Irama gitar menghiasi seluruh kamar seorang pria yang sedang melantunkan nada sendu, menghempaskan kerinduannya pada seseorang yang telah mengisi hatinya, dengan menyanyikan beberapa lagu bertemakan kerinduan yang Ia nyanyikan dengan keras di kesunyian malam, dikala keluarga dan tetangganya sedang asyik menghabiskan seluruh waktu menjelang tidur dengan berkumpul, Ia memelih untuk menyendiri, ditemani beberapa batang rokok, secangkir teh hangat, juga suara aliran deras hujan yang menambah suasana pilunya.
1624Please respect copyright.PENANAYeniBJoBKk
Lelaki itu bernama Astra Aksara Jiwa, Ia dilahirkan 18 tahun silam pada 25 Agustus, di bagian selatan kota Bandung, Ia adalah anak pertama dari 2 bersaudara dan tumbuh di keluarga yang selalu mengajarkan Ia untuk selalu berbuat baik kepada semua orang, juga mengingatkan Ia untuk selalu hidup dalam kesederhanaan, karna Ibunya selalu mengingatkan dirinya bahwa di dalam kesederhanaan akan selalu ada kemewahan, jika Ia mampu bersyukur atas segala pemberian yang telah tuhan tetapkan.
1624Please respect copyright.PENANAMwsroMRGck
Astara adalah seorang mahasiswa Universitas swasta yang ada di bandung dan mengambil jurusan Bahasa Inggris, entah kenapa Ia memilih jurusan tersebut, padahal sejak SMA dulu, Ia adalah siswa yang sering bolos pelajaran bahasa inggris, namun Ia hanya mengikuti apa yang di katakan hatinya, yang berkata bahwa dirinya cocok untuk mendalami bahasa inggris, Ia adalah mahasiswa baru dan baru menginjak hampir satu semester di Universitas Swasta tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAM9dYxetSQt
Cita-cita yang Ia dambakan adalah menjadi seorang musisi, juga penulis novel, Ia mulai merintis karier yang didambakannya dengan menjadi pengisi musik di kedai-kedai kopi, Ia juga pandai dalam membuat sebuah lagu, dan sudah memulai proses rekaman untuk lagunya, selain lihai di bidang musik, Ia juga lihai dalam membuat puisi, Ia selalu mencurahkan setiap pengalamannya atau pun perasaannya dalam bentuk sebuah tulisan, tak jarang pula Ia memberikan hasil puisinya kepada Ibu, Ayah, dan juga Aina, yah, Ia telah menjalin hubungan bersama Aina Abista selama 1 tahun lebih.
1624Please respect copyright.PENANAqY7YBo5IuQ
Perjumpaan pertama antara Astra dan Aina yaitu pada saat dirinya sedang mendaki Gunung Ciremai tempo lalu bersama beberapa sahabat dan juga kawannya, astra menemukannya pada saat Ia dan rombongannya memulai pendakian menuju ke puncak gunung pada pukul 02.00 pagi, saat itu Ia sudah berjalan bersama rombongannya selama 3 jam lebih, dan pada saat itu mentari mulai menampakan kehadirnnya secara samar, memperlihatkan warna yang indah saat mulai mengintip dibalik awan, ketika sedang berjalan dan perjalanan menuju puncak hanya tinggal satu pos lagi, Ia melihat seorang gadis yang sedang duduk beristirahat didekat pohon, bersama dengan satu temannya, Astra yang merasa kasian dengan mereka
memutuskan untuk ikut beristirahat.
1624Please respect copyright.PENANAvyUp5DsmV4
"Permisi." Sapa Astra kepada dua gadis
tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAqyAO3Lgc85
Dua wanita tersebut hanya membalas dengan senyuman lalu kembali bersandar kebatang pepohonan untuk memulihkan tenaga.
1624Please respect copyright.PENANAjve23qlaHt
"Boleh kami ikut istirahat?" Tanya astra, memperlihatkan wajah kelelahan yang Ia buat dengan sengaja.
