
Di tahun berikutnya Ratu Shava melahirkan seorang bayi laki-laki bernama Joshua, namun sayangnya ketika bayi tersebut berumur tepat satu minggu, bayi itu jatuh sakit. Raja Razman pun langsung memanggil tabib untuk mengobati si kecil Joshua, tabib pun berkata bahwa " penyakit yang dialami oleh bayi anda adalah penyakit langka yang sulit disembuhkan. Akan tetapi, mungkin bunga FLOOPS yang beradah jauh di dalam hutan TERLARANG dapat menyembuhkan penyakitnya ".
Keesokan harinya, Raja Razman menyiapkan beberapa prajurit untuk dia bawa dalam perjalanannya mencari bunga floops sebagai obat untuk menyembuhkan anaknya, setelah persiapan telah selesai, Raja Razman pun berpamitan kepada istrinya Ratu Shava dan meminta doa agar bunga yang dia cari bisa ditemukan didalam hutan terlarang, sehingga anaknya memiliki kesempatan untuk sembuh.
Perjalanan mencari bunga floops dimulai, Raja Razman tahu ini adalah perjalanan yang berbahaya, namun bagaimanapun setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anak nya entah itu berbahaya atau tidak, sulit atau mudah, itulah sifat alami orang tua. Mereka telah sampai di hutan terlarang, Raja Razman dan prajuritnya memutuskan untuk berhenti sejenak dan melanjutkannya saat malam telah tiba. Hawa kegelapan mulai terasa, cahaya matahari telah pudar, dan malam pun tiba. Malam hari yang telah tiba mengisyratkan bahwa pencarian bunga floops harus dilanjutkan, mereka mencari saat malam hari agar bunga floops lebih mudah ditemukan, itu karena bunga floops memiliki ciri khusus yang dapat mengeluarkan sinar warna kuning disaat malam hari.
Keputusasaan di gelapnya malam mulai muncul secara perlahan, tetapi cahaya yang indah bersinar di balik pepohonan, ternyata itu berasal dari bunga yang mereka cari yaitu bunga floops. Tanpa berpikir panjang Raja Razman langsung mencabut bunga itu untuk dibawa pulang, sayangnya bunga itu terlahir dari segel yang mengurung Pangeran Kegelapan dan mengandung kutukan bahwa " siapapun yang mencabutnya maka tak pantas bernyawa ". Akibatnya Raja Razman terkapar lemas sambil memegang bunga floops tepat setelah dia mencabutnya dari tanah, para prajurit yang melihat kejadian itu langsung bergegas membawa Raja Razman beserta bunga floops ke kerajaan dan berharap raja mereka baik-baik saja.
Sesampainya di kerajaan, seluruh orang disana terkejut dan panik melihat raja mereka pulang dalam kondisi seperti sedang sekarat. Raja pun langsung dibawa ke tempat pengobatan, disana ada tabib yang siap untuk mengobati Raja Razman yang sedang tak berdaya. Ternyata, di tempat pengobatan sudah ada Ratu Shava yang menunggu kehadiran Raja Razman. Itu karena dia telah mendengar kabar bahwa suaminya pulang dengan kondisi yang tidak baik dan dibawa ke tempat pengobatan, jadi dia memutuskan untuk pergi ke tempat pengobatan untuk melihat kondisi sang suami dan memberinya semangat untuk sembuh.
Saat dalam proses pengobatan, tabib yang bertugas untuk mengobati raja merasa ada yang aneh dengan kondisi yang dialami oleh Raja Razman. Dia merasakan bahwa teradapat sihir yang telah mengutuk Raja Razman hingga beliau berada dalam kondisi tak berdaya, dengan berat hati tabib itu mengatakan bahwa Raja Razman tidak dapat disembuhkan, karena kondisi yang dialami olehnya disebabkan oleh sihir kuat yang semakin lama membuat Raja Razman semakin sekarat. Raja Razman menyuruh tabib itu untuk memanggil istrinya, ini karena beliau merasa bahwa dia tidak bisa bertahan lebih lama lagi, maka raja memutuskan menggunakan saat-saat terakhirnya untuk berbicara dengan istri tercinta yaitu Ratu Shava.
Bergegas tanpa membuang waktu, tabib itu pergi menghampiri sang ratu dan berkata kepada Ratu Shava bahwa raja ingin berbicara dengannya. Mendengar perkataannya, ratu langsung bergegas menghampiri sang raja. Raja Razman berkata kepada istrinya, " Aku telah berhasil mendapatkan bunga floops, gunakanlah itu untuk menyembuhkan anak kita Joshua. Rawat lah anak-anak kita dan didiklah agar mereka tidak menjadi anak yang nakal, maafkan aku karena pada saat itu aku tidak ada di sampingmu. Sampaikan maafku juga kepada Alvaro, Bryan, Corey, dan Joshua karena aku tidak bisa melihat mereka tumbuh menjadi dewasa dan menjadi kakek bagi anak-anak mereka nanti " . Ratu Shava langsung menangis dan memeluk Raja Razman sambil berkata " Engkau adalah sosok raja, suami, dan ayah yang baik, sungguh beruntung wanita seperti aku ditakdirkan menjadi istrimu. Berbahagialah kamu di surga dan tunggulah aku disana " , karena kondisi Raja Razman yang semakin parah dan tidak bisa tertolong maka tak lama kemudian raja pun meninggal di pelukan sang istri tercinta.
Meninggalnya Raja Razman, sosok yang dikenal sebagai raja yang baik hati dan begitu dihormati oleh rakyatnya menjadi kabar duka yang sangat mendalam, seluruh warga kerajaan berkumpul di upacara pemakamannya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang raja.
Sesuai dengan permintaan Raja Razman saat detik-detik terakhirnya, Ratu Shava menggunakan bunga floops dengan bantuan tabib untuk menyembuhkan si kecil Joshua. Joshua berhasil di sembuhkan berkat kandungan sihir yang terdapat didalam bunga floops dan dia bisa tumbuh besar bersama dengan saudaranya yang lain. Namun tidak seperti kakak-kakaknya, joshua terlahir sebagai manusia biasa namun meskipun dia tidak memliki kemampuan istimewa seperti kakak-kakaknya, dia mewarisi hati yang mulia seperti ayahnya.
ns3.16.75.201da2