw pegang paha Bu Lena, dan Bu Lena menjatuhkan badannya ke belakang dengan tangan sebagai tumpuan.
878Please respect copyright.PENANA56JMlk4sar
"Ahhh, Jak. Gilaa kamuu Jakkk. Enggak salah Bu Nisa milih kamu buat diajak ngentot Jaakkk."
878Please respect copyright.PENANAh8ZhCl8Zir
*Plok plok plok plok
"Ahh, Jak. Saya keluar Jaakk.. "
878Please respect copyright.PENANAKrqCNed1AJ
Bu Lena menjatuhkan badannya di atas badan Gw. Dia terkulai lemas setelah cairan kenikmatan keluar dari lubang senggamanya. Tangannya terbuka lebar tanpa tenaga. Memeknya masih berkedut-kedut Gw rasakan dengan kontol Gw yang masih on.
878Please respect copyright.PENANAmA4VpmvtTI
Gw peluk Bu Lena bagaikan pacar Gw sendiri. Gw usap-usap punggungnya. Lalu Gw buka jilbabnya agar gw bisa mencium rambutnya yang wangi.
878Please respect copyright.PENANAfv35AkFOom
"Jak, " panggilnya.
878Please respect copyright.PENANAgJHcftNFuN
"Iya, Bu?"
878Please respect copyright.PENANAS440BjCH4V
"Aku nyaman banget begini. Hehehe."
878Please respect copyright.PENANAUAgo79PdcG
"Yeh, ibu. Saya yang kentang atuh."
878Please respect copyright.PENANAgjGQoNkHnp
"Ayo deh."
878Please respect copyright.PENANARrRBsTOvCM
Lalu Gw balikkan posisi Bu Lena agar tiduran di kasur dan Gw berada di atasnya bersiap untuk menikmati tubuhnya. Bu Lena hanya tersenyum melihat Gw yang sedang menggosok-gosokkan kepala kontol Gw ke memek Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAMezXfvaVPh
*Jlebb
Kontol Gw telah masuk ke dalam liang senggamanya.
878Please respect copyright.PENANAsLHAPVYKEc
"Ayo, Jak. Hajar."
878Please respect copyright.PENANAsDlNxtsJIW
Gw mulai memompa kontol Gw di dalam memek Bu Lena. Terasa becek sekarang setelah Bu Lena mendapatkan orgasmenya.
878Please respect copyright.PENANAbLK5h8uKvn
Tak mau menganggur, mulut Gw pun ikut bekerja dengan menjilati toket besar Bu Lena yang sedikit kendor itu. Bu Lena mengusap-usap kepala Gw bagaikan ibu yang sedang menyusui anaknya. Tetapi, bedanya disini Gw juga mengentotinya. Bukan, dia yang minta untuk dientotin.
878Please respect copyright.PENANA7KuCD84CRn
"Ahh, Jak. Aku dapet lagiii."
878Please respect copyright.PENANAu24ImGGpgd
"Dapet apaa, Bu?" tanya Gw sela-sela sedotan Gw ke toket Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAlfNFSwH3Sp
"Dapet enaknyaaaa. Aahhhh."
878Please respect copyright.PENANAHWte5C3DE0
Gw berhenti menyedot toket besar Bu Lena itu dan mulai fokus untuk mempercepat sodokan kontol Gw ke memek Bu Lena. Bu Lena hanya bergelinjang keenakan atas perbuatan Gw. Sungguh sangat disayangkan suaminya impoten yang berakibat menganggurnya seorang istri bohai yang sangat binal ini.
878Please respect copyright.PENANArO1a7HRGw1
"Ahhh, Jak. Saya mau sampeee."
878Please respect copyright.PENANA7PINjsz1bF
"Iyaa, Bu. Samaaa."
878Please respect copyright.PENANAsnqEzzQCle
Gw lumat bibir Bu Lena dan bahkan kami berebut oksigen karena nafas kamu yang terengah-engah dengan posisi hidung yang berhadapan.
878Please respect copyright.PENANAXqYnpMqup5
"Ahhh, Jakkk. Enak banget sumpahh."
878Please respect copyright.PENANAfCp1UVYtZi
"Keluarin nih, Bu??"
