Lucia : "Ayah sudah seminggu. Biarkan aku keluar."1102Please respect copyright.PENANA3MbYMRuPhi
Tidak lama setelah itu, pintu besi terbuka. Lucia tersenyum lalu bangkit dan membuka rantai besinya. Lucia merenggangkan tubuhnya.1102Please respect copyright.PENANAzrPF08jhnR
Lucia : Ugh... Capeknya. Akhirnya aku terbebas juga.1102Please respect copyright.PENANAIeGsHZ5XYd
Lucia berjalan keluar dari ruangan itu. Tiba-tiba Zeno muncul di hadapannya.1102Please respect copyright.PENANAcHbTBw1tXR
Zeno : Luci, selamat kau sudah bebas (tersenyum)1102Please respect copyright.PENANA2dWSMPWutr
Lucia : Jiichan!! (senang) Aku rindu padamu. Hehe.. (memeluk) *jiichan = kakek*1102Please respect copyright.PENANAnFhqGHYpqh
Zeno : Hohoho... Kau selalu saja manja. Luci, ikuti aku keruangan Silva sekarang.1102Please respect copyright.PENANAZPJld7hjC0
Lucia : Baiklah... *mengikuti Zeno dari belakang* (Ah, aku belum melihat Killua sejak aku hadir di dunia ini. Apa ceritanya akan sesuai dengan alur cerita aslinya yang ada di anime? Semoga saja iya. Jadi akan lebih mudah buatku. Tapi untungnya Lucia asli meninggalkan semua ingatan dan sifatnya padaku. Kalau tidak aku pasti bakal kerepotan)1102Please respect copyright.PENANAruQqivfaDs
Lucia dan Zeno tiba di sebuah ruangan dengan pintu besi yang sangat tinggi, besar dan kokoh yang tidak asing bagi Lucia. Zeno mendorong pintu dan pintu itu terbuka. Zeno masuk ke dalam lalu diikuti oleh Lucia dari belakang.1102Please respect copyright.PENANAznDvyGSVJR
Terlihat sosok Silva yang duduk santai sambil mengelus-elus anjing pembunuh di sampingnya. Silva menatap Lucia dengan tajam.1102Please respect copyright.PENANAKlKQbIA1Lt
Silva : Luci, duduklah1102Please respect copyright.PENANAIKw20yAmUq
Lucia : (Ayahnya Lucia asli ternyata menyeramkan...)1102Please respect copyright.PENANAnLZJOqz7Z0
Lucia duduk di sebuah kursi yang ada di hadapan Silva. Meskipun sekarang dia merasa sangat tegang dan tertekan karena padangan mata Silva yang dingin itu, akan tetapi dia tetap berusaha terlihat santai seperti Lucia asli. Lucia menatap sang ayah.1102Please respect copyright.PENANAvqzUdI8lwz
Silva : Aku mempunyai tugas penting untukmu sekarang, Luci.1102Please respect copyright.PENANALDJyKhcALu
Lucia : Tugas?1102Please respect copyright.PENANARQtKmI8TcD
Zeno : Luci, selama kau dikurung di sel, kakakmu, Killua pergi meninggalkan rumah.1102Please respect copyright.PENANAu51YoaC3GW
Lucia : (Aha! Aku tahu kenapa Killua pergi dari rumah, kalau di cerita aslinya, Killua kabur dari rumah karena tidak ingin dikekang lagi oleh keluarganya yang selalu memaksanya supaya menjadi pembunuh bayaran profesional. Dia diam-diam mengikuti ujian Hunter bersama Gon dan lainnya. Syukurlah ternyata alur ceritanya masih sama)1102Please respect copyright.PENANArzC2WyKJNN
Lucia : Jadi ayah dan kakek menyuruhku untuk mencari oniichan lalu menariknya pulang? *tersenyum polos* (oniichan = panggilan untuk kakak laki-laki)1102Please respect copyright.PENANAz9SWbK88vj
Silva : Benar, tapi kau tidak usah menariknya pulang. Aku mau kau menjadi mata dan kaki tanganku untuk mengikuti Killua dan melaporkan semuanya padaku. Apa kau bisa, Luci?1102Please respect copyright.PENANAB7myqALCEx
Lucia : Tentu saja aku bisa, ayah (tersenyum) Apa kau lupa aku mempunyai kekuatan telepati. Aku bisa melaporkan semuanya kepadamu.1102Please respect copyright.PENANA0txCnf1ehF
Silva dan Zeno tersenyum. Lucia tidak mengerti maksud dari senyuman mereka dan mencoba untuk tidak memikirkannya.1102Please respect copyright.PENANAArrDc6mRFM
Zeno : Seperti yang kita harapkan, kau bisa diandalkan, Luci.1102Please respect copyright.PENANAT01hdWwmza
Lucia : Tapi boleh aku menanyakan satu hal, ayah?1102Please respect copyright.PENANAi8kfto8nMF
Silva : Katakanlah1102Please respect copyright.PENANA2eD4y6et16