1624Please respect copyright.PENANABbyr84Aevj
"Boleh mas silahkan." Jawab seorang gadis yang sedang duduk itu.
1624Please respect copyright.PENANAXP7oTI2hPT
Astra lalu duduk dan bersandar pada sebuah batu besar yang menghiasi pos tersebut, beberapa kawannya mengikuti Astra untuk duduk beristirahat, dan beberapa lainnya lagi, memilih menikmati matahari yang sedang terbit, Astra lalu menyalakan sebatang rokok yang Ia keluarkan dari tas kecil yang berada di samping kanan pinggangnya.
1624Please respect copyright.PENANAE2zJvdLHdy
"Masnya aneh ya, mukanya kelihatan sangat kelelahan tapi malah merokok." Ucap salah seorang gadis yang memperthatikannya.
1624Please respect copyright.PENANACAf5kZEZfF
"Yah kebiasaan, malah kalo saya ga ngeroko tenaga saya ga akan kembali pulih." Jawab Astra sembari menghisap roko yang telah Ia nyalakan.
1624Please respect copyright.PENANAlqgkJfJaAN
"Bukannya merokok malah lebih mudah membuat capek ya mas?" Tanya salah seorang teman dari gadis tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAOX25m0J9XT
"Aku dan Kawanku berbeda." jawabnya "Pernah mendengar seseorang yang gagal bunuh diri karena di tawari merokok?" Tanya Astra kepada mereka.
1624Please respect copyright.PENANAfqabZ3qsKq
"Belum" Jawab para gadis tersebut sembari menggelenggan kepala mereka.
1624Please respect copyright.PENANAvLuNONFY5v
"Nah itulah mengapa rokok menjadi semangat saya untuk berjuang." Jawabnya sembari tertawa setelahnya.
1624Please respect copyright.PENANA0xaa664b0f
Kedua gadis itu melamun, mencoba untuk memahami apa yang Astra ucapkan.
1624Please respect copyright.PENANAslYxHyvdLg
"Hahaha, masnya emang perokok profesional kayaknya." Jawab salah satu gadis tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAypqsWRiPjk
"Oiya apa aku boleh tahu nama kalian?" Tanya Astra dengan malu.
1624Please respect copyright.PENANAcKMczKFxKx
"Boleh, Aku Aina." Jawab gadis tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAF6SaJ5xNGk
"Aku Niwa." Jawab teman dari gadis tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAaVe9r4WRKt
"Masnya siapa?" Tanya salah satu gadis yang bernama Aina tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAEGuu7q49xM
Saat hendak menjawab, seorang kawan tiba-tiba mengenalkan dirinya sendiri kepada dua gadis tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAp6z3pPyAJy
"Aku Rangga, dan ini bisa kalian sebut Hitam." Jawabnya sembari mengacungkan jari telunjuknya ke arah Astra.
1624Please respect copyright.PENANAgtTaDSS2xT
"Apasih, harusnya nama rahasia jangan di kasih tahu." Jawab Astra sembari memasang wajah cemberut kepada kawannya.
1624Please respect copyright.PENANAkIWqZrclk8
"Emang Hitam lain manehmah?" (Memang Hitam kan kamu). Jawab salah seorang kawan lainnya yang ikut memasuki obrolan.
1624Please respect copyright.PENANAU32F3hMaww
"Diam kau." Jawab astra sembari memasang wajah cemberutnya.
1624Please respect copyright.PENANAQlgf3A6WWk
Kawan-kawan astra tertawa melihat kejadian saat itu, juga dua gadis tersebut ikut tertawa mendengar perdebatan di antara Astra dan kawan-kawannya,
1624Please respect copyright.PENANAPA5eXqldF7
"Aku Astra dari Bandung, kalian dari mana? Jawab Astra dilanjutkan melontarkan pertanyaan kepada para gadis tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAAaGV0vYTNO
"Ohhh masnya dari Bandung, aku dari Garut mas." Jawab seorang gadis yang bernama Aina tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAH7BE4JTGSn
"Hahaha bisa Sunda dong berarti." Tanya Astra
1624Please respect copyright.PENANAfQh38aXxiX
"Bisa dong." Jawab Aina dan Niwa
1624Please respect copyright.PENANAWo51FXRAob
Salah satu kawan astra mencolek bahu Astra dan memotong perbincangan mereka, lalu meminta Astra untuk kembali melanjutkan perjalanan.