878Please respect copyright.PENANAzC3WZ2OMSX
"Iyaa."
878Please respect copyright.PENANAWPbL64b8h3
"Dalem apaa luaarr??"
878Please respect copyright.PENANAWLE8nfJv4q
"Daleemm ajaa, Jakkk. Saya mau nikmatin peju anget kamu banjir di dalem memek sayaa."
878Please respect copyright.PENANAwCyOv4Fo5s
*Plok plok plok plok
Hajaman kontol Gw semakin cepat hingga tak karuan. Sampai Gw dan Bu Lena keluar bersamaan.
878Please respect copyright.PENANASm08TNmIr0
*Serr serr
878Please respect copyright.PENANAros8NZWGDZ
*Crottt croottt croottt
878Please respect copyright.PENANAmk27Md8XkA
"Ahhh, Jak."
878Please respect copyright.PENANAOiooMcdSEF
Gw jatuhkan tubuh Gw di samping tubuh Bu Lena yang berisi itu. Gw menghadap Bu Lena agar Gw bisa menikmati ekspresi kepuasannya.
878Please respect copyright.PENANATi5oixddtm
Bu Lena tersenyum ke Gw. Gw pun juga membalas senyumannya. Lalu Gw peluk Bu Lena dan mendekapnya.
878Please respect copyright.PENANAhR5DSHhFq9
"Makasihh yaa, Jakk. Akhirnya saya bisa dapetin kenikmatan ini lagi."
878Please respect copyright.PENANAhcFR26dirO
"Terimakasih juga Bu Lena. Akhirnya saya bisa nikmatin tubuh ibu juga. Hahaha."
878Please respect copyright.PENANAFU7GT7GCWK
Dalam peluh, kami berdekapan dengan bahagia. Seorang istri beranak dua yang akhirnya mendapatkan kenikmatan setelah sekian lama tidak didapatnya. Dan seorang anak muda yang akhirnya bisa menikmati tubuh seorang ibu rumah tangga yang bohai ini.
878Please respect copyright.PENANAD8DP51VYQN
"Ihh, tangannya iseng." kata Bu Lena mengomentari tangan Gw yang kembali menggerayangi toketnya.
878Please respect copyright.PENANAaHU37ukTDU
"Gemes Bu abisnya."
878Please respect copyright.PENANADIZTdireQg
"Gedean mana sama punya Bu Nisa?"
878Please respect copyright.PENANANwFpC29cpL
"Sama gedenya." kata Gw sambil mencubit pentil coklatnya.
878Please respect copyright.PENANAm4MMaeSFGO
"Bohong."
878Please respect copyright.PENANAlBS7LuqeOO
"Bener, Bu. Tapi punya Bu Nisa masih kenceng, punya ibu udah rada kendor, kan udah nyusuin dua anak. Hehehe."
878Please respect copyright.PENANAd3xIsfSksp
"Iyaa nih." kata Bu Lena dengan cemberut.
878Please respect copyright.PENANAfyAWRWiNsw
"Tapi saya suka kok, Bu. Enak gini, empuk. Hahaha. Dan juga pentilnya coklat, kalo Bu Nisa pink. Jadi kayak bule."
878Please respect copyright.PENANALFOg3gWBFZ
"Jadi kamu suka yang coklat??" tanyanya sambil menunjukkan toketnya ke wajah Gw.
878Please respect copyright.PENANAOVLRTZEgmG
"Dua duanya sukaaa. Yang penting bisa diginiin." kata Gw lalu menyedot toket Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAwRVhJqy6kM
"Hahaha, Jakkk, Jak. Gemes ih sama tingkah kamu."
878Please respect copyright.PENANA8teeRcPyg9
"Bu, kalo misalnya kita ngobrol sambil ngentot, enak gak??"
878Please respect copyright.PENANAW5QmRrofFr
"Hah?? Gimana??" tanya Bu Lena keheranan.
878Please respect copyright.PENANA9GyQ43V6AY
"Jadi saya masukin kontol saya ke memek Bu Lena dalam posisi kayak gini. Tapi digerakin pelan aja sambil kita ngobrol."