Lucia : Kenapa ayah tidak menghalangi oniichan sewaktu pergi meninggalkan rumah dan menyuruhku untuk mengikutinya?1102Please respect copyright.PENANA0YnnvFgwby
Silva : Aku ingin mengetahui apa yang ingin dia lakukan diluar sana. Dan aku memerlukanmu untuk membantunya.1102Please respect copyright.PENANARBnEv3p1PD
Lucia : Baiklah (Aku tidak mengerti, tapi sebaiknya aku ikuti saja. Aku rasa sepertinya Silva sedang merencanakan sesuatu)1102Please respect copyright.PENANAJeQYRFfcDC
Tiba-tiba perut Lucia berbunyi keroncongan. Lucia merasakan lapar yang luar biasa. Wajahnya berubah menjadi merah, seketika dia merasa malu.1102Please respect copyright.PENANApwV7YrVv2l
Lucia : Ah... Aku baru mengingatnya, aku belum makan apa pun lebih dari seminggu semenjak terkurung di sel penjara (bergumam)1102Please respect copyright.PENANA2EJZx3q6rG
Silva : Luci, kemarilah1102Please respect copyright.PENANA2tOfzeWmj9
Lucia bangkit dari kursinya dan melangkah ke tempat Silva berbaring. Silva mengambil sebuah belati kecil yang terletak di atas meja yang ada di sebelahnya lalu menggoreskan ke telapak tangannya sampai mengeluarkan darah.1102Please respect copyright.PENANA4IC3UaOOc3
Silva : Minumlah1102Please respect copyright.PENANAiSHQpF9Rca
Lucia terus menatap darah yang menggiurkan mengalir keluar dari tangan Silva, tanpa sadar Lucia menelan ludahnya. Tapi dia menahan dirinya lalu melihat ke arah Silva.1102Please respect copyright.PENANASwhKJnTH6j
Lucia : (Tu-tunggu itu darah kan? Kenapa menyuruhku meminum darah? Tapi kenapa darah itu terlihat sangat lezat? Ada apa dengan aku? Tidak mungkin Lucia asli ini seorang vampire penghisap darah, kan? Tapi entah kenapa aku ingin segera minum darah itu)1102Please respect copyright.PENANABP3DeUAZG1
Silva : Ada apa, Luci?1102Please respect copyright.PENANAbGhNQL21wz
Lucia : (ragu-ragu) Apa boleh?1102Please respect copyright.PENANAxtzkN3bkyr
Silva : Kau sudah seminggu tidak makan. Aku tidak ingin melihatmu sakit.1102Please respect copyright.PENANAe5Hn1kbUzo
Setelah Silva mengatakan hal itu, tanpa ragu-ragu, Lucia langsung meminum darah yang mengalir di tangan Silva.1102Please respect copyright.PENANAoInWHb2dBZ
Lucia : Darah ayah memang yang paling terenak dari semua darah yang pernah aku minum.1102Please respect copyright.PENANA4YosMTGgVS
Silva tertawa mendengar perkataan Lucia.1102Please respect copyright.PENANAvBZ2Dj4UkC
Silva : Kalau begitu, minumlah ya banyak, Luci.1102Please respect copyright.PENANA0kQThhVI4i
Lucia adalah manusia seperti yang lainnya tapi dia sedikit berbeda. Dia bukanlah monster atau pun vampire. Meskipun Lucia bisa memakan makanan manusia pada umumnya, akan tetapi makanan utama Lucia adalah darah karena sumber kekuatannya adalah darah. Setidaknya setiap lima hari sekali, Lucia harus meminum darah. Sekali meminum darah, tanpa makan apa pun, Lucia bisa bertahan hidup.1102Please respect copyright.PENANACxFKyD8hYZ
Lucia terus meminum darah yang terus keluar dari tangan Silva. Terlihat sangat jelas, Silva sangat menyayangi Lucia, dia mengelus rambut Lucia dengan lembut. Zeno datang mendekati Lucia dan memasangkan sebuah gelang pada tangan kanan Lucia. Lucia menatap gelang silver yang ada di tangannya dengan bingung dan bertanya-tanya.1102Please respect copyright.PENANA2P0R42Zxm7
Lucia : Ini apa?1102Please respect copyright.PENANAg0gymZtNyV
Zeno : Luci, gunakan gelang ini untuk berkomunikasi padaku atau Silva nanti.1102Please respect copyright.PENANAeC88hyC4cp
Silva : Luci rahasiakan ini dari Killua. Kau mengerti?1102Please respect copyright.PENANAl6HtZw9rOS
Lucia mengangguk sebagai tanda mengerti.1102Please respect copyright.PENANAZ3JUS81nXj
Lucia : Kau bisa percayakan padaku, ayah. Aku berjanji tidak akan menghianatimu atau pun mengecewakanmu (tersenyum)1102Please respect copyright.PENANAN0U6t2oCq8
-Bersambung-
ns216.73.217.139da2