1624Please respect copyright.PENANAFEOQq5Uryb
"Hayu, naek ayeuna."(Hayu berangkat sekarang).Ucap kawan Astra tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAoxcfD8ruaQ
"Yu gas, kalian Cuman berdua?" Tanya Astra kepada dua gadis tersebut sembari membetulkan tas carier yang berada di pundaknya, juga memasukan puntung rokok ke botol yang telah ia siapkan untuk membuang setiap rokok yang telah selesai Ia hisap.
1624Please respect copyright.PENANAzw8ea4Yf6R
"Engga kami ber delapan, karna Niwa kelelahan, aku memutuskan untuk menunggunya dan enam sisanya sudah duluan, dan menunggu kami di puncak." Jawab Aina.
1624Please respect copyright.PENANA5237QNx3XM
"Hmmm, egois." Jawab Astra dengan nada kesal.
1624Please respect copyright.PENANAOYKnn1OV2M
"Mentang-mentang udah deket." Lanjutnya.
1624Please respect copyright.PENANAeiYP0sNtrr
Kedua wanita itu hanya tersenyum dan Astra pun menggumam dalam hatinya "Bagaimana bisa mereka meninggalkan dua gadis yang sedang kelelahan, hanya untuk menggapai puncak."
1624Please respect copyright.PENANAEaYjRyXhID
Astra pun mengajak kedua gadis itu untuk pergi bersama dengan rombongannya, dan kedua gadis itu pun menyetujui ajakannya.
1624Please respect copyright.PENANA8ToZU2Q7jN
Sekitar pukul 05.45 pagi, rombongan Astra dan kedua gadis tersebut sampai di puncak gunung ciremai, Astra lalu meminta rombongannya untuk mencari tempat beristirahat, sementara Astra, menemani kedua gadis tersebut mencari rombongannya, bersama dengan seorang sahabatnya yang bernama Rangga, hanya sekitar beberapa meter berjalan akhirnya kedua gadis tersebut menemukan rombongannya, dan Astra pun mengantarkan mereka kepada rombongannya.
1624Please respect copyright.PENANADE8yvIZdhT
"Niwa!!, Aina!!"Teriak salah satu dari mereka, mereka menyambut kedatangan kami, lalu memberi Aina dan Niwa secangkir susu jahe untuk menghangatkan tubuhnya.
1624Please respect copyright.PENANAUdxmpmD5CG
Astra dan Rangga memutuskan untuk berbincang dengan pemimpin dari rombongan tersebut, dan menanyakan tentang siapa yang menjadi pemimpin kepada Aina.
1624Please respect copyright.PENANAIxJ39SOUS4
"Aina pemimpin rombongan kamu siapa?" Tanya Astra kepada Aina yang sedang menikmati susu jahe, sembari menikmati kehangatan yang dibawa oleh mentari.
1624Please respect copyright.PENANAO9SpqcAnrD
"Itu yang menggunakan jaket berwarna hijau." Jawabnya "Emang kenapa?" Tanya Aina.
1624Please respect copyright.PENANAHcevNCegPi
"Engga mau bicara aja." Astra dan Rangga pun menghampiri seorang pemimpin dari rombangan tersebut yang sedang asyik berfoto bersama beberapa kawannya.
1624Please respect copyright.PENANA3NdBmPOlug
"Mas mau bicara." Sapa Astra setelah menepuk pundak pria tersebut.
1624Please respect copyright.PENANATVvIsrpzun
"Oh iya mas bagaimana.?" Jawab pria tesebut.