878Please respect copyright.PENANAPD9nOivR1S
"Ayuk deh, saya juga mau nyoba."
878Please respect copyright.PENANABK13YqBW5H
"Bu." ucap Gw.
878Please respect copyright.PENANA6n4oerws9q
"Ahh. Kenapa, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAqwcMQahnNU
"Sebenernya saya kesini juga ada misi khusus sama Bu Nisa."
878Please respect copyright.PENANA9t4CKiC2Di
"Uhh,, apa,, tuh, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAFLWGf9lS3H
Gw masih memaju mundurkan kontol Gw di dalam memek Bu Lena dari belakang. Kami ingin mencoba hal baru yaitu ngobrol sambil ngentot. Entah apa yang ada di pikiran kami, apakah sebegitu terjerumus ke dalam nafsu sehingga berbincang-bincang pun diselingi dengan ngentot seperti ini.
878Please respect copyright.PENANAXU3fltODAq
"Jadi gini, Bu. Tadi sore saya ngentot sama Bu Nisa kan."
878Please respect copyright.PENANAk4AB6Mc5j1
*crett. Suara gerakan kontol gw di dalam memek Bu Lena yang masih banjir
878Please respect copyright.PENANAHeENO6c0U8
"Huhh, kamuu Jaakk. Kuat banget sihh. Baru ngentot sama Bu Nisa kok bisa aja masih ngelayanin saya ampe dua ronde gini. Mau ronde ketiga malah."
878Please respect copyright.PENANAxM1FhBqFN4
"Enggak, Bu. Cuma ngentot cepet aja. Abis saya udah kebelet."
878Please respect copyright.PENANALltP1mTH2g
"Jakhh. Kebelet itu pipishhh. Kalo mau nghentot mahh bhukan kebhelethh."
878Please respect copyright.PENANA1D53nxkLwY
"Terus apa, Bu?"
878Please respect copyright.PENANAIjlqOO3NEY
"Shanghee, Jhakkk."
878Please respect copyright.PENANATD8MHcsGVW
Gw menghentikan genjotan kontol Gw sebentar.
878Please respect copyright.PENANA5IOMRFsffD
"Iya, Bu. Abis saya sange. Yaudah saya ajak Bu Nisa ngentot di kamarnya Bang Sani. Terus kan maen cepet, buru-buru kan, jadi kasurnya Bang Sani sedikit rusak gitu."
878Please respect copyright.PENANAeYSFqutt4X
"Yaudahh, nanti saya beliin kasur baru lagi. Sekalian kamarnya saya bagusin. Saya kasih peredam suara segala macem biar kalo ngentot sama saya atau Bu Nisa gak ada yang denger."
878Please respect copyright.PENANA418hJJvyCT
"Bener ya, Bu."
878Please respect copyright.PENANAY3gf6oPCEK
"Iyaa, bener." kata Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANA0WoAgDXx1o
Gw pun melanjutkan genjotan kontol Gw lagi di memeknya Bu Lena. Dengan gerakan yang santai. Tak lupa juga toketnya Gw remas-remas dari belakang.
878Please respect copyright.PENANAGNdNc8ena1
"Bu. Kok suami Ibu izinin kita ngentot sih?"
878Please respect copyright.PENANA0XHGTgt8mR
"Uhh, abis gimana. Dia udah impoten, Jak."
878Please respect copyright.PENANApsklMzWjna
"Jadi Ibu udah enggak sayang lagi sama dia gitu."
878Please respect copyright.PENANANSMkdlEAE2
"Masih atuh, Jak. Walaupun memek saya milik kamu, tapi hati saya milik suami saya. Hehehe."
878Please respect copyright.PENANAL2sDtFqKKg
"Hmm. Beda dong sama Bu Nisa."
878Please respect copyright.PENANA1hOiQDPsii
"Emang kenapa, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAgCsTX07Iru
"Suaminya bikin susah dia terus. Gak pernah bikin dia seneng. Jadi, hati dan memeknya udah milik saya, Bu. Hahaha."
878Please respect copyright.PENANAZp3jacHfYc
"Sialan kamu, Jak. Nasib kamu bagus banget. Belom sebulan kerja disana udah dapet dua memek aja."
878Please respect copyright.PENANAvdixnRiOTA
"Iya nih, mana memeknya enak-enak banget lagi."
878Please respect copyright.PENANAdqC7gmm0Pj
"Jhakk, selesain dong. Udah mulai enak nih."
878Please respect copyright.PENANAtpP1RNOji7
"Iya Ibu Guru."
878Please respect copyright.PENANAywgLIjMyUr
*Plakkk
Gw menampar pantatnya yang lebar itu.
878Please respect copyright.PENANArwdhAMVZ3A
Sekarang adalah saatnya Gw untuk mengencangkan laju kontol Gw di dalam memek Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAIfFU2guSxN
"Ahh, Jhakk."
878Please respect copyright.PENANAUK4OoTfel7
*Cplokk cplokk cplokk
878Please respect copyright.PENANAexCZZ714rb
"Kencengin lagi, Jaakkk"
878Please respect copyright.PENANAF8PNYOWtUn
"Iya, Buu."
878Please respect copyright.PENANAuOmhyvWKoT
Gw pun menuruti perintah guru kelas 3 itu untuk mempercepat gerakan pinggul Gw. Matanya sudah terpejam menikmati hantaman kontol Gw yang sedang mengaduk-aduk memeknya. Mulutnya sampai menganga tidak karuan.
878Please respect copyright.PENANATLUqVHa60g
"Bu, udah mau sampe nih."
878Please respect copyright.PENANAJwnGrBtIhu
"Terusin aja, Jakkk. Enak bangett iniii. Ehmhhh"
878Please respect copyright.PENANAwJUHFo1RGn
*Cplokk cplokk cplokk
878Please respect copyright.PENANAuUhvTjgp4g
"Jakk."
878Please respect copyright.PENANAeVSGkggbhT
"Iya, Buu. Ini udah mau keluar."
878Please respect copyright.PENANAd5F0Qz5Y0p
"Coba, Jak. Keluarin peju kamu di muka saya, Jak."
878Please respect copyright.PENANA8f6AHyALCj
Gw pun langsung bangkit berdiri ke atas tubuh Bu Lena dan langsung mengocok kontol Gw ke arah muka Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANA9dxvhS52eG
"Ahh, Jak. Aku puas banget malem ini."
878Please respect copyright.PENANAHJMJjlNKeM
*Crottt crott crott. Peju Gw berhamburan di wajah Bu Lena
878Please respect copyright.PENANAtCiu3U3I4S
"Duh, Jak. Udah kayak lonte aja aku."
878Please respect copyright.PENANA1xIRYqUlVT
"Huhh, Bu."
878Please respect copyright.PENANArLZwfaGiax
"Kenapa, Jak?"
878Please respect copyright.PENANAGOqoJme0iV
"Chapekk."
878Please respect copyright.PENANA6aSEdtpvma
"Sini, peluk saya."
878Please respect copyright.PENANApj4wajQS2V
"Gamau ahh, banyak pejunya."
878Please respect copyright.PENANA8fI7M0aFPH
"Lah, ini peju siapa emang?"
878Please respect copyright.PENANAIx99DtD3Wz
"Peju saya."
878Please respect copyright.PENANAlVJ0oPzc4g
"Nah, saya aja enggak jijik masa kamu jijik."
878Please respect copyright.PENANAFbc17v9BUt
"Pokoknya gak mau ahh." kata Gw sambil membaringkan tubuh Gw yang lemas setelah sehari ini menikmati dua memek wanita beristri yang kekurangan kepuasan dari masing-masing suaminya.
878Please respect copyright.PENANAa0lwhnxZE8
"Ambilin gamis saya dong, Jak. Itu di sofa sebelah kanan kamu."
878Please respect copyright.PENANAOmeDKxkmlV
Karena terbawa nafsu Gw baru sadar kalau ternyata ini Gw ngentot dengan Bu Lena di ruang tamunya dengan beralaskan karpet saja di ruangan sebesar ini.
878Please respect copyright.PENANAZdsnCFckMw
"Bu, apa bener ini kita ngentot aman-aman aja gak ada yang ngeliatin?" kata Gw sambil memberikan baju gamisnya ke Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANArnge9wQfJp
"Aman kok, Jak." katanya sambil mengelap peju Gw yang berlumuran di wajahnya.