1624Please respect copyright.PENANATjDdb6s3jQ
"Engga mas mau mengingatkan aja, jika suatu saat ada seseorang yang kelelahan tolong jangan ditinggalkan, kasian mas, mana perempuan, tadi saya liat Aina dan Niwa di pos terakhir sebelum puncak mereka duduk kelelahan." Ucap Astra dengan nada tenang.
1624Please respect copyright.PENANAMtkAuohBKO
"Aduh maaf mas merepotkan, saya terlalu terburu-buru tadi, jadi saya memutuskan untuk pergi berdua dengan teman saya, dan yang dua lagi menunggu mereka berdua di pos, ketika saya sampai, beberapa menit kemudian yang dua lagi datang, kira saya mereka bersama Niwa dan Aina juga, tapi kata mereka, Aina dan Niwa menyuruh mereka duluan." Jawab pria tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAD0NgqVk3aL
"Iya mas makanya jangan terlalu kemakan dengan keinginan tersendiri, dan melupakan yang lain, saya kasian sekali liatnya tadi." Jawab Astra kepada pria tersebut, kepedulian Astra kepada kawan-kawannya memang tidak bisa diragukan, terlebih ia adalah seorang anggota dari komunitas Pencintaa Alam di SMA nya.
1624Please respect copyright.PENANAVztx481RLb
"Jangan sampai karena hanya ingin mendapatkan sebuah eksistensi dari pendakian, mas kehilangan kesadaran untuk menjaga persaudaraan." Ucap Rangga menambahkan.
1624Please respect copyright.PENANAng7wp6ITxY
"Baik mas, semoga saya bisa lebih bijak." Jawab pria tersebut.
1624Please respect copyright.PENANASo7lzRrJCG
"Tumben maneh bijak."(Tumben kamu bijak). Tukas Astra mengejek Rangga.
1624Please respect copyright.PENANASNwcXHHFUj
"Pikiranku sedang terbuka." Jawab Rangga, ketiga pria itu pun tertawa.
1624Please respect copyright.PENANAE3STiKLYXe
Selepas perbincangan Astra dan Rangga pun berpamitan untuk kembali ke rombongannya.
1624Please respect copyright.PENANA3xKxivmwhJ
Melihat Astra dan Rangga selesai berbincang dengan temannya, Aina pun berlari untuk menghampiri kedua pria tersebut saat sedang berfoto.
1624Please respect copyright.PENANA8pqdY2BkNR
"Mas Astraaaa!!" Saut Aina sembari berlari.
Astra yang melihat Aina berlari menghampiri, begitu terpesona ketika meilhat rambut lurusnya menari kekanan dan kekiri mengikuti ayunan langkah cepatnya, ditemani dengan jaket AREI tebal berwarna merah yang menghangatkan tubuhnya, gadis itu semakin mendekat kepada dua pria tersebut.
1624Please respect copyright.PENANAif7Dy0iuPH
"Kenapa ada apa?" Tanya Astra
1624Please respect copyright.PENANA1y1FJWIx92
"Engga hanya mau bilang makasih tadi udah nemenin naik." Jawab Aina .
1624Please respect copyright.PENANA8qYUxA2Sdz
"Sama-Sama" Ucap Rangga.
1624Please respect copyright.PENANAYwiz8Zc2lJ
"Diam kau tak usah nyaut." Tukas Astra dengan nada mengejek.
1624Please respect copyright.PENANAlGm1AvFov9
"Hati-hati sama Astra dia PK."Jawab Rangga sembari pergi berjalan menuju tempat yang menjadi tempat berkumpul romobongan mereka, terlihat mereka sedang asyik berfoto mencoba mengabadikan momen kehangatan di gunung ini.
Rangga pun pergi meninggalkan Astra dan Aina berdua yang sedang berhadapan di tengah ramainya Insan, dengan berbagai macam aktivitas.
1624Please respect copyright.PENANAyZ3fcNKIVI
"Hahahaha udah nyakitin pergi." Jawab Aina sembari tertawa.
1624Please respect copyright.PENANAKLaylzy8cL
Astra terpesona kembali setelah melihat mata berwarna hitam cerah milik Aina, dihiasi dengan warna kuning yang dibawa oleh mentari pagi.