878Please respect copyright.PENANAGYPQll3HRv
"Saya sampe lupa loh kalo saya ngentot di rumah yang punya memek. Hahaha."
878Please respect copyright.PENANAKxtycGdEVw
"Udah yuk, bersih-bersih. Biar nanti saya WA suami saya kalo saya udah dipuasin banget sama si Jaka yang udah enggak Perjaka."
878Please respect copyright.PENANAZQ0wOGgbfG
"Hahahaha, oke deh."
878Please respect copyright.PENANAUtQTr8jvHh
Setelah bersih-bersih tanpa adegan ngentot lagi, Gw pulang ke rumah dengan keadaan lelah. Enggak lupa Gw laporan kepada mucikari yang memberikan Gw job untuk ngentotin Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAgSKmNvE2rU
Jaka :
"Laporan bahwa malam ini pelanggan telah terpuaskan oleh pelayanan dari hamba."
878Please respect copyright.PENANAMPuwPAYL3d
Bu Nisa :
"Laporan diterima."
878Please respect copyright.PENANAiLAsVHkAHk
Jaka :
"Tetapi ada suatu hal yang mohon kiranya untuk dimaklumkan."
878Please respect copyright.PENANAifzn1acSAh
Bu Nisa :
"Hal seperti apa itu gerangan."
878Please respect copyright.PENANAT4CLqTuiTE
Jaka :
"Hamba sangat lelah, mungkin esok hari tidak bisa memuaskan syahwat yang mulia."
878Please respect copyright.PENANAaCpV2auMoZ
Bu Nisa :
"Yahh, Jak. Sange nih padahal ngebayangin kamu ngentot sama Bu Lena"
878Please respect copyright.PENANA7MFmV7bxRv
Jaka :
"Salah sendiri, siapa suruh berbagi kontol saya ke orang lain. Hahaha."
878Please respect copyright.PENANAGf2Z4y61U8
Bu Nisa :
"Jahat kamu, Jak."
878Please respect copyright.PENANAqftphVPw3H
Jaka :
"Tapi tenang, misi utama telah disampaikan. Bahwa kamar Bang Sani akan secepatnya di design untuk tempat ngentot kita bersama. Wkwkwk."
878Please respect copyright.PENANAfQeg0GZ9Ij
Bu Nisa :
"Percuma ada kamar kalo gak ada kontol mah "
878Please respect copyright.PENANAUHF7jkxRei
Jaka :
"Tenang. Kontolnya cuma butuh istirahat aja. Setelah itu tetap menjadi milik anda."
878Please respect copyright.PENANAzrwhuUlX4D
Bu Nisa :
"Syukur dehh. Ditunggu kontolnya mampir ke memek sayaa."
878Please respect copyright.PENANAHjqWsHPDOl
Jaka :
"Ehh,, ralat. Milik bersama."
878Please respect copyright.PENANAs0ZiNqAg5p
Bu Nisa :
"Jakaaaaaaa."
878Please respect copyright.PENANAI9F4aZDIcM
_____---______
878Please respect copyright.PENANAkjwgXuHRCv
Esoknya, Gw melakukan aktivitas seperti biasa. Karena Gw orang baru, Gw menghargai guru-guru yang lain dengan cara datang lebih pagi. Pukul 6 Gw udah sampai di sekolah. Membawa sarapan untuk Bang Sani, merapihkan tempat apel untuk anak-anak dan lain sebagainya.
878Please respect copyright.PENANAiTZvNKdJzm
Setelah Gw selesai menyiapkan semuanya, Gw melihat Bu Lena keluar dari mobil pick up nya. Mungkin diantar oleh suaminya yang sekalian berangkat untuk berdagang.
878Please respect copyright.PENANAAtk4QtjkeT
"Jak!!" panggil Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAnUdmSJ4yKw
*Deggg
Kenapa dia mesti manggil Gw di depan suaminya sih.
878Please respect copyright.PENANAOAkeuCKMu4
"Jak, sini."