1624Please respect copyright.PENANAmLKZToIaH6
"Biarin lah, udah biasa ngaco dia mah." Ucap Astra
1624Please respect copyright.PENANA17PzfV26Qx
"Sekali lagi makasih yah udah nemenin aku berdua sama Niwa tadi." Ucap Aina dengan nada yang lembut.
1624Please respect copyright.PENANAFN5xgEoRZ5
"Iya sama-sama udah kewajiban sebagai seorang lelaki, hahaha." Jawab Astra lalu tersenyum.
1624Please respect copyright.PENANAFA1qG5OaSg
"Hahaha, bisa aja, ya udah deh aku balik ke rombongan aku yah." Pinta Aina sembari mulai berjalan kembali ke rombongannya.
1624Please respect copyright.PENANAJkqm8K8rrU
"Aina!, tunggu." Seru Astra kepada gadis tersebut, Aina lalu menoleh dan bertanya.
1624Please respect copyright.PENANASBLPWZYhKW
"Kenapa?"
1624Please respect copyright.PENANAm1WJF9H5Sh
"Aku mau minta no whatsapp kamu boleh gak?." Tanya Astra dengan penuh percaya diri bahwa Aina akan memberikan nomor milik nya kepada dirinya.
1624Please respect copyright.PENANAVNS1Yp5Svt
"Hahaha, boleh." Ucap Aina Sembari mengeluarkan handphone yang Ia keluarkan dari saku jaket dan memperlihatkan nomor telefonnya kepada Astra.
1624Please respect copyright.PENANAy365xmm0ow
Astra tersenyum Ia tak menyangka realita yang terjadi sesuai dengan ekspektasi yang Ia harapkan.
1624Please respect copyright.PENANA65YxQQ4f1v
"Hehehe,makasih." Ucap Astra Sembari mencatat nomor Whatsapp yang Aina berikan, lalu menyimpannya dalam kontak.
1624Please respect copyright.PENANAbd3R7cDChW
"Ya udah aku kesana dulu yah." Jawab Aina lalu pergi meninggalkan Astra
1624Please respect copyright.PENANAXRHKbzuiHU
"Oke deh." Astra pun kembali ke rombongannya.
1624Please respect copyright.PENANAvhhLm6YjFV
1624Please respect copyright.PENANA0dK0anbOnk
1624Please respect copyright.PENANABVBdtkwLLY
1624Please respect copyright.PENANA2SWfwYmlZ5
1624Please respect copyright.PENANAHeyj4aZsyp
1624Please respect copyright.PENANA1xdPjdnipL
1624Please respect copyright.PENANAYXF7iGdKPt
1624Please respect copyright.PENANAGDZazgZn2q
1624Please respect copyright.PENANAQtADbKBpMY
1624Please respect copyright.PENANACKQRcD80sb
1624Please respect copyright.PENANAQbPLcna6ds
1624Please respect copyright.PENANAHcgGKZaQNR
1624Please respect copyright.PENANAvK6pxt9EPh
1624Please respect copyright.PENANAhVHmaHCH1s
1624Please respect copyright.PENANAn3AFMj8Yvk
1624Please respect copyright.PENANAOkNxB8GeVL
1624Please respect copyright.PENANAyzokg50y8j
1624Please respect copyright.PENANAW3hc1M8F0G
1624Please respect copyright.PENANAWkbkI0ImY5
1624Please respect copyright.PENANAGi1JPdmCWA
1624Please respect copyright.PENANA0Z3fC65QNy
1624Please respect copyright.PENANAaC9zkdehl2
1624Please respect copyright.PENANAHn1IRKLugl
1624Please respect copyright.PENANAsIWUIl7zTE
1624Please respect copyright.PENANAh65wwfeG8D
1624Please respect copyright.PENANAQcOuuDtmmU
1624Please respect copyright.PENANAeHeLiPA6jT
1624Please respect copyright.PENANABTY0ZFuDdM
1624Please respect copyright.PENANA1gqm1DkLPG
1624Please respect copyright.PENANAqAHfX0Bx50
1624Please respect copyright.PENANAGVibHFY1yn
1624Please respect copyright.PENANAJA9MZsxriB
1624Please respect copyright.PENANASjxK9IBx6L
1624Please respect copyright.PENANAb6hLzSRqK1
1624Please respect copyright.PENANA5gPN7c9wJ6
1624Please respect copyright.PENANAGLbToOfTKh
1624Please respect copyright.PENANA4Zb6dZV38W
1624Please respect copyright.PENANAxgQI5MIUUT
1624Please respect copyright.PENANAoMMsj9wGjW
1624Please respect copyright.PENANAhLgqSnVd5d
1624Please respect copyright.PENANAg2GrS8tfbo
1624Please respect copyright.PENANA9jpwhq2nNS
1624Please respect copyright.PENANATo22OL4xsP
1624Please respect copyright.PENANAn55oWdIB1B
1624Please respect copyright.PENANAuXJiJ0bfgz
1624Please respect copyright.PENANAQG69Roh2Ts
1624Please respect copyright.PENANAhRVlvqIrdG
1624Please respect copyright.PENANAGhEoQFd7sD
1624Please respect copyright.PENANAPHg1r69fzx
1624Please respect copyright.PENANAt3no5vgFIY
1624Please respect copyright.PENANAzhi09kdWZe
1624Please respect copyright.PENANALs52BOf6Qm
1624Please respect copyright.PENANABNFQX9p3Yl
1624Please respect copyright.PENANAOaepoQ6Ql8
1624Please respect copyright.PENANAZXkEdXJf9v
1624Please respect copyright.PENANAqPSyHDTdpz
1624Please respect copyright.PENANAXih0MZdyEs
1624Please respect copyright.PENANAmWu9yTlSsq
1624Please respect copyright.PENANAQg3KAS7Z1o
1624Please respect copyright.PENANAlY91Ckt0Ye
1624Please respect copyright.PENANAR6dbiReizT
1624Please respect copyright.PENANA1Yvuuh632T
1624Please respect copyright.PENANA9I3nL4uIoi
1624Please respect copyright.PENANAyJrf2dP8l7
1624Please respect copyright.PENANAsqbJJRhev0
1624Please respect copyright.PENANAGroa3exTV0
1624Please respect copyright.PENANA7Nn1enjCLP
1624Please respect copyright.PENANALThjWfoB9g
1624Please respect copyright.PENANArYOLHjsfwQ
1624Please respect copyright.PENANAU6KjLbrErg
1624Please respect copyright.PENANAHdr24qayzw
1624Please respect copyright.PENANA1v92cO0cXa
1624Please respect copyright.PENANASEPDY5xVQu
1624Please respect copyright.PENANAVBvId12qsP
1624Please respect copyright.PENANAQnmqKceiNu
1624Please respect copyright.PENANA3SYB59dTaU
1624Please respect copyright.PENANAzh8avFa4d0
1624Please respect copyright.PENANAj920NS3dq5
1624Please respect copyright.PENANAZcSJxgqn2T
1624Please respect copyright.PENANAtF1JRaw2fB
1624Please respect copyright.PENANAtwoS6SxpBN
1624Please respect copyright.PENANA8TIhedjgVe
1624Please respect copyright.PENANAr2B94PtU8d
1624Please respect copyright.PENANAl5IvPsN5RE
1624Please respect copyright.PENANAMeaDt4pCaL
1624Please respect copyright.PENANAfMxGnkuL0g
1624Please respect copyright.PENANA2FaKO0fDdv
1624Please respect copyright.PENANAEKrnxuoLnX
1624Please respect copyright.PENANAyGgInJkrU6
1624Please respect copyright.PENANAZqImSH6Jmi
1624Please respect copyright.PENANAUsw8QgZv9G
1624Please respect copyright.PENANAYPnQosMVQS
1624Please respect copyright.PENANAIuQeiJEHF8
1624Please respect copyright.PENANAnX9oBqOc2u
1624Please respect copyright.PENANAn1m9SR0P68