878Please respect copyright.PENANAuL8mdm7PGc
Ahh, yaudah dah Gw samperin aja kesana. Gak enak kan. Maksudnya enggak enak hati, tapi memeknya enaakkkk. Hahaha
878Please respect copyright.PENANAIWnKvvsVXM
"Iya, Bu. Kenapa?" tanya Gw ke Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAc27RxMFGA6
"Ini mas yang namanya Jaka." Bu Lena memperkenalkan Gw ke suaminya.
878Please respect copyright.PENANAbr3Bk07dX0
"Ohh, Jaka. Saya suaminya Bu Lena."
878Please respect copyright.PENANA0vh6HLAx2i
"Ehh,, iya Pak. Saya Jaka."
878Please respect copyright.PENANAriMYyJBuJy
"Makasih ya, Jak. Udah nolong saya."
878Please respect copyright.PENANADKypn0PU19
"Hahh??" Gw kaget mendengar kata-kata yang keluar dari mulutnya.
878Please respect copyright.PENANAHYz9lXfEhu
"Loh, kan saya udah bilang kalo saya udah izin sama suami saya." timpal Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANACunsHSVyKu
Shitt!! Ini adalah momen terawkward dalam hidup Gw.
878Please respect copyright.PENANAJUGeOhQARk
"Udah lah, Jak. Gapapa. Saya malah mau ngucapin terimakasih sama kamu." kata suaminya.
878Please respect copyright.PENANAnB1TegQ7PI
"Iya, Pak. Sama-sama. Malah saya seharusnya yang ngucapin terimakasih karena udah dibolehin itu ,,, "
878Please respect copyright.PENANA31f16VG9aV
"Yaudah, Jak. Itu aja dulu ya. Kalo kamu mau lagi bilang saya aja, nanti saya ajak anak-anak pergi biar kalian bisa bebas."
878Please respect copyright.PENANAsYyFVVsZC4
"Hihihi, mas ahh. Makasih loh." ucap Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANAlAitwBgs6x
"Saya sih walau memek Ibu buat kamu, tapi asal hatinya tetep di saya mah saya oke oke aja. Hahaha." ucap suaminya Bu Lena ke Gw.
878Please respect copyright.PENANAHT5FKaavVg
"Ih mas. Itu mah pasti." sambut Bu Lena.
878Please respect copyright.PENANADAwSnXwAb6
"Yaudah, saya berangkat dulu ya, Jak."
878Please respect copyright.PENANAEuqrXq1Ieh
"Iya, Pak." jawab Gw.
878Please respect copyright.PENANA80gn33hXyF
"Aku jalan ya, Bu."
878Please respect copyright.PENANAoTrAn7F6qT
"Iya, Mas." jawab Bu Lena sambil mencium tangan suaminya itu.
878Please respect copyright.PENANAmkS7M4ypsD
Suami Bu Lena pun menyalakan mobil pick up nya lalu berangkat meninggalkan kami berdua. Gw dan Bu Lena berjalan berdua menuju gerbang sekolah yang mulai ramai oleh siswa siswi yang siap untuk belajar hari ini.
878Please respect copyright.PENANA6Pe3B0dvxW
Sambil berjalan memasuki gerbang sekolah dan menyambut siswa siswi yang baru berdatangan, Gw pun menanyakan perihal kamar Bang Sani ke Bu Lena
878Please respect copyright.PENANA4OxV36yyRf
"Bu, kamar Bang Sani gimana?"
878Please respect copyright.PENANAAaUV5RupKs
"Tenang, Jak. Saya udah ngomong ke suami saya. Nanti tengah malam ada orang yang dateng kesini buat naro kasur, pasang karpet sama foam wallpaper biar suaranya gak bocor. Hehehe."
878Please respect copyright.PENANAc6mtPgNBCe
"Wah, mantap dah suami Ibu. Jadi, suami Ibu juga tau kalo saya juga main sama Bu Nisa?"
878Please respect copyright.PENANAwDwymuBMxM
"Iya, tau. Cuma dia enggak kenal sama Bu Nisa sih."
878Please respect copyright.PENANACO9lKWmsVX
"Ohh, oke dehh."878Please respect copyright.PENANAsTiCHhYf04