1624Please respect copyright.PENANA99lLPefNEB
1624Please respect copyright.PENANAxQt6juD3Ix
1624Please respect copyright.PENANApnMW83Zh3r
1624Please respect copyright.PENANA3TtXLkMGQS
1624Please respect copyright.PENANAeHni3LpdNw
1624Please respect copyright.PENANAYe5ttMtiUd
1624Please respect copyright.PENANAxEQuEbGYc3
1624Please respect copyright.PENANADKJKRNiiKO
1624Please respect copyright.PENANAGQtvU5r5ZC
1624Please respect copyright.PENANAKIFV7Eueui
1624Please respect copyright.PENANAGuSd3jUUoo
1624Please respect copyright.PENANAcz6ZNZfa44
1624Please respect copyright.PENANAo0FIJIHHnq
1624Please respect copyright.PENANA7bB8JMvtmL
1624Please respect copyright.PENANAVwD8I1m6sL
1624Please respect copyright.PENANAIjhM36kFhC
1624Please respect copyright.PENANANNjQUZFNVt
1624Please respect copyright.PENANAS29cyq3S6R
1624Please respect copyright.PENANAHg2Uludrx3
1624Please respect copyright.PENANAGD1BxNgESv
1624Please respect copyright.PENANAsvVOV0ARos
1624Please respect copyright.PENANAbjjzaQYTeB
1624Please respect copyright.PENANAD4QMvg2tIG
1624Please respect copyright.PENANA5tM3EbONL5
1624Please respect copyright.PENANAFcffGKGmLg
1624Please respect copyright.PENANA5sbKZEo9FM
1624Please respect copyright.PENANAHrkOgQaYT1
1624Please respect copyright.PENANAj8t2K1s6a3
1624Please respect copyright.PENANAwrNx2ocl2R
1624Please respect copyright.PENANAU7jnsmkzpa
1624Please respect copyright.PENANAW6Vpvxg8rm
1624Please respect copyright.PENANAVupkxuGBy9
1624Please respect copyright.PENANAtcZBksHl7g
1624Please respect copyright.PENANAris2TA6bYT
1624Please respect copyright.PENANASfTp8KHoow
1624Please respect copyright.PENANAAq4Fkwloux
1624Please respect copyright.PENANAdCLesyQNOi
1624Please respect copyright.PENANA6RYkqyvcic
1624Please respect copyright.PENANAcEVgZ13lfU
1624Please respect copyright.PENANA2t7pAJrVju
1624Please respect copyright.PENANA54ZtKj70Yo
1624Please respect copyright.PENANAMdGesJ6pEe
1624Please respect copyright.PENANAprLc1YQSPy
1624Please respect copyright.PENANA8hddBua2sF
1624Please respect copyright.PENANA1SJRDYOiEa
1624Please respect copyright.PENANAyQ1XlxjxKx
1624Please respect copyright.PENANAqSoD9ybo0s
1624Please respect copyright.PENANAywziYBAnlQ
1624Please respect copyright.PENANA6avewZ0Y1D
1624Please respect copyright.PENANAVrW1BMVrjo
1624Please respect copyright.PENANAhhRYhMDxFV
1624Please respect copyright.PENANAszRkqr1tR5
1624Please respect copyright.PENANAloDsHEG1Fo
1624Please respect copyright.PENANA0kOVW7rTNI
1624Please respect copyright.PENANAGhhXXc2lkY
1624Please respect copyright.PENANA1xmQJgZ1lD
1624Please respect copyright.PENANA2OTc9pBoE1
1624Please respect copyright.PENANAMso5vMy1ZU
1624Please respect copyright.PENANAUKLHBWbkoG
1624Please respect copyright.PENANApIr1YaBgoi
1624Please respect copyright.PENANAkOrDw4WHse
1624Please respect copyright.PENANA4Ndkg3RblX
1624Please respect copyright.PENANAxmbdpQCgL0
1624Please respect copyright.PENANA19N8SMbO1G
•••
ns216.73.217.22da2

